BAZNAS Kabupaten Bandung Gaungkan Semangat “Mustahik Merdeka” pada HUT ke-81 RI
15/08/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Kab. Bandung
Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung
Kabupaten Bandung — Momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimaknai BAZNAS Kabupaten Bandung sebagai ajakan untuk melanjutkan perjuangan bangsa melalui penguatan kepedulian dan pemberdayaan masyarakat.
Mengusung semangat “Mustahik Merdeka, Bersama Zakat Merdeka dari Segala Keterbatasan”, BAZNAS Kabupaten Bandung mendorong zakat, infak, dan sedekah (ZIS) menjadi salah satu kekuatan untuk membantu masyarakat keluar dari kemiskinan dan tumbuh menuju kemandirian.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Dr. KH. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., mengatakan bahwa kemerdekaan tidak cukup dimaknai sebagai terbebasnya bangsa dari penjajahan. Kemerdekaan juga perlu diwujudkan dalam kehidupan masyarakat melalui terpenuhinya kebutuhan dasar, terbukanya kesempatan berusaha, serta hadirnya rasa aman dalam menjalani kehidupan.
Semangat tersebut, menurutnya, selaras dengan pesan Surah Quraisy ayat 1–4. Allah SWT menggambarkan aktivitas ekonomi masyarakat Quraisy melalui perjalanan musim dingin dan musim panas, kemudian menyebut dua nikmat penting:
???????????? ???? ????? ??????????? ???? ??????
“Dia telah memberi mereka makanan untuk menghilangkan lapar dan memberikan keamanan dari rasa takut.”
Pesan Al-Qur'an tersebut menunjukkan bahwa kesejahteraan masyarakat setidaknya ditopang oleh kemandirian ekonomi, terpenuhinya kebutuhan pangan, rasa aman, serta rasa syukur dan pengabdian kepada Allah SWT.
“Jika dahulu para pahlawan berjuang membebaskan Indonesia dari penjajahan, maka perjuangan kita sekarang adalah ikut membebaskan masyarakat dari kemiskinan, kelaparan, keterbatasan pendidikan dan ketidakberdayaan ekonomi,” ujar Yusuf.»
Karena itu, pengelolaan zakat menurutnya harus diarahkan tidak hanya untuk membantu kebutuhan sesaat, tetapi juga mendorong transformasi kehidupan mustahik.
“BAZNAS ingin zakat menjadi jalan bagi mustahik untuk bangkit. Mereka kita bantu, kita kuatkan dan kita berdayakan agar semakin mandiri. Cita-cita besarnya adalah mustahik hari ini dapat menjadi muzaki pada masa yang akan datang,” jelasnya.»
Melalui berbagai program di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan dan dakwah, BAZNAS Kabupaten Bandung terus mendorong agar dana ZIS memberikan dampak yang semakin luas kepada masyarakat.
Peringatan kemerdekaan, lanjut Yusuf, sekaligus menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai pengorbanan. Bila para pejuang dahulu mengorbankan tenaga, harta bahkan jiwa demi kemerdekaan bangsa, masyarakat hari ini dapat meneruskan nilai perjuangan tersebut melalui kepedulian sosial.
“Kemerdekaan harus melahirkan kepedulian. Mari tunaikan zakat, infak dan sedekah untuk ikut memerdekakan saudara-saudara kita dari berbagai keterbatasan menuju kehidupan yang lebih berdaya dan bermartabat,” katanya.»
BAZNAS Kabupaten Bandung berharap semangat Mustahik Merdeka menjadi gerakan bersama untuk memperkuat solidaritas antara muzaki dan mustahik sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Bandung yang semakin sejahtera.
Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia.
Mustahik Merdeka — Bersama Zakat, Merdeka dari Segala Keterbatasan.
Merdeka bangsanya, berdaya umatnya, sejahtera masyarakatnya.***
Artikel Lainnya
Standar Emas 14 Karat di Zakat Penghasilan, Ini Dasar Fikih dan Regulasi yang Digunakan BAZNAS
Doa Agar Rezeki Lancar Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Cara Membayar Zakat Secara Online ke BAZNAS
Tambang, Amanah, dan Fiqih Lingkungan: Saat Alam Tak Lagi Kembali ke Fitrah
Reklamasi Tambang dalam Perspektif Fiqih Lingkungan: Amanah yang Tak Boleh Dilalaikan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bandung.
Lihat Daftar Rekening →