WhatsApp Icon
Senam Syar'i di  RW 04 Mulyasari Diwarnai Santunan Anak Yatim Piatu dari BAZNAS Kabupaten Bandung

KABUPATEN BANDUNG - Senam Sehat Mulyasari (SSM) berkesempatan untuk menggelar acara spesial senam bertajuk "Senam Syar'i sambil Berbagi" di lapangan RT 05 RW 04 Mulyasari desa Gandasari, Sabtu (26/9/2026).

Dalam senam tersebut dua istruktur dihadirkan untuk menyemangati para pesenam tersebut.  Bahkan selain pesenan yang hadir, para pengurus RT dan RW dan Karang taruna  setempat pun hadir menyaksikan penyerahan santunan bagi anak Yatim/piatu dari BAZNAS Kabupaten Bandung. 

Ketua Umum BAZNAS Kabupaten Bandung KH Yusuf Ali Tantowi yang diwakili pengurusnya, H.Sarnapi mengatakan pemberian santunan itu merupakan kepedulian dari BAZNAS Kabupaten Bandung. 

"Alhamdulillah hari ini BAZNAS kabupaten Bandung hadir di tengah - tengah   masyarakat RW 04 Mulyasari untuk mendukung kegiatan senam Syar'i. Bahkan anak Yatim dan Piatu dihadirkan untuk menerima manfaat dari BAZNAS. Karenanya saya mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara senam dan pengurus RW, yang telah mengundang BAZNAS untuk berbagi dengan yatim," terang H Sarnapi. 

Sementara Ketua RW 04 Mulyasari Dadang Ongky, juga mengucapkan hal sama kepada pengurus BAZNAS kabupaten Bandung. 

"Kamibsangat bersyukur bahwa senam kali ini diwarnai dengan pengarahan santunan oleh BAZNAS kabupaten Bandung. Sehingga pada senam ini tidak hanya berolahraga, tetapi juga ada sisi sosialnya yakni menyantuni puluhan  anak Yatim dan piatu warga RW 04 Mulyasari desa Gandasari," tandas Ongky 

Senam Syar'i adalah seolah kegiatan senam yang merupakan kolaborasi antara penyelenggara senam sehat Mulyasari dengan BAZNAS. Senam ini agak berbeda dengan senam lainnya, karena dalam senam Syar'i ada hal- hal khusus dalam pelaksanannya. Misalnya pakaian pesenam tidak terlalu ketat dan gerakan para pesenam yang dipandu instrukturnya pun lebih kepada gerakan gerakan senam islami. 

Hal itu ditegaskan Apih Igun penyelanggara senam sehat Mulyasari kepada wartawan, Senin (28/9/2026).

"Kegiatan senam ini memang lebih menjunjung tinggi nilai nilai keislamannya. pakaian yang syar'i serta gerakan senam yang islami menjadi syarat utama senam Syar'i ini," pungkasnya.***

30/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Wakil Bupati dan BAZNAS Kabupaten Bandung Dukung Penyandang Thalasemia

KABUPATEN BANDUNG — Pemerintah Kabupaten Bandung bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menunjukkan kepedulian terhadap penyandang thalasemia yang tergabung dalam Relawan Donor Darah Thalasemia Indonesia (REDTI) Kabupaten Bandung.

Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Bandung, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung H. Abdul Rouf serta perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap anak-anak penyandang thalasemia yang membutuhkan dukungan dalam menjalani pengobatan dan aktivitas sehari-hari. Perhatian tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga kondisi sosial dan ekonomi yang turut dirasakan oleh keluarga.

Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf menyampaikan dukungan kepada para penyandang thalasemia beserta keluarganya. Ia menilai diperlukan kepedulian dan sinergi berbagai pihak untuk membantu meringankan tantangan yang dihadapi mereka.

Menurutnya, persoalan thalasemia tidak hanya berkaitan dengan layanan kesehatan, tetapi juga memiliki dimensi sosial dan kemanusiaan. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, organisasi masyarakat, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi penting agar perhatian terhadap penyandang thalasemia dapat terus diperkuat.

Sementara itu, REDTI Kabupaten Bandung berharap penyandang thalasemia dapat memperoleh perhatian yang berkelanjutan dan menjadi bagian dari program Pemerintah Kabupaten Bandung. Hal tersebut berkaitan dengan kebutuhan pengobatan dan transfusi darah yang harus dijalani secara rutin dalam jangka panjang.

Perhatian juga diharapkan tidak berhenti pada aspek kesehatan. Kondisi keluarga penyandang thalasemia turut menjadi perhatian karena proses pengobatan yang rutin dapat menimbulkan kebutuhan tambahan, seperti transportasi, pendampingan, kebutuhan sehari-hari, hingga dampak terhadap aktivitas dan kondisi ekonomi keluarga.

"Harapan kami, adik-adik penyandang thalasemia tidak hanya mendapatkan perhatian ketika ada kegiatan atau momentum tertentu, tetapi benar-benar menjadi bagian dari perhatian dan program pemerintah secara berkelanjutan. Kami juga berharap kondisi sosial dan ekonomi keluarganya ikut diperhatikan," ungkap perwakilan REDTI Kabupaten Bandung.

Kehadiran Dinkes dan Dinsos Kabupaten Bandung dalam kegiatan tersebut turut membuka ruang koordinasi lintas sektor. Sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, REDTI, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat dukungan sesuai dengan kebutuhan penyandang thalasemia dan keluarganya.

Bagi penyandang thalasemia, dukungan yang diberikan bukan hanya berkaitan dengan pengobatan, tetapi juga kesempatan untuk tetap tumbuh, belajar, beraktivitas, dan menjalani kehidupan secara optimal. Karena itu, kepedulian berbagai pihak diharapkan dapat terus terjaga dan diwujudkan melalui dukungan yang berkelanjutan.

Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung dan BAZNAS Kabupaten Bandung diharapkan dapat terus mengambil bagian dalam upaya memberikan perhatian kepada penyandang thalasemia, sekaligus mendorong hadirnya dukungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka, baik dalam aspek kesehatan maupun sosial.***

30/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Bantu Warga Pulihkan Kualitas Air Sumur Masjid Al-Barokah

MAJALAYA, 22 SEPTEMBER 2026 — BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Bandung bersama warga melakukan kegiatan well cleaning atau pengurasan sumur di Masjid Al-Barokah, Kampung Kondang RT 04 RW 10, Desa Majalaya, Kecamatan Majalaya, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mengembalikan kualitas air sumur yang selama ini dimanfaatkan warga dan jamaah Masjid Al-Barokah, khususnya untuk kebutuhan berwudu.

Pengurasan sumur dilakukan untuk membersihkan sedimentasi yang menumpuk sekaligus membuka kembali mata air yang tertutup. Dengan dilakukannya pembersihan, diharapkan kualitas dan ketersediaan air dari sumur tersebut dapat kembali optimal sehingga bisa digunakan oleh masyarakat.

Sumur di Masjid Al-Barokah memiliki manfaat bagi warga sekitar maupun jamaah yang datang untuk melaksanakan ibadah. Karena itu, pemulihan kualitas air menjadi kebutuhan penting agar fasilitas tersebut dapat kembali dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Kegiatan well cleaning ini menjadi salah satu bentuk respons BTB BAZNAS Kabupaten Bandung dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan yang berkaitan dengan kebutuhan dasar. Selain penanganan kebencanaan, upaya menjaga akses terhadap air bersih juga menjadi bagian dari kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di lingkungan sekitar.

BAZNAS Kabupaten Bandung melalui BTB terus berupaya hadir bersama masyarakat dalam berbagai kondisi, termasuk membantu pemulihan fasilitas yang memiliki manfaat bagi kepentingan umum.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sumur Masjid Al-Barokah dapat kembali menghasilkan air yang layak digunakan sehingga kebutuhan warga dan jamaah, terutama untuk berwudu, dapat terpenuhi.***

23/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Hadiri Wakaf Al-Qur'an Bersama Lembaga Kemanusiaan Turki

KABUPATEN BANDUNG — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung, Dr. KH. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., menghadiri kegiatan Wakaf Al-Qur'an bersama International Networking for Humanitarian (INH) dan pihak dari Turki di Aula Pondok Pesantren Al-Basyariyah 2, Kabupaten Bandung, Minggu (20/9/2026).

Kegiatan yang diikuti para santri, pengasuh pesantren, serta perwakilan lembaga kemanusiaan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam membumikan Al-Qur'an sekaligus memperluas manfaat kegiatan filantropi Islam bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung menyampaikan apresiasi atas kepedulian lembaga kemanusiaan dari Turki dalam mendukung pendidikan Al-Qur'an di Indonesia, khususnya melalui program wakaf dan pendistribusian mushaf kepada para santri.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki semangat yang sejalan dengan berbagai program BAZNAS Kabupaten Bandung dalam meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan masyarakat, terutama upaya pengentasan buta huruf Al-Qur'an.

"BAZNAS Kabupaten Bandung memiliki komitmen untuk terus memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan Al-Qur'an. Melalui program Dai Pelosok, bantuan bisyaroh bagi ustadz dan ustadzah, peningkatan kapasitas atau upgrading para pengajar Al-Qur'an, serta program Sedekah Al-Qur'an, kami ingin memastikan bahwa masyarakat, termasuk yang berada di wilayah pelosok, memiliki kesempatan untuk belajar, membaca, dan memahami Al-Qur'an," ungkap KH. Yusuf Ali Tantowi.

Ia menegaskan bahwa pengentasan buta huruf Al-Qur'an tidak cukup hanya dengan menyediakan mushaf. Diperlukan pula kehadiran para pendidik yang kompeten, dukungan terhadap kesejahteraan guru ngaji, serta keberlanjutan proses pembelajaran.

Karena itu, BAZNAS Kabupaten Bandung terus mendorong penguatan program pendidikan keagamaan yang mengintegrasikan penyediaan sarana belajar dengan pemberdayaan para pengajar Al-Qur'an.

Membuka Peluang Kolaborasi dengan Lembaga Kemanusiaan Turki

Kehadiran perwakilan lembaga kemanusiaan dari Turki dalam kegiatan tersebut juga membuka harapan baru bagi BAZNAS Kabupaten Bandung untuk membangun kerja sama yang lebih luas.

KH. Yusuf Ali Tantowi berharap pertemuan ini dapat menjadi langkah awal untuk menjajaki kolaborasi, khususnya dalam program Sedekah Al-Qur'an yang diarahkan untuk membantu masyarakat yang masih mengalami keterbatasan akses terhadap pendidikan Al-Qur'an.

"Kami berharap ke depan BAZNAS Kabupaten Bandung dapat menjalin kerja sama dengan lembaga kemanusiaan dari Turki dalam program Sedekah Al-Qur'an. Kolaborasi ini diharapkan bukan hanya menghadirkan mushaf bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan bersama untuk mengentaskan buta huruf Al-Qur'an di Kabupaten Bandung," tuturnya.

Salah satu materi yang diperkenalkan dalam kegiatan ini adalah Mushaf Al-Qur'an Tawafuq, yang menampilkan keserasian tata letak lafaz-lafaz tertentu dalam mushaf. Tradisi penulisan ini dikaitkan dengan Badiuzzaman Said Nursi, ulama asal Turki, dan dikembangkan melalui penulisan mushaf oleh muridnya, Ahmad Husrev Efendi. 

Kehadiran mushaf tersebut menambah khazanah pengenalan Al-Qur'an dan memperlihatkan eratnya hubungan antara tradisi keilmuan Islam, pendidikan, dan gerakan kemanusiaan lintas negara.

Ajak Masyarakat Berzakat, Berinfak, dan Bersedekah melalui BAZNAS

Lebih lanjut, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Menurutnya, dukungan masyarakat melalui ZIS sangat penting untuk memperluas jangkauan program pemberdayaan umat, termasuk membantu para guru ngaji dan menghadirkan pendidikan Al-Qur'an bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan melalui BAZNAS Kabupaten Bandung merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat. Mari kita jadikan harta yang Allah titipkan sebagai jalan untuk menguatkan pendidikan Al-Qur'an, memuliakan para guru ngaji, dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan," ajaknya.

Ia juga mengingatkan bahwa semangat berbagi merupakan wujud nyata kecintaan seorang Muslim terhadap Al-Qur'an.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 261, infak di jalan Allah diumpamakan seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, dan pada setiap tangkai terdapat seratus biji.

"Insya Allah, ketika kita bersama-sama menguatkan gerakan ZIS, manfaatnya akan semakin luas. Kita ingin Kabupaten Bandung menjadi daerah yang masyarakatnya tidak hanya gemar membaca Al-Qur'an, tetapi juga mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya.

Melalui momentum wakaf Al-Qur'an bersama lembaga kemanusiaan dari Turki ini, BAZNAS Kabupaten Bandung optimistis dapat terus memperkuat jejaring kolaborasi, memperluas gerakan Sedekah Al-Qur'an, dan berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Bandung yang semakin Qur'ani.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. Bersama, kita hadirkan Al-Qur'an hingga ke pelosok dan wujudkan generasi yang melek Al-Qur'an.***

20/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
Hadiri PORSADIN VIII, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Ajak Santri Membiasakan Ibadah Maaliyah

KABUPATEN BANDUNG – Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Dr. KH. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., menghadiri pembukaan resmi Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VIII Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2026, Sabtu (19/9/2026), di Gedung Ormas Islam Kabupaten Bandung.

PORSADIN VIII diselenggarakan oleh DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Bandung sebagai sarana pengembangan potensi, kreativitas, sportivitas, serta pembentukan karakter santri madrasah diniyah.

Kegiatan tersebut diketuai Dr. H. Furqon Arifin, M.M.Pd., didampingi Sekretaris H. Hidayat, M.Pd., serta mendapat dukungan Ketua DPC FKDT Kabupaten Bandung Dr. H. Daud Nurdin, M.H.

Rangkaian pembukaan meliputi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Madrasah Diniyah Takmiliyah, laporan kegiatan, sambutan, serta pembukaan resmi.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung menyampaikan apresiasi kepada DPC FKDT, para guru diniyah, panitia, orang tua, dan seluruh pihak yang konsisten membina pendidikan keagamaan generasi muda.

“PORSADIN bukan sekadar kompetisi olahraga dan seni. Kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter untuk melahirkan santri yang sehat, disiplin, percaya diri, kreatif, sportif, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam,” ujar Yusuf Ali Tantowi.

Menurutnya, pendidikan diniyah memiliki posisi penting dalam membentuk generasi yang saleh secara pribadi sekaligus saleh secara sosial. Karena itu, para santri perlu dibimbing agar memiliki keseimbangan antara ibadah badaniyah dan ibadah maaliyah.

“Ibadah badaniyah dilaksanakan dengan anggota badan, seperti salat, puasa, mengaji, belajar, dan membantu orang tua. Sementara ibadah maaliyah diwujudkan melalui harta, seperti zakat, infak, dan sedekah. Keduanya harus ditanamkan agar kesalehan santri tumbuh secara paripurna,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yusuf mengutip atsar yang dinisbatkan kepada sahabat Abdullah bin Mas‘ud r.a.:

?????????? ????????? ?????????? ?????????? ??????????? ?????? ???? ??????? ????? ??????? ????

“Kalian diperintahkan mendirikan salat dan menunaikan zakat. Barang siapa tidak menunaikan zakat, maka tidak sempurna salatnya.”

Atsar tersebut, lanjutnya, menunjukkan eratnya hubungan antara salat dan zakat. Salat membangun hubungan seorang hamba dengan Allah Swt., sedangkan zakat menghadirkan kepedulian dan kemanfaatan bagi sesama.

“Orang yang rajin salat tetapi sengaja mengabaikan kewajiban zakat patut mengkhawatirkan kesempurnaan dan penerimaan ibadahnya. Jangan sampai kita tampak saleh ketika berada di masjid, tetapi tidak memiliki kepedulian terhadap tetangga, fakir miskin, anak yatim, dan masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” tegasnya.

Yusuf menjelaskan bahwa para santri memang belum seluruhnya berkewajiban menunaikan zakat mal. Namun, pemahaman dan kecintaan terhadap ibadah maaliyah perlu ditanamkan sejak dini melalui kebiasaan berinfak, bersedekah, berbagi makanan, dan membantu teman yang mengalami kesulitan.

“Berinfak tidak harus menunggu kaya. Anak-anak dapat belajar menyisihkan sebagian uang sakunya untuk berbagi. Nilainya mungkin kecil, tetapi kebiasaan tersebut akan menumbuhkan keikhlasan, empati, dan kepedulian yang besar,” tuturnya.

Pembiasaan tersebut diharapkan dapat melahirkan generasi muzaki masa depan, yaitu generasi yang tidak hanya sukses secara pendidikan dan ekonomi, tetapi juga memiliki kesadaran menunaikan zakat serta memberdayakan masyarakat.

BAZNAS Kabupaten Bandung terus mendorong penguatan literasi zakat, infak, dan sedekah di lingkungan keluarga, lembaga pendidikan, madrasah, serta masyarakat. Pendidikan zakat sejak dini menjadi bagian penting dalam membangun budaya berbagi dan semangat gotong royong.

“Dari madrasah diniyah harus lahir santri yang kuat imannya, luas ilmunya, mulia akhlaknya, tinggi prestasinya, dan besar kepeduliannya. Mereka bukan hanya menjadi ahli ibadah, tetapi juga calon muzaki dan penggerak kebaikan bagi umat,” kata Yusuf.

Ia berharap PORSADIN VIII dapat memperkuat silaturahmi antar-santri dan lembaga diniyah sekaligus melahirkan prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Bandung.

“Mari sempurnakan ibadah badaniyah dengan ibadah maaliyah. Salat mendekatkan kita kepada Allah, sedangkan zakat, infak, dan sedekah mendekatkan kita kepada sesama. Dari keseimbangan itulah akan lahir generasi santri yang paripurna dan membawa keberkahan bagi Kabupaten Bandung,” pungkasnya.***

19/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung

Berita Terbaru

Ternyata Saham Juga Bisa Jadi Obyek Zakat BAZNAS Kabupaten Bandung Ikut Seminar Zakat Saham
Ternyata Saham Juga Bisa Jadi Obyek Zakat BAZNAS Kabupaten Bandung Ikut Seminar Zakat Saham
Keberadaan saham ternyata bisa menjadi obyek zakat baru dan bisa digali BAZNAS. Apalagi potensi zakat di Jawa Barat seluruhnya bisa mencapai Rp31 triliun.Hal itu terungkap dalam Seminar Syariah "Urgensi Zakat Saham" di Gedung Bursa Efek Indonesia perwakilan Jawa Barat Jln. PHH Mustopha, Kota Bandung, Rabu 8 November 2023.Acara dihadiri perwakilan BAZNAS RI, sekuritas, maupun pimpinan BAZNAS kabupaten dan kota se-Jawa Barat. Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung juga ikut dalam seminar tersebut.Acara juga diisi dengan pengukuhan dai zakat saham sebagai upaya mensosialisasikan dan menggali zakat saham."Ada obyek zakat yang belum tersentuh BAZNAS kabupaten dan kota serta BAZNAS Jabar yakni zakat saham," Kata wakil Ketua 3 BAZNAS Jabar, Ahmad Ridwan.Dia mengakui acara ini baru sebatas membuka wawasan dan pengetahuan soal zakat saham yang benar-benar baru bagi BAZNAS."Potensi zakat dari saham juga tak kalah besarnya dengan zakat konvensional yang dikelola BAZNAS yakni dari para ASN," ujarnya. Dengan acara ini diharapkan bisa membuka pelayanan zakat bagi kaum Muslimin yang memang memiliki saham. Bahkan berprofesi dalam perdagangan saham.
BERITA08/11/2023 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Dharma Wanita Persatuan Didukung BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Baksos Operasi Katarak
Dharma Wanita Persatuan Didukung BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Baksos Operasi Katarak
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bandung dan RSUD Bedas Cimaung mengadakan operasi gratis katarak bagi warga kurang mampu, Selasa 8 November 2023.Menurut Ketua DWP Kabupaten Bandung, Hj. Tintin Cakra Amiyana, operasi katarak ini untuk 157 orang yang mendaftar ke panitia."Setelah kami screening, maka hanya pasien yang memenuhi syarat yang akan mengikuti operasi katarak gratis ini," ucapnya.Acara dihadiri Sekda Kabupaten Bandung Dr. H. Cakra Amiyana, ST,MA, Kepala Dinkes Kabupaten Bandung, pengurus PMI Kabupaten Bandung dan direksi RSUD Bedad Cimaung dr. Sambawa, Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi, Camat Cimaung Dudung, dan jajaran pengurus DWP Kabupaten Bandung.Acara bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung dan RS Mata Cicendo.Tintin menambahkan, acara ini memperingati Hari Kesehatan Nasional dan HUT DWP. Sedangkan Cakra menambahkan, pihaknya menyambut baik inisiatif DWP Kabupaten Bandung yang di usia 24 tahun menggelar baksos."Atas nama pemerintah, maka Pak Bupati menyampaikan terima kasih atas kontribusi berbagai pihak yang mendukung bakti sosial ini,' katanya
BERITA07/11/2023 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Jamaah Masjid Al-Hidayah Menitipkan Donasi Palestina Melalui BAZNAS Kab Bandung
Jamaah Masjid Al-Hidayah Menitipkan Donasi Palestina Melalui BAZNAS Kab Bandung
Bantuan untuk Palestina melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kab. Bandung terus bertambah.Kali ini bantuan Palestina datang dari jamaah Masjid Al-Hidayah dengan nominal Rp2.000.000.Diketahui Masjid Al-Hidayah berlokasi di Kp. Muara Ciwidey Rt.01/04, Desa Pamentasan Kutawaringin Kab. Bandung.Adapun bantuan diserahkan secara simbolis oleh ketua DKM Masjid Al-Hidayah, H. Juju Syamsudin. yang dijemput langsung oleh staf BAZNAS Dudin Hoerudin, Pada Hari Selasa , 07 November 2023 di Masjid Jami Al-Hidayah.Insya Allah bantuan ini bermanfaat dan akan disalurkan untuk kaum Muslimin di Palestina.
BERITA07/11/2023 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung dan Pengawas Pendidikan Menggelar Sosialiasi Menumbukan Kesadran Berzakat di SMP Telkom Dayeuhkolot
BAZNAS Kabupaten Bandung dan Pengawas Pendidikan Menggelar Sosialiasi Menumbukan Kesadran Berzakat di SMP Telkom Dayeuhkolot
Untuk menumbuhkan kesadaran berzakat termasuk membantu permasalahan di lembaga pendidikan, BAZNAS Kabupaten Bandung dan pengawas pendidikan menggelar sosialisasi. Acara yg di gelar Sub Rayon 1 SMP di aula SMP Telkom Dayeuhkolot ini dihadiri Pengawas Pembina DR.Hj.Noer Sobariah, Wakil 1 BAZNAS Kabupaten Bandung Drs.H.Jamjam Erwan,M.A.P, Sekretaris BAZNAS Kabupaten Bandung H. Andris Fajar,S.Ag,M.Pd , Kepala SMP Telkom Bandung dan Ketua Sub Rayon I SMP Ahmad Ropik,S.Pd,M.Si,serta para kepala SMPN dan SMP swasta di Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah dan Pameungpeuk.Menurut Dr.Noer, sosialisasi ini untuk silaturahmi antara pengawas dan kepala sekolah."Alhamdulillah hari ini juga dihadiri para pengurus BAZNAS Kabupaten Bandung untuk sosialisasi pengumpulan zakat kepada para kepala sekolah, para pendidik dan tenaga kependidikan," ucapnya.Sedangkan H.Jamjam mengatakan, sesuai dengan hasil rapat pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung, maka diharapkan tiap sekolah, pesantren dan madrasah membentuk UPZ untuk mengelola zakat dan infak di lembaganya."Hal ini juga untuk edukasi dalam kesadaran membayar infak sejak dini. Untuk hak Amil UPZ sekolah, madrasah dan pesantren ada aturan khusus yang sebagian besar dikembalikan lagi ke UPZ," katanya.Dengan infak dari sekolah atau madrasah untuk kepentingan sekolah/madrasah, kata jamjam, sehingga masalah dana pendidikan bisa teratasi."Misalnya ada siswa yang tak bisa membeli seragam, buku pelajaran atau masalah lainnya, maka dengan infak dari guru dan siswa akan bisa membantu siswa atau tenaga honorer sekolah yang membutuhkan," katanya.Ada beberapa yg bertanya dikesempatan ini terkait peranan Baznas di masyarakat sehingga akan lebih membantu berbagai kegiatan keagamaan,santunan yatim piatu juga bisa sampai membantu guru honorer di sekolah sekolah. Andris Fajar di awal dan di akhir kegiatan menyampaikan bahwa dengan berzakat ,infaq dan Shodakoh tidak akan membuat kita jadi mendadak jatuh miskin, bahkan kl berkaca dari kisah dalam Alqur'an surat Al qolam ayat 17-33 mengenai kisah Ashabul jannah bahwa justru ketika kita tdk ingin berbagi kepada yg membutuhkan ternyata kebun yang di idamkan hangus terbakar hikmahnya berbagi kepada faqir miskin selain membersihkan harta juga menjauhkan dari marabahaya.
BERITA07/11/2023 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Penyerahan Donasi Palestina dari SDIT Raudhatul Auliya Soreang Melalui BAZNAS Kab Bandung
Penyerahan Donasi Palestina dari SDIT Raudhatul Auliya Soreang Melalui BAZNAS Kab Bandung
SDIT Raudhatul Auliya Kec. Soreang Kab.Bandung menyerahkan donasi lewat BAZNAS Kab.Bandung untuk saudara kita yang ada di Palestina sebesar Rp.3.404.000,- Pada Senin, 6 Nopember 2023. Pihak Sekolah menyatakan donasi yang dikumpulkan dari siswa-siswi yang ada di lingkungan sekolah SDIT Raudhatul Auliya demi menumbuhkan rasa peduli siswa-siswi terhadap sesama muslim/muslimah, bahkan salah seorang siswa kelas 2 Hamizan menyampaikan, ''donasi ini untuk teman teman di Palestina". Penyerahan berlangsung di Halaman Sekolah SDIT Raudhatul Auliya, Dalam kegiatan ini Baznas Kab.Bandung diwakili oleh Sekretaris Baznas Kab.Bandung H.Andris Fajar,S.Ag,M.Pd didampingi Stap BPH (Bagian Pengumpulan dan Penghimpunan) Baznas Kab.Bandung Abdullah M Yasir,S.Akun dan Asep Nugraha yang langsung menjemput dana donasi tersebut yang dikumpulkan melalui BAZNAS Kab. Bandung.Nantinya akan diteruskan lewat Baznas Pusat. Kami ucapkan terimakasih kepada Pihak sekolah yang telah ikut berkontribusi dalam pengumpulan donasi bagi saudara-saudara kita yang ada di Palestina. Setelah komunikasi dengan pihak Yayasan maka akan dibuatkan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) SDIT Raudhatul Auliya agar segala bentuk donasi menjadi legal sesuai perundang2an dibawah Baznas Kab.Bandung.
BERITA06/11/2023 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Tumbuhkan Sadar Zakat di Kalangan Lembaga Pendidikan BAZNAS Kabupaten Bandung dan Pengawas Gelar Sosialisasi
Tumbuhkan Sadar Zakat di Kalangan Lembaga Pendidikan BAZNAS Kabupaten Bandung dan Pengawas Gelar Sosialisasi
Untuk menumbuhkan kesadaran berzakat termasuk membantu permasalahan di lembaga pendidikan, BAZNAS Kabupaten Bandung dan pengawas pendidikan menggelar sosialisasi.Acara di aula SMPN 1 Margaasih ini dihadiri Pengawas Pembina H. Nana Supriatna, Wakil IV BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi, Sekretaris BAZNAS Kabupaten Bandung H. Andris Fajar, Kepala SMPN 1 Margaasih H. Suherman, Ketua Sub Rayon IV SMP H. Juli Hamzah, dan para kepala SMPN dan SMP swasta di Kecamatan Margahayu, Katapang dan Margaasih.Menurut Suherman, sosialisasi ini untuk silaturahmi antara pengawas dan kepala sekolah."Alhamdulillah hari ini juga dihadiri para pengurus BAZNAS Kabupaten Bandung untuk sosialisasi pengumpulan zakat kepada para kepala sekolah, para pendidik dan tenaga kependidikan," ucapnya.Sedangkan Sarnapi mengatakan, sesuai dengan hasil rapat pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung, maka diharapkan tiap sekolah, pesantren dan madrasah membentuk UPZ untuk mengelola zakat dan infak di lembaganya."Hal ini juga untuk edukasi dalam kesadaran membayar infak sejak dini. Untuk hak Amil UPZ sekolah, madrasah dan pesantren ada aturan khusus yang sebagian besar dikembalikan lagi ke UPZ," katanya.Dengan infak dari sekolah atau madrasah untuk kepentingan sekolah/madrasah, kata Sarnapi, sehingga masalah dana pendidikan bisa teratasi."Misalnya ada siswa yang tak bisa membeli seragam, buku pelajaran atau masalah lainnya, maka dengan infak dari guru dan siswa akan bisa membantu siswa atau tenaga honorer sekolah yang membutuhkan," katanya.
BERITA02/11/2023 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Kegiatan Pembekalan PNS Jelang Purna Bhakti 2023 BAZNAS Kab Bandung Ikut Berpartisipasi
Kegiatan Pembekalan PNS Jelang Purna Bhakti 2023 BAZNAS Kab Bandung Ikut Berpartisipasi
BAZNAS Kabupaten Bandung diwakili oleh Wakil Ketua I H. Jamjam Erawan menghadiri kegiatan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kab. Bandung.Untuk diketahui, acara BKPSDM ini mengenai pembekalan Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjelang purna bhakti 2023.Dalam acara tersebut H. Jamjam Erawan memberi tausiyah sekaligus perwakilan dari BAZNAS Kab. Bandung.Adapun acara ini digelar di Hotel Sutan Raja Soreang pada Kamis 2 November 2023, bertempat di Padjadjaran Convention Centre.
BERITA02/11/2023 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Camat dan KUA Pasirjambu Gandeng BAZNAS Kabupaten Bandung untuk Gali Potensi Zakat dan Infak
Camat dan KUA Pasirjambu Gandeng BAZNAS Kabupaten Bandung untuk Gali Potensi Zakat dan Infak
Kecamatan Pasirjambu menyelenggarakan kegiatan sosialisasi program strategis pada Rabu, 1 November 2023 di aula Kecamatan Pasirjambu. Camat Pasirjambu, Nia Kania, S.PT. , M.I.L secara khusus mengundang BAZNAS Kabupaten Bandung yang dihadiri oleh Wakil Ketua 1 Bidang Penghimpunan H. Jamjam Erawan, M.A.P.Acara diisi dengan pemaparan dan ekspo Produk Halal maupun UMKM yang ada di lingkungan Kecamatan Pasirjambu.Program yang menyangkut kemaslahatan umat dan pencerahan umat agar sadar, infak dan sedekah yang dikembangkan BAZNAS Kabupaten Bandung ikut disosialisakan." Selain itu program Sertifikasi halal maupun kesadaran membayar zakat, Infak dan sedekahnya dari UMKM yang ada di Pasirjambu," Ujar Ibu Nia .Terkait dengan produk dan cara mendapatkan sertifikat halal ini disampaikan oleh kepala KUA Pasirjambu. Paparannya mengenai cara menjaga dan menjamin bahwa makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh masyarakat kabupaten Bandung adalah halal yang dikeluarkan oleh Badan Penjamin Produk Halal Kementrian Agama.Sedangkan Wakil Ketua 1 H. Jamjam menghimbau setelah sukses menjadi pengusaha atau Pengrajin, maja UMKM kecamatan Pasirjambu jangan sampai lupa berzakat, berinfak dan bersedekah di BAZNAS Kab Bandung."Karena dengan itu usahanya bukan sekedar halal atau toyib tapi harus berkah. Maka dengan berkah inilah akan berpengaruh besar bagi siapapun yang mengkonsumsi makanan dengan halal/toyib usahanya akan senantiasa bersih hartanya, jiwanya, maupun pengelolaannya," katanya.Selain itu, rezeki yang sudah bersih akan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat yang ada lingkungannya . "Banyak sekali manfaat yang diberikan oleh BAZNAS Bagi setiap Mustahik Kabupaten Bandung termasuk bagi warga Pasirjambu dengan kami sudah hadir memberikan manfaat," katanya.Di antaranya bagi Pendidikan dengan adanya bantuan beasiswa, pelunasan ijazah, insentif bagi marbot/guru ngaji, bantuan bencana, rutilahu, santunan anak yatim, tunggakan BPJS, biaya persalinan, bantuan disabilitas, bantuan Pertanian, bantuan modal usaha, pelatihan-pelatihan pemberdayaan ekonomi, masjid-masjid, madrasah maupun ponpes. Oleh karena itulah dengan zakat, infak dan sedekah inilah maka membantu mereka yang membutuhkan akan mendatangkan banyak kemudahan bagi pengusaha maupun pengrajin dalam berusaha baik di dunia maupun bagi akhiratnya.
BERITA01/11/2023 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan pada Silaturahmi Rutinan Amil dan Amilat BAZNAS Kab Bandung
Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan pada Silaturahmi Rutinan Amil dan Amilat BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung bekerja sama dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini terungkap pada Selasa, 31 Oktober 2023 di Aula BAZNAS Kabupaten Bandung dengan kedatangan perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan Febi Yudistira yang hadir bersosialisasi kepada semua amil/amilat mengenai Jaminan Kecelakan Kerja, Jaminan Kematian,Jaminan Hari Tua serta Jaminan Pensiun.Sebelumnya BAZNAS telah berkolaborasi dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan untuk Program BAZNAS Kab Bandung yakni Takmir/ Marbot.Namun para Amilin BAZNAS kabupaten Bandung belum terdaftar menjadi kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan.Wakil Ketua IV Bidang SAU H.Sarnapi, S.sos mengemukakan setiap amil/amilat akan didaftarkan menjadi kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan yakni Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian serta Jaminan Hari Tua.Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi, LC, MA, juga mengajak kepada pihak BPJS ketenagakerjaan untuk berzakat juga melalui BAZNAS Kabupaten Bandung karena selain mengasuransikan di dunia saja, tapi juga mengasuransikan akhiratnya juga.
BERITA31/10/2023 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Sosialisasi dan Optimalisasi ZIS BAZNAS Kab Bandung dengan Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI)
Sosialisasi dan Optimalisasi ZIS BAZNAS Kab Bandung dengan Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI)
Sosialisasi dan Optimalisasi ZIS ini dilakukan pada Kamis, 26 Oktober 2023. Menurut Ketua Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (ASPI) Kabupaten Bandung, Ibu Dr. Hj. Noer Sobariyah, M.MPd; APSI merupakan media untuk saling berkomunikasi, kordinasi dan kolaborasi anggota pengawas di semua jenjang dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten yang memiliki visi Bandung BEDAS. Disela sela BIMTEK tentang Peran dan Tugas Pengawas Sekolah Kabupaten Bandung di Aula Panyaungan, Kami melakukan kolaborasi dan sinergi dengan BAZNAS Kabupaten Bandung dalam bentuk Sosialisasi dan MoU untuk bersama-sama saling memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas SDM di lingkungan pendidikan di Kabupaten Bandung. Selain itu, kata Ibu Dr. Hj. Noer yang merupakan pengawas jenjang SLTP siap untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten untuk memberikan edukasi kesadaran berzakat, infaq dan shadaqah untuk seluruh anggotanya juga membentuk Unit Pengumpul Zakat agar rizki yang didapat bersih dan membersihkan harta dan jiwa kami sehingga nanti kami bisa masuk syurga bersama dengan BAZNAS. Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Ustadz Drs. H. Jamjam Erawan, MAP menyambut baik atas keinginan baik dari APSI Kabupaten Bandung ini. Karena kehadiran BAZNAS harus mampu memberikan nilai manfaat yang banyak untuk warga masyarakat Kabupaten Bandung guna tercipta IPM (Indeks Pembangunan Manusia) Kabupaten Bandung terus meningkat lebih baik. Karenanya mohon bantu kami bagaimana supaya seluruh insan yang ada di lingkungan pendidikan dapat berzakat, infak dan shadaqahnya ke Baznas Kabupaten Bandung melalui UPZ di unit kerjanya masing-masing, bahkan ke sekolah-sekolah se Kabupaten Bandung. Semakin banyak yang sadar zakat dan semakin banyak yang infaq dan shadaqah ke BAZNAS maka akan semakin banyak pula yang dibantu melalui BAZNAS ini.Secara faktual kata Ustadz Jamjam Erawan, BAZNAS telah banyak memberikan manfaat yang banyak dalam rangka menopang guna terciptanya mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Bandung melalui Bandung Cerdas.
BERITA27/10/2023 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Penyerahan Donasi Palestina dari SDIT Assaidiyyah Gajah Mekar Kutawaringin Melalui BAZNAS Kab Bandung
Penyerahan Donasi Palestina dari SDIT Assaidiyyah Gajah Mekar Kutawaringin Melalui BAZNAS Kab Bandung
SDIT Assaidiyyah Gajah Mekar Kec. Kutawaringin menyerahkan donasi kepada BAZNAS Kab. Bandung untuk saudara kita yang ada di Palestina sebesar Rp.15.796.000. Pada Jum'at, 27 Oktober 2023. Kepala Sekolah menyatakan donasi yang dikumpulkan dari siswa-siswi yang ada di lingkungan sekolah SDIT Assaidiyyah dan menembuhkan rasa peduli siswa-siswi terhadap sesama muslim/muslimah. Penyerahan berlangsung di Masjid Sekolah SDIT Assaidiyyah. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan H. Jamjam Erawan, M.A.P yang langsung menjemput dana donasi tersebut, yang dikumpulkan melalui BAZNAS Kab. Bandung yang nantinya akan diteruskan lewat BAZNAS Pusat. Kami ucapkan terimakasih kepada pihak sekolah yang telah ikut berkontribusi dalam pengumpulan donasi bagi saudara-saudara kita yang ada di Palestina. Setelah Musyawarah dengan pihak sekolah maka akan dibuatkan khusus UPZ Yayasan Assaidiyyah agar segala bentuk donasi menjadi legal sesuai perundang-undangan dibawah BAZNAS Kab. Bandung. Mari kita menebar kebaikan dengan menyisihkan sebagian harta kita untuk saudara kita yang membutuhkan.
BERITA27/10/2023 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung dengan APSI Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia Kabupaten Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung dengan APSI Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia Kabupaten Bandung
Jum'at, 20 Oktober 2023 BAZNAS Kab. Bandung Mengadakan MoU dengan APSI (Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia) di Ruang Rapat BAZNAS Kab. Bandung. Dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kab. Bandung H. Yusuf Ali Tantowi,Lc., M.A, Wakil Ketua IV H. Sarnapi, S.Sos, Sekretaris BAZNAS Kab. Bandung H. Andris Fajar, S.Ag., M.Pd serta Perwakilan dari APSI Kab. Bandung yang dihadiri oleh Ketua Dr. Hj. Noer Sobariah, M.Pd dan Jajarannya.Pertemuan ini dilakukan untuk meningkatkan potensi penggalian dana Zakat, Infak dan Sedekah di lingkungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang berada di Kabupaten Bandung.Semoga dengan diadakan kerja sama ini menambah manfaat bagi kemaslahatan umat terkhususnya yang berada di lingkungan Kabupaten Bandung dan kerja sama ini berjalan dengan lancar.
BERITA20/10/2023 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Gebyar Pendistribusian Zakat Infak dan Sedekah
BAZNAS Kabupaten Bandung Gebyar Pendistribusian Zakat Infak dan Sedekah
Telah dilaksanakan Gebyar Pendistribusian Zakat, Infak dan Sedekah di BAZNAS Kabupaten Bandung. Pada Kamis, 19 Oktober 2023 di Aula Kantor BAZNAS Kabupaten Bandung yang dihadiri oleh Wakil Ketua II Bidang Penditribusian dan Pendayagunaan H. Abdul Rouf,S.Pd.I , serta perwakilan tamu undangan ASN Kabupaten Bandung yang dihadiri oleh Dinas Kesehatan . Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi para mustahik yang menerimanya jangan dilihat besar kecilnya, serta semoga mustahik yang sekarang dapat menjadi muzakki di kemudian hari, Ujar H. Abdul Rouf. Sumber dana berasal dari Zakat, Infak dan Sedekah ASN dan Para Aghnia Kabupaten Bandung , kami haturkan terimakasih kepada muzakki yang telah berzakat kepada BAZNAS Kabupaten Bandung. Pendistribusian ini menghadirkan 231 mustahik mengenai bantuan kesehatan, bantuan pendidikan, bantuan Peringatan Hari Besar Islam, dan Bantuan pembangunan Masjid/Madrasah. Semoga juga dana yang terkumpul di BAZNAS Kabupaten Bandung lebih meningkat agar pendistribusian pun lebih meningkat untuk menebar kebaikan kepada para mustahik yang membutuhkannya.
BERITA19/10/2023 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Ikut Rapat Kerja dengan Komisi D DPRD Kabupaten Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Ikut Rapat Kerja dengan Komisi D DPRD Kabupaten Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung mengikuti rapat kerja dengan Komisi D DPRD Kabupaten Bandung untuk perencanaan hibah dari APBD Kabupaten Bandung tahun 2024.Rapat kerja dipimpin Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Ustaz Fahmi, dihadiri wakil ketua, sekretaris dan para anggota Komisi D DPRD Kabupaten Bandung.Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tontowi mengatakan, pihaknya mengusulkan anggaran hibah untuk tahun 2024."Selama ini anggaran hibah dari Pemkab Bandung sangat minim yakni Rp100 juta per tahun ditambah tiap UPZ kecamatan masing-masing Rp5 juta," katanya.Diharapkan anggaran hibah untuk tahun 2024 bisa menjadi Rp1 miliar sehingga penghimpunan dan pendistribusiannya zakat, infak dan sedekah lebih efektif.
BERITA17/10/2023 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Kabupaten Bandung Jadi Tuan Rumah Rakorwil BAZNAS Se Jawa Barat
Kabupaten Bandung Jadi Tuan Rumah Rakorwil BAZNAS Se Jawa Barat
Telah diselengarakan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se Jawa Barat bertempat di Hotel Sutan Raja Soreang yang diadakan pada Hari Rabu Tanggal 3 Oktober 2023 yang diinisiasi oleh BAZNAS Provinsi Jawa Barat. Diketahui Rakorwil diikuti para pimpinan BAZNAS di wilayah I yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, Ustadz H. Jamjam Erawan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan kepada Kabupaten Bandung sebagai tuan rumah Rakorwil Bandung Raya. "BAZNAS Kabupaten Bandung merupakan kepengurusan baru yang dilantik pada pertengahan Agustus lalu Kami mohon maaf kalau masih banyak kekurangan," ujarnya. Sementara Wakil Ketua I BAZNAS Java=bar, Rachmat Ari Kusumanto mengatakan ini kali pertama Rakorwil diadakan diantara BAZNAS di Indonesia. "Ini merupakan hasil dari perkumpulan ketua BAZNAS se Jawa Barat yang dibentuk di Bogor,"katanya.
BERITA03/10/2023 | Humas BAZNAS
Bupati Bandung Buka Liga Santri di HSN 2023, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Ikut Hadir
Bupati Bandung Buka Liga Santri di HSN 2023, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Ikut Hadir
Dalam acara pembukaan liga santri tersebut, hadir Bupati Bandung Dadang Supriatna sekaligus memberikan sambutan. Disambuatanta, Kang DS memotivasi para santri khususnya yang ada di Kabupaten Bandung. "Setelah melalui beberapa kompetisi kemarin, Kabupaten Bandung Menjadi juara Nasional. Itu awalnya Liga Santri,"katanya. "Artinya santri-santri juga sama punya kemampuandan kelebihan," tuturnya. Kang DS juga berharap dengan adanya liga santri ini bisa mempererat silaturahmi terutama antar pesantren. "Saya yakin dari sekian ribu santri di Kabupaten Bandung pasti ada atlet-atlet yang punya bakat dan jadi atlet nasional," ujarnya. Kang DS juga berharap santriwan-santriwati ini dapat menjadi generasi bangsa yang berkarakter dan berakhlakul kharimah sehingga disiapkan menjadi pemimpin di masa depan. Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandug ikut hadir dalam acara ini. Acara ditutup dengan doa dari Ketua BAZNAS Kab. Bandung H. Yusuf Ali Tantowi.
BERITA02/10/2023 | Humas BAZNAS
BAZNAS Kab. Bandung Ikut Serta Memberikan Bantuan Alat Bantu Gerak Kaki Palsu di Pusdai Jabar
BAZNAS Kab. Bandung Ikut Serta Memberikan Bantuan Alat Bantu Gerak Kaki Palsu di Pusdai Jabar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandungikut menghadiri kegiatan sosial pemasangan kaki palsu pada Senin, 25 Septembe 2023. Kegiatan pemberdayaan disabilitas ini bertempat di Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat. Diketahui bantuan kaki pulsa ini diterima oleh sekitar 20 orang disabilitas. H. Abdul Rouf, S.Pd.I selaku Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Bandung berkata ini merupakan langkah positif untuk umat. "Ini merupakan hal yan sangat positif dan harus kita perhatikan," katanya Tidak lupa dirinya mengajak khususnya kepada para Aghniya untuk berbagi dengan bentuk zakat, infak dan sedekah di BAZNAS. "Kami terus mengetuk hati anda semua untuk terus berbagi melalui BAZNAS," ucapnya. "Insya Allah kami akan selalu bekerja dengan maksimal demi kemaslahatan umat," tuturnya.
BERITA18/09/2023 | Humas BAZNAS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bandung.

Lihat Daftar Rekening →