WhatsApp Icon
Dorong Pemberdayaan Ekonomi Umat, BAZNAS Kab Bandung Teken MoU dengan Telkom University

DAYEUHKOLOT, 22 JANUARI 2026 — BAZNAS Kabupaten Bandung resmi menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Center of Excellence (CoE) Smart MSME & Halal Ecosystem (SHE) Telkom University pada Kamis, 22 Januari 2026. Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dengan institusi pendidikan tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung diwakili langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi wadah sinergi dalam pengembangan program-program berbasis pemberdayaan dan keilmuan, khususnya yang berkaitan dengan ekonomi umat dan ekosistem halal.

Secara umum, ruang lingkup MoU ini mencakup kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya kelembagaan. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendorong inovasi dan penguatan kapasitas lembaga, baik di lingkungan BAZNAS maupun Telkom University.

Dalam kegiatan tersebut, H. Yusuf Ali Tantowi juga memaparkan salah satu program terbaru BAZNAS Kabupaten Bandung yang baru saja diluncurkan, yakni program Z Kosmetik. Program ini merupakan salah satu bentuk upaya BAZNAS dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor usaha berbasis produk halal.

“Bentuk programnya merupakan paket yang diberikan oleh BAZNAS,” ujarnya.

Melalui penandatanganan MoU ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap dapat memanfaatkan dukungan akademik, riset, dan inovasi dari Telkom University, khususnya CoE Smart MSME & Halal Ecosystem (SHE), dalam mengembangkan program-program pemberdayaan yang lebih terukur dan berdampak luas.

Kerja sama ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan pengabdian, sekaligus memperkuat peran zakat dalam mendukung pembangunan sosial dan ekonomi di Kabupaten Bandung.***

22/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Perkuat Kolaborasi dengan Disnaker dalam Implementasi ZIS

SOREANG, 20 JANUARI 2026 — BAZNAS Kabupaten Bandung berkesempatan hadir dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bandung pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema Implementasi Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Disnaker Kabupaten Bandung H. Dadang Komara, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tantowi, serta Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS dan Disnaker dalam mendorong optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan dunia usaha dan ketenagakerjaan.

Dalam pemaparannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tantowi menjelaskan bahwa keberadaan ZIS tidak hanya berdampak pada aspek sosial kemasyarakatan, tetapi juga memiliki manfaat lain yang strategis.

Menurutnya, selain menjadi solusi berbagai persoalan sosial, zakat, infak, dan sedekah juga dapat menjadi pengurang pajak bagi para muzakki atau wajib zakat. Hal ini menjadi salah satu nilai tambah yang dapat mendorong peningkatan kesadaran berzakat di kalangan perusahaan maupun para pekerja.

Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan memaparkan tentang kewajiban menunaikan zakat bagi mereka yang telah mencapai nisab.

“Rizki akan bersih, jiwa akan tenang. Kalau tidak mencapai nisab, dianjurkan untuk berinfak,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya legalitas dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar tidak terjadi penyimpangan atau praktik pungutan liar.

“Kami harapkan ke depan bapak dan ibu yang punya perusahaan membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ),” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan UPZ di lingkungan perusahaan akan memberikan manfaat besar, baik bagi perusahaan maupun karyawan.

“Manfaatnya akan kembali lagi kepada karyawan ibu bapak semua,” tambahnya.

Untuk diketahui, sebelumnya BAZNAS Kabupaten Bandung bersama Disnaker Kabupaten Bandung telah menjalin kolaborasi dalam menggali potensi ZIS di kalangan perusahaan dan pekerja. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui program bertajuk Pekerja Berkah, Masyarakat Sejahtera.

Program ini bertujuan untuk menghimpun zakat, infak, dan sedekah dari kalangan pekerja, yang nantinya akan disalurkan kembali untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial serta membantu kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak perusahaan di Kabupaten Bandung yang tergerak untuk membentuk UPZ serta berpartisipasi aktif dalam gerakan zakat. Sinergi antara BAZNAS dan Disnaker Kabupaten Bandung diharapkan dapat terus berlanjut guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih luas dan merata.***

20/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
HUT ke-25 BAZNAS, BAZNAS Kabupaten Bandung Perkuat Pemberdayaan lewat Z-Kosmetika

SOREANG, 20 JANUARI 2026 — BAZNAS Kabupaten Bandung memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 BAZNAS dengan rangkaian kegiatan berupa peluncuran program Z-Kosmetika, istigasah, serta penyerahan bantuan kepada 50 penerima manfaat. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung BAZNAS Center, pada Selasa, 20 Januari 2026.

Acara dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kabupaten Bandung Hj. Nana Rostiana, serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Pemkab Bandung, H. Erwin Rinaldi.

Turut hadir sejumlah mitra pengusaha yang selama ini bersinergi dengan BAZNAS dalam pemberdayaan masyarakat, di antaranya dr. Titin Nugroho Rini dari PT Marizk Mahkota Rizki, Bunda Liena Mulyadi dari Koperasi Lumbung Indonesia, Krisna selaku pengusaha Fintech Syariah dan penyalur tenaga kerja ke Jepang, Nicolaus Iskandar dari Yayasan Brader, serta Binar dari Lokapala Parking.

Wakil Ketua Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Bandung, Ustaz H. Jamjam Erawan, menyampaikan bahwa capaian pengumpulan zakat, infak, dan sedekah pada tahun 2025 berhasil melampaui target. Dari target sebesar Rp17 miliar, BAZNAS Kabupaten Bandung mampu menghimpun dana hingga Rp17,5 miliar.

Untuk tahun 2026, BAZNAS Kabupaten Bandung menargetkan pengumpulan ZIS sebesar Rp18 miliar sesuai ketetapan BAZNAS RI. Namun demikian, pihaknya optimistis capaian tersebut dapat melampaui target hingga Rp24 miliar. Adapun pendistribusian dan pendayagunaan ZIS difokuskan pada lima bidang utama, yakni pendidikan, pemberdayaan ekonomi, keagamaan, kepedulian sosial, dan kesehatan.

Ia juga mengungkapkan bahwa setiap harinya BAZNAS Kabupaten Bandung menerima sekitar 30 permohonan bantuan dari masyarakat. Seiring meningkatnya kepercayaan publik, permohonan bantuan pun terus bertambah. Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengapresiasi peningkatan signifikan penghimpunan dari UPZ Kementerian Agama Kabupaten Bandung yang pada tahun 2025 mencapai Rp2,5 miliar.

Sementara itu, H. Erwin Rinaldi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mendukung optimalisasi pengumpulan ZIS yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Bandung, khususnya dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia berharap kontribusi dari sejumlah perangkat daerah, termasuk Dinas Pendidikan, dapat terus meningkat pada tahun ini.

Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kabupaten Bandung juga menyerahkan piagam penghargaan kepada UPZ Kemenag Kabupaten Bandung atas kontribusinya dalam penghimpunan zakat. Selain itu, diluncurkan pula program Z-Kosmetika, sebagai upaya pemberdayaan ekonomi bagi kaum ibu.

Program Z-Kosmetika diharapkan mampu memberikan keterampilan dan peluang usaha bagi masyarakat, khususnya perempuan, sehingga memiliki sumber pendapatan tambahan dan terhindar dari praktik bank emok maupun pinjaman online ilegal.***

20/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Dorong Penguatan Peran UPZ Melalui Sosialisasi UPZ Kecamatan Margaasih

KUTAWARINGIN, 20 JANUARI 2026 - BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar kegiatan Sosialisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Margaasih pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran UPZ di tingkat kecamatan dalam menghimpun dan mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara lebih optimal.

Hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi yang berkesempatan memberikan materi sosialisasi mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah. Turut hadir Camat Margaasih Djoko Mardianto beserta jajaran, tokoh masyarakat, unsur Forkopimcam, serta para Ketua UPZ desa se-Kecamatan Margaasih.

Dalam penyampaiannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung menekankan pentingnya dukungan dari seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat untuk memperkuat keberadaan UPZ di wilayah Margaasih.

“Perlu jajaran pemerintahan dari Margaasih untuk memperkuat zakat, infak sedekah utamanya UPZ Kecamatan Margaasih,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa BAZNAS merupakan lembaga resmi pemerintah yang memiliki tugas penting dalam pengelolaan zakat.

“BAZNAS adalah lembaga resmi pemerintah, memfasilitasi rukun Islam yang ketiga,” jelasnya.

Lebih lanjut, dirinya menyampaikan bahwa pengelolaan zakat harus dilakukan melalui lembaga resmi agar terhindar dari penyalahgunaan.

“Kalau tidak difasilitasi, akan ada penyalahgunaan. Kami berikan kemudahan untuk berzakat,” tambahnya.

Ketua BAZNAS juga menuturkan bahwa saat ini sudah banyak kemudahan yang disediakan untuk masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, terutama melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. Salah satunya adalah layanan pembayaran secara online serta melalui Aplikasi Sistem Informasi Pelayanan (SIP) BAZNAS.

Ia berharap pertemuan ini tidak hanya sebatas sosialisasi, namun dapat mendorong langkah nyata dari para pengurus UPZ.

“Harapannya setelah pertemuan ini ada aksi nyata terutama untuk Unit Pengumpul Zakat,” tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, Camat Margaasih Djoko Mardianto turut memberikan dukungan penuh terhadap penguatan UPZ di wilayahnya. Ia juga menceritakan pengalaman pribadinya mengenai besarnya manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat

“Kita bersama-sama, ketua UPZ Kecamatan tidak bisa bekerja sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua UPZ Kecamatan Margaasih menyampaikan harapannya agar program-program yang dilaksanakan di tingkat kecamatan dapat selaras dengan kebijakan dan arahan dari BAZNAS Kabupaten Bandung.

Dengan terlaksananya sosialisasi ini, diharapkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kecamatan Margaasih dapat semakin terkoordinasi, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. BAZNAS Kabupaten Bandung terus berkomitmen untuk mendorong penguatan UPZ sebagai garda terdepan dalam gerakan zakat di tingkat kecamatan dan desa.***

20/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Serahkan Kunci Rumah Layak Huni di Cicalengka

CICALENGKA, 19 JANUARI 2026 —BAZNAS Kabupaten Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB).

Penyerahan kunci rumah dilaksanakan pada Senin, 19 Januari 2026, bertempat di Kampung Ciawitali RT 02 RW 08, Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka.

Kegiatan penyerahan tersebut dihadiri secara langsung oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, yang menyerahkan kunci rumah kepada para penerima manfaat.Dalam keterangannya, H. Abdul Rouf menyampaikan bahwa program Rumah Layak Huni ini merupakan bagian dari program akhir tahun 2025 yang terealisasi pada awal tahun 2026.

“Program ini merupakan program 2025 akhir, terealisasi di Januari awal 2026. Mudah-mudahan apa yang diterima, rumahnya menjadi rumah yang bermanfaat, rumah untuk jalan menuju surganya Allah,” ujarnya.

Pada penyerahan kunci RLHB kali ini, terdapat dua penerima manfaat, yakni Lili dan Iwan Supriadi, yang keduanya berdomisili di Kampung Ciawitali, Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka.

Salah satu penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bandung.

“Hatur nuhun ka BAZNAS Kabupaten Bandung sudah membantu keluarga saya, mudah-mudahan semoga menjadi manfaat dan berkah untuk keluarga saya,” ucapnya.

 

Program Rumah Layak Huni BAZNAS merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat yang bertujuan menghadirkan hunian yang aman, sehat, dan layak bagi masyarakat kurang mampu.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang serta meningkatkan kualitas hidup para mustahik.***

19/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Bandung Tanggap Bencana Longsor di Nagreg Kendan
BAZNAS Kabupaten Bandung Tanggap Bencana Longsor di Nagreg Kendan
Nagreg, 19 Mei 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung kembali menunjukkan kepedulian sosialnya melalui BAZNAS Tanggap Bencana. Kali ini, BAZNAS hadir di lokasi bencana longsor yang terjadi di Desa Nagreg Kendan, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung. Peristiwa longsor yang terjadi pada Minggu 18 Mei 2025 malam telah berdampak ke kantor Kepala Desa serta enam rumah warga. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, tiga orang warga dilaporkan mengalami luka-luka. Selain itu, beberapa rumah yang berada di tanah carik desa turut terdampak dan enam rumah di antaranya tertimbun material longsor. Sebagai langkah tanggap darurat, warga yang terdampak untuk sementara waktu dievakuasi ke masjid setempat. BAZNAS Kabupaten Bandung melalui Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan, H. Jamjam Erawan, langsung meninjau lokasi bencana dan berkoordinasi dengan Kepala Desa, Camat Nagreg, serta Kapolsek. “Kami mengimbau kepada seluruh warga, mari kita bersama-sama saling membantu, paling tidak dengan mendoakan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ujar H. Jamjam Erawan. Beliau juga menyampaikan harapan agar para penyintas segera mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, termasuk solusi bagi keberlangsungan pelayanan publik yang terganggu akibat kerusakan kantor desa. “Saya justru berpikir, kantor desa yang tertimpa musibah seperti ini akan menjadi momentum untuk dibangun lebih baik lagi,” tambahnya. BAZNAS Kabupaten Bandung terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam bentuk program ekonomi dan sosial, tetapi juga dalam merespons situasi darurat sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan.***
BERITA19/05/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Dorong Optimalisasi Penghimpunan Zakat Infak Sedekah di Kecamatan Soreang
BAZNAS Kabupaten Bandung Dorong Optimalisasi Penghimpunan Zakat Infak Sedekah di Kecamatan Soreang
Soreang, 15 Mei 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung terus menggiatkan sosialisasi dan pembinaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di wilayah kecamatan dan desa. Salah satu kegiatan terbarunya dilaksanakan di Kecamatan Soreang, dengan menghadirkan Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, sebagai narasumber utama. Dalam kesempatan tersebut, H. Jamjam mengungkapkan kondisi penghimpunan ZIS di Kecamatan Soreang masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan potensi jumlah penduduk. "Untuk Kecamatan Soreang, yang baru masuk dalam tiga bulan terakhir sekitar 14 juta rupiah dengan jumlah penduduk lebih dari 100 ribu jiwa," ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa dari sisi penyaluran, BAZNAS telah menyalurkan bantuan sebesar 73 juta rupiah selama tiga bulan terakhir di kecamatan tersebut. Menurutnya, rendahnya penghimpunan di Kecamatan Soreang ini merupakan persoalan mindset yang harus dibenahi. “Zakat itu sangat terukur. Tapi bisa jadi belum terorganisir dengan baik,” ujarnya seraya mengapresiasi Ketua UPZ yang telah memfasilitasi pertemuan tersebut. H. Jamjam juga menekankan pentingnya legalitas dalam penghimpunan dana masyarakat, mengingat saat ini setiap bentuk penghimpunan tanpa dasar hukum bisa dianggap pungutan liar. "Jika tidak bersedia untuk bergerak menjadi amil, lebih baik mundur. Jangan disia-siakan. Jadikan tugas amil ini sebagai ladang ibadah,” pungkasnya.***
BERITA15/05/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Serahkan Bantuan Rumah Layak Huni bersama Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb
BAZNAS Kabupaten Bandung Serahkan Bantuan Rumah Layak Huni bersama Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb
Margaasih (5/5/2025) — BAZNAS Kabupaten Bandung kembali menyalurkan bantuan program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) kepada keluarga penerima manfaat. Kali ini, rumah layak huni diserahkan kepada Bapak Jaja Koswara, warga Kampung Cibolerang, Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih. Acara penyerahan secara simbolis turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, dan Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung Bidang Pendistribusian, H. Abdul Rouf. Dalam sambutannya, H. Abdul Rouf menyampaikan bahwa program RLHB merupakan bentuk nyata dari pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh masyarakat Kabupaten Bandung kepada BAZNAS. “Mudah-mudahan apa yang sudah diterima atas titipan infak, sedekah, dan zakat dari semua elemen masyarakat Kabupaten Bandung mampu disyukuri,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa program RLHB menjadi bagian dari upaya optimalisasi zakat yang terus diperjuangkan oleh BAZNAS untuk membantu masyarakat yang masih hidup dalam kondisi tidak layak. “Masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan. Program RLHB ini adalah salah satu bentuk kepedulian kami,” ujar Abdul Rouf. “Kami dari BAZNAS mengambil bagian dari program Rutilahu Pemda Kabupaten Bandung, dengan program RLHB. Tahun ini kami anggarkan sebanyak 24 unit rumah, dengan anggaran sekitar 25 juta rupiah per unitnya,” tambahnya. Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb memberikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam bidang perumahan layak huni bagi masyarakat kurang mampu. “Kita sangat mengapresiasi BAZNAS yang sudah sangat berkontribusi terhadap pembangunan di Kabupaten Bandung,” tutur Wabup. Ali Syakieb juga menyinggung komitmen pemerintah daerah dalam pembangunan rumah rakyat. Ia menyampaikan bahwa dalam 100 hari kerja, Bupati Bandung menargetkan pembangunan 1.000 rumah bagi warga yang membutuhkan. “Alhamdulillah RLHB dari BAZNAS sudah rampung. Tolong dirawat, dan mudah-mudahan bisa bertahan hingga 30 tahun ke depan,” pesannya kepada penerima manfaat. “Harus ada kepedulian dari masyarakat. Ketika ada program dari pemerintah maupun lembaga seperti BAZNAS, tolong dicari tahu, dibaca, dan dimengerti,” pungkasnya.***
BERITA08/05/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Ikuti Safari Keagamaan Anti Korupsi dari KPK dan Kemenag
BAZNAS Kabupaten Bandung Ikuti Safari Keagamaan Anti Korupsi dari KPK dan Kemenag
Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi mengikuti acara yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerja sama dengan Kemenag yakni Safari Keagamaan Anti Korupsi di MAN 1 Bandung. Acara pada Rabu 7 Mei 2025 dihadiri Deputi Pendidikan dan Peran Serta masyarakat KPK Wawan Wardiana, Kepala Kemenag Jabar H. Ajam Mustajam, Kepala Kepala Kemenag Kabupaten Bandung H. Cece Hidayat, Kasubag tata Usaha Kemenag Kabupaten Bandung H. Saepuloh dan para kepala seksi. Hadir juga pengurus ormas-ormas Islam, pengawas madrasah, penyuluh agama, dan kepala madrasah. Menurut Cece, kekuatan lembaga keagamaan, lembaga pendidikan maupun tempat ibadah di Kabupaten Bandung sangat besar. "Sebagian besar lembaga pendidikan di Kabupaten Bandung baik madrasah maupun pesantren adalah milik masyarakat. Dari potensi keagamaan ini bisa menjadi ujung tombak dalam pencegahan korupsi," katanya. Sedangkan H. Ajam Mustajam mengatakan, biasanya seseorang akan merasa takut dan khawatir apabila mendengar nama KPK. "Apalagi kalau sudah dipanggil atau KPK dagang ke kita pasti langsung keluar keringat dingin," katanya. Dia menambahkan, banyak sektor yang bisa menjadi pintu masuk gratifikasi maupun korupsi sehingga perlu berhati-hati. "Alhamdulillah Kemenag diajak terlibat dalam safari keagamaan anti korupsi. Jajaran Kemenag harus menjadi garda terdepan dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi," katanya.***
BERITA07/05/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Siaran di Radio Kandaga, BAZNAS Kabupaten Bandung Ajak Masyarakat Pahami Ibadah Ma’liyah
Siaran di Radio Kandaga, BAZNAS Kabupaten Bandung Ajak Masyarakat Pahami Ibadah Ma’liyah
Soreang, 6 Mei 2025 — Dalam upaya meningkatkan literasi zakat, infak, dan sedekah di tengah masyarakat, BAZNAS Kabupaten Bandung kembali hadir di udara lewat siaran interaktif di Radio Kandaga Kabupaten Bandung. Siaran kali ini menghadirkan Drs. H. Jamjam Erawan, M.A.P, Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung, yang mengangkat tema seputar ibadah ma’liyah atau ibadah yang berkaitan dengan harta. Dalam siaran tersebut, H. Jamjam menekankan pentingnya kesadaran umat Muslim terhadap kewajiban zakat sebagai bagian dari bentuk ketaatan kepada Allah SWT. “Ketika diberi rezeki, jangan lupa ada hak Allah di sana untuk diberikan kepada hamba Allah lainnya,” ujar H. Jamjam membuka perbincangan. Ia menjelaskan bahwa zakat menjadi kewajiban bagi setiap Muslim yang hartanya telah mencapai nisab dan haul. Zakat, lanjutnya, bukan hanya sekadar amalan sosial, tetapi juga bentuk penghambaan kepada Allah yang akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak. “Orang yang wajib zakat adalah yang sudah mencapai nisab dan haul zakat. Kalau tidak dizakatkan, akan dipertanggungjawabkan di Yaumul Akhir,” tegasnya. Dalam konteks ibadah ma’liyah, H. Jamjam menerangkan bahwa bentuknya sangat beragam, tergantung pada jenis harta yang dimiliki seseorang. Mulai dari uang, hasil pertanian, ternak seperti sapi dan domba, hingga kekayaan lainnya, semua memiliki ketentuan zakat tersendiri bila telah memenuhi syarat. “Segala bentuk harta kekayaan, jika mencapai nisab dan haulnya, wajib dikeluarkan zakatnya,” ujarnya. Selain zakat, infak dan sedekah pun disebutnya sebagai bagian dari ibadah ma’liyah yang memiliki nilai kebaikan besar, terlebih jika diberikan kepada keluarga, kerabat, dan sesama Muslim yang membutuhkan. “Ketika berbagi dengan saudara, keluarga, juga termasuk ibadah ma’liyah,” tambahnya. BAZNAS Kabupaten Bandung terus berkomitmen melakukan edukasi kepada masyarakat agar semakin memahami esensi dan manfaat dari zakat, infak, dan sedekah. Melalui berbagai kanal, termasuk siaran radio, BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat yang menyadari pentingnya mengelola harta secara syar’i.***
BERITA06/05/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Lakukan Distribusi Massal Bantuan, Ini Bidang yang Dibantu
BAZNAS Kabupaten Bandung Lakukan Distribusi Massal Bantuan, Ini Bidang yang Dibantu
BAZNAS Kabupaten Bandung melakukan distribusi massal bantuan bidang pendidikan dan kesehatan pada Senin, 5 Mei 2025. Hadir Wakil Ketua 2 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Abdul Rauf, Wakil Ketua 4 H. Sarnapi, Kepala Kantor BAZNAS H. Kasmita dan Kabag Distribusi dan Pendayagunaan Asep Nugraha. Menurut H. Sarnapi, distribusi bantuan kali ini merupakan hal rutin yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Bandung setiap bulannya. "Cuma pada Mei karena ada kegiatan yang penuh selama Ramadhan sehingga baru kali ini diadakan distribusi massal," ujarnya. Sedangkan H. Abdul Rauf mengatakan, distribusi bantuan difokuskan kepada dua bidang yang berkaitan dengan kebutuhan Mustahik yakni pendidikan dan kesehatan. "Kesehatan khususnya pembayaran tunggakan BPJS Kesehatan, sedangkan pendidikan pembayaran iuran sekolah yang tertunggak," ucapnya. Jumlah penerima bantuan sebanyak 150 orang dari 31 kecamatan di Kabupaten Bandung. "Diharapkan bantuan dari BAZNAS Kabupaten Bandung ini bermanfaat bagi Mustahik yang membutuhkan. Semoga pengumpulan zakat, infak dan sedekah makin meningkat sehingga bantuan kepada masyarakat juga kian bertambah," ucapnya.*
BERITA05/05/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Gandeng BAZNAS RI Gelar Pelatihan Amil dan Amilat se Bandung Raya
BAZNAS Kabupaten Bandung Gandeng BAZNAS RI Gelar Pelatihan Amil dan Amilat se Bandung Raya
Bertempat di Gedung BAZNAS Center Jln. Gading Tutuka, Soreang, BAZNAS Kabupaten Bandung bekerja sama dengan BAZNAS RI menggelar pelatihan. Hal ini sebagai upaya meningkatkan.pengetahuan dan ketrampilan Amil dan amilat dalam pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS). Pelatihan juga diikuti perwakilan dari BAZNAS Kabupaten Purwakarta, BAZNAS Bandung Barat, BAZNAS Kota Bandung, dan BAZNAS Kota Cimahi. "Pelatihan digelar dari Senin sampai Rabu, 28-30 April 2025 di Gedung BAZNAS Center Jln. Gading Tutuka Soreang," kata Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, KH. Yusuf Ali Tantowi didampingi Waka 1 H Jamjam Erawan dan Waka 4, H. Sarnapi. Ustaz Jamjam Erawan mengatakan, penekanan pelatihan untuk pengumpulan ZIS termasuk pengumpulan secara digital atau digital fundraising. "Di era digital saat ini, maka potensi pengumpulan ZIS dari dunia digital sangat besar. Potensi ini yang harus digarap BAZNAS," katanya. Hal itu karena yang menyumbang ZIS bukan hanya warga Kabupaten Bandung melainkan daerah-daerah lain bahkan luar negeri. Dengan mendapatkan ilmu dan pengalaman dari BAZNAS RI lalu dipraktekkan dalam pekerjaan sehari-hari, maka diharapkan pengumpulan ZIS juga akan naik. "Bahkan BAZNAS Kabupaten Bandung ada rencana memagangkan Amil dan amilat ke BAZNAS RI," katanya.***
BERITA30/04/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Program Sedekah Cahaya BAZNAS Kabupaten Bandung dan Brader di Pangalengan
Program Sedekah Cahaya BAZNAS Kabupaten Bandung dan Brader di Pangalengan
Meski perjanjian kerja sama baru ditandatangani pada Senin, 28 April 2025, namun BAZNAS Kabupaten Bandung dan Yayasan Brader Insan Peduli langsung bergerak cepat (gercep). Dari empat program yang telah disepakati akhirnya pada Selasa 29 April 2025 dilaksanakan realisasi program Sedekah Cahaya di Kecamatan Pangalengan. Program ini berupa pemasangan listrik panel Surya atau listrik tenaga mandiri (Limar) kepada dua rumah. Adalah Ny. Entin (75), dan Ny. Ai, warga RT 05 RW 04, Desa Sukamanah, Kecamatan Pangalengan, yang menerima program sehingga wajahnya berseri-seri. Pasalnya, selama ini rumah Ny. Entin maupun Ny. Ai sering mengalami kegelapan akibat tak mampu membayar biaya listrik. Padahal para tetangganya gemerlap dengan lampu ketika malam mulai menyapa. "Ibu mah pakai listrik dengan nyolok (menyambung) ke rumah anak. Dalam sebulan iuran Rp96.000 untuk bayar rekening listrik," ucap Ny. Entin. Bagi warga mampu tentu uang Rp 96.000 per bulan sangat kecil, namun tidak demikian dengan Ny. Entin dan putranya. "Ibu bekerja sebagai buruh tani atau istilahnya ngabedug dengan bekerja setengah hari. Ibu bekerja sesuai dengan permintaan yang punya tanah," katanya. Setiap bulan, kata Entin, bekerja ngabedug selama 14 hari atau kalau dijumlahkan penghasilannya hanya Rp420.000. "Sedangkan anak saya bekerja sebagai pedagang maupun pekerjaan serabutan lainnya dengan penghasilan yang tak menentu," katanya. Daripada membayar rekening listrik sehingga Ny. Entin lebih mementingkan membeli beras maupun kebutuhan dapur lainnya. "Belum lagi saya juga memberi yang kepada cucu karena mereka kan minta uang jajan sehingga ibu sering memakai lampu minyak atau cempor,," katanya. Dengan bantuan pemasangan listrik panel Surya dari BAZNAS Kabupaten Bandung dan Yayasan Brader sehingga Ny. Entin sangat terharu dan tak sadar sampai menitikkan air mata. "Hatur nuhun BAZNAS, ibu mah cuma bisa berdoa semoga bapak-bapak di BAZNAS bisa terus membantu warga kurang mampu seperti ibu," katanya.***
BERITA30/04/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Tingkatkan Kinerja Amil dan Amilat, BAZNAS Kabupaten Bandung Gandeng BAZNAS RI Gelar Pelatihan 
Tingkatkan Kinerja Amil dan Amilat, BAZNAS Kabupaten Bandung Gandeng BAZNAS RI Gelar Pelatihan 
Sebagai upaya meningkatkan pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Bandung menggandeng BAZNAS RI menggelar pelatihan bagi semua Amil dan amilat. Pelatihan juga akan diikuti perwakilan dari BAZNAS Kabupaten Purwakarta, BAZNAS Bandung Barat, BAZNAS Kota Bandung, dan BAZNAS Kota Cimahi. "Pelatihan digelar dari Senin sampai Rabu, 28-30 April 2025 di Gedung BAZNAS Center Jln. Gading Tutuka Soreang," kata Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, KH. Yusuf Ali Tantowi didampingi Waka 4, H. Sarnapi. Lebih jauh KH. Yusuf mengatakan, penekanan pelatihan untuk pengumpulan ZIS khususnya digital fundraising. "Di era digital ini potensi perolehan dari digital sangat besar karena yang menyumbang bukan hanya warga Kabupaten Bandung melainkan daerah-daerah lain bahkan luar negeri," ucapnya. Dengan mendapatkan ilmu dan pengalaman dari BAZNAS RI lalu dipraktekkan dalam pekerjaan sehari-hari. "Bahkan BAZNAS Kabupaten Bandung ada rencana memagangkan Amil dan amilat ke BAZNAS RI," katanya.***
BERITA25/04/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Hadiri Silaturahmi dan Evaluasi Penghimpunan UPZ Rancabali
BAZNAS Kabupaten Bandung Hadiri Silaturahmi dan Evaluasi Penghimpunan UPZ Rancabali
Rancabali – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menghadiri kegiatan silaturahmi sekaligus evaluasi penghimpunan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di wilayah Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Acara yang digelar pada Kamis, 24 April 2024 ini menjadi ajang penguatan koordinasi dan peningkatan efektivitas penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tingkat desa dan kecamatan. Dalam sambutannya, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung Bidang Penghimpunan, Drs. H. Jamjam Erawan, MAP, menegaskan peran penting BAZNAS sebagai lembaga resmi yang dibentuk oleh pemerintah namun bersifat non-struktural. "BAZNAS adalah lembaga resmi pemerintah non struktural," ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya menjaga dan membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat. Menurutnya, salah satu tugas utama BAZNAS adalah mengadministrasikan dengan baik agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga. "Salah satu tugas BAZNAS mengadministrasikan supaya menjaga kepercayaan (trust)," ungkapnya. "Salah satu yang harus ditempuh yaitu membangun kepercayaan," tambahnya. Dalam kesempatan tersebut, H. Jamjam juga menyampaikan harapannya kepada seluruh UPZ desa untuk terus bergerak aktif dalam menghimpun dana zakat dan menjalin kedekatan dengan masyarakat. "Saya berharap khususnya kepada UPZ desa untuk menggerakkan. Jika tidak berjalan, lebih baik dievaluasi," tegasnya. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran UPZ sebagai ujung tombak penghimpunan ZIS di wilayah desa dan kecamatan, serta memastikan bahwa dana yang terkumpul dapat dikelola secara amanah dan tepat sasaran.***
BERITA24/04/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Dorong SDIT Bentuk Unit Pengumpulan Zakat
BAZNAS Kabupaten Bandung Dorong SDIT Bentuk Unit Pengumpulan Zakat
Sebagai upaya memberdayakan dana zakat, infak dan sedekah (ZIS) di kalangan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT), BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar sosialisasi. Acara pada Kamis 17 April 2025 di TWA Kamojang, Ibun, dihadiri Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi, Kabag Pengumpulan Gus Anam, dan Ketua Persatuan SDIT H. Andris. Menurut H. Sarnapi, pertemuan ini merupakan kedua kalinya setelah pertemuan pertama di Hotel Gumilang Sari, Kota Bandung. "Potensi ZIS di lingkungan lembaga pendidikan sangat besar sehingga BAZNAS terus mendorong agar tiap Lembaga pendidikan membentuk Unit Pengumpulan Zakat (UPZ)," ucapnya. Sedangkan Gus Anam, BAZNAS merupakan lembaga pemerintah bukan LSM atau ormas Islam. "BAZNAS adalah lembaga resmi pemerintah non struktural dengan prinsip aman regulasi, aman syari, dan aman NKRI," katanya. Dengan adanya UPZ, kata Gus Anam, tiap sekolah bisa mengumpulkan ZIS sebagai solusi mengatasi persoalan di sekolah. "Kalau ada siswa kurang mampu atau perlu membeli alat sekolah bisa dibantu oleh UPZ sekolah," katanya.***
BERITA17/04/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kab Bandung Hadiri Silaturahmi dan Evaluasi UPZ Ibun di Kamojang, Ustaz Danis: Pengumpulan dan Distribusi Lancar
BAZNAS Kab Bandung Hadiri Silaturahmi dan Evaluasi UPZ Ibun di Kamojang, Ustaz Danis: Pengumpulan dan Distribusi Lancar
Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Ibun menggelar silaturahmi dan evaluasi pengumpulan dan distribusi zakat, infak dan sedekah (ZIS). "Kami ucapkan terima kasih kepada para pengurus UPZ kecamatan maupun UPZ desa yang telah bekerja keras menghimpun ZIS khususnya selama Ramadhan," kata Ketua UPZ Kecamatan Ibun, Ustaz Danis. Acara pada Kamis 17 April 2025 dihadiri Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi, Kabag Pengumpulan BAZNAS Gus Anam, Kepala KUA Ibun H. Kholilullah, Ketua DKM Masjid Besar Ibun, para pengurus UPZ Kecamatan Ibun dan UPZ Ibun. Sedangkan H. Kholilullah mengucapkan terima kasih kepada para pengurus UPZ Kecamatan Ibun maupun UPZ desa-desa yang telah menangani zakat maal dan zakat fitrah. "Zakat ibarat raksasa yang sedang tidur sehingga harus terus digali potensinya untuk pemberdayaan warga dan mengurangi kemiskinan," katanya. Sementara H. Sarnapi memaparkan langkah-langkah untuk penggalian potensi ZIS dan pemberdayaannya untuk masyarakat. "Intinya kepercayaan kepada lembaga sehingga UPZ perlu hadir membantu warga maupun hadir di media sosial," katanya.***
BERITA17/04/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
Wabup Ali Syakieb dan Ribuan Guru Ikuti Silaturahmi Akbar, Ini yang Dilakukan BAZNAS Kabupaten Bandung
Wabup Ali Syakieb dan Ribuan Guru Ikuti Silaturahmi Akbar, Ini yang Dilakukan BAZNAS Kabupaten Bandung
Ribuan guru madrasah dari tingkat RA (TK), MI, MTs dan MA se-kabupaten Bandung mengikuti silaturahmi Akbar di Dome Balerame Soreang. Acara pada Rabu 16 April 2025 juga diisi dengan pelantikan pengurus Persatuan Guru Madrasah (PGM) kecamatan se-Kabupaten Bandung. Dalam acara yang dihibur seni Sunda kth hadir Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, Kepala Kemenag Kabupaten Bandung H. Cece Hidayat didampingi Kasubag Tata Usaha dan para kepala seksi. Hadir juga Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung Ustaz H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua 4 H. Sarnapi, para pengurus IGRA dan KKM MI, KKM MTs dan KKM MA serta para pengawas madrasah. Dalam kesempatan itu, BAZNAS Kabupaten Bandung memberikan pelayanan kepada para guru yakni membuka stand kopi dan teh gratis. BAZNAS juga menyediakan tiga doorprize berupa bantuan modal usaha bagi tiga orang guru yang beruntung. Menurut Cece Hidayat, silaturahmi Akbar ini merupakan rangkaian dari halal bihalal Idul Fitri yang digelar Kemenag bekerja sama dengan PGM Kabupaten Bandung. "Sebelumnya Kemenag juga telah menggelar halal bihalal untuk seluruh karyawan maupun perwakilan ormas Islam di Baleendah seminggu lalu," ujarnya.***
BERITA16/04/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Halal Bihalal, Selama Ramadhan Kumpulkan Rp2,2 M
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Halal Bihalal, Selama Ramadhan Kumpulkan Rp2,2 M
BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar halal bihalal Idul Fitri 1446 H/2025 di Gedung BAZNAS Center Jln. Gading Tutuka Soreang. Acara pada Rabu 9 April 2025 dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tantowi, Waka 2 H. Abdul Rauf, Waka 3 H. Dudi Abdul Hadi dan Waka 4 H. Sarnapi. Halal bihalal juga dihadiri Ketua UPZ Kemenag dan Penyelenggara Zakat dan Wakaf Hj. Nana, dan puluhan Amil/amilat BAZNAS Kabupaten Bandung. Menurut KH. Yusuf, pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS) selama Ramadhan mencapai Rp2,2 miliar. "Semoga pengumpulan di bulan-bulan lain jangan terlalu jomplang karena target tahun ini mencapai Rp17 miliar," katanya. Salah satu potensi pengumpulan dalam waktu dekat ini adalah penyelenggaraan ibadah haji maupun Idul Adha. "Kita persiapkan dengan baik momentum ibadah haji dan Idul Adha ini agar pengumpulan ZIS terus naik," katanya. Sedangkan Hj. Nana mengatakan, pihaknya menargetkan pengumpulan ZIS yang dilakukan UPZ Kemenag Kabupaten Bandung sebesar Rp3 miliar tahun ini. "Alhamdulillah selama ini kerja sama antara BAZNAS dengan UPZ Kemenag berjalan dengan baik," katanya.***
BERITA09/04/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Ramadhan Jalan Mudah Meraih Keselamatan, Kedamaian, Kebahagiaan dan Kemakmuran untuk Semua
Ramadhan Jalan Mudah Meraih Keselamatan, Kedamaian, Kebahagiaan dan Kemakmuran untuk Semua
Di dalam qaidah usul yang paling mendasar mengapa Allah membuat syariat, dengan istilah qaidah maqashidu syariah. Tiada lain dan tiada bukan Allah menurunkan syariat itu sebagai jalan untuk keselamatan, kedamaian, kebahagian dan kemakmuran manusia di dunia maupun di akhirat. Termasuk di bulan ramadhan Allah dan Rasul-Nya menurunkan syariat shaum, shalat, tadarrus quran dan zakat fitrah sebagai jalan untuk meraih kehidupan yang selamat, damai, bahagia dan makmur untuk manusia di dunia maupun di akhirat nanti. Hal itu disampaikan oleh Ustadz Jamjam Erawan, MAP dalam Khutbah Idul Fitri 1446 H di halaman Masjid Khoirul Ibad Jingga Residence Soreang Bandung. Senin, 31 Maret 2025. Lebih lanjut, kata Wakil Katua BAZNAS Kabupaten Bandung dihadapan ratusan jamaah. Ibadah Shaum, Shalat Tarawih, Tadarrus Quran dan Zakat Fitrah merupakan jalan bukan tujuan. Artinya barang siapa yang melaksanakan ibadah-ibadah di bulan ramadhan sesuai dengan syariat dan sunnah Rasul-Nya maka dipastikan dia akan mendapatkan kehidupan yang baik, selamat, damai, bahagia dan makmur. Betapa tidak, kata Wakil Ketua PW Muhammadiyah Jawa Barat ini. Di syariat ibadah shaum secara fiqh menahan diri dari makan, minum dan hal yang membatalkan shaum sejak terbitnya fajar hingga terbenam matahari. Hal ini mengajarkan ummat yang shaum untuk bisa menahan diri dari dari berbagai larangan Allah. Ketika Allah melarang mendekati zina, larangan merampok, korupsi dan mengambil hak orang lain, serta larangan-larangan lainnya. Maka jika tidak bisa menahan diri dari larangan tersebut, dipastikan hidupnya akan menyesal dan hina dina. Jizyun wa nadamatun. Jika orang mendekati zina hingga ketahuan berzina, selingkuh dan disebar di berbagai media, maka hidupnya tak akan selamat, damai, bahagia dan makmur. Pasti hidupnya akan menyesal dan hina. (QS Al Isro 32). Pun pula jika orang mengambil hak orang dengan cara korupsi, atau merampas hak orang lain, maka bersiaplah untuk menghadapi aparat hukum, tentu jika sudah urusan dengan penegak hukum, maka hidupnya akan menyesal dan hina, sehingga hidupnya tidak akan selamat, damai, bahagia dan makmur (QS Al Baqarah 188). Begitu juga di QS Al Hujarat 11 mengisyaratkan ummat Islam dilarang untuk mengolok-olok, menghina dan meremehkan seorang manusia atau suatu kaum yang jelas-jelas ciptaan Allah, hal ini siapa yang mengolok-olok, menghina dan meremehkan orang lain, sama dengan mengolok-olok, menghina, dan meremehkan penciptanya. Substansi dari ibadah shaum itu mengajarkan kita untuk mampu menahan diri dari hal yang dilarang oleh Allah swt. Syariat shalat tarawih merupakan jalan untuk menjadikan hamba Allah meraih derajat paling terpuji dihadapan Allah swt. (QS Al Isro 79). Malah dalam Hadits Nabi saw menegaskan bahwa shalat itu merupakan barometer keselamatan dan kebahagiaan manusia di dunia dan diakhirat. Jika shalatnya benar maka akan benar seluruh amalnya. (HR Bukhari Muslim). Artinya shalat itu harus memberikan dampak yang baik kepada sesama manusia, harus berdampak untuk saling membantu dengan sesama manusia. Jika tidak berdampak baik dan tidak mau membantu kesulitan orang lain, maka celaka dengan shalatnya itu.(QS Al Maun 4-5). Jika dampak shalat itu baik kepada sesama manusia, mau membantu kesulitan manusia dan mau lebih peduli pada sesama manusia, tentu akan mendapat respon positif dan menggembirakan dari banyak manusia. Syariat membaca atau tadarrus Quran dan Hadits akan mendapatkan syurga jannatu naim di akhirat. Namun Rasul saw menyatakan celaka orang yang baca Quran dan Hadits yang tidak memikirkan isi dan kadungannya. Mengapa harus dibaca dan dipahami isi dan kandungannya karena Quran dan Hadits itu merupakan petunjuk dan obat dari berbagai problema yang dihadapi oleh ummat manusia. Saat Indonesia tahun 2045 dicanangkan sebagai Indonesia Emas jika generasi muda Islam masa kini mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh menguasai ilmu pengetahuan yang berbasis Quran dan Hadits, maka Indonesia akan terasa Indonesia Emas yang Islami. Namun jika generasi muda Islam masa kini asyik dengan HP yang destruktif maka Indonesia Cemas bagi masa depan ummat Islam. Terakhir ramadhan mengajarkan syariat zakat fitrah sebagai ibadah maliyah telah memberikan dampak yang luar biasa. Karena dengan zakat itu bisa berbagi dengan orang lain, bisa menolong kaum dhuafa, meringankan beban kesulitan orang kekurangan, gotong royong sebagai manifestasi dari keadilan sosial yang ada pada sila kelima dari Pancasila. Jika perbuatan ini dapat membumi dalam setiap bulannya melalui zakat, infaq dan shadaqah, maka kehidupan akan selamat, damai, makmur dan menggembirakan. Oleh karena itu, bagi kaum muslimin ramadhan bukan hiburan spiritual yang rutin hadir setiap tahun. Tapi ramadhan merupakan didikan Allah yang akan menghantarkan kita pada keselamatan, kedamaian, kebahagian dan kemakmuran untuk semua jika memahami maksud dan tujuan Allah mensyariatkan amalan dibulan tersebut. Sebelum shalat dan khutbah dilaksanakan, Sekretaris Panitia Ramadhan 1446 H, Ustadz Ayi Sunandar menyampaikan beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan. diantaranya adalah shalat tarawih, ifthar bersama, tadarrus quran, kultum shubuh, kajian Selasa Sabtu Shubuh, Pengajian Umum, Berbagi dengan Sesama, Pesantren Kilat untuk Pelajar, Itikaf Sepuluh Hari Akhir Ramadhan, Penghimpunan dan Pendistribusian Zakat Fitrah dan Infaq, serta Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1446 H. Kesuksesan berbagai kegiatan ini, karena idzin Allah, dukungan warga, serta kerjasama dengan Baznas Kabupaten Bandung dan Mahabah At Tanwir Kabupaten Bandung.***
BERITA31/03/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
Kang DS Apresiasi Kinerja BAZNAS Kabupaten Bandung
Kang DS Apresiasi Kinerja BAZNAS Kabupaten Bandung
Bupati Bandung Dr. HM. Dadang Supriatna, SIP, MSi mengapresiasi atas kinerja Baznas Kabupaten Bandung yang selalu gesit, gercep dan akuntabel. Hal tersebut disampaikan Kang DS kepada KH. Yusuf Ali Tanthowi, Lc, MA dan Drs. H. Jamjam Erawan, MAP sebagai Ketua dan Wakil Ketua Baznas Kabupaten Bandung pada saat Open House Idul Fitri di Rumah Dinas Bupati Bandung, Senin, 31 Maret 2025. Saya melihat, Kata Kang DS panggilan akrabnya, kesuksesan Baznas sekarang karena Pimpinan Baznas yang semakin solid, transparan dan akuntabel sehingga para muzakki terutama ASN dan Pimpinan Vertikal di Kabupaten Bandung memberikan kepercayaan dalam mengelolanya. Hal ini setiap bulan Pimpinan Baznas menyampaikan laporan penghimpunan dan pendistribusian dihadapan para ASN dan Pimpinan vertikal di Kabupaten Bandung. Harapan saya, kata Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung ini, Baznas Kabupaten Bandung harus semakin bedas di bulan syawal ini untuk menghimpun dari sumber lain termasuk dari Desa dan kelurahan se Kabupaten Bandung. Karena semakin banyak yang dihimpun, maka akan semakin banyak manfaat di dapat oleh warga Kabupaten Bandung.***
BERITA31/03/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung dan Diskop UKM Jalin Kerja Sama Pemberdayaan Mustahik
BAZNAS Kabupaten Bandung dan Diskop UKM Jalin Kerja Sama Pemberdayaan Mustahik
Untuk upaya pemberdayaan masyarakat yang masuk kategori Mustahik, BAZNAS Kabupaten Bandung menggandeng tangan Diskop dan UKM Kabupaten Bandung. Penandatanganan MOU dilakukan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tantowi dan Kepala Dinkop UKM Kabupaten Bandung H. Dindin Syahidin, S.Ip., M.Si, Rabu 26 Maret 2025 di sela-sela pembinaan bulanan Amil dan amilat BAZNAS Kabupaten Bandung. Adapun Pembinaan Amil dan amilat dilakukan Staf Fundraising BAZNAS RI Abdul Halim Hadi. Menurut Dindin Syahidin, kerja sama ini merupakan upaya kedua belah pihak dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. "Sebagai muslim tentu saja para ASN pasti sadar kalau zakat adalah kewajiban personal atau tiap orang. Namun dari pengumpulan zakat dan infak ini bisa dimanfaatkan secara luas untuk pemberdayaan masyarakat," katanya didampingi Kabid Koperasi Diskop UKM Kabupaten Bandung Rudi P. Dia berharap agar BAZNAS Kabupaten Bandung memberikan dukungan dalam pemanfaatan dana zakat, infak dan sedekah (ZIS) bagi kepentingan produktif. "Kabupaten Bandung memiliki lebih dari 1.800 koperasi dengan 1.000 koperasi yang aktif. Tentu kondisi masing-masing koperasi berbeda-beda," katanya. Sedangkan UKM berjumlah 41.000 orang pengusaha mikro dengan omset maksimal Rp2 miliar per tahun. "Kerja sama ini untuk memberikan pelatihan bagi Mustahik yang diberikan bantuan oleh BAZNAS termasuk juga UKM yang selama ini dibina BAZNAS," katanya.***
BERITA26/03/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Kumpulkan Donasi Buat Pembangunan Kembali Palestina, BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Safari Ramadhan 1446 H
Kumpulkan Donasi Buat Pembangunan Kembali Palestina, BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Safari Ramadhan 1446 H
Seperti tahun sebelumnya, BAZNAS Kabupaten Bandung terlibat aktif dalam menghimpun donasi buat kaum Muslimin di Palestina khususnya Gaza. Pada Ramadhan tahun ini kembali BAZNAS kabupaten Bandung menggelar Safari Ramadhan bertajuk "Membasuh Luka Palestina". Safari Ramadhan ini menghadirkan penceramah asal Palestina yakni Syekh Ali Issa Moussa bekerja sama dengan BAZNAS RI dan BAZNAS Jabar. Menurut penanggung jawab Safari Ramadhan, Ustaz Dudin, acara dari Selasa sampai Jumat, 11-14 Maret 2025, di enam lokasi Kabupaten Bandung. "Diawali pada Selasa pukul 09.00 di Masjid Nurul Ansor Jln. Mahmud Rahayu, Marga Asih, dilanjutkan pukul 19.30 di Masjid Al Kahfi Bunut, Desa Marga Hurip, Kecamatan Banjaran," katanya. Sedangkan pada Rabu pukul 08.00 di SMK Marhas Margahayu dan pukul 19.30 akan berceramah di Masjid al Ukhuwah, Cikambuy Hilir, Katapang. "Syekh Ali akan menyampaikan perkembangan terakhir di Palestina sekaligus menumbuhkan rasa solidaritas dan ukhuwah islamiah kepada Muslimin Indonesia kepada saudaranya di Gaza," ucapnya. Sedangkan pada Kamis pukul 09.00 bertempat di Masjid Al Akbar Jln. Patrol Raya No 11 Baleendah dan pukul 19.30 di Masjid Al Amanah Rancamanyar. "Pada hari terakhir yakni Jumat pukul 08.00 Syekh Ali akan mendatangi SDIT Mukmin Kreatif," katanya.***
BERITA11/03/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Serahkan Paket Yatim Bahagia di Tarawih Keliling Bupati Kang DS
BAZNAS Kabupaten Bandung Serahkan Paket Yatim Bahagia di Tarawih Keliling Bupati Kang DS
BAZNAS Kabupaten Bandung menyerahkan 80 paket Yatim Bahagia saat tarawih keliling Bupati Bandung HM Dadang Supriatna atau Kang DS ke komplek Pesantren Persis di Desa Cangkuang Wetan, Dayeuhkolot. Penyerahan paket ini merupakan kedua kalinya setelah pada Senin 3 Maret 2025 di Pesantren Al Ittifaq Rancabali. Bupati yang energik ini mengaku memiliki memori baik tersendiri kepada pesantren khususnya Pengasuhnya yakni Ustaz Asmiri. Acara dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Detty, Asisten Pemkesra H. Ruli Hadiana, Sekda H. Cahra Amiyana, Kepala Polresta Bandung Kombes Pol. Aldi, Komandan Kodim Kabupaten Bandung, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi, Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi, Camat Dayeuhkolot, dan para pejabat lainnya. Mengenai santunan anak yatim, Kang DS menyatakan pada tarling dapil 2 diberikan kepada 80 anak. "Alhamdulillah kegiatan ini selalu didukung oleh BAZNAS Kabupaten Bandung yang mengumpulkan zakat infak dan sedekah (ZIS) dari para ASN serta kaum Muslimin di Kabupaten Bandung," katanya. Pada tahun kemarin BAZNAS Kabupaten Bandung berhasil mengumpulkan Rp12 miliar.. "Saya ingin meluruskan informasi yang salah saat Pilkada kemarin karena ada isu saya memotong gaji para ASN Rp100.000 per orang. Padahal isu ini gak benar sama sekali," katanya. Adapun instruksi membayar zakat dan infak bagi ASN ke BAZNAS Kabupaten Bandung disesuaikan dengan kemampuan penghasilan yang diperolehnya. "Silakan membayar zakat ke BAZNAS Kabupaten Bandung kalau jumlah penghasilan per bulannya Rp7 juta per bulan," katanya.***
BERITA08/03/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
PD PONTREN Kemenag Kabupaten Bandung Menguatkan Sinergi dengan BAZNAS Kabupaten Bandung
PD PONTREN Kemenag Kabupaten Bandung Menguatkan Sinergi dengan BAZNAS Kabupaten Bandung
PD Pontren Kemenag Kabupaten Bandung untuk pertama kalinya menyelenggarakan silaturahim secara terintegrasi dengan Organisasi Mitra seperti BKPRMI, Forum Pondok Pesantren, dan Ormit lainnya, serta khusus dengan BAZNAS Kabupaten Bandung. Demikian sambutan Kepala Seksi PD Pontren Kemenag Kabupaten Bandung, H. Agus Salman, MAg, pada acara Silaturahim dan Rakerda PD Pontren Kemenag Kabupaten Bandung di Aula Hotel Cipaganti 1 Cipanas Garut, Selasa, 25 Februari 2025. Menurut alumni S2 UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini, Forum ini Forum evaluasi PD Pontren dan stekholdernya ada di Kabupaten sekaligus menyusun program satu tahun ke depan sehingga kehadiran kita dapat terasa oleh ummat. Kepala Kemenag Kabupaten Bandung, Bapak Dr. KH. Cece Hidayat, MSi dalam sambutannya menerangkan bahwa sinergitas kemenag dengan Pemkab Bandung, Forum Pondok Pesantren, BKPRMI dan pihak lainnya harus menjadi bagian dari gerakan kita sehingga eksistensinya dapat muncul ke permukaan dan dapat memberikan manfaat untuk ummat. Padahal faktanya kita sudah banyak berbuat dan selalu diperhitungkan oleh beberapa pihak. Karenanya ke depannya kita harus bisa Power Sharing dengan mereka untuk kemajuan lembaga masing-masing dan warga Kabupaten Bandung. Sementara Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Drs. H. Jamjam Erawan, MAP menerangkan bahwa BAZNAS Kabupaten Bandung merupakan tempat ibadah maliyah kaum muslimin untuk mebersikan harta dan jiwa para muzakki, serta pulau harapan bagi para mustahik. Sesuai UU No 23 tahun 2011. Secara faktual, kata Ustadz Jamjam Erawan, kehadiran BAZNAS telah banyak memberikan manfaat dan mashlahat bagi warga khususnya warga Kabupaten Bandung; pada tahun 2024 ada 20.220 penerima manfaat melalui program Bandung Religius. Ada 8.640 penerima manfaat melalui program Bandung Cerdas. Ada 19.407 penerima manfaat melalui program Bandung Sehat. Ada 21.354 penerima manfaat melalui program Bandung Peduli dan ada 429 penerima manfaat melalui program Bandung Berdaya Saing. Belum lagi lebih dari 500 rumah rusak ringan dan lebih dari 50 tempat ibadah yang telah menerima bantuan manfaat dari BAZNAS bagi saudara kita yang terkena dampak gempa di Kertasari dan Pangalengan yang merupakan bentuk kepedulian dari ASN Kabupaten Bandung melalui KORPRI Kabupaten Bandung yang diamanahkan ke BAZNAS Kabupaten Bandung. Mari kita tingkatkan sinergi antara BAZNAS, Kemenag dan lembaga lainnya untuk beribadah maliyah kita kepada Allah sekaligus mewujudkan solidaritas sosial kita melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. Kasi Zakat dan Wakaf Kemenag Kabupaten Bandung, Ibu Hj. Nana Rostiana, MAg mengajak organisasi mitra dari PD Pontren kemenag Kabupaten Bandung untuk meningkatkan kesadaran berzakat, infaq dan sedekah melalui UPZ Kemenag Kabupaten yang nantinya diserahkan ke BAZNAS Kabupaten Bandung untuk didistribusikam di lingkungan organisasi mitra PD Pontren Kemenag Kabupaten Bandung.***
BERITA27/02/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat