WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Bandung Dorong GURU PAI Kemenag Perkuat Gerakan Infak dan Sedekah di Sekolah

KATAPANG, 13 AGUSTUS 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung menghadiri kegiatan Penguatan Pemanfaatan Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Bandung pada Rabu 13 Agustus 2026 bertempat di Gedung PGRI Katapang. Kegiatan tersebut diikuti oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK se-Kabupaten Bandung.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, serta Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Jamjam Erawan. Kehadiran BAZNAS menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan para pendidik dalam membangun kesadaran zakat, infak, dan sedekah di lingkungan sekolah.

Dalam penyampaiannya, H. Yusuf Ali Tantowi mengajak para guru PAI untuk menjadi penggerak zakat, infak, dan sedekah di lingkungan pendidikan. Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam menanamkan kebiasaan berbagi kepada peserta didik sejak usia dini.

“Kami berharap bapak ibu menjadi penggerak zakat infak sedekah di sekolah,” ujar H. Yusuf Ali Tantowi.

Menurutnya, pendidikan tentang infak dan sedekah perlu ditanamkan kepada peserta didik sejak dini. Kebiasaan berbagi tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter dan ketakwaan anak.

“Kita mendidik anak-anak untuk berinfak dan bersedekah supaya menjadi pribadi yang bertakwa,” katanya.

Salah satu langkah yang didorong BAZNAS Kabupaten Bandung adalah pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di sekolah. Menurut H. Yusuf, keberadaan UPZ menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang tertib di lingkungan pendidikan.

“Salah satunya dengan membentuk UPZ sekolah. Berinfak bukanlah hal yang mudah, ibadah maliyah itu berat. Maka dari itu harus dibentuk sejak dini untuk berinfak dan berbagi,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa pembentukan UPZ sekolah memberikan kepastian dan perlindungan kelembagaan bagi aktivitas penghimpunan infak dan sedekah di lingkungan sekolah. Dengan adanya UPZ yang resmi, guru dapat mengajak peserta didik untuk berinfak melalui mekanisme yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Supaya legal dan tidak dianggap pungli, kehadiran UPZ melindungi kebaikan. Sehingga ketika mengajak anak-anak untuk berinfak bisa dipayungi kegiatannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, H. Yusuf menjelaskan bahwa keberadaan UPZ juga dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar. Menurutnya, guru PAI memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak karena berinteraksi langsung dengan peserta didik dan memiliki peran dalam pendidikan karakter keagamaan.

“Nilai manfaat nanti bisa dirasakan oleh sekolah. Motor penggeraknya nanti guru-guru PAI. Dari sekian banyak sekolah masih sedikit UPZ yang aktif, maka dari itu perlu sumbangsih dari bapak ibu untuk menggerakkan UPZ sekolah,” tuturnya.

BAZNAS Kabupaten Bandung berharap sinergi bersama Kementerian Agama Kabupaten Bandung dan para guru PAI dapat terus diperkuat, khususnya dalam mendorong pembentukan serta pengaktifan UPZ di sekolah. Melalui langkah tersebut, pendidikan zakat, infak, dan sedekah diharapkan tidak berhenti sebagai materi pembelajaran, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan yang membentuk karakter peserta didik sejak dini.

Pada akhirnya, penguatan UPZ sekolah diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan bersama dalam membangun budaya berbagi di lingkungan pendidikan sekaligus memperluas kebermanfaatan zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat Kabupaten Bandung.***

13/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan Biaya Hidup untuk Ma Irah di Ciwidey

CIWIDEY, 10 Agustus 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung menyalurkan bantuan biaya hidup kepada Ma Irah, warga lanjut usia yang tinggal di Kampung Batululumpang, Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, pada Senin 10 Agustus 2026. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Ma Irah, yang kini telah berusia lebih dari 80 tahun, menjalani kehidupan dalam kondisi yang serba terbatas. Di tengah usianya yang lanjut, ia juga harus menghadapi kondisi keluarga dengan salah satu anaknya yang berkebutuhan khusus.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan hidup sehari-hari menjadi tantangan tersendiri bagi Ma Irah. Kehadiran bantuan dari BAZNAS Kabupaten Bandung diharapkan dapat membantu meringankan sebagian kebutuhan dasar serta memberikan dukungan bagi Ma Irah dan keluarganya.

Bantuan disalurkan secara langsung ke kediaman Ma Irah. Selain bantuan biaya hidup, BAZNAS Kabupaten Bandung juga menyerahkan paket kebutuhan pokok sebagai bentuk dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari penerima manfaat.

Penyaluran secara langsung ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Bandung untuk memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kehadiran amil di lapangan sekaligus menjadi sarana untuk melihat kondisi penerima manfaat secara lebih dekat.

Program bantuan biaya hidup merupakan salah satu bentuk pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kabupaten Bandung. Bantuan tersebut diarahkan kepada masyarakat yang berada dalam kondisi membutuhkan, termasuk kelompok lanjut usia dan keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Melalui bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap dapat meringankan beban Ma Irah dan keluarganya serta memberikan sedikit ruang untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih tenang. Bantuan yang disalurkan juga menjadi wujud nyata dari amanah para muzaki, munfiq, dan mutashoddiq yang telah menitipkan dana kebaikannya melalui BAZNAS.

BAZNAS Kabupaten Bandung akan terus berupaya memperluas jangkauan pendistribusian agar manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan oleh masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Bandung. Setiap bantuan diharapkan tidak hanya menjadi dukungan secara materi, tetapi juga menghadirkan rasa kepedulian dan harapan bagi masyarakat yang sedang menghadapi keterbatasan.***

10/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan

MAJALAYA, 6 AGUSTUS 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat melalui penyaluran bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung. Penyaluran perdana dilaksanakan pada Kamis 6 Agustus 2026 di Kampung Cibenying, RW 10, Desa Padamulya, Kecamatan Majalaya, sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan air bersih akibat musim kemarau yang melanda beberapa daerah.

Kegiatan kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Bandung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, dan Dinas Sosial Kabupaten Bandung. Sinergi antarinstansi tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kabupaten Bandung merencanakan penyaluran bantuan air bersih ke 10 titik yang tersebar di wilayah terdampak kekeringan. Setiap titik akan menerima pasokan air bersih sebanyak 5.500 liter, sehingga masyarakat memiliki akses terhadap kebutuhan dasar yang sangat penting untuk keperluan sehari-hari, seperti memasak, minum, dan menjaga kebersihan.

Kekeringan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir telah menyebabkan berkurangnya ketersediaan sumber air di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung. Kondisi tersebut membuat masyarakat harus mencari sumber air alternatif dengan jarak yang cukup jauh atau membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung bergerak cepat menghadirkan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak.

Warga Kampung Cibenying menyambut kedatangan bantuan air bersih dengan penuh antusias. Mereka mengaku bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban masyarakat di tengah sulitnya memperoleh air bersih selama musim kemarau. Perwakilan warga juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bandung, BPBD Kabupaten Bandung, Dinas Sosial Kabupaten Bandung, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyaluran bantuan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung menyampaikan bahwa penyaluran air bersih merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat, khususnya saat terjadi kondisi darurat maupun bencana. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan, BAZNAS akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan.

Diharapkan, bantuan air bersih ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau berlangsung sekaligus menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian bersama dalam menghadapi dampak bencana kekeringan di Kabupaten Bandung.***


Salurkan Kepedulian Anda

Musim kemarau masih berpotensi menyebabkan krisis air bersih di berbagai wilayah Kabupaten Bandung. Mari bersama BAZNAS Kabupaten Bandung menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat terdampak melalui zakat, infak, dan sedekah.

Salurkan donasi terbaik Anda melalui:

Bank Syariah Indonesia (BSI)
No. Rekening: 7655555561
a.n. BAZNAS Kabupaten Bandung

Setiap rupiah yang Anda titipkan akan menjadi sumber kehidupan, menghadirkan air bersih, harapan, dan keberkahan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Bersama, kita kuatkan kepedulian dan wujudkan Kabupaten Bandung yang lebih sejahtera.

06/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Laporkan Pengelolaan Dana Umat dalam Siraman Rohani ASN Bulan Agustus

SOREANG3 AGUSTUS 2026 — BAZNAS Kabupaten Bandung kembali menyampaikan laporan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) pada kegiatan Siraman Rohani ASN se-Kabupaten Bandung yang digelar di Gedung Moh. Toha, Soreang, Senin 3 Agustus 2026.

Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, di hadapan ribuan aparatur sipil negara (ASN) yang mengikuti kegiatan secara luring maupun daring.

Dalam laporannya, H. Yusuf Ali Tantowi menyampaikan bahwa penghimpunan dana ZIS selama Juli 2026 mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya.

"Zakat senilai Rp597 juta, infak dan sedekah Rp545 juta, infak sedekah terikat Rp56 juta. Total penghimpunan selama bulan Juli Rp1,2 miliar. Alhamdulillah meningkat dari bulan sebelumnya," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh ASN Kabupaten Bandung serta masyarakat yang mempercayakan penyalurannya melalui BAZNAS Kabupaten Bandung.

"Ini semua adalah zakat, infak, sedekah dari ASN Kabupaten Bandung dan masyarakat sekitar. Mewakili para mustahik, kami mendoakan bapak ibu, ajarokallah," tuturnya.

Lebih lanjut, H. Yusuf Ali Tantowi menyampaikan bahwa seluruh dana yang terhimpun telah didistribusikan dan didayagunakan melalui berbagai program unggulan BAZNAS Kabupaten Bandung.

"Untuk pendistribusian dan pendayagunaan disebar ke program-program BAZNAS Kabupaten Bandung," katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sinergi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terus mengalami peningkatan sehingga diharapkan penghimpunan zakat pada bulan-bulan berikutnya semakin optimal.

"Dari BAZNAS kami menghimpun dan langsung mendistribusikan. Hampir seluruh UPZ telah berkolaborasi dan mudah-mudahan zakat di bulan berikutnya meningkat. Sesungguhnya harta kita adalah harta yang sudah kita keluarkan dalam bentuk zakat, infak, sedekah. Kami mengajak untuk memastikan harta kita bersih dan sudah tersalurkan kepada mereka yang berhak," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna menyampaikan bahwa kegiatan Siraman Rohani kali ini diikuti oleh hampir 19 ribu ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

"Hampir 19 ribu ASN yang mengikuti kegiatan siraman rohani di pagi hari ini," ujarnya.

Ia mengajak seluruh ASN untuk senantiasa bersyukur atas nikmat dan amanah yang diberikan Allah SWT serta terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

"Alhamdulillah kita masih diberikan kepercayaan oleh Allah, bisa melaksanakan kegiatan sehari-hari dan semoga senantiasa diberikan kekuatan, dilindungi dan seluruhnya diberikan keselamatan dunia akhirat," katanya.

Bupati Bandung juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang secara rutin menunaikan zakat profesinya melalui BAZNAS Kabupaten Bandung.

"Terima kasih kepada seluruh ASN yang tiap bulannya menyalurkan zakat profesi," tuturnya.

Menurutnya, penghimpunan zakat profesi menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

"Pada 2021 hanya Rp200 juta per bulan, namun hari ini mencapai Rp1 miliar per bulan. Ini bukti siraman rohani ada implementasi. Namun koreksi Ketua BAZNAS, harusnya ada tambahan saldo bulan lalu berapa," ujarnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Bandung juga mendorong BAZNAS Kabupaten Bandung untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mendukung program pembangunan, khususnya penanganan rumah tidak layak huni (Rutilahu).

"Tahun ini sekitar 4 ribu unit rutilahu. Ketua BAZNAS saya minta untuk membantu, terutama kepada masyarakat yang tanahnya 'numpang'," pungkasnya.***

04/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS RI Dorong Optimalisasi Gedung BAZNAS Centre untuk Pemberdayaan Umat

SOREANG, 27 JULI 2026 — Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bersama BAZNAS Provinsi Jawa Barat kembali mengunjungi Gedung BAZNAS Centre (GBC) Kabupaten Bandung di Soreang pada Senin 27 Juli 2026.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS RI, H. Sodik Mujahid, didampingi Pimpinan BAZNAS RI, H. Rizaludin Kurniawan. Turut hadir Wakil Ketua IV BAZNAS Jawa Barat, Nana Sudiana.

Sementara itu, rombongan disambut oleh jajaran BAZNAS Kabupaten Bandung yang diwakili Wakil Ketua II H. Abdul Rouf dan Wakil Ketua IV H. Sarnapi.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dan BAZNAS Kabupaten Bandung dalam mengoptimalkan pemanfaatan Gedung BAZNAS Centre sebagai pusat kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS RI, H. Sodik Mujahid, menyampaikan bahwa pemanfaatan gedung akan terus dikembangkan melalui berbagai bentuk kolaborasi.

"Prinsipnya gedung ini kita kerjasamakan, dan memang sempat ada obrolan untuk dijadikan Pusdiklat atau Rumah Sehat BAZNAS," ujarnya.

Ia menilai Gedung BAZNAS Centre memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pelayanan dan pemberdayaan masyarakat yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak.

Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga memaparkan sejumlah rencana pengembangan Gedung BAZNAS Centre ke depan. Di antaranya adalah penyelenggaraan pelatihan-pelatihan affiliate, pengembangan kapasitas masyarakat, serta pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berada di kawasan Gedung BAZNAS Centre.

Dengan berbagai program tersebut, Gedung BAZNAS Centre diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas kelembagaan, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi umat yang memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Di akhir kunjungannya, H. Sodik Mujahid menyampaikan apresiasinya terhadap pembangunan Gedung BAZNAS Centre Kabupaten Bandung.

"Ini akan menjadi gedung termewah di Indonesia yang ada eskalator, ada liftnya," ungkapnya.

Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dan BAZNAS Kabupaten Bandung semakin kuat dalam mengembangkan Gedung BAZNAS Centre sebagai pusat pelayanan, pemberdayaan, dan penguatan ekonomi umat di Kabupaten Bandung.***

27/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Bandung  Lakukan Asesmen Bencana Longsor di Kecamatan Pacet
BAZNAS Kabupaten Bandung Lakukan Asesmen Bencana Longsor di Kecamatan Pacet
Guyuran deras yang melanda Kabupaten Bandung akhir-akhir ini menyebabkan bencana seperti longsor. BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kabupaten Bandung langsung meluncur untuk melakukan asesmen setelah mendapatkan informasi adanya bencana longsor.Musibah yang terjadi pada Senin 8 Juli 2024 pukul 20.00 di Kampung Ciburial Desa Sukarame, Kecamatan Pacet."Kami mendapatkan informasi dari warga setempat tentang adanya musibah longsor pada Selasa pagi lalu pada sing harinya langsung meluncur ke lokasi," kata Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, Rabu 10 Juli 2024, didampingi Staf BTB BAZNAS Kabupaten Bandung, Asep Nugraha.Lebih jauh Abdul Rouf menyatakan, tanah longsor terjadi pada Senin, 9 Juli 2024 Pukul 20.00 WIB di Kp. Ciburial 03/07 Desa Sukarame, Kecamatan Pacet."BTB BAZNAS Kabupaten Bandung melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan Pacet dan mengadakan asesmen bencana yang terjadi akibat pergeseran tanah," ujarnya.Diduga pergesaran tanah tersebut disebabkan oleh derasnya air hujan yang mengguyur di wilayah tersebut yang terjadi sepanjang Senin. "Akibat hujan deras sehingga ada longsoran tanah yang mengakibatkan 3 Unit Rumah rusak berat karena tertimpa longsoran tanah," katanya.Dia menambahkan, warga setempat, Ketua RT, ketua RW dan relawan kemanusiaan sedang melakukan kerja bakti untuk menangani akibat bencana."Seperti membersihkan longsoran tanah dan merapikann bangunan yang tertimpa longsor tersebut," katanya.Adapun nama-nama korban sebagai berikut adalah Atmawijaya (51 thn) dengan 4 anggota keluarga, Agus Jeni Hermawan (50 Thn) 3 anggota keluarga dan Asep Yuda (57 Thn) 4 anggota keluarga."BAZNAS Kabupaten Bandung insya Allah akan membantu korban longsor ini sesuai dengan kemampuan," katanya.
BERITA10/07/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Jabar Adakan BAZNAS Award di Soreang, Berikut Tujuan yang Ingin Dicapai
BAZNAS Jabar Adakan BAZNAS Award di Soreang, Berikut Tujuan yang Ingin Dicapai
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jabar menggelar BAZNAS Jabar Award di Hotel Grand Sunshine, Soreang, Rabu 10 Juli 2024.Acara dihadiri perwakilan bupati dan walikota se-Jabar, BAZNAS Kabupaten/kota dan Lembaga Amil Zakat (LAZ), dan perwakilan ormas Islam.Hadir semua pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung, Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Bandung, dan Asisten Pemkesra Kabupaten Bandung H. Ruli Hadiana.Menurut Wakil Ketua BAZNAS Jabar, Ahmad Faisal, penilaian BAZNAS Jabar Award ini berdasarkan kinerja BAZNAS maupun LAZ tahun 2023 lalu."Memang penilaian dengan mengisi formulir secara mandiri dari BAZNAS Kabupaten/kota dan LAZ. Namun kami juga teliti kembali dengan melihat website maupun medsos tiap BAZNAS dan LAZ," ujarnya.Selain itu, penilaian juga dengan meneliti kembali dari SIMBA BAZNAS RI sehingga diharapkan penilaian bisa obyektif.Hal sama juga dikatakan Ketua BAZNAS Jabar, KH. Anang Jauharuddin, yang mengatakan bagi lembaga zakat yang belum menerima penghargaan tidak perlu bersedih."Memang ada BAZNAS yang menjadi juara umum, namun yang belum mendapatkan penghargaan tak perlu bersedih," katanya.Dia mengajak agar BAZNAS kabupaten dan kota serta LAZ tetap bersemangat menggali dan menyalurkan dana zakat, infak dan sedekah kepada masyarakat."Terutama dalam penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem. Kami yakin kalau dana ZIS dikelola dengan baik akan menurunkan angka stunting dan kemiskinan ekstrem secara drastis," katanya.
BERITA10/07/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Saatnya Bahagiakan Anak Yatim, BAZNAS Kabupaten Bandung Buka Donasi Lebaran
Saatnya Bahagiakan Anak Yatim, BAZNAS Kabupaten Bandung Buka Donasi Lebaran
Masyarakat Indonesia mengenal adanya lebaran yatim yang diadakan tiap tanggal 10 Muharram. Tahun ini bertepatan dengan Selasa 16 Juli 2024.Tanggal 10 Muharram kerap disebut sebagai hari santunan anak yatim dengan banyaknya masjid maupun perorangan yang memberikan santunan. Untuk itu, BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar program "SAY" atau Santunan Anak YatimBAZNAS Kabupaten Bandung mengajak kaum muslimin untuk jangan ragu untuk berbagi dengan sesama karena Allah SWT tidak akan pernah membiarkan hamba-Nya yang baik terjebak dalam kesusahan. Dengan memberikan infak sebesar Rp 200 ribu sudah bisa bergabung dalam program ini.Untuk penyaluran donasi Santunan Anak Yatim bisa mengakses website https://kabbandung.baznas.go.id/bayarzakat atau norek BSI 765 5555 572 a.n BAZNAS Kab Bandung.
BERITA04/07/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan kepada 181 Penerima Manfaat, Ini Perinciannya
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan kepada 181 Penerima Manfaat, Ini Perinciannya
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung kembali menyalurkan bantuan kepada 181 masyarakat atau penerima manfaat.Penyaluran bantuan pada Juni ini dilakukan di Aula BAZNAS Kabupaten Bandung, Kamis 27 Juni 2024.Acara dihadiri Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, dan Wakil Ketua Bidang SDM dan Administrasi Umum H. Sarnapi.Menurut Kabag Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Bandung, Ade Nurdiansyah, penyaluran bantuan ini merupakan amanah zakat, infak dan sedekah dari kaum Muslimin khususnya para ASN."Penerima manfaat tersebar di hampir semua kecamatan di Kabupaten Bandung yang sudah mengajukan bantuan kepada BAZNAS," katanya.Sedangan Abdul Rouf menyatakan, bantuan yang disalurkan berupa untuk bantuan kesehatan, pembayaran utang pasca dirawat di rumah sakit, dan pembayaran tunggakan BPJS Kesehatan."Selain itu, bantuan juga untuk biaya pendidikan, bantuan pembangunan fasilitas agama dan pendidikan, bantuan disabilitas, maupun bantuan kegiatan keagamaan," ujarnya.Abdul Rouf berpesan agar bantuan yang diberikan BAZNAS Kabupaten Bandung bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya sesuai dengan ajuan."Jangan sampai bantuan untuk pembayaran tunggakan iuran BPJS Kesehatan lalu dipakai untuk keperluan lain sehingga tunggakan tetap ada," ujarnya.Dia juga meminta agar para penerima manfaat ikut menyadarkan kaum Muslimin yang mampu agar sadar dalam menyisihkan rezekinya untuk zakat maupun infak."Karena di dalam penghasilan yang diterima ada hak orang lain yang kurang mampu. BAZNAS sebagai lembaga yang mengelola dana zakat, infak maupun sedekah untuk dimanfaatkan bagi masyarakat yang membutuhkan," katanya.
BERITA27/06/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
50 Pengusaha Mikro Kabupaten Bandung dapat Bantuan Modal dari BAZNAS Jabar dan BAZNAS Kab Bandung
50 Pengusaha Mikro Kabupaten Bandung dapat Bantuan Modal dari BAZNAS Jabar dan BAZNAS Kab Bandung
Sebanyak 50 pengusaha mikro di Kabupaten Bandung mendapatkan bantuan permodalan dari BAZNAS Jabar yang difasilitasi BAZNAS Kabupaten Bandung. Penyaluran itu dimulai dengan pendataan dan memasukkan identitas pengusaha mikro melalui link yang sudah ditentukan BAZNAS Jabar. "Karena pengusaha mikro banyak juga yang masih gaptek sehingga kami bantu dengan mendaftarkan persyaratannya ke BAZNAS Jabar," kata Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, Rabu 27 Juni 2024. Acara di Aula BAZNAS Kabupaten Bandung Jln. Terusan Alfathu Soreang juga dihadiri Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi dan Kabag Pendistribusian Ade Nurdiansyah. Lebih jauh Abdul Rouf menyatakan, bantuan permodalan yang diberikan sebesar Rp1 juta per orang. "Tidak ada namanya bunga atau bagi hasil melainkan para penerima nantinya disarankan mengeluarkan infak semampunya," katanya. Setelah persyaratan administrasi selesai, kata Rouf, maka BAZNAS Jabar akan langsung menyerahkan bantuan modal melalui rekening masing-masing penerima. "Tidak ada namanya potongan sebab bantuan langsung masuk ke rekening yang bersangkutan," ujarnya yang menambahkan penerima bantuan dari hampir semua kecamatan. Sebelumnya BAZNAS Kabupaten Bandung juga menerima bantuan usaha untuk 50 orang berupa bantuan warung atau zmart. Bantuan BAZNAS berupa zmart untuk membeli perlengkapan warung, barang jualan maupun branding warung tersebut. "Rencananya kami juga akan memberikan bantuan kepada para pedagang keliling karena mereka rentan terkena jerat bank emok maupun pinjol," katanya.
BERITA27/06/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kab Bandung adakan kurban berkah dari BAZNAS RI dan Kaum Muslimin
BAZNAS Kab Bandung adakan kurban berkah dari BAZNAS RI dan Kaum Muslimin
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kabupaten Bandung menggelar program kurban berkah BAZNAS sebanyak 80 ekor domba. Hewan kurban tersebut dari program BAZNAS RI yang menjalin kemitraan dengan BAZNAS Kabupaten Bandung sebanyak 75 ekor. "Sedangkan 5 ekor merupakan titipan dari kaum Muslimin kepada BAZNAS Kabupaten Bandung," kata Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tontowi, di kantor BAZNAS Kabupaten Bandung Jln. Raya Alfathu Soreang, Selasa 18 Juni 2024. Lebih jauh Yusuf mengatakan, program kurban BAZNAS RI disalurkan kepada BAZNAS Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia termasuk Kabupaten Bandung. "Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah menyalurkan hewan kurbannya kepada masyarakat Kabupaten Bandung," katanya. Semua hewan kurban terlebih dulu diteliti kesehatannya termasuk bobot dan tinggi badan domba tersebut. "Kriteria domba yang akan dikurbankan sangat ketat termasuk dalam penanganan dan pendistribusiannya," katanya didampingi para wakil ketua BAZNAS Kabupaten Bandung. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga menggelar kurban sapi dengan bekerja sama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bandung. "Dana kurban dari para pejabat dan para ASN Kabupaten Bandung dikelola BAZNAS lalu sapi didistribusikan kepada kecamatan-kecamatan, ormas Islam maupun organisasi profesi," katanya. Selain itu, ada juga ASN yang menitipkan hewan kurban kepada BAZNAS Kabupaten Bandung dan sudah didistribusikan kepada masyarakat. "Kami menawarkan beberapa paket harga sapi maupun domba yang bisa dipilih kaum Muslimin termasuk para ASN," katanya.***
BERITA20/06/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kab Bandung Hadiri Tabligh Akbar dan Wisuda Yayasan Madinatul Mukhtar
BAZNAS Kab Bandung Hadiri Tabligh Akbar dan Wisuda Yayasan Madinatul Mukhtar
Pada Ahad 9 Juni 2024, BAZNAS Kab Bandung menghadiri Undangan Acara Tabligh Akbar dan Wisuda Kenaikan kelas MDTA, RA, MI Yayasan Madinatul Mukhtar.Dalam acara tersebut BAZNAS hadir sekaligus memberikan Bantuan Paket sembako kepada warga yg kurang mampu,Adapun bantuan untuk Biaya kesehatan serta Bantuan modal usaha, diberikan secara simbolis oleh Sekretaris BAZNAS Kab. Bandung, H. Andris Fajar.Selain itu terdapat pula pemaparan dari Ade Nurdiansah selaku Kabag Pendistribusian dan Pendayagunaan.Dirinya menyampaikan terkait ajakan untuk Membayar Zakat, Infaq dan Shodakohnya ke BAZNAS kepada Jamaah yang hadir.
BERITA10/06/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Berikan Beasiswa kepada 15 Anak
BAZNAS Kabupaten Bandung Berikan Beasiswa kepada 15 Anak
Untuk membantu pembiayaan pendidikan anak-anak yatim piatu, BAZNAS Kabupaten Bandung menyalurkan bantuan berupa beasiswa.Bantuan itu diberikan Wakil Ketua 2 BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rauf, di sela-sela wisuda Badan Koordinasi (Badko) TKQ dan TPQ di Gedung Dewi Sartika.Acara pada Rabu, 5 Juni 2024, juga dihadiri staf ahli Pemkab Bandung H. Erick Djuriara Ekananta dan beberapa pejabat lainnya.Menurut Abdul Rauf, pemberian beasiswa ini merupakan kepedulian sosial kepada anak-anak yatim dan piatu sebesar Rp150 ribu per anak."Sedangkan dananya berasal dari pembayaran zakat, infak maupun sodokoh dari kaum Muslimin khususnya ASN Pemkab Bandung," ujarnya.Dia berharap agar anak-anak yang kurang beruntung ini bisa melanjutkan pendidikannya meski dari segi ekonomi kurang mampu."BAZNAS Kabupaten Bandung juga siap membantu kelangsungan pendidikan anak-anak yatim piatu ini," katanya.
BERITA05/06/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Silaturahmi dan Sosialisasi BAZNAS Kab. Bandung dengan Kodim 0624 Kab. Bandung
Silaturahmi dan Sosialisasi BAZNAS Kab. Bandung dengan Kodim 0624 Kab. Bandung
Kami bersyukur dengan pro aktif Baznas Kabupaten Bandung hadir di Kodim 0624 Kabupaten Bandung. Hal ini telah menyelamatkan rizki kami keluarga besar Kodim 0624 Kabupaten Bandung. Begitu Pernyatan Letkol Inf Tinton Amin Putra, SE, MM, Dandim 0624 Kabupaten Bandung pada acara Sosialisasi Optimalisasi ZIS oleh Baznas Kabupaten Bandung, Senin, 3 Juni 2024 di Aula Kodim Kabupaten Bandung. Saudara-saudara jangan merasa dipotong dengan kehadiran Baznas Kabupaten Bandung yang akan menghimpun dana dari penghasilan kita semua perbulan. Yang secara teknis akan disampaikan langsung oleh pimpinan Baznas Kabupaten Bandung.Ketua Baznas Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, Lc, M.A. meyakinkan bahwa penghimpunan dana ZIS itu untuk menyelamatkan harta dan jiwa agar lebih berkah yang lebih banyak memberikan manfaat bagi banyak orang, khususnya warga Kabupaten Bandung sehingga dengan demikian kita dapat menyelamatkan kehidupan. Karena itu, Baznas Kabupaten Bandung perlu ta'awanu alal birri wa taqwa, yakni berkolaborasi dengan semua elemen termasuk dengan Kodim 0624 Kabupaten Bandung untuk menghimpun sebanyak-banyaknya dana dengan menganut prinsip aman syar'i, aman regulasi dan aman NKRI.Di tempat yang sama Waka 1 Baznas Kabupaten Bandung, Drs. H.Jamjam Erawan, MAP menyampaikan bahwa potensi dana ZIS Kabupaten Bandung ada pada kisaran 190 miliar pertahun melalui 5 sumber utama; yaitu ASN dan Non ASN di Lingkungan Pemkab Bandung, Dana APBD Kabupaten, Pimpinan Vertikal di Kabupaten Bandung, pihak swasta dan agniya di wilayah Kabupaten Bandung, serta Dana Sosial Keagamaan lain.Karenanya kami hadir di Kodim ini salah satunya adalah menggali dari Pimpinan Vertikal yang ada di Kabupaten Bandung diawali dengan Sosialisasi, membentuk UPZ dan membangun komitmen untuk menyalurkan dana ZIS melalui Baznas Kabupaten Bandung. Hadir pada acara ini Sekbaz Baznas Kabupaten Bandung, H. Andris Fajar, MPd, juga jajaran pimpinan kodim 0624 Kabupaten Bandung.
BERITA03/06/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kab Bandung Gelar Pembinaan Amilin di Akhir Mei 2024
BAZNAS Kab Bandung Gelar Pembinaan Amilin di Akhir Mei 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung Kembali menggelar pembinaan untuk amil/staf di akhir Mei 2024.Pembinaan ini dilakukan pada Jumat, 31 Mei 2024 dan diketahui rutin digelar di setiap bulannya.Adapun dalam pembinaan kali ini diawali oleh pemaparan dari Ketua BAZNAS Kab. Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi.Dirinya menekankan sekaligus mengajak agar amil jangan malu untuk menunjukkan nama BAZNAS ke khalayak luas, dengan tujuan supaya nama Lembaga bisa dikenal dan bisa menambah nilai manfaat BAZNAS Kab. Bandung.Selain pemaparan langsung dari Ketua BAZNAS Kab. Bandung, ada juga penjelasan mengenai perbankan dan benefit yang ada oleh staf Bank Jabar Banten Syariah (BJBS).Serta penjelasan terkait penulisan berita di lapangan oleh Wakil Ketua IV, H. Sarnapi.
BERITA31/05/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Audiensi dan Silaturahmi BAZNAS Kab. Bandung dengan Pimpinan RSUD Otista Soreang
Audiensi dan Silaturahmi BAZNAS Kab. Bandung dengan Pimpinan RSUD Otista Soreang
Dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kab. Bandung H. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A. Waka I Drs. H. Jamjam Erawan, MAP. dan Sekretaris H. Andris Fajar, S.Ag., M.Pd.Untuk informasi, dalam audiensi ini diterima langsung oleh pimpinan RSUD Otista Soreang, Direktur Utama dan Pejabat Struktural. Pada kesempatan itu dr. H. Yani Sumpena Muchtar., S.H., MH.Kes selaku direktur utama RSUD Otista mengucapkan terima kasih atas kehadiran BAZNAS dalam mensosialisasikan zakat, infak sedekah bagi seluruh ASN/Non ASN di RSUD Otista.Sementara Ketua BAZNAS menyampaikan kewajiban zakat, infak sedekah untuk membersihkan hati dan menyucikan jiwa."Apalagi di rumah sakit itu untuk menyehatkan jiwa," kata H. Yusuf Ali Tantowi.Senada dengan hal tersebut, Waka I BAZNAS Kab. Bandung menyampaikan tentang potensi zakat sebesar Rp190 M yang baru terealisasi Rp9 M."Tidak boleh zakat disampaikan untuk membangun masjid. Karena tidak sesuai dengan 8 asnaf, kecuali dengan infak dan sedekah," kata Jamjam.
BERITA14/05/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Kolaborasi DMI dan BAZNAS Kabupaten Bandung
Kolaborasi DMI dan BAZNAS Kabupaten Bandung
Ketua Dewan Masjid Kabupaten Bandung, Gus Ali menyampaikan dalam sambutannya bahwa Pelatihan Juru Sembelih Halal ini merupakan pekerjaan bersama semua pihak, termasuk support dari Baznas Kabupaten Bandung dalam rangka mempersiapkan juru sembelih yang syar'i dalam menghadapi ibadah qurban yang akan datang. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Gus Ali di Gedung Ormas Kabupaten Bandung, Sabtu, 11 Mei 2024 dihadapan 180 orang peserta dari berbagai Masjid se Kabupaten Bandung. Pada saat yang sama, Wakil Ketua 1 BAZNAS Kabupaten, H. Jamjam Erawan menegaskan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bandung menyambut baik, bergembira dan berkomitmen untuk mensupport dengan program Pelatihan Juru Sembelih Halal yang diselenggarakan oleh Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Bandung ini. Dengan pelatihan ini diharapkan melahirkan juru sembelih yang syar'i agar daging qurban jelas kehalalannya. Mulai dari niat, alat sembelih dan pembagian dagingnya. Oleh karena itu dalam prakteknya pelatihan ini perlu kolaborasi semua steakholder yang saling melengkapi satu sama lainnya sesuai dengan kesanggupan dan kewenangannya. Ibadah qurban ini merupakan salah satu syariat Islam yang punya sejarah panjang sejak zaman Nabi Adam AS dengan putranya Habil dan Qabil yang juga dilanjutkan dengan kisah dramatis antara Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Yang akhirnya ditetapkan oleh Nabi akhir zaman, Muhammad saw sebagai bentuk ibadah, syiar dan kepedulian pada sesamanya dalam wujud penyembilhan hewan qurban. Baznas Kabupaten Bandung sendiri telah membuka program Qurban Berkah : menebar kepedulian di pelosok pedesaan Kabupaten Bandung. Semoga para juru sembelih halal yang sudah mengikuti pelatihan ini dapat bergerak dan bermanfaat pada saat penyembelihan qurban yang akan datang.
BERITA12/05/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Auditor Eksternal Mulai Periksa Laporan Keuangan BAZNAS Kabupaten Bandung agar Amanah
Auditor Eksternal Mulai Periksa Laporan Keuangan BAZNAS Kabupaten Bandung agar Amanah
Tim auditor eksternal dari kantor akuntan publik Heliantono dan Rekan mulai mengadakan pemeriksaan keuangan BAZNAS Kabupaten Bandung.Pemeriksaan diawali dengan entry meeting di aula BAZNAS Kabupaten Bandung, Selasa 7 Mei 2024 dihadiri tiga auditor.Hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tantowi, Waka 1 H. Jamjam Erawan, Waka 3 H. Dudi Abdul Hadi, Waka 4 H. Sarnapi dan Sekretaris H. Andris Fajar.Dalam sambutannya, Yusuf menyatakan, auditor eksternal ini sangat penting untuk menindaklanjuti proses sama tahun lalu."Alhamdulillah tahun lalu untuk audit tahun 2020 kami mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Semoga audit pada tahun ini bisa juga WTP," katanya.Yusuf mengakui tahun ini akan ada auditor eksternal secara maraton yakni untuk tahun buku 2021, tahun 2022, dan tahun 2023."Moga audit maraton ini bisa selesai sehingga tahun depan hanya setahun untuk tahun 2024," ujarnya.Dengan adanya auditor eksternal, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap agar laporan keuangan bisa dipertanggungjawabkan kepada Pemkab Bandung maupun para pembayar zakat, infak dan sedekah. "Moga kepercayaan kepada BAZNAS makin meningkat dengan adanya audit independen ini," ujarnya.
BERITA07/05/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Rapat Koordinasi dan Evaluasi UPZ Kecamatan, Ketua BAZNAS Kab. Bandung Beri Arahan
Rapat Koordinasi dan Evaluasi UPZ Kecamatan, Ketua BAZNAS Kab. Bandung Beri Arahan
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bandung menggelar rapat koordinasi dan evaluasi untuk unit pengelola zakat (UPZ) di wilayah Kab. Bandung.Untuk diketahui, rapat ini digelar di aula BAZNAS Kab. Bandung pada Selasa 7 Mei 2024.Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi dalam sambutannya menyampaikan peran Badan Amil Zakat Nasional secara umum, mencakup fungsi penghimpunan dan pendistribusian.Ia juga meminta agar peran UPZ bisa ditingkatkan kembali."Kami berharap peran UPZ di bawah bisa lebih maksimal lagi," katanya."Sehingga bisa meningkatkan perolehan dan membantu para mustahik," tuturnya.Selain itu, ketua juga menyampaikan rencana jadwal pengukuhan pengurus UPZ di tanggal 20 Mei 2024 mendatang. "Kita bangun sinergitasnya, untuk kumpul bersama-sama UPZ se Kab. Bandung," jelasnya.Selain itu ada juga pemaparan dari Wakil Ketua I BAZNAS Kab. Bandung, H. Jamjam Erawan.Dirinya menjelaskan lebih lanjut dan mengingatkan tugas serta fungsi UPZ."Banyak yang ingin jadi UPZ. Karena sudah terpilih, jangan disia-siakan," katanya."Bangun, bangkit. (nanti) Kalau sudah tidak jadi UPZ baru menyesal," sambungnya.Adapun dalam rapat ini dihadiri oleh 18 UPZ Kecamatan di wilayyah Kabupaten Bandung.
BERITA07/05/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Bupati dan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung Hadiri Siraman Rohani
Bupati dan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung Hadiri Siraman Rohani
Bupati Bandung HM Dadang Supriatna, Forkominda, dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta ribuan ASN mengikuti siraman rohani (siroh) yang digelar secara langsung di Gedung M. Toha maupun online.Acara dengan penceramah KH. Dudi Muttaqien juga dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi, Waka 1 Ustaz Jamjam Erawan, Waka 2 H. Abdul Rauf, Waka 4 H. Sarnapi dan Sekretaris BAZNAS H. Andris Fajar.Dalam kesempatan itu Ustaz Jamjam melaporkan perkembangan penerimaan maupun pendayagunaan zakat, infak dan sedekah (ZIS)."Alhamdulillah terjadi peningkatan penerimaan ZIS baik di lingkungan ASN maupun kaum Muslimin Kabupaten Bandung. Tentu penyaluran juga meningkat," ujarnya.BAZNAS Kabupaten Bandung mengucapkan terima kasih kepada para pembayar zakat dan mendoakan agar rezekinya menjadi berkah, suci dan bertambah."Jangan sampai kita mengonsumsi harta layaknya makan durian dengan kulitnya karena tidak dizakatkan atau diinfakkan," ujarnya dalam acara yang dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bandung, H. Sugianto.Sedangkan Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Inf. Tinton Amin Putra, SE, mengatakan, semua kalangan masyarakat harus meningkatkan gotong royong termasuk ronda dalam mencegah adanya kriminalitas. "Sebagai Dandim baru, saya membuka diri kepada masyarakat untuk ikut bersama menciptakan keamanan dan kenyamanan di Kabupaten Bandung," ujarnya.Sementara Kang DS, panggilan akrab Dadang Supriatna mengatakan, siroh ibarat telefon seluler yang harus di-charge agar bisa hidup dan bermanfaat."Siroh ini merupakan salah satu bentuk upaya mewujudkan masyarakat dan aparat yang agamis sebagain bagian dari BEDAS," katanya.
BERITA06/05/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Dua Masjid di Pangalengan Alami Kerusakan Akibat Gempa Bumi, Begini Hasil Asesmen BAZNAS Kabupaten Bandung
Dua Masjid di Pangalengan Alami Kerusakan Akibat Gempa Bumi, Begini Hasil Asesmen BAZNAS Kabupaten Bandung
Dua masjid di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, mengalami kerusakan ringan akibat terdampak gempa bumi.Masjid Besar Pangalengan mengalami kerusakan di bagian plafon akibat gempa bumi berpusat di Garut pada Minggu malam, 28 April 2024.Sedangkan Masjid Jami Nur Jannah Kampung Rancamanyar, Desa Marga Mukti, juga mengalami kerusakan akibat gempa bumi lokal yang berpusat di Kecamatan Pangalengan.Gempa bumi tersebut terjadi pada Rabu 1 Mei sekitar pukul 10.30 WIB yang dirasakan masyarakat sekitar kecamatan Pangalengan, Cimaung, Cangkuang, Soreang dan Katapang.Menurut staf BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf, tim BAZNAS Kabupaten Bandung terjun ke lapangan mendata kerusakan akibat gempa bumi tersebut."Alhamdulillah kerusakan yang dialami dalam taraf ringan. Bahkan yang rusak juga masjid, sedangkan rumah-rumah masyarakat dalam kondisi aman," ujarnya.Rencananya BAZNAS Kabupaten Bandung akan menyalurkan bantuan perbaikan dua masjid tersebut sebagai bentuk kepedulian."Kami menyalurkan dana dari zakat, infak dan sodakoh (ZIS) khususnya dari ASN Pemkab Bandung termasuk kepada korban bencana alam," katanya.
BERITA02/05/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung buka stand hangat dan Gerai ZIS, pada Bimbingan Manasik Haji Massal Tingkat Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung buka stand hangat dan Gerai ZIS, pada Bimbingan Manasik Haji Massal Tingkat Kab. Bandung
Pada Selasa, 30 April 2024 Kementerian Agama Kabupaten Bandung kembali menggelar Bimbingan Manasik Haji Massal di Masjid Al Fathu, Soreang.Sekitar ribuan jamaah haji Kab. Bandung terlihat memadati Masjid Al Fathu untuk menghadiri acara tersebut.Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kab. Bandung ikut berpartisipasi dengan membuka stand hangat dan gerai zakat, infak, sedekah untuk konsultasi ZIS.Adapun dalam stand hangat ini tersedia kopi gratis bagi calon jamaah haji.
BERITA30/04/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Donasi Palestina dari Kaum Muslimin Hampir Rp 1 Miliar
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Donasi Palestina dari Kaum Muslimin Hampir Rp 1 Miliar
Sebagai bentuk kepedulian kepada kaum Muslimin di Palestina, BAZNAS Kabupaten Bandung mengadakan penghimpunan donasi bagi Palestina."Penghimpunan ini berlangsung dua kali yakni secara reguler selama sekitar tiga bulan," kata Wakil Ketua Bagian Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung, Ustaz Jamjam Erawan.Penghimpunan ini dilakukan dengan mendatangi lembaga pendidikan maupun masjid dan majelis taklim."Tim BAZNAS Kabupaten Bandung datang langsung ke lapangan untuk melakukan penghimpunan donasi Palestina," ujarnya.Selain itu, banyak juga kalangan kaum Muslimin dan lembaga yang datang ke BAZNAS untuk menyerahkan donasi Palestina. "Alhamdulillah dengan cara ini terkumpul dana donasi sebesar Rp856.224.972. Donasi ini sudah kami serahkan kepada BAZNAS pusat," katanya.Selain itu, penghimpunan donasi Palestina juga dilakukan saat safari Ramadhan lalu."Kami mendapatkan tamu syekh dari Palestina yang difasilitasi BAZNAS pusat dan BAZNAS Jabar," ujarnya.Dari penghimpunan donasi Palestina selama Ramadhan terkumpul dana sebesar Rp82.418.969."Kalau dijumlahkan total donasi dari masyarakat Kabupaten Bandung kepada Muslimin Palestina mencapai Rp938.643.941 atau hampir Rp1 miliar," katanya.Ustaz Jamjam mengucapkan terima kasih kepada kaum Muslim Kabupaten Bandung yang sudah menyerahkan sebagian rezekinya untuk donasi Palestina."Alhamdulillah amanah kaum Muslimin sudah kami serahkan kepada Palestina melalui BAZNAS Pusat dan BAZNAS Jabar," ujarnya.
BERITA24/04/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pertemuan Calon Saudagar Zmart untuk Pemberdayaan Ekonomi Warga
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pertemuan Calon Saudagar Zmart untuk Pemberdayaan Ekonomi Warga
Sebanyak 50 warga Kabupaten Bandung akan mendapatkan bantuan pemberdayaan ekonomi berupa zmart.Sebagai tahap pertama, BAZNAS Kabupaten Bandung mengumpulkan 50 calon penerima zmart di aula BAZNAS Kabupaten Bandung, Rabu 24 April 2024."Sesuai dengan petunjuk dari BAZNAS Pusat akan ada tambahan 10 zmart dari BAZNAS Jabar," kata Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tontowi.Hadir dalam pertemuan itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua 2 H. Abdul Rauf, dan Wakil Ketua 4 H. Sarnapi.Menurut Abdul Rauf, zmart berupa pembenahan warung-warung yang sudah ada atau sudah beroperasi."BAZNAS Kabupaten Bandung memberikan bantuan sebesar Rp15 juta untuk program Zmart ini untuk branding, pendampingan, rak barang dan stok barang," ujarnya.Dari penerima Zmart ini terdiri atas usulan UPZ kecamatan, dan ormas-ormas Islam. Namun dari 31 kecamatan ternyata hanya 28 kecamatan yang mengajukan usulan bantuan zmart.
BERITA24/04/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Hadiri Silaturahmi UPZ Kecamatan Rancaekek
BAZNAS Kabupaten Bandung Hadiri Silaturahmi UPZ Kecamatan Rancaekek
Wakil Ketua Bidang SDM dan Administrasi Umum BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi menghadiri silaturahmi yang digelar UPZ Kecamatan Rancaekek, Rabu 24 April 2024. Acara dihadiri Camat Rancaekek Ir. H. Diar Hadi Gusdinar, M.Si; Ketua UPZ Rancaekek KH. Ayi Rahman, para pengurus UPZ Kecamatan Rancaekek dan Pengurus UPZ desa/kelurahan. Hadir juga Ketua MUI Kecamatan Rancaekek KH. Elan Jaelani dan Ketua DMI Rancaekek H. Uwoh Saepuloh. Menurut H. Diar, pihaknya akan mendorong pembentukan UPZ desa dan kelurahan yang harus dikirimkan ke BAZNAS Kabupaten Bandung maksimal 10 Mei 2024. "Alhamdulillah batik untuk pengurus UPZ sudah kami sediakan saat pelantikan. Tinggal menunggu pelantikan UPZ kecamatan dan UPZ desa/kelurahan pada 20 Mei mendatang," katanya. Selain itu, Kecamatan Rancaekek juga akan membangun masjid dan Islamic Center di atas tanah milik Pemkab Bandung. "Ada tanah fasos dan fasum di Bumi Rancaekek Kencana, namun perlu kejelasan agar pembangunan bisa berjalan lancar," katanya. Sedangkan H. Sarnapi mengatakan, UPZ kecamatan Rancaekek dan UPZ desa/kelurahan diberi kewenangan luas untuk penggalian potensi zakat, infak dan sedekah (ZIS) di wilayahnya masing-masing. "Masih banyak potensi ZIS di kecamatan maupun desa/kelurahan yang belum tergali dengan baik," katanya.
BERITA24/04/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bandung.

Lihat Daftar Rekening →