WhatsApp Icon
Senam Syar'i di  RW 04 Mulyasari Diwarnai Santunan Anak Yatim Piatu dari BAZNAS Kabupaten Bandung

KABUPATEN BANDUNG - Senam Sehat Mulyasari (SSM) berkesempatan untuk menggelar acara spesial senam bertajuk "Senam Syar'i sambil Berbagi" di lapangan RT 05 RW 04 Mulyasari desa Gandasari, Sabtu (26/9/2026).

Dalam senam tersebut dua istruktur dihadirkan untuk menyemangati para pesenam tersebut.  Bahkan selain pesenan yang hadir, para pengurus RT dan RW dan Karang taruna  setempat pun hadir menyaksikan penyerahan santunan bagi anak Yatim/piatu dari BAZNAS Kabupaten Bandung. 

Ketua Umum BAZNAS Kabupaten Bandung KH Yusuf Ali Tantowi yang diwakili pengurusnya, H.Sarnapi mengatakan pemberian santunan itu merupakan kepedulian dari BAZNAS Kabupaten Bandung. 

"Alhamdulillah hari ini BAZNAS kabupaten Bandung hadir di tengah - tengah   masyarakat RW 04 Mulyasari untuk mendukung kegiatan senam Syar'i. Bahkan anak Yatim dan Piatu dihadirkan untuk menerima manfaat dari BAZNAS. Karenanya saya mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara senam dan pengurus RW, yang telah mengundang BAZNAS untuk berbagi dengan yatim," terang H Sarnapi. 

Sementara Ketua RW 04 Mulyasari Dadang Ongky, juga mengucapkan hal sama kepada pengurus BAZNAS kabupaten Bandung. 

"Kamibsangat bersyukur bahwa senam kali ini diwarnai dengan pengarahan santunan oleh BAZNAS kabupaten Bandung. Sehingga pada senam ini tidak hanya berolahraga, tetapi juga ada sisi sosialnya yakni menyantuni puluhan  anak Yatim dan piatu warga RW 04 Mulyasari desa Gandasari," tandas Ongky 

Senam Syar'i adalah seolah kegiatan senam yang merupakan kolaborasi antara penyelenggara senam sehat Mulyasari dengan BAZNAS. Senam ini agak berbeda dengan senam lainnya, karena dalam senam Syar'i ada hal- hal khusus dalam pelaksanannya. Misalnya pakaian pesenam tidak terlalu ketat dan gerakan para pesenam yang dipandu instrukturnya pun lebih kepada gerakan gerakan senam islami. 

Hal itu ditegaskan Apih Igun penyelanggara senam sehat Mulyasari kepada wartawan, Senin (28/9/2026).

"Kegiatan senam ini memang lebih menjunjung tinggi nilai nilai keislamannya. pakaian yang syar'i serta gerakan senam yang islami menjadi syarat utama senam Syar'i ini," pungkasnya.***

30/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Wakil Bupati dan BAZNAS Kabupaten Bandung Dukung Penyandang Thalasemia

KABUPATEN BANDUNG — Pemerintah Kabupaten Bandung bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menunjukkan kepedulian terhadap penyandang thalasemia yang tergabung dalam Relawan Donor Darah Thalasemia Indonesia (REDTI) Kabupaten Bandung.

Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Bandung, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung H. Abdul Rouf serta perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap anak-anak penyandang thalasemia yang membutuhkan dukungan dalam menjalani pengobatan dan aktivitas sehari-hari. Perhatian tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga kondisi sosial dan ekonomi yang turut dirasakan oleh keluarga.

Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf menyampaikan dukungan kepada para penyandang thalasemia beserta keluarganya. Ia menilai diperlukan kepedulian dan sinergi berbagai pihak untuk membantu meringankan tantangan yang dihadapi mereka.

Menurutnya, persoalan thalasemia tidak hanya berkaitan dengan layanan kesehatan, tetapi juga memiliki dimensi sosial dan kemanusiaan. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, organisasi masyarakat, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi penting agar perhatian terhadap penyandang thalasemia dapat terus diperkuat.

Sementara itu, REDTI Kabupaten Bandung berharap penyandang thalasemia dapat memperoleh perhatian yang berkelanjutan dan menjadi bagian dari program Pemerintah Kabupaten Bandung. Hal tersebut berkaitan dengan kebutuhan pengobatan dan transfusi darah yang harus dijalani secara rutin dalam jangka panjang.

Perhatian juga diharapkan tidak berhenti pada aspek kesehatan. Kondisi keluarga penyandang thalasemia turut menjadi perhatian karena proses pengobatan yang rutin dapat menimbulkan kebutuhan tambahan, seperti transportasi, pendampingan, kebutuhan sehari-hari, hingga dampak terhadap aktivitas dan kondisi ekonomi keluarga.

"Harapan kami, adik-adik penyandang thalasemia tidak hanya mendapatkan perhatian ketika ada kegiatan atau momentum tertentu, tetapi benar-benar menjadi bagian dari perhatian dan program pemerintah secara berkelanjutan. Kami juga berharap kondisi sosial dan ekonomi keluarganya ikut diperhatikan," ungkap perwakilan REDTI Kabupaten Bandung.

Kehadiran Dinkes dan Dinsos Kabupaten Bandung dalam kegiatan tersebut turut membuka ruang koordinasi lintas sektor. Sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, REDTI, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat dukungan sesuai dengan kebutuhan penyandang thalasemia dan keluarganya.

Bagi penyandang thalasemia, dukungan yang diberikan bukan hanya berkaitan dengan pengobatan, tetapi juga kesempatan untuk tetap tumbuh, belajar, beraktivitas, dan menjalani kehidupan secara optimal. Karena itu, kepedulian berbagai pihak diharapkan dapat terus terjaga dan diwujudkan melalui dukungan yang berkelanjutan.

Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung dan BAZNAS Kabupaten Bandung diharapkan dapat terus mengambil bagian dalam upaya memberikan perhatian kepada penyandang thalasemia, sekaligus mendorong hadirnya dukungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka, baik dalam aspek kesehatan maupun sosial.***

30/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Bantu Warga Pulihkan Kualitas Air Sumur Masjid Al-Barokah

MAJALAYA, 22 SEPTEMBER 2026 — BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Bandung bersama warga melakukan kegiatan well cleaning atau pengurasan sumur di Masjid Al-Barokah, Kampung Kondang RT 04 RW 10, Desa Majalaya, Kecamatan Majalaya, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mengembalikan kualitas air sumur yang selama ini dimanfaatkan warga dan jamaah Masjid Al-Barokah, khususnya untuk kebutuhan berwudu.

Pengurasan sumur dilakukan untuk membersihkan sedimentasi yang menumpuk sekaligus membuka kembali mata air yang tertutup. Dengan dilakukannya pembersihan, diharapkan kualitas dan ketersediaan air dari sumur tersebut dapat kembali optimal sehingga bisa digunakan oleh masyarakat.

Sumur di Masjid Al-Barokah memiliki manfaat bagi warga sekitar maupun jamaah yang datang untuk melaksanakan ibadah. Karena itu, pemulihan kualitas air menjadi kebutuhan penting agar fasilitas tersebut dapat kembali dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Kegiatan well cleaning ini menjadi salah satu bentuk respons BTB BAZNAS Kabupaten Bandung dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan yang berkaitan dengan kebutuhan dasar. Selain penanganan kebencanaan, upaya menjaga akses terhadap air bersih juga menjadi bagian dari kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di lingkungan sekitar.

BAZNAS Kabupaten Bandung melalui BTB terus berupaya hadir bersama masyarakat dalam berbagai kondisi, termasuk membantu pemulihan fasilitas yang memiliki manfaat bagi kepentingan umum.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sumur Masjid Al-Barokah dapat kembali menghasilkan air yang layak digunakan sehingga kebutuhan warga dan jamaah, terutama untuk berwudu, dapat terpenuhi.***

23/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Hadiri Wakaf Al-Qur'an Bersama Lembaga Kemanusiaan Turki

KABUPATEN BANDUNG — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung, Dr. KH. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., menghadiri kegiatan Wakaf Al-Qur'an bersama International Networking for Humanitarian (INH) dan pihak dari Turki di Aula Pondok Pesantren Al-Basyariyah 2, Kabupaten Bandung, Minggu (20/9/2026).

Kegiatan yang diikuti para santri, pengasuh pesantren, serta perwakilan lembaga kemanusiaan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam membumikan Al-Qur'an sekaligus memperluas manfaat kegiatan filantropi Islam bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung menyampaikan apresiasi atas kepedulian lembaga kemanusiaan dari Turki dalam mendukung pendidikan Al-Qur'an di Indonesia, khususnya melalui program wakaf dan pendistribusian mushaf kepada para santri.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki semangat yang sejalan dengan berbagai program BAZNAS Kabupaten Bandung dalam meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan masyarakat, terutama upaya pengentasan buta huruf Al-Qur'an.

"BAZNAS Kabupaten Bandung memiliki komitmen untuk terus memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan Al-Qur'an. Melalui program Dai Pelosok, bantuan bisyaroh bagi ustadz dan ustadzah, peningkatan kapasitas atau upgrading para pengajar Al-Qur'an, serta program Sedekah Al-Qur'an, kami ingin memastikan bahwa masyarakat, termasuk yang berada di wilayah pelosok, memiliki kesempatan untuk belajar, membaca, dan memahami Al-Qur'an," ungkap KH. Yusuf Ali Tantowi.

Ia menegaskan bahwa pengentasan buta huruf Al-Qur'an tidak cukup hanya dengan menyediakan mushaf. Diperlukan pula kehadiran para pendidik yang kompeten, dukungan terhadap kesejahteraan guru ngaji, serta keberlanjutan proses pembelajaran.

Karena itu, BAZNAS Kabupaten Bandung terus mendorong penguatan program pendidikan keagamaan yang mengintegrasikan penyediaan sarana belajar dengan pemberdayaan para pengajar Al-Qur'an.

Membuka Peluang Kolaborasi dengan Lembaga Kemanusiaan Turki

Kehadiran perwakilan lembaga kemanusiaan dari Turki dalam kegiatan tersebut juga membuka harapan baru bagi BAZNAS Kabupaten Bandung untuk membangun kerja sama yang lebih luas.

KH. Yusuf Ali Tantowi berharap pertemuan ini dapat menjadi langkah awal untuk menjajaki kolaborasi, khususnya dalam program Sedekah Al-Qur'an yang diarahkan untuk membantu masyarakat yang masih mengalami keterbatasan akses terhadap pendidikan Al-Qur'an.

"Kami berharap ke depan BAZNAS Kabupaten Bandung dapat menjalin kerja sama dengan lembaga kemanusiaan dari Turki dalam program Sedekah Al-Qur'an. Kolaborasi ini diharapkan bukan hanya menghadirkan mushaf bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan bersama untuk mengentaskan buta huruf Al-Qur'an di Kabupaten Bandung," tuturnya.

Salah satu materi yang diperkenalkan dalam kegiatan ini adalah Mushaf Al-Qur'an Tawafuq, yang menampilkan keserasian tata letak lafaz-lafaz tertentu dalam mushaf. Tradisi penulisan ini dikaitkan dengan Badiuzzaman Said Nursi, ulama asal Turki, dan dikembangkan melalui penulisan mushaf oleh muridnya, Ahmad Husrev Efendi. 

Kehadiran mushaf tersebut menambah khazanah pengenalan Al-Qur'an dan memperlihatkan eratnya hubungan antara tradisi keilmuan Islam, pendidikan, dan gerakan kemanusiaan lintas negara.

Ajak Masyarakat Berzakat, Berinfak, dan Bersedekah melalui BAZNAS

Lebih lanjut, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Menurutnya, dukungan masyarakat melalui ZIS sangat penting untuk memperluas jangkauan program pemberdayaan umat, termasuk membantu para guru ngaji dan menghadirkan pendidikan Al-Qur'an bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan melalui BAZNAS Kabupaten Bandung merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat. Mari kita jadikan harta yang Allah titipkan sebagai jalan untuk menguatkan pendidikan Al-Qur'an, memuliakan para guru ngaji, dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan," ajaknya.

Ia juga mengingatkan bahwa semangat berbagi merupakan wujud nyata kecintaan seorang Muslim terhadap Al-Qur'an.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 261, infak di jalan Allah diumpamakan seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, dan pada setiap tangkai terdapat seratus biji.

"Insya Allah, ketika kita bersama-sama menguatkan gerakan ZIS, manfaatnya akan semakin luas. Kita ingin Kabupaten Bandung menjadi daerah yang masyarakatnya tidak hanya gemar membaca Al-Qur'an, tetapi juga mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya.

Melalui momentum wakaf Al-Qur'an bersama lembaga kemanusiaan dari Turki ini, BAZNAS Kabupaten Bandung optimistis dapat terus memperkuat jejaring kolaborasi, memperluas gerakan Sedekah Al-Qur'an, dan berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Bandung yang semakin Qur'ani.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. Bersama, kita hadirkan Al-Qur'an hingga ke pelosok dan wujudkan generasi yang melek Al-Qur'an.***

20/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
Hadiri PORSADIN VIII, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Ajak Santri Membiasakan Ibadah Maaliyah

KABUPATEN BANDUNG – Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Dr. KH. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., menghadiri pembukaan resmi Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VIII Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2026, Sabtu (19/9/2026), di Gedung Ormas Islam Kabupaten Bandung.

PORSADIN VIII diselenggarakan oleh DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Bandung sebagai sarana pengembangan potensi, kreativitas, sportivitas, serta pembentukan karakter santri madrasah diniyah.

Kegiatan tersebut diketuai Dr. H. Furqon Arifin, M.M.Pd., didampingi Sekretaris H. Hidayat, M.Pd., serta mendapat dukungan Ketua DPC FKDT Kabupaten Bandung Dr. H. Daud Nurdin, M.H.

Rangkaian pembukaan meliputi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Madrasah Diniyah Takmiliyah, laporan kegiatan, sambutan, serta pembukaan resmi.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung menyampaikan apresiasi kepada DPC FKDT, para guru diniyah, panitia, orang tua, dan seluruh pihak yang konsisten membina pendidikan keagamaan generasi muda.

“PORSADIN bukan sekadar kompetisi olahraga dan seni. Kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter untuk melahirkan santri yang sehat, disiplin, percaya diri, kreatif, sportif, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam,” ujar Yusuf Ali Tantowi.

Menurutnya, pendidikan diniyah memiliki posisi penting dalam membentuk generasi yang saleh secara pribadi sekaligus saleh secara sosial. Karena itu, para santri perlu dibimbing agar memiliki keseimbangan antara ibadah badaniyah dan ibadah maaliyah.

“Ibadah badaniyah dilaksanakan dengan anggota badan, seperti salat, puasa, mengaji, belajar, dan membantu orang tua. Sementara ibadah maaliyah diwujudkan melalui harta, seperti zakat, infak, dan sedekah. Keduanya harus ditanamkan agar kesalehan santri tumbuh secara paripurna,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yusuf mengutip atsar yang dinisbatkan kepada sahabat Abdullah bin Mas‘ud r.a.:

?????????? ????????? ?????????? ?????????? ??????????? ?????? ???? ??????? ????? ??????? ????

“Kalian diperintahkan mendirikan salat dan menunaikan zakat. Barang siapa tidak menunaikan zakat, maka tidak sempurna salatnya.”

Atsar tersebut, lanjutnya, menunjukkan eratnya hubungan antara salat dan zakat. Salat membangun hubungan seorang hamba dengan Allah Swt., sedangkan zakat menghadirkan kepedulian dan kemanfaatan bagi sesama.

“Orang yang rajin salat tetapi sengaja mengabaikan kewajiban zakat patut mengkhawatirkan kesempurnaan dan penerimaan ibadahnya. Jangan sampai kita tampak saleh ketika berada di masjid, tetapi tidak memiliki kepedulian terhadap tetangga, fakir miskin, anak yatim, dan masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” tegasnya.

Yusuf menjelaskan bahwa para santri memang belum seluruhnya berkewajiban menunaikan zakat mal. Namun, pemahaman dan kecintaan terhadap ibadah maaliyah perlu ditanamkan sejak dini melalui kebiasaan berinfak, bersedekah, berbagi makanan, dan membantu teman yang mengalami kesulitan.

“Berinfak tidak harus menunggu kaya. Anak-anak dapat belajar menyisihkan sebagian uang sakunya untuk berbagi. Nilainya mungkin kecil, tetapi kebiasaan tersebut akan menumbuhkan keikhlasan, empati, dan kepedulian yang besar,” tuturnya.

Pembiasaan tersebut diharapkan dapat melahirkan generasi muzaki masa depan, yaitu generasi yang tidak hanya sukses secara pendidikan dan ekonomi, tetapi juga memiliki kesadaran menunaikan zakat serta memberdayakan masyarakat.

BAZNAS Kabupaten Bandung terus mendorong penguatan literasi zakat, infak, dan sedekah di lingkungan keluarga, lembaga pendidikan, madrasah, serta masyarakat. Pendidikan zakat sejak dini menjadi bagian penting dalam membangun budaya berbagi dan semangat gotong royong.

“Dari madrasah diniyah harus lahir santri yang kuat imannya, luas ilmunya, mulia akhlaknya, tinggi prestasinya, dan besar kepeduliannya. Mereka bukan hanya menjadi ahli ibadah, tetapi juga calon muzaki dan penggerak kebaikan bagi umat,” kata Yusuf.

Ia berharap PORSADIN VIII dapat memperkuat silaturahmi antar-santri dan lembaga diniyah sekaligus melahirkan prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Bandung.

“Mari sempurnakan ibadah badaniyah dengan ibadah maaliyah. Salat mendekatkan kita kepada Allah, sedangkan zakat, infak, dan sedekah mendekatkan kita kepada sesama. Dari keseimbangan itulah akan lahir generasi santri yang paripurna dan membawa keberkahan bagi Kabupaten Bandung,” pungkasnya.***

19/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Bandung Gandeng Bank Muamalat dan PT Pos untuk Salurkan Insentif Ribuan Ustaz dan Ustazah
BAZNAS Kabupaten Bandung Gandeng Bank Muamalat dan PT Pos untuk Salurkan Insentif Ribuan Ustaz dan Ustazah
BAZNAS Kabupaten Bandung menggandeng Bank Muamalat dan PT Pos untuk penyaluran insentif ustaz dan Ustazah yang jumlahnya 1.100 orang. Kerja sama ini untuk memudahkan para ustaz dan ustazah dalam pengambilan insentif yang berasal dari APBD Kabupaten Bandung. "Kini ustaz dan Ustazah cukup datang ke kantor Pos yang ada di tiap kecamatan untuk pengambilan insentif ini," kata Muhammad Subhan sebagai EGM KCU PT Pos Bandung. Acara di Kantor Pos Soreang dihadiri Ibu Rian syahariany syam (deputi EVP Regional 3), Jakun Nowo Wibowo Asman (Jaskug Regional 3), Rusmayana (Manajer Ritel KCU), Erick Ermawan (Region Head Jabar Kalimantan 1 Bank Muamalat) dan ibu Widyanti Hidayat (Branch Manager KCU Bandung). Menurut Waka 4 BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Sarnapi, sesuai dengan visi dan misi Bupati Bandung Kang DS sehingga BAZNAS Kabupaten Bandung mendapatkan alokasi APBD untuk insentif ustaz dan Ustazah. "Tiap bulan ustaz dan ustazah mendapatkan Rp 100.000 ditambah dengan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan," katanya. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga memiliki program insentif bagi takmir masjid yang juga nilainya Rp 100.000 per bulan. "Untuk insentif takmir ini berasal pengumpulan zakat dan infak yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Bandung. Alhamdulillah kini ada 1.200 lebih takmir masjid yang mendapatkan insentif," katanya. Sedangkan Erick mengatakan, kerja sama dengan BAZNAS ini sudah berlangsung lama dengan Bank Muamalat memudahkan dalam pengumpulan maupun pendistribusian ZIS. "Sedangkan untuk distribusi bantuan ustaz dan ustazah ini kami menggandeng PT Pos yang memilki jaringan luas karena memang wilayah Kabupaten Bandung juga luas sekali," katanya.***
BERITA09/10/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Fasilitasi Pembuatan Rekening dan Penyaluran Insentif Ustaz/Ustazah
BAZNAS Kabupaten Bandung Fasilitasi Pembuatan Rekening dan Penyaluran Insentif Ustaz/Ustazah
Soreang — BAZNAS Kabupaten Bandung menyelenggarakan kegiatan pembuatan rekening dan penyaluran insentif bagi ustaz dan ustazah, Jumat 3 Oktober 2025, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bandung. Untuk diketahui pembuatan rekening dilakukan melalui Bank Muamalat sebagai mitra perbankan. Program insentif ustaz/ustazah ini merupakan bagian dari implementasi Program Guru Ngaji Kabupaten Bandung yang digagas oleh Bupati Bandung, dengan tujuan mendukung pemberantasan buta huruf Al-Qur’an di wilayah Kabupaten Bandung. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program ini. “Patut kita syukuri bersama, bukan masalah nilai, tapi sebesar apa rasa syukur kita kepada Allah atas ikhtiar ini,” ujarnya. Dari total sekitar 23 ribu ustaz dan ustazah yang terdata, sebanyak 17 ribu sudah tercakup dalam program tersebut. “Sisanya kita mencoba memfasilitasi, dititipkan ke BAZNAS Kabupaten Bandung agar seluruhnya bisa terakomodasi,” tambahnya. Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Sarnapi, menjelaskan bahwa ada tiga program yang saling terkait. “Di Kabupaten Bandung ada program Guru Ngaji yang digulirkan bupati, kemudian BAZNAS memegang dua program lainnya, yakni ustaz/ustazah dengan dana dari Pemkab, serta program takmir masjid. Ketiganya saling melengkapi,” terangnya. Dengan adanya sinergi ini, BAZNAS berharap kesejahteraan para ustaz dan ustazah semakin meningkat, sekaligus memperkuat peran mereka dalam mendidik generasi Qur’ani di Kabupaten Bandung.***
BERITA03/10/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan untuk Siswa Kurang Mampu di SMP Ibnu Abbas Cileunyi Kulon
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan untuk Siswa Kurang Mampu di SMP Ibnu Abbas Cileunyi Kulon
CILEUNYI — BAZNAS Kabupaten Bandung kembali menyalurkan bantuan kepada siswa kurang mampu, kali ini di SMP Ibnu Abbas, Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi. Bantuan berupa uang tunai tersebut diserahkan langsung kepada para siswa yang sebagian besar berasal dari keluarga yatim dan dhuafa. Di sekolah tersebut tercatat ada sekitar 67 siswa, dengan lebih dari 90% di antaranya merupakan anak yatim atau berasal dari keluarga kurang mampu. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan mereka dalam menjalani kegiatan belajar. Selain menyalurkan bantuan, BAZNAS Kabupaten Bandung bersama UPZ Desa dan Kecamatan juga melakukan sosialisasi kepada para guru dan aparatur desa. Sosialisasi ini mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS maupun UPZ agar manfaatnya dapat semakin luas dirasakan oleh warga, khususnya di Cileunyi Kulon. Langkah ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Bandung dalam memperkuat dukungan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga dhuafa serta mendorong kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan zakat.***
BERITA30/09/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke Wakil Ketua DPR RI H. Cucun Syamsurizal, Ini Hasilnya
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke Wakil Ketua DPR RI H. Cucun Syamsurizal, Ini Hasilnya
BAZNAS Kabupaten Bandung mengadakan silaturahmi dan audiensi kepada Wakil Ketua DPR RI H. Cucun Syamsurizal, Senin 22 September 2025. Pertemuan di ruang kerjanya Gedung Nusantara 3 DPR membahas berbagai hal seperti optimalisasi pengumpulan zakat infak dan sedekah (ZIS), hibah tanah untuk pengembangan Gedung BAZNAS Center, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Kabupaten Bandung. Hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tantowi, Wakil Ketua I H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua II H. Abdul Rauf, Wakil Ketua IV H. Sarnapi dan Kabag SAU Adjat Abdullah Mubarok. Menurut Yusuf Ali, BAZNAS Kabupaten Bandung terus berupaya meningkatkan pengumpulan ZIS karena hasilnya akan disalurkan langsung ke masyarakat. "Kalau hasil ZIS yang dikelola BAZNAS Kabupaten Bandung tidak akan diserahkan kepada luar wilayah. Alhamdulillah dalam tiga tahun terakhir ini pengumpulan terus naik dari Rp8 miliar tahun 2023, tahun 2024 menjadi Rp12 miliar dan kini sampai September sudah Rp12 miliar dari target Rp17 miliar," ujarnya. Pendistribusian ZIS selama ini kepada lima bidang yakni pendidikan, kesehatan, kepedulian sosial, pemberdayaan ekonomi dan bantuan bencana. "Tiap hari ada sekitar 30 permohonan bantuan dari warga kepada BAZNAS Kabupaten Bandung dan tren terus meningkat. Kalau tiap bulan ada 600 proposal dan tiap proposal anggap saja diberikan Rp1 juta, maka keluar Rp600 juta," ucapnya. Sedangkan status GBC, kata Yusuf, perlu kejelasan lebih jauh sehingga bisa diberdayakan oleh BAZNAS dengan lebih optimal. "Status tanah milik Pemkab Bandung dengan status hak guna pakai yang akan habis November 2025 ini. Kalau sudah ada hibah dari pemerintah akan lebih mudah dioptimalkan," katanya. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga membutuhkan mobil double cabin untuk penanggulangan bencana. "Kami titip kepada Pak Wakil Ketua DPR agar bisa mengakses bantuan mobil dari BPKH karena Kabupaten Bandung merupakan daerah rawan bencana," katanya. Sedangkan H. Cucun menyambut baik audiensi dari BAZNAS Kabupaten Bandung karena BAZNAS yang strategis sebagai tangan kiri pemerintah. "Kalau bupati memiliki APBD di tangan kanan, maka tangan kirinya dari BAZNAS karena bantuan BAZNAS tidak terlalu ribet untuk permohonannya," katanya.***
BERITA23/09/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke BAZNAS RI, Ini yang Jadi Pembahasan untuk Kebaikan Warga
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke BAZNAS RI, Ini yang Jadi Pembahasan untuk Kebaikan Warga
Sebelum bersilaturahmi dengan Wakil Ketua DPR RI H. Cucun Syamsurizal, rombongan BAZNAS Kabupaten Bandung melakukan silaturahmi ke BAZNAS RI, Senin 22 September 2025. Rombongan BAZNAS Kabupaten Bandung dipimpin Ketua H. Yusuf Ali Tantowi, Wakil Ketua 4 H. Sarnapi, Kabag SAU Adjat Abdullah Mubarok dan tim media Asep Rian. Sedangkan dari BAZNAS RI hadir bagian Pendistribusian Marwan dan Agung serta Humas BAZNAS RI H. Mas'ud. Menurut Yusuf Ali, kedatangan ke BAZNAS RI untuk silaturahmi sekaligus mengetahui berbagai program penghimpunan maupun pendistribusian. "Khususnya soal pengiriman Pekerja Migran dari Kabupaten Bandung ke Jepang yang nantinya akan dibantu Pak Bupati dan BAZNAS Kabupaten Bandung," ujarnya. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga belajar mengenai berbagai program pemberdayaan masyarakat baik program ayam goreng (Z-chicken), kopi (Z-coffee), kendaraan bermotor (Z-auto) dan lain-lain. Sedangkan Marwan menyatakan, program pengiriman tenaga kerja ke Jepang kerja sama antara Kemenaker, Disnaker kabupaten dan kota serta BAZNAS RI. "Untuk pelatihan tahap satu selama dua bulan untuk bahasa Jepang dan pembentukan karakter dengan biaya sekitar Rp8 juga sampai Rp15 juta," ujarnya. Sedangkan untuk pelatihan tahap kedua berupa wawancara dari asosiasi perusahaan Jepang (IM Jepang) dan yang lolos akan masuk ke Balai Pelatihan Tenaga Kerja di Bekasi dengan biaya dari Kemenaker dan IM Jepang. "Kesulitannya pada biaya tahap satu khususnya bagi kalangan kurang mampu. Nah di sini BAZNAS RI maupun BAZNAS kabupaten dan kota bisa membantu," katanya.***
BERITA22/09/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Peresmian Masjid Jami Al-Fitroh, BAZNAS Kab. Bandung Hadir Serahkan Bantuan Sosial
Peresmian Masjid Jami Al-Fitroh, BAZNAS Kab. Bandung Hadir Serahkan Bantuan Sosial
MAJALAYA — Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, menghadiri langsung acara peresmian Masjid Jami Al-Fitroh yang berlokasi di Kampung Sindangsari, Desa Cikasungka, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, Minggu (21/9). Peresmian masjid ini dipimpin oleh Bupati Kabupaten Bandung dan turut dirangkaikan dengan kegiatan penyerahan paket sembako kepada kaum duafa, yatim, dan masyarakat prasejahtera di sekitar lingkungan masjid. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tantowi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pembangunan Masjid Jami Al-Fitroh. Menurutnya, masjid bukan hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial, dakwah, dan pemberdayaan umat. “BAZNAS Kabupaten Bandung akan terus hadir bersama masyarakat, tidak hanya dalam program penghimpunan dan penyaluran zakat, tetapi juga mendukung kegiatan sosial keagamaan, seperti pembangunan dan peresmian masjid. Semoga Masjid Al-Fitroh menjadi pusat syiar Islam yang membawa manfaat luas bagi umat,” ungkapnya. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan pembagian paket sembako kepada warga yang hadir. Suasana penuh kebersamaan tampak dari antusiasme masyarakat sekitar yang menyambut peresmian masjid dengan penuh syukur.***
BERITA21/09/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Antisipasi Bencana Alam, BTB BAZNAS Kabupaten Bandung Ikuti Pelatihan dan Dikukuhkan BAZNAS RI
Antisipasi Bencana Alam, BTB BAZNAS Kabupaten Bandung Ikuti Pelatihan dan Dikukuhkan BAZNAS RI
BOGOR - BAZNAS Tanggapan Bencana (BTB) BAZNAS kabupaten Bandung mengikuti pendidikan dan pelatihan tim tanggap bencana selama hampir 10 hari. Pelatihan di Pusdiklat Basarnas daerah Cariu, Jonggol, Kabupaten Bogor, ini ditutup pada Senin 15 September 2025. Acara yang dihadiri Pimpinan BAZNAS RI bidang pendistribusian dan Pendayagunaan Nyai Hj. Saidah Sakwan, sekaligus diisi dengan pengukuhan BTB BAZNAS. Menurut Direktur Bina Potensi Basarnas, Agus Haryono, dalam penanggulangan bencana alam harus melibatkan semua kalangan termasuk BAZNAS. "Kami tak bisa bekerja sendiri melainkan harus melibatkan semua potensi yang ada di masyarakat. Tidak ada super man, tapi yang ada super team," katanya. Pelibatan potensi SAR termasuk dari kalangan BAZNAS akan selalu dilibatkan dalam pencarian maupun penyelamatan saat terjadi bencana. "Hal ini untuk mengantisipasi hal Kedaruratan yang mengancam jiwa manusia," katanya yang meminta selesai pelatihan para peserta harus siap apabila terjadi bencana. Untuk diketahui BAZNAS Kabupaten Bandung mengirimkan staf BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yakni Asep Nugraha.***
BERITA15/09/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Terima Kunjungan LAZ Musa’adatul Ummah, Kunjungi Gedung Baznas Centre dan Z Corner Al Fathu
BAZNAS Kabupaten Bandung Terima Kunjungan LAZ Musa’adatul Ummah, Kunjungi Gedung Baznas Centre dan Z Corner Al Fathu
SOREANG – BAZNAS Kabupaten Bandung menerima kunjungan dari LAZ Musa’adatul Ummah (Al Masoem) ke Gedung BAZNAS Centre dan Z-Corner Al Fathu Soreang, Rabu (10/9/2025). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Cileunyi pada 4 September 2025 lalu. Dalam kesempatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung diwakili oleh Wakil Ketua IV, H. Sarnapi, yang menyambut langsung jajaran LAZ Musa’adatul Ummah. Turut hadir Ketua LAZ Musa’adatul Ummah, H. Evan Agustianto, beserta seluruh pengurus. Agenda kunjungan meliputi diskusi sinergi program zakat serta peninjauan Z-Corner Al Fathu, yang saat ini dikembangkan sebagai pusat kuliner berbasis masjid. Kehadiran Z-Corner diharapkan menjadi model pemberdayaan ekonomi umat sekaligus ruang silaturahmi bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi antar lembaga amil zakat demi menghadirkan layanan zakat yang lebih dekat serta kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Bandung.***
BERITA11/09/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Peringatan Maulid Nabi dan Pendistribusian Massal Zakat Infak Sedekah
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Peringatan Maulid Nabi dan Pendistribusian Massal Zakat Infak Sedekah
SOREANG – BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H yang dirangkaikan dengan Pendistribusian Massal Zakat, Infak, dan Sedekah pada Rabu 10 September 2025, bertempat di Gedung BAZNAS Centre, Soreang. Acara ini diisi langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung, di antaranya Wakil Ketua I H. Jamjam Erawan dan Wakil Ketua II H. Abdul Rouf, serta para penerima manfaat (mustahik). Untuk diketahui sejumlah 150 penerima manfaat hadir dalam gebyar pendistribusian ini dengan rincian bantuan yaitu Kesehatan, kemanusiaan, syiar islam, pendidikan dan modal usaha. Dalam sambutannya, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, menyampaikan apresiasi kepada para penerima manfaat yang telah menjadi bagian penting dalam ekosistem zakat. “Bapak dan ibu merupakan bagian tak terpisahkan dari proses pengelolaan zakat. Tanpa bapak dan ibu semuanya, pengelolaan zakat tidak akan berjalan dengan baik. Mohon doanya semoga para muzaki diberikan kesehatan lahir batin, dimudahkan urusannya, serta istiqamah berzakat dan berinfak melalui BAZNAS,” ungkapnya. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, mengingatkan pentingnya sikap mental dalam menerima segala ketentuan Allah SWT. “Kuatkan mental, bahagia dan kecewa semuanya dari Allah. Mudah-mudahan apa yang sudah diterima bisa bermanfaat buat keluarga, berkah untuk semua. Terima kasih kepada para munfiq, mutashodiq, muzakki yang sudah menitipkan zakat infak sedekahnya kepada BAZNAS Kab Bandung,” pesannya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap semangat meneladani akhlak Rasulullah dalam momentum Maulid Nabi dapat menjadi penguat bagi amil, muzaki, maupun mustahik, sehingga zakat semakin membawa keberkahan dan manfaat nyata bagi masyarakat.***
BERITA10/09/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung, Bank Muamalat, dan Kantor Pos Bahas Penyaluran Insentif Ustaz-Ustazah dan Takmir Masjid
BAZNAS Kabupaten Bandung, Bank Muamalat, dan Kantor Pos Bahas Penyaluran Insentif Ustaz-Ustazah dan Takmir Masjid
BANDUNG – BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar pertemuan bersama Bank Muamalat dan Kantor Pos pada Selasa (9/9/2025) di Bandung. Hadir dalam pertemuan ini Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tantowi, Wakil Ketua I H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua IV H. Sarnapi, serta jajaran dari Bank Muamalat dan Kantor Pos. Pertemuan ini membahas mekanisme baru penyaluran insentif bagi ustaz-ustazah dan takmir masjid. Jika sebelumnya pencairan insentif rutin dari BAZNAS Kabupaten Bandung hanya dapat dilakukan melalui Bank Muamalat, ke depan penerima manfaat juga bisa mengambil secara tunai (cash) di Kantor Pos terdekat. Langkah ini diharapkan semakin mendekatkan pelayanan BAZNAS kepada para penerima manfaat, khususnya para ustaz-ustazah dan takmir masjid yang selama ini menjadi bagian penting dalam dakwah dan pengelolaan rumah ibadah di Kabupaten Bandung. Dengan adanya kerja sama ini, penerima manfaat akan memiliki pilihan yang lebih fleksibel untuk mencairkan insentifnya, baik melalui Bank Muamalat maupun Kantor Pos.***
BERITA09/09/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung dan LAZ Musa’adatul Ummah (Al Masoem) Teken MoU Sinergi Pemberdayaan Umat
BAZNAS Kabupaten Bandung dan LAZ Musa’adatul Ummah (Al Masoem) Teken MoU Sinergi Pemberdayaan Umat
CILEUNYI – BAZNAS Kabupaten Bandung menjalin kerja sama strategis dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Musa’adatul Ummah (Al Masoem) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang digelar pada Kamis 4 September 2025. Acara yang berlangsung di Kabupaten Bandung ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tantowi, Wakil Ketua I H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua IV H. Sarnapi, serta jajaran pengurus. Dari pihak LAZ Musa’adatul Ummah hadir Ketua LAZ H. Evan Agus, Bendahara Mulyadi, dan jajaran lainnya. Ketua LAZ Musa’adatul Ummah, H. Evan Agustianto, menyampaikan pentingnya kolaborasi antar lembaga zakat dan organisasi masyarakat Islam di Jawa Barat. “Perusahaan ini adalah kerjasama umat Muslim dengan ormas se-Jawa Barat. Untuk LAZ, ada beberapa kegiatan yang dilakukan. Seluruh infak dan sedekahnya dikelola oleh LAZ. Harapan kita, insya Allah makin terjalin sinergi antara kita semua,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, menegaskan pentingnya kemitraan dalam memperluas jangkauan manfaat zakat. “Kami tentunya berharap program-program distribusi nantinya bisa bersinergi. Mudah-mudahan sinergitas kita bisa betul-betul terajut. Kami juga didorong BAZNAS RI dalam bidang pemberdayaan, dari mustahik menjadi muzaki. Saya kira sangat pas kehadiran Al Masoem di Kabupaten Bandung untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya. Melalui MoU ini, BAZNAS Kabupaten Bandung dan LAZ Musa’adatul Ummah sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah. Sinergi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Bandung.***
BERITA04/09/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pelatihan Sistem Informasi dan Pelayanan Bersama BAZNAS Sumedang
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pelatihan Sistem Informasi dan Pelayanan Bersama BAZNAS Sumedang
SOREANG – BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar pelatihan sistem informasi dan pelayanan yang dipandu langsung oleh tim BAZNAS Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, Rabu-Kamis (3–4 September 2025), bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bandung. Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk serius mengikuti pelatihan dan menjadikannya sebagai momentum peningkatan kapasitas.“Mari kita bersama-sama upgrade diri kita, mengikuti instruksi pelatihan dari BAZNAS Sumedang. Kalau tidak ditunjukkan kebaikan-kebaikan, kita akan menjadi fitnah. Saya hanya ingin BAZNAS betul-betul bisa menunjukkan kehadirannya,” tegasnya. Sementara itu, perwakilan BAZNAS Kabupaten Sumedang, Dedi Supriatna, menyampaikan kesiapan pihaknya untuk berbagi pengalaman dalam pengelolaan sistem.“Kami siap untuk sharing seputar sistem tersebut secara keseluruhan, dari mulai penerimaan (penghimpunan) hingga penyaluran. Dari sektor digital, Alhamdulillah kita bisa memberi dampak,” ujarnya. Melalui pelatihan ini, diharapkan BAZNAS Kabupaten Bandung semakin optimal dalam memanfaatkan sistem informasi, sehingga pelayanan zakat, infak, dan sedekah dapat dilakukan lebih transparan, efektif, dan berdampak luas bagi masyarakat.***
BERITA03/09/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS RI Adakan Rakornas Sekaligus Peluncuran Program Pendidikan
BAZNAS RI Adakan Rakornas Sekaligus Peluncuran Program Pendidikan
Seperti tahun sebelumnya, Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) menggelar rapat koordinasi Nasional (Rakornas) dari Selasa sampai Jumat, 26-29 Agustus 2025. Pembukaan acara dihadiri Menag Prof. Dr. KH. Nazaruddin Umar, Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani, Ketua Umum MUI KH. Anwar Iskandar, Ketua Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Dr. Fadlul Imansyah, Direktur Pemberdayaan Wakaf dan Zakat Kemenag H. Waryono Abdul Ghofur, dan para undangan lainnya. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS RI meluncurkan tiga program bidang pendidikan mulai dari pemberian beasiswa sampai madrasah layak belajar berupa perbaikan fasilitas Madrasah Ibtidaiyah (MI). Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Prof. KH. Noor Ahmad, selama ini masih ada yang kurang faham sehingga BAZNAS dikatakan Basarnas. "Namun saat ini kondisinya sudah terbalik sehingga orang yang mau menyebut Basarnas ternyata menyebutnya BAZNAS," katanya. Dengan terlaksananya Rakornas BAZNAS 2025 dan peluncuran program-program pendidikan, diharapkan peran zakat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta menjadi pilar penting dalam membangun generasi yang cerdas, berdaya, dan berakhlak mulia.***
BERITA26/08/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Pembinaan Guru PAI, BAZNAS Kabupaten Bandung Ajak Gerakkan Zakat di Lingkungan Sekolah
Pembinaan Guru PAI, BAZNAS Kabupaten Bandung Ajak Gerakkan Zakat di Lingkungan Sekolah
SOREANG — BAZNAS Kabupaten Bandung bersama UPZ Kemenag menggelar kegiatan pembinaan peningkatan mutu dan kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) pada Rabu, 6 Agustus 2025, bertempat di Gedung Ormas Soreang. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tantowi, Wakil Ketua I H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua IV H. Sarnapi, Ketua UPZ Kemenag Hj. Nana Rostiana, dan Kasi PAIS Kemenag H. Azis Kawakibi. Ketua UPZ Kemenag, Hj. Nana Rostiana, menyampaikan apresiasinya kepada para guru PAI yang hadir, baik yang berstatus PNS, CPNS, maupun PPPK. “Kami sangat bangga dan apresiasi kepada guru PAI, baik PNS, CPNS, atau PPPK. Dari UPZ dan BAZNAS, kami mengajak, ketika mendapatkan sesuatu — baik itu honor, gaji, atau apapun namanya — mari kita bersihkan. Membersihkan harta kita, membersihkan jiwa kita,” ucapnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, menekankan bahwa zakat bukan hanya soal kewajiban, tetapi juga bentuk kesadaran spiritual atas harta yang dititipkan oleh Allah SWT. "Memberi tidak akan pernah mengurangi harta. Bukan berkurang tapi terus bertambah. Esensinya, harta yang ada pada diri kita adalah harta titipan Allah,” ujarnya. “BAZNAS mengajak, mulai dari diri kita, mari gerakkan zakat di sekolah masing-masing dengan membuat UPZ sekolah. Dan Bapak-Ibu guru bisa menjadi penggeraknya.” Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat peran strategis GPAI dalam edukasi zakat di lingkungan sekolah, serta membentuk kultur positif dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sejak dini.***
BERITA06/08/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kab. Bandung Laporkan Penghimpunan Zakat Bulan Juli 2025 dalam Siraman Rohani ASN
BAZNAS Kab. Bandung Laporkan Penghimpunan Zakat Bulan Juli 2025 dalam Siraman Rohani ASN
Soreang, 4 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menyampaikan laporan penghimpunan zakat bulan Juli 2025 dalam kegiatan Siraman Rohani (SIROH) ASN se-Kabupaten Bandung yang digelar pada Senin, 4 Agustus 2025. Siraman Rohani merupakan agenda rutin bulanan yang diikuti para ASN di lingkungan Pemkab Bandung, sebagai sarana pembinaan rohani dan penguatan nilai-nilai kerja Islami. Pada kesempatan tersebut, hadir pula Bupati Bandung, H. M. Dadang Supriatna yang memberikan arahan penting terkait zakat profesi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat. “Zakat mal (profesi) itu bukan untuk saya, tapi untuk pribadi. Jadi saya tidak pernah meminta dan memerintah untuk memotong, tapi saya mengajak: yuk, babarengan masuk ke surga-Nya Allah,” tutur Bupati Bandung di hadapan para ASN. Beliau juga menekankan pentingnya transparansi dalam pelaporan zakat oleh lembaga resmi: “Tapi saya mohon untuk BAZNAS, dalam penyampaian pendapatan itu juga disampaikan ‘dipakai ke mana uangnya?’” Kegiatan diawali dengan lantunan tilawah Al-Qur’an oleh H. Abdul Rouf, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung yang membidangi Pendistribusian dan Pendayagunaan. Sementara itu, laporan penghimpunan bulan Juli disampaikan oleh H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa realisasi penghimpunan mengalami sedikit penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. “Dari total Rp870 juta sekian, zakat yang masuk mencapai Rp640 juta lebih,” ujarnya. H. Jamjam pun mengapresiasi para ASN yang konsisten menunaikan kewajiban zakatnya melalui BAZNAS: “Terima kasih atas kesadaran membayar zakat melalui BAZNAS. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan membawa keberkahan bagi semuanya,” tutupnya. BAZNAS Kabupaten Bandung terus berkomitmen menjaga transparansi dan membangun kepercayaan publik dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah—sekaligus memperkuat sinergi dengan ASN sebagai garda terdepan muzaki daerah.***
BERITA04/08/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Sosialisasikan Zakat Infak Sedekah di SMPN 2 Margahayu
BAZNAS Kabupaten Bandung Sosialisasikan Zakat Infak Sedekah di SMPN 2 Margahayu
MARGAHAYU – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung terus mendorong penguatan peran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan pendidikan. Hal ini ditunjukkan dengan pelaksanaan kegiatan sosialisasi di SMPN 2 Margahayu pada Senin, 21 Juli 2025, yang dihadiri langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan. Dalam kesempatan tersebut, H. Jamjam menyampaikan potensi besar ZIS di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di Kabupaten Bandung. "ASN Kab. Bandung ada 22 ribu. Kalau dipukul rata infaknya Rp100 ribu, sebulan bisa mencapai Rp2,2 miliar," ujarnya. Ia mengajak seluruh elemen, termasuk tenaga pendidik dan peserta didik, untuk bersama-sama mengoptimalkan pengelolaan ZIS melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. "Marilah kita bersama-sama, optimalisasi zakat infak sedekah melalui BAZNAS Kab. Bandung," ajaknya. Menurut H. Jamjam, sektor pendidikan masih menjadi tantangan dalam optimalisasi ZIS. Padahal, sektor ini menyimpan potensi luar biasa untuk turut serta dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. "Salah satu yang menjadi problem, belum dioptimalkan yaitu di Dinas Pendidikan," jelasnya. Namun, pihaknya mengapresiasi langkah positif dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung yang kini mulai aktif mendorong optimalisasi ZIS di lingkungannya. "Kepala dinas sekarang membuat surat, optimalisasi zakat infak dan sedekah," tambahnya. H. Jamjam juga menegaskan pentingnya tata kelola yang aman dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. "Ada norma-norma hukum yang harus kita jalankan. Prinsip kami: aman syar'i, aman regulasi, aman NKRI," tegasnya. Sebagai langkah konkret, BAZNAS Kabupaten Bandung mendorong pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di sekolah-sekolah. "Kami harapkan dapat membentuk UPZ di sekolah. Nanti kepala sekolah yang mengawasi, disitu dikumpulkan," tutupnya. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan sinergi antara BAZNAS dengan dunia pendidikan dalam menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di kalangan generasi muda dan tenaga pendidik.***
BERITA21/07/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
STIT Manggala Silaturahmi ke BAZNAS Kabupaten Bandung, Ini yang Dibahas
STIT Manggala Silaturahmi ke BAZNAS Kabupaten Bandung, Ini yang Dibahas
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Manggala melakukan silaturahmi kepada BAZNAS Kabupaten Bandung, Kamis 17 Juli 2025. Civitas akademika STIT Manggala dipimpin H. Ahmad Fuad Ruhiyat, S.Pd., M.Ud, diterima Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi dan Wakil Ketua 4 H. Sarnapi. Menurut Ahmad Fuad, kedatangan STIT Manggala yang beralamat di Maruyung Kidul RT 04/ RW 02, Jl Raya Pacet KM.08 Ciparay Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung untuk menjalin kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung. "Kerja sama untuk saling memajukan antra STIT Manggala dengan BAZNAS Kabupaten Bandung karena sama-sama memajukan masyarakat. Karena BAZNAS juga banyak membantu warga dalam bidang pendidikan," ujarnya. Dia menambahkan, BAZNAS kabupaten Bandung memiliki program kerja penyaluran dan pendayagunaan dana ZIS yang bisa bekerja sama dengan STIT Manggala untuk pendistribusiannya. Sedangkan Yusuf Ali Tantowi mengatakan, pihaknya sedang menggencarkan pembentukan unit Pengumpulan Zakat (UPZ) sekolah dan madrasah termasuk perguruan tinggi. "Nantinya UPZ yang menjadi koordinator dalam pengumpulan ZIS baik dosen maupun mahasiswa. Dengan adanya UPZ bisa menghilangkan dari kesan pungli," katanya. Pengumpulan ZIS dari kampus ini akan dikembalikan lagi kepada pihak kampus untuk santunan mahasiswa kurang mampu maupun kebutuhan pendidikan lainnya. "Dana ZIS yang terkumpul lalu disetorkan kepada BAZNAS. Silakan ajukan program pemanfaatan dana ZIS yang telah terkumpul kepada BAZNAS untuk pemanfaatan dana ZIS yang sudah disetorkan," katanya.***
BERITA17/07/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung dan PGRI Tandatangani MoU Optimalisasi ZIS di Lingkungan Pendidikan
BAZNAS Kabupaten Bandung dan PGRI Tandatangani MoU Optimalisasi ZIS di Lingkungan Pendidikan
Katapang — Dalam upaya memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan dunia pendidikan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bandung resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU), Selasa (15/7), di Gedung PGRI Kabupaten Bandung. Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Enjang Wahyudin, Ketua PGRI Kabupaten Bandung Yusuf Salim beserta jajaran, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tantowi dan Wakil Ketua IV H. Sarnapi. Ketua PGRI Yusuf Salim menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis untuk mendorong keterlibatan aktif para guru dan anggota PGRI dalam menunaikan kewajiban ZIS. “Mudah-mudahan kami sebagai pengurus dapat mendorong secara optimal dan lebih maksimal peran serta anggota untuk menyisihkan hartanya dalam zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya. Ia juga menambahkan, kolaborasi ini tak hanya mencakup sisi penghimpunan, tetapi juga penyaluran dana ZIS kepada para mustahik, termasuk guru atau tenaga pendidikan yang tergolong berhak menerima bantuan, khususnya di luar jangkauan APBD. Kepala Dinas Pendidikan, Enjang Wahyudin, menyambut baik kerja sama ini dan menyebutnya sebagai bentuk nyata dari sinergi antara lembaga pendidikan dan lembaga zakat. “MoU ini merupakan salah satu upaya dari Disdik Kabupaten Bandung, khususnya PGRI, untuk ikut berperan menyelesaikan masalah pendidikan ke depan. Kolaborasi ini diharapkan bisa memberikan manfaat nyata bagi para guru,” tuturnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS H. Yusuf Ali Tantowi menegaskan bahwa BAZNAS hadir untuk memfasilitasi gerakan berbagi secara terorganisir agar lebih berdampak. “Insya Allah, ini merupakan bentuk konkret kehadiran kita di organisasi untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Dalam rangka membentuk karakter dan akhlak berbagi. Kalau masyarakatnya rajin berbagi, pasti akan berkah,” ungkapnya. Melalui kerja sama ini, diharapkan lahir sistem pengelolaan ZIS yang lebih terstruktur di lingkungan PGRI dan dunia pendidikan secara umum, serta memberikan keberkahan dan kebaikan yang luas bagi umat, khususnya para pendidik di Kabupaten Bandung.***
BERITA15/07/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke Ketua DPRD, Bahas Sinergi Penguatan ZIS di Daerah
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke Ketua DPRD, Bahas Sinergi Penguatan ZIS di Daerah
SOREANG — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung melakukan kunjungan silaturahmi dan audiensi dengan Ketua DPRD Kabupaten Bandung Reni Rahayu Fauzi, bertempat di Gedung DPRD, Soreang. Pertemuan ini menjadi ajang strategis untuk membahas sinergi penguatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Kabupaten Bandung, serta proyeksi pengelolaan zakat ke depan. Hadir dalam audiensi tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tantowi, Wakil Ketua I H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua IV H. Sarnapi, Kabag Penghimpunan Asrofil Anam, dan Kabag Keuangan Adjat Abdullah. Dalam pemaparannya, Ketua BAZNAS H. Yusuf Ali Tantowi menyampaikan capaian penghimpunan dan pendistribusian ZIS yang telah dilakukan hingga pertengahan tahun 2025. Ia juga menekankan pentingnya penguatan dua aspek utama dalam pengelolaan zakat di Kabupaten Bandung, yaitu pengumpulan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan transformasi digital. “Kami ingin masyarakat semakin mudah mengakses informasi dan menyalurkan zakatnya, terutama lewat kanal digital. Disamping itu, optimalisasi UPZ di tingkat kecamatan dan desa terus menjadi fokus kami,” ujar H. Yusuf. Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Reni Rahayu Fauzi menyatakan dukungan penuh terhadap kiprah BAZNAS. Ia bahkan membuka peluang kolaborasi dengan BAZNAS di berbagai agenda kunjungan DPRD ke kecamatan-kecamatan. “Jika saya ada agenda turun ke kecamatan, saya siap menyisipkan sesi bagi BAZNAS untuk menyampaikan edukasi dan sosialisasi langsung ke masyarakat,” ujar Reni. Wakil Ketua I H. Jamjam Erawan turut menambahkan bahwa BAZNAS tidak hanya fokus pada aspek penghimpunan, tetapi juga mendistribusikan dana umat secara tepat sasaran. Termasuk dalam bentuk program pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kemanusiaan. Kunjungan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menggali potensi ZIS yang ada di masyarakat serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat, sejalan dengan target penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung tahun 2025 sebesar Rp17 miliar.***
BERITA14/07/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pembinaan Amil, Hadirkan BAZNAS Kabupaten Sumedang Bahas Sistem Digital
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pembinaan Amil, Hadirkan BAZNAS Kabupaten Sumedang Bahas Sistem Digital
SOREANG — Dalam rangka meningkatkan kapasitas amil dan sistem pengelolaan zakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan pembinaan amil pada Jumat, 11 Juli 2025. Pada kesempatan ini, BAZNAS Kabupaten Sumedang diundang secara langsung sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman mengenai penerapan Sistem Informasi BAZNAS (SIMBAZ) yang telah mereka kembangkan. Acara pembinaan berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Bandung dan dibuka oleh Wakil Ketua IV Bidang SDM dan Umum, H. Sarnapi. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, serta jajaran pelaksana dan staf teknis. Hadir sebagai narasumber utama, Dedi Supriatna, S.Pd.I., M.M., Sekretaris BAZNAS Kabupaten Sumedang, didampingi oleh Ade Nurlela, Kepala Pelaksana. Dalam sesi sharing, Dedi menjelaskan bahwa SIMBAZ telah digunakan sejak tahun 2012 dan terbukti mempercepat serta mempermudah berbagai proses dalam manajemen zakat, infak, dan sedekah. “Digitalisasi ini hadir karena kebutuhan sistem yang lebih stabil dan mudah diakses secara lokal, terlebih ketika sistem dari pusat (BAZNAS RI) mengalami kendala konektivitas di daerah,” jelas Dedi. Sistem digital tersebut telah menjadi rujukan berbagai BAZNAS di tingkat kabupaten/kota dan provinsi karena kestabilan dan kemandiriannya. BAZNAS Kabupaten Bandung berharap kegiatan ini dapat menjadi titik awal transformasi digital yang lebih terstruktur dan efisien dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.***
BERITA11/07/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bandung.

Lihat Daftar Rekening →