Berita Terbaru
RAKERDA DPD BKPRMI Kabupaten Bandung Dirangkai Santunan bagi 20 Anak Yatim dan Duafa di Desa Indragiri
RANCABALI, 29 JUNI 2026 – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BKPRMI Kabupaten Bandung menggelar Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) yang dirangkaikan dengan penyaluran santunan kepada 20 anak yatim dan duafa di Desa Indragiri.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk menyusun arah program organisasi sekaligus memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran santunan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat serta menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.
Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, menyampaikan bahwa RAKERDA menjadi wadah dalam merumuskan berbagai program strategis organisasi agar dapat berjalan lebih terarah dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia juga menegaskan pentingnya membangun sinergi dengan berbagai pihak demi keberhasilan pelaksanaan program-program BKPRMI ke depan.
"Raker ini dilaksanakan dengan berbagai program. Insya Allah sinergitas antara berbagai pihak dengan pemerintah daerah dan sebagainya," ujar H. Abdul Rouf.
Melalui RAKERDA ini, DPD BKPRMI Kabupaten Bandung berharap dapat memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan sehingga program pembinaan generasi muda Islam serta kegiatan sosial kemasyarakatan dapat terlaksana secara optimal dan berkelanjutan.***
BERITA30/06/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
Dihadiri Ali Syakieb, BAZNAS Kabupaten Bandung Serahkan Kunci RLHB di Cangkuang
CANGKUANG, 24 JUNI 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung melaksanakan peresmian sekaligus serah terima kunci program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) bagi Teh Lisna yang berlokasi di Kampung Jatisari, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung.
Kegiatan tersebut diresmikan langsung oleh Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, serta dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, Drs. H. Jamjam Erawan, M.A.P., Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, M.Pd., dan para pihak terkait lainnya.
Program RLHB ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Bandung dengan Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bandung dalam menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan.
Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bandung dengan Pemerintah Kabupaten Bandung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menyebutkan bahwa rumah penerima manfaat yaitu Teh Lisna merupakan rumah kelima yang telah direhabilitasi melalui program RLHB BAZNAS Kabupaten Bandung.
“Ini merupakan rumah kelima yang sudah kami rehab. Kami berharap program ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para muzaki yang telah menyisihkan sebagian hartanya melalui BAZNAS Kabupaten Bandung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS. Amanah ini menjadi ikhtiar bersama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dan menghadirkan harapan baru bagi penerima manfaat,” pungkasnya.***
BERITA24/06/2026 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Sambut 1 Muharram 1448 H, BAZNAS Kabupaten Bandung dan Pemkab Bandung Gelar Malam Tasyakur, Doa Bersama, serta Santunan Yatim dan Dhuafa
SOREANG, 15 Juni 2026 – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, BAZNAS Kabupaten Bandung bersama Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar rangkaian kegiatan Malam Tasyakur dan Doa Bersama yang berlangsung di Dome Balerame, Soreang, pada Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Bandung, Wakil Bupati Bandung, jajaran Pemerintah Kabupaten Bandung, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat umum yang turut memeriahkan pergantian tahun baru Hijriah.
Acara diawali dengan Malam Tasyakur sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas berbagai nikmat dan capaian yang telah diraih. Suasana khidmat semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti doa bersama untuk memohon keberkahan, keselamatan, serta kemajuan bagi Kabupaten Bandung. Momentum pergantian tahun Hijriah ini juga menjadi ajang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bandung bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, menyerahkan santunan secara langsung kepada 60 anak yatim dan dhuafa. Bantuan yang diberikan merupakan wujud nyata kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bandung dan BAZNAS Kabupaten Bandung dalam menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya pada momentum Tahun Baru Islam.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, menyampaikan bahwa santunan yang diberikan merupakan amanah dari para muzaki yang dihimpun melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi penyemangat bagi para penerima manfaat untuk terus menatap masa depan dengan optimisme.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung dan Pemerintah Kabupaten Bandung berharap semangat hijrah dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan kepedulian sosial, penguatan ukhuwah, serta semangat berbagi kepada sesama. Dengan kebersamaan dan gotong royong, diharapkan keberkahan Tahun Baru Hijriah dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Bandung.***
BERITA17/06/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Laporkan Pengelolaan ZIS Mei 2026
SOREANG, 8 Juni 2026 — BAZNAS Kabupaten Bandung menyampaikan laporan pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, dan kurban dalam kegiatan Siraman Rohani ASN se-Kabupaten Bandung yang digelar di Gedung Moh. Toha, Soreang, pada Senin 8 Juni 2026.
Laporan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, di hadapan para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.
Dalam laporannya, H. Jamjam Erawan mengungkapkan bahwa penghimpunan dana yang dikelola BAZNAS Kabupaten Bandung selama bulan Mei 2026 menunjukkan capaian yang positif.
"Alhamdulillah untuk bulan Mei, BAZNAS menghimpun dana kurang lebih 3 miliar lebih. Kita menghimpun dari infak dan sedekah, lalu zakat dan kurban 2 miliar lebih," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa penghimpunan kurban berasal dari berbagai unsur, baik ASN maupun masyarakat Kabupaten Bandung yang mempercayakan pelaksanaan ibadah kurbannya melalui BAZNAS Kabupaten Bandung.
"Kurban dibagi dua, ada dari seluruh ASN dan warga masyarakat Kabupaten Bandung," katanya.
Pada kesempatan tersebut, H. Jamjam Erawan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzaki dan munfik yang telah berkontribusi melalui BAZNAS Kabupaten Bandung.
"Kami menyampaikan ucapan terima kasih, ini semua merupakan rangkaian ibadah maliyah. Maka berbahagialah karena janji Rasul akan dimudahkan orang-orang yang membahagiakan dan memudahkan urusan orang lain," tuturnya.
Sementara itu, Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna yang mengikuti kegiatan secara virtual menyampaikan bahwa siraman rohani merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memberikan penguatan spiritual kepada para ASN.
Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia tidak hanya diukur dari kinerja dan kompetensi, tetapi juga harus diimbangi dengan penguatan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.
"Kita hadir bukan sebagai pejabat yang dibanggakan, justru sebaliknya. Kita sebagai pelayan masyarakat yang harus memberikan pelayanan terbaik," ujar Bupati Bandung.
Kegiatan siraman rohani yang rutin dilaksanakan ini diharapkan dapat menjadi sarana refleksi bagi ASN untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bandung dan BAZNAS Kabupaten Bandung dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi umat.***
BERITA08/06/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Kurban Berkah 2026 Bersama ASN dan Masyarakat
SOREANG, 28 Mei 2026 — BAZNAS Kabupaten Bandung melaksanakan kegiatan Kurban Berkah BAZNAS yang bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bandung pada Kamis 28 Mei 2026. Salah satu hewan kurban yang disembelih pada kegiatan tersebut merupakan sapi titipan dari Inspektorat Kabupaten Bandung.
Program Kurban Berkah BAZNAS tahun ini menunjukkan peningkatan yang signifikan, baik dari jumlah penghimpunan maupun partisipasi masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.
Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan menyampaikan rasa syukur atas meningkatnya antusiasme masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban melalui BAZNAS.
“Alhamdulillah untuk kurban dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Inspektorat ada kenaikan, bahkan tahun ini kita mengalami kenaikan dari masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa dukungan ASN melalui berbagai dinas di Kabupaten Bandung memberikan dampak yang sangat positif terhadap penghimpunan kurban tahun ini.
“ASN melalui dinas-dinas, kami mengalami respon yang luar biasa. Ini semua merupakan kesadaran dari warga masyarakat, tentu kami mengucapkan terima kasih,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf mengungkapkan bahwa penghimpunan kurban tahun ini telah mencapai angka yang membanggakan.
“Untuk domba datanya masih diverifikasi, namun jumlah penghimpunan di angka 1M lebih. Ini merupakan prestasi yang kita banggakan dan dipertahankan,” ungkapnya.
Menurutnya, meningkatnya kepercayaan masyarakat menjadi amanah besar yang harus dijaga oleh BAZNAS Kabupaten Bandung.
“Meningkatnya kepercayaan dari masyarakat merupakan tantangan bagi kami untuk menjaga amanah, terima kasih juga kepada Inspektorat karena selalu support program-program dari BAZNAS Kab Bandung,” katanya.
Untuk diketahui, total hewan dalam Program Kurban Berkah BAZNAS di Kabupaten Bandung mencapai sekitar 45 ekor, dengan 44 ekor di antaranya merupakan titipan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.***
BERITA28/05/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
Melalui Idul Adha, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Tekankan Nilai Kepedulian Umat
CIMAUNG, 27 MEI 2026 — Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, KH. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., mengajak masyarakat menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana memperkuat ketahanan keluarga sekaligus meningkatkan kepedulian sosial. Pesan tersebut disampaikan saat beliau menyampaikan khutbah Idul Adha 1447 H di Masjid Al-Mumtadz, Kecamatan Cimaung.
Dalam khutbahnya, KH. Yusuf menegaskan bahwa keluarga Nabi Ibrahim AS merupakan teladan keluarga ideal yang mampu menghadapi berbagai ujian kehidupan karena dibangun di atas pondasi keimanan, keikhlasan, dan ketaatan kepada Allah SWT. Menurutnya, keluarga Nabi Ibrahim berhasil menjadi pemenang sejarah, sementara peradaban besar seperti kaum ‘Ad, Tsamud, dan Fir‘aun justru hancur akibat kesombongan dan jauhnya mereka dari nilai-nilai ketuhanan.
Beliau juga menjelaskan bahwa ibadah qurban tidak hanya dimaknai sebagai penyembelihan hewan semata, tetapi juga menjadi simbol penyembelihan sifat egois, rakus, dan sikap tidak peduli terhadap sesama. Karena itu, semangat qurban harus diwujudkan melalui kepedulian nyata kepada fakir miskin, anak yatim, dan masyarakat yang membutuhkan.
Pesan tersebut sejalan dengan komitmen BAZNAS Kabupaten Bandung dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan qurban sebagai instrumen pemberdayaan umat. Melalui berbagai program sosial dan ekonomi, BAZNAS terus hadir untuk memperkuat solidaritas sosial, membantu masyarakat rentan, serta mendorong terwujudnya kesejahteraan yang lebih merata.
“Qurban mengajarkan bahwa yang kuat harus membantu yang lemah, yang mampu harus memperhatikan yang membutuhkan, dan yang diberi kelapangan rezeki harus menghadirkan manfaat bagi sesama,” ujar KH. Yusuf Ali Tantowi.
Momentum Idul Adha ini diharapkan menjadi pengingat bahwa keberkahan hidup tidak hanya diukur dari banyaknya harta maupun kekuasaan, melainkan dari sejauh mana seseorang mampu berbagi, peduli, dan menghadirkan manfaat bagi orang lain.
BAZNAS Kabupaten Bandung pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menguatkan semangat berbagi melalui zakat, infak, sedekah, dan qurban demi terwujudnya Kabupaten Bandung yang lebih peduli, berdaya, dan berkah.***
BERITA27/05/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
Kemensos Melalui Sentra Abiyoso Gelar Khitanan Massal di Kabupaten Bandung, Sasar 104 Anak Prasejahtera
SOREANG, 13 MEI 2026 – Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Abiyoso Cimahi menggelar aksi sosial khitanan massal dan cek kesehatan bagi warga Kabupaten Bandung. Acara yang merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor ini diselenggarakan di Gedung Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) Dinas Sosial Kabupaten Bandung pada Rabu (13/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh sejumlah pimpinan daerah dan instansi terkait, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu, Kepala Sentra Abiyoso Cimahi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung, Wakil Ketua (Waka) 2 Baznas Kabupaten Bandung H. Abdul Rouf, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung.
Sebanyak 104 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Bandung terdaftar sebagai peserta khitanan massal. Selain khitanan, panitia juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis yang diikuti oleh 9 orang warga sekitar.
Kepala Sentra Abiyoso menegaskan bahwa program ini merupakan implementasi dari program ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial) untuk membantu keluarga prasejahtera dalam memenuhi hak kesehatan anak. Sinergi ini semakin kuat dengan hadirnya Baznas Kabupaten Bandung yang turut memberikan kontribusi nyata.
Waka 2 Baznas Kabupaten Bandung menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan ini dengan menyalurkan santunan tunai kepada seluruh peserta khitanan. Dukungan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pasca-khitan bagi keluarga peserta.
Ketua DPRD Kabupaten Bandung yang hadir memantau jalannya acara memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi antara pemerintah pusat melalui Kemensos, pemerintah daerah, dan lembaga zakat. Menurutnya, penggunaan fasilitas SLRT Dinsos sebagai lokasi acara sangat tepat untuk menjangkau masyarakat yang memang membutuhkan pelayanan cepat dan tepat sasaran.
Acara berlangsung khidmat dan lancar, dengan para peserta mendapatkan paket bantuan nutrisi serta pakaian ibadah dari Sentra Abiyoso sebagai pelengkap kebahagiaan mereka di hari tersebut.***
BERITA13/05/2026 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Dorong Optimalisasi ZIS Sektor Pariwisata di Rancabali
RANCABALI, 13 MEI 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bersama para pelaku usaha pariwisata di wilayah Kecamatan Rancabali pada Rabu 13 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan serta dihadiri langsung oleh Camat Rancabali Panpan Rispan, perwakilan dari Disparekraf, unsur Forkopimcam, dan Ketua UPZ Kecamatan Rancabali.
Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini mengundang sekitar 32 pemilik usaha pariwisata yang berada di wilayah Rancabali.
Dalam sambutannya Camat Rancabali, Panpan Rispan menyampaikan bahwa kehadiran dan manfaat BAZNAS Kabupaten Bandung telah dirasakan langsung oleh masyarakat di wilayahnya.
“BAZNAS sudah terasa oleh warga Rancabali. Tempo hari ada musibah 12 orang karena gas meledak, saya koordinasi dengan Kasi Sosbud,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa BAZNAS juga turut membantu masyarakat yang mengalami kendala dalam akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang belum memiliki BPJS.
“Bagi mereka yang tak punya BPJS bisa ter-cover oleh BAZNAS. Alhamdulillah tiga orang bisa dibantu,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia berharap dampak dan manfaat program BAZNAS dapat terus diperluas, termasuk dalam mendukung sektor pariwisata di Rancabali.
“Ke depannya semoga dampak BAZNAS bisa terasa lebih banyak, terutama di bidang pariwisata,” katanya.
Menurutnya, pengelolaan zakat yang terorganisir melalui BAZNAS menjadi langkah penting agar penyalurannya berjalan tertib dan sesuai aturan.
“Ini semua diwadahi oleh BAZNAS supaya lebih tertib lagi penyaluran hasil zakatnya. Kalau tidak ada regulasi, masuknya ke pungutan liar,” tegasnya.
Ia pun berharap para pengelola wisata dapat menindaklanjuti hasil kegiatan tersebut dan mulai membangun kolaborasi bersama BAZNAS Kabupaten Bandung.
“Saya harapkan pihak pengelola melaporkan kegiatan ini dan ditunggu responnya seperti apa. Dari kita, oleh kita dan untuk kita,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, menekankan bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya memiliki nilai sosial, tetapi juga nilai spiritual yang membawa keberkahan.
“Ada nilai spiritual dari zakat, infak, sedekah, maka akan melahirkan keberkahan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pengelolaan ZIS menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menjaga kebermanfaatan harta sekaligus membantu masyarakat.
“Untuk menyelamatkan harta, warga dan negara. Ada upaya dan ikhtiar untuk membangun keberkahan ini,” jelasnya.
Menurutnya, sektor usaha wisata juga akan memperoleh dampak positif apabila nilai-nilai keberkahan diterapkan dalam aktivitas usaha.
“Usaha wisata akan semakin berkah. Keberkahan itu membawa manfaat bagi banyak orang,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan bahwa masyarakat tetap dapat berinfak meskipun belum mencapai nisab zakat.
“Kalau tidak mencapai nisab, maka berinfak sesuai keinginan. Asal ada kemauan dan kesungguhan, Allah akan membantu dan menolong kita,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap kesadaran para pelaku usaha wisata terhadap pentingnya zakat, infak, dan sedekah semakin meningkat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kabupaten Bandung.***
BERITA13/05/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Audiensi dengan RSUD Otista, Dorong Optimalisasi ZIS untuk Manfaat Umat
SOREANG, 5 MEI 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung melaksanakan audiensi dengan RSUD Otista dalam rangka mendorong optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta peningkatan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan audiensi tersebut berlangsung pada Selasa 5 Mei 2026 dan dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, yang diterima langsung oleh Direktur Utama RSUD Otista, dr. Hj. Yuli Irnawaty Mosjasari.
Dalam kesempatan tersebut, H. Jamjam Erawan menyampaikan bahwa potensi penghimpunan ZIS di lingkungan RSUD, khususnya dari tenaga medis seperti dokter spesialis, masih belum optimal.
“Zakat, infak, sedekah, terutama dari dokter-dokter spesialis masih belum maksimal,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa optimalisasi penghimpunan ZIS di lingkungan RSUD tidak hanya berdampak pada peningkatan dana yang terhimpun, tetapi juga akan kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk dalam mendukung kebutuhan layanan kesehatan.
“Nantinya, ZIS ini juga akan kembali lagi dipakai untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peningkatan penghimpunan secara terukur agar manfaat yang diberikan dapat dirasakan lebih luas.
“Saya butuh angka, untuk memberi manfaat bagi banyak orang,” tegasnya.
Dalam audiensi tersebut juga disampaikan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama dalam program pendistribusian BAZNAS Kabupaten Bandung, yang diwujudkan melalui program Bandung Sehat.
Diketahui program Bandung Sehat selama ini berperan dalam membantu masyarakat, khususnya dalam penanganan tunggakan BPJS Kesehatan, serta berbagai kebutuhan kesehatan lainnya.
Selain Bandung Sehat, BAZNAS Kabupaten Bandung juga memiliki program unggulan lain, yaitu Bandung Cerdas, Bandung Berdaya Saing, Bandung Peduli, dan Bandung Religius, yang menyasar berbagai aspek kehidupan masyarakat.
Melalui audiensi ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bandung dan RSUD Otista dapat semakin diperkuat, sehingga potensi ZIS dapat dioptimalkan dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.***
BERITA05/05/2026 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Siraman Rohani Pemkab Bandung Mei 2026 Digelar, Bupati Tekankan Peningkatan Keimanan dan Pelayanan
SOREANG, 4 MEI 2026 — Pemerintah Kabupaten Bandung kembali menggelar kegiatan siraman rohani bulan Mei 2026 yang berlangsung pada Senin 4 Mei 2026 di Gedung Moh. Toha, Soreang.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna, serta diikuti oleh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.
Dalam sambutannya, Bupati Bandung menyampaikan bahwa kegiatan siraman rohani rutin dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual pegawai, sekaligus untuk meminimalisir berbagai persoalan dalam pelaksanaan tugas.
“BKPSDM selalu melakukan kegiatan siraman rohani, dalam rangka upaya memberikan perhatian dan meminimalisir persoalan-persoalan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan spiritual, terlebih menjelang datangnya bulan Zulhijah.
“Sehat bukan secara fisik saja, tetapi keimanan kita adanya peningkatan. Sebentar lagi kita memasuki Zulhijah,” tuturnya.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh ASN untuk kembali pada nilai-nilai dasar dalam menjalankan tugas, serta menghindari sikap ambisius yang dapat mengarah pada tindakan yang tidak benar.
“Mari kita kembali kepada jati diri kita masing-masing. Jangan terlalu ambisi, menghalalkan segala cara. Mari kita tingkatkan pelayanan, keimanan dan ketakwaan untuk bekal akhirat,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, turut disampaikan laporan pengelolaan BAZNAS Kabupaten Bandung bulan April oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan
Ia mengungkapkan bahwa pada bulan April 2026, penghimpunan dan pendistribusian mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya.
“Alhamdulillah pada bulan April kita mengalami peningkatan. Untuk pendistribusian ada bantuan-bantuan kepada pendidikan, termasuk di dalamnya BPJS kesehatan,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BAZNAS Kabupaten Bandung.
“Sebagai bentuk pertanggungjawaban, perlu kami sampaikan juga penerimaan dari bapak dan ibu. Kami ucapkan terima kasih banyak atas kepercayaan, amanah dan titipannya,” tambahnya.
Kegiatan siraman rohani ini diharapkan dapat terus memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung, sekaligus meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.***
BERITA04/05/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pelatihan dan Pengukuhan Relawan BTB di Gunung Puntang
CIMAUNG, 1 MEI 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan pelatihan dan pengukuhan Relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang bertempat di Bumi Perkemahan Gunung Puntang, Kabupaten Bandung.
Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, mulai Jumat 1 Mei 2026 hingga Sabtu, sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan dan kapasitas relawan dalam menghadapi situasi kebencanaan di wilayah Kabupaten Bandung.
Pembukaan kegiatan secara simbolis dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, serta Wakil Ketua II BAZNAS Jawa Barat, Zaki Hilmi.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur terkait, di antaranya Kepala LAB BAZNAS Jawa Barat, Komandan BTB Jawa Barat, Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Bandung, Ketua Bagian Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Bandung, Komandan BTB Kabupaten Bandung, serta Ketua UPZ Kecamatan Cimaung.
Sebanyak 30 peserta tercatat mengikuti kegiatan ini berdasarkan daftar hadir, dengan tambahan 10 peserta lainnya yang menyusul sehingga total keseluruhan mencapai 40 orang relawan yang akan mengikuti rangkaian pelatihan dan pengukuhan.
Para peserta merupakan relawan terpilih yang sebelumnya telah melalui proses seleksi, mulai dari tahap administratif hingga wawancara, yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bandung.
Kegiatan pelatihan ini dirancang untuk membekali para relawan dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan bencana, sekaligus memperkuat koordinasi dan kesiapan tim di lapangan.
Selain itu, pengukuhan relawan menjadi momentum penting dalam menegaskan komitmen para peserta untuk terlibat aktif dalam kegiatan kemanusiaan, khususnya dalam penanganan bencana yang membutuhkan respon cepat, terkoordinasi, dan profesional.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap kehadiran Relawan BTB dapat semakin optimal dalam membantu masyarakat terdampak bencana, serta menjadi garda terdepan dalam misi kemanusiaan di wilayah Kabupaten Bandung.***
BERITA01/05/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Ajak UPZ OPD, BUMD, dan Kecamatan Lebih Optimal
SOREANG, 27 APRIL 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan sosialisasi dan pembinaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) bagi unsur OPD, BUMD, dan kecamatan pada Senin 27 April 2026.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, didampingi Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan, H. Jamjam Erawan, serta Ketua Bagian Penghimpunan, Asrofil Anam.
Sosialisasi dan pembinaan ini bertujuan untuk memperkuat peran UPZ sebagai ujung tombak dalam penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan pemerintahan dan lembaga.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, menyampaikan harapan agar peningkatan zakat fitrah pada tahun ini dapat diikuti dengan peningkatan zakat maal.
“Mudah-mudahan dengan meningkatnya zakat fitrah di tahun ini, zakat maal ikut meningkat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa menunaikan zakat, infak, dan sedekah merupakan bagian dari ujian keimanan sekaligus jalan untuk meraih keberkahan.
“Dengan menunaikan zakat, infak, sedekah, akan terus bertambah. Di sini kita diuji keimanan,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat di Kabupaten Bandung.
“Kita bersinergi dengan pemerintah, Insya Allah akan terbuka pintu keberkahan di Kabupaten Bandung,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, mengajak seluruh UPZ untuk mensyukuri amanah yang diberikan serta menjalankan peran secara optimal.
“Kita bersyukur ditakdirkan Allah di posisi sebagai Unit Pengumpul Zakat,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, sekaligus mengingatkan agar amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Saya ucapkan terima kasih banyak atas partisipasi bapak ibu semua. Jangan sampai ketika diberikan amanah, UPZ tidak bergerak,” tegasnya.
Menurutnya, UPZ memiliki peran strategis sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari BAZNAS dalam menghimpun dan menyalurkan zakat.
“UPZ adalah kepanjangan tangan BAZNAS. Tak terpisahkan satu sama lain,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya konsistensi dalam menunaikan zakat dari penghasilan, khususnya dari pendapatan rutin setiap bulan.
“Saya ingatkan untuk harta yang dikeluarkan yaitu pendapatan setiap bulan (gaji pokok). Insya Allah akan membawa keberkahan,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh UPZ di lingkungan OPD, BUMD, dan kecamatan dapat semakin optimal dalam menjalankan tugasnya, sehingga penghimpunan zakat di Kabupaten Bandung terus meningkat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA27/04/2026 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Bimbing dan Berikan Bantuan kepada Mualaf
SOREANG, 27 APRIL 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung memfasilitasi prosesi masuk Islam yang dilaksanakan pada Senin 27 April 2026 di Kantor BAZNAS Kabupaten Bandung.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung memfasilitasi proses pengucapan syahadat atas nama Robertus Radol Situmorang, yang sebelumnya beragama Katholik dan kini memeluk agama Islam.
Proses pembimbingan dilakukan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, yang turut memberikan arahan serta penguatan kepada mualaf agar dapat menjalankan ajaran Islam dengan baik.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Bandung dalam memberikan pendampingan kepada para mualaf, tidak hanya dalam proses awal memeluk Islam, tetapi juga dalam pembinaan berkelanjutan agar dapat beradaptasi secara spiritual dan sosial.
Selain pembinaan, BAZNAS Kabupaten Bandung juga memberikan bantuan sebagai bentuk dukungan awal kepada mualaf, guna membantu memenuhi kebutuhan dasar serta memperkuat langkah awal dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim.
Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap para mualaf dapat merasakan kehadiran dan kepedulian umat, serta memperoleh bimbingan yang memadai dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata peran zakat, infak, dan sedekah dalam memperkuat aspek dakwah serta pemberdayaan umat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan pendampingan dalam perjalanan keimanan.***
BERITA27/04/2026 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Perkuat Peran Sosial Lewat Khitanan Massal RSUD Bedas Pacira
PASIRJAMBU, 16 APRIL 2026 — Kegiatan khitanan massal digelar di RSUD Bedas Pacira pada Kamis 16 April 2026 sebagai bentuk rasa syukur dalam menjalankan syariat Islam sekaligus upaya meningkatkan kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385, yang diisi dengan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Bandung turut ambil bagian dalam kegiatan ini yang diwakili oleh Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan, H. Jamjam Erawan.
Dalam kesempatan tersebut, H. Jamjam Erawan menyampaikan bahwa BAZNAS Kabupaten Bandung siap terus mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk dalam bidang kesehatan.
“Support yang kami berikan baru sebagian. Mudah-mudahan dalam kegiatan yang akan datang jangan segan untuk berkomunikasi dengan BAZNAS,” ujarnya.
Ia juga memberikan doa dan semangat kepada para peserta khitanan serta orang tua yang mendampingi.
“Selamat kepada bapak-ibu yang anaknya di khitan, semoga setelah dikhitan tetap sehat dan bisa beraktivitas kembali,” tuturnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak di wilayah Pacira yang telah berkontribusi dalam penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah.
“Terima kasih kepada jajaran yang ada di Pacira, dana-dana yang dihimpun bisa kembali lagi ke sini,” tambahnya.
Kegiatan khitanan massal ini tidak hanya menjadi bentuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dalam membantu sesama.
Melalui kegiatan ini, diharapkan manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat terus dirasakan secara luas oleh masyarakat, serta memperkuat peran BAZNAS Kabupaten Bandung dalam mendukung program-program kemanusiaan dan kesejahteraan umat.***
BERITA16/04/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
Penghimpunan ZIS Kemenag Meningkat, BAZNAS Kabupaten Bandung Dorong Pembentukan UPZ Sekolah
BALEENDAH, 14 APRIL 2026 — Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kementerian Agama Kabupaten Bandung menggelar rapat koordinasi di Aula BPPI Baleendah, Selasa 14 April 2026.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung, H. Ramlan Rustandi, serta diikuti para pengawas dan guru PAI se-Kabupaten Bandung.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung turut hadir untuk melakukan sosialisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diwakili oleh Ketua Bagian Penghimpunan, Asrofil Anam.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bandung, H. Ramlan Rustandi, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antara Kementerian Agama dan BAZNAS dalam mendukung pengelolaan zakat yang optimal.
“Mudah-mudahan semakin sinergi, semakin kuat kerja sama Kemenag dengan BAZNAS Kabupaten Bandung,” ujarnya.
Ia juga menyebut bahwa kegiatan rapat koordinasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pengawas dan guru PAI di lapangan.
“Ini adalah momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara Pokjawas dan guru-guru PAI,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengakui bahwa berbagai kegiatan yang berjalan selama ini tidak terlepas dari peran BAZNAS Kabupaten Bandung dalam mendukung program keagamaan dan sosial.
“Semua kegiatan ini tidak terlepas dari BAZNAS. Saya berharap ini harus terus ditingkatkan dan dipelihara menjadi maksimal,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Bagian Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung, Asrofil Anam, dalam sosialisasinya menegaskan bahwa potensi zakat, infak, dan sedekah akan semakin besar apabila dikelola secara terstruktur dan terorganisir.
“Ketika zakat, infak, sedekah terorganisir dengan baik, kekuatannya luar biasa,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa setelah terbentuknya Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bandung, penghimpunan mengalami peningkatan signifikan.
“Setelah UPZ Kemenag terbentuk, lebih terorganisir dan satu bulan penghimpunannya bisa mencapai Rp300 juta,” jelasnya.
Menurutnya, BAZNAS Kabupaten Bandung memiliki peran penting dalam memastikan pengelolaan zakat berjalan sesuai regulasi serta tepat sasaran dalam pendistribusiannya.
“BAZNAS Kabupaten Bandung berfungsi melindungi secara regulasi, dampaknya Alhamdulillah kita salurkan kepada mustahik yang layak dibantu,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kementerian Agama, khususnya Pokjawas, atas kontribusi dalam peningkatan penghimpunan ZIS.
“Terima kasih sebanyak-banyaknya, di lingkungan Kemenag terutama Pokjawas sudah pesat secara penghimpunannya,” katanya.
Namun demikian, ia mendorong agar potensi tersebut terus dikembangkan melalui pembentukan UPZ di tingkat satuan pendidikan.
“Namun harus kita kembangkan lagi, dengan membentuk UPZ sekolah masing-masing. Tujuannya menghimpun dana dari lingkungan sekolah,” pungkasnya.***
BERITA14/04/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Soreang
SOREANG, 14 MARET 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Tanggap Bencana Kabupaten Bandung bergerak cepat merespons kejadian kebakaran rumah yang terjadi di Desa Pamekaran, Kecamatan Soreang, pada Selasa 14 April 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.
Peristiwa tersebut menimpa rumah milik Ali Topan yang berlokasi di Kampung Babakan RT 04 RW 14, dengan estimasi kerugian mencapai kurang lebih Rp50 juta.
Berdasarkan laporan di lapangan, tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi dalam kejadian tersebut. Namun, satu unit rumah mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Sebagai bentuk respons cepat, tim BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Bandung segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, di antaranya pemerintah setempat, BPBD Kabupaten Bandung, serta Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung.
Selain itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga menyalurkan bantuan awal kepada korban berupa kasur dan lemari guna membantu memenuhi kebutuhan dasar pascakejadian.
Saat ini, kondisi di lokasi kejadian masih dalam tahap pembersihan puing-puing sisa kebakaran oleh warga bersama aparat setempat.
BAZNAS Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap kondisi darurat yang dialami masyarakat, serta memastikan bantuan dapat tersalurkan secara cepat dan tepat kepada warga yang membutuhkan.
Melalui peran BAZNAS Tanggap Bencana, diharapkan masyarakat yang terdampak musibah dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa.***
BERITA14/04/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Bantu 150 Peserta Didik Terdampak Banjir di Margahayu
MARGAHAYU, 10 April 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung menyalurkan bantuan kepada 150 penerima manfaat khususnya peserta didik terdampak banjir di Kecamatan Margahayu, pada Jumat 10 April 2026. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk respon cepat terhadap bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di kecamatan tersebut.
Dalam kesempatan itu BAZNAS Tanggap Bencana Kab Bandung turun ke lokasi dan ikut hadir secara langsung Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian, H. Abdul Rouf.
Diketahui, terdapat empat desa yang terdampak dalam peristiwa banjir ini. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan belajar para peserta didik, mengalami gangguan akibat genangan air dan kerusakan fasilitas.
Melalui program tanggap bencana, BAZNAS Kabupaten Bandung hadir memberikan dukungan kepada para peserta didik agar tetap dapat melanjutkan aktivitas belajar di tengah kondisi yang terdampak. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban keluarga serta membantu pemulihan pascabencana.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada para penerima manfaat di wilayah terdampak. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan bantuan diterima tepat sasaran sekaligus melihat secara langsung kondisi masyarakat di lapangan.
BAZNAS Kabupaten Bandung menegaskan bahwa kehadirannya dalam situasi kebencanaan merupakan bagian dari komitmen untuk memberikan layanan yang responsif dan solutif bagi masyarakat. Tidak hanya dalam kondisi normal, tetapi juga saat masyarakat menghadapi situasi darurat.
Selain memberikan bantuan, BAZNAS juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak terkait dalam upaya penanganan dampak bencana. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.
Melalui aksi ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap dapat memberikan semangat dan dukungan bagi para peserta didik agar tetap optimis dalam melanjutkan pendidikan. Ke depan, BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap kondisi, membawa manfaat serta menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat yang membutuhkan.***
BERITA10/04/2026 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Kepala Kemenag dan Pimpinan BAZNAS Hadiri Gebyar Pendistribusian April 2026, Digelar di Gedung BAZNAS Centre Soreang
SOREANG, 9 APRIL 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan Gebyar Pendistribusian April 2026 di Gedung BAZNAS Centre, Kamis 9 April 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, serta turut dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bandung, H. Ramlan Rustandi, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, Wakil Ketua III, H. Dudi Abdul Hadi dan Wakil Ketua IV H. Sarnapi.
Gebyar pendistribusian ini menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Bandung dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang membutuhkan secara amanah, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, pendistribusian manfaat disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program unggulan BAZNAS Kabupaten Bandung yang menyasar sektor sosial, pendidikan, kemanusiaan, kesehatan, keagamaan, hingga pemberdayaan ekonomi.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk memastikan dana umat yang telah dititipkan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Ia menegaskan bahwa zakat bukan hanya menjadi instrumen ibadah, tetapi juga solusi nyata dalam membantu meningkatkan kesejahteraan umat, khususnya bagi masyarakat yang berada dalam kondisi rentan dan membutuhkan dukungan.
Sementara itu, kehadiran unsur pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung dan Kementerian Agama Kabupaten Bandung dalam kegiatan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antar lembaga dalam memperkuat pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak.
Melalui kegiatan Gebyar Pendistribusian April 2026 ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat dapat terus tumbuh, sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan kesejahteraan umat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung terus berkomitmen untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta menjaga kepercayaan para muzaki melalui penyaluran yang tepat, akuntabel, dan penuh keberkahan.***
BERITA09/04/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
Dukung Guru Kurang Mampu Lanjut S2, BAZNAS Kabupaten Bandung Jalin Kerja Sama dengan UPI
SOREANG, 9 APRIL 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menjalin kerja sama dengan Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang digelar pada Kamis 9 April 2026 di Kantor BAZNAS Kabupaten Bandung, Soreang.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui pembiayaan pendidikan jenjang S2 bagi guru-guru yang kurang mampu di Kabupaten Bandung.
MoU tersebut mencakup kerja sama dalam bidang penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sebagai bentuk sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan lembaga pengelola zakat dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Kerja sama ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan pengembangan dan inovasi dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan olahraga, sejalan dengan semangat peningkatan kapasitas dan kualitas pendidikan di Kabupaten Bandung.
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berupaya menghadirkan akses pendidikan lanjutan yang lebih terbuka bagi para guru yang memiliki keterbatasan ekonomi, namun tetap memiliki semangat untuk terus berkembang dan meningkatkan kompetensinya.
Program pembiayaan pendidikan ini diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia, mengingat peran guru sangat penting dalam mencetak generasi masa depan yang unggul dan berdaya saing.
Selain mendukung aspek akademik, kerja sama ini juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima program, tetapi juga dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan sosial dan pendidikan secara berkelanjutan.
Dengan adanya MoU ini, BAZNAS Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah secara produktif dan berdampak, khususnya dalam sektor pendidikan sebagai salah satu pilar penting pembangunan umat.
Sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bandung dan Sekolah Pascasarjana UPI ini diharapkan dapat menjadi awal dari berbagai kolaborasi strategis lainnya yang mampu memperkuat peran zakat dalam mendukung kemajuan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.***
BERITA09/04/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
Laporan Bulanan BAZNAS Kab. Bandung: Penghimpunan Maret 2026 Tembus Rp1,5 Miliar
SOREANG, 6 APRIL 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung resmi merilis laporan bulanan penghimpunan dan pendistribusian dana ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) periode Maret 2026. Acara ini berlangsung khidmat di Gedung Moh Toha, Soreang, pada Senin (6/4/2026).
Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, dan dihadiri oleh Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna.
Capaian Penghimpunan Meningkat
Dalam laporannya, H. Jamjam Erawan menyampaikan kabar positif terkait tren kesadaran berzakat di Kabupaten Bandung. Ia mencatat adanya kenaikan angka penghimpunan dibandingkan bulan sebelumnya.
"Alhamdulillah ada peningkatan dibanding Bulan Februari. Total penghimpunan di angka 1,5 Miliar lebih," ungkap Jamjam.
Terkait penyaluran, Jamjam menjelaskan bahwa dana tersebut telah didistribusikan melalui lima program unggulan BAZNAS yang menyentuh berbagai aspek kebutuhan masyarakat. "Pendistribusian untuk beberapa program yaitu Kab Bandung Cerdas, Peduli, Berdaya saing, Religius dan Sehat," tambahnya.
Sinergi untuk Indeks Kesehatan dan Rutilahu
Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada para Muzaki (pembayar zakat), khususnya di lingkungan pemerintahan.
"Terima kasih yang telah menunaikan zakat profesi, baik OPD, camat dan lainnya. Semoga diberikan pahala dan dilipatgandakan rezekinya," ujar Bupati yang akrab disapa Kang DS tersebut.
Menariknya, Kang DS juga menyoroti kaitan antara kesejahteraan sosial dengan kualitas hidup masyarakat. Ia memaparkan bahwa saat ini Angka Harapan Hidup Sehat di Kabupaten Bandung telah menyentuh 75,70 tahun. Untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian tersebut, ia mendorong BAZNAS untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah, terutama dalam program perbaikan rumah.
"Saya mendorong BAZNAS untuk sama-sama bersinergi dengan Pemda Kab Bandung terutama dalam hal Rutilahu (Rumah Layak Huni), karena ini juga mempengaruhi nilai harapan hidup di Kabupaten Bandung," tegasnya.
Acara rutin bulanan ini diharapkan dapat terus menjaga transparansi publik sekaligus memotivasi masyarakat dan ASN di lingkungan Pemkab Bandung untuk terus menyalurkan zakatnya melalui lembaga resmi.***
BERITA06/04/2026 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bandung.
Lihat Daftar Rekening →