WhatsApp Icon
Kemensos Melalui Sentra Abiyoso Gelar Khitanan Massal di Kabupaten Bandung, Sasar 104 Anak Prasejahtera

SOREANG, 13 MEI 2026 – Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Abiyoso Cimahi menggelar aksi sosial khitanan massal dan cek kesehatan bagi warga Kabupaten Bandung. Acara yang merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor ini diselenggarakan di Gedung Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) Dinas Sosial Kabupaten Bandung pada Rabu (13/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh sejumlah pimpinan daerah dan instansi terkait, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu, Kepala Sentra Abiyoso Cimahi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung, Wakil Ketua (Waka) 2 Baznas Kabupaten Bandung H. Abdul Rouf, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung.

Sebanyak 104 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Bandung terdaftar sebagai peserta khitanan massal. Selain khitanan, panitia juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis yang diikuti oleh 9 orang warga sekitar.

Kepala Sentra Abiyoso menegaskan bahwa program ini merupakan implementasi dari program ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial) untuk membantu keluarga prasejahtera dalam memenuhi hak kesehatan anak. Sinergi ini semakin kuat dengan hadirnya Baznas Kabupaten Bandung yang turut memberikan kontribusi nyata.

Waka 2 Baznas Kabupaten Bandung menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan ini dengan menyalurkan santunan tunai kepada seluruh peserta khitanan. Dukungan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pasca-khitan bagi keluarga peserta.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung yang hadir memantau jalannya acara memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi antara pemerintah pusat melalui Kemensos, pemerintah daerah, dan lembaga zakat. Menurutnya, penggunaan fasilitas SLRT Dinsos sebagai lokasi acara sangat tepat untuk menjangkau masyarakat yang memang membutuhkan pelayanan cepat dan tepat sasaran.

Acara berlangsung khidmat dan lancar, dengan para peserta mendapatkan paket bantuan nutrisi serta pakaian ibadah dari Sentra Abiyoso sebagai pelengkap kebahagiaan mereka di hari tersebut.***

13/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Dorong Optimalisasi ZIS Sektor Pariwisata di Rancabali

RANCABALI, 13 MEI 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bersama para pelaku usaha pariwisata di wilayah Kecamatan Rancabali pada Rabu 13 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan serta dihadiri langsung oleh Camat Rancabali Panpan Rispan, perwakilan dari Disparekraf, unsur Forkopimcam, dan Ketua UPZ Kecamatan Rancabali.

Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini mengundang sekitar 32 pemilik usaha pariwisata yang berada di wilayah Rancabali.

Dalam sambutannya Camat Rancabali, Panpan Rispan menyampaikan bahwa kehadiran dan manfaat BAZNAS Kabupaten Bandung telah dirasakan langsung oleh masyarakat di wilayahnya.

“BAZNAS sudah terasa oleh warga Rancabali. Tempo hari ada musibah 12 orang karena gas meledak, saya koordinasi dengan Kasi Sosbud,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa BAZNAS juga turut membantu masyarakat yang mengalami kendala dalam akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang belum memiliki BPJS.

“Bagi mereka yang tak punya BPJS bisa ter-cover oleh BAZNAS. Alhamdulillah tiga orang bisa dibantu,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia berharap dampak dan manfaat program BAZNAS dapat terus diperluas, termasuk dalam mendukung sektor pariwisata di Rancabali.

“Ke depannya semoga dampak BAZNAS bisa terasa lebih banyak, terutama di bidang pariwisata,” katanya.

Menurutnya, pengelolaan zakat yang terorganisir melalui BAZNAS menjadi langkah penting agar penyalurannya berjalan tertib dan sesuai aturan.

“Ini semua diwadahi oleh BAZNAS supaya lebih tertib lagi penyaluran hasil zakatnya. Kalau tidak ada regulasi, masuknya ke pungutan liar,” tegasnya.

Ia pun berharap para pengelola wisata dapat menindaklanjuti hasil kegiatan tersebut dan mulai membangun kolaborasi bersama BAZNAS Kabupaten Bandung.

“Saya harapkan pihak pengelola melaporkan kegiatan ini dan ditunggu responnya seperti apa. Dari kita, oleh kita dan untuk kita,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, menekankan bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya memiliki nilai sosial, tetapi juga nilai spiritual yang membawa keberkahan.

“Ada nilai spiritual dari zakat, infak, sedekah, maka akan melahirkan keberkahan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pengelolaan ZIS menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menjaga kebermanfaatan harta sekaligus membantu masyarakat.

“Untuk menyelamatkan harta, warga dan negara. Ada upaya dan ikhtiar untuk membangun keberkahan ini,” jelasnya.

Menurutnya, sektor usaha wisata juga akan memperoleh dampak positif apabila nilai-nilai keberkahan diterapkan dalam aktivitas usaha.

“Usaha wisata akan semakin berkah. Keberkahan itu membawa manfaat bagi banyak orang,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan bahwa masyarakat tetap dapat berinfak meskipun belum mencapai nisab zakat.

“Kalau tidak mencapai nisab, maka berinfak sesuai keinginan. Asal ada kemauan dan kesungguhan, Allah akan membantu dan menolong kita,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap kesadaran para pelaku usaha wisata terhadap pentingnya zakat, infak, dan sedekah semakin meningkat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kabupaten Bandung.***

13/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Audiensi dengan RSUD Otista, Dorong Optimalisasi ZIS untuk Manfaat Umat

SOREANG, 5 MEI 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung melaksanakan audiensi dengan RSUD Otista dalam rangka mendorong optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta peningkatan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan audiensi tersebut berlangsung pada Selasa 5 Mei 2026 dan dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, yang diterima langsung oleh Direktur Utama RSUD Otista, dr. Hj. Yuli Irnawaty Mosjasari.

Dalam kesempatan tersebut, H. Jamjam Erawan menyampaikan bahwa potensi penghimpunan ZIS di lingkungan RSUD, khususnya dari tenaga medis seperti dokter spesialis, masih belum optimal.

“Zakat, infak, sedekah, terutama dari dokter-dokter spesialis masih belum maksimal,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa optimalisasi penghimpunan ZIS di lingkungan RSUD tidak hanya berdampak pada peningkatan dana yang terhimpun, tetapi juga akan kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk dalam mendukung kebutuhan layanan kesehatan.

“Nantinya, ZIS ini juga akan kembali lagi dipakai untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peningkatan penghimpunan secara terukur agar manfaat yang diberikan dapat dirasakan lebih luas.

“Saya butuh angka, untuk memberi manfaat bagi banyak orang,” tegasnya.

Dalam audiensi tersebut juga disampaikan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama dalam program pendistribusian BAZNAS Kabupaten Bandung, yang diwujudkan melalui program Bandung Sehat.

Diketahui program Bandung Sehat selama ini berperan dalam membantu masyarakat, khususnya dalam penanganan tunggakan BPJS Kesehatan, serta berbagai kebutuhan kesehatan lainnya.

Selain Bandung Sehat, BAZNAS Kabupaten Bandung juga memiliki program unggulan lain, yaitu Bandung Cerdas, Bandung Berdaya Saing, Bandung Peduli, dan Bandung Religius, yang menyasar berbagai aspek kehidupan masyarakat.

 

Melalui audiensi ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bandung dan RSUD Otista dapat semakin diperkuat, sehingga potensi ZIS dapat dioptimalkan dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.***

05/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Siraman Rohani Pemkab Bandung Mei 2026 Digelar, Bupati Tekankan Peningkatan Keimanan dan Pelayanan

SOREANG, 4 MEI 2026 — Pemerintah Kabupaten Bandung kembali menggelar kegiatan siraman rohani bulan Mei 2026 yang berlangsung pada Senin 4 Mei 2026 di Gedung Moh. Toha, Soreang.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna, serta diikuti oleh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

Dalam sambutannya, Bupati Bandung menyampaikan bahwa kegiatan siraman rohani rutin dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual pegawai, sekaligus untuk meminimalisir berbagai persoalan dalam pelaksanaan tugas.

“BKPSDM selalu melakukan kegiatan siraman rohani, dalam rangka upaya memberikan perhatian dan meminimalisir persoalan-persoalan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan spiritual, terlebih menjelang datangnya bulan Zulhijah.

“Sehat bukan secara fisik saja, tetapi keimanan kita adanya peningkatan. Sebentar lagi kita memasuki Zulhijah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh ASN untuk kembali pada nilai-nilai dasar dalam menjalankan tugas, serta menghindari sikap ambisius yang dapat mengarah pada tindakan yang tidak benar.

“Mari kita kembali kepada jati diri kita masing-masing. Jangan terlalu ambisi, menghalalkan segala cara. Mari kita tingkatkan pelayanan, keimanan dan ketakwaan untuk bekal akhirat,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, turut disampaikan laporan pengelolaan BAZNAS Kabupaten Bandung bulan April oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan

Ia mengungkapkan bahwa pada bulan April 2026, penghimpunan dan pendistribusian mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya.

“Alhamdulillah pada bulan April kita mengalami peningkatan. Untuk pendistribusian ada bantuan-bantuan kepada pendidikan, termasuk di dalamnya BPJS kesehatan,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BAZNAS Kabupaten Bandung.

“Sebagai bentuk pertanggungjawaban, perlu kami sampaikan juga penerimaan dari bapak dan ibu. Kami ucapkan terima kasih banyak atas kepercayaan, amanah dan titipannya,” tambahnya.

Kegiatan siraman rohani ini diharapkan dapat terus memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung, sekaligus meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.***

04/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pelatihan dan Pengukuhan Relawan BTB di Gunung Puntang

CIMAUNG, 1 MEI 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan pelatihan dan pengukuhan Relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang bertempat di Bumi Perkemahan Gunung Puntang, Kabupaten Bandung.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, mulai Jumat 1 Mei 2026 hingga Sabtu, sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan dan kapasitas relawan dalam menghadapi situasi kebencanaan di wilayah Kabupaten Bandung.

Pembukaan kegiatan secara simbolis dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, serta Wakil Ketua II BAZNAS Jawa Barat, Zaki Hilmi.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur terkait, di antaranya Kepala LAB BAZNAS Jawa Barat, Komandan BTB Jawa Barat, Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Bandung, Ketua Bagian Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Bandung, Komandan BTB Kabupaten Bandung, serta Ketua UPZ Kecamatan Cimaung.

Sebanyak 30 peserta tercatat mengikuti kegiatan ini berdasarkan daftar hadir, dengan tambahan 10 peserta lainnya yang menyusul sehingga total keseluruhan mencapai 40 orang relawan yang akan mengikuti rangkaian pelatihan dan pengukuhan.

Para peserta merupakan relawan terpilih yang sebelumnya telah melalui proses seleksi, mulai dari tahap administratif hingga wawancara, yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bandung.

Kegiatan pelatihan ini dirancang untuk membekali para relawan dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan bencana, sekaligus memperkuat koordinasi dan kesiapan tim di lapangan.

Selain itu, pengukuhan relawan menjadi momentum penting dalam menegaskan komitmen para peserta untuk terlibat aktif dalam kegiatan kemanusiaan, khususnya dalam penanganan bencana yang membutuhkan respon cepat, terkoordinasi, dan profesional.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap kehadiran Relawan BTB dapat semakin optimal dalam membantu masyarakat terdampak bencana, serta menjadi garda terdepan dalam misi kemanusiaan di wilayah Kabupaten Bandung.***

01/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung

Berita Terbaru

Kemensos Melalui Sentra Abiyoso Gelar Khitanan Massal di Kabupaten Bandung, Sasar 104 Anak Prasejahtera
Kemensos Melalui Sentra Abiyoso Gelar Khitanan Massal di Kabupaten Bandung, Sasar 104 Anak Prasejahtera
SOREANG, 13 MEI 2026 – Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Abiyoso Cimahi menggelar aksi sosial khitanan massal dan cek kesehatan bagi warga Kabupaten Bandung. Acara yang merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor ini diselenggarakan di Gedung Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) Dinas Sosial Kabupaten Bandung pada Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh sejumlah pimpinan daerah dan instansi terkait, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu, Kepala Sentra Abiyoso Cimahi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung, Wakil Ketua (Waka) 2 Baznas Kabupaten Bandung H. Abdul Rouf, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung. Sebanyak 104 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Bandung terdaftar sebagai peserta khitanan massal. Selain khitanan, panitia juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis yang diikuti oleh 9 orang warga sekitar. Kepala Sentra Abiyoso menegaskan bahwa program ini merupakan implementasi dari program ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial) untuk membantu keluarga prasejahtera dalam memenuhi hak kesehatan anak. Sinergi ini semakin kuat dengan hadirnya Baznas Kabupaten Bandung yang turut memberikan kontribusi nyata. Waka 2 Baznas Kabupaten Bandung menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan ini dengan menyalurkan santunan tunai kepada seluruh peserta khitanan. Dukungan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pasca-khitan bagi keluarga peserta. Ketua DPRD Kabupaten Bandung yang hadir memantau jalannya acara memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi antara pemerintah pusat melalui Kemensos, pemerintah daerah, dan lembaga zakat. Menurutnya, penggunaan fasilitas SLRT Dinsos sebagai lokasi acara sangat tepat untuk menjangkau masyarakat yang memang membutuhkan pelayanan cepat dan tepat sasaran. Acara berlangsung khidmat dan lancar, dengan para peserta mendapatkan paket bantuan nutrisi serta pakaian ibadah dari Sentra Abiyoso sebagai pelengkap kebahagiaan mereka di hari tersebut.***
BERITA13/05/2026 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Dorong Optimalisasi ZIS Sektor Pariwisata di Rancabali
BAZNAS Kabupaten Bandung Dorong Optimalisasi ZIS Sektor Pariwisata di Rancabali
RANCABALI, 13 MEI 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bersama para pelaku usaha pariwisata di wilayah Kecamatan Rancabali pada Rabu 13 Mei 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan serta dihadiri langsung oleh Camat Rancabali Panpan Rispan, perwakilan dari Disparekraf, unsur Forkopimcam, dan Ketua UPZ Kecamatan Rancabali. Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini mengundang sekitar 32 pemilik usaha pariwisata yang berada di wilayah Rancabali. Dalam sambutannya Camat Rancabali, Panpan Rispan menyampaikan bahwa kehadiran dan manfaat BAZNAS Kabupaten Bandung telah dirasakan langsung oleh masyarakat di wilayahnya. “BAZNAS sudah terasa oleh warga Rancabali. Tempo hari ada musibah 12 orang karena gas meledak, saya koordinasi dengan Kasi Sosbud,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa BAZNAS juga turut membantu masyarakat yang mengalami kendala dalam akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang belum memiliki BPJS. “Bagi mereka yang tak punya BPJS bisa ter-cover oleh BAZNAS. Alhamdulillah tiga orang bisa dibantu,” tuturnya. Lebih lanjut, ia berharap dampak dan manfaat program BAZNAS dapat terus diperluas, termasuk dalam mendukung sektor pariwisata di Rancabali. “Ke depannya semoga dampak BAZNAS bisa terasa lebih banyak, terutama di bidang pariwisata,” katanya. Menurutnya, pengelolaan zakat yang terorganisir melalui BAZNAS menjadi langkah penting agar penyalurannya berjalan tertib dan sesuai aturan. “Ini semua diwadahi oleh BAZNAS supaya lebih tertib lagi penyaluran hasil zakatnya. Kalau tidak ada regulasi, masuknya ke pungutan liar,” tegasnya. Ia pun berharap para pengelola wisata dapat menindaklanjuti hasil kegiatan tersebut dan mulai membangun kolaborasi bersama BAZNAS Kabupaten Bandung. “Saya harapkan pihak pengelola melaporkan kegiatan ini dan ditunggu responnya seperti apa. Dari kita, oleh kita dan untuk kita,” tambahnya. Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, menekankan bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya memiliki nilai sosial, tetapi juga nilai spiritual yang membawa keberkahan. “Ada nilai spiritual dari zakat, infak, sedekah, maka akan melahirkan keberkahan,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa pengelolaan ZIS menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menjaga kebermanfaatan harta sekaligus membantu masyarakat. “Untuk menyelamatkan harta, warga dan negara. Ada upaya dan ikhtiar untuk membangun keberkahan ini,” jelasnya. Menurutnya, sektor usaha wisata juga akan memperoleh dampak positif apabila nilai-nilai keberkahan diterapkan dalam aktivitas usaha. “Usaha wisata akan semakin berkah. Keberkahan itu membawa manfaat bagi banyak orang,” katanya. Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan bahwa masyarakat tetap dapat berinfak meskipun belum mencapai nisab zakat. “Kalau tidak mencapai nisab, maka berinfak sesuai keinginan. Asal ada kemauan dan kesungguhan, Allah akan membantu dan menolong kita,” pungkasnya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap kesadaran para pelaku usaha wisata terhadap pentingnya zakat, infak, dan sedekah semakin meningkat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kabupaten Bandung.***
BERITA13/05/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Audiensi dengan RSUD Otista, Dorong Optimalisasi ZIS untuk Manfaat Umat
BAZNAS Kabupaten Bandung Audiensi dengan RSUD Otista, Dorong Optimalisasi ZIS untuk Manfaat Umat
SOREANG, 5 MEI 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung melaksanakan audiensi dengan RSUD Otista dalam rangka mendorong optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta peningkatan manfaat bagi masyarakat. Kegiatan audiensi tersebut berlangsung pada Selasa 5 Mei 2026 dan dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, yang diterima langsung oleh Direktur Utama RSUD Otista, dr. Hj. Yuli Irnawaty Mosjasari. Dalam kesempatan tersebut, H. Jamjam Erawan menyampaikan bahwa potensi penghimpunan ZIS di lingkungan RSUD, khususnya dari tenaga medis seperti dokter spesialis, masih belum optimal. “Zakat, infak, sedekah, terutama dari dokter-dokter spesialis masih belum maksimal,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa optimalisasi penghimpunan ZIS di lingkungan RSUD tidak hanya berdampak pada peningkatan dana yang terhimpun, tetapi juga akan kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk dalam mendukung kebutuhan layanan kesehatan. “Nantinya, ZIS ini juga akan kembali lagi dipakai untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan," jelasnya. Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peningkatan penghimpunan secara terukur agar manfaat yang diberikan dapat dirasakan lebih luas. “Saya butuh angka, untuk memberi manfaat bagi banyak orang,” tegasnya. Dalam audiensi tersebut juga disampaikan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama dalam program pendistribusian BAZNAS Kabupaten Bandung, yang diwujudkan melalui program Bandung Sehat. Diketahui program Bandung Sehat selama ini berperan dalam membantu masyarakat, khususnya dalam penanganan tunggakan BPJS Kesehatan, serta berbagai kebutuhan kesehatan lainnya. Selain Bandung Sehat, BAZNAS Kabupaten Bandung juga memiliki program unggulan lain, yaitu Bandung Cerdas, Bandung Berdaya Saing, Bandung Peduli, dan Bandung Religius, yang menyasar berbagai aspek kehidupan masyarakat. Melalui audiensi ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bandung dan RSUD Otista dapat semakin diperkuat, sehingga potensi ZIS dapat dioptimalkan dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.***
BERITA05/05/2026 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Siraman Rohani Pemkab Bandung Mei 2026 Digelar, Bupati Tekankan Peningkatan Keimanan dan Pelayanan
Siraman Rohani Pemkab Bandung Mei 2026 Digelar, Bupati Tekankan Peningkatan Keimanan dan Pelayanan
SOREANG, 4 MEI 2026 — Pemerintah Kabupaten Bandung kembali menggelar kegiatan siraman rohani bulan Mei 2026 yang berlangsung pada Senin 4 Mei 2026 di Gedung Moh. Toha, Soreang. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna, serta diikuti oleh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung. Dalam sambutannya, Bupati Bandung menyampaikan bahwa kegiatan siraman rohani rutin dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual pegawai, sekaligus untuk meminimalisir berbagai persoalan dalam pelaksanaan tugas. “BKPSDM selalu melakukan kegiatan siraman rohani, dalam rangka upaya memberikan perhatian dan meminimalisir persoalan-persoalan,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan spiritual, terlebih menjelang datangnya bulan Zulhijah. “Sehat bukan secara fisik saja, tetapi keimanan kita adanya peningkatan. Sebentar lagi kita memasuki Zulhijah,” tuturnya. Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh ASN untuk kembali pada nilai-nilai dasar dalam menjalankan tugas, serta menghindari sikap ambisius yang dapat mengarah pada tindakan yang tidak benar. “Mari kita kembali kepada jati diri kita masing-masing. Jangan terlalu ambisi, menghalalkan segala cara. Mari kita tingkatkan pelayanan, keimanan dan ketakwaan untuk bekal akhirat,” tegasnya. Dalam kesempatan yang sama, turut disampaikan laporan pengelolaan BAZNAS Kabupaten Bandung bulan April oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan Ia mengungkapkan bahwa pada bulan April 2026, penghimpunan dan pendistribusian mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya. “Alhamdulillah pada bulan April kita mengalami peningkatan. Untuk pendistribusian ada bantuan-bantuan kepada pendidikan, termasuk di dalamnya BPJS kesehatan,” jelasnya. Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BAZNAS Kabupaten Bandung. “Sebagai bentuk pertanggungjawaban, perlu kami sampaikan juga penerimaan dari bapak dan ibu. Kami ucapkan terima kasih banyak atas kepercayaan, amanah dan titipannya,” tambahnya. Kegiatan siraman rohani ini diharapkan dapat terus memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung, sekaligus meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.***
BERITA04/05/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pelatihan dan Pengukuhan Relawan BTB di Gunung Puntang
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pelatihan dan Pengukuhan Relawan BTB di Gunung Puntang
CIMAUNG, 1 MEI 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan pelatihan dan pengukuhan Relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang bertempat di Bumi Perkemahan Gunung Puntang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, mulai Jumat 1 Mei 2026 hingga Sabtu, sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan dan kapasitas relawan dalam menghadapi situasi kebencanaan di wilayah Kabupaten Bandung. Pembukaan kegiatan secara simbolis dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, serta Wakil Ketua II BAZNAS Jawa Barat, Zaki Hilmi. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur terkait, di antaranya Kepala LAB BAZNAS Jawa Barat, Komandan BTB Jawa Barat, Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Bandung, Ketua Bagian Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Bandung, Komandan BTB Kabupaten Bandung, serta Ketua UPZ Kecamatan Cimaung. Sebanyak 30 peserta tercatat mengikuti kegiatan ini berdasarkan daftar hadir, dengan tambahan 10 peserta lainnya yang menyusul sehingga total keseluruhan mencapai 40 orang relawan yang akan mengikuti rangkaian pelatihan dan pengukuhan. Para peserta merupakan relawan terpilih yang sebelumnya telah melalui proses seleksi, mulai dari tahap administratif hingga wawancara, yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bandung. Kegiatan pelatihan ini dirancang untuk membekali para relawan dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan bencana, sekaligus memperkuat koordinasi dan kesiapan tim di lapangan. Selain itu, pengukuhan relawan menjadi momentum penting dalam menegaskan komitmen para peserta untuk terlibat aktif dalam kegiatan kemanusiaan, khususnya dalam penanganan bencana yang membutuhkan respon cepat, terkoordinasi, dan profesional. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap kehadiran Relawan BTB dapat semakin optimal dalam membantu masyarakat terdampak bencana, serta menjadi garda terdepan dalam misi kemanusiaan di wilayah Kabupaten Bandung.***
BERITA01/05/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Ajak UPZ OPD, BUMD, dan Kecamatan Lebih Optimal
BAZNAS Kabupaten Bandung Ajak UPZ OPD, BUMD, dan Kecamatan Lebih Optimal
SOREANG, 27 APRIL 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan sosialisasi dan pembinaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) bagi unsur OPD, BUMD, dan kecamatan pada Senin 27 April 2026. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, didampingi Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan, H. Jamjam Erawan, serta Ketua Bagian Penghimpunan, Asrofil Anam. Sosialisasi dan pembinaan ini bertujuan untuk memperkuat peran UPZ sebagai ujung tombak dalam penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan pemerintahan dan lembaga. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, menyampaikan harapan agar peningkatan zakat fitrah pada tahun ini dapat diikuti dengan peningkatan zakat maal. “Mudah-mudahan dengan meningkatnya zakat fitrah di tahun ini, zakat maal ikut meningkat,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa menunaikan zakat, infak, dan sedekah merupakan bagian dari ujian keimanan sekaligus jalan untuk meraih keberkahan. “Dengan menunaikan zakat, infak, sedekah, akan terus bertambah. Di sini kita diuji keimanan,” tuturnya. Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat di Kabupaten Bandung. “Kita bersinergi dengan pemerintah, Insya Allah akan terbuka pintu keberkahan di Kabupaten Bandung,” tambahnya. Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, mengajak seluruh UPZ untuk mensyukuri amanah yang diberikan serta menjalankan peran secara optimal. “Kita bersyukur ditakdirkan Allah di posisi sebagai Unit Pengumpul Zakat,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, sekaligus mengingatkan agar amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Saya ucapkan terima kasih banyak atas partisipasi bapak ibu semua. Jangan sampai ketika diberikan amanah, UPZ tidak bergerak,” tegasnya. Menurutnya, UPZ memiliki peran strategis sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari BAZNAS dalam menghimpun dan menyalurkan zakat. “UPZ adalah kepanjangan tangan BAZNAS. Tak terpisahkan satu sama lain,” jelasnya. Ia juga mengingatkan pentingnya konsistensi dalam menunaikan zakat dari penghasilan, khususnya dari pendapatan rutin setiap bulan. “Saya ingatkan untuk harta yang dikeluarkan yaitu pendapatan setiap bulan (gaji pokok). Insya Allah akan membawa keberkahan,” pungkasnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh UPZ di lingkungan OPD, BUMD, dan kecamatan dapat semakin optimal dalam menjalankan tugasnya, sehingga penghimpunan zakat di Kabupaten Bandung terus meningkat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA27/04/2026 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Bimbing dan Berikan Bantuan kepada Mualaf
BAZNAS Kabupaten Bandung Bimbing dan Berikan Bantuan kepada Mualaf
SOREANG, 27 APRIL 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung memfasilitasi prosesi masuk Islam yang dilaksanakan pada Senin 27 April 2026 di Kantor BAZNAS Kabupaten Bandung. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung memfasilitasi proses pengucapan syahadat atas nama Robertus Radol Situmorang, yang sebelumnya beragama Katholik dan kini memeluk agama Islam. Proses pembimbingan dilakukan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, yang turut memberikan arahan serta penguatan kepada mualaf agar dapat menjalankan ajaran Islam dengan baik. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Bandung dalam memberikan pendampingan kepada para mualaf, tidak hanya dalam proses awal memeluk Islam, tetapi juga dalam pembinaan berkelanjutan agar dapat beradaptasi secara spiritual dan sosial. Selain pembinaan, BAZNAS Kabupaten Bandung juga memberikan bantuan sebagai bentuk dukungan awal kepada mualaf, guna membantu memenuhi kebutuhan dasar serta memperkuat langkah awal dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap para mualaf dapat merasakan kehadiran dan kepedulian umat, serta memperoleh bimbingan yang memadai dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata peran zakat, infak, dan sedekah dalam memperkuat aspek dakwah serta pemberdayaan umat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan pendampingan dalam perjalanan keimanan.***
BERITA27/04/2026 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Perkuat Peran Sosial Lewat Khitanan Massal RSUD Bedas Pacira
BAZNAS Kabupaten Bandung Perkuat Peran Sosial Lewat Khitanan Massal RSUD Bedas Pacira
PASIRJAMBU, 16 APRIL 2026 — Kegiatan khitanan massal digelar di RSUD Bedas Pacira pada Kamis 16 April 2026 sebagai bentuk rasa syukur dalam menjalankan syariat Islam sekaligus upaya meningkatkan kesehatan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385, yang diisi dengan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. BAZNAS Kabupaten Bandung turut ambil bagian dalam kegiatan ini yang diwakili oleh Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan, H. Jamjam Erawan. Dalam kesempatan tersebut, H. Jamjam Erawan menyampaikan bahwa BAZNAS Kabupaten Bandung siap terus mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk dalam bidang kesehatan. “Support yang kami berikan baru sebagian. Mudah-mudahan dalam kegiatan yang akan datang jangan segan untuk berkomunikasi dengan BAZNAS,” ujarnya. Ia juga memberikan doa dan semangat kepada para peserta khitanan serta orang tua yang mendampingi. “Selamat kepada bapak-ibu yang anaknya di khitan, semoga setelah dikhitan tetap sehat dan bisa beraktivitas kembali,” tuturnya. Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak di wilayah Pacira yang telah berkontribusi dalam penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah. “Terima kasih kepada jajaran yang ada di Pacira, dana-dana yang dihimpun bisa kembali lagi ke sini,” tambahnya. Kegiatan khitanan massal ini tidak hanya menjadi bentuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dalam membantu sesama. Melalui kegiatan ini, diharapkan manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat terus dirasakan secara luas oleh masyarakat, serta memperkuat peran BAZNAS Kabupaten Bandung dalam mendukung program-program kemanusiaan dan kesejahteraan umat.***
BERITA16/04/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
Penghimpunan ZIS Kemenag Meningkat, BAZNAS Kabupaten Bandung Dorong Pembentukan UPZ Sekolah
Penghimpunan ZIS Kemenag Meningkat, BAZNAS Kabupaten Bandung Dorong Pembentukan UPZ Sekolah
BALEENDAH, 14 APRIL 2026 — Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kementerian Agama Kabupaten Bandung menggelar rapat koordinasi di Aula BPPI Baleendah, Selasa 14 April 2026. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung, H. Ramlan Rustandi, serta diikuti para pengawas dan guru PAI se-Kabupaten Bandung. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung turut hadir untuk melakukan sosialisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diwakili oleh Ketua Bagian Penghimpunan, Asrofil Anam. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bandung, H. Ramlan Rustandi, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antara Kementerian Agama dan BAZNAS dalam mendukung pengelolaan zakat yang optimal. “Mudah-mudahan semakin sinergi, semakin kuat kerja sama Kemenag dengan BAZNAS Kabupaten Bandung,” ujarnya. Ia juga menyebut bahwa kegiatan rapat koordinasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pengawas dan guru PAI di lapangan. “Ini adalah momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara Pokjawas dan guru-guru PAI,” tambahnya. Lebih lanjut, ia mengakui bahwa berbagai kegiatan yang berjalan selama ini tidak terlepas dari peran BAZNAS Kabupaten Bandung dalam mendukung program keagamaan dan sosial. “Semua kegiatan ini tidak terlepas dari BAZNAS. Saya berharap ini harus terus ditingkatkan dan dipelihara menjadi maksimal,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Bagian Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung, Asrofil Anam, dalam sosialisasinya menegaskan bahwa potensi zakat, infak, dan sedekah akan semakin besar apabila dikelola secara terstruktur dan terorganisir. “Ketika zakat, infak, sedekah terorganisir dengan baik, kekuatannya luar biasa,” ungkapnya. Ia menjelaskan bahwa setelah terbentuknya Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bandung, penghimpunan mengalami peningkatan signifikan. “Setelah UPZ Kemenag terbentuk, lebih terorganisir dan satu bulan penghimpunannya bisa mencapai Rp300 juta,” jelasnya. Menurutnya, BAZNAS Kabupaten Bandung memiliki peran penting dalam memastikan pengelolaan zakat berjalan sesuai regulasi serta tepat sasaran dalam pendistribusiannya. “BAZNAS Kabupaten Bandung berfungsi melindungi secara regulasi, dampaknya Alhamdulillah kita salurkan kepada mustahik yang layak dibantu,” ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kementerian Agama, khususnya Pokjawas, atas kontribusi dalam peningkatan penghimpunan ZIS. “Terima kasih sebanyak-banyaknya, di lingkungan Kemenag terutama Pokjawas sudah pesat secara penghimpunannya,” katanya. Namun demikian, ia mendorong agar potensi tersebut terus dikembangkan melalui pembentukan UPZ di tingkat satuan pendidikan. “Namun harus kita kembangkan lagi, dengan membentuk UPZ sekolah masing-masing. Tujuannya menghimpun dana dari lingkungan sekolah,” pungkasnya.***
BERITA14/04/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Soreang
BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Soreang
SOREANG, 14 MARET 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Tanggap Bencana Kabupaten Bandung bergerak cepat merespons kejadian kebakaran rumah yang terjadi di Desa Pamekaran, Kecamatan Soreang, pada Selasa 14 April 2026 sekitar pukul 10.00 WIB. Peristiwa tersebut menimpa rumah milik Ali Topan yang berlokasi di Kampung Babakan RT 04 RW 14, dengan estimasi kerugian mencapai kurang lebih Rp50 juta. Berdasarkan laporan di lapangan, tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi dalam kejadian tersebut. Namun, satu unit rumah mengalami kerusakan akibat kebakaran. Sebagai bentuk respons cepat, tim BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Bandung segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, di antaranya pemerintah setempat, BPBD Kabupaten Bandung, serta Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga menyalurkan bantuan awal kepada korban berupa kasur dan lemari guna membantu memenuhi kebutuhan dasar pascakejadian. Saat ini, kondisi di lokasi kejadian masih dalam tahap pembersihan puing-puing sisa kebakaran oleh warga bersama aparat setempat. BAZNAS Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap kondisi darurat yang dialami masyarakat, serta memastikan bantuan dapat tersalurkan secara cepat dan tepat kepada warga yang membutuhkan. Melalui peran BAZNAS Tanggap Bencana, diharapkan masyarakat yang terdampak musibah dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa.***
BERITA14/04/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Bantu 150 Peserta Didik Terdampak Banjir di Margahayu
BAZNAS Kabupaten Bandung Bantu 150 Peserta Didik Terdampak Banjir di Margahayu
MARGAHAYU, 10 April 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung menyalurkan bantuan kepada 150 penerima manfaat khususnya peserta didik terdampak banjir di Kecamatan Margahayu, pada Jumat 10 April 2026. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk respon cepat terhadap bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di kecamatan tersebut. Dalam kesempatan itu BAZNAS Tanggap Bencana Kab Bandung turun ke lokasi dan ikut hadir secara langsung Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian, H. Abdul Rouf. Diketahui, terdapat empat desa yang terdampak dalam peristiwa banjir ini. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan belajar para peserta didik, mengalami gangguan akibat genangan air dan kerusakan fasilitas. Melalui program tanggap bencana, BAZNAS Kabupaten Bandung hadir memberikan dukungan kepada para peserta didik agar tetap dapat melanjutkan aktivitas belajar di tengah kondisi yang terdampak. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban keluarga serta membantu pemulihan pascabencana. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada para penerima manfaat di wilayah terdampak. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan bantuan diterima tepat sasaran sekaligus melihat secara langsung kondisi masyarakat di lapangan. BAZNAS Kabupaten Bandung menegaskan bahwa kehadirannya dalam situasi kebencanaan merupakan bagian dari komitmen untuk memberikan layanan yang responsif dan solutif bagi masyarakat. Tidak hanya dalam kondisi normal, tetapi juga saat masyarakat menghadapi situasi darurat. Selain memberikan bantuan, BAZNAS juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak terkait dalam upaya penanganan dampak bencana. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi. Melalui aksi ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap dapat memberikan semangat dan dukungan bagi para peserta didik agar tetap optimis dalam melanjutkan pendidikan. Ke depan, BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap kondisi, membawa manfaat serta menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat yang membutuhkan.***
BERITA10/04/2026 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Kepala Kemenag dan Pimpinan BAZNAS Hadiri Gebyar Pendistribusian April 2026, Digelar di Gedung BAZNAS Centre Soreang
Kepala Kemenag dan Pimpinan BAZNAS Hadiri Gebyar Pendistribusian April 2026, Digelar di Gedung BAZNAS Centre Soreang
SOREANG, 9 APRIL 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan Gebyar Pendistribusian April 2026 di Gedung BAZNAS Centre, Kamis 9 April 2026. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, serta turut dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bandung, H. Ramlan Rustandi, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, Wakil Ketua III, H. Dudi Abdul Hadi dan Wakil Ketua IV H. Sarnapi. Gebyar pendistribusian ini menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Bandung dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang membutuhkan secara amanah, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Dalam pelaksanaannya, pendistribusian manfaat disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program unggulan BAZNAS Kabupaten Bandung yang menyasar sektor sosial, pendidikan, kemanusiaan, kesehatan, keagamaan, hingga pemberdayaan ekonomi. Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk memastikan dana umat yang telah dititipkan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ia menegaskan bahwa zakat bukan hanya menjadi instrumen ibadah, tetapi juga solusi nyata dalam membantu meningkatkan kesejahteraan umat, khususnya bagi masyarakat yang berada dalam kondisi rentan dan membutuhkan dukungan. Sementara itu, kehadiran unsur pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung dan Kementerian Agama Kabupaten Bandung dalam kegiatan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antar lembaga dalam memperkuat pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak. Melalui kegiatan Gebyar Pendistribusian April 2026 ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat dapat terus tumbuh, sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan kesejahteraan umat. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung terus berkomitmen untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta menjaga kepercayaan para muzaki melalui penyaluran yang tepat, akuntabel, dan penuh keberkahan.***
BERITA09/04/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
Dukung Guru Kurang Mampu Lanjut S2, BAZNAS Kabupaten Bandung Jalin Kerja Sama dengan UPI
Dukung Guru Kurang Mampu Lanjut S2, BAZNAS Kabupaten Bandung Jalin Kerja Sama dengan UPI
SOREANG, 9 APRIL 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menjalin kerja sama dengan Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang digelar pada Kamis 9 April 2026 di Kantor BAZNAS Kabupaten Bandung, Soreang. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui pembiayaan pendidikan jenjang S2 bagi guru-guru yang kurang mampu di Kabupaten Bandung. MoU tersebut mencakup kerja sama dalam bidang penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sebagai bentuk sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan lembaga pengelola zakat dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Kerja sama ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan pengembangan dan inovasi dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan olahraga, sejalan dengan semangat peningkatan kapasitas dan kualitas pendidikan di Kabupaten Bandung. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berupaya menghadirkan akses pendidikan lanjutan yang lebih terbuka bagi para guru yang memiliki keterbatasan ekonomi, namun tetap memiliki semangat untuk terus berkembang dan meningkatkan kompetensinya. Program pembiayaan pendidikan ini diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia, mengingat peran guru sangat penting dalam mencetak generasi masa depan yang unggul dan berdaya saing. Selain mendukung aspek akademik, kerja sama ini juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima program, tetapi juga dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan sosial dan pendidikan secara berkelanjutan. Dengan adanya MoU ini, BAZNAS Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah secara produktif dan berdampak, khususnya dalam sektor pendidikan sebagai salah satu pilar penting pembangunan umat. Sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bandung dan Sekolah Pascasarjana UPI ini diharapkan dapat menjadi awal dari berbagai kolaborasi strategis lainnya yang mampu memperkuat peran zakat dalam mendukung kemajuan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.***
BERITA09/04/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
Laporan Bulanan BAZNAS Kab. Bandung: Penghimpunan Maret 2026 Tembus Rp1,5 Miliar
Laporan Bulanan BAZNAS Kab. Bandung: Penghimpunan Maret 2026 Tembus Rp1,5 Miliar
SOREANG, 6 APRIL 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung resmi merilis laporan bulanan penghimpunan dan pendistribusian dana ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) periode Maret 2026. Acara ini berlangsung khidmat di Gedung Moh Toha, Soreang, pada Senin (6/4/2026). Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, dan dihadiri oleh Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna. Capaian Penghimpunan Meningkat Dalam laporannya, H. Jamjam Erawan menyampaikan kabar positif terkait tren kesadaran berzakat di Kabupaten Bandung. Ia mencatat adanya kenaikan angka penghimpunan dibandingkan bulan sebelumnya. "Alhamdulillah ada peningkatan dibanding Bulan Februari. Total penghimpunan di angka 1,5 Miliar lebih," ungkap Jamjam. Terkait penyaluran, Jamjam menjelaskan bahwa dana tersebut telah didistribusikan melalui lima program unggulan BAZNAS yang menyentuh berbagai aspek kebutuhan masyarakat. "Pendistribusian untuk beberapa program yaitu Kab Bandung Cerdas, Peduli, Berdaya saing, Religius dan Sehat," tambahnya. Sinergi untuk Indeks Kesehatan dan Rutilahu Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada para Muzaki (pembayar zakat), khususnya di lingkungan pemerintahan. "Terima kasih yang telah menunaikan zakat profesi, baik OPD, camat dan lainnya. Semoga diberikan pahala dan dilipatgandakan rezekinya," ujar Bupati yang akrab disapa Kang DS tersebut. Menariknya, Kang DS juga menyoroti kaitan antara kesejahteraan sosial dengan kualitas hidup masyarakat. Ia memaparkan bahwa saat ini Angka Harapan Hidup Sehat di Kabupaten Bandung telah menyentuh 75,70 tahun. Untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian tersebut, ia mendorong BAZNAS untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah, terutama dalam program perbaikan rumah. "Saya mendorong BAZNAS untuk sama-sama bersinergi dengan Pemda Kab Bandung terutama dalam hal Rutilahu (Rumah Layak Huni), karena ini juga mempengaruhi nilai harapan hidup di Kabupaten Bandung," tegasnya. Acara rutin bulanan ini diharapkan dapat terus menjaga transparansi publik sekaligus memotivasi masyarakat dan ASN di lingkungan Pemkab Bandung untuk terus menyalurkan zakatnya melalui lembaga resmi.***
BERITA06/04/2026 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Dorong Penguatan Infak Pilar Sosial Bersama Dinsos Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Dorong Penguatan Infak Pilar Sosial Bersama Dinsos Kab Bandung
SOREANG, 2 APRIL 2026 — Dalam upaya memperkuat penanganan permasalahan sosial di masyarakat, BAZNAS Kabupaten Bandung terus mendorong optimalisasi penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Salah satunya melalui kolaborasi bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pilar Sosial dan Sosialisasi ZIS yang digelar di Gedung M. Toha, Kamis 2 April 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinsos Kabupaten Bandung Hj. Ningning Hendasah, Sekretaris Dinsos Heri Herawan, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi, Kepala BPS Kabupaten Bandung Agus Wibowo, serta perwakilan Sekolah Rakyat Soreang. Sebanyak 325 peserta yang terdiri dari tenaga pendamping PKH, TKSK kecamatan, pendamping rehabilitasi sosial, dan P3K Dinsos turut hadir dalam kegiatan tersebut. Selain sebagai forum koordinasi, kegiatan ini juga menjadi momentum silaturahmi Idulfitri bagi para pilar sosial di Kabupaten Bandung. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Dinsos merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan penghimpunan infak, sekaligus memperkuat peran ZIS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia menegaskan bahwa dana yang dihimpun melalui BAZNAS akan dikelola secara amanah dan disalurkan kembali untuk mendukung berbagai program sosial, khususnya dalam penanganan masalah kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bandung. Sementara itu, Kepala Dinsos Kabupaten Bandung, Hj. Ningning Hendasah, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin bersama BAZNAS. Menurutnya, selama ini Dinsos menjadi salah satu pihak yang merasakan langsung manfaat dari program-program yang didukung oleh dana ZIS. Di tengah kondisi efisiensi anggaran pada tahun 2026, ia berharap penguatan infak dari para pilar sosial dapat menjadi salah satu solusi dalam menjaga keberlangsungan pelayanan sosial kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif dari para pilar sosial untuk berpartisipasi dalam penghimpunan infak secara sukarela. Dengan demikian, dana yang terkumpul dapat semakin optimal dalam mendukung program pemberdayaan dan penanganan masalah sosial di Kabupaten Bandung.***
BERITA02/04/2026 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Apel Perdana Pascalibur Idulfitri, Teguhkan Semangat Menjaga Nilai-Nilai Ramadan
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Apel Perdana Pascalibur Idulfitri, Teguhkan Semangat Menjaga Nilai-Nilai Ramadan
SOREANG, 30 MARET 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar apel amilin dan amilat perdana pascalibur Idulfitri pada Senin, 30 Maret 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, Jamjam Erawan. Apel tersebut menjadi momentum awal untuk kembali meneguhkan semangat pengabdian dan etos kerja seluruh amilin serta amilat setelah menjalani ibadah Ramadan dan perayaan Idulfitri. Dalam amanatnya, ditekankan pentingnya menjaga ruh dan nilai-nilai Ramadan agar tidak berhenti seiring berakhirnya bulan suci. Pesan yang disampaikan merujuk pada ungkapan ulama besar Yusuf al-Qaradawi: “Kun rabbaniyyan wa la takun ramadhaniyyan”, yang bermakna agar setiap muslim menjadi hamba Allah yang istiqamah dalam kebaikan, bukan hanya semangat beribadah ketika Ramadan tiba. Melalui pesan tersebut, seluruh amilin dan amilat diingatkan agar tidak terjebak pada pola ibadah yang bersifat musiman atau tahunan semata. Nilai-nilai spiritual yang telah dibangun selama Ramadan diharapkan tetap hidup dan menjadi bagian dari keseharian, termasuk dalam menjalankan tugas pelayanan dan pengelolaan zakat di lingkungan BAZNAS Kabupaten Bandung. Bagi para amilin dan amilat yang diberi amanah untuk berkhidmat di BAZNAS, semangat Ramadan dipandang perlu terus dihidupkan dalam berbagai bentuk amalan maupun perilaku. Hal tersebut meliputi kebiasaan menjalankan puasa sunnah, shalat malam, tadarus Al-Qur’an, serta memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama. Selain amalan ibadah, nilai-nilai utama yang terkandung dalam Ramadan juga dinilai sangat relevan dalam menunjang kinerja dan pengabdian sehari-hari. Nilai-nilai seperti kesabaran, kejujuran, kedisiplinan, kepedulian, serta kebiasaan bangun di sepertiga malam terakhir menjadi fondasi penting yang dapat memperkuat karakter pribadi maupun profesionalisme kerja. Nilai-nilai tersebut diyakini tidak hanya berpengaruh terhadap kualitas ibadah personal, tetapi juga dapat menjadi penopang keberhasilan dalam pekerjaan, karier, serta capaian institusi. Dalam konteks kelembagaan, semangat menjaga nilai-nilai Ramadan diharapkan dapat mendorong amilin dan amilat untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui apel perdana ini, BAZNAS Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang tidak hanya profesional dan amanah, tetapi juga dilandasi oleh nilai-nilai spiritual yang kuat, sehingga kebermanfaatan lembaga dapat terus dirasakan secara luas oleh masyarakat.***
BERITA30/03/2026 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Pemkab Bandung Resmikan Kehadiran Mawmie Soreang di Lantai 1 Gedung BAZNAS Center
Pemkab Bandung Resmikan Kehadiran Mawmie Soreang di Lantai 1 Gedung BAZNAS Center
SOREANG, 27 MARET 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung bersama Pemkab Bandung meresmikan kehadiran Mawmie Soreang yang mulai menempati lantai 1 Gedung BAZNAS Center, Jalan Gading Tutuka, Soreang, pada Jumat, 27 Maret 2026. Peresmian tersebut dilakukan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Kabupaten Bandung, Muhammad Usman, yang hadir mewakili Bupati Bandung Dadang Supriatna. Kegiatan ini turut dihadiri Kabag Kesra Kabupaten Bandung Asep Hadian, Camat Soreang Haris Taupik, Kapolsek Soreang Kompol Oeng Haeruman, Kepala Desa Cingcin H. Aceng Suhud, perwakilan Bapenda dan Disdagin, serta jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, didampingi para wakil ketua. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, menegaskan bahwa kesadaran masyarakat terhadap zakat, infak, dan sedekah masih perlu terus diperkuat. Menurutnya, ibadah sosial tersebut merupakan bagian penting dari ajaran Islam yang tidak dapat dipisahkan dari kepedulian terhadap sesama. “Salah satu ibadah yang kurang diperhatikan dan dilaksanakan adalah membayar zakat, infak dan sedekah,” ujarnya. Ia juga mengingatkan bahwa ajaran Islam telah menegaskan pentingnya perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama fakir miskin dan anak yatim. “Padahal dalam Al-Qur’an sudah jelas dan tegas yakni adanya golongan yang mendustakan agama yang salah satu cirinya adalah tidak menyantuni fakir miskin serta anak yatim,” lanjutnya. Lebih jauh, kehadiran Mawmie Soreang di lantai 1 Gedung BAZNAS Center dipandang sebagai bagian dari upaya optimalisasi pemanfaatan gedung agar memiliki nilai guna yang lebih luas. Selain menjadi ruang aktivitas produktif, keberadaan tenant di lingkungan gedung juga diharapkan dapat mendukung penguatan kebermanfaatan sosial yang selama ini dijalankan BAZNAS Kabupaten Bandung. Sementara itu, dalam sambutan Bupati Bandung yang dibacakan oleh Muhammad Usman, Pemerintah Kabupaten Bandung menyampaikan apresiasi atas langkah pemanfaatan Gedung BAZNAS Center secara lebih optimal. Menurutnya, pemanfaatan gedung tersebut dapat menjadi salah satu bentuk terobosan yang memberikan dampak positif terhadap penguatan kesejahteraan masyarakat. “Kerja sama antara BAZNAS dengan Mawmie merupakan terobosan yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Muhammad Usman saat membacakan sambutan Bupati Bandung. Ia juga menambahkan bahwa keberadaan Gedung BAZNAS Center diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Karena hasil dari Gedung BAZNAS Center nantinya juga akan dipergunakan buat santunan dan pemberdayaan ekonomi warga Kabupaten Bandung,” lanjutnya. Dengan diresmikannya Mawmie Soreang di Gedung BAZNAS Center, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap pemanfaatan aset lembaga dapat terus dioptimalkan guna mendukung keberlanjutan program sosial, santunan, serta pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Bandung.
BERITA27/03/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Perkuat Sinergi Bersama PWI, Paparkan Program dan Peningkatan Pengumpulan ZIS
BAZNAS Kabupaten Bandung Perkuat Sinergi Bersama PWI, Paparkan Program dan Peningkatan Pengumpulan ZIS
SOREANG, 19 MARET 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama dengan insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Baznas Center Soreang pada Rabu, 18 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bandung dan media dalam mendukung optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus menyampaikan perkembangan program serta capaian kinerja lembaga. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, memaparkan bahwa BAZNAS memiliki tiga fungsi utama, yaitu menghimpun, mendistribusikan, serta menyusun laporan keuangan secara transparan dan akuntabel. Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan ZIS di BAZNAS berlandaskan prinsip 3A, yaitu aman secara syariah, aman regulasi, serta aman dalam koridor Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dari sisi pendistribusian, dana ZIS disalurkan melalui lima bidang utama, yakni pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, sosial kemasyarakatan, serta kebencanaan. Salah satu fokus utama saat ini adalah penguatan program pemberdayaan ekonomi sebagai upaya mendorong kemandirian mustahik. BAZNAS Kabupaten Bandung telah mengembangkan berbagai program produktif, di antaranya Z-Chicken, Z-Coffee, dan Z-Cosmetic yang menyasar pelaku usaha kecil serta kaum ibu. Program-program tersebut dirancang agar bantuan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi berkelanjutan. Selain itu, BAZNAS juga menghadirkan skema Mustahik Investor, yaitu model pemberdayaan melalui kerja sama dengan pelaku usaha. Dalam skema ini, bantuan diberikan kepada mustahik dan dikelola bersama mitra usaha sehingga memiliki potensi untuk berkembang lebih optimal. Dari sisi penghimpunan, BAZNAS Kabupaten Bandung mencatat tren peningkatan yang signifikan dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2023, penghimpunan ZIS berada di kisaran Rp8 miliar, meningkat menjadi Rp12,5 miliar pada 2024, dan kembali naik menjadi Rp17,5 miliar pada tahun 2025. Peningkatan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan ZIS melalui BAZNAS. Dengan capaian tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung terus berupaya memperluas dampak program, tidak hanya dalam aspek sosial, tetapi juga dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Kegiatan silaturahmi dan buka bersama ini turut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung serta perwakilan PWI Kabupaten Bandung, sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan dan memperkuat peran media dalam mendukung dakwah zakat di Kabupaten Bandung.***
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Tutup Program Dai Pelosok di Kertasari
BAZNAS Kabupaten Bandung Tutup Program Dai Pelosok di Kertasari
SELASA, 17 MARET 2026 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung resmi menutup program Dai Pelosok Ramadan 1447 H yang dilaksanakan di Desa Tarumajaya, Kec. Kertasari pada Selasa, 17 Maret 2026. Kegiatan penutupan dipusatkan di Masjid Sabilul Huda dan dihadiri berbagai unsur terkait. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung diwakili oleh Adjat Abdullah dan Asrofil Anam. Turut hadir Kepala Desa Tarumajaya sebagai perwakilan pemerintah desa, menandai sinergi antara BAZNAS dan pemerintah setempat dalam mendukung program keagamaan di masyarakat. Program Dai Pelosok merupakan salah satu program unggulan Ramadan BAZNAS Kabupaten Bandung yang bertujuan meningkatkan literasi Al-Qur’an, khususnya dalam upaya mengentaskan buta huruf Al-Qur’an di wilayah pelosok. Pada tahun 2026, program ini dilaksanakan di dua titik, yakni Desa Tarumajaya di Kecamatan Kertasari dan Desa Lamajang di Kecamatan Pangalengan. Dalam kesempatan tersebut, Adjat Abdullah menjelaskan bahwa program Dai Pelosok merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan dai ke wilayah yang membutuhkan pembinaan keagamaan, khususnya dalam pengajaran Al-Qur’an. “Dai pelosok adalah dai yang dikirim ke daerah pelosok melalui BAZNAS Kabupaten Bandung, tujuan utamanya memberantas buta huruf Al Quran,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa dari ratusan desa yang ada di Kabupaten Bandung, hanya dua desa yang terpilih menjadi lokasi pelaksanaan program pada tahun ini, dengan pelaksanaan kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih 25 hari. “Dari 270 desa, yang terpilih dua desa, Lamajang dan Tarumajaya. Alhamdulillah kegiatannya selama 25 hari lancar,” tambahnya. Rangkaian kegiatan penutupan juga diisi dengan santunan bagi anak yatim berupa 20 paket sembako. Kegiatan tersebut menjadi penutup dari seluruh rangkaian program Dai Pelosok yang telah berjalan selama bulan Ramadan. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap dapat terus memperluas jangkauan dakwah zakat serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di wilayah pelosok.***
BERITA17/03/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Terima Penyaluran ZIS dan Fidyah dari Asisten Pemerintahan Kabupaten Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Terima Penyaluran ZIS dan Fidyah dari Asisten Pemerintahan Kabupaten Bandung
SOREANG, 16 MARET 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menerima penyaluran zakat, infak, sedekah (ZIS), serta fidyah dari jajaran Asisten Pemerintahan Kabupaten Bandung pada Senin, 16 Maret 2026. Penyerahan tersebut dilakukan oleh para asisten di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari komitmen aparatur pemerintah dalam menunaikan kewajiban zakat serta memperkuat gerakan zakat di daerah. Dalam kegiatan tersebut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bandung, Erwin, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Usman, serta Asisten Administrasi Umum, Hairun. Penyerahan ZIS dan fidyah tersebut diterima langsung oleh jajaran BAZNAS Kabupaten Bandung. Untuk diketahui, sebelumnya Bupati Bandung H. M. Dadang Supriatna beserta jajaran juga telah menunaikan zakatnya ke BAZNAS pada momen Nuzulul Quran lalu. Penyaluran ZIS dan fidyah dari unsur pemerintahan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam mengoptimalkan penghimpunan dana umat. Dana yang dihimpun melalui BAZNAS selanjutnya akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial di Kabupaten Bandung. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan fidyah dapat semakin terorganisir serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.***
BERITA16/03/2026 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bandung.

Lihat Daftar Rekening →