WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Apel Perdana Pascalibur Idulfitri, Teguhkan Semangat Menjaga Nilai-Nilai Ramadan

SOREANG, 30 MARET 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar apel amilin dan amilat perdana pascalibur Idulfitri pada Senin, 30 Maret 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, Jamjam Erawan.

Apel tersebut menjadi momentum awal untuk kembali meneguhkan semangat pengabdian dan etos kerja seluruh amilin serta amilat setelah menjalani ibadah Ramadan dan perayaan Idulfitri. Dalam amanatnya, ditekankan pentingnya menjaga ruh dan nilai-nilai Ramadan agar tidak berhenti seiring berakhirnya bulan suci.

Pesan yang disampaikan merujuk pada ungkapan ulama besar Yusuf al-Qaradawi“Kun rabbaniyyan wa la takun ramadhaniyyan”, yang bermakna agar setiap muslim menjadi hamba Allah yang istiqamah dalam kebaikan, bukan hanya semangat beribadah ketika Ramadan tiba.

Melalui pesan tersebut, seluruh amilin dan amilat diingatkan agar tidak terjebak pada pola ibadah yang bersifat musiman atau tahunan semata. Nilai-nilai spiritual yang telah dibangun selama Ramadan diharapkan tetap hidup dan menjadi bagian dari keseharian, termasuk dalam menjalankan tugas pelayanan dan pengelolaan zakat di lingkungan BAZNAS Kabupaten Bandung.

Bagi para amilin dan amilat yang diberi amanah untuk berkhidmat di BAZNAS, semangat Ramadan dipandang perlu terus dihidupkan dalam berbagai bentuk amalan maupun perilaku. Hal tersebut meliputi kebiasaan menjalankan puasa sunnah, shalat malam, tadarus Al-Qur’an, serta memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.

Selain amalan ibadah, nilai-nilai utama yang terkandung dalam Ramadan juga dinilai sangat relevan dalam menunjang kinerja dan pengabdian sehari-hari. Nilai-nilai seperti kesabaran, kejujuran, kedisiplinan, kepedulian, serta kebiasaan bangun di sepertiga malam terakhir menjadi fondasi penting yang dapat memperkuat karakter pribadi maupun profesionalisme kerja.

Nilai-nilai tersebut diyakini tidak hanya berpengaruh terhadap kualitas ibadah personal, tetapi juga dapat menjadi penopang keberhasilan dalam pekerjaan, karier, serta capaian institusi. Dalam konteks kelembagaan, semangat menjaga nilai-nilai Ramadan diharapkan dapat mendorong amilin dan amilat untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui apel perdana ini, BAZNAS Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang tidak hanya profesional dan amanah, tetapi juga dilandasi oleh nilai-nilai spiritual yang kuat, sehingga kebermanfaatan lembaga dapat terus dirasakan secara luas oleh masyarakat.***

30/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Pemkab Bandung Resmikan Kehadiran Mawmie Soreang di Lantai 1 Gedung BAZNAS Center

SOREANG, 27 MARET 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung bersama Pemkab Bandung meresmikan kehadiran Mawmie Soreang yang mulai menempati lantai 1 Gedung BAZNAS Center, Jalan Gading Tutuka, Soreang, pada Jumat, 27 Maret 2026.

Peresmian tersebut dilakukan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Kabupaten Bandung, Muhammad Usman, yang hadir mewakili Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Kegiatan ini turut dihadiri Kabag Kesra Kabupaten Bandung Asep Hadian, Camat Soreang Haris Taupik, Kapolsek Soreang Kompol Oeng Haeruman, Kepala Desa Cingcin H. Aceng Suhud, perwakilan Bapenda dan Disdagin, serta jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, didampingi para wakil ketua.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, menegaskan bahwa kesadaran masyarakat terhadap zakat, infak, dan sedekah masih perlu terus diperkuat. Menurutnya, ibadah sosial tersebut merupakan bagian penting dari ajaran Islam yang tidak dapat dipisahkan dari kepedulian terhadap sesama.

“Salah satu ibadah yang kurang diperhatikan dan dilaksanakan adalah membayar zakat, infak dan sedekah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa ajaran Islam telah menegaskan pentingnya perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama fakir miskin dan anak yatim.

“Padahal dalam Al-Qur’an sudah jelas dan tegas yakni adanya golongan yang mendustakan agama yang salah satu cirinya adalah tidak menyantuni fakir miskin serta anak yatim,” lanjutnya.

Lebih jauh, kehadiran Mawmie Soreang di lantai 1 Gedung BAZNAS Center dipandang sebagai bagian dari upaya optimalisasi pemanfaatan gedung agar memiliki nilai guna yang lebih luas. Selain menjadi ruang aktivitas produktif, keberadaan tenant di lingkungan gedung juga diharapkan dapat mendukung penguatan kebermanfaatan sosial yang selama ini dijalankan BAZNAS Kabupaten Bandung.

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Bandung yang dibacakan oleh Muhammad Usman, Pemerintah Kabupaten Bandung menyampaikan apresiasi atas langkah pemanfaatan Gedung BAZNAS Center secara lebih optimal.

Menurutnya, pemanfaatan gedung tersebut dapat menjadi salah satu bentuk terobosan yang memberikan dampak positif terhadap penguatan kesejahteraan masyarakat.

“Kerja sama antara BAZNAS dengan Mawmie merupakan terobosan yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Muhammad Usman saat membacakan sambutan Bupati Bandung.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan Gedung BAZNAS Center diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Karena hasil dari Gedung BAZNAS Center nantinya juga akan dipergunakan buat santunan dan pemberdayaan ekonomi warga Kabupaten Bandung,” lanjutnya.

Dengan diresmikannya Mawmie Soreang di Gedung BAZNAS Center, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap pemanfaatan aset lembaga dapat terus dioptimalkan guna mendukung keberlanjutan program sosial, santunan, serta pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

27/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Perkuat Sinergi Bersama PWI, Paparkan Program dan Peningkatan Pengumpulan ZIS

SOREANG, 19 MARET 2026Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama dengan insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Baznas Center Soreang pada Rabu, 18 Maret 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bandung dan media dalam mendukung optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus menyampaikan perkembangan program serta capaian kinerja lembaga.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, memaparkan bahwa BAZNAS memiliki tiga fungsi utama, yaitu menghimpun, mendistribusikan, serta menyusun laporan keuangan secara transparan dan akuntabel.

Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan ZIS di BAZNAS berlandaskan prinsip 3A, yaitu aman secara syariah, aman regulasi, serta aman dalam koridor Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dari sisi pendistribusian, dana ZIS disalurkan melalui lima bidang utama, yakni pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, sosial kemasyarakatan, serta kebencanaan. Salah satu fokus utama saat ini adalah penguatan program pemberdayaan ekonomi sebagai upaya mendorong kemandirian mustahik.

BAZNAS Kabupaten Bandung telah mengembangkan berbagai program produktif, di antaranya Z-Chicken, Z-Coffee, dan Z-Cosmetic yang menyasar pelaku usaha kecil serta kaum ibu. Program-program tersebut dirancang agar bantuan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi berkelanjutan.

Selain itu, BAZNAS juga menghadirkan skema Mustahik Investor, yaitu model pemberdayaan melalui kerja sama dengan pelaku usaha. Dalam skema ini, bantuan diberikan kepada mustahik dan dikelola bersama mitra usaha sehingga memiliki potensi untuk berkembang lebih optimal.

Dari sisi penghimpunan, BAZNAS Kabupaten Bandung mencatat tren peningkatan yang signifikan dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2023, penghimpunan ZIS berada di kisaran Rp8 miliar, meningkat menjadi Rp12,5 miliar pada 2024, dan kembali naik menjadi Rp17,5 miliar pada tahun 2025.

Peningkatan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan ZIS melalui BAZNAS. Dengan capaian tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung terus berupaya memperluas dampak program, tidak hanya dalam aspek sosial, tetapi juga dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

 

Kegiatan silaturahmi dan buka bersama ini turut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung serta perwakilan PWI Kabupaten Bandung, sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan dan memperkuat peran media dalam mendukung dakwah zakat di Kabupaten Bandung.***

19/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Tutup Program Dai Pelosok di Kertasari

SELASA, 17 MARET 2026 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung resmi menutup program Dai Pelosok Ramadan 1447 H yang dilaksanakan di Desa Tarumajaya, Kec. Kertasari pada Selasa, 17 Maret 2026. Kegiatan penutupan dipusatkan di Masjid Sabilul Huda dan dihadiri berbagai unsur terkait.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung diwakili oleh Adjat Abdullah dan Asrofil Anam. Turut hadir Kepala Desa Tarumajaya sebagai perwakilan pemerintah desa, menandai sinergi antara BAZNAS dan pemerintah setempat dalam mendukung program keagamaan di masyarakat.

Program Dai Pelosok merupakan salah satu program unggulan Ramadan BAZNAS Kabupaten Bandung yang bertujuan meningkatkan literasi Al-Qur’an, khususnya dalam upaya mengentaskan buta huruf Al-Qur’an di wilayah pelosok. Pada tahun 2026, program ini dilaksanakan di dua titik, yakni Desa Tarumajaya di Kecamatan Kertasari dan Desa Lamajang di Kecamatan Pangalengan.

Dalam kesempatan tersebut, Adjat Abdullah menjelaskan bahwa program Dai Pelosok merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan dai ke wilayah yang membutuhkan pembinaan keagamaan, khususnya dalam pengajaran Al-Qur’an.

“Dai pelosok adalah dai yang dikirim ke daerah pelosok melalui BAZNAS Kabupaten Bandung, tujuan utamanya memberantas buta huruf Al Quran,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dari ratusan desa yang ada di Kabupaten Bandung, hanya dua desa yang terpilih menjadi lokasi pelaksanaan program pada tahun ini, dengan pelaksanaan kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih 25 hari.

“Dari 270 desa, yang terpilih dua desa, Lamajang dan Tarumajaya. Alhamdulillah kegiatannya selama 25 hari lancar,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan penutupan juga diisi dengan santunan bagi anak yatim berupa 20 paket sembako. Kegiatan tersebut menjadi penutup dari seluruh rangkaian program Dai Pelosok yang telah berjalan selama bulan Ramadan.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap dapat terus memperluas jangkauan dakwah zakat serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di wilayah pelosok.***

17/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Terima Penyaluran ZIS dan Fidyah dari Asisten Pemerintahan Kabupaten Bandung

SOREANG, 16 MARET 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menerima penyaluran zakat, infak, sedekah (ZIS), serta fidyah dari jajaran Asisten Pemerintahan Kabupaten Bandung pada Senin, 16 Maret 2026.

Penyerahan tersebut dilakukan oleh para asisten di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari komitmen aparatur pemerintah dalam menunaikan kewajiban zakat serta memperkuat gerakan zakat di daerah.

Dalam kegiatan tersebut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bandung, Erwin, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Usman, serta Asisten Administrasi Umum, Hairun. Penyerahan ZIS dan fidyah tersebut diterima langsung oleh jajaran BAZNAS Kabupaten Bandung.

Untuk diketahui, sebelumnya Bupati Bandung H. M. Dadang Supriatna beserta jajaran juga telah menunaikan zakatnya ke BAZNAS pada momen Nuzulul Quran lalu.

Penyaluran ZIS dan fidyah dari unsur pemerintahan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam mengoptimalkan penghimpunan dana umat.

Dana yang dihimpun melalui BAZNAS selanjutnya akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial di Kabupaten Bandung.

 

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan fidyah dapat semakin terorganisir serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.***

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG

Berita Terbaru

Mantul Bupati Bandung Kang DS Dinobatkan Jadi Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik Di Indonesia
Mantul Bupati Bandung Kang DS Dinobatkan Jadi Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik Di Indonesia
Penghargaan kembali diraih Bupati Bandung HM Dadang Supriatna. Kali ini penghargaan bergengsi ke - 304 yang diraih Bupati Bandung yakni dari BAZNAS RI. Dadang Supriatna dianugerahi BAZNAS Award 2024 kategori "Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik di Indonesia", yang menjadi penghargaan ke - 304 yang telah diraihnya.Penghargaan bergengsi tersebut dianugerahkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kepada Bupati Dadang Supriatna disaksikan langsung oleh Menteri Agama RI yang mewakili Presiden RI, Joko Widodo di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (29/2/2024).BAZNAS Award adalah penghargaan tahunan yang diberikan oleh BAZNAS RI kepada individu atau lembaga yang berkontribusi dalam pengelolaan zakat di Indonesia.Salah satu kategori dalam BAZNAS Award adalah "Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik".Dalam keterangannya, BAZNAS RI menyebut orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu sangat layak menerima penghargaan bergengsi BAZNAS Award tahun ini karena sebagai kepala daerah, Dadang Supriatna dinilai memiliki peran aktif dan kontribusi besar dalam mendukung gerakan zakat di wilayah Kabupaten Bandung"Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Bupati Bandung yangtelah terpilih mendapatkan BAZNAS Awards 2024 sebagai Kepala DaerahPendukung Pengelolaan Zakat Terbaik," ujar Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr KH. Noor Achmad, di sela-sela acara penganugerahan.Menurutnya, penghargaan BAZNAS Award 2024 tersebut diberikan sebagai pengakuan atas kontribusi besar Kang DS, sapaan akrab Bupati Bandung, dalam menggerakkan kesadaran membayar zakat di kalangan ASN Pemkab Bandung maupun masyarakat secara luas dan mendukung program-program BAZNAS dalam pengelolaan zakat.Selain itu, Kang DS juga dinilai berhasil melakukan inovasi dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan zakat.Selain itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung itu juga dinilai terlibat aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan zakat.Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas anugerah BAZNAS Award 2024 yang diterimanya tersebut.Ia mengaku merasa terhormat karena mendapat predikat "Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik " di Indonesia."Terus terang saya tidak menyangka akan mendapat penghargaan luar biasa ini. Saya ucapkan terima kasih banyak kepada BAZNAS RI atas Anugerah BAZNAS Award ini. Saya sangat bangga, apalagi penghargaan diberikan di hadapan Bapak Presiden RI," kata Bupati Dadang Supriatna.Kang DS, panggilan akrabnya, menyebut urusan zakat merupakan suatu kewajiban yang harus dikeluarkan oleh umat muslim untuk membersihkan harta dan jiwanya.Sebagai kepala daerah pun, kata Kang DS, sejak dilantik menjadi Bupati, dirinya berkomitmen untuk mendorong ASN maupun masyarakat agar melaksanakan kewajibannya dalam membayar zakat. "Jadi niat untuk menggerakkan kesadaran ASN dan masyarakat untuk membayar zakat ini adalah didasari kewajiban kita sebagai muslim. Bukan demi penghargaan ini. Kalau sekarang komitmen saya mendapatkan pengakuan dari BAZNAS, ini sebuah bonus," ujar Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung itu sambil tersenyum.Pria yang juga kerap dipanggil Bupati Bedas ini berkomitmen untuk terus mengajak dan mengingatkan para ASN Pemkab Bandung maupun masyarakat umum untuk selalu membayar zakat. Sebab, manfaat zakat bukan hanya untuk membersihkan harta dan jiwa, namun zakat juga memiliki dimensi lain yakni saling tolong menolong.Kang DS menjelaskan potensi zakat sangatlah besar dan memiliki banyak manfaat signifikan bagi masyarakat. Di antaranya zakat dapat digunakan membantu masyarakat miskin melalui pemenuhan kebutuhan dasar seperti bantuan makanan, pakaian, tempat tinggal melalui program rutilahu, bantuan pendidikan berupa beasiswa dan kesehatan."Selain itu zakat juga dapat mengurangi kesenjangan, mendorong solidaritas dan memperkuat ikatan sosial. Ketika orang memberikan zakat, mereka merasakan rasa tanggung jawab sosial dan saling peduli terhadap sesama," tutur Bupati Bedas.Manfaat lainnya, kata Kang DS, zakat juga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Contohnya, dana zakat dapat digunakan untuk bantuan modal usaha atau pelatihan bagi masyarakat kurang mampu, sehingga membantu mereka dalam memulai atau mengembangkan usaha mereka sendiri."Dana zakat juga bisa dialokasikan untuk membangun infrastruktur sosial seperti sekolah, masjid, dan rumah sakit. Hal ini dapat membantu meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat," jelas Dadang SupriatnaHadir juga Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi dan Waka 1 H. Jamjam Erawan dalam acara penganugerahan tersebut.
BERITA29/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Optimalkan Penghimpunan ZIS Online, BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pelatihan
Optimalkan Penghimpunan ZIS Online, BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pelatihan
BAZNAS Kabupaten Bandung ingin lebih mengoptimalkan zakat infak dan sedekah (ZIS) digital sehingga digelar pelatihan, Senin 26 Februari 2024.Acara di aula BAZNAS Kabupaten Bandung dihadiri Wakil Ketua Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua 4 H. Sarnapi dan Sekretaris H. Andris Fajar.Pemateri pelatihan dari DEF Training, Kang Dea, yang memaparkan empat hal dalam upaya menggali potensi ZIS online."Kami menginisiasi adanya lembaga zakat yang khusus menangani ZIS online melalui platform amal saleh. Alhamdulillah penghimpunan hanya melalui online bisa me capai Rp30 miliar lebih per tahun," katanya.Materi Pelatihan Digital Fundraising BAZNAS Kabupaten Bandung adalah Fundamental Digital Fundraising (Funneling), Campaign Program digital, Content Program, Social Media & Content, dan Digital Advertising
BERITA26/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Kerja Sama KADIN dan BAZNAS Kab. Bandung, Wujudkan Pemberdayaan Masyarakat
Kerja Sama KADIN dan BAZNAS Kab. Bandung, Wujudkan Pemberdayaan Masyarakat
BAZNAS Kabupaten Bandung pada Rabu, 21 Februari 2024 menghadiri acara Launching Central Budidaya Tanaman Buah Strawberry Varietas USA.Diketahui acara tersebut diinisiasi oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kab. Bandung berlokasi di Alamendah, Kec. Rancabali.Hadir dari BAZNAS di acara ini adalah Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Drs. H. Jamjam Erawan, MAP.Waka I BAZNAS Kab. Bandung mendukung adanya penanaman stroberi jenis USA ini.Lebih lanjut, Jamjam menjelaskan perihal pemberdayaan usaha pertanian terkhusus di wilayah Ciwidey."Jika ini menguntungkan tapi kurang modal, bisa dikolaborasikan untuk saling membantu dan mendorong kesuksesan mereka," katanya"Hanya catatannya berzakat, infaq dan sadaqahnya ke BAZNAS Kab. Bandung, agar tambah berkah ," tuturnya.Mengapa kami mendorong para petani stroberi ini, karena stroberi varietas USA memiliki beberapa keunggulan. Salah satunya yaitu punya tipe kering.Sehingga ketika diekspor, punya daya tahan yang lebih lama dibanding jenis stroberi lainnya. Kata Ketua KADIN Kabupaten Bandung, H. Agus Ruslan dalam sambutannya.
BERITA21/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Lakukan Studi Tiru ke BAZNAS Kabupaten Sumedang, Ini Hasilnya
BAZNAS Kabupaten Bandung Lakukan Studi Tiru ke BAZNAS Kabupaten Sumedang, Ini Hasilnya
Sebagai upaya meningkatkan penghimpunan maupun pendayagunaan dana zakat, infak dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Bandung melakukan studi tiru kepada BAZNAS Kabupaten Sumedang.BAZNAS Kabupaten Bandung diwakili Wakil Ketua Bidang Penghimpunan Ustaz Jamjam Erawan, Wakil Ketua Bidang SDM dan Administrasi Umum H. Sarnapi, Sekretaris H. Andris Fajar dan Staf Bagian Distribusi dan Pendayagunaan Bayu.Rombongan diterima Ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang KH. Ayi Subhan, Senin 19 Februari 2024 di ruang kerjanya.Menurut KH. Ayi, untuk pengumpulan ZIS di BAZNAS Kabupaten Sumedang memang masih mengandalkan dari ASN."Namun memang baru sekitar 60 persen ASN yang membayarkan zakat dan infaknya ke BAZNAS Kabupaten Sumedang. Harus terus diingatkan agar ASN membayarkan zakatnya," katanya.Selain itu, BAZNAS Kabupaten Sumedang juga berupaya memberikan bukti penyaluran dengan bekerja sama OPD Pemkab Sumedang."Misalnya BAZNAS Kabupaten Sumedang menggaet dinas lalu dibuatkan program bersama dengan dibiayai infak dari ASN. Misalnya perbaikan rutilahu kerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk infak ASN nya," katanya.Selain itu, BAZNAS Kabupaten Sumedang juga menggerakkan sekolah dan madrasah yang dibuat UPZ."Kita buat program BAZNAS Goes to School dengan menerbitkan kupon infak bagi para siswa dengan 100 persen hasilnya diserahkan kembali ke sekolah. Yang penting masalah sekolah diselesaikan oleh infak siswa," ujarnya.
BERITA19/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Nilai Zakat Fitrah Tahun Ini Diputuskan Sebesar 2,5 Kg Beras Atau Bila Diuangkan Rp40 Ribu
Nilai Zakat Fitrah Tahun Ini Diputuskan Sebesar 2,5 Kg Beras Atau Bila Diuangkan Rp40 Ribu
Pada Jumat (16/2/2024) Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kabupaten Bandung menetapkan nilai zakat fitrah tahun ini sebesar 2,5 kg beras.Nilai beras tersebut apabila diuangkan sebesar Rp40 ribu per orang.Hal itu terungkap dalam rapat penetapan besaran zakat fitrah di aula BAZNAS Kabupaten Bandung dipimpin Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi.Hadir Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua 2 H. Abdul Rauf, Wakil Ketua 3 H. Dudi Abdul Hadi, dan Wakil Ketua 4 H. Sarnapi serta Satuan Audit Internal (SAI).Sedangkan dari ormas-ormas Islam kabupaten Bandung yang hadir dari PC NU, PD Muhammadiyah, Persis, PUI, DMI, Mathla'ul Anwar, dan LDII.Menurut H. Yusuf, keputusan itu berdasarkan harga beras rata-rata yang dikeluarkan Dinas Perdagangan dan Industri Pemkab Bandung."Dinas terkait di Pemkab Bandung mengeluarkan harga beras di pasar-pasar yang ada lalu kita ambil disesuaikan dengan kemampuan ekonomi masyarakat," katanya.Dengan adanya keputusan penetapan besaran zakat fitrah ini yang lebih awal diharapkan bisa menjadi rujukan bagi UPZ kecamatan, UPZ desa/kelurahan, masjid Jami maupun ormas-ormas Islam.
BERITA16/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Selain Putuskan Besaran  Zakat Fitrah Tahun Ini, BAZNAS Kabupaten Bandung Tentukan Prosentase Distribusinya
Selain Putuskan Besaran Zakat Fitrah Tahun Ini, BAZNAS Kabupaten Bandung Tentukan Prosentase Distribusinya
Pada Jumat (16/2/2024) Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kabupaten Bandung menetapkan nilai zakat fitrah tahun ini sebesar 2,5 kg beras.Nilai beras tersebut apabila diuangkan sebesar Rp40 ribu per orang.Selain itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga memutuskan besaran prosentase untuk distribusi zakat fitrah.Yakni, untuk fakir miskin 75 persen, Amilin di tingkat DKM/RT/RW 8 persen, fi Sabilillah tingkat DKM/RT/RW 12,5 persen, Amilin desa 2,5, dan amilin kecamatan 2 persen.Hal itu terungkap dalam rapat penetapan besaran zakat fitrah di aula BAZNAS Kabupaten Bandung dipimpin Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi.Hadir Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua 2 H. Abdul Rauf, Wakil Ketua 3 H. Dudi Abdul Hadi, dan Wakil Ketua 4 H. Sarnapi serta Satuan Audit Internal (SAI).Sedangkan dari ormas-ormas Islam kabupaten Bandung yang hadir dari MUI, PC NU, PD Muhammadiyah, Persis, PUI, DMI, Mathla'ul Anwar, dan LDII.Dengan adanya keputusan penetapan besaran zakat fitrah ini dam prosentase distribusinya yang lebih awal diharapkan bisa menjadi rujukan bagi UPZ kecamatan, UPZ desa/kelurahan, masjid Jami maupun ormas-ormas Islam.
BERITA16/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Tetap Buka Donasi Palestina, SMP dan SMK Al Wafa  Serahkan Donasi
BAZNAS Kabupaten Bandung Tetap Buka Donasi Palestina, SMP dan SMK Al Wafa Serahkan Donasi
Meski saat ini pemberitaan membenahi kondisi Palestina mulai berkurang, namun BAZNAS Kabupaten Bandung masih membuka donasi bagi kaum Muslimin karena mereka masih membutuhkannya. Bahkan apabila perang sudah mereda juga membutuhkan uluran tangan Muslimin Indonesia untuk perbaikan infrastruktur yang rusak parah. Untuk itu, SMP dan SMA Al Wafa Jln. Raya Ciwidey, Kabupaten Bandung, menggelar peringatan Isra Miraj pada Jumat 9 Februari 2024. Peringatan yang diikuti para guru dan siswa SMP dan SMK Al Wafa juga diwarnai dengan penyerahan donasi kepada kaum Muslimin di Palestina. Donasi Palestina diserahkan Ketua OSIS SMP Ghulwani dan ketua OSIS SMK Muhammad Febian kepada Waka 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi. Acara diisi dengan penceramah KH. Rohmat Abdullah Mubarok yang mengisahkan perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidilharam sampai ke Masjid Aqsha di Palestina.***
BERITA09/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Gali Potensi ZIS, BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Silaturahmi ke UPZ Rancaekek
Gali Potensi ZIS, BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Silaturahmi ke UPZ Rancaekek
Untuk menggali potensi zakat, infak dan sedekah (ZIS) di kaum Muslimin, BAZNAS Kabupaten Bandung mulai melakukan turun ke bawah untuk pembentukan UPZ kecamatan maupun UPZ desa/kelurahan. Upaya ini juga untuk pemberdayaan UPZ kecamatan dan UPZ desa/kelurahan agar lebih bisa menggali ZIS dan nantinya akan bermanfaat bagi masyarakat setempat. Acara pada Rabu 7 Februari 2024 di Kecamatan Rancaekek yang dihadiri Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi dan staf yakni H. Kasmita dan Abdul Rahman. Hadir juga Camat Rancaekek H. Diar Agus Dinar, Kepala KUA Rancaekek, Ketua UPZ Rancaekek KH. Ayi Rahman, para pengurus UPZ Kecamatan Cimenyan dan pengurus UPZ desa/kelurahan. Menurut Kepala KUA Rancaekek H. Ajang, kewajiban membayar zakat setara dengan melaksanakan ibadah shalat. "Karena umat Islam kerap lebih merasa berdosa bila meninggalkan ibadah ritual seperti shalat, namun kalau tidak membayar zakat seperti merasa biasa saja dan gak merasa berdosa," ujarnya. Sedangkan H. Sarnapi mengatakan, solusi permasalahan masyarakat tak bisa hanya mengandalkan penghimpunan dana ZIS di BAZNAS Kabupaten Bandung. "Karena jumlah penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung juga masih di bawah Rp 700 juta per bulan sehingga tak bisa menangani semua ajuan bantuan dari masyarakat," ujarnya.
BERITA09/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Turun untuk Berdayakan  UPZ Kecamatan dan UPZ Desa
BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Turun untuk Berdayakan UPZ Kecamatan dan UPZ Desa
BAZNAS Kabupaten Bandung mulai melakukan turun ke bawah untuk pembentukan UPZ kecamatan maupun UPZ desa/kelurahan.Upaya ini juga untuk pemberdayaan UPZ kecamatan dan UPZ desa/kelurahan agar lebih bermanfaat bagi masyarakat setempat.Acara diawali dari UPZ Kecamatan Cimenyan yang dihadiri Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi dan staf yakni H. Kasmita dan Abdul Rahman.Hadir juga Kasi Sosial Budaya Kecamatan Cimenyan Agus Edward, para pengurus UPZ Kecamatan Cimenyan dan pengurus UPZ desa/kelurahan.Menurut Agus Edward, BAZNAS Kabupaten Bandung sudah melakukan pertemuan dengan aparat kecamatan dan UPZ kecamatan pada 24 Januari lalu."Intinya pada upaya pemberdayaan UPZ kecamatan maupun UPZ desa/kelurahan agar bergerak untuk membantu masyarakat. Diharapkan UPZ hadir saat ada masalah di masyarakat," katanya.Sedangkan H. Sarnapi mengatakan, solusi permasalahan masyarakat tak bisa hanya mengandalkan penghimpunan dana ZIS di Kabupaten Bandung."Karena jumlah penghimpunan juga masih di bawah Rp 700 juta per bulan sehingga tak bisa menangani semua ajuan bantuan dari masyarakat," ujarnya. Mari Tunaikan Zakat, Infak dan Sedekahnya melalui kabbandung.baznas.go.id
BERITA06/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Siraman Rohani Pemkab Bandung Dihadiri Bupati Bandung Kang DS dan Pimpinan BAZNAS RI, Ini Ajakan Kang DS
Siraman Rohani Pemkab Bandung Dihadiri Bupati Bandung Kang DS dan Pimpinan BAZNAS RI, Ini Ajakan Kang DS
Pimpinan BAZNAS RI H. Rizaluddin Kurniawan menjadi penceramah dalam siraman rohani (siroh) Pemkab Bandung yang digelar di Gedung M. Toha Komplek Pemkab Bandung, Senin 5 Februari 2024.Acara dihadiri Bupati Bandung HM Dadang Supriatna, Sekda H. Cahra Amiyana, para kepala dinas dan badan, para camat, dan para kepala bidang.Dalam acara yang dibuka pembacaan Al Quran oleh Wakil Ketua 2 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Abdul Rauf dan perwakilan BAZNAS Jabar juga dihadiri para kepala bagian dan ribuan ASN yang hadir melalui zoom.Bupati menyatakan, siraman ini merupakan acara rutin tiap awal bulan untuk memberikan semangat spritual kepada para ASN."Ini merupakan implementasi dari nilai agamis dalam Bedas. Di tahun 2024 ini kita semua berharap agar menjadi tahun terbaik sebagai pengemban amanah," ujarnya.Bupati yang akrab dipanggil Kang DS ini berharap agar para ASN bersyukur terhadap pekerjaan yang ini digelutinya."Salah satu tanda syukur adalah dengan membayar zakat atau infak melalui BAZNAS Kabupaten Bandung," katanya.Kang DS mengajak para pejabat dan para ASN untuk masuk surga bersama-bersama dengan membayar zakat dan infaknya baik dengan sukarela maupun terpaksa."Karena akan masuk surga bersama-sama. Kalau diajak dengan sadar tak juga memiliki kesadaran untuk membayar zakat dan infak, maka akan dipaksa," ujarnya.
BERITA05/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Pembinaan Bulanan Amil dan Amilat
BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Pembinaan Bulanan Amil dan Amilat
BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar kembali pembinaan rutin tiap bulan yang untuk Januari 2024 diadakan pada Rabu, 24 Januari 2024.Pemateri adalah Waka 3 H. Dudi Abdul Hadi, Waka 4 H. Sarnapi, dan Kabag SAU Ajat Abdullah Mubarok.Acara dihadiri Sekretaris BAZNAS Kabupaten Bandung H. Andris Fajar dan para Amil dan amilat.Menurut Sarnapi, pembinaan ini juga silaturahmi dengan fokus utama sosialiasi standard operasi prosedur (SOR) Bidang SAU."Kami ingatkan kembali soal SOP ini karena biasanya lupa atau tak peduli lagi dengan SOP sehingga akhirnya menyimpang," katanya.Dudi menambahkan, BAZNAS Kabupaten Bandung ingin agar setiap kebijakan dan pelaksanaan program mengacu kepada SOP."Agar semuanya bisa aman regulasi, aman syari dan aman NKRI. Soal tiga aman ini juga ditekankan BAZNAS RI," katanya.Rencananya pada pembinaan Februari akan dilakukan pertemuan rutin dengan pembahasan masalah SOP di bidang penghimpunan di bawah Waka 1.
BERITA02/02/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS RI dan BAZNAS Jabar Lakukan Silaturahmi dengan Bupati Bandung
BAZNAS RI dan BAZNAS Jabar Lakukan Silaturahmi dengan Bupati Bandung
Pada pagi yang sejuk dan cerah, Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) didampingi BAZNAS Jabar menggelar silaturahmi dengan Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna.Acara di ruang kerja bupati Bandung, Selasa 30 Januari 2024 berlangsung hangat dan akrab.Acara dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, Wakil Ketua Bidang Penghimpunan BAZNAS Jabar H. Rachmat, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Bandung H. Ruli Hadiana, dan Kabag Kesra Pemkab Bandung Hj. Lilis.Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung juga hadir mulai dari ketua BAZNAS sampai para wakil ketua.Pimpinan Bidang Penghimpunan BAZNAS RI, H. Rizaluddin menyatakan, BAZNAS dari pusat sampai provinsi dan kabupaten/kota merupakan satu tubuh sehingga kali ini BAZNAS RI turun ke BAZNAS Kabupaten Bandung."Intinya ingin silaturahmi dan memajukan BAZNAS RI maupun BAZNAS Kabupaten Bandung. Apalagi BAZNAS Kabupaten Bandung memiliki Gedung BAZNAS Center yang bisa diberdayakan untuk Rumah Sehat BAZNAS untuk melayani masyarakat Kabupaten Bandung," katanya.Selain itu, dia juga menyinggung juga penghimpunan zakat profesi ASN Pemkab Bandung yang belum optimal karena setahun penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung baru sekitar Rp10 miliar."Seharusnya penghimpunan zakat ASN di Pemkab Bandung minimal mendapatkan Rp45 miliar," katanya.Sedangkan Hj. Saidah Sakwan mengatakan, Bupati Bandung memiliki kewenangan besar untuk pemberdayaan BAZNAS Kabupaten Bandung."Kalau zakat dan infak ASN di Pemkab Bandung efektif akan menjadi tangan kiri kepercayaan bagi bupati. Sedangkan tangan kanan bupati adalah APBD Kabupaten Bandung," katanya.
BERITA30/01/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke Pimpinan Cabang BJB Soreang, Ini Hasilnya
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke Pimpinan Cabang BJB Soreang, Ini Hasilnya
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung melakukan silaturahmi ke Pimpinan Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Soreang, Ayi Subarna, Kamis 25 Januari 2024.Silaturahmi di kantor BJB Soreang dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi, Waka Bidang Distribusi dan Pendayagunaan H. Abdul Rauf, Waka Bidang SDM dan Administrasi Umum H. Sarnapi dan Sekretaris BAZNAS Kabupaten Bandung H. Andris Fajar.Menurut Yusuf, silaturahmi resmi pertama kali ini untuk mengenalkan kepengurusan baru BAZNAS yang ternyata hampir sama dengan usia jabatan Ayi Subarna yakni sama-sama empat bulan."Pimpinan BAZNAS memiliki semangat untuk terus meningkatkan penghimpunan zakat infak dan sedekah (ZIS) karena semakin banyak ZIS akan bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.Selama ini kerja sama dengan BJB Cabang Soreang sudah terjalin lama baik untuk pembayaran ZIS dari ASN Pemkab Bandung maupun distribusi insentif marbot dan guru ngaji."Kami ingin tingkatkan lagi misalnya BAZNAS kabupaten Bandung bisa masuk dalam donasi di aplikasi Digi BJB," katanya.Selain itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga ingin mengakses CSR dari BJB untuk kendaraan operasional maupun penataan kantor."Sampai sekarang BAZNAS hanya memiliki sebuah mobil keluaran tahun 2012 sehingga harus ada penambahan mobil untuk distribusi bantuan maupun menggali ZIS," katanya.
BERITA25/01/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Optimalkan Penghimpunan, BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Rapat Koordinasi dengan UPZ Kecamatan dan Kasi Sosbud
Optimalkan Penghimpunan, BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Rapat Koordinasi dengan UPZ Kecamatan dan Kasi Sosbud
BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar rapat koordinasi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kecamatan dan Kasi Sosial Budaya Kecamatan di Aula BAZNAS Kabupaten Bandung.Acara pada Rabu, 24 Januari 2024, dibuka Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi dan para ketua UPZ kecamatan serta kasi sosbud kecamatan.Hadir juga wakil ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan, Waka 4 Bidang SDM dan Administrasi Umum H. Sarnapi dan Sekretaris BAZNAS Kabupaten Bandung H. Andris Fajar.Menurut Yusuf Ali Tontowi, para pengurus BAZNAS termasuk UPZ dan Kasi Sosbud adalah para mujahid untuk menggali potensi zakat, infak dan sedekah (ZIS) dari umat."Dengan penghimpunan ZIS yang besar akan berdampak kepada pemberdayaan masyarakat maupun bantuan lainnya," katanya.Namun BAZNAS Kabupaten Bandung tidak bisa bergerak sendiri melainkan harus menggaet UPZ kecamatan, UPZ desa dan kelurahan maupun UPZ masjid."Komunikasi dan koordinasi serta kerja sama ini sangat penting sehingga UPZ-UPZ harus diberdayakan agar penghimpunan ZIS ini menjadi lebih besar," ucapnya.Sedangkan Ustaz Jamjam Erawan menyatakan, pemberdayaan UPZ ini dimulai dari kepengurusan sampai pembagian hak amil maupun kewenangan untuk pemberdayaan masyarakat bawah."Diharapkan dengan penataan UPZ ini akan membuat manfaat ZIS akan lebih besar dan BAZNAS selalu hadir untuk menjadi solusi umat," katanya
BERITA24/01/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke BAZNAS RI  dan Dapat Kejutan Besar
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke BAZNAS RI dan Dapat Kejutan Besar
Pimpinan BAZNAS kabupaten Bandung bersilaturahmi ke pimpinan BAZNAS RI di.kantornya Jln. Matraman Raya, Jakarta Timur, untuk bersilaturahmi sekaligus menyerahkan donasi Palestina tahap ketiga. Pimpinan yang ikut adalah Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi dan Waka 4 H. Sarnapi serta sekretaris H. Andris Fajar. Menurut Yusuf, pihaknya tak memperkirakan akan ada sambutan luar biasa kepada BAZNAS Kabupaten Bandung dari BAZNAS RI. "Awalnya kami hanya ingin bersilaturahmi dan konsultasi untuk optimalisasi pengumpulan dan pemberdayaan zakat, infak dan sedekah. Terakhir adalah penyerahan donasi dari tahap satu sampai tiga sebesar Rp 747 juta lebih dari masyarakat Kabupaten Bandung," katanya. Namun kedatangan rombongan BAZNAS Kabupaten Bandung yang awalnya diterima oleh Kadiv Penguatan BAZNAS RI, Badrun Kosasih, malah diikutkan dalam seremoni HUT BAZNAS ke-23. Bahkan, rombongan BAZNAS Kabupaten Bandung dibawa keliling melihat fasilitas BAZNAS RI mulai dari pemberdayaan seperti ZChicken, dan program baru yakni drop box untuk donasi barang. "Alhamdulilah ini sebuah kejutan karena awalnya hanya sebatas silaturahmi ternyata kami disambut lebih dari itu," katanya.***
BERITA17/01/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke Wakil Ketua Bidang Pendistribusian ini Hasilnya
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke Wakil Ketua Bidang Pendistribusian ini Hasilnya
Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi melakukan silaturahmi ke Wakil Ketua BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pemberdayaan BAZNAS RI, Hj. Sadiah Sakwan. Silaturahmi di kantor BAZNAS RI di sela-sela tasyakuran HUT BAZNAS, Rabu 17 Januari 2024. Menurut Sadiah, BAZNAS RI mendistribusi pemberdayaan ekonomi melalui Pesantren Al Ittifaq, Kecamatan Rancabali, berupa peternakan domba dan santripreneur. "BAZNAS RI berprinsip pemberdayaan ekonomi bukan untuk pesantren melainkan harus dirasakan masyarakat sekitar," ujarnya. Namun, BAZNAS juga harus memperluas jangkauan pembedayaan sehingga bukan hanya di Pesantren Al Ittifaq. "Saya yakin Kabupaten Bandung punya banyak potensi baik untuk penghimpunan maupun pemberdayaan dari zakat, infak maupun sedekah," ujarnya dalam acara dihadiri Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi dan Sekretaris BAZNAS Kabupaten Bandung H. Andris Fajar. BAZNAS RI siap bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung dalam pendistribusian dan pemberdayaan masyarakat ini. Sebelumnya pada tasyakuran HUT BAZNAS ke-23 dihadiri Ketua BAZNAS RI Prof. KH. Noor Ahmad yang dihadiri para pimpinan BAZNAS RI, Prof. KH. Zainal Bahar Noor, Ketua BAZNAS Jawa Tengah KH. Ahmad Daroji dan BAZNAS kabupaten dan kota, dan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi. Acara diisi juga penyerahan donasi Palestina dari BAZNAS kabupaten dan kota Jawa Tengah dan BAZNAS Kabupaten Bandung.
BERITA17/01/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Penderita Kanker dan Tumor Makin Naik, BAZNAS Kabupaten Bandung Gandeng YPKI Gelar Sosialisasi
Penderita Kanker dan Tumor Makin Naik, BAZNAS Kabupaten Bandung Gandeng YPKI Gelar Sosialisasi
Makin banyaknya pasien kanker maupun tumor di Indonesia sehingga membuat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung dan Yayasan Pemerhati Kanker Indonesia (YPKI) mengadakan sosialisasi pencegahan dan pengobatan kanker dan tumor. "Ada 10 jenis kanker di Indonesia yang mendominasi dengan penderitanya yang terbesar adalah Kanker payudara sebanyak 65.858 orang pada tahun 2020," kata konsultan kanker YPKI, Muhammad Syamil di Gedung Ormas Islam, Senin 15 Januari 2024. Selain kanker payudara, kata Syamil, juga terdapat kanker serviks, dan kanker prostat yang menyerang laki-laki. "Kanker merupakan daging yang tumbuh karena dari generika atau keturunan, dan polusi udara khususnya rokok. Tapi perokok pasif juga paling sering terkena akibat paparan asap rokok meski tak merokok," ujarnya. Penyebab lainnya adalah radiasi telefon seluler apalagi saat di-charge atau diisi dayanya. "Kalau sedang tidur lebih baik matikan telefon selulernya. Kalau masih hidup ponselnya lebih baik jaraknya minimal 3 meter dari tubuh," ujarnya didampingi Konsultan Kanker YPKI, Leli Siti Mardiyah. Acara dibuka Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi dengan para peserta dari majelis taklim Desa Cingcin, Kecamatan Soreang, dan mahasiswa STAI Yamisa Soreang. "Acara ini juga sekaligus sosialisasi BAZNAS dan ajakan untuk menyalurkan zakat, infak dan sodakoh melalui BAZNAS Kabupaten Bandung," katanya.***
BERITA15/01/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
SD dan SMP di Kabupaten Bandung Berbondong-bondong Donasi Palestina ke BAZNAS Kabupaten Bandung
SD dan SMP di Kabupaten Bandung Berbondong-bondong Donasi Palestina ke BAZNAS Kabupaten Bandung
Sejumlah sekolah dari tingkat SD dan SMP di Kabupaten Bandung berbondong-bondong menyerahkan donasi Palestina kepada BAZNAS Kabupaten Bandung.Dalam beberapa hari terakhir ini tercatat beberapa sekolah yang menyerahkan donasi Palestina yakni SMPN 3 Margahayu sebesar Rp 7,5 juta, SDN Cibogor 1 Soreang Rp 500 ribu, dan SDN Sekarwangi Soreang Rp 665.000.Menurut staf penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung, Yasir, sekolah lain yang menyerahkan donasi Palestina adalah SDN Soreang 1 sejumlah Rp 3 juta, SDN Soreang 2 sebesar Rp 1 juta dan SDN Soreang 3 Rp 750.000.Selain dari sekolah, sejumlah masjid dan majelis taklim juga menyerahkan donasi Palestina di awal tahun baru Januari 2024 ini.Seperti jemaah Masjid Asyifa sebesar Rp 3 juta dan pondok Tahfiz Birrul Attaqdis 7 Rp 600.000."Ada juga dari donasi perseorangan termasuk dari staf BAZNAS Kabupaten Bandung," katanya.Sampai hari ini, Selasa 9 Januari 2024 jumlah donasi Palestina yang berhasil dikumpulkan BAZNAS Kabupaten Bandung mencapai Rp 843 juta dengan hampir Rp 500 juta sudah diserahkan kepada BAZNAS pusat."Rencananya Minggu depan akan kami serahkan lagi donasi Palestina tahap ketiga kepada BAZNAS pusat. Kami masih menerima donasi Palestina dari lembaga maupun perseorangan," katanya yang menjelaskan norek donasi Palestina di BSI an BAZNAS Kabupaten Bandung No 76 555-555 72.
BERITA09/01/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Kapolresta Bandung Serahkan ZIS ke BAZNAS Kabupaten Bandung
Kapolresta Bandung Serahkan ZIS ke BAZNAS Kabupaten Bandung
Pada Senin 8 Januari 2024, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menghadiri undangan dari Polresta Bandung.Untuk diketahui undangan tersebut perihal serah terima zakat dari Polresta Bandung kepada BAZNAS Kab. Bandung.Penyerahan zakat secara langsung diserahkan oleh Kombes Pol. Dr. Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.H. dan diterima oleh Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Drs. H. Jamjam Erawan, MAP.Waka I BAZNAS Kabupaten Bandung menyambut baik inisiatif dari Kapolresta Bandung untuk pengumpulan zakat, infak dan sedekah di lingkungan polres, termasuk dengan polsek se Kabupaten Bandung."Kapolres mengawali tahun baru untuk pengumpulan zakat, infak dan sedekah ini akan terus berlanjut setiap bulan, ini menjadi uswah hasanah sehingga bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi instansi atau lembaga lainnya, kata Jamjam."Untuk perdana, dalam upacara (Kapolres) menyampaikan bahwa keadaran berzakat, berinfaq dan bersedekah itu bukan sekedar menjalan perintah agama Islam, tapi lebih dari itu zakat, infaq dan sedekah itu akan Mensucikan jiwa, Membersikan harta , Membuka pintu rezeki yang bertambah dan berkah. Dapat menolong dan membuat orang lain bahagia. Akan memudahkan segala urusan, akan mempercepat penyembuhan segara rasa sakit, meredakan amarah Allah, akan mengurangi rasa kesakitan saat sakaratul maut. Bahkan Nabi utusan Allah menyatakan bahwa dengan Berzakat, Berinfaq dan Bersedekah itu akan menolak tujuh puluh macam bencana. (HR. Thabrani)," tuturnya.Ke depan, juga akan dibentuk Unit Pengumpul Zakat di Polresta Bandung."Akan dihimpun setiap awal bulan saat apel di Polresta," ucap Jamjam.
BERITA08/01/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung Terima Pimpinan DMI Ini yang Jadi Topik Pembahasannya
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung Terima Pimpinan DMI Ini yang Jadi Topik Pembahasannya
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung menerima audiensi dan silaturahmi dari kepengurusan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bandung, Senin 8 Januari 2023.Menurut Ketua DMI Kabupaten Bandung, Gus Ali Fadhil, silaturahmi ini untuk menindaklanjuti program marbot masjid yang sudah berjalan selama ini oleh BAZNAS Kabupaten Bandung."Alhamdulillah kepengurusan DMI Kabupaten Bandung kini sudah sampai ke tingkat bawah," katanya.Persoalannya marbot sebagai penerima insentif BAZNAS Kabupaten Bandung sebesar Rp100 ribu per bulan belum semuanya berasal dari masjid."Soal lain adalah DMI Kabupaten Bandung sudah membentuk LAZ," ujarnya.Menanggapi dua hal yang diajukan DMI Kabupaten Bandung, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada silaturahmi DMI Kabupaten Bandung."Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung yang dilantik pada 18 Agustus 2023 selama ini baru melakukan penataan. Semoga di tahun 2024 ini kami bisa lari untuk menghimpun dana zakat infak dan sedekah ini," ucapnya.Yusuf Ali mengakui perolehan ZIS di BAZNAS Kabupaten Bandung mulai naik dari sebulan rata-rata antara Rp600 juta sampai Rp700 juta menjadi Rp1 miliar pada Desember 2023."Kami menyambut baik ajakan DMI Kabupaten Bandung untuk memverifikasi penerima insentif marbot masjid sebab beban BAZNAS Kabupaten Bandung untuk insentif marbot dan pembayaran BPJS Ketenagakerjaan sangat besar yakni Rp450 juta per bulan," ujarnya.
BERITA08/01/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bandung.

Lihat Daftar Rekening →