WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Apel Perdana Pascalibur Idulfitri, Teguhkan Semangat Menjaga Nilai-Nilai Ramadan

SOREANG, 30 MARET 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar apel amilin dan amilat perdana pascalibur Idulfitri pada Senin, 30 Maret 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, Jamjam Erawan.

Apel tersebut menjadi momentum awal untuk kembali meneguhkan semangat pengabdian dan etos kerja seluruh amilin serta amilat setelah menjalani ibadah Ramadan dan perayaan Idulfitri. Dalam amanatnya, ditekankan pentingnya menjaga ruh dan nilai-nilai Ramadan agar tidak berhenti seiring berakhirnya bulan suci.

Pesan yang disampaikan merujuk pada ungkapan ulama besar Yusuf al-Qaradawi“Kun rabbaniyyan wa la takun ramadhaniyyan”, yang bermakna agar setiap muslim menjadi hamba Allah yang istiqamah dalam kebaikan, bukan hanya semangat beribadah ketika Ramadan tiba.

Melalui pesan tersebut, seluruh amilin dan amilat diingatkan agar tidak terjebak pada pola ibadah yang bersifat musiman atau tahunan semata. Nilai-nilai spiritual yang telah dibangun selama Ramadan diharapkan tetap hidup dan menjadi bagian dari keseharian, termasuk dalam menjalankan tugas pelayanan dan pengelolaan zakat di lingkungan BAZNAS Kabupaten Bandung.

Bagi para amilin dan amilat yang diberi amanah untuk berkhidmat di BAZNAS, semangat Ramadan dipandang perlu terus dihidupkan dalam berbagai bentuk amalan maupun perilaku. Hal tersebut meliputi kebiasaan menjalankan puasa sunnah, shalat malam, tadarus Al-Qur’an, serta memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.

Selain amalan ibadah, nilai-nilai utama yang terkandung dalam Ramadan juga dinilai sangat relevan dalam menunjang kinerja dan pengabdian sehari-hari. Nilai-nilai seperti kesabaran, kejujuran, kedisiplinan, kepedulian, serta kebiasaan bangun di sepertiga malam terakhir menjadi fondasi penting yang dapat memperkuat karakter pribadi maupun profesionalisme kerja.

Nilai-nilai tersebut diyakini tidak hanya berpengaruh terhadap kualitas ibadah personal, tetapi juga dapat menjadi penopang keberhasilan dalam pekerjaan, karier, serta capaian institusi. Dalam konteks kelembagaan, semangat menjaga nilai-nilai Ramadan diharapkan dapat mendorong amilin dan amilat untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui apel perdana ini, BAZNAS Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang tidak hanya profesional dan amanah, tetapi juga dilandasi oleh nilai-nilai spiritual yang kuat, sehingga kebermanfaatan lembaga dapat terus dirasakan secara luas oleh masyarakat.***

30/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Pemkab Bandung Resmikan Kehadiran Mawmie Soreang di Lantai 1 Gedung BAZNAS Center

SOREANG, 27 MARET 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung bersama Pemkab Bandung meresmikan kehadiran Mawmie Soreang yang mulai menempati lantai 1 Gedung BAZNAS Center, Jalan Gading Tutuka, Soreang, pada Jumat, 27 Maret 2026.

Peresmian tersebut dilakukan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Kabupaten Bandung, Muhammad Usman, yang hadir mewakili Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Kegiatan ini turut dihadiri Kabag Kesra Kabupaten Bandung Asep Hadian, Camat Soreang Haris Taupik, Kapolsek Soreang Kompol Oeng Haeruman, Kepala Desa Cingcin H. Aceng Suhud, perwakilan Bapenda dan Disdagin, serta jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, didampingi para wakil ketua.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, menegaskan bahwa kesadaran masyarakat terhadap zakat, infak, dan sedekah masih perlu terus diperkuat. Menurutnya, ibadah sosial tersebut merupakan bagian penting dari ajaran Islam yang tidak dapat dipisahkan dari kepedulian terhadap sesama.

“Salah satu ibadah yang kurang diperhatikan dan dilaksanakan adalah membayar zakat, infak dan sedekah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa ajaran Islam telah menegaskan pentingnya perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama fakir miskin dan anak yatim.

“Padahal dalam Al-Qur’an sudah jelas dan tegas yakni adanya golongan yang mendustakan agama yang salah satu cirinya adalah tidak menyantuni fakir miskin serta anak yatim,” lanjutnya.

Lebih jauh, kehadiran Mawmie Soreang di lantai 1 Gedung BAZNAS Center dipandang sebagai bagian dari upaya optimalisasi pemanfaatan gedung agar memiliki nilai guna yang lebih luas. Selain menjadi ruang aktivitas produktif, keberadaan tenant di lingkungan gedung juga diharapkan dapat mendukung penguatan kebermanfaatan sosial yang selama ini dijalankan BAZNAS Kabupaten Bandung.

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Bandung yang dibacakan oleh Muhammad Usman, Pemerintah Kabupaten Bandung menyampaikan apresiasi atas langkah pemanfaatan Gedung BAZNAS Center secara lebih optimal.

Menurutnya, pemanfaatan gedung tersebut dapat menjadi salah satu bentuk terobosan yang memberikan dampak positif terhadap penguatan kesejahteraan masyarakat.

“Kerja sama antara BAZNAS dengan Mawmie merupakan terobosan yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Muhammad Usman saat membacakan sambutan Bupati Bandung.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan Gedung BAZNAS Center diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Karena hasil dari Gedung BAZNAS Center nantinya juga akan dipergunakan buat santunan dan pemberdayaan ekonomi warga Kabupaten Bandung,” lanjutnya.

Dengan diresmikannya Mawmie Soreang di Gedung BAZNAS Center, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap pemanfaatan aset lembaga dapat terus dioptimalkan guna mendukung keberlanjutan program sosial, santunan, serta pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

27/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Perkuat Sinergi Bersama PWI, Paparkan Program dan Peningkatan Pengumpulan ZIS

SOREANG, 19 MARET 2026Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama dengan insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Baznas Center Soreang pada Rabu, 18 Maret 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bandung dan media dalam mendukung optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus menyampaikan perkembangan program serta capaian kinerja lembaga.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, memaparkan bahwa BAZNAS memiliki tiga fungsi utama, yaitu menghimpun, mendistribusikan, serta menyusun laporan keuangan secara transparan dan akuntabel.

Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan ZIS di BAZNAS berlandaskan prinsip 3A, yaitu aman secara syariah, aman regulasi, serta aman dalam koridor Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dari sisi pendistribusian, dana ZIS disalurkan melalui lima bidang utama, yakni pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, sosial kemasyarakatan, serta kebencanaan. Salah satu fokus utama saat ini adalah penguatan program pemberdayaan ekonomi sebagai upaya mendorong kemandirian mustahik.

BAZNAS Kabupaten Bandung telah mengembangkan berbagai program produktif, di antaranya Z-Chicken, Z-Coffee, dan Z-Cosmetic yang menyasar pelaku usaha kecil serta kaum ibu. Program-program tersebut dirancang agar bantuan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi berkelanjutan.

Selain itu, BAZNAS juga menghadirkan skema Mustahik Investor, yaitu model pemberdayaan melalui kerja sama dengan pelaku usaha. Dalam skema ini, bantuan diberikan kepada mustahik dan dikelola bersama mitra usaha sehingga memiliki potensi untuk berkembang lebih optimal.

Dari sisi penghimpunan, BAZNAS Kabupaten Bandung mencatat tren peningkatan yang signifikan dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2023, penghimpunan ZIS berada di kisaran Rp8 miliar, meningkat menjadi Rp12,5 miliar pada 2024, dan kembali naik menjadi Rp17,5 miliar pada tahun 2025.

Peningkatan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan ZIS melalui BAZNAS. Dengan capaian tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung terus berupaya memperluas dampak program, tidak hanya dalam aspek sosial, tetapi juga dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

 

Kegiatan silaturahmi dan buka bersama ini turut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung serta perwakilan PWI Kabupaten Bandung, sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan dan memperkuat peran media dalam mendukung dakwah zakat di Kabupaten Bandung.***

19/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Tutup Program Dai Pelosok di Kertasari

SELASA, 17 MARET 2026 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung resmi menutup program Dai Pelosok Ramadan 1447 H yang dilaksanakan di Desa Tarumajaya, Kec. Kertasari pada Selasa, 17 Maret 2026. Kegiatan penutupan dipusatkan di Masjid Sabilul Huda dan dihadiri berbagai unsur terkait.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung diwakili oleh Adjat Abdullah dan Asrofil Anam. Turut hadir Kepala Desa Tarumajaya sebagai perwakilan pemerintah desa, menandai sinergi antara BAZNAS dan pemerintah setempat dalam mendukung program keagamaan di masyarakat.

Program Dai Pelosok merupakan salah satu program unggulan Ramadan BAZNAS Kabupaten Bandung yang bertujuan meningkatkan literasi Al-Qur’an, khususnya dalam upaya mengentaskan buta huruf Al-Qur’an di wilayah pelosok. Pada tahun 2026, program ini dilaksanakan di dua titik, yakni Desa Tarumajaya di Kecamatan Kertasari dan Desa Lamajang di Kecamatan Pangalengan.

Dalam kesempatan tersebut, Adjat Abdullah menjelaskan bahwa program Dai Pelosok merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan dai ke wilayah yang membutuhkan pembinaan keagamaan, khususnya dalam pengajaran Al-Qur’an.

“Dai pelosok adalah dai yang dikirim ke daerah pelosok melalui BAZNAS Kabupaten Bandung, tujuan utamanya memberantas buta huruf Al Quran,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dari ratusan desa yang ada di Kabupaten Bandung, hanya dua desa yang terpilih menjadi lokasi pelaksanaan program pada tahun ini, dengan pelaksanaan kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih 25 hari.

“Dari 270 desa, yang terpilih dua desa, Lamajang dan Tarumajaya. Alhamdulillah kegiatannya selama 25 hari lancar,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan penutupan juga diisi dengan santunan bagi anak yatim berupa 20 paket sembako. Kegiatan tersebut menjadi penutup dari seluruh rangkaian program Dai Pelosok yang telah berjalan selama bulan Ramadan.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap dapat terus memperluas jangkauan dakwah zakat serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di wilayah pelosok.***

17/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Terima Penyaluran ZIS dan Fidyah dari Asisten Pemerintahan Kabupaten Bandung

SOREANG, 16 MARET 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menerima penyaluran zakat, infak, sedekah (ZIS), serta fidyah dari jajaran Asisten Pemerintahan Kabupaten Bandung pada Senin, 16 Maret 2026.

Penyerahan tersebut dilakukan oleh para asisten di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari komitmen aparatur pemerintah dalam menunaikan kewajiban zakat serta memperkuat gerakan zakat di daerah.

Dalam kegiatan tersebut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bandung, Erwin, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Usman, serta Asisten Administrasi Umum, Hairun. Penyerahan ZIS dan fidyah tersebut diterima langsung oleh jajaran BAZNAS Kabupaten Bandung.

Untuk diketahui, sebelumnya Bupati Bandung H. M. Dadang Supriatna beserta jajaran juga telah menunaikan zakatnya ke BAZNAS pada momen Nuzulul Quran lalu.

Penyaluran ZIS dan fidyah dari unsur pemerintahan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam mengoptimalkan penghimpunan dana umat.

Dana yang dihimpun melalui BAZNAS selanjutnya akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial di Kabupaten Bandung.

 

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan fidyah dapat semakin terorganisir serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.***

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Bandung Gebyar Pendistribusian Zakat Infak dan Sedekah
BAZNAS Kabupaten Bandung Gebyar Pendistribusian Zakat Infak dan Sedekah
Telah dilaksanakan Gebyar Pendistribusian Zakat, Infak dan Sedekah di BAZNAS Kabupaten Bandung. Pada Kamis, 19 Oktober 2023 di Aula Kantor BAZNAS Kabupaten Bandung yang dihadiri oleh Wakil Ketua II Bidang Penditribusian dan Pendayagunaan H. Abdul Rouf,S.Pd.I , serta perwakilan tamu undangan ASN Kabupaten Bandung yang dihadiri oleh Dinas Kesehatan . Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi para mustahik yang menerimanya jangan dilihat besar kecilnya, serta semoga mustahik yang sekarang dapat menjadi muzakki di kemudian hari, Ujar H. Abdul Rouf. Sumber dana berasal dari Zakat, Infak dan Sedekah ASN dan Para Aghnia Kabupaten Bandung , kami haturkan terimakasih kepada muzakki yang telah berzakat kepada BAZNAS Kabupaten Bandung. Pendistribusian ini menghadirkan 231 mustahik mengenai bantuan kesehatan, bantuan pendidikan, bantuan Peringatan Hari Besar Islam, dan Bantuan pembangunan Masjid/Madrasah. Semoga juga dana yang terkumpul di BAZNAS Kabupaten Bandung lebih meningkat agar pendistribusian pun lebih meningkat untuk menebar kebaikan kepada para mustahik yang membutuhkannya.
BERITA19/10/2023 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Ikut Rapat Kerja dengan Komisi D DPRD Kabupaten Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Ikut Rapat Kerja dengan Komisi D DPRD Kabupaten Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung mengikuti rapat kerja dengan Komisi D DPRD Kabupaten Bandung untuk perencanaan hibah dari APBD Kabupaten Bandung tahun 2024.Rapat kerja dipimpin Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Ustaz Fahmi, dihadiri wakil ketua, sekretaris dan para anggota Komisi D DPRD Kabupaten Bandung.Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tontowi mengatakan, pihaknya mengusulkan anggaran hibah untuk tahun 2024."Selama ini anggaran hibah dari Pemkab Bandung sangat minim yakni Rp100 juta per tahun ditambah tiap UPZ kecamatan masing-masing Rp5 juta," katanya.Diharapkan anggaran hibah untuk tahun 2024 bisa menjadi Rp1 miliar sehingga penghimpunan dan pendistribusiannya zakat, infak dan sedekah lebih efektif.
BERITA17/10/2023 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Kabupaten Bandung Jadi Tuan Rumah Rakorwil BAZNAS Se Jawa Barat
Kabupaten Bandung Jadi Tuan Rumah Rakorwil BAZNAS Se Jawa Barat
Telah diselengarakan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se Jawa Barat bertempat di Hotel Sutan Raja Soreang yang diadakan pada Hari Rabu Tanggal 3 Oktober 2023 yang diinisiasi oleh BAZNAS Provinsi Jawa Barat. Diketahui Rakorwil diikuti para pimpinan BAZNAS di wilayah I yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, Ustadz H. Jamjam Erawan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan kepada Kabupaten Bandung sebagai tuan rumah Rakorwil Bandung Raya. "BAZNAS Kabupaten Bandung merupakan kepengurusan baru yang dilantik pada pertengahan Agustus lalu Kami mohon maaf kalau masih banyak kekurangan," ujarnya. Sementara Wakil Ketua I BAZNAS Java=bar, Rachmat Ari Kusumanto mengatakan ini kali pertama Rakorwil diadakan diantara BAZNAS di Indonesia. "Ini merupakan hasil dari perkumpulan ketua BAZNAS se Jawa Barat yang dibentuk di Bogor,"katanya.
BERITA03/10/2023 | Humas BAZNAS
Bupati Bandung Buka Liga Santri di HSN 2023, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Ikut Hadir
Bupati Bandung Buka Liga Santri di HSN 2023, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Ikut Hadir
Dalam acara pembukaan liga santri tersebut, hadir Bupati Bandung Dadang Supriatna sekaligus memberikan sambutan. Disambuatanta, Kang DS memotivasi para santri khususnya yang ada di Kabupaten Bandung. "Setelah melalui beberapa kompetisi kemarin, Kabupaten Bandung Menjadi juara Nasional. Itu awalnya Liga Santri,"katanya. "Artinya santri-santri juga sama punya kemampuandan kelebihan," tuturnya. Kang DS juga berharap dengan adanya liga santri ini bisa mempererat silaturahmi terutama antar pesantren. "Saya yakin dari sekian ribu santri di Kabupaten Bandung pasti ada atlet-atlet yang punya bakat dan jadi atlet nasional," ujarnya. Kang DS juga berharap santriwan-santriwati ini dapat menjadi generasi bangsa yang berkarakter dan berakhlakul kharimah sehingga disiapkan menjadi pemimpin di masa depan. Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandug ikut hadir dalam acara ini. Acara ditutup dengan doa dari Ketua BAZNAS Kab. Bandung H. Yusuf Ali Tantowi.
BERITA02/10/2023 | Humas BAZNAS
BAZNAS Kab. Bandung Ikut Serta Memberikan Bantuan Alat Bantu Gerak Kaki Palsu di Pusdai Jabar
BAZNAS Kab. Bandung Ikut Serta Memberikan Bantuan Alat Bantu Gerak Kaki Palsu di Pusdai Jabar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandungikut menghadiri kegiatan sosial pemasangan kaki palsu pada Senin, 25 Septembe 2023. Kegiatan pemberdayaan disabilitas ini bertempat di Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat. Diketahui bantuan kaki pulsa ini diterima oleh sekitar 20 orang disabilitas. H. Abdul Rouf, S.Pd.I selaku Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Bandung berkata ini merupakan langkah positif untuk umat. "Ini merupakan hal yan sangat positif dan harus kita perhatikan," katanya Tidak lupa dirinya mengajak khususnya kepada para Aghniya untuk berbagi dengan bentuk zakat, infak dan sedekah di BAZNAS. "Kami terus mengetuk hati anda semua untuk terus berbagi melalui BAZNAS," ucapnya. "Insya Allah kami akan selalu bekerja dengan maksimal demi kemaslahatan umat," tuturnya.
BERITA18/09/2023 | Humas BAZNAS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bandung.

Lihat Daftar Rekening →