WhatsApp Icon
Kemensos Melalui Sentra Abiyoso Gelar Khitanan Massal di Kabupaten Bandung, Sasar 104 Anak Prasejahtera

SOREANG, 13 MEI 2026 – Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Abiyoso Cimahi menggelar aksi sosial khitanan massal dan cek kesehatan bagi warga Kabupaten Bandung. Acara yang merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor ini diselenggarakan di Gedung Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) Dinas Sosial Kabupaten Bandung pada Rabu (13/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh sejumlah pimpinan daerah dan instansi terkait, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu, Kepala Sentra Abiyoso Cimahi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung, Wakil Ketua (Waka) 2 Baznas Kabupaten Bandung H. Abdul Rouf, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung.

Sebanyak 104 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Bandung terdaftar sebagai peserta khitanan massal. Selain khitanan, panitia juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis yang diikuti oleh 9 orang warga sekitar.

Kepala Sentra Abiyoso menegaskan bahwa program ini merupakan implementasi dari program ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial) untuk membantu keluarga prasejahtera dalam memenuhi hak kesehatan anak. Sinergi ini semakin kuat dengan hadirnya Baznas Kabupaten Bandung yang turut memberikan kontribusi nyata.

Waka 2 Baznas Kabupaten Bandung menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan ini dengan menyalurkan santunan tunai kepada seluruh peserta khitanan. Dukungan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pasca-khitan bagi keluarga peserta.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung yang hadir memantau jalannya acara memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi antara pemerintah pusat melalui Kemensos, pemerintah daerah, dan lembaga zakat. Menurutnya, penggunaan fasilitas SLRT Dinsos sebagai lokasi acara sangat tepat untuk menjangkau masyarakat yang memang membutuhkan pelayanan cepat dan tepat sasaran.

Acara berlangsung khidmat dan lancar, dengan para peserta mendapatkan paket bantuan nutrisi serta pakaian ibadah dari Sentra Abiyoso sebagai pelengkap kebahagiaan mereka di hari tersebut.***

13/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Dorong Optimalisasi ZIS Sektor Pariwisata di Rancabali

RANCABALI, 13 MEI 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bersama para pelaku usaha pariwisata di wilayah Kecamatan Rancabali pada Rabu 13 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan serta dihadiri langsung oleh Camat Rancabali Panpan Rispan, perwakilan dari Disparekraf, unsur Forkopimcam, dan Ketua UPZ Kecamatan Rancabali.

Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini mengundang sekitar 32 pemilik usaha pariwisata yang berada di wilayah Rancabali.

Dalam sambutannya Camat Rancabali, Panpan Rispan menyampaikan bahwa kehadiran dan manfaat BAZNAS Kabupaten Bandung telah dirasakan langsung oleh masyarakat di wilayahnya.

“BAZNAS sudah terasa oleh warga Rancabali. Tempo hari ada musibah 12 orang karena gas meledak, saya koordinasi dengan Kasi Sosbud,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa BAZNAS juga turut membantu masyarakat yang mengalami kendala dalam akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang belum memiliki BPJS.

“Bagi mereka yang tak punya BPJS bisa ter-cover oleh BAZNAS. Alhamdulillah tiga orang bisa dibantu,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia berharap dampak dan manfaat program BAZNAS dapat terus diperluas, termasuk dalam mendukung sektor pariwisata di Rancabali.

“Ke depannya semoga dampak BAZNAS bisa terasa lebih banyak, terutama di bidang pariwisata,” katanya.

Menurutnya, pengelolaan zakat yang terorganisir melalui BAZNAS menjadi langkah penting agar penyalurannya berjalan tertib dan sesuai aturan.

“Ini semua diwadahi oleh BAZNAS supaya lebih tertib lagi penyaluran hasil zakatnya. Kalau tidak ada regulasi, masuknya ke pungutan liar,” tegasnya.

Ia pun berharap para pengelola wisata dapat menindaklanjuti hasil kegiatan tersebut dan mulai membangun kolaborasi bersama BAZNAS Kabupaten Bandung.

“Saya harapkan pihak pengelola melaporkan kegiatan ini dan ditunggu responnya seperti apa. Dari kita, oleh kita dan untuk kita,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, menekankan bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya memiliki nilai sosial, tetapi juga nilai spiritual yang membawa keberkahan.

“Ada nilai spiritual dari zakat, infak, sedekah, maka akan melahirkan keberkahan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pengelolaan ZIS menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menjaga kebermanfaatan harta sekaligus membantu masyarakat.

“Untuk menyelamatkan harta, warga dan negara. Ada upaya dan ikhtiar untuk membangun keberkahan ini,” jelasnya.

Menurutnya, sektor usaha wisata juga akan memperoleh dampak positif apabila nilai-nilai keberkahan diterapkan dalam aktivitas usaha.

“Usaha wisata akan semakin berkah. Keberkahan itu membawa manfaat bagi banyak orang,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan bahwa masyarakat tetap dapat berinfak meskipun belum mencapai nisab zakat.

“Kalau tidak mencapai nisab, maka berinfak sesuai keinginan. Asal ada kemauan dan kesungguhan, Allah akan membantu dan menolong kita,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap kesadaran para pelaku usaha wisata terhadap pentingnya zakat, infak, dan sedekah semakin meningkat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kabupaten Bandung.***

13/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Audiensi dengan RSUD Otista, Dorong Optimalisasi ZIS untuk Manfaat Umat

SOREANG, 5 MEI 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung melaksanakan audiensi dengan RSUD Otista dalam rangka mendorong optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta peningkatan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan audiensi tersebut berlangsung pada Selasa 5 Mei 2026 dan dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, yang diterima langsung oleh Direktur Utama RSUD Otista, dr. Hj. Yuli Irnawaty Mosjasari.

Dalam kesempatan tersebut, H. Jamjam Erawan menyampaikan bahwa potensi penghimpunan ZIS di lingkungan RSUD, khususnya dari tenaga medis seperti dokter spesialis, masih belum optimal.

“Zakat, infak, sedekah, terutama dari dokter-dokter spesialis masih belum maksimal,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa optimalisasi penghimpunan ZIS di lingkungan RSUD tidak hanya berdampak pada peningkatan dana yang terhimpun, tetapi juga akan kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk dalam mendukung kebutuhan layanan kesehatan.

“Nantinya, ZIS ini juga akan kembali lagi dipakai untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peningkatan penghimpunan secara terukur agar manfaat yang diberikan dapat dirasakan lebih luas.

“Saya butuh angka, untuk memberi manfaat bagi banyak orang,” tegasnya.

Dalam audiensi tersebut juga disampaikan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama dalam program pendistribusian BAZNAS Kabupaten Bandung, yang diwujudkan melalui program Bandung Sehat.

Diketahui program Bandung Sehat selama ini berperan dalam membantu masyarakat, khususnya dalam penanganan tunggakan BPJS Kesehatan, serta berbagai kebutuhan kesehatan lainnya.

Selain Bandung Sehat, BAZNAS Kabupaten Bandung juga memiliki program unggulan lain, yaitu Bandung Cerdas, Bandung Berdaya Saing, Bandung Peduli, dan Bandung Religius, yang menyasar berbagai aspek kehidupan masyarakat.

 

Melalui audiensi ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bandung dan RSUD Otista dapat semakin diperkuat, sehingga potensi ZIS dapat dioptimalkan dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.***

05/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Siraman Rohani Pemkab Bandung Mei 2026 Digelar, Bupati Tekankan Peningkatan Keimanan dan Pelayanan

SOREANG, 4 MEI 2026 — Pemerintah Kabupaten Bandung kembali menggelar kegiatan siraman rohani bulan Mei 2026 yang berlangsung pada Senin 4 Mei 2026 di Gedung Moh. Toha, Soreang.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna, serta diikuti oleh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

Dalam sambutannya, Bupati Bandung menyampaikan bahwa kegiatan siraman rohani rutin dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual pegawai, sekaligus untuk meminimalisir berbagai persoalan dalam pelaksanaan tugas.

“BKPSDM selalu melakukan kegiatan siraman rohani, dalam rangka upaya memberikan perhatian dan meminimalisir persoalan-persoalan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan spiritual, terlebih menjelang datangnya bulan Zulhijah.

“Sehat bukan secara fisik saja, tetapi keimanan kita adanya peningkatan. Sebentar lagi kita memasuki Zulhijah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh ASN untuk kembali pada nilai-nilai dasar dalam menjalankan tugas, serta menghindari sikap ambisius yang dapat mengarah pada tindakan yang tidak benar.

“Mari kita kembali kepada jati diri kita masing-masing. Jangan terlalu ambisi, menghalalkan segala cara. Mari kita tingkatkan pelayanan, keimanan dan ketakwaan untuk bekal akhirat,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, turut disampaikan laporan pengelolaan BAZNAS Kabupaten Bandung bulan April oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan

Ia mengungkapkan bahwa pada bulan April 2026, penghimpunan dan pendistribusian mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya.

“Alhamdulillah pada bulan April kita mengalami peningkatan. Untuk pendistribusian ada bantuan-bantuan kepada pendidikan, termasuk di dalamnya BPJS kesehatan,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BAZNAS Kabupaten Bandung.

“Sebagai bentuk pertanggungjawaban, perlu kami sampaikan juga penerimaan dari bapak dan ibu. Kami ucapkan terima kasih banyak atas kepercayaan, amanah dan titipannya,” tambahnya.

Kegiatan siraman rohani ini diharapkan dapat terus memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung, sekaligus meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.***

04/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pelatihan dan Pengukuhan Relawan BTB di Gunung Puntang

CIMAUNG, 1 MEI 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan pelatihan dan pengukuhan Relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang bertempat di Bumi Perkemahan Gunung Puntang, Kabupaten Bandung.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, mulai Jumat 1 Mei 2026 hingga Sabtu, sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan dan kapasitas relawan dalam menghadapi situasi kebencanaan di wilayah Kabupaten Bandung.

Pembukaan kegiatan secara simbolis dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, serta Wakil Ketua II BAZNAS Jawa Barat, Zaki Hilmi.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur terkait, di antaranya Kepala LAB BAZNAS Jawa Barat, Komandan BTB Jawa Barat, Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Bandung, Ketua Bagian Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Bandung, Komandan BTB Kabupaten Bandung, serta Ketua UPZ Kecamatan Cimaung.

Sebanyak 30 peserta tercatat mengikuti kegiatan ini berdasarkan daftar hadir, dengan tambahan 10 peserta lainnya yang menyusul sehingga total keseluruhan mencapai 40 orang relawan yang akan mengikuti rangkaian pelatihan dan pengukuhan.

Para peserta merupakan relawan terpilih yang sebelumnya telah melalui proses seleksi, mulai dari tahap administratif hingga wawancara, yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bandung.

Kegiatan pelatihan ini dirancang untuk membekali para relawan dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan bencana, sekaligus memperkuat koordinasi dan kesiapan tim di lapangan.

Selain itu, pengukuhan relawan menjadi momentum penting dalam menegaskan komitmen para peserta untuk terlibat aktif dalam kegiatan kemanusiaan, khususnya dalam penanganan bencana yang membutuhkan respon cepat, terkoordinasi, dan profesional.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap kehadiran Relawan BTB dapat semakin optimal dalam membantu masyarakat terdampak bencana, serta menjadi garda terdepan dalam misi kemanusiaan di wilayah Kabupaten Bandung.***

01/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Bandung Hadiri Silaturahmi UPZ Kecamatan Rancaekek
BAZNAS Kabupaten Bandung Hadiri Silaturahmi UPZ Kecamatan Rancaekek
Wakil Ketua Bidang SDM dan Administrasi Umum BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi menghadiri silaturahmi yang digelar UPZ Kecamatan Rancaekek, Rabu 24 April 2024. Acara dihadiri Camat Rancaekek Ir. H. Diar Hadi Gusdinar, M.Si; Ketua UPZ Rancaekek KH. Ayi Rahman, para pengurus UPZ Kecamatan Rancaekek dan Pengurus UPZ desa/kelurahan. Hadir juga Ketua MUI Kecamatan Rancaekek KH. Elan Jaelani dan Ketua DMI Rancaekek H. Uwoh Saepuloh. Menurut H. Diar, pihaknya akan mendorong pembentukan UPZ desa dan kelurahan yang harus dikirimkan ke BAZNAS Kabupaten Bandung maksimal 10 Mei 2024. "Alhamdulillah batik untuk pengurus UPZ sudah kami sediakan saat pelantikan. Tinggal menunggu pelantikan UPZ kecamatan dan UPZ desa/kelurahan pada 20 Mei mendatang," katanya. Selain itu, Kecamatan Rancaekek juga akan membangun masjid dan Islamic Center di atas tanah milik Pemkab Bandung. "Ada tanah fasos dan fasum di Bumi Rancaekek Kencana, namun perlu kejelasan agar pembangunan bisa berjalan lancar," katanya. Sedangkan H. Sarnapi mengatakan, UPZ kecamatan Rancaekek dan UPZ desa/kelurahan diberi kewenangan luas untuk penggalian potensi zakat, infak dan sedekah (ZIS) di wilayahnya masing-masing. "Masih banyak potensi ZIS di kecamatan maupun desa/kelurahan yang belum tergali dengan baik," katanya.
BERITA24/04/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kab Bandung bersama Zein Tour and Travel juga Goweser
BAZNAS Kab Bandung bersama Zein Tour and Travel juga Goweser
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi membagikan pengalamannya ketika sedang menjalankan ibadah Umrah di Arab Saudi. Untuk diketahui, Ketua BAZNAS berkesempatan berangkat ke tanah suci bersama rombongan Bupati Bandung, H. M. Dadang Supriatna. Dalam kesempatan tersebut Ketua BAZNAS membagikan 1000 box makanan bersama Direktur PT. Zein Tour and Travel, H. Zeinal Abidin. "Alhamdulillah berkesempatan menemani Direktur Zein Tour, berbagi di sekitaran tanah (Masjidil) Haram," katanya. Secara tidak sengaja dalam momen itu, dirinya bertemu para goweser dari Indonesia. Salah satu goweser bernama Basir menceritakan kisahnya bisa sampai ke tanah suci hanya dengan bersepeda. "Bisa sampai sini seperti mimpi," kata Basir. Diketahui Basir berangkat dari Jakarta pada bulan Mei 2023, dan baru tiba di tanah suci pada Desember 2023. "Sendiri dari Jakarta sampai Kuala Lumpur. Dari Kuala Lumpur ketemu temen dari Banten yang tujuannya sama mau ke Makkah, mau haji juga," jelas Basir. "Di belakang kita ternyata banyak. Ada yang jalan kaki, naik sepeda, naik motor. Ada (sekitar) 40 orang," sambungnya. Ketua BAZNAS Kab. Bandung lalu mendoakan agar ibadah haji yang dijalankan oleh Basir dan semua rekannya lancar. "Mudah-mudahan Mas Basir diberikan kemudahan, kelancaran," kata Yusuf. "Mudah-mudahan bisa melaksanakan haji secara sempurna dan maksimal, dan mudah-mudahan dapat haji mabrur," pungkasnya.
BERITA09/04/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Bupati dan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Doakan Para Pembayar Zakat dan Infak Saat Sedang Umrah
Bupati dan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Doakan Para Pembayar Zakat dan Infak Saat Sedang Umrah
Sejak Rabu lalu, 3 April 2024, Bupati Bandung HM Dadang Supriatna dan rombongan sedang melaksanakan umrah ke tanah suci. Salah satu peserta umrah di akhir Ramadhan adalah Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi, LC, MA. Saat berada di tanah harom diisi dengan melaksanakan ibadah terutama berdoa di tempat-tempat mustajab untuk berdoa. "Kalau di Masjid Nabawi ada namanya Raudah, sedangkan di Masjidilharam, Makkah, lebih banyak lagi tempat mustajab untuk berdoa," kata KH. Yusuf. Salah satu doa yang dipanjatkan adalah mendoakan kaum Muslimin yang membayarkan zakat (Muzakki), membayarkan infak (munafik) maupun menyalurkan sodakoh (mutashoddik) kepada BAZNAS Kabupaten Bandung. "Kami berdoa yang intinya agar Allah SWT membersihkan atau mensucikan harta para pembayar zakat, infak maupun sodakoh (ZIS). Karena orang-orang yang selalu menunaikan ZIS karena Allah dan bukan karena ingin dipuji manusia, maka Allah SWT akan membersihkan dan mensucikan baik harta maupun jiwanya," katanya. Allah SWT berfirman dalam surat At-Taubah ayat 103, Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Doa lainnya agar harta dari pembagar ZIS bermakna "Al-Barakatu" yang artinya berkah. Makna ini menegaskan orang yang selalu membayar ZIS, .aja hartanya akan selalu dilimpahkan keberkahan Allah SWT yang akhirnya keberkahan harta ini akan berdampak kepada keberkahan hidupnya. " Keberkahan ini muncul akibat harta yang kita belanjakan adalah harta yang suci dan bersih melalui ZIS," katanya. Terakhir, doa yang dipanjatkan adalah agar harta para pembayar ZIS bisa "An-Numuw", tumbuh dan berkembang. Makna ini menegaskan orang-orang yang selalu menunaikan zakat, hartanya (dengan izin Allah) akan selalu terus tumbuh dan berkembang. Hal ini disebabkan oleh kesucian dan keberkahan harta yang telah ditunaikan kewajiban zakatnya. "Tentu kita tidak pernah mendengar adanya orang yang selalu menunaikan ZIS dengan ikhlas karena Allah, kemudian banyak mengalami masalah dalam harta dan usahanya, baik itu kebangkrutan, kehancuran, kerugian usaha, dan lain sebagainya," katanya. Bahkan sebaliknya orang yang rajin membayar ZIS akan ditambah hartanya baik bermakna jumlah maupun keberkahannya.***
BERITA08/04/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Silaturahmi BAZNAS Kabupaten Bandung dan Dandim 0624/Kab. Bandung, Berbincang Mengenai Zakat Infak Sedekah
Silaturahmi BAZNAS Kabupaten Bandung dan Dandim 0624/Kab. Bandung, Berbincang Mengenai Zakat Infak Sedekah
BAZNAS Kabupaten Bandung bersilaturahmi ke Kodim 0624/Kab. Bandung.Dandim 0624/Kab. Bandung yaitu Letkol Inf Hamzah Budi Susanto menerima secara langsung kunjungan dari BAZNAS yang diwakili oleh Waka I Bidang Pengumpulan Drs. H. Jamjam Erawan, MAP.Perbincangan yang berlangsung pada Rabu, 3 April 2024 ini membahas tentang zakat infak dan sedekah serta potensinya di Kabupaten Bandung.Dandim mengaku senang ketika mendapatkan pencerahan mengenai zakat, infak dan sedekah.Ke depannya akan ada sosialisasi tentang optimalisasi ZIS beserta Inbup di Kodim 0624/Kab. Bandung, yang direncanakan pada 17 Mei 2024. Selain silaturahmi, dalam kesempatan yang sama Kodim 0624/Kab. Bandung juga menyerahkan zakat fitrah ke BAZNAS Kabupaten Bandung.
BERITA03/04/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Dandim 0624/Kabupaten Bandung Sepakat Berzakat ke BAZNAS Kab. Bandung
Dandim 0624/Kabupaten Bandung Sepakat Berzakat ke BAZNAS Kab. Bandung
Letkol Inf Hamzah Budi Susanto, S.E, M.I.P. selaku Komandan Dinas Militer 0624 Kabupaten Bandung bersepakat akan menyalurkan Zakat, Infaq dan Shadaqah anggotanya melalui Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bandung. Hal tersebut terucap saat bertemu dengan Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Drs. H. Jamjam Erawan, MAP.Didampingi oleh Staf Bagian Penghimpunan, Ust Dudin Khoeruddin, SH dan anggota Tim Optimalisasi ZIS BAZNAS Kabupaten Bandung, Ust. Dadang Abu Hamzah di ruang kerja Komandan Dandim 0624 Kabupaten Bandung sebelum acara serah terima Zakat Fithrah keluarga besar Kodim 0624 Kabupaten Bandung. Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Drs. H. Jamjam Erawan, MAP menyambut baik keinginan mulia Bapak Komandam Dandim ini. Karena dengan menyalurkan ZIS ke BAZNAS akan lebih tertib baik dalam penghimpunan, pendistribusian maupun pelaporannya.Masih di komplek Dandim 0624 Kabupaten Bandung, tepatnya di Masjid diserahkan secara simbolis zakat fitrah keluarga besar Dandim 0624 Kabupaten Bandung.Dari panitia yang diserahkan oleh Kasdim 0624/Kabupaten Bandung Mayor Chb (K) Sri Nurhaeni yang didampingi oleh Pasipers Kodim 0624/Kabupaten Bandung Kapten Inf Aang Purtoni kepada Drs. H. Jamjam Erawan, MAP dari BAZNAS Kabupaten Bandung.Serta beberapa Yayasan juga pondok pesantren yang dihimpun dari anggota Dandim Kabupaten Bandung.
BERITA03/04/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Antusiasme Warga Desa Rahayu Kec Margaasih Hadiri Pasar Beras Murah, Kerjasama Dispakan dan BAZNAS Kab. Bandung
Antusiasme Warga Desa Rahayu Kec Margaasih Hadiri Pasar Beras Murah, Kerjasama Dispakan dan BAZNAS Kab. Bandung
Pada Rabu 27 Maret 2024, bertempat di halaman Madrasah Darul Maarif Rahayu Desa Rahayu Kecamatan Margaasih telah digelar pendistribusian Pasar Beras Murah.Untuk diketahui, pasar beras murah ini diinisiasi oleh Dispakan Kabupaten Bandung bekerjasama dengan BAZNAS Kab. Bandung.Terlihat para warga Desa Rahayu antusias mengikuti acara ini dan mengantri dengan tertib untuk mendapatkan beras murah.Adapun beras yang disediakan dalam kegiatan ini yakni sebanyak 1400 beras lebih.
BERITA28/03/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS RI Silaturahmi ke Bupati Bandung, Ini yang Dibahas
BAZNAS RI Silaturahmi ke Bupati Bandung, Ini yang Dibahas
Jajaran pimpinan BAZNAS RI dan BAZNAS Jabar mengadakan silaturahmi ke Bupati Bandung HM Dadang Supriatna, Jumat 22 Maret 2024.Hadir tiga Wakil Ketua BAZNAS RI yakni Rizaluddin, Hj. Sadiah Sakwan, dan Ahmad Sudradjat. Sedangkan dari BAZNAS Jabar hadir dua wakil ketua yakni Rachmat Ari dan Ali Kosim.Menurut Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. H. Noor Achmad, kunjungan kali ini untuk mendukung peningkatan zakat, infak dan sedekah di Kabupaten Bandung."Karena potensi Kabupaten Bandung sangat besar sebab dari jumlah ASN nya juga besar," katanya.Selain itu, BAZNAS RI juga menyoroti keberadaan Gedung BAZNAS Center di Jln. Gading Tutuka, Desa Cingcin, Kecamatan Soreang."Kami ingin memperkuat keberadaan bangunan itu untuk dimanfaatkan bagi kepentingan umat secara luas," katanya.Sedangkan Dadang Supriatna mengatakan, Gedung BAZNAS Center sepenuhnya milik BAZNAS, sedangkan status tanah milik Pemkab Bandung."Bangunan dari CSR milik BAZNAS Kabupaten Bandung, sedangkan tanah adalah barang milik daerah," katanya.
BERITA22/03/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten dan Kemenag Gelar Festival Ramadhan Bagikan Sembako
BAZNAS Kabupaten dan Kemenag Gelar Festival Ramadhan Bagikan Sembako
Sebanyak 200 paket sembako dari total 3.000 paket sembako dibagikan jajaran Kemenag Kabupaten Bandung bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung, Jumat 22 Maret 2024. Menurut Kepala Kemenag Kabupaten Bandung, H. Cece Hidayat, penyaluran paket sembako ini dilakukan secara nasional kerja sama Kemenag dengan BAZNAS RI, BAZNAS provinsi, dan BAZNAS kabupaten dan kota. "Paket sembako diberikan kepada marbot masjid, warga kurang mampu maupun warga sekitar Kemenag Kabupaten Bandung di Baleendah," ujarnya. Dari 3.000 paket itu, kata Cece, sebanyak 2.500 paket dari BAZNAS Kabupaten Bandung dan sisanya 500 paket dari Kemenag Kabupaten Bandung. "Alhamdulillah dari zakat, infak dan sedekah ASN Pemkab Bandung termasuk Kemenag Kabupaten Bandung bisa dibagikan kepada warga kurang mampu," ujarnya. Kerja sama Kemenag dengan BAZNAS Kabupaten Bandung, kata Cece, akan terus ditingkatkan. "Karena kalau penghimpunan zakat dan infak naik juga akan berdampak kepada jajaran Kemenag seperti kepedulian kepada guru honorer," ujarnya. Acara dihadiri Kepala Subag Tata Usaha Kemenag Kabupaten Bandung H. Saepuloh dan Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi berlangsung di aula Kemenag Kabupaten Bandung.
BERITA22/03/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Bupati Santuni Anak Yatim dan Berikan Paket Sembako BAZNAS Kabupaten Bandung
Bupati Santuni Anak Yatim dan Berikan Paket Sembako BAZNAS Kabupaten Bandung
Bupati Bandung H. Dadang Supriatna atau kang DS menyerahkan bantuan yatim piatu dan paket sembako di sela-sela tarawih keliling (tarling). Acara di Masjid Besar Nagreg, Selasa 19 Maret 2024, dihadiri para kepala OPD, para camat di Dapil IV dan pengurus ormas Islam. Hadir juga wakil ketua IV BAZNAS Kabupaten Bandung dan para pengurus UPZ kecamatan. Menurut Kang DS, santunan kepada anak-anak yatim piatu ini diberikan sebanyak 20 per kecamatan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga menyerahkan 20 paket sembako per kecamatan atau 620 paket se-kabupaten Bandung. "Kami juga memberikan paket sembako untuk kegiatan-kegiatan lainnya karena BAZNAS Kabupaten Bandung pada Ramadhan kali ini menyediakan 1.000 paket," kata Sarnapi. BAZNAS Kabupaten Bandung mengucapkan terimakasih kepada para Muzakki khususnya ASN Pemkab Bandung yang sudah menyerahkan zakat maupun infaknya. "Semoga penerimaan zakat maupun infak makin besar sehingga masyarakat kurang mampu yang dibantu BAZNAS Kabupaten Bandung juga makin banyak," katanya.
BERITA19/03/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Melalui BAZNAS Kab. Bandung, Bupati Gelar Sosialisasi Inbup tentang Optimalisasi Zakat, Infak dan Sedekah
Melalui BAZNAS Kab. Bandung, Bupati Gelar Sosialisasi Inbup tentang Optimalisasi Zakat, Infak dan Sedekah
Pada Senin 18 Maret 2024, telah terlaksana sosialisasi Intruksi Bupati tentang Optimalisasi Zakat, Infaq dan Shadaqoh Profesi ASN dan Non ASN di Lingkungan Pemkab. Bandung melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung.Adapun acara tersebut bertempat di Gedung Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kab. Bandung.Ketua BAZNAS Kab. Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi menyambut dengan baik adanya Inbup ini. Ia mengharapkan khususnya kepada ASN di wilayah Kab. Bandung untuk menunaikan zakatnya ke BAZNAS Kabupaten Bandung. Insya Allah zakat yang diterima akan disalurkan dengan prinsip Aman Syari, Aman Regulasi dan Aman NKRI.Senada dengan hal tersebut, Bupati Bandung Dr. H. M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si. menjelaskan zakat, infaq, dan shadaqah merupakan kewajiban dalam islam."Dalam islam, zakat infak dan sedekah memiliki peran yang sangat penting dalam hal kesenjangan di masyarakat," katanya."Inbup ini merupakan tahapan yang penting dan strategis. Jadi saya minta semua pihak agar berperan secara aktif untuk mensosialisasikan zakat infak dan sedekah kepada asn maupun non aparatur sipil," sambungnya.Lebih lanjut, Kang DS berkata dalam sambutannya kalau potensi zakat di Kab. Bandung sangat besar sehingga ia memberi istilah 'raksasa yang sedang tertidur'."Dengan pemahaman serta upaya yang sungguh-sungguh, kita dapat membangunkan raksasa yang tertidur itu demi terciptanya kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bandung," ucapnya."Secara simbolis saya menyerahkan zakat infak sedekah kepada BAZNAS Kabupaten Bandung," pungkasnya
BERITA18/03/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Santuni Anak Yatim Piatu Saat Tarawih Keliling Bupati
BAZNAS Kabupaten Bandung Santuni Anak Yatim Piatu Saat Tarawih Keliling Bupati
BAZNAS Kabupaten Bandung memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebanyak 620 paket sembako.Penyerahan santunan ini diawali dari Masjid Jami Asshobarna, Desa Jatisari, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Rabu 13 Maret 2024.Acara dihadiri Bupati Bandung HM Dadang Supriatna, para kepala OPD dan para camat serta kepala desa di Dapil 1.Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi, Wakil Ketua 1 H. Jamjam Erawan dan Wakil Ketua 2 H. Abdul Rauf.Acara diawali dengan tadarus Al Quran, santunan kepada anak-anak yatim piatu dan dhuafa, buka bersama dan shalat tarawih."Penyerahan santunan atau bingkisan kepada anak-anak yatim piatu ini sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang kepada sesama," kata Yusuf Ali.Setiap kecamatan mendapatkan 20 paket sembako dan bantuan kepada warga masyarakat yang mengajukan kepada BAZNAS Kabupaten Bandung."Bantuan yang diberikan berupa bantuan biaya hidup, bantuan modal usaha dan bantuan kesehatan," katanya.
BERITA14/03/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Harus Hadir dan Dirasakan Manfaatnya oleh Muzakki dan Mustahik
BAZNAS Kabupaten Bandung Harus Hadir dan Dirasakan Manfaatnya oleh Muzakki dan Mustahik
Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi mengatakan, kehadiran BAZNAS Kabupaten Bandung harus bisa memberikan manfaat bagi Muzakki maupun Mustahik. "Untuk itu, Amil dan amilat harus menunjukkan kinerjanya dengan kinerja terbaik dalam melayani Muzakki maupun Mustahik," kata Yusuf Ali dalam pembinaan Amil dan amilat BAZNAS Kabupaten Bandung, Jumat 8 Maret 2024. Acara dihadiri Waka 1 H. Jamjam Erawan, Waka 4 H. Sarnapi dan Sekretaris BAZNAS Kabupaten Bandung H. Andris Fajar. Lebih jauh Yusuf menyatakan, pelayanan kepada Muzakki dengan memastikan pelayanan yang terpercaya dalam membersihkan harta pembayar zakat maupun infak. "Muzakki harus dilayani dengan baik dengan cara menyapa dan memberikan bukti bahwa pembayaran zakat dan infaknya bermanfaat bagi Mustahik," katanya. Sedangkan pelayanan kepada Mustahik karena pasti kurang mampu merasa tak enak atau tak nyaman dalam menjalani hidupnya. "Semoga kehadiran Ramadhan bisa menggenjot penghimpunan zakat dan infak ini serta lebih banyak membantu warga kurang mampu," katanya.
BERITA08/03/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Kunjungi Rumah Zakat untuk Belajar Digital Fundraising
BAZNAS Kabupaten Bandung Kunjungi Rumah Zakat untuk Belajar Digital Fundraising
Tim digital findraising BAZNAS Kabupaten Bandung mengunjungi kantor Rumah Zakat Cabang Bandung di Jln. Turangga Kota Bandung, Selasa 5 Maret 2024.Tim yang dipimpin Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi diterima tiga staf Rumah Zakat yang membidangi brand management dan digital fundraising yakni Najwa, Layla dan Gery.Dari tim BAZNAS Kabupaten Bandung hadir Ustaz Evi, Ghulam Halim, Eneng Siti, Selpi, Dafa, dan Ustaz Dudin.Menurut Layla, Rumah Zakat mempunyai divisi khusus bernama brand management yang mengelola tiga hal yakni Content creation, Digital interaction dan Brand activation untuk mengenalkan Rumah Zakat baik secara online dan offline."Kanal untuk kampanye maupun digital findraising melalui email, SMS, WA center, FB, IG, Twitter, tik tok, dan YouTube," katanya.Tiap tahun Rumah Zakat mengusung kampanye besar yang tahun ini adalah #manfaat hebat yang diturunkan ke kampanye lebih kecil."Untuk meraih donasi dan infak via digital memerlukan proses dan waktu yang tak sebentar. Tapi harus terus dilakukan karena menyangkut branding dan citra yang positif lembaga kepada masyarakat," Intinya terus berinteraksi via online kepada muslimin termasuk menjadi loyalitas donatur yang sudah membayar ZIS. "Karena menjaga kepercayaan ini yang berat," katanya.
BERITA05/03/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kab Bandung Dukung Ceramah Umum Ustaz Maulana di Dome Balerame
BAZNAS Kab Bandung Dukung Ceramah Umum Ustaz Maulana di Dome Balerame
BAZNAS Kabupaten Bandung ikut mendukung ceramah umum Isra Miraj dan persiapan Ramadhan 1445 H/2024 dengan menghadirkan Penceramah kondang Ustaz Maulana. Penceramah energik yang hadir di layar televisi ini menyatakan, umat Islam lebih baik menunggu kepastian pemerintah dalam penentuan awal Ramadhan 2024. "Hal itu disebabkan pemerintah memiliki perangkat dan pakar dalam menentukan awal Ramadhan," kata Ustaz Maulana saat ceramah umum Isra Miraj dan Persiapan Awal Ramadhan di Dome Balerame Pemkab Bandung. Lebih jauh Ustaz Maulana menyatakan, pada tahun ini kemungkinan besar terjadi perbedaan penentuan awal Ramadhan. "Hal itu karena Muhammadiyah sudah menentukan 1 Ramadhan pada Senin 11 Maret 2024. Sedangkan pemerintah dan ormas-ormas Islam lain kemungkinan besar menentukan awal Ramadhan bertepatan Selasa 12 Maret 2024," katanya. Namun, Ustaz Maulana menyatakan kemungkinan besar Idul Fitri bersamaan karena Muhammadiyah akan berpuasa 30 hari dan ormas-ormas Islam lain selama 29 hari. "Yang penting Idul Fitri pasti 1 Syawal sehingga tidak ada perbedaan sama sekali," katanya. Sedangkan Bupati Bandung HM Dadang Supriatna juga mengajak kaum Muslimin untuk menghormati adanya perbedaan penetapan bulan Ramadhan tahun ini. Selain itu, bupati yang akrab dipanggil Kang DS ini juga meminta warga masyarakat menerima apa pun hasil Pemilu 2024 termasuk presiden dan wapres baru. Acara dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Detty Supriatna, para pengurus ormas-ormas Islam, para kepala OPD, para camat dan ribuan masyarakat.
BERITA04/03/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Belajar Zmart ke BAZNAS Kabupaten Kuningan untuk Pemberdayaan Ekonomi Warga
BAZNAS Kabupaten Bandung Belajar Zmart ke BAZNAS Kabupaten Kuningan untuk Pemberdayaan Ekonomi Warga
BAZNAS Kabupaten Bandung melakukan studi tiru kepada BAZNAS Kabupaten Kuningan dalam program Zmart, Kamis Zmart ini untuk pemberdayaan ekonomi warga masyarakat sehingga yang awalnya Mustahik (penerima zakat) menjadi Muzakki (pemberi zakat).Rombongan BAZNAS Kabupaten Bandung dipimpin Wakil Ketua 4 Bidanh SDM dan Administrasi Umum H. Sarnapi didampingi Kabag Pendistribusian dan Pendayagunaan (BPP) Ade, dan staf BPP yakni Tama dan Hilman Sahli.Rombongan diterima Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan Dr. H. Aang Ashari, LC, M.Si, dan penanggung jawab Zmart Kang Sadam.Menurut Ustaz Aang, perjalanan membangun zmart memang tidak semudah yang dibayangkan karena menyangkut perdagangan ritel."Awalnya BAZNAS RI menentukan pengusaha mitra Zmart adalah dari Bandung sehingga kita sedikit 'nakal' dengan pemasok barang dari pengusaha yang dekat Kuningan," katanya.Hal itu disebabkan apabila pemasok barang dari Bandung tidak akan bisa bersaing dengan toko-toko di Kabupaten Kuningan."Demikian pula dengan lokasi zmart juga diusahakan jangan berjauhan. Memang terkesan indah apabila semua kecamatan ada zmart, tapi konsekuensinya pada biaya distribusi," ujarnya.Selain itu, pembinaan ke penerima bantuan zmart juga harus dilakukan dengan rutin."Akhirnya kita memberikan bantuan secata bertahap agar penerima merasa terikat dan ikut pembinaan. Kalau bantuan langsung diberikan membuat penerima merasa tak lagi terikat," katanya.
BERITA29/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Mantul Bupati Bandung Kang DS Dinobatkan Jadi Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik Di Indonesia
Mantul Bupati Bandung Kang DS Dinobatkan Jadi Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik Di Indonesia
Penghargaan kembali diraih Bupati Bandung HM Dadang Supriatna. Kali ini penghargaan bergengsi ke - 304 yang diraih Bupati Bandung yakni dari BAZNAS RI. Dadang Supriatna dianugerahi BAZNAS Award 2024 kategori "Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik di Indonesia", yang menjadi penghargaan ke - 304 yang telah diraihnya.Penghargaan bergengsi tersebut dianugerahkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kepada Bupati Dadang Supriatna disaksikan langsung oleh Menteri Agama RI yang mewakili Presiden RI, Joko Widodo di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (29/2/2024).BAZNAS Award adalah penghargaan tahunan yang diberikan oleh BAZNAS RI kepada individu atau lembaga yang berkontribusi dalam pengelolaan zakat di Indonesia.Salah satu kategori dalam BAZNAS Award adalah "Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik".Dalam keterangannya, BAZNAS RI menyebut orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu sangat layak menerima penghargaan bergengsi BAZNAS Award tahun ini karena sebagai kepala daerah, Dadang Supriatna dinilai memiliki peran aktif dan kontribusi besar dalam mendukung gerakan zakat di wilayah Kabupaten Bandung"Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Bupati Bandung yangtelah terpilih mendapatkan BAZNAS Awards 2024 sebagai Kepala DaerahPendukung Pengelolaan Zakat Terbaik," ujar Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr KH. Noor Achmad, di sela-sela acara penganugerahan.Menurutnya, penghargaan BAZNAS Award 2024 tersebut diberikan sebagai pengakuan atas kontribusi besar Kang DS, sapaan akrab Bupati Bandung, dalam menggerakkan kesadaran membayar zakat di kalangan ASN Pemkab Bandung maupun masyarakat secara luas dan mendukung program-program BAZNAS dalam pengelolaan zakat.Selain itu, Kang DS juga dinilai berhasil melakukan inovasi dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan zakat.Selain itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung itu juga dinilai terlibat aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan zakat.Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas anugerah BAZNAS Award 2024 yang diterimanya tersebut.Ia mengaku merasa terhormat karena mendapat predikat "Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik " di Indonesia."Terus terang saya tidak menyangka akan mendapat penghargaan luar biasa ini. Saya ucapkan terima kasih banyak kepada BAZNAS RI atas Anugerah BAZNAS Award ini. Saya sangat bangga, apalagi penghargaan diberikan di hadapan Bapak Presiden RI," kata Bupati Dadang Supriatna.Kang DS, panggilan akrabnya, menyebut urusan zakat merupakan suatu kewajiban yang harus dikeluarkan oleh umat muslim untuk membersihkan harta dan jiwanya.Sebagai kepala daerah pun, kata Kang DS, sejak dilantik menjadi Bupati, dirinya berkomitmen untuk mendorong ASN maupun masyarakat agar melaksanakan kewajibannya dalam membayar zakat. "Jadi niat untuk menggerakkan kesadaran ASN dan masyarakat untuk membayar zakat ini adalah didasari kewajiban kita sebagai muslim. Bukan demi penghargaan ini. Kalau sekarang komitmen saya mendapatkan pengakuan dari BAZNAS, ini sebuah bonus," ujar Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung itu sambil tersenyum.Pria yang juga kerap dipanggil Bupati Bedas ini berkomitmen untuk terus mengajak dan mengingatkan para ASN Pemkab Bandung maupun masyarakat umum untuk selalu membayar zakat. Sebab, manfaat zakat bukan hanya untuk membersihkan harta dan jiwa, namun zakat juga memiliki dimensi lain yakni saling tolong menolong.Kang DS menjelaskan potensi zakat sangatlah besar dan memiliki banyak manfaat signifikan bagi masyarakat. Di antaranya zakat dapat digunakan membantu masyarakat miskin melalui pemenuhan kebutuhan dasar seperti bantuan makanan, pakaian, tempat tinggal melalui program rutilahu, bantuan pendidikan berupa beasiswa dan kesehatan."Selain itu zakat juga dapat mengurangi kesenjangan, mendorong solidaritas dan memperkuat ikatan sosial. Ketika orang memberikan zakat, mereka merasakan rasa tanggung jawab sosial dan saling peduli terhadap sesama," tutur Bupati Bedas.Manfaat lainnya, kata Kang DS, zakat juga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Contohnya, dana zakat dapat digunakan untuk bantuan modal usaha atau pelatihan bagi masyarakat kurang mampu, sehingga membantu mereka dalam memulai atau mengembangkan usaha mereka sendiri."Dana zakat juga bisa dialokasikan untuk membangun infrastruktur sosial seperti sekolah, masjid, dan rumah sakit. Hal ini dapat membantu meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat," jelas Dadang SupriatnaHadir juga Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi dan Waka 1 H. Jamjam Erawan dalam acara penganugerahan tersebut.
BERITA29/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Optimalkan Penghimpunan ZIS Online, BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pelatihan
Optimalkan Penghimpunan ZIS Online, BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pelatihan
BAZNAS Kabupaten Bandung ingin lebih mengoptimalkan zakat infak dan sedekah (ZIS) digital sehingga digelar pelatihan, Senin 26 Februari 2024.Acara di aula BAZNAS Kabupaten Bandung dihadiri Wakil Ketua Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua 4 H. Sarnapi dan Sekretaris H. Andris Fajar.Pemateri pelatihan dari DEF Training, Kang Dea, yang memaparkan empat hal dalam upaya menggali potensi ZIS online."Kami menginisiasi adanya lembaga zakat yang khusus menangani ZIS online melalui platform amal saleh. Alhamdulillah penghimpunan hanya melalui online bisa me capai Rp30 miliar lebih per tahun," katanya.Materi Pelatihan Digital Fundraising BAZNAS Kabupaten Bandung adalah Fundamental Digital Fundraising (Funneling), Campaign Program digital, Content Program, Social Media & Content, dan Digital Advertising
BERITA26/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Kerja Sama KADIN dan BAZNAS Kab. Bandung, Wujudkan Pemberdayaan Masyarakat
Kerja Sama KADIN dan BAZNAS Kab. Bandung, Wujudkan Pemberdayaan Masyarakat
BAZNAS Kabupaten Bandung pada Rabu, 21 Februari 2024 menghadiri acara Launching Central Budidaya Tanaman Buah Strawberry Varietas USA.Diketahui acara tersebut diinisiasi oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kab. Bandung berlokasi di Alamendah, Kec. Rancabali.Hadir dari BAZNAS di acara ini adalah Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Drs. H. Jamjam Erawan, MAP.Waka I BAZNAS Kab. Bandung mendukung adanya penanaman stroberi jenis USA ini.Lebih lanjut, Jamjam menjelaskan perihal pemberdayaan usaha pertanian terkhusus di wilayah Ciwidey."Jika ini menguntungkan tapi kurang modal, bisa dikolaborasikan untuk saling membantu dan mendorong kesuksesan mereka," katanya"Hanya catatannya berzakat, infaq dan sadaqahnya ke BAZNAS Kab. Bandung, agar tambah berkah ," tuturnya.Mengapa kami mendorong para petani stroberi ini, karena stroberi varietas USA memiliki beberapa keunggulan. Salah satunya yaitu punya tipe kering.Sehingga ketika diekspor, punya daya tahan yang lebih lama dibanding jenis stroberi lainnya. Kata Ketua KADIN Kabupaten Bandung, H. Agus Ruslan dalam sambutannya.
BERITA21/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Lakukan Studi Tiru ke BAZNAS Kabupaten Sumedang, Ini Hasilnya
BAZNAS Kabupaten Bandung Lakukan Studi Tiru ke BAZNAS Kabupaten Sumedang, Ini Hasilnya
Sebagai upaya meningkatkan penghimpunan maupun pendayagunaan dana zakat, infak dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Bandung melakukan studi tiru kepada BAZNAS Kabupaten Sumedang.BAZNAS Kabupaten Bandung diwakili Wakil Ketua Bidang Penghimpunan Ustaz Jamjam Erawan, Wakil Ketua Bidang SDM dan Administrasi Umum H. Sarnapi, Sekretaris H. Andris Fajar dan Staf Bagian Distribusi dan Pendayagunaan Bayu.Rombongan diterima Ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang KH. Ayi Subhan, Senin 19 Februari 2024 di ruang kerjanya.Menurut KH. Ayi, untuk pengumpulan ZIS di BAZNAS Kabupaten Sumedang memang masih mengandalkan dari ASN."Namun memang baru sekitar 60 persen ASN yang membayarkan zakat dan infaknya ke BAZNAS Kabupaten Sumedang. Harus terus diingatkan agar ASN membayarkan zakatnya," katanya.Selain itu, BAZNAS Kabupaten Sumedang juga berupaya memberikan bukti penyaluran dengan bekerja sama OPD Pemkab Sumedang."Misalnya BAZNAS Kabupaten Sumedang menggaet dinas lalu dibuatkan program bersama dengan dibiayai infak dari ASN. Misalnya perbaikan rutilahu kerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk infak ASN nya," katanya.Selain itu, BAZNAS Kabupaten Sumedang juga menggerakkan sekolah dan madrasah yang dibuat UPZ."Kita buat program BAZNAS Goes to School dengan menerbitkan kupon infak bagi para siswa dengan 100 persen hasilnya diserahkan kembali ke sekolah. Yang penting masalah sekolah diselesaikan oleh infak siswa," ujarnya.
BERITA19/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Nilai Zakat Fitrah Tahun Ini Diputuskan Sebesar 2,5 Kg Beras Atau Bila Diuangkan Rp40 Ribu
Nilai Zakat Fitrah Tahun Ini Diputuskan Sebesar 2,5 Kg Beras Atau Bila Diuangkan Rp40 Ribu
Pada Jumat (16/2/2024) Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kabupaten Bandung menetapkan nilai zakat fitrah tahun ini sebesar 2,5 kg beras.Nilai beras tersebut apabila diuangkan sebesar Rp40 ribu per orang.Hal itu terungkap dalam rapat penetapan besaran zakat fitrah di aula BAZNAS Kabupaten Bandung dipimpin Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi.Hadir Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua 2 H. Abdul Rauf, Wakil Ketua 3 H. Dudi Abdul Hadi, dan Wakil Ketua 4 H. Sarnapi serta Satuan Audit Internal (SAI).Sedangkan dari ormas-ormas Islam kabupaten Bandung yang hadir dari PC NU, PD Muhammadiyah, Persis, PUI, DMI, Mathla'ul Anwar, dan LDII.Menurut H. Yusuf, keputusan itu berdasarkan harga beras rata-rata yang dikeluarkan Dinas Perdagangan dan Industri Pemkab Bandung."Dinas terkait di Pemkab Bandung mengeluarkan harga beras di pasar-pasar yang ada lalu kita ambil disesuaikan dengan kemampuan ekonomi masyarakat," katanya.Dengan adanya keputusan penetapan besaran zakat fitrah ini yang lebih awal diharapkan bisa menjadi rujukan bagi UPZ kecamatan, UPZ desa/kelurahan, masjid Jami maupun ormas-ormas Islam.
BERITA16/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bandung.

Lihat Daftar Rekening →