WhatsApp Icon
Senam Syar'i di  RW 04 Mulyasari Diwarnai Santunan Anak Yatim Piatu dari BAZNAS Kabupaten Bandung

KABUPATEN BANDUNG - Senam Sehat Mulyasari (SSM) berkesempatan untuk menggelar acara spesial senam bertajuk "Senam Syar'i sambil Berbagi" di lapangan RT 05 RW 04 Mulyasari desa Gandasari, Sabtu (26/9/2026).

Dalam senam tersebut dua istruktur dihadirkan untuk menyemangati para pesenam tersebut.  Bahkan selain pesenan yang hadir, para pengurus RT dan RW dan Karang taruna  setempat pun hadir menyaksikan penyerahan santunan bagi anak Yatim/piatu dari BAZNAS Kabupaten Bandung. 

Ketua Umum BAZNAS Kabupaten Bandung KH Yusuf Ali Tantowi yang diwakili pengurusnya, H.Sarnapi mengatakan pemberian santunan itu merupakan kepedulian dari BAZNAS Kabupaten Bandung. 

"Alhamdulillah hari ini BAZNAS kabupaten Bandung hadir di tengah - tengah   masyarakat RW 04 Mulyasari untuk mendukung kegiatan senam Syar'i. Bahkan anak Yatim dan Piatu dihadirkan untuk menerima manfaat dari BAZNAS. Karenanya saya mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara senam dan pengurus RW, yang telah mengundang BAZNAS untuk berbagi dengan yatim," terang H Sarnapi. 

Sementara Ketua RW 04 Mulyasari Dadang Ongky, juga mengucapkan hal sama kepada pengurus BAZNAS kabupaten Bandung. 

"Kamibsangat bersyukur bahwa senam kali ini diwarnai dengan pengarahan santunan oleh BAZNAS kabupaten Bandung. Sehingga pada senam ini tidak hanya berolahraga, tetapi juga ada sisi sosialnya yakni menyantuni puluhan  anak Yatim dan piatu warga RW 04 Mulyasari desa Gandasari," tandas Ongky 

Senam Syar'i adalah seolah kegiatan senam yang merupakan kolaborasi antara penyelenggara senam sehat Mulyasari dengan BAZNAS. Senam ini agak berbeda dengan senam lainnya, karena dalam senam Syar'i ada hal- hal khusus dalam pelaksanannya. Misalnya pakaian pesenam tidak terlalu ketat dan gerakan para pesenam yang dipandu instrukturnya pun lebih kepada gerakan gerakan senam islami. 

Hal itu ditegaskan Apih Igun penyelanggara senam sehat Mulyasari kepada wartawan, Senin (28/9/2026).

"Kegiatan senam ini memang lebih menjunjung tinggi nilai nilai keislamannya. pakaian yang syar'i serta gerakan senam yang islami menjadi syarat utama senam Syar'i ini," pungkasnya.***

30/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Wakil Bupati dan BAZNAS Kabupaten Bandung Dukung Penyandang Thalasemia

KABUPATEN BANDUNG — Pemerintah Kabupaten Bandung bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menunjukkan kepedulian terhadap penyandang thalasemia yang tergabung dalam Relawan Donor Darah Thalasemia Indonesia (REDTI) Kabupaten Bandung.

Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Bandung, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung H. Abdul Rouf serta perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap anak-anak penyandang thalasemia yang membutuhkan dukungan dalam menjalani pengobatan dan aktivitas sehari-hari. Perhatian tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga kondisi sosial dan ekonomi yang turut dirasakan oleh keluarga.

Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf menyampaikan dukungan kepada para penyandang thalasemia beserta keluarganya. Ia menilai diperlukan kepedulian dan sinergi berbagai pihak untuk membantu meringankan tantangan yang dihadapi mereka.

Menurutnya, persoalan thalasemia tidak hanya berkaitan dengan layanan kesehatan, tetapi juga memiliki dimensi sosial dan kemanusiaan. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, organisasi masyarakat, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi penting agar perhatian terhadap penyandang thalasemia dapat terus diperkuat.

Sementara itu, REDTI Kabupaten Bandung berharap penyandang thalasemia dapat memperoleh perhatian yang berkelanjutan dan menjadi bagian dari program Pemerintah Kabupaten Bandung. Hal tersebut berkaitan dengan kebutuhan pengobatan dan transfusi darah yang harus dijalani secara rutin dalam jangka panjang.

Perhatian juga diharapkan tidak berhenti pada aspek kesehatan. Kondisi keluarga penyandang thalasemia turut menjadi perhatian karena proses pengobatan yang rutin dapat menimbulkan kebutuhan tambahan, seperti transportasi, pendampingan, kebutuhan sehari-hari, hingga dampak terhadap aktivitas dan kondisi ekonomi keluarga.

"Harapan kami, adik-adik penyandang thalasemia tidak hanya mendapatkan perhatian ketika ada kegiatan atau momentum tertentu, tetapi benar-benar menjadi bagian dari perhatian dan program pemerintah secara berkelanjutan. Kami juga berharap kondisi sosial dan ekonomi keluarganya ikut diperhatikan," ungkap perwakilan REDTI Kabupaten Bandung.

Kehadiran Dinkes dan Dinsos Kabupaten Bandung dalam kegiatan tersebut turut membuka ruang koordinasi lintas sektor. Sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, REDTI, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat dukungan sesuai dengan kebutuhan penyandang thalasemia dan keluarganya.

Bagi penyandang thalasemia, dukungan yang diberikan bukan hanya berkaitan dengan pengobatan, tetapi juga kesempatan untuk tetap tumbuh, belajar, beraktivitas, dan menjalani kehidupan secara optimal. Karena itu, kepedulian berbagai pihak diharapkan dapat terus terjaga dan diwujudkan melalui dukungan yang berkelanjutan.

Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung dan BAZNAS Kabupaten Bandung diharapkan dapat terus mengambil bagian dalam upaya memberikan perhatian kepada penyandang thalasemia, sekaligus mendorong hadirnya dukungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka, baik dalam aspek kesehatan maupun sosial.***

30/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Bantu Warga Pulihkan Kualitas Air Sumur Masjid Al-Barokah

MAJALAYA, 22 SEPTEMBER 2026 — BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Bandung bersama warga melakukan kegiatan well cleaning atau pengurasan sumur di Masjid Al-Barokah, Kampung Kondang RT 04 RW 10, Desa Majalaya, Kecamatan Majalaya, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mengembalikan kualitas air sumur yang selama ini dimanfaatkan warga dan jamaah Masjid Al-Barokah, khususnya untuk kebutuhan berwudu.

Pengurasan sumur dilakukan untuk membersihkan sedimentasi yang menumpuk sekaligus membuka kembali mata air yang tertutup. Dengan dilakukannya pembersihan, diharapkan kualitas dan ketersediaan air dari sumur tersebut dapat kembali optimal sehingga bisa digunakan oleh masyarakat.

Sumur di Masjid Al-Barokah memiliki manfaat bagi warga sekitar maupun jamaah yang datang untuk melaksanakan ibadah. Karena itu, pemulihan kualitas air menjadi kebutuhan penting agar fasilitas tersebut dapat kembali dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Kegiatan well cleaning ini menjadi salah satu bentuk respons BTB BAZNAS Kabupaten Bandung dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan yang berkaitan dengan kebutuhan dasar. Selain penanganan kebencanaan, upaya menjaga akses terhadap air bersih juga menjadi bagian dari kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di lingkungan sekitar.

BAZNAS Kabupaten Bandung melalui BTB terus berupaya hadir bersama masyarakat dalam berbagai kondisi, termasuk membantu pemulihan fasilitas yang memiliki manfaat bagi kepentingan umum.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sumur Masjid Al-Barokah dapat kembali menghasilkan air yang layak digunakan sehingga kebutuhan warga dan jamaah, terutama untuk berwudu, dapat terpenuhi.***

23/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Hadiri Wakaf Al-Qur'an Bersama Lembaga Kemanusiaan Turki

KABUPATEN BANDUNG — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung, Dr. KH. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., menghadiri kegiatan Wakaf Al-Qur'an bersama International Networking for Humanitarian (INH) dan pihak dari Turki di Aula Pondok Pesantren Al-Basyariyah 2, Kabupaten Bandung, Minggu (20/9/2026).

Kegiatan yang diikuti para santri, pengasuh pesantren, serta perwakilan lembaga kemanusiaan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam membumikan Al-Qur'an sekaligus memperluas manfaat kegiatan filantropi Islam bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung menyampaikan apresiasi atas kepedulian lembaga kemanusiaan dari Turki dalam mendukung pendidikan Al-Qur'an di Indonesia, khususnya melalui program wakaf dan pendistribusian mushaf kepada para santri.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki semangat yang sejalan dengan berbagai program BAZNAS Kabupaten Bandung dalam meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan masyarakat, terutama upaya pengentasan buta huruf Al-Qur'an.

"BAZNAS Kabupaten Bandung memiliki komitmen untuk terus memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan Al-Qur'an. Melalui program Dai Pelosok, bantuan bisyaroh bagi ustadz dan ustadzah, peningkatan kapasitas atau upgrading para pengajar Al-Qur'an, serta program Sedekah Al-Qur'an, kami ingin memastikan bahwa masyarakat, termasuk yang berada di wilayah pelosok, memiliki kesempatan untuk belajar, membaca, dan memahami Al-Qur'an," ungkap KH. Yusuf Ali Tantowi.

Ia menegaskan bahwa pengentasan buta huruf Al-Qur'an tidak cukup hanya dengan menyediakan mushaf. Diperlukan pula kehadiran para pendidik yang kompeten, dukungan terhadap kesejahteraan guru ngaji, serta keberlanjutan proses pembelajaran.

Karena itu, BAZNAS Kabupaten Bandung terus mendorong penguatan program pendidikan keagamaan yang mengintegrasikan penyediaan sarana belajar dengan pemberdayaan para pengajar Al-Qur'an.

Membuka Peluang Kolaborasi dengan Lembaga Kemanusiaan Turki

Kehadiran perwakilan lembaga kemanusiaan dari Turki dalam kegiatan tersebut juga membuka harapan baru bagi BAZNAS Kabupaten Bandung untuk membangun kerja sama yang lebih luas.

KH. Yusuf Ali Tantowi berharap pertemuan ini dapat menjadi langkah awal untuk menjajaki kolaborasi, khususnya dalam program Sedekah Al-Qur'an yang diarahkan untuk membantu masyarakat yang masih mengalami keterbatasan akses terhadap pendidikan Al-Qur'an.

"Kami berharap ke depan BAZNAS Kabupaten Bandung dapat menjalin kerja sama dengan lembaga kemanusiaan dari Turki dalam program Sedekah Al-Qur'an. Kolaborasi ini diharapkan bukan hanya menghadirkan mushaf bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan bersama untuk mengentaskan buta huruf Al-Qur'an di Kabupaten Bandung," tuturnya.

Salah satu materi yang diperkenalkan dalam kegiatan ini adalah Mushaf Al-Qur'an Tawafuq, yang menampilkan keserasian tata letak lafaz-lafaz tertentu dalam mushaf. Tradisi penulisan ini dikaitkan dengan Badiuzzaman Said Nursi, ulama asal Turki, dan dikembangkan melalui penulisan mushaf oleh muridnya, Ahmad Husrev Efendi. 

Kehadiran mushaf tersebut menambah khazanah pengenalan Al-Qur'an dan memperlihatkan eratnya hubungan antara tradisi keilmuan Islam, pendidikan, dan gerakan kemanusiaan lintas negara.

Ajak Masyarakat Berzakat, Berinfak, dan Bersedekah melalui BAZNAS

Lebih lanjut, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Menurutnya, dukungan masyarakat melalui ZIS sangat penting untuk memperluas jangkauan program pemberdayaan umat, termasuk membantu para guru ngaji dan menghadirkan pendidikan Al-Qur'an bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan melalui BAZNAS Kabupaten Bandung merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat. Mari kita jadikan harta yang Allah titipkan sebagai jalan untuk menguatkan pendidikan Al-Qur'an, memuliakan para guru ngaji, dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan," ajaknya.

Ia juga mengingatkan bahwa semangat berbagi merupakan wujud nyata kecintaan seorang Muslim terhadap Al-Qur'an.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 261, infak di jalan Allah diumpamakan seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, dan pada setiap tangkai terdapat seratus biji.

"Insya Allah, ketika kita bersama-sama menguatkan gerakan ZIS, manfaatnya akan semakin luas. Kita ingin Kabupaten Bandung menjadi daerah yang masyarakatnya tidak hanya gemar membaca Al-Qur'an, tetapi juga mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya.

Melalui momentum wakaf Al-Qur'an bersama lembaga kemanusiaan dari Turki ini, BAZNAS Kabupaten Bandung optimistis dapat terus memperkuat jejaring kolaborasi, memperluas gerakan Sedekah Al-Qur'an, dan berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Bandung yang semakin Qur'ani.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. Bersama, kita hadirkan Al-Qur'an hingga ke pelosok dan wujudkan generasi yang melek Al-Qur'an.***

20/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
Hadiri PORSADIN VIII, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Ajak Santri Membiasakan Ibadah Maaliyah

KABUPATEN BANDUNG – Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Dr. KH. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., menghadiri pembukaan resmi Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VIII Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2026, Sabtu (19/9/2026), di Gedung Ormas Islam Kabupaten Bandung.

PORSADIN VIII diselenggarakan oleh DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Bandung sebagai sarana pengembangan potensi, kreativitas, sportivitas, serta pembentukan karakter santri madrasah diniyah.

Kegiatan tersebut diketuai Dr. H. Furqon Arifin, M.M.Pd., didampingi Sekretaris H. Hidayat, M.Pd., serta mendapat dukungan Ketua DPC FKDT Kabupaten Bandung Dr. H. Daud Nurdin, M.H.

Rangkaian pembukaan meliputi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Madrasah Diniyah Takmiliyah, laporan kegiatan, sambutan, serta pembukaan resmi.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung menyampaikan apresiasi kepada DPC FKDT, para guru diniyah, panitia, orang tua, dan seluruh pihak yang konsisten membina pendidikan keagamaan generasi muda.

“PORSADIN bukan sekadar kompetisi olahraga dan seni. Kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter untuk melahirkan santri yang sehat, disiplin, percaya diri, kreatif, sportif, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam,” ujar Yusuf Ali Tantowi.

Menurutnya, pendidikan diniyah memiliki posisi penting dalam membentuk generasi yang saleh secara pribadi sekaligus saleh secara sosial. Karena itu, para santri perlu dibimbing agar memiliki keseimbangan antara ibadah badaniyah dan ibadah maaliyah.

“Ibadah badaniyah dilaksanakan dengan anggota badan, seperti salat, puasa, mengaji, belajar, dan membantu orang tua. Sementara ibadah maaliyah diwujudkan melalui harta, seperti zakat, infak, dan sedekah. Keduanya harus ditanamkan agar kesalehan santri tumbuh secara paripurna,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yusuf mengutip atsar yang dinisbatkan kepada sahabat Abdullah bin Mas‘ud r.a.:

?????????? ????????? ?????????? ?????????? ??????????? ?????? ???? ??????? ????? ??????? ????

“Kalian diperintahkan mendirikan salat dan menunaikan zakat. Barang siapa tidak menunaikan zakat, maka tidak sempurna salatnya.”

Atsar tersebut, lanjutnya, menunjukkan eratnya hubungan antara salat dan zakat. Salat membangun hubungan seorang hamba dengan Allah Swt., sedangkan zakat menghadirkan kepedulian dan kemanfaatan bagi sesama.

“Orang yang rajin salat tetapi sengaja mengabaikan kewajiban zakat patut mengkhawatirkan kesempurnaan dan penerimaan ibadahnya. Jangan sampai kita tampak saleh ketika berada di masjid, tetapi tidak memiliki kepedulian terhadap tetangga, fakir miskin, anak yatim, dan masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” tegasnya.

Yusuf menjelaskan bahwa para santri memang belum seluruhnya berkewajiban menunaikan zakat mal. Namun, pemahaman dan kecintaan terhadap ibadah maaliyah perlu ditanamkan sejak dini melalui kebiasaan berinfak, bersedekah, berbagi makanan, dan membantu teman yang mengalami kesulitan.

“Berinfak tidak harus menunggu kaya. Anak-anak dapat belajar menyisihkan sebagian uang sakunya untuk berbagi. Nilainya mungkin kecil, tetapi kebiasaan tersebut akan menumbuhkan keikhlasan, empati, dan kepedulian yang besar,” tuturnya.

Pembiasaan tersebut diharapkan dapat melahirkan generasi muzaki masa depan, yaitu generasi yang tidak hanya sukses secara pendidikan dan ekonomi, tetapi juga memiliki kesadaran menunaikan zakat serta memberdayakan masyarakat.

BAZNAS Kabupaten Bandung terus mendorong penguatan literasi zakat, infak, dan sedekah di lingkungan keluarga, lembaga pendidikan, madrasah, serta masyarakat. Pendidikan zakat sejak dini menjadi bagian penting dalam membangun budaya berbagi dan semangat gotong royong.

“Dari madrasah diniyah harus lahir santri yang kuat imannya, luas ilmunya, mulia akhlaknya, tinggi prestasinya, dan besar kepeduliannya. Mereka bukan hanya menjadi ahli ibadah, tetapi juga calon muzaki dan penggerak kebaikan bagi umat,” kata Yusuf.

Ia berharap PORSADIN VIII dapat memperkuat silaturahmi antar-santri dan lembaga diniyah sekaligus melahirkan prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Bandung.

“Mari sempurnakan ibadah badaniyah dengan ibadah maaliyah. Salat mendekatkan kita kepada Allah, sedangkan zakat, infak, dan sedekah mendekatkan kita kepada sesama. Dari keseimbangan itulah akan lahir generasi santri yang paripurna dan membawa keberkahan bagi Kabupaten Bandung,” pungkasnya.***

19/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung

Berita Terbaru

Saatnya Bahagiakan Anak Yatim, BAZNAS Kabupaten Bandung Buka Donasi Lebaran
Saatnya Bahagiakan Anak Yatim, BAZNAS Kabupaten Bandung Buka Donasi Lebaran
Masyarakat Indonesia mengenal adanya lebaran yatim yang diadakan tiap tanggal 10 Muharram. Tahun ini bertepatan dengan Selasa 16 Juli 2024.Tanggal 10 Muharram kerap disebut sebagai hari santunan anak yatim dengan banyaknya masjid maupun perorangan yang memberikan santunan. Untuk itu, BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar program "SAY" atau Santunan Anak YatimBAZNAS Kabupaten Bandung mengajak kaum muslimin untuk jangan ragu untuk berbagi dengan sesama karena Allah SWT tidak akan pernah membiarkan hamba-Nya yang baik terjebak dalam kesusahan. Dengan memberikan infak sebesar Rp 200 ribu sudah bisa bergabung dalam program ini.Untuk penyaluran donasi Santunan Anak Yatim bisa mengakses website https://kabbandung.baznas.go.id/bayarzakat atau norek BSI 765 5555 572 a.n BAZNAS Kab Bandung.
BERITA04/07/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan kepada 181 Penerima Manfaat, Ini Perinciannya
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan kepada 181 Penerima Manfaat, Ini Perinciannya
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung kembali menyalurkan bantuan kepada 181 masyarakat atau penerima manfaat.Penyaluran bantuan pada Juni ini dilakukan di Aula BAZNAS Kabupaten Bandung, Kamis 27 Juni 2024.Acara dihadiri Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, dan Wakil Ketua Bidang SDM dan Administrasi Umum H. Sarnapi.Menurut Kabag Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Bandung, Ade Nurdiansyah, penyaluran bantuan ini merupakan amanah zakat, infak dan sedekah dari kaum Muslimin khususnya para ASN."Penerima manfaat tersebar di hampir semua kecamatan di Kabupaten Bandung yang sudah mengajukan bantuan kepada BAZNAS," katanya.Sedangan Abdul Rouf menyatakan, bantuan yang disalurkan berupa untuk bantuan kesehatan, pembayaran utang pasca dirawat di rumah sakit, dan pembayaran tunggakan BPJS Kesehatan."Selain itu, bantuan juga untuk biaya pendidikan, bantuan pembangunan fasilitas agama dan pendidikan, bantuan disabilitas, maupun bantuan kegiatan keagamaan," ujarnya.Abdul Rouf berpesan agar bantuan yang diberikan BAZNAS Kabupaten Bandung bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya sesuai dengan ajuan."Jangan sampai bantuan untuk pembayaran tunggakan iuran BPJS Kesehatan lalu dipakai untuk keperluan lain sehingga tunggakan tetap ada," ujarnya.Dia juga meminta agar para penerima manfaat ikut menyadarkan kaum Muslimin yang mampu agar sadar dalam menyisihkan rezekinya untuk zakat maupun infak."Karena di dalam penghasilan yang diterima ada hak orang lain yang kurang mampu. BAZNAS sebagai lembaga yang mengelola dana zakat, infak maupun sedekah untuk dimanfaatkan bagi masyarakat yang membutuhkan," katanya.
BERITA27/06/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
50 Pengusaha Mikro Kabupaten Bandung dapat Bantuan Modal dari BAZNAS Jabar dan BAZNAS Kab Bandung
50 Pengusaha Mikro Kabupaten Bandung dapat Bantuan Modal dari BAZNAS Jabar dan BAZNAS Kab Bandung
Sebanyak 50 pengusaha mikro di Kabupaten Bandung mendapatkan bantuan permodalan dari BAZNAS Jabar yang difasilitasi BAZNAS Kabupaten Bandung. Penyaluran itu dimulai dengan pendataan dan memasukkan identitas pengusaha mikro melalui link yang sudah ditentukan BAZNAS Jabar. "Karena pengusaha mikro banyak juga yang masih gaptek sehingga kami bantu dengan mendaftarkan persyaratannya ke BAZNAS Jabar," kata Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, Rabu 27 Juni 2024. Acara di Aula BAZNAS Kabupaten Bandung Jln. Terusan Alfathu Soreang juga dihadiri Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi dan Kabag Pendistribusian Ade Nurdiansyah. Lebih jauh Abdul Rouf menyatakan, bantuan permodalan yang diberikan sebesar Rp1 juta per orang. "Tidak ada namanya bunga atau bagi hasil melainkan para penerima nantinya disarankan mengeluarkan infak semampunya," katanya. Setelah persyaratan administrasi selesai, kata Rouf, maka BAZNAS Jabar akan langsung menyerahkan bantuan modal melalui rekening masing-masing penerima. "Tidak ada namanya potongan sebab bantuan langsung masuk ke rekening yang bersangkutan," ujarnya yang menambahkan penerima bantuan dari hampir semua kecamatan. Sebelumnya BAZNAS Kabupaten Bandung juga menerima bantuan usaha untuk 50 orang berupa bantuan warung atau zmart. Bantuan BAZNAS berupa zmart untuk membeli perlengkapan warung, barang jualan maupun branding warung tersebut. "Rencananya kami juga akan memberikan bantuan kepada para pedagang keliling karena mereka rentan terkena jerat bank emok maupun pinjol," katanya.
BERITA27/06/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kab Bandung adakan kurban berkah dari BAZNAS RI dan Kaum Muslimin
BAZNAS Kab Bandung adakan kurban berkah dari BAZNAS RI dan Kaum Muslimin
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kabupaten Bandung menggelar program kurban berkah BAZNAS sebanyak 80 ekor domba. Hewan kurban tersebut dari program BAZNAS RI yang menjalin kemitraan dengan BAZNAS Kabupaten Bandung sebanyak 75 ekor. "Sedangkan 5 ekor merupakan titipan dari kaum Muslimin kepada BAZNAS Kabupaten Bandung," kata Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tontowi, di kantor BAZNAS Kabupaten Bandung Jln. Raya Alfathu Soreang, Selasa 18 Juni 2024. Lebih jauh Yusuf mengatakan, program kurban BAZNAS RI disalurkan kepada BAZNAS Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia termasuk Kabupaten Bandung. "Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah menyalurkan hewan kurbannya kepada masyarakat Kabupaten Bandung," katanya. Semua hewan kurban terlebih dulu diteliti kesehatannya termasuk bobot dan tinggi badan domba tersebut. "Kriteria domba yang akan dikurbankan sangat ketat termasuk dalam penanganan dan pendistribusiannya," katanya didampingi para wakil ketua BAZNAS Kabupaten Bandung. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga menggelar kurban sapi dengan bekerja sama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bandung. "Dana kurban dari para pejabat dan para ASN Kabupaten Bandung dikelola BAZNAS lalu sapi didistribusikan kepada kecamatan-kecamatan, ormas Islam maupun organisasi profesi," katanya. Selain itu, ada juga ASN yang menitipkan hewan kurban kepada BAZNAS Kabupaten Bandung dan sudah didistribusikan kepada masyarakat. "Kami menawarkan beberapa paket harga sapi maupun domba yang bisa dipilih kaum Muslimin termasuk para ASN," katanya.***
BERITA20/06/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kab Bandung Hadiri Tabligh Akbar dan Wisuda Yayasan Madinatul Mukhtar
BAZNAS Kab Bandung Hadiri Tabligh Akbar dan Wisuda Yayasan Madinatul Mukhtar
Pada Ahad 9 Juni 2024, BAZNAS Kab Bandung menghadiri Undangan Acara Tabligh Akbar dan Wisuda Kenaikan kelas MDTA, RA, MI Yayasan Madinatul Mukhtar.Dalam acara tersebut BAZNAS hadir sekaligus memberikan Bantuan Paket sembako kepada warga yg kurang mampu,Adapun bantuan untuk Biaya kesehatan serta Bantuan modal usaha, diberikan secara simbolis oleh Sekretaris BAZNAS Kab. Bandung, H. Andris Fajar.Selain itu terdapat pula pemaparan dari Ade Nurdiansah selaku Kabag Pendistribusian dan Pendayagunaan.Dirinya menyampaikan terkait ajakan untuk Membayar Zakat, Infaq dan Shodakohnya ke BAZNAS kepada Jamaah yang hadir.
BERITA10/06/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Berikan Beasiswa kepada 15 Anak
BAZNAS Kabupaten Bandung Berikan Beasiswa kepada 15 Anak
Untuk membantu pembiayaan pendidikan anak-anak yatim piatu, BAZNAS Kabupaten Bandung menyalurkan bantuan berupa beasiswa.Bantuan itu diberikan Wakil Ketua 2 BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rauf, di sela-sela wisuda Badan Koordinasi (Badko) TKQ dan TPQ di Gedung Dewi Sartika.Acara pada Rabu, 5 Juni 2024, juga dihadiri staf ahli Pemkab Bandung H. Erick Djuriara Ekananta dan beberapa pejabat lainnya.Menurut Abdul Rauf, pemberian beasiswa ini merupakan kepedulian sosial kepada anak-anak yatim dan piatu sebesar Rp150 ribu per anak."Sedangkan dananya berasal dari pembayaran zakat, infak maupun sodokoh dari kaum Muslimin khususnya ASN Pemkab Bandung," ujarnya.Dia berharap agar anak-anak yang kurang beruntung ini bisa melanjutkan pendidikannya meski dari segi ekonomi kurang mampu."BAZNAS Kabupaten Bandung juga siap membantu kelangsungan pendidikan anak-anak yatim piatu ini," katanya.
BERITA05/06/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Silaturahmi dan Sosialisasi BAZNAS Kab. Bandung dengan Kodim 0624 Kab. Bandung
Silaturahmi dan Sosialisasi BAZNAS Kab. Bandung dengan Kodim 0624 Kab. Bandung
Kami bersyukur dengan pro aktif Baznas Kabupaten Bandung hadir di Kodim 0624 Kabupaten Bandung. Hal ini telah menyelamatkan rizki kami keluarga besar Kodim 0624 Kabupaten Bandung. Begitu Pernyatan Letkol Inf Tinton Amin Putra, SE, MM, Dandim 0624 Kabupaten Bandung pada acara Sosialisasi Optimalisasi ZIS oleh Baznas Kabupaten Bandung, Senin, 3 Juni 2024 di Aula Kodim Kabupaten Bandung. Saudara-saudara jangan merasa dipotong dengan kehadiran Baznas Kabupaten Bandung yang akan menghimpun dana dari penghasilan kita semua perbulan. Yang secara teknis akan disampaikan langsung oleh pimpinan Baznas Kabupaten Bandung.Ketua Baznas Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, Lc, M.A. meyakinkan bahwa penghimpunan dana ZIS itu untuk menyelamatkan harta dan jiwa agar lebih berkah yang lebih banyak memberikan manfaat bagi banyak orang, khususnya warga Kabupaten Bandung sehingga dengan demikian kita dapat menyelamatkan kehidupan. Karena itu, Baznas Kabupaten Bandung perlu ta'awanu alal birri wa taqwa, yakni berkolaborasi dengan semua elemen termasuk dengan Kodim 0624 Kabupaten Bandung untuk menghimpun sebanyak-banyaknya dana dengan menganut prinsip aman syar'i, aman regulasi dan aman NKRI.Di tempat yang sama Waka 1 Baznas Kabupaten Bandung, Drs. H.Jamjam Erawan, MAP menyampaikan bahwa potensi dana ZIS Kabupaten Bandung ada pada kisaran 190 miliar pertahun melalui 5 sumber utama; yaitu ASN dan Non ASN di Lingkungan Pemkab Bandung, Dana APBD Kabupaten, Pimpinan Vertikal di Kabupaten Bandung, pihak swasta dan agniya di wilayah Kabupaten Bandung, serta Dana Sosial Keagamaan lain.Karenanya kami hadir di Kodim ini salah satunya adalah menggali dari Pimpinan Vertikal yang ada di Kabupaten Bandung diawali dengan Sosialisasi, membentuk UPZ dan membangun komitmen untuk menyalurkan dana ZIS melalui Baznas Kabupaten Bandung. Hadir pada acara ini Sekbaz Baznas Kabupaten Bandung, H. Andris Fajar, MPd, juga jajaran pimpinan kodim 0624 Kabupaten Bandung.
BERITA03/06/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kab Bandung Gelar Pembinaan Amilin di Akhir Mei 2024
BAZNAS Kab Bandung Gelar Pembinaan Amilin di Akhir Mei 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung Kembali menggelar pembinaan untuk amil/staf di akhir Mei 2024.Pembinaan ini dilakukan pada Jumat, 31 Mei 2024 dan diketahui rutin digelar di setiap bulannya.Adapun dalam pembinaan kali ini diawali oleh pemaparan dari Ketua BAZNAS Kab. Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi.Dirinya menekankan sekaligus mengajak agar amil jangan malu untuk menunjukkan nama BAZNAS ke khalayak luas, dengan tujuan supaya nama Lembaga bisa dikenal dan bisa menambah nilai manfaat BAZNAS Kab. Bandung.Selain pemaparan langsung dari Ketua BAZNAS Kab. Bandung, ada juga penjelasan mengenai perbankan dan benefit yang ada oleh staf Bank Jabar Banten Syariah (BJBS).Serta penjelasan terkait penulisan berita di lapangan oleh Wakil Ketua IV, H. Sarnapi.
BERITA31/05/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Audiensi dan Silaturahmi BAZNAS Kab. Bandung dengan Pimpinan RSUD Otista Soreang
Audiensi dan Silaturahmi BAZNAS Kab. Bandung dengan Pimpinan RSUD Otista Soreang
Dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kab. Bandung H. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A. Waka I Drs. H. Jamjam Erawan, MAP. dan Sekretaris H. Andris Fajar, S.Ag., M.Pd.Untuk informasi, dalam audiensi ini diterima langsung oleh pimpinan RSUD Otista Soreang, Direktur Utama dan Pejabat Struktural. Pada kesempatan itu dr. H. Yani Sumpena Muchtar., S.H., MH.Kes selaku direktur utama RSUD Otista mengucapkan terima kasih atas kehadiran BAZNAS dalam mensosialisasikan zakat, infak sedekah bagi seluruh ASN/Non ASN di RSUD Otista.Sementara Ketua BAZNAS menyampaikan kewajiban zakat, infak sedekah untuk membersihkan hati dan menyucikan jiwa."Apalagi di rumah sakit itu untuk menyehatkan jiwa," kata H. Yusuf Ali Tantowi.Senada dengan hal tersebut, Waka I BAZNAS Kab. Bandung menyampaikan tentang potensi zakat sebesar Rp190 M yang baru terealisasi Rp9 M."Tidak boleh zakat disampaikan untuk membangun masjid. Karena tidak sesuai dengan 8 asnaf, kecuali dengan infak dan sedekah," kata Jamjam.
BERITA14/05/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Kolaborasi DMI dan BAZNAS Kabupaten Bandung
Kolaborasi DMI dan BAZNAS Kabupaten Bandung
Ketua Dewan Masjid Kabupaten Bandung, Gus Ali menyampaikan dalam sambutannya bahwa Pelatihan Juru Sembelih Halal ini merupakan pekerjaan bersama semua pihak, termasuk support dari Baznas Kabupaten Bandung dalam rangka mempersiapkan juru sembelih yang syar'i dalam menghadapi ibadah qurban yang akan datang. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Gus Ali di Gedung Ormas Kabupaten Bandung, Sabtu, 11 Mei 2024 dihadapan 180 orang peserta dari berbagai Masjid se Kabupaten Bandung. Pada saat yang sama, Wakil Ketua 1 BAZNAS Kabupaten, H. Jamjam Erawan menegaskan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bandung menyambut baik, bergembira dan berkomitmen untuk mensupport dengan program Pelatihan Juru Sembelih Halal yang diselenggarakan oleh Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Bandung ini. Dengan pelatihan ini diharapkan melahirkan juru sembelih yang syar'i agar daging qurban jelas kehalalannya. Mulai dari niat, alat sembelih dan pembagian dagingnya. Oleh karena itu dalam prakteknya pelatihan ini perlu kolaborasi semua steakholder yang saling melengkapi satu sama lainnya sesuai dengan kesanggupan dan kewenangannya. Ibadah qurban ini merupakan salah satu syariat Islam yang punya sejarah panjang sejak zaman Nabi Adam AS dengan putranya Habil dan Qabil yang juga dilanjutkan dengan kisah dramatis antara Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Yang akhirnya ditetapkan oleh Nabi akhir zaman, Muhammad saw sebagai bentuk ibadah, syiar dan kepedulian pada sesamanya dalam wujud penyembilhan hewan qurban. Baznas Kabupaten Bandung sendiri telah membuka program Qurban Berkah : menebar kepedulian di pelosok pedesaan Kabupaten Bandung. Semoga para juru sembelih halal yang sudah mengikuti pelatihan ini dapat bergerak dan bermanfaat pada saat penyembelihan qurban yang akan datang.
BERITA12/05/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Auditor Eksternal Mulai Periksa Laporan Keuangan BAZNAS Kabupaten Bandung agar Amanah
Auditor Eksternal Mulai Periksa Laporan Keuangan BAZNAS Kabupaten Bandung agar Amanah
Tim auditor eksternal dari kantor akuntan publik Heliantono dan Rekan mulai mengadakan pemeriksaan keuangan BAZNAS Kabupaten Bandung.Pemeriksaan diawali dengan entry meeting di aula BAZNAS Kabupaten Bandung, Selasa 7 Mei 2024 dihadiri tiga auditor.Hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tantowi, Waka 1 H. Jamjam Erawan, Waka 3 H. Dudi Abdul Hadi, Waka 4 H. Sarnapi dan Sekretaris H. Andris Fajar.Dalam sambutannya, Yusuf menyatakan, auditor eksternal ini sangat penting untuk menindaklanjuti proses sama tahun lalu."Alhamdulillah tahun lalu untuk audit tahun 2020 kami mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Semoga audit pada tahun ini bisa juga WTP," katanya.Yusuf mengakui tahun ini akan ada auditor eksternal secara maraton yakni untuk tahun buku 2021, tahun 2022, dan tahun 2023."Moga audit maraton ini bisa selesai sehingga tahun depan hanya setahun untuk tahun 2024," ujarnya.Dengan adanya auditor eksternal, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap agar laporan keuangan bisa dipertanggungjawabkan kepada Pemkab Bandung maupun para pembayar zakat, infak dan sedekah. "Moga kepercayaan kepada BAZNAS makin meningkat dengan adanya audit independen ini," ujarnya.
BERITA07/05/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Rapat Koordinasi dan Evaluasi UPZ Kecamatan, Ketua BAZNAS Kab. Bandung Beri Arahan
Rapat Koordinasi dan Evaluasi UPZ Kecamatan, Ketua BAZNAS Kab. Bandung Beri Arahan
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bandung menggelar rapat koordinasi dan evaluasi untuk unit pengelola zakat (UPZ) di wilayah Kab. Bandung.Untuk diketahui, rapat ini digelar di aula BAZNAS Kab. Bandung pada Selasa 7 Mei 2024.Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi dalam sambutannya menyampaikan peran Badan Amil Zakat Nasional secara umum, mencakup fungsi penghimpunan dan pendistribusian.Ia juga meminta agar peran UPZ bisa ditingkatkan kembali."Kami berharap peran UPZ di bawah bisa lebih maksimal lagi," katanya."Sehingga bisa meningkatkan perolehan dan membantu para mustahik," tuturnya.Selain itu, ketua juga menyampaikan rencana jadwal pengukuhan pengurus UPZ di tanggal 20 Mei 2024 mendatang. "Kita bangun sinergitasnya, untuk kumpul bersama-sama UPZ se Kab. Bandung," jelasnya.Selain itu ada juga pemaparan dari Wakil Ketua I BAZNAS Kab. Bandung, H. Jamjam Erawan.Dirinya menjelaskan lebih lanjut dan mengingatkan tugas serta fungsi UPZ."Banyak yang ingin jadi UPZ. Karena sudah terpilih, jangan disia-siakan," katanya."Bangun, bangkit. (nanti) Kalau sudah tidak jadi UPZ baru menyesal," sambungnya.Adapun dalam rapat ini dihadiri oleh 18 UPZ Kecamatan di wilayyah Kabupaten Bandung.
BERITA07/05/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Bupati dan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung Hadiri Siraman Rohani
Bupati dan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung Hadiri Siraman Rohani
Bupati Bandung HM Dadang Supriatna, Forkominda, dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta ribuan ASN mengikuti siraman rohani (siroh) yang digelar secara langsung di Gedung M. Toha maupun online.Acara dengan penceramah KH. Dudi Muttaqien juga dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi, Waka 1 Ustaz Jamjam Erawan, Waka 2 H. Abdul Rauf, Waka 4 H. Sarnapi dan Sekretaris BAZNAS H. Andris Fajar.Dalam kesempatan itu Ustaz Jamjam melaporkan perkembangan penerimaan maupun pendayagunaan zakat, infak dan sedekah (ZIS)."Alhamdulillah terjadi peningkatan penerimaan ZIS baik di lingkungan ASN maupun kaum Muslimin Kabupaten Bandung. Tentu penyaluran juga meningkat," ujarnya.BAZNAS Kabupaten Bandung mengucapkan terima kasih kepada para pembayar zakat dan mendoakan agar rezekinya menjadi berkah, suci dan bertambah."Jangan sampai kita mengonsumsi harta layaknya makan durian dengan kulitnya karena tidak dizakatkan atau diinfakkan," ujarnya dalam acara yang dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bandung, H. Sugianto.Sedangkan Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Inf. Tinton Amin Putra, SE, mengatakan, semua kalangan masyarakat harus meningkatkan gotong royong termasuk ronda dalam mencegah adanya kriminalitas. "Sebagai Dandim baru, saya membuka diri kepada masyarakat untuk ikut bersama menciptakan keamanan dan kenyamanan di Kabupaten Bandung," ujarnya.Sementara Kang DS, panggilan akrab Dadang Supriatna mengatakan, siroh ibarat telefon seluler yang harus di-charge agar bisa hidup dan bermanfaat."Siroh ini merupakan salah satu bentuk upaya mewujudkan masyarakat dan aparat yang agamis sebagain bagian dari BEDAS," katanya.
BERITA06/05/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Dua Masjid di Pangalengan Alami Kerusakan Akibat Gempa Bumi, Begini Hasil Asesmen BAZNAS Kabupaten Bandung
Dua Masjid di Pangalengan Alami Kerusakan Akibat Gempa Bumi, Begini Hasil Asesmen BAZNAS Kabupaten Bandung
Dua masjid di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, mengalami kerusakan ringan akibat terdampak gempa bumi.Masjid Besar Pangalengan mengalami kerusakan di bagian plafon akibat gempa bumi berpusat di Garut pada Minggu malam, 28 April 2024.Sedangkan Masjid Jami Nur Jannah Kampung Rancamanyar, Desa Marga Mukti, juga mengalami kerusakan akibat gempa bumi lokal yang berpusat di Kecamatan Pangalengan.Gempa bumi tersebut terjadi pada Rabu 1 Mei sekitar pukul 10.30 WIB yang dirasakan masyarakat sekitar kecamatan Pangalengan, Cimaung, Cangkuang, Soreang dan Katapang.Menurut staf BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf, tim BAZNAS Kabupaten Bandung terjun ke lapangan mendata kerusakan akibat gempa bumi tersebut."Alhamdulillah kerusakan yang dialami dalam taraf ringan. Bahkan yang rusak juga masjid, sedangkan rumah-rumah masyarakat dalam kondisi aman," ujarnya.Rencananya BAZNAS Kabupaten Bandung akan menyalurkan bantuan perbaikan dua masjid tersebut sebagai bentuk kepedulian."Kami menyalurkan dana dari zakat, infak dan sodakoh (ZIS) khususnya dari ASN Pemkab Bandung termasuk kepada korban bencana alam," katanya.
BERITA02/05/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung buka stand hangat dan Gerai ZIS, pada Bimbingan Manasik Haji Massal Tingkat Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung buka stand hangat dan Gerai ZIS, pada Bimbingan Manasik Haji Massal Tingkat Kab. Bandung
Pada Selasa, 30 April 2024 Kementerian Agama Kabupaten Bandung kembali menggelar Bimbingan Manasik Haji Massal di Masjid Al Fathu, Soreang.Sekitar ribuan jamaah haji Kab. Bandung terlihat memadati Masjid Al Fathu untuk menghadiri acara tersebut.Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kab. Bandung ikut berpartisipasi dengan membuka stand hangat dan gerai zakat, infak, sedekah untuk konsultasi ZIS.Adapun dalam stand hangat ini tersedia kopi gratis bagi calon jamaah haji.
BERITA30/04/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Donasi Palestina dari Kaum Muslimin Hampir Rp 1 Miliar
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Donasi Palestina dari Kaum Muslimin Hampir Rp 1 Miliar
Sebagai bentuk kepedulian kepada kaum Muslimin di Palestina, BAZNAS Kabupaten Bandung mengadakan penghimpunan donasi bagi Palestina."Penghimpunan ini berlangsung dua kali yakni secara reguler selama sekitar tiga bulan," kata Wakil Ketua Bagian Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung, Ustaz Jamjam Erawan.Penghimpunan ini dilakukan dengan mendatangi lembaga pendidikan maupun masjid dan majelis taklim."Tim BAZNAS Kabupaten Bandung datang langsung ke lapangan untuk melakukan penghimpunan donasi Palestina," ujarnya.Selain itu, banyak juga kalangan kaum Muslimin dan lembaga yang datang ke BAZNAS untuk menyerahkan donasi Palestina. "Alhamdulillah dengan cara ini terkumpul dana donasi sebesar Rp856.224.972. Donasi ini sudah kami serahkan kepada BAZNAS pusat," katanya.Selain itu, penghimpunan donasi Palestina juga dilakukan saat safari Ramadhan lalu."Kami mendapatkan tamu syekh dari Palestina yang difasilitasi BAZNAS pusat dan BAZNAS Jabar," ujarnya.Dari penghimpunan donasi Palestina selama Ramadhan terkumpul dana sebesar Rp82.418.969."Kalau dijumlahkan total donasi dari masyarakat Kabupaten Bandung kepada Muslimin Palestina mencapai Rp938.643.941 atau hampir Rp1 miliar," katanya.Ustaz Jamjam mengucapkan terima kasih kepada kaum Muslim Kabupaten Bandung yang sudah menyerahkan sebagian rezekinya untuk donasi Palestina."Alhamdulillah amanah kaum Muslimin sudah kami serahkan kepada Palestina melalui BAZNAS Pusat dan BAZNAS Jabar," ujarnya.
BERITA24/04/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pertemuan Calon Saudagar Zmart untuk Pemberdayaan Ekonomi Warga
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pertemuan Calon Saudagar Zmart untuk Pemberdayaan Ekonomi Warga
Sebanyak 50 warga Kabupaten Bandung akan mendapatkan bantuan pemberdayaan ekonomi berupa zmart.Sebagai tahap pertama, BAZNAS Kabupaten Bandung mengumpulkan 50 calon penerima zmart di aula BAZNAS Kabupaten Bandung, Rabu 24 April 2024."Sesuai dengan petunjuk dari BAZNAS Pusat akan ada tambahan 10 zmart dari BAZNAS Jabar," kata Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tontowi.Hadir dalam pertemuan itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua 2 H. Abdul Rauf, dan Wakil Ketua 4 H. Sarnapi.Menurut Abdul Rauf, zmart berupa pembenahan warung-warung yang sudah ada atau sudah beroperasi."BAZNAS Kabupaten Bandung memberikan bantuan sebesar Rp15 juta untuk program Zmart ini untuk branding, pendampingan, rak barang dan stok barang," ujarnya.Dari penerima Zmart ini terdiri atas usulan UPZ kecamatan, dan ormas-ormas Islam. Namun dari 31 kecamatan ternyata hanya 28 kecamatan yang mengajukan usulan bantuan zmart.
BERITA24/04/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Hadiri Silaturahmi UPZ Kecamatan Rancaekek
BAZNAS Kabupaten Bandung Hadiri Silaturahmi UPZ Kecamatan Rancaekek
Wakil Ketua Bidang SDM dan Administrasi Umum BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi menghadiri silaturahmi yang digelar UPZ Kecamatan Rancaekek, Rabu 24 April 2024. Acara dihadiri Camat Rancaekek Ir. H. Diar Hadi Gusdinar, M.Si; Ketua UPZ Rancaekek KH. Ayi Rahman, para pengurus UPZ Kecamatan Rancaekek dan Pengurus UPZ desa/kelurahan. Hadir juga Ketua MUI Kecamatan Rancaekek KH. Elan Jaelani dan Ketua DMI Rancaekek H. Uwoh Saepuloh. Menurut H. Diar, pihaknya akan mendorong pembentukan UPZ desa dan kelurahan yang harus dikirimkan ke BAZNAS Kabupaten Bandung maksimal 10 Mei 2024. "Alhamdulillah batik untuk pengurus UPZ sudah kami sediakan saat pelantikan. Tinggal menunggu pelantikan UPZ kecamatan dan UPZ desa/kelurahan pada 20 Mei mendatang," katanya. Selain itu, Kecamatan Rancaekek juga akan membangun masjid dan Islamic Center di atas tanah milik Pemkab Bandung. "Ada tanah fasos dan fasum di Bumi Rancaekek Kencana, namun perlu kejelasan agar pembangunan bisa berjalan lancar," katanya. Sedangkan H. Sarnapi mengatakan, UPZ kecamatan Rancaekek dan UPZ desa/kelurahan diberi kewenangan luas untuk penggalian potensi zakat, infak dan sedekah (ZIS) di wilayahnya masing-masing. "Masih banyak potensi ZIS di kecamatan maupun desa/kelurahan yang belum tergali dengan baik," katanya.
BERITA24/04/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kab Bandung bersama Zein Tour and Travel juga Goweser
BAZNAS Kab Bandung bersama Zein Tour and Travel juga Goweser
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi membagikan pengalamannya ketika sedang menjalankan ibadah Umrah di Arab Saudi. Untuk diketahui, Ketua BAZNAS berkesempatan berangkat ke tanah suci bersama rombongan Bupati Bandung, H. M. Dadang Supriatna. Dalam kesempatan tersebut Ketua BAZNAS membagikan 1000 box makanan bersama Direktur PT. Zein Tour and Travel, H. Zeinal Abidin. "Alhamdulillah berkesempatan menemani Direktur Zein Tour, berbagi di sekitaran tanah (Masjidil) Haram," katanya. Secara tidak sengaja dalam momen itu, dirinya bertemu para goweser dari Indonesia. Salah satu goweser bernama Basir menceritakan kisahnya bisa sampai ke tanah suci hanya dengan bersepeda. "Bisa sampai sini seperti mimpi," kata Basir. Diketahui Basir berangkat dari Jakarta pada bulan Mei 2023, dan baru tiba di tanah suci pada Desember 2023. "Sendiri dari Jakarta sampai Kuala Lumpur. Dari Kuala Lumpur ketemu temen dari Banten yang tujuannya sama mau ke Makkah, mau haji juga," jelas Basir. "Di belakang kita ternyata banyak. Ada yang jalan kaki, naik sepeda, naik motor. Ada (sekitar) 40 orang," sambungnya. Ketua BAZNAS Kab. Bandung lalu mendoakan agar ibadah haji yang dijalankan oleh Basir dan semua rekannya lancar. "Mudah-mudahan Mas Basir diberikan kemudahan, kelancaran," kata Yusuf. "Mudah-mudahan bisa melaksanakan haji secara sempurna dan maksimal, dan mudah-mudahan dapat haji mabrur," pungkasnya.
BERITA09/04/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Bupati dan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Doakan Para Pembayar Zakat dan Infak Saat Sedang Umrah
Bupati dan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Doakan Para Pembayar Zakat dan Infak Saat Sedang Umrah
Sejak Rabu lalu, 3 April 2024, Bupati Bandung HM Dadang Supriatna dan rombongan sedang melaksanakan umrah ke tanah suci. Salah satu peserta umrah di akhir Ramadhan adalah Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi, LC, MA. Saat berada di tanah harom diisi dengan melaksanakan ibadah terutama berdoa di tempat-tempat mustajab untuk berdoa. "Kalau di Masjid Nabawi ada namanya Raudah, sedangkan di Masjidilharam, Makkah, lebih banyak lagi tempat mustajab untuk berdoa," kata KH. Yusuf. Salah satu doa yang dipanjatkan adalah mendoakan kaum Muslimin yang membayarkan zakat (Muzakki), membayarkan infak (munafik) maupun menyalurkan sodakoh (mutashoddik) kepada BAZNAS Kabupaten Bandung. "Kami berdoa yang intinya agar Allah SWT membersihkan atau mensucikan harta para pembayar zakat, infak maupun sodakoh (ZIS). Karena orang-orang yang selalu menunaikan ZIS karena Allah dan bukan karena ingin dipuji manusia, maka Allah SWT akan membersihkan dan mensucikan baik harta maupun jiwanya," katanya. Allah SWT berfirman dalam surat At-Taubah ayat 103, Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Doa lainnya agar harta dari pembagar ZIS bermakna "Al-Barakatu" yang artinya berkah. Makna ini menegaskan orang yang selalu membayar ZIS, .aja hartanya akan selalu dilimpahkan keberkahan Allah SWT yang akhirnya keberkahan harta ini akan berdampak kepada keberkahan hidupnya. " Keberkahan ini muncul akibat harta yang kita belanjakan adalah harta yang suci dan bersih melalui ZIS," katanya. Terakhir, doa yang dipanjatkan adalah agar harta para pembayar ZIS bisa "An-Numuw", tumbuh dan berkembang. Makna ini menegaskan orang-orang yang selalu menunaikan zakat, hartanya (dengan izin Allah) akan selalu terus tumbuh dan berkembang. Hal ini disebabkan oleh kesucian dan keberkahan harta yang telah ditunaikan kewajiban zakatnya. "Tentu kita tidak pernah mendengar adanya orang yang selalu menunaikan ZIS dengan ikhlas karena Allah, kemudian banyak mengalami masalah dalam harta dan usahanya, baik itu kebangkrutan, kehancuran, kerugian usaha, dan lain sebagainya," katanya. Bahkan sebaliknya orang yang rajin membayar ZIS akan ditambah hartanya baik bermakna jumlah maupun keberkahannya.***
BERITA08/04/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bandung.

Lihat Daftar Rekening →