WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Bandung Dorong GURU PAI Kemenag Perkuat Gerakan Infak dan Sedekah di Sekolah

KATAPANG, 13 AGUSTUS 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung menghadiri kegiatan Penguatan Pemanfaatan Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Bandung pada Rabu 13 Agustus 2026 bertempat di Gedung PGRI Katapang. Kegiatan tersebut diikuti oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK se-Kabupaten Bandung.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, serta Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Jamjam Erawan. Kehadiran BAZNAS menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan para pendidik dalam membangun kesadaran zakat, infak, dan sedekah di lingkungan sekolah.

Dalam penyampaiannya, H. Yusuf Ali Tantowi mengajak para guru PAI untuk menjadi penggerak zakat, infak, dan sedekah di lingkungan pendidikan. Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam menanamkan kebiasaan berbagi kepada peserta didik sejak usia dini.

“Kami berharap bapak ibu menjadi penggerak zakat infak sedekah di sekolah,” ujar H. Yusuf Ali Tantowi.

Menurutnya, pendidikan tentang infak dan sedekah perlu ditanamkan kepada peserta didik sejak dini. Kebiasaan berbagi tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter dan ketakwaan anak.

“Kita mendidik anak-anak untuk berinfak dan bersedekah supaya menjadi pribadi yang bertakwa,” katanya.

Salah satu langkah yang didorong BAZNAS Kabupaten Bandung adalah pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di sekolah. Menurut H. Yusuf, keberadaan UPZ menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang tertib di lingkungan pendidikan.

“Salah satunya dengan membentuk UPZ sekolah. Berinfak bukanlah hal yang mudah, ibadah maliyah itu berat. Maka dari itu harus dibentuk sejak dini untuk berinfak dan berbagi,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa pembentukan UPZ sekolah memberikan kepastian dan perlindungan kelembagaan bagi aktivitas penghimpunan infak dan sedekah di lingkungan sekolah. Dengan adanya UPZ yang resmi, guru dapat mengajak peserta didik untuk berinfak melalui mekanisme yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Supaya legal dan tidak dianggap pungli, kehadiran UPZ melindungi kebaikan. Sehingga ketika mengajak anak-anak untuk berinfak bisa dipayungi kegiatannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, H. Yusuf menjelaskan bahwa keberadaan UPZ juga dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar. Menurutnya, guru PAI memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak karena berinteraksi langsung dengan peserta didik dan memiliki peran dalam pendidikan karakter keagamaan.

“Nilai manfaat nanti bisa dirasakan oleh sekolah. Motor penggeraknya nanti guru-guru PAI. Dari sekian banyak sekolah masih sedikit UPZ yang aktif, maka dari itu perlu sumbangsih dari bapak ibu untuk menggerakkan UPZ sekolah,” tuturnya.

BAZNAS Kabupaten Bandung berharap sinergi bersama Kementerian Agama Kabupaten Bandung dan para guru PAI dapat terus diperkuat, khususnya dalam mendorong pembentukan serta pengaktifan UPZ di sekolah. Melalui langkah tersebut, pendidikan zakat, infak, dan sedekah diharapkan tidak berhenti sebagai materi pembelajaran, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan yang membentuk karakter peserta didik sejak dini.

Pada akhirnya, penguatan UPZ sekolah diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan bersama dalam membangun budaya berbagi di lingkungan pendidikan sekaligus memperluas kebermanfaatan zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat Kabupaten Bandung.***

13/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan Biaya Hidup untuk Ma Irah di Ciwidey

CIWIDEY, 10 Agustus 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung menyalurkan bantuan biaya hidup kepada Ma Irah, warga lanjut usia yang tinggal di Kampung Batululumpang, Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, pada Senin 10 Agustus 2026. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Ma Irah, yang kini telah berusia lebih dari 80 tahun, menjalani kehidupan dalam kondisi yang serba terbatas. Di tengah usianya yang lanjut, ia juga harus menghadapi kondisi keluarga dengan salah satu anaknya yang berkebutuhan khusus.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan hidup sehari-hari menjadi tantangan tersendiri bagi Ma Irah. Kehadiran bantuan dari BAZNAS Kabupaten Bandung diharapkan dapat membantu meringankan sebagian kebutuhan dasar serta memberikan dukungan bagi Ma Irah dan keluarganya.

Bantuan disalurkan secara langsung ke kediaman Ma Irah. Selain bantuan biaya hidup, BAZNAS Kabupaten Bandung juga menyerahkan paket kebutuhan pokok sebagai bentuk dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari penerima manfaat.

Penyaluran secara langsung ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Bandung untuk memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kehadiran amil di lapangan sekaligus menjadi sarana untuk melihat kondisi penerima manfaat secara lebih dekat.

Program bantuan biaya hidup merupakan salah satu bentuk pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kabupaten Bandung. Bantuan tersebut diarahkan kepada masyarakat yang berada dalam kondisi membutuhkan, termasuk kelompok lanjut usia dan keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Melalui bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap dapat meringankan beban Ma Irah dan keluarganya serta memberikan sedikit ruang untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih tenang. Bantuan yang disalurkan juga menjadi wujud nyata dari amanah para muzaki, munfiq, dan mutashoddiq yang telah menitipkan dana kebaikannya melalui BAZNAS.

BAZNAS Kabupaten Bandung akan terus berupaya memperluas jangkauan pendistribusian agar manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan oleh masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Bandung. Setiap bantuan diharapkan tidak hanya menjadi dukungan secara materi, tetapi juga menghadirkan rasa kepedulian dan harapan bagi masyarakat yang sedang menghadapi keterbatasan.***

10/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan

MAJALAYA, 6 AGUSTUS 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat melalui penyaluran bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung. Penyaluran perdana dilaksanakan pada Kamis 6 Agustus 2026 di Kampung Cibenying, RW 10, Desa Padamulya, Kecamatan Majalaya, sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan air bersih akibat musim kemarau yang melanda beberapa daerah.

Kegiatan kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Bandung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, dan Dinas Sosial Kabupaten Bandung. Sinergi antarinstansi tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kabupaten Bandung merencanakan penyaluran bantuan air bersih ke 10 titik yang tersebar di wilayah terdampak kekeringan. Setiap titik akan menerima pasokan air bersih sebanyak 5.500 liter, sehingga masyarakat memiliki akses terhadap kebutuhan dasar yang sangat penting untuk keperluan sehari-hari, seperti memasak, minum, dan menjaga kebersihan.

Kekeringan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir telah menyebabkan berkurangnya ketersediaan sumber air di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung. Kondisi tersebut membuat masyarakat harus mencari sumber air alternatif dengan jarak yang cukup jauh atau membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung bergerak cepat menghadirkan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak.

Warga Kampung Cibenying menyambut kedatangan bantuan air bersih dengan penuh antusias. Mereka mengaku bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban masyarakat di tengah sulitnya memperoleh air bersih selama musim kemarau. Perwakilan warga juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bandung, BPBD Kabupaten Bandung, Dinas Sosial Kabupaten Bandung, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyaluran bantuan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung menyampaikan bahwa penyaluran air bersih merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat, khususnya saat terjadi kondisi darurat maupun bencana. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan, BAZNAS akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan.

Diharapkan, bantuan air bersih ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau berlangsung sekaligus menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian bersama dalam menghadapi dampak bencana kekeringan di Kabupaten Bandung.***


Salurkan Kepedulian Anda

Musim kemarau masih berpotensi menyebabkan krisis air bersih di berbagai wilayah Kabupaten Bandung. Mari bersama BAZNAS Kabupaten Bandung menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat terdampak melalui zakat, infak, dan sedekah.

Salurkan donasi terbaik Anda melalui:

Bank Syariah Indonesia (BSI)
No. Rekening: 7655555561
a.n. BAZNAS Kabupaten Bandung

Setiap rupiah yang Anda titipkan akan menjadi sumber kehidupan, menghadirkan air bersih, harapan, dan keberkahan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Bersama, kita kuatkan kepedulian dan wujudkan Kabupaten Bandung yang lebih sejahtera.

06/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Laporkan Pengelolaan Dana Umat dalam Siraman Rohani ASN Bulan Agustus

SOREANG3 AGUSTUS 2026 — BAZNAS Kabupaten Bandung kembali menyampaikan laporan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) pada kegiatan Siraman Rohani ASN se-Kabupaten Bandung yang digelar di Gedung Moh. Toha, Soreang, Senin 3 Agustus 2026.

Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, di hadapan ribuan aparatur sipil negara (ASN) yang mengikuti kegiatan secara luring maupun daring.

Dalam laporannya, H. Yusuf Ali Tantowi menyampaikan bahwa penghimpunan dana ZIS selama Juli 2026 mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya.

"Zakat senilai Rp597 juta, infak dan sedekah Rp545 juta, infak sedekah terikat Rp56 juta. Total penghimpunan selama bulan Juli Rp1,2 miliar. Alhamdulillah meningkat dari bulan sebelumnya," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh ASN Kabupaten Bandung serta masyarakat yang mempercayakan penyalurannya melalui BAZNAS Kabupaten Bandung.

"Ini semua adalah zakat, infak, sedekah dari ASN Kabupaten Bandung dan masyarakat sekitar. Mewakili para mustahik, kami mendoakan bapak ibu, ajarokallah," tuturnya.

Lebih lanjut, H. Yusuf Ali Tantowi menyampaikan bahwa seluruh dana yang terhimpun telah didistribusikan dan didayagunakan melalui berbagai program unggulan BAZNAS Kabupaten Bandung.

"Untuk pendistribusian dan pendayagunaan disebar ke program-program BAZNAS Kabupaten Bandung," katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sinergi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terus mengalami peningkatan sehingga diharapkan penghimpunan zakat pada bulan-bulan berikutnya semakin optimal.

"Dari BAZNAS kami menghimpun dan langsung mendistribusikan. Hampir seluruh UPZ telah berkolaborasi dan mudah-mudahan zakat di bulan berikutnya meningkat. Sesungguhnya harta kita adalah harta yang sudah kita keluarkan dalam bentuk zakat, infak, sedekah. Kami mengajak untuk memastikan harta kita bersih dan sudah tersalurkan kepada mereka yang berhak," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna menyampaikan bahwa kegiatan Siraman Rohani kali ini diikuti oleh hampir 19 ribu ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

"Hampir 19 ribu ASN yang mengikuti kegiatan siraman rohani di pagi hari ini," ujarnya.

Ia mengajak seluruh ASN untuk senantiasa bersyukur atas nikmat dan amanah yang diberikan Allah SWT serta terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

"Alhamdulillah kita masih diberikan kepercayaan oleh Allah, bisa melaksanakan kegiatan sehari-hari dan semoga senantiasa diberikan kekuatan, dilindungi dan seluruhnya diberikan keselamatan dunia akhirat," katanya.

Bupati Bandung juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang secara rutin menunaikan zakat profesinya melalui BAZNAS Kabupaten Bandung.

"Terima kasih kepada seluruh ASN yang tiap bulannya menyalurkan zakat profesi," tuturnya.

Menurutnya, penghimpunan zakat profesi menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

"Pada 2021 hanya Rp200 juta per bulan, namun hari ini mencapai Rp1 miliar per bulan. Ini bukti siraman rohani ada implementasi. Namun koreksi Ketua BAZNAS, harusnya ada tambahan saldo bulan lalu berapa," ujarnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Bandung juga mendorong BAZNAS Kabupaten Bandung untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mendukung program pembangunan, khususnya penanganan rumah tidak layak huni (Rutilahu).

"Tahun ini sekitar 4 ribu unit rutilahu. Ketua BAZNAS saya minta untuk membantu, terutama kepada masyarakat yang tanahnya 'numpang'," pungkasnya.***

04/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS RI Dorong Optimalisasi Gedung BAZNAS Centre untuk Pemberdayaan Umat

SOREANG, 27 JULI 2026 — Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bersama BAZNAS Provinsi Jawa Barat kembali mengunjungi Gedung BAZNAS Centre (GBC) Kabupaten Bandung di Soreang pada Senin 27 Juli 2026.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS RI, H. Sodik Mujahid, didampingi Pimpinan BAZNAS RI, H. Rizaludin Kurniawan. Turut hadir Wakil Ketua IV BAZNAS Jawa Barat, Nana Sudiana.

Sementara itu, rombongan disambut oleh jajaran BAZNAS Kabupaten Bandung yang diwakili Wakil Ketua II H. Abdul Rouf dan Wakil Ketua IV H. Sarnapi.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dan BAZNAS Kabupaten Bandung dalam mengoptimalkan pemanfaatan Gedung BAZNAS Centre sebagai pusat kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS RI, H. Sodik Mujahid, menyampaikan bahwa pemanfaatan gedung akan terus dikembangkan melalui berbagai bentuk kolaborasi.

"Prinsipnya gedung ini kita kerjasamakan, dan memang sempat ada obrolan untuk dijadikan Pusdiklat atau Rumah Sehat BAZNAS," ujarnya.

Ia menilai Gedung BAZNAS Centre memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pelayanan dan pemberdayaan masyarakat yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak.

Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga memaparkan sejumlah rencana pengembangan Gedung BAZNAS Centre ke depan. Di antaranya adalah penyelenggaraan pelatihan-pelatihan affiliate, pengembangan kapasitas masyarakat, serta pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berada di kawasan Gedung BAZNAS Centre.

Dengan berbagai program tersebut, Gedung BAZNAS Centre diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas kelembagaan, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi umat yang memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Di akhir kunjungannya, H. Sodik Mujahid menyampaikan apresiasinya terhadap pembangunan Gedung BAZNAS Centre Kabupaten Bandung.

"Ini akan menjadi gedung termewah di Indonesia yang ada eskalator, ada liftnya," ungkapnya.

Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dan BAZNAS Kabupaten Bandung semakin kuat dalam mengembangkan Gedung BAZNAS Centre sebagai pusat pelayanan, pemberdayaan, dan penguatan ekonomi umat di Kabupaten Bandung.***

27/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung

Berita Terbaru

BAZNAS Kab Bandung bersama Zein Tour and Travel juga Goweser
BAZNAS Kab Bandung bersama Zein Tour and Travel juga Goweser
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi membagikan pengalamannya ketika sedang menjalankan ibadah Umrah di Arab Saudi. Untuk diketahui, Ketua BAZNAS berkesempatan berangkat ke tanah suci bersama rombongan Bupati Bandung, H. M. Dadang Supriatna. Dalam kesempatan tersebut Ketua BAZNAS membagikan 1000 box makanan bersama Direktur PT. Zein Tour and Travel, H. Zeinal Abidin. "Alhamdulillah berkesempatan menemani Direktur Zein Tour, berbagi di sekitaran tanah (Masjidil) Haram," katanya. Secara tidak sengaja dalam momen itu, dirinya bertemu para goweser dari Indonesia. Salah satu goweser bernama Basir menceritakan kisahnya bisa sampai ke tanah suci hanya dengan bersepeda. "Bisa sampai sini seperti mimpi," kata Basir. Diketahui Basir berangkat dari Jakarta pada bulan Mei 2023, dan baru tiba di tanah suci pada Desember 2023. "Sendiri dari Jakarta sampai Kuala Lumpur. Dari Kuala Lumpur ketemu temen dari Banten yang tujuannya sama mau ke Makkah, mau haji juga," jelas Basir. "Di belakang kita ternyata banyak. Ada yang jalan kaki, naik sepeda, naik motor. Ada (sekitar) 40 orang," sambungnya. Ketua BAZNAS Kab. Bandung lalu mendoakan agar ibadah haji yang dijalankan oleh Basir dan semua rekannya lancar. "Mudah-mudahan Mas Basir diberikan kemudahan, kelancaran," kata Yusuf. "Mudah-mudahan bisa melaksanakan haji secara sempurna dan maksimal, dan mudah-mudahan dapat haji mabrur," pungkasnya.
BERITA09/04/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Bupati dan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Doakan Para Pembayar Zakat dan Infak Saat Sedang Umrah
Bupati dan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Doakan Para Pembayar Zakat dan Infak Saat Sedang Umrah
Sejak Rabu lalu, 3 April 2024, Bupati Bandung HM Dadang Supriatna dan rombongan sedang melaksanakan umrah ke tanah suci. Salah satu peserta umrah di akhir Ramadhan adalah Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi, LC, MA. Saat berada di tanah harom diisi dengan melaksanakan ibadah terutama berdoa di tempat-tempat mustajab untuk berdoa. "Kalau di Masjid Nabawi ada namanya Raudah, sedangkan di Masjidilharam, Makkah, lebih banyak lagi tempat mustajab untuk berdoa," kata KH. Yusuf. Salah satu doa yang dipanjatkan adalah mendoakan kaum Muslimin yang membayarkan zakat (Muzakki), membayarkan infak (munafik) maupun menyalurkan sodakoh (mutashoddik) kepada BAZNAS Kabupaten Bandung. "Kami berdoa yang intinya agar Allah SWT membersihkan atau mensucikan harta para pembayar zakat, infak maupun sodakoh (ZIS). Karena orang-orang yang selalu menunaikan ZIS karena Allah dan bukan karena ingin dipuji manusia, maka Allah SWT akan membersihkan dan mensucikan baik harta maupun jiwanya," katanya. Allah SWT berfirman dalam surat At-Taubah ayat 103, Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Doa lainnya agar harta dari pembagar ZIS bermakna "Al-Barakatu" yang artinya berkah. Makna ini menegaskan orang yang selalu membayar ZIS, .aja hartanya akan selalu dilimpahkan keberkahan Allah SWT yang akhirnya keberkahan harta ini akan berdampak kepada keberkahan hidupnya. " Keberkahan ini muncul akibat harta yang kita belanjakan adalah harta yang suci dan bersih melalui ZIS," katanya. Terakhir, doa yang dipanjatkan adalah agar harta para pembayar ZIS bisa "An-Numuw", tumbuh dan berkembang. Makna ini menegaskan orang-orang yang selalu menunaikan zakat, hartanya (dengan izin Allah) akan selalu terus tumbuh dan berkembang. Hal ini disebabkan oleh kesucian dan keberkahan harta yang telah ditunaikan kewajiban zakatnya. "Tentu kita tidak pernah mendengar adanya orang yang selalu menunaikan ZIS dengan ikhlas karena Allah, kemudian banyak mengalami masalah dalam harta dan usahanya, baik itu kebangkrutan, kehancuran, kerugian usaha, dan lain sebagainya," katanya. Bahkan sebaliknya orang yang rajin membayar ZIS akan ditambah hartanya baik bermakna jumlah maupun keberkahannya.***
BERITA08/04/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Silaturahmi BAZNAS Kabupaten Bandung dan Dandim 0624/Kab. Bandung, Berbincang Mengenai Zakat Infak Sedekah
Silaturahmi BAZNAS Kabupaten Bandung dan Dandim 0624/Kab. Bandung, Berbincang Mengenai Zakat Infak Sedekah
BAZNAS Kabupaten Bandung bersilaturahmi ke Kodim 0624/Kab. Bandung.Dandim 0624/Kab. Bandung yaitu Letkol Inf Hamzah Budi Susanto menerima secara langsung kunjungan dari BAZNAS yang diwakili oleh Waka I Bidang Pengumpulan Drs. H. Jamjam Erawan, MAP.Perbincangan yang berlangsung pada Rabu, 3 April 2024 ini membahas tentang zakat infak dan sedekah serta potensinya di Kabupaten Bandung.Dandim mengaku senang ketika mendapatkan pencerahan mengenai zakat, infak dan sedekah.Ke depannya akan ada sosialisasi tentang optimalisasi ZIS beserta Inbup di Kodim 0624/Kab. Bandung, yang direncanakan pada 17 Mei 2024. Selain silaturahmi, dalam kesempatan yang sama Kodim 0624/Kab. Bandung juga menyerahkan zakat fitrah ke BAZNAS Kabupaten Bandung.
BERITA03/04/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Dandim 0624/Kabupaten Bandung Sepakat Berzakat ke BAZNAS Kab. Bandung
Dandim 0624/Kabupaten Bandung Sepakat Berzakat ke BAZNAS Kab. Bandung
Letkol Inf Hamzah Budi Susanto, S.E, M.I.P. selaku Komandan Dinas Militer 0624 Kabupaten Bandung bersepakat akan menyalurkan Zakat, Infaq dan Shadaqah anggotanya melalui Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bandung. Hal tersebut terucap saat bertemu dengan Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Drs. H. Jamjam Erawan, MAP.Didampingi oleh Staf Bagian Penghimpunan, Ust Dudin Khoeruddin, SH dan anggota Tim Optimalisasi ZIS BAZNAS Kabupaten Bandung, Ust. Dadang Abu Hamzah di ruang kerja Komandan Dandim 0624 Kabupaten Bandung sebelum acara serah terima Zakat Fithrah keluarga besar Kodim 0624 Kabupaten Bandung. Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Drs. H. Jamjam Erawan, MAP menyambut baik keinginan mulia Bapak Komandam Dandim ini. Karena dengan menyalurkan ZIS ke BAZNAS akan lebih tertib baik dalam penghimpunan, pendistribusian maupun pelaporannya.Masih di komplek Dandim 0624 Kabupaten Bandung, tepatnya di Masjid diserahkan secara simbolis zakat fitrah keluarga besar Dandim 0624 Kabupaten Bandung.Dari panitia yang diserahkan oleh Kasdim 0624/Kabupaten Bandung Mayor Chb (K) Sri Nurhaeni yang didampingi oleh Pasipers Kodim 0624/Kabupaten Bandung Kapten Inf Aang Purtoni kepada Drs. H. Jamjam Erawan, MAP dari BAZNAS Kabupaten Bandung.Serta beberapa Yayasan juga pondok pesantren yang dihimpun dari anggota Dandim Kabupaten Bandung.
BERITA03/04/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Antusiasme Warga Desa Rahayu Kec Margaasih Hadiri Pasar Beras Murah, Kerjasama Dispakan dan BAZNAS Kab. Bandung
Antusiasme Warga Desa Rahayu Kec Margaasih Hadiri Pasar Beras Murah, Kerjasama Dispakan dan BAZNAS Kab. Bandung
Pada Rabu 27 Maret 2024, bertempat di halaman Madrasah Darul Maarif Rahayu Desa Rahayu Kecamatan Margaasih telah digelar pendistribusian Pasar Beras Murah.Untuk diketahui, pasar beras murah ini diinisiasi oleh Dispakan Kabupaten Bandung bekerjasama dengan BAZNAS Kab. Bandung.Terlihat para warga Desa Rahayu antusias mengikuti acara ini dan mengantri dengan tertib untuk mendapatkan beras murah.Adapun beras yang disediakan dalam kegiatan ini yakni sebanyak 1400 beras lebih.
BERITA28/03/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS RI Silaturahmi ke Bupati Bandung, Ini yang Dibahas
BAZNAS RI Silaturahmi ke Bupati Bandung, Ini yang Dibahas
Jajaran pimpinan BAZNAS RI dan BAZNAS Jabar mengadakan silaturahmi ke Bupati Bandung HM Dadang Supriatna, Jumat 22 Maret 2024.Hadir tiga Wakil Ketua BAZNAS RI yakni Rizaluddin, Hj. Sadiah Sakwan, dan Ahmad Sudradjat. Sedangkan dari BAZNAS Jabar hadir dua wakil ketua yakni Rachmat Ari dan Ali Kosim.Menurut Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. H. Noor Achmad, kunjungan kali ini untuk mendukung peningkatan zakat, infak dan sedekah di Kabupaten Bandung."Karena potensi Kabupaten Bandung sangat besar sebab dari jumlah ASN nya juga besar," katanya.Selain itu, BAZNAS RI juga menyoroti keberadaan Gedung BAZNAS Center di Jln. Gading Tutuka, Desa Cingcin, Kecamatan Soreang."Kami ingin memperkuat keberadaan bangunan itu untuk dimanfaatkan bagi kepentingan umat secara luas," katanya.Sedangkan Dadang Supriatna mengatakan, Gedung BAZNAS Center sepenuhnya milik BAZNAS, sedangkan status tanah milik Pemkab Bandung."Bangunan dari CSR milik BAZNAS Kabupaten Bandung, sedangkan tanah adalah barang milik daerah," katanya.
BERITA22/03/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten dan Kemenag Gelar Festival Ramadhan Bagikan Sembako
BAZNAS Kabupaten dan Kemenag Gelar Festival Ramadhan Bagikan Sembako
Sebanyak 200 paket sembako dari total 3.000 paket sembako dibagikan jajaran Kemenag Kabupaten Bandung bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung, Jumat 22 Maret 2024. Menurut Kepala Kemenag Kabupaten Bandung, H. Cece Hidayat, penyaluran paket sembako ini dilakukan secara nasional kerja sama Kemenag dengan BAZNAS RI, BAZNAS provinsi, dan BAZNAS kabupaten dan kota. "Paket sembako diberikan kepada marbot masjid, warga kurang mampu maupun warga sekitar Kemenag Kabupaten Bandung di Baleendah," ujarnya. Dari 3.000 paket itu, kata Cece, sebanyak 2.500 paket dari BAZNAS Kabupaten Bandung dan sisanya 500 paket dari Kemenag Kabupaten Bandung. "Alhamdulillah dari zakat, infak dan sedekah ASN Pemkab Bandung termasuk Kemenag Kabupaten Bandung bisa dibagikan kepada warga kurang mampu," ujarnya. Kerja sama Kemenag dengan BAZNAS Kabupaten Bandung, kata Cece, akan terus ditingkatkan. "Karena kalau penghimpunan zakat dan infak naik juga akan berdampak kepada jajaran Kemenag seperti kepedulian kepada guru honorer," ujarnya. Acara dihadiri Kepala Subag Tata Usaha Kemenag Kabupaten Bandung H. Saepuloh dan Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi berlangsung di aula Kemenag Kabupaten Bandung.
BERITA22/03/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Bupati Santuni Anak Yatim dan Berikan Paket Sembako BAZNAS Kabupaten Bandung
Bupati Santuni Anak Yatim dan Berikan Paket Sembako BAZNAS Kabupaten Bandung
Bupati Bandung H. Dadang Supriatna atau kang DS menyerahkan bantuan yatim piatu dan paket sembako di sela-sela tarawih keliling (tarling). Acara di Masjid Besar Nagreg, Selasa 19 Maret 2024, dihadiri para kepala OPD, para camat di Dapil IV dan pengurus ormas Islam. Hadir juga wakil ketua IV BAZNAS Kabupaten Bandung dan para pengurus UPZ kecamatan. Menurut Kang DS, santunan kepada anak-anak yatim piatu ini diberikan sebanyak 20 per kecamatan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga menyerahkan 20 paket sembako per kecamatan atau 620 paket se-kabupaten Bandung. "Kami juga memberikan paket sembako untuk kegiatan-kegiatan lainnya karena BAZNAS Kabupaten Bandung pada Ramadhan kali ini menyediakan 1.000 paket," kata Sarnapi. BAZNAS Kabupaten Bandung mengucapkan terimakasih kepada para Muzakki khususnya ASN Pemkab Bandung yang sudah menyerahkan zakat maupun infaknya. "Semoga penerimaan zakat maupun infak makin besar sehingga masyarakat kurang mampu yang dibantu BAZNAS Kabupaten Bandung juga makin banyak," katanya.
BERITA19/03/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Melalui BAZNAS Kab. Bandung, Bupati Gelar Sosialisasi Inbup tentang Optimalisasi Zakat, Infak dan Sedekah
Melalui BAZNAS Kab. Bandung, Bupati Gelar Sosialisasi Inbup tentang Optimalisasi Zakat, Infak dan Sedekah
Pada Senin 18 Maret 2024, telah terlaksana sosialisasi Intruksi Bupati tentang Optimalisasi Zakat, Infaq dan Shadaqoh Profesi ASN dan Non ASN di Lingkungan Pemkab. Bandung melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung.Adapun acara tersebut bertempat di Gedung Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kab. Bandung.Ketua BAZNAS Kab. Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi menyambut dengan baik adanya Inbup ini. Ia mengharapkan khususnya kepada ASN di wilayah Kab. Bandung untuk menunaikan zakatnya ke BAZNAS Kabupaten Bandung. Insya Allah zakat yang diterima akan disalurkan dengan prinsip Aman Syari, Aman Regulasi dan Aman NKRI.Senada dengan hal tersebut, Bupati Bandung Dr. H. M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si. menjelaskan zakat, infaq, dan shadaqah merupakan kewajiban dalam islam."Dalam islam, zakat infak dan sedekah memiliki peran yang sangat penting dalam hal kesenjangan di masyarakat," katanya."Inbup ini merupakan tahapan yang penting dan strategis. Jadi saya minta semua pihak agar berperan secara aktif untuk mensosialisasikan zakat infak dan sedekah kepada asn maupun non aparatur sipil," sambungnya.Lebih lanjut, Kang DS berkata dalam sambutannya kalau potensi zakat di Kab. Bandung sangat besar sehingga ia memberi istilah 'raksasa yang sedang tertidur'."Dengan pemahaman serta upaya yang sungguh-sungguh, kita dapat membangunkan raksasa yang tertidur itu demi terciptanya kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bandung," ucapnya."Secara simbolis saya menyerahkan zakat infak sedekah kepada BAZNAS Kabupaten Bandung," pungkasnya
BERITA18/03/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Santuni Anak Yatim Piatu Saat Tarawih Keliling Bupati
BAZNAS Kabupaten Bandung Santuni Anak Yatim Piatu Saat Tarawih Keliling Bupati
BAZNAS Kabupaten Bandung memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebanyak 620 paket sembako.Penyerahan santunan ini diawali dari Masjid Jami Asshobarna, Desa Jatisari, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Rabu 13 Maret 2024.Acara dihadiri Bupati Bandung HM Dadang Supriatna, para kepala OPD dan para camat serta kepala desa di Dapil 1.Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi, Wakil Ketua 1 H. Jamjam Erawan dan Wakil Ketua 2 H. Abdul Rauf.Acara diawali dengan tadarus Al Quran, santunan kepada anak-anak yatim piatu dan dhuafa, buka bersama dan shalat tarawih."Penyerahan santunan atau bingkisan kepada anak-anak yatim piatu ini sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang kepada sesama," kata Yusuf Ali.Setiap kecamatan mendapatkan 20 paket sembako dan bantuan kepada warga masyarakat yang mengajukan kepada BAZNAS Kabupaten Bandung."Bantuan yang diberikan berupa bantuan biaya hidup, bantuan modal usaha dan bantuan kesehatan," katanya.
BERITA14/03/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Harus Hadir dan Dirasakan Manfaatnya oleh Muzakki dan Mustahik
BAZNAS Kabupaten Bandung Harus Hadir dan Dirasakan Manfaatnya oleh Muzakki dan Mustahik
Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi mengatakan, kehadiran BAZNAS Kabupaten Bandung harus bisa memberikan manfaat bagi Muzakki maupun Mustahik. "Untuk itu, Amil dan amilat harus menunjukkan kinerjanya dengan kinerja terbaik dalam melayani Muzakki maupun Mustahik," kata Yusuf Ali dalam pembinaan Amil dan amilat BAZNAS Kabupaten Bandung, Jumat 8 Maret 2024. Acara dihadiri Waka 1 H. Jamjam Erawan, Waka 4 H. Sarnapi dan Sekretaris BAZNAS Kabupaten Bandung H. Andris Fajar. Lebih jauh Yusuf menyatakan, pelayanan kepada Muzakki dengan memastikan pelayanan yang terpercaya dalam membersihkan harta pembayar zakat maupun infak. "Muzakki harus dilayani dengan baik dengan cara menyapa dan memberikan bukti bahwa pembayaran zakat dan infaknya bermanfaat bagi Mustahik," katanya. Sedangkan pelayanan kepada Mustahik karena pasti kurang mampu merasa tak enak atau tak nyaman dalam menjalani hidupnya. "Semoga kehadiran Ramadhan bisa menggenjot penghimpunan zakat dan infak ini serta lebih banyak membantu warga kurang mampu," katanya.
BERITA08/03/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Kunjungi Rumah Zakat untuk Belajar Digital Fundraising
BAZNAS Kabupaten Bandung Kunjungi Rumah Zakat untuk Belajar Digital Fundraising
Tim digital findraising BAZNAS Kabupaten Bandung mengunjungi kantor Rumah Zakat Cabang Bandung di Jln. Turangga Kota Bandung, Selasa 5 Maret 2024.Tim yang dipimpin Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi diterima tiga staf Rumah Zakat yang membidangi brand management dan digital fundraising yakni Najwa, Layla dan Gery.Dari tim BAZNAS Kabupaten Bandung hadir Ustaz Evi, Ghulam Halim, Eneng Siti, Selpi, Dafa, dan Ustaz Dudin.Menurut Layla, Rumah Zakat mempunyai divisi khusus bernama brand management yang mengelola tiga hal yakni Content creation, Digital interaction dan Brand activation untuk mengenalkan Rumah Zakat baik secara online dan offline."Kanal untuk kampanye maupun digital findraising melalui email, SMS, WA center, FB, IG, Twitter, tik tok, dan YouTube," katanya.Tiap tahun Rumah Zakat mengusung kampanye besar yang tahun ini adalah #manfaat hebat yang diturunkan ke kampanye lebih kecil."Untuk meraih donasi dan infak via digital memerlukan proses dan waktu yang tak sebentar. Tapi harus terus dilakukan karena menyangkut branding dan citra yang positif lembaga kepada masyarakat," Intinya terus berinteraksi via online kepada muslimin termasuk menjadi loyalitas donatur yang sudah membayar ZIS. "Karena menjaga kepercayaan ini yang berat," katanya.
BERITA05/03/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kab Bandung Dukung Ceramah Umum Ustaz Maulana di Dome Balerame
BAZNAS Kab Bandung Dukung Ceramah Umum Ustaz Maulana di Dome Balerame
BAZNAS Kabupaten Bandung ikut mendukung ceramah umum Isra Miraj dan persiapan Ramadhan 1445 H/2024 dengan menghadirkan Penceramah kondang Ustaz Maulana. Penceramah energik yang hadir di layar televisi ini menyatakan, umat Islam lebih baik menunggu kepastian pemerintah dalam penentuan awal Ramadhan 2024. "Hal itu disebabkan pemerintah memiliki perangkat dan pakar dalam menentukan awal Ramadhan," kata Ustaz Maulana saat ceramah umum Isra Miraj dan Persiapan Awal Ramadhan di Dome Balerame Pemkab Bandung. Lebih jauh Ustaz Maulana menyatakan, pada tahun ini kemungkinan besar terjadi perbedaan penentuan awal Ramadhan. "Hal itu karena Muhammadiyah sudah menentukan 1 Ramadhan pada Senin 11 Maret 2024. Sedangkan pemerintah dan ormas-ormas Islam lain kemungkinan besar menentukan awal Ramadhan bertepatan Selasa 12 Maret 2024," katanya. Namun, Ustaz Maulana menyatakan kemungkinan besar Idul Fitri bersamaan karena Muhammadiyah akan berpuasa 30 hari dan ormas-ormas Islam lain selama 29 hari. "Yang penting Idul Fitri pasti 1 Syawal sehingga tidak ada perbedaan sama sekali," katanya. Sedangkan Bupati Bandung HM Dadang Supriatna juga mengajak kaum Muslimin untuk menghormati adanya perbedaan penetapan bulan Ramadhan tahun ini. Selain itu, bupati yang akrab dipanggil Kang DS ini juga meminta warga masyarakat menerima apa pun hasil Pemilu 2024 termasuk presiden dan wapres baru. Acara dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Detty Supriatna, para pengurus ormas-ormas Islam, para kepala OPD, para camat dan ribuan masyarakat.
BERITA04/03/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Belajar Zmart ke BAZNAS Kabupaten Kuningan untuk Pemberdayaan Ekonomi Warga
BAZNAS Kabupaten Bandung Belajar Zmart ke BAZNAS Kabupaten Kuningan untuk Pemberdayaan Ekonomi Warga
BAZNAS Kabupaten Bandung melakukan studi tiru kepada BAZNAS Kabupaten Kuningan dalam program Zmart, Kamis Zmart ini untuk pemberdayaan ekonomi warga masyarakat sehingga yang awalnya Mustahik (penerima zakat) menjadi Muzakki (pemberi zakat).Rombongan BAZNAS Kabupaten Bandung dipimpin Wakil Ketua 4 Bidanh SDM dan Administrasi Umum H. Sarnapi didampingi Kabag Pendistribusian dan Pendayagunaan (BPP) Ade, dan staf BPP yakni Tama dan Hilman Sahli.Rombongan diterima Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan Dr. H. Aang Ashari, LC, M.Si, dan penanggung jawab Zmart Kang Sadam.Menurut Ustaz Aang, perjalanan membangun zmart memang tidak semudah yang dibayangkan karena menyangkut perdagangan ritel."Awalnya BAZNAS RI menentukan pengusaha mitra Zmart adalah dari Bandung sehingga kita sedikit 'nakal' dengan pemasok barang dari pengusaha yang dekat Kuningan," katanya.Hal itu disebabkan apabila pemasok barang dari Bandung tidak akan bisa bersaing dengan toko-toko di Kabupaten Kuningan."Demikian pula dengan lokasi zmart juga diusahakan jangan berjauhan. Memang terkesan indah apabila semua kecamatan ada zmart, tapi konsekuensinya pada biaya distribusi," ujarnya.Selain itu, pembinaan ke penerima bantuan zmart juga harus dilakukan dengan rutin."Akhirnya kita memberikan bantuan secata bertahap agar penerima merasa terikat dan ikut pembinaan. Kalau bantuan langsung diberikan membuat penerima merasa tak lagi terikat," katanya.
BERITA29/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Mantul Bupati Bandung Kang DS Dinobatkan Jadi Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik Di Indonesia
Mantul Bupati Bandung Kang DS Dinobatkan Jadi Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik Di Indonesia
Penghargaan kembali diraih Bupati Bandung HM Dadang Supriatna. Kali ini penghargaan bergengsi ke - 304 yang diraih Bupati Bandung yakni dari BAZNAS RI. Dadang Supriatna dianugerahi BAZNAS Award 2024 kategori "Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik di Indonesia", yang menjadi penghargaan ke - 304 yang telah diraihnya.Penghargaan bergengsi tersebut dianugerahkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kepada Bupati Dadang Supriatna disaksikan langsung oleh Menteri Agama RI yang mewakili Presiden RI, Joko Widodo di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (29/2/2024).BAZNAS Award adalah penghargaan tahunan yang diberikan oleh BAZNAS RI kepada individu atau lembaga yang berkontribusi dalam pengelolaan zakat di Indonesia.Salah satu kategori dalam BAZNAS Award adalah "Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik".Dalam keterangannya, BAZNAS RI menyebut orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu sangat layak menerima penghargaan bergengsi BAZNAS Award tahun ini karena sebagai kepala daerah, Dadang Supriatna dinilai memiliki peran aktif dan kontribusi besar dalam mendukung gerakan zakat di wilayah Kabupaten Bandung"Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Bupati Bandung yangtelah terpilih mendapatkan BAZNAS Awards 2024 sebagai Kepala DaerahPendukung Pengelolaan Zakat Terbaik," ujar Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr KH. Noor Achmad, di sela-sela acara penganugerahan.Menurutnya, penghargaan BAZNAS Award 2024 tersebut diberikan sebagai pengakuan atas kontribusi besar Kang DS, sapaan akrab Bupati Bandung, dalam menggerakkan kesadaran membayar zakat di kalangan ASN Pemkab Bandung maupun masyarakat secara luas dan mendukung program-program BAZNAS dalam pengelolaan zakat.Selain itu, Kang DS juga dinilai berhasil melakukan inovasi dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan zakat.Selain itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung itu juga dinilai terlibat aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan zakat.Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas anugerah BAZNAS Award 2024 yang diterimanya tersebut.Ia mengaku merasa terhormat karena mendapat predikat "Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik " di Indonesia."Terus terang saya tidak menyangka akan mendapat penghargaan luar biasa ini. Saya ucapkan terima kasih banyak kepada BAZNAS RI atas Anugerah BAZNAS Award ini. Saya sangat bangga, apalagi penghargaan diberikan di hadapan Bapak Presiden RI," kata Bupati Dadang Supriatna.Kang DS, panggilan akrabnya, menyebut urusan zakat merupakan suatu kewajiban yang harus dikeluarkan oleh umat muslim untuk membersihkan harta dan jiwanya.Sebagai kepala daerah pun, kata Kang DS, sejak dilantik menjadi Bupati, dirinya berkomitmen untuk mendorong ASN maupun masyarakat agar melaksanakan kewajibannya dalam membayar zakat. "Jadi niat untuk menggerakkan kesadaran ASN dan masyarakat untuk membayar zakat ini adalah didasari kewajiban kita sebagai muslim. Bukan demi penghargaan ini. Kalau sekarang komitmen saya mendapatkan pengakuan dari BAZNAS, ini sebuah bonus," ujar Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung itu sambil tersenyum.Pria yang juga kerap dipanggil Bupati Bedas ini berkomitmen untuk terus mengajak dan mengingatkan para ASN Pemkab Bandung maupun masyarakat umum untuk selalu membayar zakat. Sebab, manfaat zakat bukan hanya untuk membersihkan harta dan jiwa, namun zakat juga memiliki dimensi lain yakni saling tolong menolong.Kang DS menjelaskan potensi zakat sangatlah besar dan memiliki banyak manfaat signifikan bagi masyarakat. Di antaranya zakat dapat digunakan membantu masyarakat miskin melalui pemenuhan kebutuhan dasar seperti bantuan makanan, pakaian, tempat tinggal melalui program rutilahu, bantuan pendidikan berupa beasiswa dan kesehatan."Selain itu zakat juga dapat mengurangi kesenjangan, mendorong solidaritas dan memperkuat ikatan sosial. Ketika orang memberikan zakat, mereka merasakan rasa tanggung jawab sosial dan saling peduli terhadap sesama," tutur Bupati Bedas.Manfaat lainnya, kata Kang DS, zakat juga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Contohnya, dana zakat dapat digunakan untuk bantuan modal usaha atau pelatihan bagi masyarakat kurang mampu, sehingga membantu mereka dalam memulai atau mengembangkan usaha mereka sendiri."Dana zakat juga bisa dialokasikan untuk membangun infrastruktur sosial seperti sekolah, masjid, dan rumah sakit. Hal ini dapat membantu meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat," jelas Dadang SupriatnaHadir juga Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi dan Waka 1 H. Jamjam Erawan dalam acara penganugerahan tersebut.
BERITA29/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Optimalkan Penghimpunan ZIS Online, BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pelatihan
Optimalkan Penghimpunan ZIS Online, BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pelatihan
BAZNAS Kabupaten Bandung ingin lebih mengoptimalkan zakat infak dan sedekah (ZIS) digital sehingga digelar pelatihan, Senin 26 Februari 2024.Acara di aula BAZNAS Kabupaten Bandung dihadiri Wakil Ketua Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua 4 H. Sarnapi dan Sekretaris H. Andris Fajar.Pemateri pelatihan dari DEF Training, Kang Dea, yang memaparkan empat hal dalam upaya menggali potensi ZIS online."Kami menginisiasi adanya lembaga zakat yang khusus menangani ZIS online melalui platform amal saleh. Alhamdulillah penghimpunan hanya melalui online bisa me capai Rp30 miliar lebih per tahun," katanya.Materi Pelatihan Digital Fundraising BAZNAS Kabupaten Bandung adalah Fundamental Digital Fundraising (Funneling), Campaign Program digital, Content Program, Social Media & Content, dan Digital Advertising
BERITA26/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Kerja Sama KADIN dan BAZNAS Kab. Bandung, Wujudkan Pemberdayaan Masyarakat
Kerja Sama KADIN dan BAZNAS Kab. Bandung, Wujudkan Pemberdayaan Masyarakat
BAZNAS Kabupaten Bandung pada Rabu, 21 Februari 2024 menghadiri acara Launching Central Budidaya Tanaman Buah Strawberry Varietas USA.Diketahui acara tersebut diinisiasi oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kab. Bandung berlokasi di Alamendah, Kec. Rancabali.Hadir dari BAZNAS di acara ini adalah Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Drs. H. Jamjam Erawan, MAP.Waka I BAZNAS Kab. Bandung mendukung adanya penanaman stroberi jenis USA ini.Lebih lanjut, Jamjam menjelaskan perihal pemberdayaan usaha pertanian terkhusus di wilayah Ciwidey."Jika ini menguntungkan tapi kurang modal, bisa dikolaborasikan untuk saling membantu dan mendorong kesuksesan mereka," katanya"Hanya catatannya berzakat, infaq dan sadaqahnya ke BAZNAS Kab. Bandung, agar tambah berkah ," tuturnya.Mengapa kami mendorong para petani stroberi ini, karena stroberi varietas USA memiliki beberapa keunggulan. Salah satunya yaitu punya tipe kering.Sehingga ketika diekspor, punya daya tahan yang lebih lama dibanding jenis stroberi lainnya. Kata Ketua KADIN Kabupaten Bandung, H. Agus Ruslan dalam sambutannya.
BERITA21/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Lakukan Studi Tiru ke BAZNAS Kabupaten Sumedang, Ini Hasilnya
BAZNAS Kabupaten Bandung Lakukan Studi Tiru ke BAZNAS Kabupaten Sumedang, Ini Hasilnya
Sebagai upaya meningkatkan penghimpunan maupun pendayagunaan dana zakat, infak dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Bandung melakukan studi tiru kepada BAZNAS Kabupaten Sumedang.BAZNAS Kabupaten Bandung diwakili Wakil Ketua Bidang Penghimpunan Ustaz Jamjam Erawan, Wakil Ketua Bidang SDM dan Administrasi Umum H. Sarnapi, Sekretaris H. Andris Fajar dan Staf Bagian Distribusi dan Pendayagunaan Bayu.Rombongan diterima Ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang KH. Ayi Subhan, Senin 19 Februari 2024 di ruang kerjanya.Menurut KH. Ayi, untuk pengumpulan ZIS di BAZNAS Kabupaten Sumedang memang masih mengandalkan dari ASN."Namun memang baru sekitar 60 persen ASN yang membayarkan zakat dan infaknya ke BAZNAS Kabupaten Sumedang. Harus terus diingatkan agar ASN membayarkan zakatnya," katanya.Selain itu, BAZNAS Kabupaten Sumedang juga berupaya memberikan bukti penyaluran dengan bekerja sama OPD Pemkab Sumedang."Misalnya BAZNAS Kabupaten Sumedang menggaet dinas lalu dibuatkan program bersama dengan dibiayai infak dari ASN. Misalnya perbaikan rutilahu kerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk infak ASN nya," katanya.Selain itu, BAZNAS Kabupaten Sumedang juga menggerakkan sekolah dan madrasah yang dibuat UPZ."Kita buat program BAZNAS Goes to School dengan menerbitkan kupon infak bagi para siswa dengan 100 persen hasilnya diserahkan kembali ke sekolah. Yang penting masalah sekolah diselesaikan oleh infak siswa," ujarnya.
BERITA19/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Nilai Zakat Fitrah Tahun Ini Diputuskan Sebesar 2,5 Kg Beras Atau Bila Diuangkan Rp40 Ribu
Nilai Zakat Fitrah Tahun Ini Diputuskan Sebesar 2,5 Kg Beras Atau Bila Diuangkan Rp40 Ribu
Pada Jumat (16/2/2024) Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kabupaten Bandung menetapkan nilai zakat fitrah tahun ini sebesar 2,5 kg beras.Nilai beras tersebut apabila diuangkan sebesar Rp40 ribu per orang.Hal itu terungkap dalam rapat penetapan besaran zakat fitrah di aula BAZNAS Kabupaten Bandung dipimpin Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi.Hadir Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua 2 H. Abdul Rauf, Wakil Ketua 3 H. Dudi Abdul Hadi, dan Wakil Ketua 4 H. Sarnapi serta Satuan Audit Internal (SAI).Sedangkan dari ormas-ormas Islam kabupaten Bandung yang hadir dari PC NU, PD Muhammadiyah, Persis, PUI, DMI, Mathla'ul Anwar, dan LDII.Menurut H. Yusuf, keputusan itu berdasarkan harga beras rata-rata yang dikeluarkan Dinas Perdagangan dan Industri Pemkab Bandung."Dinas terkait di Pemkab Bandung mengeluarkan harga beras di pasar-pasar yang ada lalu kita ambil disesuaikan dengan kemampuan ekonomi masyarakat," katanya.Dengan adanya keputusan penetapan besaran zakat fitrah ini yang lebih awal diharapkan bisa menjadi rujukan bagi UPZ kecamatan, UPZ desa/kelurahan, masjid Jami maupun ormas-ormas Islam.
BERITA16/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Selain Putuskan Besaran  Zakat Fitrah Tahun Ini, BAZNAS Kabupaten Bandung Tentukan Prosentase Distribusinya
Selain Putuskan Besaran Zakat Fitrah Tahun Ini, BAZNAS Kabupaten Bandung Tentukan Prosentase Distribusinya
Pada Jumat (16/2/2024) Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kabupaten Bandung menetapkan nilai zakat fitrah tahun ini sebesar 2,5 kg beras.Nilai beras tersebut apabila diuangkan sebesar Rp40 ribu per orang.Selain itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga memutuskan besaran prosentase untuk distribusi zakat fitrah.Yakni, untuk fakir miskin 75 persen, Amilin di tingkat DKM/RT/RW 8 persen, fi Sabilillah tingkat DKM/RT/RW 12,5 persen, Amilin desa 2,5, dan amilin kecamatan 2 persen.Hal itu terungkap dalam rapat penetapan besaran zakat fitrah di aula BAZNAS Kabupaten Bandung dipimpin Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi.Hadir Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua 2 H. Abdul Rauf, Wakil Ketua 3 H. Dudi Abdul Hadi, dan Wakil Ketua 4 H. Sarnapi serta Satuan Audit Internal (SAI).Sedangkan dari ormas-ormas Islam kabupaten Bandung yang hadir dari MUI, PC NU, PD Muhammadiyah, Persis, PUI, DMI, Mathla'ul Anwar, dan LDII.Dengan adanya keputusan penetapan besaran zakat fitrah ini dam prosentase distribusinya yang lebih awal diharapkan bisa menjadi rujukan bagi UPZ kecamatan, UPZ desa/kelurahan, masjid Jami maupun ormas-ormas Islam.
BERITA16/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bandung.

Lihat Daftar Rekening →