WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Bandung Dorong GURU PAI Kemenag Perkuat Gerakan Infak dan Sedekah di Sekolah

KATAPANG, 13 AGUSTUS 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung menghadiri kegiatan Penguatan Pemanfaatan Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Bandung pada Rabu 13 Agustus 2026 bertempat di Gedung PGRI Katapang. Kegiatan tersebut diikuti oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK se-Kabupaten Bandung.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, serta Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Jamjam Erawan. Kehadiran BAZNAS menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan para pendidik dalam membangun kesadaran zakat, infak, dan sedekah di lingkungan sekolah.

Dalam penyampaiannya, H. Yusuf Ali Tantowi mengajak para guru PAI untuk menjadi penggerak zakat, infak, dan sedekah di lingkungan pendidikan. Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam menanamkan kebiasaan berbagi kepada peserta didik sejak usia dini.

“Kami berharap bapak ibu menjadi penggerak zakat infak sedekah di sekolah,” ujar H. Yusuf Ali Tantowi.

Menurutnya, pendidikan tentang infak dan sedekah perlu ditanamkan kepada peserta didik sejak dini. Kebiasaan berbagi tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter dan ketakwaan anak.

“Kita mendidik anak-anak untuk berinfak dan bersedekah supaya menjadi pribadi yang bertakwa,” katanya.

Salah satu langkah yang didorong BAZNAS Kabupaten Bandung adalah pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di sekolah. Menurut H. Yusuf, keberadaan UPZ menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang tertib di lingkungan pendidikan.

“Salah satunya dengan membentuk UPZ sekolah. Berinfak bukanlah hal yang mudah, ibadah maliyah itu berat. Maka dari itu harus dibentuk sejak dini untuk berinfak dan berbagi,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa pembentukan UPZ sekolah memberikan kepastian dan perlindungan kelembagaan bagi aktivitas penghimpunan infak dan sedekah di lingkungan sekolah. Dengan adanya UPZ yang resmi, guru dapat mengajak peserta didik untuk berinfak melalui mekanisme yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Supaya legal dan tidak dianggap pungli, kehadiran UPZ melindungi kebaikan. Sehingga ketika mengajak anak-anak untuk berinfak bisa dipayungi kegiatannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, H. Yusuf menjelaskan bahwa keberadaan UPZ juga dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar. Menurutnya, guru PAI memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak karena berinteraksi langsung dengan peserta didik dan memiliki peran dalam pendidikan karakter keagamaan.

“Nilai manfaat nanti bisa dirasakan oleh sekolah. Motor penggeraknya nanti guru-guru PAI. Dari sekian banyak sekolah masih sedikit UPZ yang aktif, maka dari itu perlu sumbangsih dari bapak ibu untuk menggerakkan UPZ sekolah,” tuturnya.

BAZNAS Kabupaten Bandung berharap sinergi bersama Kementerian Agama Kabupaten Bandung dan para guru PAI dapat terus diperkuat, khususnya dalam mendorong pembentukan serta pengaktifan UPZ di sekolah. Melalui langkah tersebut, pendidikan zakat, infak, dan sedekah diharapkan tidak berhenti sebagai materi pembelajaran, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan yang membentuk karakter peserta didik sejak dini.

Pada akhirnya, penguatan UPZ sekolah diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan bersama dalam membangun budaya berbagi di lingkungan pendidikan sekaligus memperluas kebermanfaatan zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat Kabupaten Bandung.***

13/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan Biaya Hidup untuk Ma Irah di Ciwidey

CIWIDEY, 10 Agustus 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung menyalurkan bantuan biaya hidup kepada Ma Irah, warga lanjut usia yang tinggal di Kampung Batululumpang, Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, pada Senin 10 Agustus 2026. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Ma Irah, yang kini telah berusia lebih dari 80 tahun, menjalani kehidupan dalam kondisi yang serba terbatas. Di tengah usianya yang lanjut, ia juga harus menghadapi kondisi keluarga dengan salah satu anaknya yang berkebutuhan khusus.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan hidup sehari-hari menjadi tantangan tersendiri bagi Ma Irah. Kehadiran bantuan dari BAZNAS Kabupaten Bandung diharapkan dapat membantu meringankan sebagian kebutuhan dasar serta memberikan dukungan bagi Ma Irah dan keluarganya.

Bantuan disalurkan secara langsung ke kediaman Ma Irah. Selain bantuan biaya hidup, BAZNAS Kabupaten Bandung juga menyerahkan paket kebutuhan pokok sebagai bentuk dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari penerima manfaat.

Penyaluran secara langsung ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Bandung untuk memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kehadiran amil di lapangan sekaligus menjadi sarana untuk melihat kondisi penerima manfaat secara lebih dekat.

Program bantuan biaya hidup merupakan salah satu bentuk pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kabupaten Bandung. Bantuan tersebut diarahkan kepada masyarakat yang berada dalam kondisi membutuhkan, termasuk kelompok lanjut usia dan keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Melalui bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap dapat meringankan beban Ma Irah dan keluarganya serta memberikan sedikit ruang untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih tenang. Bantuan yang disalurkan juga menjadi wujud nyata dari amanah para muzaki, munfiq, dan mutashoddiq yang telah menitipkan dana kebaikannya melalui BAZNAS.

BAZNAS Kabupaten Bandung akan terus berupaya memperluas jangkauan pendistribusian agar manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan oleh masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Bandung. Setiap bantuan diharapkan tidak hanya menjadi dukungan secara materi, tetapi juga menghadirkan rasa kepedulian dan harapan bagi masyarakat yang sedang menghadapi keterbatasan.***

10/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan

MAJALAYA, 6 AGUSTUS 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat melalui penyaluran bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung. Penyaluran perdana dilaksanakan pada Kamis 6 Agustus 2026 di Kampung Cibenying, RW 10, Desa Padamulya, Kecamatan Majalaya, sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan air bersih akibat musim kemarau yang melanda beberapa daerah.

Kegiatan kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Bandung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, dan Dinas Sosial Kabupaten Bandung. Sinergi antarinstansi tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kabupaten Bandung merencanakan penyaluran bantuan air bersih ke 10 titik yang tersebar di wilayah terdampak kekeringan. Setiap titik akan menerima pasokan air bersih sebanyak 5.500 liter, sehingga masyarakat memiliki akses terhadap kebutuhan dasar yang sangat penting untuk keperluan sehari-hari, seperti memasak, minum, dan menjaga kebersihan.

Kekeringan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir telah menyebabkan berkurangnya ketersediaan sumber air di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung. Kondisi tersebut membuat masyarakat harus mencari sumber air alternatif dengan jarak yang cukup jauh atau membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung bergerak cepat menghadirkan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak.

Warga Kampung Cibenying menyambut kedatangan bantuan air bersih dengan penuh antusias. Mereka mengaku bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban masyarakat di tengah sulitnya memperoleh air bersih selama musim kemarau. Perwakilan warga juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bandung, BPBD Kabupaten Bandung, Dinas Sosial Kabupaten Bandung, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyaluran bantuan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung menyampaikan bahwa penyaluran air bersih merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat, khususnya saat terjadi kondisi darurat maupun bencana. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan, BAZNAS akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan.

Diharapkan, bantuan air bersih ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau berlangsung sekaligus menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian bersama dalam menghadapi dampak bencana kekeringan di Kabupaten Bandung.***


Salurkan Kepedulian Anda

Musim kemarau masih berpotensi menyebabkan krisis air bersih di berbagai wilayah Kabupaten Bandung. Mari bersama BAZNAS Kabupaten Bandung menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat terdampak melalui zakat, infak, dan sedekah.

Salurkan donasi terbaik Anda melalui:

Bank Syariah Indonesia (BSI)
No. Rekening: 7655555561
a.n. BAZNAS Kabupaten Bandung

Setiap rupiah yang Anda titipkan akan menjadi sumber kehidupan, menghadirkan air bersih, harapan, dan keberkahan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Bersama, kita kuatkan kepedulian dan wujudkan Kabupaten Bandung yang lebih sejahtera.

06/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Laporkan Pengelolaan Dana Umat dalam Siraman Rohani ASN Bulan Agustus

SOREANG3 AGUSTUS 2026 — BAZNAS Kabupaten Bandung kembali menyampaikan laporan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) pada kegiatan Siraman Rohani ASN se-Kabupaten Bandung yang digelar di Gedung Moh. Toha, Soreang, Senin 3 Agustus 2026.

Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, di hadapan ribuan aparatur sipil negara (ASN) yang mengikuti kegiatan secara luring maupun daring.

Dalam laporannya, H. Yusuf Ali Tantowi menyampaikan bahwa penghimpunan dana ZIS selama Juli 2026 mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya.

"Zakat senilai Rp597 juta, infak dan sedekah Rp545 juta, infak sedekah terikat Rp56 juta. Total penghimpunan selama bulan Juli Rp1,2 miliar. Alhamdulillah meningkat dari bulan sebelumnya," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh ASN Kabupaten Bandung serta masyarakat yang mempercayakan penyalurannya melalui BAZNAS Kabupaten Bandung.

"Ini semua adalah zakat, infak, sedekah dari ASN Kabupaten Bandung dan masyarakat sekitar. Mewakili para mustahik, kami mendoakan bapak ibu, ajarokallah," tuturnya.

Lebih lanjut, H. Yusuf Ali Tantowi menyampaikan bahwa seluruh dana yang terhimpun telah didistribusikan dan didayagunakan melalui berbagai program unggulan BAZNAS Kabupaten Bandung.

"Untuk pendistribusian dan pendayagunaan disebar ke program-program BAZNAS Kabupaten Bandung," katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sinergi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terus mengalami peningkatan sehingga diharapkan penghimpunan zakat pada bulan-bulan berikutnya semakin optimal.

"Dari BAZNAS kami menghimpun dan langsung mendistribusikan. Hampir seluruh UPZ telah berkolaborasi dan mudah-mudahan zakat di bulan berikutnya meningkat. Sesungguhnya harta kita adalah harta yang sudah kita keluarkan dalam bentuk zakat, infak, sedekah. Kami mengajak untuk memastikan harta kita bersih dan sudah tersalurkan kepada mereka yang berhak," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna menyampaikan bahwa kegiatan Siraman Rohani kali ini diikuti oleh hampir 19 ribu ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

"Hampir 19 ribu ASN yang mengikuti kegiatan siraman rohani di pagi hari ini," ujarnya.

Ia mengajak seluruh ASN untuk senantiasa bersyukur atas nikmat dan amanah yang diberikan Allah SWT serta terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

"Alhamdulillah kita masih diberikan kepercayaan oleh Allah, bisa melaksanakan kegiatan sehari-hari dan semoga senantiasa diberikan kekuatan, dilindungi dan seluruhnya diberikan keselamatan dunia akhirat," katanya.

Bupati Bandung juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang secara rutin menunaikan zakat profesinya melalui BAZNAS Kabupaten Bandung.

"Terima kasih kepada seluruh ASN yang tiap bulannya menyalurkan zakat profesi," tuturnya.

Menurutnya, penghimpunan zakat profesi menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

"Pada 2021 hanya Rp200 juta per bulan, namun hari ini mencapai Rp1 miliar per bulan. Ini bukti siraman rohani ada implementasi. Namun koreksi Ketua BAZNAS, harusnya ada tambahan saldo bulan lalu berapa," ujarnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Bandung juga mendorong BAZNAS Kabupaten Bandung untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mendukung program pembangunan, khususnya penanganan rumah tidak layak huni (Rutilahu).

"Tahun ini sekitar 4 ribu unit rutilahu. Ketua BAZNAS saya minta untuk membantu, terutama kepada masyarakat yang tanahnya 'numpang'," pungkasnya.***

04/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS RI Dorong Optimalisasi Gedung BAZNAS Centre untuk Pemberdayaan Umat

SOREANG, 27 JULI 2026 — Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bersama BAZNAS Provinsi Jawa Barat kembali mengunjungi Gedung BAZNAS Centre (GBC) Kabupaten Bandung di Soreang pada Senin 27 Juli 2026.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS RI, H. Sodik Mujahid, didampingi Pimpinan BAZNAS RI, H. Rizaludin Kurniawan. Turut hadir Wakil Ketua IV BAZNAS Jawa Barat, Nana Sudiana.

Sementara itu, rombongan disambut oleh jajaran BAZNAS Kabupaten Bandung yang diwakili Wakil Ketua II H. Abdul Rouf dan Wakil Ketua IV H. Sarnapi.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dan BAZNAS Kabupaten Bandung dalam mengoptimalkan pemanfaatan Gedung BAZNAS Centre sebagai pusat kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS RI, H. Sodik Mujahid, menyampaikan bahwa pemanfaatan gedung akan terus dikembangkan melalui berbagai bentuk kolaborasi.

"Prinsipnya gedung ini kita kerjasamakan, dan memang sempat ada obrolan untuk dijadikan Pusdiklat atau Rumah Sehat BAZNAS," ujarnya.

Ia menilai Gedung BAZNAS Centre memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pelayanan dan pemberdayaan masyarakat yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak.

Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga memaparkan sejumlah rencana pengembangan Gedung BAZNAS Centre ke depan. Di antaranya adalah penyelenggaraan pelatihan-pelatihan affiliate, pengembangan kapasitas masyarakat, serta pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berada di kawasan Gedung BAZNAS Centre.

Dengan berbagai program tersebut, Gedung BAZNAS Centre diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas kelembagaan, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi umat yang memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Di akhir kunjungannya, H. Sodik Mujahid menyampaikan apresiasinya terhadap pembangunan Gedung BAZNAS Centre Kabupaten Bandung.

"Ini akan menjadi gedung termewah di Indonesia yang ada eskalator, ada liftnya," ungkapnya.

Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dan BAZNAS Kabupaten Bandung semakin kuat dalam mengembangkan Gedung BAZNAS Centre sebagai pusat pelayanan, pemberdayaan, dan penguatan ekonomi umat di Kabupaten Bandung.***

27/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Bandung Tetap Buka Donasi Palestina, SMP dan SMK Al Wafa  Serahkan Donasi
BAZNAS Kabupaten Bandung Tetap Buka Donasi Palestina, SMP dan SMK Al Wafa Serahkan Donasi
Meski saat ini pemberitaan membenahi kondisi Palestina mulai berkurang, namun BAZNAS Kabupaten Bandung masih membuka donasi bagi kaum Muslimin karena mereka masih membutuhkannya. Bahkan apabila perang sudah mereda juga membutuhkan uluran tangan Muslimin Indonesia untuk perbaikan infrastruktur yang rusak parah. Untuk itu, SMP dan SMA Al Wafa Jln. Raya Ciwidey, Kabupaten Bandung, menggelar peringatan Isra Miraj pada Jumat 9 Februari 2024. Peringatan yang diikuti para guru dan siswa SMP dan SMK Al Wafa juga diwarnai dengan penyerahan donasi kepada kaum Muslimin di Palestina. Donasi Palestina diserahkan Ketua OSIS SMP Ghulwani dan ketua OSIS SMK Muhammad Febian kepada Waka 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi. Acara diisi dengan penceramah KH. Rohmat Abdullah Mubarok yang mengisahkan perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidilharam sampai ke Masjid Aqsha di Palestina.***
BERITA09/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Gali Potensi ZIS, BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Silaturahmi ke UPZ Rancaekek
Gali Potensi ZIS, BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Silaturahmi ke UPZ Rancaekek
Untuk menggali potensi zakat, infak dan sedekah (ZIS) di kaum Muslimin, BAZNAS Kabupaten Bandung mulai melakukan turun ke bawah untuk pembentukan UPZ kecamatan maupun UPZ desa/kelurahan. Upaya ini juga untuk pemberdayaan UPZ kecamatan dan UPZ desa/kelurahan agar lebih bisa menggali ZIS dan nantinya akan bermanfaat bagi masyarakat setempat. Acara pada Rabu 7 Februari 2024 di Kecamatan Rancaekek yang dihadiri Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi dan staf yakni H. Kasmita dan Abdul Rahman. Hadir juga Camat Rancaekek H. Diar Agus Dinar, Kepala KUA Rancaekek, Ketua UPZ Rancaekek KH. Ayi Rahman, para pengurus UPZ Kecamatan Cimenyan dan pengurus UPZ desa/kelurahan. Menurut Kepala KUA Rancaekek H. Ajang, kewajiban membayar zakat setara dengan melaksanakan ibadah shalat. "Karena umat Islam kerap lebih merasa berdosa bila meninggalkan ibadah ritual seperti shalat, namun kalau tidak membayar zakat seperti merasa biasa saja dan gak merasa berdosa," ujarnya. Sedangkan H. Sarnapi mengatakan, solusi permasalahan masyarakat tak bisa hanya mengandalkan penghimpunan dana ZIS di BAZNAS Kabupaten Bandung. "Karena jumlah penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung juga masih di bawah Rp 700 juta per bulan sehingga tak bisa menangani semua ajuan bantuan dari masyarakat," ujarnya.
BERITA09/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Turun untuk Berdayakan  UPZ Kecamatan dan UPZ Desa
BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Turun untuk Berdayakan UPZ Kecamatan dan UPZ Desa
BAZNAS Kabupaten Bandung mulai melakukan turun ke bawah untuk pembentukan UPZ kecamatan maupun UPZ desa/kelurahan.Upaya ini juga untuk pemberdayaan UPZ kecamatan dan UPZ desa/kelurahan agar lebih bermanfaat bagi masyarakat setempat.Acara diawali dari UPZ Kecamatan Cimenyan yang dihadiri Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi dan staf yakni H. Kasmita dan Abdul Rahman.Hadir juga Kasi Sosial Budaya Kecamatan Cimenyan Agus Edward, para pengurus UPZ Kecamatan Cimenyan dan pengurus UPZ desa/kelurahan.Menurut Agus Edward, BAZNAS Kabupaten Bandung sudah melakukan pertemuan dengan aparat kecamatan dan UPZ kecamatan pada 24 Januari lalu."Intinya pada upaya pemberdayaan UPZ kecamatan maupun UPZ desa/kelurahan agar bergerak untuk membantu masyarakat. Diharapkan UPZ hadir saat ada masalah di masyarakat," katanya.Sedangkan H. Sarnapi mengatakan, solusi permasalahan masyarakat tak bisa hanya mengandalkan penghimpunan dana ZIS di Kabupaten Bandung."Karena jumlah penghimpunan juga masih di bawah Rp 700 juta per bulan sehingga tak bisa menangani semua ajuan bantuan dari masyarakat," ujarnya. Mari Tunaikan Zakat, Infak dan Sedekahnya melalui kabbandung.baznas.go.id
BERITA06/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Siraman Rohani Pemkab Bandung Dihadiri Bupati Bandung Kang DS dan Pimpinan BAZNAS RI, Ini Ajakan Kang DS
Siraman Rohani Pemkab Bandung Dihadiri Bupati Bandung Kang DS dan Pimpinan BAZNAS RI, Ini Ajakan Kang DS
Pimpinan BAZNAS RI H. Rizaluddin Kurniawan menjadi penceramah dalam siraman rohani (siroh) Pemkab Bandung yang digelar di Gedung M. Toha Komplek Pemkab Bandung, Senin 5 Februari 2024.Acara dihadiri Bupati Bandung HM Dadang Supriatna, Sekda H. Cahra Amiyana, para kepala dinas dan badan, para camat, dan para kepala bidang.Dalam acara yang dibuka pembacaan Al Quran oleh Wakil Ketua 2 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Abdul Rauf dan perwakilan BAZNAS Jabar juga dihadiri para kepala bagian dan ribuan ASN yang hadir melalui zoom.Bupati menyatakan, siraman ini merupakan acara rutin tiap awal bulan untuk memberikan semangat spritual kepada para ASN."Ini merupakan implementasi dari nilai agamis dalam Bedas. Di tahun 2024 ini kita semua berharap agar menjadi tahun terbaik sebagai pengemban amanah," ujarnya.Bupati yang akrab dipanggil Kang DS ini berharap agar para ASN bersyukur terhadap pekerjaan yang ini digelutinya."Salah satu tanda syukur adalah dengan membayar zakat atau infak melalui BAZNAS Kabupaten Bandung," katanya.Kang DS mengajak para pejabat dan para ASN untuk masuk surga bersama-bersama dengan membayar zakat dan infaknya baik dengan sukarela maupun terpaksa."Karena akan masuk surga bersama-sama. Kalau diajak dengan sadar tak juga memiliki kesadaran untuk membayar zakat dan infak, maka akan dipaksa," ujarnya.
BERITA05/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Pembinaan Bulanan Amil dan Amilat
BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Pembinaan Bulanan Amil dan Amilat
BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar kembali pembinaan rutin tiap bulan yang untuk Januari 2024 diadakan pada Rabu, 24 Januari 2024.Pemateri adalah Waka 3 H. Dudi Abdul Hadi, Waka 4 H. Sarnapi, dan Kabag SAU Ajat Abdullah Mubarok.Acara dihadiri Sekretaris BAZNAS Kabupaten Bandung H. Andris Fajar dan para Amil dan amilat.Menurut Sarnapi, pembinaan ini juga silaturahmi dengan fokus utama sosialiasi standard operasi prosedur (SOR) Bidang SAU."Kami ingatkan kembali soal SOP ini karena biasanya lupa atau tak peduli lagi dengan SOP sehingga akhirnya menyimpang," katanya.Dudi menambahkan, BAZNAS Kabupaten Bandung ingin agar setiap kebijakan dan pelaksanaan program mengacu kepada SOP."Agar semuanya bisa aman regulasi, aman syari dan aman NKRI. Soal tiga aman ini juga ditekankan BAZNAS RI," katanya.Rencananya pada pembinaan Februari akan dilakukan pertemuan rutin dengan pembahasan masalah SOP di bidang penghimpunan di bawah Waka 1.
BERITA02/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS RI dan BAZNAS Jabar Lakukan Silaturahmi dengan Bupati Bandung
BAZNAS RI dan BAZNAS Jabar Lakukan Silaturahmi dengan Bupati Bandung
Pada pagi yang sejuk dan cerah, Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) didampingi BAZNAS Jabar menggelar silaturahmi dengan Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna.Acara di ruang kerja bupati Bandung, Selasa 30 Januari 2024 berlangsung hangat dan akrab.Acara dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, Wakil Ketua Bidang Penghimpunan BAZNAS Jabar H. Rachmat, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Bandung H. Ruli Hadiana, dan Kabag Kesra Pemkab Bandung Hj. Lilis.Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung juga hadir mulai dari ketua BAZNAS sampai para wakil ketua.Pimpinan Bidang Penghimpunan BAZNAS RI, H. Rizaluddin menyatakan, BAZNAS dari pusat sampai provinsi dan kabupaten/kota merupakan satu tubuh sehingga kali ini BAZNAS RI turun ke BAZNAS Kabupaten Bandung."Intinya ingin silaturahmi dan memajukan BAZNAS RI maupun BAZNAS Kabupaten Bandung. Apalagi BAZNAS Kabupaten Bandung memiliki Gedung BAZNAS Center yang bisa diberdayakan untuk Rumah Sehat BAZNAS untuk melayani masyarakat Kabupaten Bandung," katanya.Selain itu, dia juga menyinggung juga penghimpunan zakat profesi ASN Pemkab Bandung yang belum optimal karena setahun penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung baru sekitar Rp10 miliar."Seharusnya penghimpunan zakat ASN di Pemkab Bandung minimal mendapatkan Rp45 miliar," katanya.Sedangkan Hj. Saidah Sakwan mengatakan, Bupati Bandung memiliki kewenangan besar untuk pemberdayaan BAZNAS Kabupaten Bandung."Kalau zakat dan infak ASN di Pemkab Bandung efektif akan menjadi tangan kiri kepercayaan bagi bupati. Sedangkan tangan kanan bupati adalah APBD Kabupaten Bandung," katanya.
BERITA30/01/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke Pimpinan Cabang BJB Soreang, Ini Hasilnya
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke Pimpinan Cabang BJB Soreang, Ini Hasilnya
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung melakukan silaturahmi ke Pimpinan Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Soreang, Ayi Subarna, Kamis 25 Januari 2024.Silaturahmi di kantor BJB Soreang dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi, Waka Bidang Distribusi dan Pendayagunaan H. Abdul Rauf, Waka Bidang SDM dan Administrasi Umum H. Sarnapi dan Sekretaris BAZNAS Kabupaten Bandung H. Andris Fajar.Menurut Yusuf, silaturahmi resmi pertama kali ini untuk mengenalkan kepengurusan baru BAZNAS yang ternyata hampir sama dengan usia jabatan Ayi Subarna yakni sama-sama empat bulan."Pimpinan BAZNAS memiliki semangat untuk terus meningkatkan penghimpunan zakat infak dan sedekah (ZIS) karena semakin banyak ZIS akan bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.Selama ini kerja sama dengan BJB Cabang Soreang sudah terjalin lama baik untuk pembayaran ZIS dari ASN Pemkab Bandung maupun distribusi insentif marbot dan guru ngaji."Kami ingin tingkatkan lagi misalnya BAZNAS kabupaten Bandung bisa masuk dalam donasi di aplikasi Digi BJB," katanya.Selain itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga ingin mengakses CSR dari BJB untuk kendaraan operasional maupun penataan kantor."Sampai sekarang BAZNAS hanya memiliki sebuah mobil keluaran tahun 2012 sehingga harus ada penambahan mobil untuk distribusi bantuan maupun menggali ZIS," katanya.
BERITA25/01/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Optimalkan Penghimpunan, BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Rapat Koordinasi dengan UPZ Kecamatan dan Kasi Sosbud
Optimalkan Penghimpunan, BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Rapat Koordinasi dengan UPZ Kecamatan dan Kasi Sosbud
BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar rapat koordinasi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kecamatan dan Kasi Sosial Budaya Kecamatan di Aula BAZNAS Kabupaten Bandung.Acara pada Rabu, 24 Januari 2024, dibuka Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi dan para ketua UPZ kecamatan serta kasi sosbud kecamatan.Hadir juga wakil ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan, Waka 4 Bidang SDM dan Administrasi Umum H. Sarnapi dan Sekretaris BAZNAS Kabupaten Bandung H. Andris Fajar.Menurut Yusuf Ali Tontowi, para pengurus BAZNAS termasuk UPZ dan Kasi Sosbud adalah para mujahid untuk menggali potensi zakat, infak dan sedekah (ZIS) dari umat."Dengan penghimpunan ZIS yang besar akan berdampak kepada pemberdayaan masyarakat maupun bantuan lainnya," katanya.Namun BAZNAS Kabupaten Bandung tidak bisa bergerak sendiri melainkan harus menggaet UPZ kecamatan, UPZ desa dan kelurahan maupun UPZ masjid."Komunikasi dan koordinasi serta kerja sama ini sangat penting sehingga UPZ-UPZ harus diberdayakan agar penghimpunan ZIS ini menjadi lebih besar," ucapnya.Sedangkan Ustaz Jamjam Erawan menyatakan, pemberdayaan UPZ ini dimulai dari kepengurusan sampai pembagian hak amil maupun kewenangan untuk pemberdayaan masyarakat bawah."Diharapkan dengan penataan UPZ ini akan membuat manfaat ZIS akan lebih besar dan BAZNAS selalu hadir untuk menjadi solusi umat," katanya
BERITA24/01/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke BAZNAS RI  dan Dapat Kejutan Besar
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke BAZNAS RI dan Dapat Kejutan Besar
Pimpinan BAZNAS kabupaten Bandung bersilaturahmi ke pimpinan BAZNAS RI di.kantornya Jln. Matraman Raya, Jakarta Timur, untuk bersilaturahmi sekaligus menyerahkan donasi Palestina tahap ketiga. Pimpinan yang ikut adalah Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi dan Waka 4 H. Sarnapi serta sekretaris H. Andris Fajar. Menurut Yusuf, pihaknya tak memperkirakan akan ada sambutan luar biasa kepada BAZNAS Kabupaten Bandung dari BAZNAS RI. "Awalnya kami hanya ingin bersilaturahmi dan konsultasi untuk optimalisasi pengumpulan dan pemberdayaan zakat, infak dan sedekah. Terakhir adalah penyerahan donasi dari tahap satu sampai tiga sebesar Rp 747 juta lebih dari masyarakat Kabupaten Bandung," katanya. Namun kedatangan rombongan BAZNAS Kabupaten Bandung yang awalnya diterima oleh Kadiv Penguatan BAZNAS RI, Badrun Kosasih, malah diikutkan dalam seremoni HUT BAZNAS ke-23. Bahkan, rombongan BAZNAS Kabupaten Bandung dibawa keliling melihat fasilitas BAZNAS RI mulai dari pemberdayaan seperti ZChicken, dan program baru yakni drop box untuk donasi barang. "Alhamdulilah ini sebuah kejutan karena awalnya hanya sebatas silaturahmi ternyata kami disambut lebih dari itu," katanya.***
BERITA17/01/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke Wakil Ketua Bidang Pendistribusian ini Hasilnya
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke Wakil Ketua Bidang Pendistribusian ini Hasilnya
Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi melakukan silaturahmi ke Wakil Ketua BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pemberdayaan BAZNAS RI, Hj. Sadiah Sakwan. Silaturahmi di kantor BAZNAS RI di sela-sela tasyakuran HUT BAZNAS, Rabu 17 Januari 2024. Menurut Sadiah, BAZNAS RI mendistribusi pemberdayaan ekonomi melalui Pesantren Al Ittifaq, Kecamatan Rancabali, berupa peternakan domba dan santripreneur. "BAZNAS RI berprinsip pemberdayaan ekonomi bukan untuk pesantren melainkan harus dirasakan masyarakat sekitar," ujarnya. Namun, BAZNAS juga harus memperluas jangkauan pembedayaan sehingga bukan hanya di Pesantren Al Ittifaq. "Saya yakin Kabupaten Bandung punya banyak potensi baik untuk penghimpunan maupun pemberdayaan dari zakat, infak maupun sedekah," ujarnya dalam acara dihadiri Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi dan Sekretaris BAZNAS Kabupaten Bandung H. Andris Fajar. BAZNAS RI siap bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung dalam pendistribusian dan pemberdayaan masyarakat ini. Sebelumnya pada tasyakuran HUT BAZNAS ke-23 dihadiri Ketua BAZNAS RI Prof. KH. Noor Ahmad yang dihadiri para pimpinan BAZNAS RI, Prof. KH. Zainal Bahar Noor, Ketua BAZNAS Jawa Tengah KH. Ahmad Daroji dan BAZNAS kabupaten dan kota, dan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi. Acara diisi juga penyerahan donasi Palestina dari BAZNAS kabupaten dan kota Jawa Tengah dan BAZNAS Kabupaten Bandung.
BERITA17/01/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Penderita Kanker dan Tumor Makin Naik, BAZNAS Kabupaten Bandung Gandeng YPKI Gelar Sosialisasi
Penderita Kanker dan Tumor Makin Naik, BAZNAS Kabupaten Bandung Gandeng YPKI Gelar Sosialisasi
Makin banyaknya pasien kanker maupun tumor di Indonesia sehingga membuat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung dan Yayasan Pemerhati Kanker Indonesia (YPKI) mengadakan sosialisasi pencegahan dan pengobatan kanker dan tumor. "Ada 10 jenis kanker di Indonesia yang mendominasi dengan penderitanya yang terbesar adalah Kanker payudara sebanyak 65.858 orang pada tahun 2020," kata konsultan kanker YPKI, Muhammad Syamil di Gedung Ormas Islam, Senin 15 Januari 2024. Selain kanker payudara, kata Syamil, juga terdapat kanker serviks, dan kanker prostat yang menyerang laki-laki. "Kanker merupakan daging yang tumbuh karena dari generika atau keturunan, dan polusi udara khususnya rokok. Tapi perokok pasif juga paling sering terkena akibat paparan asap rokok meski tak merokok," ujarnya. Penyebab lainnya adalah radiasi telefon seluler apalagi saat di-charge atau diisi dayanya. "Kalau sedang tidur lebih baik matikan telefon selulernya. Kalau masih hidup ponselnya lebih baik jaraknya minimal 3 meter dari tubuh," ujarnya didampingi Konsultan Kanker YPKI, Leli Siti Mardiyah. Acara dibuka Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi dengan para peserta dari majelis taklim Desa Cingcin, Kecamatan Soreang, dan mahasiswa STAI Yamisa Soreang. "Acara ini juga sekaligus sosialisasi BAZNAS dan ajakan untuk menyalurkan zakat, infak dan sodakoh melalui BAZNAS Kabupaten Bandung," katanya.***
BERITA15/01/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
SD dan SMP di Kabupaten Bandung Berbondong-bondong Donasi Palestina ke BAZNAS Kabupaten Bandung
SD dan SMP di Kabupaten Bandung Berbondong-bondong Donasi Palestina ke BAZNAS Kabupaten Bandung
Sejumlah sekolah dari tingkat SD dan SMP di Kabupaten Bandung berbondong-bondong menyerahkan donasi Palestina kepada BAZNAS Kabupaten Bandung.Dalam beberapa hari terakhir ini tercatat beberapa sekolah yang menyerahkan donasi Palestina yakni SMPN 3 Margahayu sebesar Rp 7,5 juta, SDN Cibogor 1 Soreang Rp 500 ribu, dan SDN Sekarwangi Soreang Rp 665.000.Menurut staf penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung, Yasir, sekolah lain yang menyerahkan donasi Palestina adalah SDN Soreang 1 sejumlah Rp 3 juta, SDN Soreang 2 sebesar Rp 1 juta dan SDN Soreang 3 Rp 750.000.Selain dari sekolah, sejumlah masjid dan majelis taklim juga menyerahkan donasi Palestina di awal tahun baru Januari 2024 ini.Seperti jemaah Masjid Asyifa sebesar Rp 3 juta dan pondok Tahfiz Birrul Attaqdis 7 Rp 600.000."Ada juga dari donasi perseorangan termasuk dari staf BAZNAS Kabupaten Bandung," katanya.Sampai hari ini, Selasa 9 Januari 2024 jumlah donasi Palestina yang berhasil dikumpulkan BAZNAS Kabupaten Bandung mencapai Rp 843 juta dengan hampir Rp 500 juta sudah diserahkan kepada BAZNAS pusat."Rencananya Minggu depan akan kami serahkan lagi donasi Palestina tahap ketiga kepada BAZNAS pusat. Kami masih menerima donasi Palestina dari lembaga maupun perseorangan," katanya yang menjelaskan norek donasi Palestina di BSI an BAZNAS Kabupaten Bandung No 76 555-555 72.
BERITA09/01/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Kapolresta Bandung Serahkan ZIS ke BAZNAS Kabupaten Bandung
Kapolresta Bandung Serahkan ZIS ke BAZNAS Kabupaten Bandung
Pada Senin 8 Januari 2024, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menghadiri undangan dari Polresta Bandung.Untuk diketahui undangan tersebut perihal serah terima zakat dari Polresta Bandung kepada BAZNAS Kab. Bandung.Penyerahan zakat secara langsung diserahkan oleh Kombes Pol. Dr. Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.H. dan diterima oleh Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Drs. H. Jamjam Erawan, MAP.Waka I BAZNAS Kabupaten Bandung menyambut baik inisiatif dari Kapolresta Bandung untuk pengumpulan zakat, infak dan sedekah di lingkungan polres, termasuk dengan polsek se Kabupaten Bandung."Kapolres mengawali tahun baru untuk pengumpulan zakat, infak dan sedekah ini akan terus berlanjut setiap bulan, ini menjadi uswah hasanah sehingga bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi instansi atau lembaga lainnya, kata Jamjam."Untuk perdana, dalam upacara (Kapolres) menyampaikan bahwa keadaran berzakat, berinfaq dan bersedekah itu bukan sekedar menjalan perintah agama Islam, tapi lebih dari itu zakat, infaq dan sedekah itu akan Mensucikan jiwa, Membersikan harta , Membuka pintu rezeki yang bertambah dan berkah. Dapat menolong dan membuat orang lain bahagia. Akan memudahkan segala urusan, akan mempercepat penyembuhan segara rasa sakit, meredakan amarah Allah, akan mengurangi rasa kesakitan saat sakaratul maut. Bahkan Nabi utusan Allah menyatakan bahwa dengan Berzakat, Berinfaq dan Bersedekah itu akan menolak tujuh puluh macam bencana. (HR. Thabrani)," tuturnya.Ke depan, juga akan dibentuk Unit Pengumpul Zakat di Polresta Bandung."Akan dihimpun setiap awal bulan saat apel di Polresta," ucap Jamjam.
BERITA08/01/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung Terima Pimpinan DMI Ini yang Jadi Topik Pembahasannya
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung Terima Pimpinan DMI Ini yang Jadi Topik Pembahasannya
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung menerima audiensi dan silaturahmi dari kepengurusan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bandung, Senin 8 Januari 2023.Menurut Ketua DMI Kabupaten Bandung, Gus Ali Fadhil, silaturahmi ini untuk menindaklanjuti program marbot masjid yang sudah berjalan selama ini oleh BAZNAS Kabupaten Bandung."Alhamdulillah kepengurusan DMI Kabupaten Bandung kini sudah sampai ke tingkat bawah," katanya.Persoalannya marbot sebagai penerima insentif BAZNAS Kabupaten Bandung sebesar Rp100 ribu per bulan belum semuanya berasal dari masjid."Soal lain adalah DMI Kabupaten Bandung sudah membentuk LAZ," ujarnya.Menanggapi dua hal yang diajukan DMI Kabupaten Bandung, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada silaturahmi DMI Kabupaten Bandung."Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung yang dilantik pada 18 Agustus 2023 selama ini baru melakukan penataan. Semoga di tahun 2024 ini kami bisa lari untuk menghimpun dana zakat infak dan sedekah ini," ucapnya.Yusuf Ali mengakui perolehan ZIS di BAZNAS Kabupaten Bandung mulai naik dari sebulan rata-rata antara Rp600 juta sampai Rp700 juta menjadi Rp1 miliar pada Desember 2023."Kami menyambut baik ajakan DMI Kabupaten Bandung untuk memverifikasi penerima insentif marbot masjid sebab beban BAZNAS Kabupaten Bandung untuk insentif marbot dan pembayaran BPJS Ketenagakerjaan sangat besar yakni Rp450 juta per bulan," ujarnya.
BERITA08/01/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi dengan Asisten Pemkesra dan Kabag Kesra untuk Optimalisasi Penghimpunan ZIS
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi dengan Asisten Pemkesra dan Kabag Kesra untuk Optimalisasi Penghimpunan ZIS
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan (Pemkesra) Pemkab Bandung, Drs. H. Rulli Hadiana, S.Sos, MSi didampingi Kabag Kesra Pemerintah Kabupaten Bandung, Dra. Hj. Lilis Suryani, MSi menyambut baik silaturahmi dan kordinasi BAZNAS Kabupaten Bandung. Silaturahmi ini terkait perkembangan dan potensi Zakat, Infaq dan Sedekah di Kabupaten Bandung. Drs. H. Jamjam Erawan, MAP, selaku Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung yang didampingi oleh Kabag Penghimpunan BAZNAS Kabupaten, Aldiansyah Shidiq, MAg dan staf Penghimpunan Ust. Dudin Khoeruddin, SPd.I menerangkan potensi zakat, infak dan sedekah di Kabupaten Bandung ini sangat luar biasa Hal ini bila digali secara serius sebagai bagian dari implementasi visi Pemkab Bandung yang agamis. Artinya penduduk Kabupaten Bandung yang lebih dari 90 persen beragama Islam maka mereka punya kewajiban melaksanakan ibadah maliyah berupa ZIS sebagai bagian dari rukun Islam yang akan memberikan banyak manfaat untuk kemaslahatan dan kesejahteraan warga Kabupaten Bandung. Di antara potensi ZIS di Kabupaten Bandung itu adalah ASN yang lebih dari 20 ribu, APBD yang telah ditetapkan ada di angka 7,3 Triliun yang tentu akan dikerjakan oleh pihak ketiga, dunia usaha mulai ritel, mini market, pabrik, BUMN, BUMD, Perbankan, gas bumi, dan pariwisata. "Di samping itu ada juga ada lembaga atau instansi vertikal seperti Kemenag, Pengadilan Agama, Pengadilan Negeri, Kejaksaan, Dandim, Polresta, Dan Lanud Sulaiman, Badan Pertanahan Nasional dan para aghniya yang bisa sharing dan kolaborasi untuk bersama-sama menanggulangi kemiskinan di Kabupaten Bandung melalui zakat, infak dan shadaqah," kata Jamjam. Semua potensi ini bisa diproses melalui penetapan regulasi sebagai aturan teknis sebagai penjabaran UU Zakat No 23 tahun 2011 sesuai dengan kearifan dan kemaslahatan daerah. "Dengan berbekal regulasi itulah optmalisasi UPZ Kecamatan dan Desa bisa bergerak hidup menggairahkan implementasi yang langsung bersentuhan dengan masyarakat," katanya. Sementara Drs. Ruli Hadiana, S.sos, MSi mengatakan, akan segera menindaklanjuti hasil pertemuan ini dengan berkordinasi dengan berbagai pihak terkait agar potensi ini bisa menjadi kenyataan yang diproyeksikan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung.**BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi dengan Asisten Pemkesra dan Kabag Kesra untuk Optimalisasi Penghimpunan ZIS Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan (Pemkesra) Pemkab Bandung, Drs. H. Rulli Hadiana, S.Sos, MSi didampingi Kabag Kesra Pemerintah Kabupaten Bandung, Dra. Hj. Lilis Suryani, MSi menyambut baik silaturahmi dan kordinasi BAZNAS Kabupaten Bandung. Silaturahmi ini terkait perkembangan dan potensi Zakat, Infaq dan Sedekah di Kabupaten Bandung. Drs. H. Jamjam Erawan, MAP, selaku Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung yang didampingi oleh Kabag Penghimpunan BAZNAS Kabupaten, Aldiansyah Shidiq, MAg dan staf Penghimpunan Ust. Dudin Khoeruddin, SPd.I menerangkan potensi zakat, infak dan sedekah di Kabupaten Bandung ini sangat luar biasa Hal ini bila digali secara serius sebagai bagian dari implementasi visi Pemkab Bandung yang agamis. Artinya penduduk Kabupaten Bandung yang lebih dari 90 persen beragama Islam maka mereka punya kewajiban melaksanakan ibadah maliyah berupa ZIS sebagai bagian dari rukun Islam yang akan memberikan banyak manfaat untuk kemaslahatan dan kesejahteraan warga Kabupaten Bandung. Di antara potensi ZIS di Kabupaten Bandung itu adalah ASN yang lebih dari 20 ribu, APBD yang telah ditetapkan ada di angka 7,3 Triliun yang tentu akan dikerjakan oleh pihak ketiga, dunia usaha mulai ritel, mini market, pabrik, BUMN, BUMD, Perbankan, gas bumi, dan pariwisata. "Di samping itu ada juga ada lembaga atau instansi vertikal seperti Kemenag, Pengadilan Agama, Pengadilan Negeri, Kejaksaan, Dandim, Polresta, Dan Lanud Sulaiman, Badan Pertanahan Nasional dan para aghniya yang bisa sharing dan kolaborasi untuk bersama-sama menanggulangi kemiskinan di Kabupaten Bandung melalui zakat, infak dan shadaqah," kata Jamjam. Semua potensi ini bisa diproses melalui penetapan regulasi sebagai aturan teknis sebagai penjabaran UU Zakat No 23 tahun 2011 sesuai dengan kearifan dan kemaslahatan daerah. "Dengan berbekal regulasi itulah optmalisasi UPZ Kecamatan dan Desa bisa bergerak hidup menggairahkan implementasi yang langsung bersentuhan dengan masyarakat," katanya. Sementara Drs. Ruli Hadiana, S.sos, MSi mengatakan, akan segera menindaklanjuti hasil pertemuan ini dengan berkordinasi dengan berbagai pihak terkait agar potensi ini bisa menjadi kenyataan yang diproyeksikan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung.
BERITA08/01/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Serahkan Donasi Tahap Kedua Rp 450 Juta kepada BAZNAS RI
BAZNAS Kabupaten Bandung Serahkan Donasi Tahap Kedua Rp 450 Juta kepada BAZNAS RI
Sebagai bentuk pertanggungjawaban dalam penggalangan donasi Palestina, BAZNAS Kabupaten Bandung pada Minggu kemarin sudah menyerahkan donasi tahap kedua sebesar Rp 450 juta.Hal itu dikatakan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi didampingi Waka 1 Bidang Penghimpunan H. Jamjam Erawan, Jumat 5 Januari 2024."Pada tahap pertama kami menyerahkan jumlah donasi kemanusiaan untuk Palestina sebesar Rp 22.866.000 ke BAZNAS RI," ujarnya.Sedangkan pada penyerahan tahap kedua sebesar Rp 450.000.000 yang juga melalui rekening BAZNAS RI."Karena BAZNAS RI yang memiliki akses khusus bahkan didukung pemerintah Indonesia dan Mesir untuk menyalurkan bantuan kepada kaum Muslimin Palestina," ucapnya.BAZNAS Kabupaten Bandung masih membuka donasi kemanusiaan untuk Palestina yang bisa dilakukan melalui kantor maupun rekening bank.Rekening penampungan untuk donasi Palestina an BAZNAS Kabupaten Bandung di Bank Syariah Indonesia (BSI) nomor 76 555 555 72.
BERITA05/01/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Bupati Bandung dan BAZNAS Serahkan Santunan Anak Yatim Piatu
Bupati Bandung dan BAZNAS Serahkan Santunan Anak Yatim Piatu
Bupati Bandung HM Dadang Supriatna atau Kang DS menyerahkan santunan kepada 50 anak yatim piatu selepas melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Agung Al Fathu, 5 Desember 2024 Kang DS juga menyerahkan paket sembako yang berasal dari BAZNAS Kabupaten Bandung untuk anak yatim piatu tersebut."Santunan anak yatim piatu ini rutin dilaksanakan termasuk dalam Jumat keliling (Jumling) ke masjid-masjid di Kabupaten Bandung," kata Kang DS.Hadir para pejabat Pemkab Bandung yang ikut mendampingi Seperti Asda H. Ruli Hadiana, para kepala dinas dan badan, maupun para camat.Sedangkan dari BAZNAS Kabupaten Bandung hadir Waka 2 Bidang Distribusi dan Pendayagunaan H. Abdul Rauf dan Waka 4 Bidang SDM Administrasi Umum H. Sarnapi.Pada kesempatan itu, bupati juga menyerukan agar para ASN Pemkab Bandung segera membayarkan zakat profesinya bagi yang sudah memenuhi syarat berzakat.Sedangkan bagi yang penghasilannya dari gaji dan tunjangan belum mencapai Rp 7 juta per bulan bisa dengan infak."Karena terbukti zakat dan infak yang dikelola BAZNAS Kabupaten Bandung sudah banyak membantu masyarakat, marbot maupun guru ngaji," katanya.
BERITA05/01/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Donasi Korban Gempa Sumedang di HAB Kemenag Kabupaten Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Donasi Korban Gempa Sumedang di HAB Kemenag Kabupaten Bandung
Di tengah- tengah keramaian Hari Amal Bakti Kemenag dan jalan sehat, Rabu 3 Januari 2024, BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar donasi buat korban gempa Sumedang.Acara dihadiri Kepala Kemenag Kabupaten Bandung H. Cece Hidayat dan para pejabat Kemenag Kabupaten Bandung. Ribuan kepala madrasah, para guru dan pengawas juga hadir.Sedangkan para pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung juga hadir ikut upacara HAB dan gerak jalan.Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten, Drs. H. Jamjam Erawan, MAP menyatakan BAZNAS Kabupaten Bandung ikut memeriahkan acara HAB Kemenag di Lapangan Upakarti Pemkab Bandung dan jalan sehat harmoni."HAB itu merupakan simbol dari kegembiraan, maka BAZNAS Kabupaten Bandung tentu ikut larut berbahagia dengan semua keluarga besar Kemenag Kabupaten dalam wujud upacara, dan gerak jalan sehat," kata Jamjam. BAZNAS juga membuka gerai di sekitar kompek Pemerintah Kabupaten Bandung untuk informasi zakat dan penggalangan donasi peduli korban gempa Sumedang.Dari acar spontanitas itu terkumpul donasi sebesar Rp 5.270.500 yang dilakukan di Dome Soreang.
BERITA03/01/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS dan MUI Kabupaten Bandung Gencarkan Pemberdayaan Ekonomi Umat
BAZNAS dan MUI Kabupaten Bandung Gencarkan Pemberdayaan Ekonomi Umat
MUI Kabupaten Bandung menggelar Gebyar Ekonomi Syariah dan Sosialiasi Kanker dan Tumor di Gedung Ormas Islam, Sabtu 30 Desember 2023.Acara dihadiri Ketua Umum MUI Kabupaten Bandung KH. Yayan Hasuna Hudaya, Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi, Kabis Ekonomi MUI Kabupaten Bandung dan Waka 3 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Dudi Abdul Hadi, Ketua Majelis Taklim Wanita Rahmatul Ummah MUI Kabupaten Bandung Hj. Diah Sa'diah dan perwakilan majelis taklim ormas-ormas Islam serta Gabungan Organisasi Wanita (GOW). Selain sosialisasi juga dilakukan peluncuran Koperasi Jasa Syariah MUI Kabupaten Bandung sekaligus kerja sama dengan PT Naturindo.Menurut Sarnapi, sudah menjadi tugas semua pihak untuk ikut mengangkat warga miskin Kabupaten Bandung kepada kehidupan lebih baik."Menurut data BPS Kabupaten Bandung ternyata dari 3,7 juta warga masih ada sekitar 6 persen warga miskin di Kabupaten Bandung dengan penghasilan kurang dari Rp 400 ribu per bulan," katanya.Apabila dana zakat maupun infak yang digalang BAZNAS Kabupaten Bandung lebih meningkat, makan akan banyak lagi warga miskin yang terbantu."Untuk tahun 2024 ini BAZNAS Kabupaten Bandung akan memperbanyak bantuan produktif daripada komsumtif," katanya.
BERITA02/01/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Akan Ikut Meriahkan Hari Amal Bakti  Kemenag Kabupaten Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Akan Ikut Meriahkan Hari Amal Bakti Kemenag Kabupaten Bandung
Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten, Drs. H. Jamjam Erawan, MAP menyatakan BAZNAS Kabupaten Bandung akan ikut memeriahkan acara HAB Kemenag di Lapangan Upakarti Pemerintah Kabupaten Bandung pada Rabu, 3 Januari 2024."HAB itu merupakan simbol dari kegembiraan, maka BAZNAS Kabupaten Bandung tentu akan ikut larut berbahagia dengan semua keluarga besar Kemenag Kabupaten dalam wujud upacara, dan gerak jalan sehat," kata Jamjam. BAZNAS juga akan membuka 3 titik gerai di sekitar kompek Pemerintah Kabupaten Bandung. Sedangkan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten, Dr. H. Cece Hidayat, MSi yang didampingi oleh Drs. H. Asep Saefulloh, MSi (Kasubag Tata Usaha), H. Dudi Suryadarma, MAg (Kasi Penyelenggaran Haji dan Umrah) dan Kasi H. Saripudin (kasi Pendidikan Diniyah dan Pesantren) dalam silaturahmi itu.Cece menegaskan HAB merupakan momentum untuk berintrospeksi dan bergembira bersama keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Bandung. "Kami selenggarakan Upacara HAB yang diisi kilas balik perjalanan Kementerian Agama yang disampaikan Menteri Agama RI, juga arahan dan pencerahan dari Bupati Bandung, Dr. HM. Dadang Supriatna, SIP, MSi agar Kementerian Agama tetap istiqomah mengawal Agama dan keyakinan Bangsa," katanya
BERITA02/01/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bandung.

Lihat Daftar Rekening →