WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Apel Perdana Pascalibur Idulfitri, Teguhkan Semangat Menjaga Nilai-Nilai Ramadan

SOREANG, 30 MARET 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar apel amilin dan amilat perdana pascalibur Idulfitri pada Senin, 30 Maret 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, Jamjam Erawan.

Apel tersebut menjadi momentum awal untuk kembali meneguhkan semangat pengabdian dan etos kerja seluruh amilin serta amilat setelah menjalani ibadah Ramadan dan perayaan Idulfitri. Dalam amanatnya, ditekankan pentingnya menjaga ruh dan nilai-nilai Ramadan agar tidak berhenti seiring berakhirnya bulan suci.

Pesan yang disampaikan merujuk pada ungkapan ulama besar Yusuf al-Qaradawi“Kun rabbaniyyan wa la takun ramadhaniyyan”, yang bermakna agar setiap muslim menjadi hamba Allah yang istiqamah dalam kebaikan, bukan hanya semangat beribadah ketika Ramadan tiba.

Melalui pesan tersebut, seluruh amilin dan amilat diingatkan agar tidak terjebak pada pola ibadah yang bersifat musiman atau tahunan semata. Nilai-nilai spiritual yang telah dibangun selama Ramadan diharapkan tetap hidup dan menjadi bagian dari keseharian, termasuk dalam menjalankan tugas pelayanan dan pengelolaan zakat di lingkungan BAZNAS Kabupaten Bandung.

Bagi para amilin dan amilat yang diberi amanah untuk berkhidmat di BAZNAS, semangat Ramadan dipandang perlu terus dihidupkan dalam berbagai bentuk amalan maupun perilaku. Hal tersebut meliputi kebiasaan menjalankan puasa sunnah, shalat malam, tadarus Al-Qur’an, serta memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.

Selain amalan ibadah, nilai-nilai utama yang terkandung dalam Ramadan juga dinilai sangat relevan dalam menunjang kinerja dan pengabdian sehari-hari. Nilai-nilai seperti kesabaran, kejujuran, kedisiplinan, kepedulian, serta kebiasaan bangun di sepertiga malam terakhir menjadi fondasi penting yang dapat memperkuat karakter pribadi maupun profesionalisme kerja.

Nilai-nilai tersebut diyakini tidak hanya berpengaruh terhadap kualitas ibadah personal, tetapi juga dapat menjadi penopang keberhasilan dalam pekerjaan, karier, serta capaian institusi. Dalam konteks kelembagaan, semangat menjaga nilai-nilai Ramadan diharapkan dapat mendorong amilin dan amilat untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui apel perdana ini, BAZNAS Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang tidak hanya profesional dan amanah, tetapi juga dilandasi oleh nilai-nilai spiritual yang kuat, sehingga kebermanfaatan lembaga dapat terus dirasakan secara luas oleh masyarakat.***

30/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Pemkab Bandung Resmikan Kehadiran Mawmie Soreang di Lantai 1 Gedung BAZNAS Center

SOREANG, 27 MARET 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung bersama Pemkab Bandung meresmikan kehadiran Mawmie Soreang yang mulai menempati lantai 1 Gedung BAZNAS Center, Jalan Gading Tutuka, Soreang, pada Jumat, 27 Maret 2026.

Peresmian tersebut dilakukan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Kabupaten Bandung, Muhammad Usman, yang hadir mewakili Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Kegiatan ini turut dihadiri Kabag Kesra Kabupaten Bandung Asep Hadian, Camat Soreang Haris Taupik, Kapolsek Soreang Kompol Oeng Haeruman, Kepala Desa Cingcin H. Aceng Suhud, perwakilan Bapenda dan Disdagin, serta jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, didampingi para wakil ketua.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, menegaskan bahwa kesadaran masyarakat terhadap zakat, infak, dan sedekah masih perlu terus diperkuat. Menurutnya, ibadah sosial tersebut merupakan bagian penting dari ajaran Islam yang tidak dapat dipisahkan dari kepedulian terhadap sesama.

“Salah satu ibadah yang kurang diperhatikan dan dilaksanakan adalah membayar zakat, infak dan sedekah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa ajaran Islam telah menegaskan pentingnya perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama fakir miskin dan anak yatim.

“Padahal dalam Al-Qur’an sudah jelas dan tegas yakni adanya golongan yang mendustakan agama yang salah satu cirinya adalah tidak menyantuni fakir miskin serta anak yatim,” lanjutnya.

Lebih jauh, kehadiran Mawmie Soreang di lantai 1 Gedung BAZNAS Center dipandang sebagai bagian dari upaya optimalisasi pemanfaatan gedung agar memiliki nilai guna yang lebih luas. Selain menjadi ruang aktivitas produktif, keberadaan tenant di lingkungan gedung juga diharapkan dapat mendukung penguatan kebermanfaatan sosial yang selama ini dijalankan BAZNAS Kabupaten Bandung.

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Bandung yang dibacakan oleh Muhammad Usman, Pemerintah Kabupaten Bandung menyampaikan apresiasi atas langkah pemanfaatan Gedung BAZNAS Center secara lebih optimal.

Menurutnya, pemanfaatan gedung tersebut dapat menjadi salah satu bentuk terobosan yang memberikan dampak positif terhadap penguatan kesejahteraan masyarakat.

“Kerja sama antara BAZNAS dengan Mawmie merupakan terobosan yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Muhammad Usman saat membacakan sambutan Bupati Bandung.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan Gedung BAZNAS Center diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Karena hasil dari Gedung BAZNAS Center nantinya juga akan dipergunakan buat santunan dan pemberdayaan ekonomi warga Kabupaten Bandung,” lanjutnya.

Dengan diresmikannya Mawmie Soreang di Gedung BAZNAS Center, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap pemanfaatan aset lembaga dapat terus dioptimalkan guna mendukung keberlanjutan program sosial, santunan, serta pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

27/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Perkuat Sinergi Bersama PWI, Paparkan Program dan Peningkatan Pengumpulan ZIS

SOREANG, 19 MARET 2026Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama dengan insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Baznas Center Soreang pada Rabu, 18 Maret 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bandung dan media dalam mendukung optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus menyampaikan perkembangan program serta capaian kinerja lembaga.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, memaparkan bahwa BAZNAS memiliki tiga fungsi utama, yaitu menghimpun, mendistribusikan, serta menyusun laporan keuangan secara transparan dan akuntabel.

Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan ZIS di BAZNAS berlandaskan prinsip 3A, yaitu aman secara syariah, aman regulasi, serta aman dalam koridor Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dari sisi pendistribusian, dana ZIS disalurkan melalui lima bidang utama, yakni pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, sosial kemasyarakatan, serta kebencanaan. Salah satu fokus utama saat ini adalah penguatan program pemberdayaan ekonomi sebagai upaya mendorong kemandirian mustahik.

BAZNAS Kabupaten Bandung telah mengembangkan berbagai program produktif, di antaranya Z-Chicken, Z-Coffee, dan Z-Cosmetic yang menyasar pelaku usaha kecil serta kaum ibu. Program-program tersebut dirancang agar bantuan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi berkelanjutan.

Selain itu, BAZNAS juga menghadirkan skema Mustahik Investor, yaitu model pemberdayaan melalui kerja sama dengan pelaku usaha. Dalam skema ini, bantuan diberikan kepada mustahik dan dikelola bersama mitra usaha sehingga memiliki potensi untuk berkembang lebih optimal.

Dari sisi penghimpunan, BAZNAS Kabupaten Bandung mencatat tren peningkatan yang signifikan dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2023, penghimpunan ZIS berada di kisaran Rp8 miliar, meningkat menjadi Rp12,5 miliar pada 2024, dan kembali naik menjadi Rp17,5 miliar pada tahun 2025.

Peningkatan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan ZIS melalui BAZNAS. Dengan capaian tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung terus berupaya memperluas dampak program, tidak hanya dalam aspek sosial, tetapi juga dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

 

Kegiatan silaturahmi dan buka bersama ini turut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung serta perwakilan PWI Kabupaten Bandung, sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan dan memperkuat peran media dalam mendukung dakwah zakat di Kabupaten Bandung.***

19/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Tutup Program Dai Pelosok di Kertasari

SELASA, 17 MARET 2026 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung resmi menutup program Dai Pelosok Ramadan 1447 H yang dilaksanakan di Desa Tarumajaya, Kec. Kertasari pada Selasa, 17 Maret 2026. Kegiatan penutupan dipusatkan di Masjid Sabilul Huda dan dihadiri berbagai unsur terkait.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung diwakili oleh Adjat Abdullah dan Asrofil Anam. Turut hadir Kepala Desa Tarumajaya sebagai perwakilan pemerintah desa, menandai sinergi antara BAZNAS dan pemerintah setempat dalam mendukung program keagamaan di masyarakat.

Program Dai Pelosok merupakan salah satu program unggulan Ramadan BAZNAS Kabupaten Bandung yang bertujuan meningkatkan literasi Al-Qur’an, khususnya dalam upaya mengentaskan buta huruf Al-Qur’an di wilayah pelosok. Pada tahun 2026, program ini dilaksanakan di dua titik, yakni Desa Tarumajaya di Kecamatan Kertasari dan Desa Lamajang di Kecamatan Pangalengan.

Dalam kesempatan tersebut, Adjat Abdullah menjelaskan bahwa program Dai Pelosok merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan dai ke wilayah yang membutuhkan pembinaan keagamaan, khususnya dalam pengajaran Al-Qur’an.

“Dai pelosok adalah dai yang dikirim ke daerah pelosok melalui BAZNAS Kabupaten Bandung, tujuan utamanya memberantas buta huruf Al Quran,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dari ratusan desa yang ada di Kabupaten Bandung, hanya dua desa yang terpilih menjadi lokasi pelaksanaan program pada tahun ini, dengan pelaksanaan kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih 25 hari.

“Dari 270 desa, yang terpilih dua desa, Lamajang dan Tarumajaya. Alhamdulillah kegiatannya selama 25 hari lancar,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan penutupan juga diisi dengan santunan bagi anak yatim berupa 20 paket sembako. Kegiatan tersebut menjadi penutup dari seluruh rangkaian program Dai Pelosok yang telah berjalan selama bulan Ramadan.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap dapat terus memperluas jangkauan dakwah zakat serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di wilayah pelosok.***

17/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Terima Penyaluran ZIS dan Fidyah dari Asisten Pemerintahan Kabupaten Bandung

SOREANG, 16 MARET 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menerima penyaluran zakat, infak, sedekah (ZIS), serta fidyah dari jajaran Asisten Pemerintahan Kabupaten Bandung pada Senin, 16 Maret 2026.

Penyerahan tersebut dilakukan oleh para asisten di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari komitmen aparatur pemerintah dalam menunaikan kewajiban zakat serta memperkuat gerakan zakat di daerah.

Dalam kegiatan tersebut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bandung, Erwin, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Usman, serta Asisten Administrasi Umum, Hairun. Penyerahan ZIS dan fidyah tersebut diterima langsung oleh jajaran BAZNAS Kabupaten Bandung.

Untuk diketahui, sebelumnya Bupati Bandung H. M. Dadang Supriatna beserta jajaran juga telah menunaikan zakatnya ke BAZNAS pada momen Nuzulul Quran lalu.

Penyaluran ZIS dan fidyah dari unsur pemerintahan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam mengoptimalkan penghimpunan dana umat.

Dana yang dihimpun melalui BAZNAS selanjutnya akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial di Kabupaten Bandung.

 

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan fidyah dapat semakin terorganisir serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.***

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pembinaan UPZ Kecamatan se-Kabupaten Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pembinaan UPZ Kecamatan se-Kabupaten Bandung
SOREANG, 27 OKTOBER 2025 — BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar kegiatan pembinaan bagi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kecamatan se-Kabupaten Bandung, yang dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Bandung pada Senin (27/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 31 UPZ kecamatan, dengan tujuan memperkuat sinergi dan meningkatkan kapasitas kelembagaan dalam penghimpunan serta pengelolaan zakat di wilayah masing-masing. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, yang memberikan arahan mengenai pentingnya peran UPZ sebagai ujung tombak pelayanan zakat di tingkat kecamatan. Pembinaan juga diisi oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, yang menyampaikan materi seputar strategi penghimpunan zakat, tata kelola administrasi, serta penguatan koordinasi dengan pemerintah kecamatan. Sebagai bentuk dukungan terhadap operasional di lapangan, kegiatan ditutup dengan pembagian Dana Bantuan Operasional (DBO) kepada masing-masing UPZ kecamatan. Bantuan ini diharapkan dapat memperlancar aktivitas penghimpunan dan memperkuat kinerja kelembagaan UPZ dalam memberikan layanan zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada seluruh UPZ, agar pengelolaan zakat di Kabupaten Bandung semakin profesional, transparan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.***
BERITA27/10/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Bupati Bandung Kunjungi Ponpes As Siraj Cikancung, BAZNAS Dampingi Bahas Sertifikat Layak Fungsi Pesantren
Bupati Bandung Kunjungi Ponpes As Siraj Cikancung, BAZNAS Dampingi Bahas Sertifikat Layak Fungsi Pesantren
CIKANCUNG, 23 OKTOBER 2025 — Bupati Bandung H. M. Dadang Supriatna melakukan silaturahmi ke Pondok Pesantren As Siraj, Kecamatan Cikancung, Kamis (23/10/2025). Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk perwakilan dari BAZNAS Kabupaten Bandung yang diwakili oleh Wakil Ketua IV, H. Sarnapi. Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda pembinaan dan pengawasan terhadap lembaga pendidikan keagamaan, khususnya dalam memastikan kelayakan sarana dan prasarana pesantren di wilayah Kabupaten Bandung. Dalam arahannya, Bupati Bandung menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan melakukan pemetaan dan peninjauan langsung ke pesantren-pesantren terkait Sertifikat Layak Fungsi (SLF), guna memastikan keamanan dan kesiapan fasilitas pembelajaran. “Kita akan survei ke tiap pesantren, termasuk soal sertifikatnya,” ujar Bupati Bandung. Dirinya juga menyoroti kondisi fisik beberapa pesantren yang perlu perhatian perbaikan. “Kalau ini, kayanya mengganti atap, plafon, pintu,” ungkapnya saat meninjau bangunan pondok. Dalam kesempatan yang sama, Bupati mengajak BAZNAS Kabupaten Bandung untuk turut serta berperan dalam membantu kebutuhan perbaikan fasilitas pesantren. “Dari BAZNAS silakan ikut membantu juga,” ucapnya. Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Bandung sebelumnya telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) sebagai tindak lanjut dari arahan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, H. Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Pembentukan Satgas ini juga menjadi respons atas musibah yang menimpa salah satu pondok pesantren di Al Khaziny beberapa waktu lalu, dengan tujuan memastikan seluruh pesantren di Kabupaten Bandung memiliki fasilitas yang aman dan layak digunakan. Kunjungan ke Ponpes As Siraj menjadi bagian dari langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi bersama lembaga pendidikan keagamaan dan mitra sosial seperti BAZNAS Kabupaten Bandung, guna mewujudkan lingkungan pesantren yang aman, sehat, dan berdaya.***
BERITA23/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Beasiswa dan Santunan Yatim dalam Peringatan Hari Santri Nasional 2025
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Beasiswa dan Santunan Yatim dalam Peringatan Hari Santri Nasional 2025
SOREANG 22 OKTOBER 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025, BAZNAS Kabupaten Bandung menyalurkan beasiswa kepada 15 orang santri dengan total bantuan sebesar Rp500.000 per penerima. Penyaluran dilakukan langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, atas arahan Bupati Bandung, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan dan motivasi belajar para santri di Kabupaten Bandung. Selain program beasiswa, BAZNAS Kabupaten Bandung juga memberikan santunan kepada 40 anak yatim yang hadir dalam kegiatan tersebut. Pemberian santunan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS untuk terus menebar keberkahan dan kepedulian sosial, khususnya di momentum Hari Santri Nasional. Adapun penyerahan beasiswa juga melibatkan sejumlah lembaga dan mitra daerah, di antaranya BPR Kerta Raharja, Bank BJB, UPZ Kementerian Agama, dan PDAM Tirta Raharja. Pada kesempatan yang sama, satu orang santri terpilih mendapatkan doorprize berupa hadiah umrah, sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan dedikasi santri dalam menuntut ilmu serta menjaga nilai-nilai keislaman. Acara peringatan Hari Santri Nasional 2025 diselenggarakan di Lapangan Upakarti Soreang, pada Rabu (22/10/2025), dan diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, santri, serta lembaga keagamaan di Kabupaten Bandung. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bandung bersama BAZNAS dan para mitra berharap kolaborasi dalam bidang pendidikan dan sosial keagamaan dapat terus berlanjut, guna melahirkan generasi santri yang cerdas, berakhlak, dan berdaya bagi kemajuan umat.***
BERITA22/10/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Resmikan Rumah Layak Huni BAZNAS di Desa Sadu Soreang
BAZNAS Kabupaten Bandung Resmikan Rumah Layak Huni BAZNAS di Desa Sadu Soreang
SOREANG 21 OKTOBER 2025 — BAZNAS Kabupaten Bandung kembali melaksanakan program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), yang kali ini diresmikan untuk penerima manfaat Iwan Kurniawan, warga Desa Sadu, Kecamatan Soreang pada Selasa 21 Oktober 2025. Peresmian dilakukan langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, yang menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program ini. “Alhamdulillah, bingah (bahagia). Mudah-mudahan berkah bagi penerima dan menjadi ladang amal bagi para muzaki yang telah menyalurkan zakatnya,” ujar H. Abdul Rouf. Untuk diketahui, dalam kesempatan Program RLHB kali ini turut melibatkan PDAM Tirta Raharja sebagai mitra kolaborasi BAZNAS Kabupaten Bandung, sekaligus bentuk pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility / CSR). “Alhamdulillah, PDAM Tirta Raharja berkolaborasi dengan BAZNAS. Ini juga bagian dari bentuk CSR yang kami sinergikan untuk masyarakat,” tambahnya. Dalam kesempatan tersebut, H. Abdul Rouf juga menyinggung pentingnya dukungan masyarakat terhadap program zakat. “Mudah-mudahan target penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung tercapai, karena subhanallah, proposal yang masuk setiap hari bisa sampai 30, bahkan mencapai 150 proposal per bulan. Kita harus layani semuanya dengan sebaik-baiknya,” tuturnya. Ia menambahkan, hingga tahun 2025 ini, program Rumah Layak Huni BAZNAS di Kabupaten Bandung telah mencapai sekitar 70 unit rumah. “Alhamdulillah, Kabupaten Bandung tahun ini memiliki sekitar 70 rumah RLHB. Ini tidak lepas dari kerja sama pemerintah daerah dan semua pihak, baik dalam pengumpulan maupun koordinasinya,” ungkapnya. Program RLHB merupakan salah satu bentuk nyata penyaluran zakat yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup warga Kabupaten Bandung.***
BERITA21/10/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS dan TP PKK Kabupaten Bandung Tandatangani Kesepakatan Bersama untuk Optimalisasi Zakat
BAZNAS dan TP PKK Kabupaten Bandung Tandatangani Kesepakatan Bersama untuk Optimalisasi Zakat
SOREANG, 21 OKTOBER 2025 — BAZNAS Kabupaten Bandung dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bandung resmi menandatangani kesepakatan bersama dalam acara puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 yang digelar di Gedung Budaya Soreang, Selasa (21/10/2025). Penandatanganan dilakukan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety, Bupati Bandung, dan Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara TP PKK dan BAZNAS, khususnya dalam pengelolaan serta optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui kerja sama ini, TP PKK dan BAZNAS berkomitmen untuk bersinergi dalam program pemberdayaan keluarga, penguatan ekonomi umat, serta peningkatan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat. Kolaborasi ini juga diharapkan mampu mendorong gerakan zakat yang lebih inklusif, terutama di tingkat rumah tangga dan komunitas binaan PKK. Acara HKG PKK ke-53 turut diisi dengan berbagai kegiatan apresiasi dan pameran produk unggulan PKK. Momentum ini menjadi penegasan peran penting kolaborasi antar lembaga dalam membangun keluarga yang berdaya, mandiri, dan sejahtera di Kabupaten Bandung.***
BERITA21/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
Sinergi BAZNAS dan UPZ MTs Yuppi Gelar “Madaris”, Madrasah Orang Tua Siswa
Sinergi BAZNAS dan UPZ MTs Yuppi Gelar “Madaris”, Madrasah Orang Tua Siswa
SOREANG, 18 OKTOBER 2025— Unit Pengumpul Zakat (UPZ) MTs Yuppi Soreang berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar kegiatan bertajuk Madaris atau Madrasah Orang Tua Siswa, sebuah program edukatif yang ditujukan bagi para wali murid untuk memperkuat peran keluarga dalam pendidikan dan pembinaan karakter Islami. Acara yang digelar di aula MTs Yuppi Soreang ini dihadiri langsung oleh Kepala Madrasah H. Dindin Nurdiana, serta Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan, yang juga menjadi pengisi materi tausiah dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, H. Dindin menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Bandung dan UPZ MTs Yuppi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Terima kasih telah hadir. Madaris adalah kegiatan rutin yang terus kami adakan sebagai bagian dari pembinaan bagi orang tua siswa,” ujar H. Dindin. Sementara itu, H. Jamjam Erawan dalam tausiahnya menyampaikan pentingnya menjaga semangat belajar agama bagi semua kalangan, tidak hanya siswa tetapi juga para orang tua. “Kita abadikan Madaris ini bukan hanya hari ini. Ngaji itu penting. Dengan ngaji, yang tadinya tidak tahu bisa tahu, yang sudah tahu akan meneguhkan dan meyakinkan,” tuturnya. Dalam kesempatan tersebut, H. Jamjam juga mengingatkan pentingnya menunaikan kewajiban zakat sebagai bentuk keteguhan iman, sejalan dengan tema tausiah yang meneladani ketegasan Abu Bakar Ash-Shiddiq dalam menegakkan zakat. “Kalau itu (zakat) tidak dikeluarkan, maka sama saja dengan merampok hak Allah dan hak hamba Allah,” tegasnya. Kegiatan Madaris ini diikuti mayoritas oleh para orang tua siswa dan diharapkan dapat memperkuat sinergi antara sekolah, orang tua, dan lembaga zakat dalam menumbuhkan kesadaran beragama serta kepedulian sosial di lingkungan pendidikan.***
BERITA18/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Dampingi Bupati dalam Roadshow Koperasi Merah Putih di Cicalengka
BAZNAS Kabupaten Bandung Dampingi Bupati dalam Roadshow Koperasi Merah Putih di Cicalengka
CICALENGKA (15/10/2025) — BAZNAS Kabupaten Bandung kembali mendampingi Bupati Bandung dalam agenda roadshow kunjungan kerja dan rapat koordinasi Koperasi Merah Putih yang digelar di Kecamatan Cicalengka, Rabu (15/10/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari roadshow yang diinisiasi oleh Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna bersama Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung, sebagai upaya memperkuat peran koperasi dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Pada tanggal 15 Oktober ini, roadshow mencakup tiga rangkaian kegiatan di beberapa wilayah, yakni Kecamatan Cicalengka (dan Nagreg), Paseh (dan Cikancung), serta Pacet dan Kertasari. Dalam kesempatan kali ini BAZNAS Kabupaten Bandung hadir sebagai tamu undangan resmi dan diwakili oleh Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan, H. Jamjam Erawan, yang turut mendampingi Bupati dalam kunjungan tersebut. Kehadiran BAZNAS menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam menguatkan gerakan ekonomi umat berbasis koperasi. Dalam arahannya, Bupati Bandung menyampaikan apresiasi terhadap semangat para penggerak koperasi dan menekankan pentingnya keseimbangan antara kemandirian ekonomi dan kepedulian sosial. “Kalau nanti koperasi ini sudah berdikari, jangan lupa zakat, infak, dan sedekahnya disalurkan melalui BAZNAS,” ujar Bupati Bandung. Bupati juga menambahkan bahwa rangkaian kunjungan kerja ini telah mencapai tahap akhir. “Insya Allah hari ini roadshow di seluruh kecamatan rampung,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap sinergi antara lembaga zakat dan koperasi dapat terus terjalin dalam membangun kesejahteraan dan pemerataan ekonomi masyarakat Kabupaten Bandung.***
BERITA15/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
Bupati Bandung Imbau agar Koperasi Merah Putih Salurkan Zakat dari keuntungan ke BAZNAS
Bupati Bandung Imbau agar Koperasi Merah Putih Salurkan Zakat dari keuntungan ke BAZNAS
Bupati Bandung HM Dadang Supriatna atau Kang DS mengimbau kepada para pengurus Koperasi Merah Putih (KMP) untuk segera membenahi organisasi dan langsung menjalankan usahanya. "Saya cek langsung ke lapangan kondisi KMP ini dengan menggelar roadshow. Alhamdulillah tak sedikit KMP yang sudah jalan bagus, tapi ada juga yang masih harus didorong," kata Kang DS saat roadshow di Kecamatan Ciparay, Senin 13 Oktober 2025. Kang DS menambahkan, ada 3 Program Presiden Prabowo Subianto yang harus dilakukan untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera. "Memang secara transfer ke daerah mengalami penurunan di semua daerah, tapi secara manfaat lebih besar seperti Makan Bergizi Gratis maupun KMP ini," katanya dalam acara dihadiri Kadis Koperasi, Kadis Infokom, Camat Ciparay dan para kepala desa. Koperasi Merah Putih ini sebagai program pemerintah untuk meningkatkan lapangan kerja dan kesejahteraan warga. "KMP ini bisa menjadi pemasok bagi SPPG MBG. Koperasi nanti menjual ke dapur SPPG se-Kabupaten Bandung sehingga pasar koperasi sudah jelas," ujarnya. Kang DS mewanti-wanti agar para pengurus koperasi dalam mengelolanya harus memiliki 3 prinsip yaitu keberanian, kejujuran dan tanggung jawab. "Jangan hanya karena alasan tim sukses, keluarga atau saudara lalu dijadikan pengurus koperasi," katanya. Bupati juga mewanti-wanti agar para pengurus KMP jangan lupa menyisihkan dari keuntungannya untuk zakat maupun infak kepada BAZNAS Kabupaten Bandung. "Harus yakin dengan membayar zakat atau infak untuk membersihkan harta dan menambah keberkahan kita semua," katanya.***
BERITA13/10/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Gandeng Bank Muamalat dan PT Pos untuk Salurkan Insentif Ribuan Ustaz dan Ustazah
BAZNAS Kabupaten Bandung Gandeng Bank Muamalat dan PT Pos untuk Salurkan Insentif Ribuan Ustaz dan Ustazah
BAZNAS Kabupaten Bandung menggandeng Bank Muamalat dan PT Pos untuk penyaluran insentif ustaz dan Ustazah yang jumlahnya 1.100 orang. Kerja sama ini untuk memudahkan para ustaz dan ustazah dalam pengambilan insentif yang berasal dari APBD Kabupaten Bandung. "Kini ustaz dan Ustazah cukup datang ke kantor Pos yang ada di tiap kecamatan untuk pengambilan insentif ini," kata Muhammad Subhan sebagai EGM KCU PT Pos Bandung. Acara di Kantor Pos Soreang dihadiri Ibu Rian syahariany syam (deputi EVP Regional 3), Jakun Nowo Wibowo Asman (Jaskug Regional 3), Rusmayana (Manajer Ritel KCU), Erick Ermawan (Region Head Jabar Kalimantan 1 Bank Muamalat) dan ibu Widyanti Hidayat (Branch Manager KCU Bandung). Menurut Waka 4 BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Sarnapi, sesuai dengan visi dan misi Bupati Bandung Kang DS sehingga BAZNAS Kabupaten Bandung mendapatkan alokasi APBD untuk insentif ustaz dan Ustazah. "Tiap bulan ustaz dan ustazah mendapatkan Rp 100.000 ditambah dengan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan," katanya. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga memiliki program insentif bagi takmir masjid yang juga nilainya Rp 100.000 per bulan. "Untuk insentif takmir ini berasal pengumpulan zakat dan infak yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Bandung. Alhamdulillah kini ada 1.200 lebih takmir masjid yang mendapatkan insentif," katanya. Sedangkan Erick mengatakan, kerja sama dengan BAZNAS ini sudah berlangsung lama dengan Bank Muamalat memudahkan dalam pengumpulan maupun pendistribusian ZIS. "Sedangkan untuk distribusi bantuan ustaz dan ustazah ini kami menggandeng PT Pos yang memilki jaringan luas karena memang wilayah Kabupaten Bandung juga luas sekali," katanya.***
BERITA09/10/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Fasilitasi Pembuatan Rekening dan Penyaluran Insentif Ustaz/Ustazah
BAZNAS Kabupaten Bandung Fasilitasi Pembuatan Rekening dan Penyaluran Insentif Ustaz/Ustazah
Soreang — BAZNAS Kabupaten Bandung menyelenggarakan kegiatan pembuatan rekening dan penyaluran insentif bagi ustaz dan ustazah, Jumat 3 Oktober 2025, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bandung. Untuk diketahui pembuatan rekening dilakukan melalui Bank Muamalat sebagai mitra perbankan. Program insentif ustaz/ustazah ini merupakan bagian dari implementasi Program Guru Ngaji Kabupaten Bandung yang digagas oleh Bupati Bandung, dengan tujuan mendukung pemberantasan buta huruf Al-Qur’an di wilayah Kabupaten Bandung. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program ini. “Patut kita syukuri bersama, bukan masalah nilai, tapi sebesar apa rasa syukur kita kepada Allah atas ikhtiar ini,” ujarnya. Dari total sekitar 23 ribu ustaz dan ustazah yang terdata, sebanyak 17 ribu sudah tercakup dalam program tersebut. “Sisanya kita mencoba memfasilitasi, dititipkan ke BAZNAS Kabupaten Bandung agar seluruhnya bisa terakomodasi,” tambahnya. Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Sarnapi, menjelaskan bahwa ada tiga program yang saling terkait. “Di Kabupaten Bandung ada program Guru Ngaji yang digulirkan bupati, kemudian BAZNAS memegang dua program lainnya, yakni ustaz/ustazah dengan dana dari Pemkab, serta program takmir masjid. Ketiganya saling melengkapi,” terangnya. Dengan adanya sinergi ini, BAZNAS berharap kesejahteraan para ustaz dan ustazah semakin meningkat, sekaligus memperkuat peran mereka dalam mendidik generasi Qur’ani di Kabupaten Bandung.***
BERITA03/10/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan untuk Siswa Kurang Mampu di SMP Ibnu Abbas Cileunyi Kulon
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan untuk Siswa Kurang Mampu di SMP Ibnu Abbas Cileunyi Kulon
CILEUNYI — BAZNAS Kabupaten Bandung kembali menyalurkan bantuan kepada siswa kurang mampu, kali ini di SMP Ibnu Abbas, Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi. Bantuan berupa uang tunai tersebut diserahkan langsung kepada para siswa yang sebagian besar berasal dari keluarga yatim dan dhuafa. Di sekolah tersebut tercatat ada sekitar 67 siswa, dengan lebih dari 90% di antaranya merupakan anak yatim atau berasal dari keluarga kurang mampu. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan mereka dalam menjalani kegiatan belajar. Selain menyalurkan bantuan, BAZNAS Kabupaten Bandung bersama UPZ Desa dan Kecamatan juga melakukan sosialisasi kepada para guru dan aparatur desa. Sosialisasi ini mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS maupun UPZ agar manfaatnya dapat semakin luas dirasakan oleh warga, khususnya di Cileunyi Kulon. Langkah ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Bandung dalam memperkuat dukungan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga dhuafa serta mendorong kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan zakat.***
BERITA30/09/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke Wakil Ketua DPR RI H. Cucun Syamsurizal, Ini Hasilnya
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke Wakil Ketua DPR RI H. Cucun Syamsurizal, Ini Hasilnya
BAZNAS Kabupaten Bandung mengadakan silaturahmi dan audiensi kepada Wakil Ketua DPR RI H. Cucun Syamsurizal, Senin 22 September 2025. Pertemuan di ruang kerjanya Gedung Nusantara 3 DPR membahas berbagai hal seperti optimalisasi pengumpulan zakat infak dan sedekah (ZIS), hibah tanah untuk pengembangan Gedung BAZNAS Center, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Kabupaten Bandung. Hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tantowi, Wakil Ketua I H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua II H. Abdul Rauf, Wakil Ketua IV H. Sarnapi dan Kabag SAU Adjat Abdullah Mubarok. Menurut Yusuf Ali, BAZNAS Kabupaten Bandung terus berupaya meningkatkan pengumpulan ZIS karena hasilnya akan disalurkan langsung ke masyarakat. "Kalau hasil ZIS yang dikelola BAZNAS Kabupaten Bandung tidak akan diserahkan kepada luar wilayah. Alhamdulillah dalam tiga tahun terakhir ini pengumpulan terus naik dari Rp8 miliar tahun 2023, tahun 2024 menjadi Rp12 miliar dan kini sampai September sudah Rp12 miliar dari target Rp17 miliar," ujarnya. Pendistribusian ZIS selama ini kepada lima bidang yakni pendidikan, kesehatan, kepedulian sosial, pemberdayaan ekonomi dan bantuan bencana. "Tiap hari ada sekitar 30 permohonan bantuan dari warga kepada BAZNAS Kabupaten Bandung dan tren terus meningkat. Kalau tiap bulan ada 600 proposal dan tiap proposal anggap saja diberikan Rp1 juta, maka keluar Rp600 juta," ucapnya. Sedangkan status GBC, kata Yusuf, perlu kejelasan lebih jauh sehingga bisa diberdayakan oleh BAZNAS dengan lebih optimal. "Status tanah milik Pemkab Bandung dengan status hak guna pakai yang akan habis November 2025 ini. Kalau sudah ada hibah dari pemerintah akan lebih mudah dioptimalkan," katanya. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga membutuhkan mobil double cabin untuk penanggulangan bencana. "Kami titip kepada Pak Wakil Ketua DPR agar bisa mengakses bantuan mobil dari BPKH karena Kabupaten Bandung merupakan daerah rawan bencana," katanya. Sedangkan H. Cucun menyambut baik audiensi dari BAZNAS Kabupaten Bandung karena BAZNAS yang strategis sebagai tangan kiri pemerintah. "Kalau bupati memiliki APBD di tangan kanan, maka tangan kirinya dari BAZNAS karena bantuan BAZNAS tidak terlalu ribet untuk permohonannya," katanya.***
BERITA23/09/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke BAZNAS RI, Ini yang Jadi Pembahasan untuk Kebaikan Warga
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke BAZNAS RI, Ini yang Jadi Pembahasan untuk Kebaikan Warga
Sebelum bersilaturahmi dengan Wakil Ketua DPR RI H. Cucun Syamsurizal, rombongan BAZNAS Kabupaten Bandung melakukan silaturahmi ke BAZNAS RI, Senin 22 September 2025. Rombongan BAZNAS Kabupaten Bandung dipimpin Ketua H. Yusuf Ali Tantowi, Wakil Ketua 4 H. Sarnapi, Kabag SAU Adjat Abdullah Mubarok dan tim media Asep Rian. Sedangkan dari BAZNAS RI hadir bagian Pendistribusian Marwan dan Agung serta Humas BAZNAS RI H. Mas'ud. Menurut Yusuf Ali, kedatangan ke BAZNAS RI untuk silaturahmi sekaligus mengetahui berbagai program penghimpunan maupun pendistribusian. "Khususnya soal pengiriman Pekerja Migran dari Kabupaten Bandung ke Jepang yang nantinya akan dibantu Pak Bupati dan BAZNAS Kabupaten Bandung," ujarnya. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga belajar mengenai berbagai program pemberdayaan masyarakat baik program ayam goreng (Z-chicken), kopi (Z-coffee), kendaraan bermotor (Z-auto) dan lain-lain. Sedangkan Marwan menyatakan, program pengiriman tenaga kerja ke Jepang kerja sama antara Kemenaker, Disnaker kabupaten dan kota serta BAZNAS RI. "Untuk pelatihan tahap satu selama dua bulan untuk bahasa Jepang dan pembentukan karakter dengan biaya sekitar Rp8 juga sampai Rp15 juta," ujarnya. Sedangkan untuk pelatihan tahap kedua berupa wawancara dari asosiasi perusahaan Jepang (IM Jepang) dan yang lolos akan masuk ke Balai Pelatihan Tenaga Kerja di Bekasi dengan biaya dari Kemenaker dan IM Jepang. "Kesulitannya pada biaya tahap satu khususnya bagi kalangan kurang mampu. Nah di sini BAZNAS RI maupun BAZNAS kabupaten dan kota bisa membantu," katanya.***
BERITA22/09/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Peresmian Masjid Jami Al-Fitroh, BAZNAS Kab. Bandung Hadir Serahkan Bantuan Sosial
Peresmian Masjid Jami Al-Fitroh, BAZNAS Kab. Bandung Hadir Serahkan Bantuan Sosial
MAJALAYA — Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, menghadiri langsung acara peresmian Masjid Jami Al-Fitroh yang berlokasi di Kampung Sindangsari, Desa Cikasungka, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, Minggu (21/9). Peresmian masjid ini dipimpin oleh Bupati Kabupaten Bandung dan turut dirangkaikan dengan kegiatan penyerahan paket sembako kepada kaum duafa, yatim, dan masyarakat prasejahtera di sekitar lingkungan masjid. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tantowi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pembangunan Masjid Jami Al-Fitroh. Menurutnya, masjid bukan hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial, dakwah, dan pemberdayaan umat. “BAZNAS Kabupaten Bandung akan terus hadir bersama masyarakat, tidak hanya dalam program penghimpunan dan penyaluran zakat, tetapi juga mendukung kegiatan sosial keagamaan, seperti pembangunan dan peresmian masjid. Semoga Masjid Al-Fitroh menjadi pusat syiar Islam yang membawa manfaat luas bagi umat,” ungkapnya. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan pembagian paket sembako kepada warga yang hadir. Suasana penuh kebersamaan tampak dari antusiasme masyarakat sekitar yang menyambut peresmian masjid dengan penuh syukur.***
BERITA21/09/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Antisipasi Bencana Alam, BTB BAZNAS Kabupaten Bandung Ikuti Pelatihan dan Dikukuhkan BAZNAS RI
Antisipasi Bencana Alam, BTB BAZNAS Kabupaten Bandung Ikuti Pelatihan dan Dikukuhkan BAZNAS RI
BOGOR - BAZNAS Tanggapan Bencana (BTB) BAZNAS kabupaten Bandung mengikuti pendidikan dan pelatihan tim tanggap bencana selama hampir 10 hari. Pelatihan di Pusdiklat Basarnas daerah Cariu, Jonggol, Kabupaten Bogor, ini ditutup pada Senin 15 September 2025. Acara yang dihadiri Pimpinan BAZNAS RI bidang pendistribusian dan Pendayagunaan Nyai Hj. Saidah Sakwan, sekaligus diisi dengan pengukuhan BTB BAZNAS. Menurut Direktur Bina Potensi Basarnas, Agus Haryono, dalam penanggulangan bencana alam harus melibatkan semua kalangan termasuk BAZNAS. "Kami tak bisa bekerja sendiri melainkan harus melibatkan semua potensi yang ada di masyarakat. Tidak ada super man, tapi yang ada super team," katanya. Pelibatan potensi SAR termasuk dari kalangan BAZNAS akan selalu dilibatkan dalam pencarian maupun penyelamatan saat terjadi bencana. "Hal ini untuk mengantisipasi hal Kedaruratan yang mengancam jiwa manusia," katanya yang meminta selesai pelatihan para peserta harus siap apabila terjadi bencana. Untuk diketahui BAZNAS Kabupaten Bandung mengirimkan staf BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yakni Asep Nugraha.***
BERITA15/09/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Terima Kunjungan LAZ Musa’adatul Ummah, Kunjungi Gedung Baznas Centre dan Z Corner Al Fathu
BAZNAS Kabupaten Bandung Terima Kunjungan LAZ Musa’adatul Ummah, Kunjungi Gedung Baznas Centre dan Z Corner Al Fathu
SOREANG – BAZNAS Kabupaten Bandung menerima kunjungan dari LAZ Musa’adatul Ummah (Al Masoem) ke Gedung BAZNAS Centre dan Z-Corner Al Fathu Soreang, Rabu (10/9/2025). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Cileunyi pada 4 September 2025 lalu. Dalam kesempatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung diwakili oleh Wakil Ketua IV, H. Sarnapi, yang menyambut langsung jajaran LAZ Musa’adatul Ummah. Turut hadir Ketua LAZ Musa’adatul Ummah, H. Evan Agustianto, beserta seluruh pengurus. Agenda kunjungan meliputi diskusi sinergi program zakat serta peninjauan Z-Corner Al Fathu, yang saat ini dikembangkan sebagai pusat kuliner berbasis masjid. Kehadiran Z-Corner diharapkan menjadi model pemberdayaan ekonomi umat sekaligus ruang silaturahmi bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi antar lembaga amil zakat demi menghadirkan layanan zakat yang lebih dekat serta kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Bandung.***
BERITA11/09/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Peringatan Maulid Nabi dan Pendistribusian Massal Zakat Infak Sedekah
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Peringatan Maulid Nabi dan Pendistribusian Massal Zakat Infak Sedekah
SOREANG – BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H yang dirangkaikan dengan Pendistribusian Massal Zakat, Infak, dan Sedekah pada Rabu 10 September 2025, bertempat di Gedung BAZNAS Centre, Soreang. Acara ini diisi langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung, di antaranya Wakil Ketua I H. Jamjam Erawan dan Wakil Ketua II H. Abdul Rouf, serta para penerima manfaat (mustahik). Untuk diketahui sejumlah 150 penerima manfaat hadir dalam gebyar pendistribusian ini dengan rincian bantuan yaitu Kesehatan, kemanusiaan, syiar islam, pendidikan dan modal usaha. Dalam sambutannya, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, menyampaikan apresiasi kepada para penerima manfaat yang telah menjadi bagian penting dalam ekosistem zakat. “Bapak dan ibu merupakan bagian tak terpisahkan dari proses pengelolaan zakat. Tanpa bapak dan ibu semuanya, pengelolaan zakat tidak akan berjalan dengan baik. Mohon doanya semoga para muzaki diberikan kesehatan lahir batin, dimudahkan urusannya, serta istiqamah berzakat dan berinfak melalui BAZNAS,” ungkapnya. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, mengingatkan pentingnya sikap mental dalam menerima segala ketentuan Allah SWT. “Kuatkan mental, bahagia dan kecewa semuanya dari Allah. Mudah-mudahan apa yang sudah diterima bisa bermanfaat buat keluarga, berkah untuk semua. Terima kasih kepada para munfiq, mutashodiq, muzakki yang sudah menitipkan zakat infak sedekahnya kepada BAZNAS Kab Bandung,” pesannya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap semangat meneladani akhlak Rasulullah dalam momentum Maulid Nabi dapat menjadi penguat bagi amil, muzaki, maupun mustahik, sehingga zakat semakin membawa keberkahan dan manfaat nyata bagi masyarakat.***
BERITA10/09/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung, Bank Muamalat, dan Kantor Pos Bahas Penyaluran Insentif Ustaz-Ustazah dan Takmir Masjid
BAZNAS Kabupaten Bandung, Bank Muamalat, dan Kantor Pos Bahas Penyaluran Insentif Ustaz-Ustazah dan Takmir Masjid
BANDUNG – BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar pertemuan bersama Bank Muamalat dan Kantor Pos pada Selasa (9/9/2025) di Bandung. Hadir dalam pertemuan ini Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tantowi, Wakil Ketua I H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua IV H. Sarnapi, serta jajaran dari Bank Muamalat dan Kantor Pos. Pertemuan ini membahas mekanisme baru penyaluran insentif bagi ustaz-ustazah dan takmir masjid. Jika sebelumnya pencairan insentif rutin dari BAZNAS Kabupaten Bandung hanya dapat dilakukan melalui Bank Muamalat, ke depan penerima manfaat juga bisa mengambil secara tunai (cash) di Kantor Pos terdekat. Langkah ini diharapkan semakin mendekatkan pelayanan BAZNAS kepada para penerima manfaat, khususnya para ustaz-ustazah dan takmir masjid yang selama ini menjadi bagian penting dalam dakwah dan pengelolaan rumah ibadah di Kabupaten Bandung. Dengan adanya kerja sama ini, penerima manfaat akan memiliki pilihan yang lebih fleksibel untuk mencairkan insentifnya, baik melalui Bank Muamalat maupun Kantor Pos.***
BERITA09/09/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung dan LAZ Musa’adatul Ummah (Al Masoem) Teken MoU Sinergi Pemberdayaan Umat
BAZNAS Kabupaten Bandung dan LAZ Musa’adatul Ummah (Al Masoem) Teken MoU Sinergi Pemberdayaan Umat
CILEUNYI – BAZNAS Kabupaten Bandung menjalin kerja sama strategis dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Musa’adatul Ummah (Al Masoem) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang digelar pada Kamis 4 September 2025. Acara yang berlangsung di Kabupaten Bandung ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tantowi, Wakil Ketua I H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua IV H. Sarnapi, serta jajaran pengurus. Dari pihak LAZ Musa’adatul Ummah hadir Ketua LAZ H. Evan Agus, Bendahara Mulyadi, dan jajaran lainnya. Ketua LAZ Musa’adatul Ummah, H. Evan Agustianto, menyampaikan pentingnya kolaborasi antar lembaga zakat dan organisasi masyarakat Islam di Jawa Barat. “Perusahaan ini adalah kerjasama umat Muslim dengan ormas se-Jawa Barat. Untuk LAZ, ada beberapa kegiatan yang dilakukan. Seluruh infak dan sedekahnya dikelola oleh LAZ. Harapan kita, insya Allah makin terjalin sinergi antara kita semua,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, menegaskan pentingnya kemitraan dalam memperluas jangkauan manfaat zakat. “Kami tentunya berharap program-program distribusi nantinya bisa bersinergi. Mudah-mudahan sinergitas kita bisa betul-betul terajut. Kami juga didorong BAZNAS RI dalam bidang pemberdayaan, dari mustahik menjadi muzaki. Saya kira sangat pas kehadiran Al Masoem di Kabupaten Bandung untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya. Melalui MoU ini, BAZNAS Kabupaten Bandung dan LAZ Musa’adatul Ummah sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah. Sinergi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Bandung.***
BERITA04/09/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pelatihan Sistem Informasi dan Pelayanan Bersama BAZNAS Sumedang
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pelatihan Sistem Informasi dan Pelayanan Bersama BAZNAS Sumedang
SOREANG – BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar pelatihan sistem informasi dan pelayanan yang dipandu langsung oleh tim BAZNAS Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, Rabu-Kamis (3–4 September 2025), bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bandung. Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk serius mengikuti pelatihan dan menjadikannya sebagai momentum peningkatan kapasitas.“Mari kita bersama-sama upgrade diri kita, mengikuti instruksi pelatihan dari BAZNAS Sumedang. Kalau tidak ditunjukkan kebaikan-kebaikan, kita akan menjadi fitnah. Saya hanya ingin BAZNAS betul-betul bisa menunjukkan kehadirannya,” tegasnya. Sementara itu, perwakilan BAZNAS Kabupaten Sumedang, Dedi Supriatna, menyampaikan kesiapan pihaknya untuk berbagi pengalaman dalam pengelolaan sistem.“Kami siap untuk sharing seputar sistem tersebut secara keseluruhan, dari mulai penerimaan (penghimpunan) hingga penyaluran. Dari sektor digital, Alhamdulillah kita bisa memberi dampak,” ujarnya. Melalui pelatihan ini, diharapkan BAZNAS Kabupaten Bandung semakin optimal dalam memanfaatkan sistem informasi, sehingga pelayanan zakat, infak, dan sedekah dapat dilakukan lebih transparan, efektif, dan berdampak luas bagi masyarakat.***
BERITA03/09/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bandung.

Lihat Daftar Rekening →