WhatsApp Icon
Dorong Pemberdayaan Ekonomi Umat, BAZNAS Kab Bandung Teken MoU dengan Telkom University

DAYEUHKOLOT, 22 JANUARI 2026 — BAZNAS Kabupaten Bandung resmi menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Center of Excellence (CoE) Smart MSME & Halal Ecosystem (SHE) Telkom University pada Kamis, 22 Januari 2026. Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dengan institusi pendidikan tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung diwakili langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi wadah sinergi dalam pengembangan program-program berbasis pemberdayaan dan keilmuan, khususnya yang berkaitan dengan ekonomi umat dan ekosistem halal.

Secara umum, ruang lingkup MoU ini mencakup kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya kelembagaan. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendorong inovasi dan penguatan kapasitas lembaga, baik di lingkungan BAZNAS maupun Telkom University.

Dalam kegiatan tersebut, H. Yusuf Ali Tantowi juga memaparkan salah satu program terbaru BAZNAS Kabupaten Bandung yang baru saja diluncurkan, yakni program Z Kosmetik. Program ini merupakan salah satu bentuk upaya BAZNAS dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor usaha berbasis produk halal.

“Bentuk programnya merupakan paket yang diberikan oleh BAZNAS,” ujarnya.

Melalui penandatanganan MoU ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap dapat memanfaatkan dukungan akademik, riset, dan inovasi dari Telkom University, khususnya CoE Smart MSME & Halal Ecosystem (SHE), dalam mengembangkan program-program pemberdayaan yang lebih terukur dan berdampak luas.

Kerja sama ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan pengabdian, sekaligus memperkuat peran zakat dalam mendukung pembangunan sosial dan ekonomi di Kabupaten Bandung.***

22/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Perkuat Kolaborasi dengan Disnaker dalam Implementasi ZIS

SOREANG, 20 JANUARI 2026 — BAZNAS Kabupaten Bandung berkesempatan hadir dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bandung pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema Implementasi Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Disnaker Kabupaten Bandung H. Dadang Komara, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tantowi, serta Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS dan Disnaker dalam mendorong optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan dunia usaha dan ketenagakerjaan.

Dalam pemaparannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tantowi menjelaskan bahwa keberadaan ZIS tidak hanya berdampak pada aspek sosial kemasyarakatan, tetapi juga memiliki manfaat lain yang strategis.

Menurutnya, selain menjadi solusi berbagai persoalan sosial, zakat, infak, dan sedekah juga dapat menjadi pengurang pajak bagi para muzakki atau wajib zakat. Hal ini menjadi salah satu nilai tambah yang dapat mendorong peningkatan kesadaran berzakat di kalangan perusahaan maupun para pekerja.

Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan memaparkan tentang kewajiban menunaikan zakat bagi mereka yang telah mencapai nisab.

“Rizki akan bersih, jiwa akan tenang. Kalau tidak mencapai nisab, dianjurkan untuk berinfak,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya legalitas dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar tidak terjadi penyimpangan atau praktik pungutan liar.

“Kami harapkan ke depan bapak dan ibu yang punya perusahaan membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ),” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan UPZ di lingkungan perusahaan akan memberikan manfaat besar, baik bagi perusahaan maupun karyawan.

“Manfaatnya akan kembali lagi kepada karyawan ibu bapak semua,” tambahnya.

Untuk diketahui, sebelumnya BAZNAS Kabupaten Bandung bersama Disnaker Kabupaten Bandung telah menjalin kolaborasi dalam menggali potensi ZIS di kalangan perusahaan dan pekerja. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui program bertajuk Pekerja Berkah, Masyarakat Sejahtera.

Program ini bertujuan untuk menghimpun zakat, infak, dan sedekah dari kalangan pekerja, yang nantinya akan disalurkan kembali untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial serta membantu kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak perusahaan di Kabupaten Bandung yang tergerak untuk membentuk UPZ serta berpartisipasi aktif dalam gerakan zakat. Sinergi antara BAZNAS dan Disnaker Kabupaten Bandung diharapkan dapat terus berlanjut guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih luas dan merata.***

20/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
HUT ke-25 BAZNAS, BAZNAS Kabupaten Bandung Perkuat Pemberdayaan lewat Z-Kosmetika

SOREANG, 20 JANUARI 2026 — BAZNAS Kabupaten Bandung memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 BAZNAS dengan rangkaian kegiatan berupa peluncuran program Z-Kosmetika, istigasah, serta penyerahan bantuan kepada 50 penerima manfaat. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung BAZNAS Center, pada Selasa, 20 Januari 2026.

Acara dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kabupaten Bandung Hj. Nana Rostiana, serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Pemkab Bandung, H. Erwin Rinaldi.

Turut hadir sejumlah mitra pengusaha yang selama ini bersinergi dengan BAZNAS dalam pemberdayaan masyarakat, di antaranya dr. Titin Nugroho Rini dari PT Marizk Mahkota Rizki, Bunda Liena Mulyadi dari Koperasi Lumbung Indonesia, Krisna selaku pengusaha Fintech Syariah dan penyalur tenaga kerja ke Jepang, Nicolaus Iskandar dari Yayasan Brader, serta Binar dari Lokapala Parking.

Wakil Ketua Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Bandung, Ustaz H. Jamjam Erawan, menyampaikan bahwa capaian pengumpulan zakat, infak, dan sedekah pada tahun 2025 berhasil melampaui target. Dari target sebesar Rp17 miliar, BAZNAS Kabupaten Bandung mampu menghimpun dana hingga Rp17,5 miliar.

Untuk tahun 2026, BAZNAS Kabupaten Bandung menargetkan pengumpulan ZIS sebesar Rp18 miliar sesuai ketetapan BAZNAS RI. Namun demikian, pihaknya optimistis capaian tersebut dapat melampaui target hingga Rp24 miliar. Adapun pendistribusian dan pendayagunaan ZIS difokuskan pada lima bidang utama, yakni pendidikan, pemberdayaan ekonomi, keagamaan, kepedulian sosial, dan kesehatan.

Ia juga mengungkapkan bahwa setiap harinya BAZNAS Kabupaten Bandung menerima sekitar 30 permohonan bantuan dari masyarakat. Seiring meningkatnya kepercayaan publik, permohonan bantuan pun terus bertambah. Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengapresiasi peningkatan signifikan penghimpunan dari UPZ Kementerian Agama Kabupaten Bandung yang pada tahun 2025 mencapai Rp2,5 miliar.

Sementara itu, H. Erwin Rinaldi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mendukung optimalisasi pengumpulan ZIS yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Bandung, khususnya dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia berharap kontribusi dari sejumlah perangkat daerah, termasuk Dinas Pendidikan, dapat terus meningkat pada tahun ini.

Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kabupaten Bandung juga menyerahkan piagam penghargaan kepada UPZ Kemenag Kabupaten Bandung atas kontribusinya dalam penghimpunan zakat. Selain itu, diluncurkan pula program Z-Kosmetika, sebagai upaya pemberdayaan ekonomi bagi kaum ibu.

Program Z-Kosmetika diharapkan mampu memberikan keterampilan dan peluang usaha bagi masyarakat, khususnya perempuan, sehingga memiliki sumber pendapatan tambahan dan terhindar dari praktik bank emok maupun pinjaman online ilegal.***

20/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Dorong Penguatan Peran UPZ Melalui Sosialisasi UPZ Kecamatan Margaasih

KUTAWARINGIN, 20 JANUARI 2026 - BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar kegiatan Sosialisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Margaasih pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran UPZ di tingkat kecamatan dalam menghimpun dan mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara lebih optimal.

Hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi yang berkesempatan memberikan materi sosialisasi mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah. Turut hadir Camat Margaasih Djoko Mardianto beserta jajaran, tokoh masyarakat, unsur Forkopimcam, serta para Ketua UPZ desa se-Kecamatan Margaasih.

Dalam penyampaiannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung menekankan pentingnya dukungan dari seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat untuk memperkuat keberadaan UPZ di wilayah Margaasih.

“Perlu jajaran pemerintahan dari Margaasih untuk memperkuat zakat, infak sedekah utamanya UPZ Kecamatan Margaasih,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa BAZNAS merupakan lembaga resmi pemerintah yang memiliki tugas penting dalam pengelolaan zakat.

“BAZNAS adalah lembaga resmi pemerintah, memfasilitasi rukun Islam yang ketiga,” jelasnya.

Lebih lanjut, dirinya menyampaikan bahwa pengelolaan zakat harus dilakukan melalui lembaga resmi agar terhindar dari penyalahgunaan.

“Kalau tidak difasilitasi, akan ada penyalahgunaan. Kami berikan kemudahan untuk berzakat,” tambahnya.

Ketua BAZNAS juga menuturkan bahwa saat ini sudah banyak kemudahan yang disediakan untuk masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, terutama melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. Salah satunya adalah layanan pembayaran secara online serta melalui Aplikasi Sistem Informasi Pelayanan (SIP) BAZNAS.

Ia berharap pertemuan ini tidak hanya sebatas sosialisasi, namun dapat mendorong langkah nyata dari para pengurus UPZ.

“Harapannya setelah pertemuan ini ada aksi nyata terutama untuk Unit Pengumpul Zakat,” tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, Camat Margaasih Djoko Mardianto turut memberikan dukungan penuh terhadap penguatan UPZ di wilayahnya. Ia juga menceritakan pengalaman pribadinya mengenai besarnya manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat

“Kita bersama-sama, ketua UPZ Kecamatan tidak bisa bekerja sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua UPZ Kecamatan Margaasih menyampaikan harapannya agar program-program yang dilaksanakan di tingkat kecamatan dapat selaras dengan kebijakan dan arahan dari BAZNAS Kabupaten Bandung.

Dengan terlaksananya sosialisasi ini, diharapkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kecamatan Margaasih dapat semakin terkoordinasi, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. BAZNAS Kabupaten Bandung terus berkomitmen untuk mendorong penguatan UPZ sebagai garda terdepan dalam gerakan zakat di tingkat kecamatan dan desa.***

20/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Serahkan Kunci Rumah Layak Huni di Cicalengka

CICALENGKA, 19 JANUARI 2026 —BAZNAS Kabupaten Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB).

Penyerahan kunci rumah dilaksanakan pada Senin, 19 Januari 2026, bertempat di Kampung Ciawitali RT 02 RW 08, Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka.

Kegiatan penyerahan tersebut dihadiri secara langsung oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, yang menyerahkan kunci rumah kepada para penerima manfaat.Dalam keterangannya, H. Abdul Rouf menyampaikan bahwa program Rumah Layak Huni ini merupakan bagian dari program akhir tahun 2025 yang terealisasi pada awal tahun 2026.

“Program ini merupakan program 2025 akhir, terealisasi di Januari awal 2026. Mudah-mudahan apa yang diterima, rumahnya menjadi rumah yang bermanfaat, rumah untuk jalan menuju surganya Allah,” ujarnya.

Pada penyerahan kunci RLHB kali ini, terdapat dua penerima manfaat, yakni Lili dan Iwan Supriadi, yang keduanya berdomisili di Kampung Ciawitali, Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka.

Salah satu penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bandung.

“Hatur nuhun ka BAZNAS Kabupaten Bandung sudah membantu keluarga saya, mudah-mudahan semoga menjadi manfaat dan berkah untuk keluarga saya,” ucapnya.

 

Program Rumah Layak Huni BAZNAS merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat yang bertujuan menghadirkan hunian yang aman, sehat, dan layak bagi masyarakat kurang mampu.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang serta meningkatkan kualitas hidup para mustahik.***

19/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG

Berita Terbaru

Pasar Murah BAZNAS Kabupaten Bandung: Mengalirkan Berkah, Menguatkan Harapan Masyarakat
Pasar Murah BAZNAS Kabupaten Bandung: Mengalirkan Berkah, Menguatkan Harapan Masyarakat
MARGAASIH, 22 NOVEMBER 2025 — Di tengah dinamika harga kebutuhan pokok yang terus berubah, BAZNAS Kabupaten Bandung kembali hadir sebagai jembatan kebaikan bagi masyarakat. Bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan (Dispakan) Kabupaten Bandung dan Pondok Pesantren Darul Ma’arif, BAZNAS menyelenggarakan Program Pasar Murah di Ponpes Darul Ma’arif, Jl. Mahmud No. 41A, Sindang Palay, Kecamatan Margaasih. Sejak pagi, masyarakat mulai berdatangan membawa harapan. Mereka datang sebagai mustahik yang tengah menghadapi berbagai tekanan ekonomi, tetapi pulang dengan senyum ketika kebutuhan pokok terpenuhi dengan harga yang lebih ringan. Subsidi BAZNAS: Upaya Meringankan Beban Hidup Dalam kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung memberikan subsidi sebesar Rp25.000 bagi setiap mustahik yang berbelanja kebutuhan pokok. Komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan harian lainnya dijual dengan harga lebih murah agar masyarakat dapat menghemat pengeluaran mereka. Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, KH. Yusuf Ali Tantowi, menegaskan bahwa program ini merupakan amanah dari para muzakki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. “Subsidi yang diberikan BAZNAS adalah bentuk ikhtiar kami agar mustahik merasakan keringanan. Ini juga bagian dari upaya menekan inflasi di Kabupaten Bandung, agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujarnya. Program ini tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi, tetapi juga memperlihatkan bahwa masyarakat Kabupaten Bandung tidak berjalan sendirian dalam menghadapi kesulitan. Sinergi Lembaga Menguatkan Program Sosial Pasar Murah ini terselenggara berkat kolaborasi tiga pihak: BAZNAS Kabupaten Bandung sebagai lembaga pengelola ZIS, Dispakan Kabupaten Bandung yang menghadirkan harga komoditas terbaik, Pondok Pesantren Darul Ma’arif yang menyediakan dukungan tempat dan fasilitas. Sinergi tersebut menunjukkan bahwa kerja bersama dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas, terutama dalam memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi situasi ekonomi yang dinamis. Terima Kasih untuk Para Pemberi ZIS: Kebaikan Anda Mengalirkan Senyum Setiap paket kebutuhan pokok yang dibawa pulang mustahik adalah bukti nyata dari hati-hati baik yang telah menunaikan ZIS melalui BAZNAS. Atas hal itu, BAZNAS Kabupaten Bandung menyampaikan apresiasi mendalam. “Kami menghaturkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada para muzakki, munfiq, dan muta?addi?. Setiap rupiah yang Anda titipkan kepada BAZNAS telah menjadi senyum, harapan, dan kekuatan bagi ribuan keluarga,” ungkap Ketua BAZNAS penuh rasa syukur. Para mustahik pun mengungkapkan kebahagiaan mereka. Banyak yang menyampaikan bahwa bantuan ini sangat meringankan beban, terutama untuk kebutuhan dapur yang terus meningkat. Ayo BerZIS melalui BAZNAS Kabupaten Bandung BAZNAS Kabupaten Bandung mengajak seluruh masyarakat untuk terus terlibat dalam gerakan kebaikan ini. Zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS membantu: memenuhi kebutuhan pokok mustahik, membantu pendidikan anak-anak, mendukung layanan kesehatan dhuafa, menggerakkan ekonomi umat, serta memperkuat berbagai program sosial lainnya. Melalui ZIS, masyarakat tidak hanya berbagi harta, tetapi juga harapan dan masa depan bagi mereka yang membutuhkan. Penutup: Kebaikan yang Terus Mengalir Pasar Murah di Ponpes Darul Ma’arif bukan sekadar agenda penyaluran, tetapi bukti bahwa keberkahan dapat dihadirkan bersama. Dengan semangat Bangkit, Berkah, Berdaya, BAZNAS Kabupaten Bandung tetap berkomitmen menghadirkan program-program kemaslahatan bagi masyarakat. Kebaikan ini akan terus menemukan jalannya selama masih ada tangan-tangan mulia yang menyalurkan ZIS melalui BAZNAS Kabupaten Bandung.***
BERITA22/11/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
Sinergi BAZNAS dan Dinsos Kab Bandung, Pelatihan Kerajinan bagi Gepeng dan Pengamen untuk Dorong Kemandirian
Sinergi BAZNAS dan Dinsos Kab Bandung, Pelatihan Kerajinan bagi Gepeng dan Pengamen untuk Dorong Kemandirian
SOREANG, 17 November 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menghadiri kegiatan pelatihan kerajinan bagi para peserta gelandangan, pengemis (gepeng), dan pengamen yang diselenggarakan di Gedung SLRT Dinas Sosial Kabupaten Bandung pada Senin (17/11/2025). Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memberikan pembinaan keterampilan dan membuka peluang kemandirian bagi kelompok rentan di wilayah Kabupaten Bandung. BAZNAS Kabupaten Bandung hadir dan diwakili oleh Wakil Ketua I, H. Jamjam Erawan, yang juga memberikan sambutan sekaligus menyampaikan sejumlah arahan terkait pentingnya pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat rentan. Kehadiran BAZNAS menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program-program sosial yang mendorong kemandirian dan peningkatan kesejahteraan. Selain itu, turut hadir Kepala Bagian Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Asrofil Anam, sebagai wujud komitmen lembaga dalam memperkuat sinergi dengan Dinas Sosial dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam penanganan isu sosial di Kabupaten Bandung. Pelatihan kerajinan bagi peserta gepeng dan pengamen ini diharapkan dapat membuka kesempatan baru bagi mereka untuk meningkatkan kemampuan, memperoleh penghasilan yang lebih layak, serta mengurangi ketergantungan pada aktivitas jalanan. BAZNAS Kabupaten Bandung terus berupaya berperan aktif dalam berbagai program pemberdayaan, sebagai bagian dari komitmen mewujudkan masyarakat Kabupaten Bandung yang lebih sejahtera dan mandiri.***
BERITA17/11/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Resmi Luncurkan Program Bengkel Z-Auto
BAZNAS Kabupaten Bandung Resmi Luncurkan Program Bengkel Z-Auto
SOREANG, 17 November 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung resmi memulai pelaksanaan Program peluncuran bengkel Z Auto melalui kegiatan kick-off yang digelar di Kantor BAZNAS Kabupaten Bandung pada Senin (17/11/2025). Acara ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, serta Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H. Abdul Rouf. Program Z Auto merupakan salah satu inovasi penguatan penghimpunan BAZNAS yang sudah dijalankan secara nasional dan kini mulai diterapkan di Kabupaten Bandung. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, menegaskan bahwa seluruh program yang dikelola BAZNAS merupakan amanah dari para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. “Ini adalah amanah muzaki yang berzakat, berinfak, bersedekah ke BAZNAS Kabupaten Bandung. Mudah-mudahan bermanfaat,” ujarnya. “Mudah-mudahan mereka yang menitipkan hartanya bertambah, dan tidak berhenti untuk berzakat ke BAZNAS Kabupaten Bandung. Mohon diikuti prosedurnya, nanti ada beberapa arahan,” tambahnya. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, menjelaskan bahwa program Z Auto merupakan program nasional yang implementasinya diteruskan ke level daerah. “Z Auto merupakan salah satu program BAZNAS di Indonesia dan sifatnya dari atas turun ke bawah,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa pendanaan pelaksanaan Z Auto di Kabupaten Bandung sepenuhnya dikelola oleh BAZNAS daerah, bukan berasal dari BAZNAS RI atau BAZNAS Provinsi. “Untuk pendanaan, kita yang punya. Bukan titipan dari BAZNAS RI maupun Jawa Barat,” ungkapnya. Lebih lanjut, H. Abdul Rouf mengajak para peserta dan pelaku usaha untuk terus bersyukur dan menjadikan ZIS sebagai budaya dalam menjalankan usaha. “Jangan lupa syukuran ke Allah. Supaya barokah usahanya, infakkan dari omsetnya—nominalnya bisa berapa pun,” pesannya. Melalui kick-off ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap Program Z Auto dapat berjalan optimal dalam memperluas penghimpunan, memudahkan muzaki, dan menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Bandung.***
BERITA17/11/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
MGMP PAI dan Rohis SMA Kabupaten Bandung Berkolaborasi Siap Bentuk UPZ Sekolah
MGMP PAI dan Rohis SMA Kabupaten Bandung Berkolaborasi Siap Bentuk UPZ Sekolah
BALEENDAH, 15 NOVEMBER 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI SMA Kabupaten Bandung menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Remaja (LDKR) bagi para pengurus Rohis SMA se-Kabupaten Bandung. Kegiatan berlangsung di SMAN 1 Baleendah, Sabtu (15/11/2025). Ketua MGMP PAI SMA, Firman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Bandung yang selama ini telah berkontribusi dalam berbagai kegiatan MGMP dan Rohis. Ia mengajak para guru PAI dan Rohis untuk semakin memperkuat kolaborasi bersama BAZNAS, termasuk dalam upaya pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masing-masing sekolah. “BAZNAS sudah berkontribusi terhadap kegiatan-kegiatan MGMP dan Rohis. Karena itu, kami mengajak agar MGMP PAI dan Rohis senantiasa mendukung program-program BAZNAS, termasuk dalam penghimpunan dengan membentuk UPZ di tiap lembaga,” ujar Firman. Sementara itu, Kepala Bagian Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung, Asrofil Anam, menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat sekolah dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Ia berharap kegiatan LDKR ini berjalan sukses sekaligus menjadi momentum penguatan edukasi ZIS di kalangan pelajar dan pendidik. “Kegiatan ini kita harapkan bisa berlangsung sukses. Kami mengharapkan masyarakat dapat melaksanakan zakat, infak, dan sedekah dengan kesadaran dan pengamalan,” kata Asrofil. Ia juga menekankan bahwa guru PAI dan pengurus Rohis memiliki peran strategis dalam menyosialisasikan pentingnya ZIS yang dikelola secara terorganisir melalui lembaga zakat resmi. “Guru PAI dan Rohis perlu mengampanyekan zakat, infak, sedekah yang dikelola secara terorganisir melalui lembaga yang legal. BAZNAS hadir di tengah masyarakat sebagai lembaga zakat yang sah. Dana yang terkumpul di BAZNAS digunakan untuk kepentingan umat,” jelasnya. Asrofil menambahkan, BAZNAS Kabupaten Bandung setiap harinya menangani tidak kurang dari 30 layanan bantuan masyarakat, yang menunjukkan tingginya kebutuhan sosial di wilayah Kabupaten Bandung. Ia berharap pembentukan UPZ Sekolah dapat membantu menyelesaikan permasalahan sosial di lingkungan sekolah melalui dana ZIS yang dihimpun secara mandiri oleh unit tersebut. “Dengan adanya UPZ sekolah, kebutuhan sosial di lingkungan sekolah dapat terbantu dan terselesaikan melalui dana yang dihimpun oleh UPZ. Guru PAI dan Rohis melalui kegiatan ini bisa menyosialisasikan kesadaran berzakat, berinfak, dan bersedekah kepada masyarakat sekolah,” tutup Asrofil.***
BERITA16/11/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS dan MUI Kabupaten Bandung Gelar Kaderisasi Ulama Berbasis Desa
BAZNAS dan MUI Kabupaten Bandung Gelar Kaderisasi Ulama Berbasis Desa
BALEENDAH, 13 November 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bandung kembali menyelenggarakan Program Kaderisasi Ulama Berbasis Desa putaran kedua yang digelar di Pondok Pesantren Al Ihsan, Baleendah, Kamis (13/11/2025). Acara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung, H. Cakra Amiyana, didampingi Ketua Umum MUI Kabupaten Bandung KH. Yayan Hasuna Hudaya, dan Kabag Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Asrofil Anam. Dalam sambutannya, Sekda Cakra Amiyana menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya program ini yang dinilai sangat strategis dan bermanfaat. Ia menegaskan bahwa Kabupaten Bandung menjadi daerah pertama di Indonesia yang melaksanakan Program Kaderisasi Ulama Berbasis Desa. “Kabupaten Bandung menjadi yang pertama di Indonesia melaksanakan program kaderisasi ulama berbasis desa, tentunya ini sangat luar biasa,” ungkapnya. Sekda juga mengajak seluruh pihak, khususnya MUI, untuk turut mendukung berbagai program BAZNAS yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat. “Mari kita dukung bersama program BAZNAS, karena keberadaannya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Umum MUI Kabupaten Bandung KH. Yayan Hasuna Hudaya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara MUI dan BAZNAS dalam upaya memperkuat peran ulama di tingkat desa. “Pelatihan pemulasaraan jenazah ini merupakan hal yang sangat penting, karena setiap manusia pasti akan mengalami kematian. Bila ulama dan umara bersinergi, maka akan lahir kemaslahatan bagi umat,” tutur Kyai Yayan. Ia juga menegaskan kembali tugas utama ulama dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat. “Tugas ulama adalah memberikan fatwa dan penjelasan keagamaan, mengajak serta mengislahkan umat dalam hal keyakinan dan akidah,” tambahnya. Dari pihak BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Asrofil Anam menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat berjalan sukses dan membawa manfaat besar bagi masyarakat. “Kegiatan ini diharapkan bisa berlangsung sukses. Kami berharap masyarakat semakin sadar dan mengamalkan zakat, infak, serta sedekahnya secara terorganisir melalui lembaga zakat yang legal,” ujarnya. Asrofil juga menekankan bahwa BAZNAS hadir sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah yang bertugas menyalurkan amanah umat secara transparan dan profesional. “Dana yang terkumpul di BAZNAS digunakan untuk kepentingan umat. Dalam sehari, kami melayani tak kurang dari 30 permohonan bantuan masyarakat dengan berbagai permasalahan,” jelasnya. Ia pun berharap melalui kegiatan kaderisasi ulama ini, MUI dapat turut membantu menyosialisasikan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah. “MUI melalui kegiatan ini bisa terus mengajak masyarakat untuk sadar berzakat, berinfak, dan bersedekah,” pungkasnya.***
BERITA13/11/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung, Disdik dan KNPI Gelar Seminar Nasional Diikuti Ribuan Guru
BAZNAS Kabupaten Bandung, Disdik dan KNPI Gelar Seminar Nasional Diikuti Ribuan Guru
JURNAL SOREANG - Seminar nasional bertajuk "How To Be Great Teacher: Pengajar Belum Tentu Mengajar, tapi Mampu Menginspirasi" di Gedung Budaya Soreang, Selasa 11 November 2025. Acara merupakan kerja sama antara Disdik Kabupaten Bandung, KNPI dan BAZNAS Kabupaten Bandung dihadiri Bupati Bandung HM Dadang Supriatna atau Kang DS, Kepala Disdik Kabupaten Bandung H. Asep Kusumah, Ketua KNPI Rifki Fauzi, dan anggota DPRD Jabar Humaira Zahrotun Noor. Menurut Asep Kusumah, guru ada empat level yakni medium teacher dengan guru baru mampu menyampaikan materi pelajaran. "Level kedua adalah the good teacher yang mampu menjelaskan bahan ajar bukan hanya menyampaikan apa adanya. Level ketiga ada excellent teacher yakni ditambah dengan mampu menceritakan upaya implementasi dalam keseharian," katanya. Sedangkan level tertinggi adalah great teacher yang mampu menginspirasi para siswa dan kalangan lainnya. "Guru baru berjalan saja di sekolah sudah tumbuh rasa hormat dari para siswanya. Padahal guru belum mengajar di kelas," katanya. Dia menambahkan tantangan bagi para guru sangat besar apalagi di era teknologi digital saat ini. "Saat ini Pemkab Bandung menggulirkan beasiswa bagi siswa SMP yang rawan putus sekolah yakni Bedas Calakan," katanya yang menambahkan BAZNAS juga bisa berpartisipasi dalam membantu para siswa kurang mampu ini. Sedangkan Kang DS menyatakan dirinya ingin sekali melakukan roadshow kepada para kepala sekolah dan para guru di tiap-tiap rayon untuk silaturahmi dan mendapatkan persoalan di lapangan. "Namun Disdik belum menyelesaikan pengangkatan dan pelantikan ratusan kepala SMP dan SD Kabupaten Bandung sehingga roadshow ditunda dulu," katanya. Dia menambahkan guru yang hebat adalah sudah melewati pengalaman hidup yang hebat dan menjadi teladan bagi lingkungannya. "Kebanggaan bagi guru apabila anak-anak didiknya sukses yang bukan hanya sukses dalam materi. Tentu saja guru yang hebat bukan sebatas mengejar materi tapi karena mencintai profesinya," katanya.***
BERITA11/11/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Sinergi MUI, Pemkab, dan BAZNAS Kabupaten Bandung Luncurkan Program Kaderisasi Ulama Berbasis Desa
Sinergi MUI, Pemkab, dan BAZNAS Kabupaten Bandung Luncurkan Program Kaderisasi Ulama Berbasis Desa
SOREANG, 6 November 2025 – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung dan BAZNAS Kabupaten Bandung resmi meluncurkan Program Kaderisasi Ulama Berbasis Desa. Kegiatan yang digelar di Gedung Ormas Kabupaten Bandung, Soreang, Kamis 6 November ini dihadiri oleh Bupati Bandung H. M. Dadang Supriatna, Ketua MUI Kabupaten Bandung KH. Yayan Hasuna Hudaya, serta Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung H. Abdul Rouf, M.Pd. Acara turut dihadiri para ketua MUI kecamatan, kepala KUA, dan kepala desa se-Kabupaten Bandung. Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran ulama di tingkat desa agar lebih aktif dalam pembinaan umat dan pelayanan sosial keagamaan. Salah satu materi utama dalam kegiatan ini adalah pelatihan pemulasaraan jenazah, sebagai bentuk penguatan kapasitas dan kompetensi keulamaan di tengah masyarakat. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari sinergi yang terus dibangun antara MUI dan BAZNAS dalam mendukung kegiatan keagamaan dan sosial. “BAZNAS dan MUI terus bersinergi dalam hal kebaikan dan keagamaan, termasuk kegiatan ini. Kami siap memberikan dukungan penuh, dan mengajak seluruh pihak untuk terus mengampanyekan peningkatan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Bandung,” ujarnya. Sementara itu, Bupati Bandung H. M. Dadang Supriatna menegaskan pentingnya peran MUI desa dalam membimbing masyarakat dan memberikan pelayanan keislaman yang menyentuh kebutuhan umat. “MUI harus menjadi pembimbing keislaman dan pemberi pelayanan kemasyarakatan. MUI desa harus hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam hal pemulasaraan jenazah. Sinergi antar lembaga juga perlu terus diperkuat,” tegasnya. Bupati juga menyampaikan apresiasi terhadap meningkatnya kesadaran para ASN dan masyarakat yang menyalurkan sebagian hartanya melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. “Saya sangat mengapresiasi BAZNAS Kabupaten Bandung yang telah mengelola dana umat dengan baik dan transparan. Kehadiran BAZNAS sangat membantu pemerintah daerah dalam berbagai program sosial dan menjadi mitra penting dalam mendukung APBD,” tambahnya. Ia pun berharap, melalui kegiatan pelatihan ini, masyarakat dapat semakin siap dan terampil dalam memberikan pelayanan keagamaan di lingkungannya. “Semoga pelatihan ini bermanfaat dan bernilai ibadah, serta ke depan tidak ada lagi kendala dalam pengurusan jenazah di masyarakat,” tutup Bupati. Dengan adanya program kaderisasi ini, sinergi antara MUI, Pemkab, dan BAZNAS Kabupaten Bandung diharapkan semakin memperkuat peran ulama desa sebagai garda terdepan pembimbing umat menuju masyarakat yang religius dan berdaya.***
BERITA06/11/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Bupati Bandung Apresiasi Kinerja BAZNAS dalam Laporan Penghimpunan Zakat ASN
Bupati Bandung Apresiasi Kinerja BAZNAS dalam Laporan Penghimpunan Zakat ASN
SOREANG, 3 NOVEMBER 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menyampaikan laporan penghimpunan dalam kegiatan Siraman Rohani (SIROH) ASN se-Kabupaten Bandung yang digelar pada Senin, 3 November 2025. Siraman Rohani merupakan agenda rutin bulanan yang diikuti para ASN di lingkungan Pemkab Bandung sebagai sarana pembinaan rohani dan penguatan nilai-nilai kerja Islami. Kegiatan ini dihadiri para ASN, para Kepala OPD, Wakil Bupati, serta para Camat se-Kabupaten Bandung. Dalam siraman rohani kali ini BAZNAS menyampaikan laporan penghimpunan dan penyaluran selama tiga bulan dari Agustus-Oktober 2025. Pada kesempatan tersebut, hadir Bupati Bandung, H. M. Dadang Supriatna, yang memberikan arahan penting terkait penguatan kepercayaan publik dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat. “Terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bandung yang selalu berkomitmen dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung. Amanah dan kepercayaan ini saya titipkan kepada BAZNAS untuk terus menjaga integritas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Bupati. Laporan penghimpunan disampaikan oleh H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung. Dalam pemaparannya, ia juga menyampaikan apresiasi atas capaian Bupati Bandung pada ajang BAZNAS Awards tahun ini. “Alhamdulillah, Bapak Bupati berhasil meraih penghargaan BAZNAS Awards 2025 sebagai Kepala Daerah Pendukung Zakat Terbaik. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan sinergi dalam gerakan zakat di Kabupaten Bandung,” tuturnya. H. Jamjam turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada para ASN dalam mendukung penguatan penghimpunan BAZNAS. “Terima kasih kepada para ASN Kabupaten Bandung atas kerelaan dan keikhlasan telah menitipkan amanahnya melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. Dukungan ini sangat berarti dalam memperkuat penghimpunan dan memperluas manfaat bagi masyarakat,” ujarnya. BAZNAS Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk terus menjaga transparansi, membangun kepercayaan publik, dan memperkuat sinergi dengan para ASN sebagai garda terdepan gerakan kebaikan daerah.***
BERITA03/11/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung dan Ustaz Ustazah Ucapkan Terima Kasih kepada Bupati Kang DS
BAZNAS Kabupaten Bandung dan Ustaz Ustazah Ucapkan Terima Kasih kepada Bupati Kang DS
SOREANG, 1 November 2025 — Sudah dua tahun berturut-turut Pemerintah Kabupaten Bandung di bawah kepemimpinan Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna (Kang DS) menyalurkan insentif bagi para ustaz dan ustazah melalui APBD. Sebagai bentuk tindak lanjut dan pemberdayaan, BAZNAS Kabupaten Bandung menyelenggarakan kegiatan pembinaan bagi ratusan ustaz dan ustazah penerima insentif di Gedung Moch. Toha, Komplek Pemkab Bandung, pada Sabtu (1/11/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya Kepala Kemenag Kabupaten Bandung H. Cece Hidayat, Kabag Kesra Pemkab Bandung H. Dian Wardiana yang mewakili Bupati Bandung, serta jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung yaitu Wakil Ketua I H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua II H. Abdul Rouf, dan Wakil Ketua IV H. Sarnapi. Dalam sambutan yang dibacakan oleh Kabag Kesra, Bupati Bandung menyampaikan apresiasi dan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan para pendidik agama, termasuk ustaz, ustazah, guru ngaji, dan takmir masjid melalui kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tantowi turut menyampaikan rasa terima kasih atas kebijakan Bupati yang berpihak kepada kesejahteraan para ustaz dan ustazah. Menurutnya, perhatian tersebut menjadi bukti nyata dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan syiar Islam di Kabupaten Bandung. Kepala Kemenag Kabupaten Bandung, H. Cece Hidayat, juga menegaskan pentingnya peran ustaz dan ustazah dalam memberantas buta huruf Al-Qur’an dan menumbuhkan semangat belajar agama di masyarakat. Selain insentif bagi 1.100 ustaz dan ustazah, BAZNAS Kabupaten Bandung turut menyalurkan insentif bulanan untuk 1.100 takmir masjid. Program ini merupakan bagian dari kebijakan Pemkab Bandung yang didanai melalui APBD dan dana Zakat, Infak, serta Sedekah (ZIS) yang dihimpun BAZNAS. Kegiatan pembinaan ini diharapkan menjadi ruang silaturahmi dan penguatan peran para pendidik agama sebagai garda terdepan dalam membangun masyarakat yang beriman dan berakhlak di Kabupaten Bandung.***
BERITA01/11/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Sosialisasi Zakat Infak Sedekah di Kecamatan Nagreg
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Sosialisasi Zakat Infak Sedekah di Kecamatan Nagreg
NAGREG, 30 OKTOBER 2025 — BAZNAS Kabupaten Bandung melaksanakan kegiatan sosialisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kecamatan Nagreg pada Kamis (30/10/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, serta diikuti oleh unsur masyarakat dan tokoh setempat, di antaranya Camat Nagreg, Kepala KUA, Ketua MUI Kecamatan Nagreg, para kepala desa dan ketua UPZ. Dalam arahannya, H. Jamjam Erawan menyampaikan pentingnya menghidupkan kembali semangat zakat sebagai bagian dari pelaksanaan rukun Islam di tengah masyarakat. “Rukun Islam yang belum se-semarak yang lainnya ialah zakat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa potensi zakat masih sangat besar dan perlu digali secara optimal. “Zakat belum terlihat ‘antriannya’. Artinya merupakan salah satu peluang bagi kita untuk mewujudkan semua syariat Islam di kehidupan sehari-hari,” ungkapnya. Lebih lanjut, H. Jamjam menyampaikan bahwa Bupati Bandung H. M. Dadang Supriatna memberikan perhatian besar terhadap penguatan peran BAZNAS dalam menggali, menghimpun, dan menyalurkan dana ZIS di seluruh wilayah Kabupaten Bandung. “Bupati menginginkan BAZNAS bisa menggali, menghimpun, dan menyalurkan dana ZIS,” jelasnya. Secara khusus, ia juga memberikan apresiasi kepada Kecamatan Nagreg sebagai salah satu kecamatan yang memiliki komitmen tinggi dalam mendukung gerakan zakat, termasuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ). “Khusus untuk Nagreg, saya menyampaikan apresiasi, termasuk UPZ yang terdepan,” ujarnya. Menutup arahannya, H. Jamjam menegaskan pentingnya menjaga amanah dalam melaksanakan tugas pengelolaan zakat. “Kami hadir di sini ingin menegaskan, UPZ yang sudah terbentuk kita hidupkan, sebab tidak semua orang memiliki kesempatan amanah jadi ketua UPZ. Laksanakan amanah sebaik-baiknya, jangan sampai itu jadi penyesalan,” pesannya. Melalui kegiatan sosialisasi ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap dapat semakin memperkuat peran UPZ kecamatan dalam menumbuhkan kesadaran berzakat di masyarakat serta memperluas manfaat zakat bagi kesejahteraan umat di Kabupaten Bandung.***
BERITA30/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
Tingkatkan Kapasitas Humas, BAZNAS Kabupaten Bandung Ikuti Diklat Z-PR dari BAZNAS RI
Tingkatkan Kapasitas Humas, BAZNAS Kabupaten Bandung Ikuti Diklat Z-PR dari BAZNAS RI
SOREANG, 29 OKTOBER 2025 — Amil dan Amilat BAZNAS Kabupaten Bandung antusias mengikuti kegiatan Diklat Z-PR (Zakat Public Relations) yang diselenggarakan oleh BKPU BAZNAS RI di Kantor SLRT (Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu) Dinas Sosial Kabupaten Bandung, Rabu (29/10/2025). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Sarnapi beserta jajaran BAZNAS Kabupaten Bandung. Dari BAZNAS RI hadir Penelaah Ahli Kebijakan Sekretariat Utama, Arif Rahman Tanjung, serta Staf Senior Humas, Mas’ud. Diklat Z-PR ini mencakup sejumlah materi penting, diantaranya Optimasi dan Praktikum Kantor Digital (KD), Z-Magazine, serta CCM (Customer Care Management). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas humas BAZNAS daerah dalam membangun komunikasi publik yang efektif, modern, dan berorientasi pada kepercayaan muzaki. Dalam arahannya, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi menegaskan pentingnya peran humas dan seluruh amil dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga. “Tugas kita adalah membangun citra positif. BAZNAS adalah lembaga kepercayaan. Setiap amil adalah public relations, dan akan sulit jika masyarakat sudah tidak percaya,” ujarnya. Ia juga berharap hasil dari pelatihan ini dapat langsung diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari di lingkungan BAZNAS Kabupaten Bandung. “Semoga pelatihan ini bisa diterapkan dalam pekerjaan kita, agar semakin profesional dan berdampak luas bagi umat,” tambahnya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap terjalin silaturahmi dan sinergi strategis dengan BAZNAS RI dalam mengoptimalkan Kantor Digital serta memperkuat sistem komunikasi publik demi kemaslahatan umat.***
BERITA29/10/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Hadiri Gala Premier Film Dokumenter “Bedas Manunggal Sajati”
BAZNAS Kabupaten Bandung Hadiri Gala Premier Film Dokumenter “Bedas Manunggal Sajati”
SOREANG, 28 OKTOBER 2025 — BAZNAS Kabupaten Bandung menghadiri acara Gala Premier film kisah nyata berjudul “Bedas Manunggal Sajati”, yang digelar di Gedung Budaya Soreang pada Selasa (28/10/2025). Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan daerah, lembaga, dan tokoh masyarakat Kabupaten Bandung. Film ini mengangkat kisah perjalanan hidup Bupati Bandung H. M. Dadang Supriatna, yang dikenal dengan sapaan Kang DS, mulai dari masa kecilnya di lingkungan sederhana sebagai pembuat bata (lio bata) hingga akhirnya dipercaya memimpin Kabupaten Bandung dan menetap di Pendopo. Melalui kisah yang inspiratif, film “Bedas Manunggal Sajati” menampilkan nilai-nilai ketekunan, kerja keras, dan pengabdian yang menjadi fondasi dalam setiap langkah perjuangan Bupati Bandung dalam membangun daerah. Dalam acara yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, BAZNAS Kabupaten Bandung diwakili oleh Wakil Ketua I, H. Jamjam Erawan, sebagai bentuk dukungan terhadap semangat perjuangan dan nilai keteladanan yang tergambar dalam film tersebut. Pemutaran film ini menjadi momen reflektif bagi seluruh hadirin untuk meneladani semangat pantang menyerah dan dedikasi dalam mengabdi kepada masyarakat. Kehadiran BAZNAS Kabupaten Bandung sekaligus menegaskan komitmen lembaga untuk terus bersinergi dalam membangun Kabupaten Bandung yang berdaya, berkeadilan, dan penuh keberkahan.***
BERITA28/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pembinaan UPZ Kecamatan se-Kabupaten Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pembinaan UPZ Kecamatan se-Kabupaten Bandung
SOREANG, 27 OKTOBER 2025 — BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar kegiatan pembinaan bagi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kecamatan se-Kabupaten Bandung, yang dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Bandung pada Senin (27/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 31 UPZ kecamatan, dengan tujuan memperkuat sinergi dan meningkatkan kapasitas kelembagaan dalam penghimpunan serta pengelolaan zakat di wilayah masing-masing. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, yang memberikan arahan mengenai pentingnya peran UPZ sebagai ujung tombak pelayanan zakat di tingkat kecamatan. Pembinaan juga diisi oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, yang menyampaikan materi seputar strategi penghimpunan zakat, tata kelola administrasi, serta penguatan koordinasi dengan pemerintah kecamatan. Sebagai bentuk dukungan terhadap operasional di lapangan, kegiatan ditutup dengan pembagian Dana Bantuan Operasional (DBO) kepada masing-masing UPZ kecamatan. Bantuan ini diharapkan dapat memperlancar aktivitas penghimpunan dan memperkuat kinerja kelembagaan UPZ dalam memberikan layanan zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada seluruh UPZ, agar pengelolaan zakat di Kabupaten Bandung semakin profesional, transparan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.***
BERITA27/10/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Bupati Bandung Kunjungi Ponpes As Siraj Cikancung, BAZNAS Dampingi Bahas Sertifikat Layak Fungsi Pesantren
Bupati Bandung Kunjungi Ponpes As Siraj Cikancung, BAZNAS Dampingi Bahas Sertifikat Layak Fungsi Pesantren
CIKANCUNG, 23 OKTOBER 2025 — Bupati Bandung H. M. Dadang Supriatna melakukan silaturahmi ke Pondok Pesantren As Siraj, Kecamatan Cikancung, Kamis (23/10/2025). Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk perwakilan dari BAZNAS Kabupaten Bandung yang diwakili oleh Wakil Ketua IV, H. Sarnapi. Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda pembinaan dan pengawasan terhadap lembaga pendidikan keagamaan, khususnya dalam memastikan kelayakan sarana dan prasarana pesantren di wilayah Kabupaten Bandung. Dalam arahannya, Bupati Bandung menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan melakukan pemetaan dan peninjauan langsung ke pesantren-pesantren terkait Sertifikat Layak Fungsi (SLF), guna memastikan keamanan dan kesiapan fasilitas pembelajaran. “Kita akan survei ke tiap pesantren, termasuk soal sertifikatnya,” ujar Bupati Bandung. Dirinya juga menyoroti kondisi fisik beberapa pesantren yang perlu perhatian perbaikan. “Kalau ini, kayanya mengganti atap, plafon, pintu,” ungkapnya saat meninjau bangunan pondok. Dalam kesempatan yang sama, Bupati mengajak BAZNAS Kabupaten Bandung untuk turut serta berperan dalam membantu kebutuhan perbaikan fasilitas pesantren. “Dari BAZNAS silakan ikut membantu juga,” ucapnya. Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Bandung sebelumnya telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) sebagai tindak lanjut dari arahan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, H. Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Pembentukan Satgas ini juga menjadi respons atas musibah yang menimpa salah satu pondok pesantren di Al Khaziny beberapa waktu lalu, dengan tujuan memastikan seluruh pesantren di Kabupaten Bandung memiliki fasilitas yang aman dan layak digunakan. Kunjungan ke Ponpes As Siraj menjadi bagian dari langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi bersama lembaga pendidikan keagamaan dan mitra sosial seperti BAZNAS Kabupaten Bandung, guna mewujudkan lingkungan pesantren yang aman, sehat, dan berdaya.***
BERITA23/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Beasiswa dan Santunan Yatim dalam Peringatan Hari Santri Nasional 2025
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Beasiswa dan Santunan Yatim dalam Peringatan Hari Santri Nasional 2025
SOREANG 22 OKTOBER 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025, BAZNAS Kabupaten Bandung menyalurkan beasiswa kepada 15 orang santri dengan total bantuan sebesar Rp500.000 per penerima. Penyaluran dilakukan langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, atas arahan Bupati Bandung, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan dan motivasi belajar para santri di Kabupaten Bandung. Selain program beasiswa, BAZNAS Kabupaten Bandung juga memberikan santunan kepada 40 anak yatim yang hadir dalam kegiatan tersebut. Pemberian santunan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS untuk terus menebar keberkahan dan kepedulian sosial, khususnya di momentum Hari Santri Nasional. Adapun penyerahan beasiswa juga melibatkan sejumlah lembaga dan mitra daerah, di antaranya BPR Kerta Raharja, Bank BJB, UPZ Kementerian Agama, dan PDAM Tirta Raharja. Pada kesempatan yang sama, satu orang santri terpilih mendapatkan doorprize berupa hadiah umrah, sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan dedikasi santri dalam menuntut ilmu serta menjaga nilai-nilai keislaman. Acara peringatan Hari Santri Nasional 2025 diselenggarakan di Lapangan Upakarti Soreang, pada Rabu (22/10/2025), dan diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, santri, serta lembaga keagamaan di Kabupaten Bandung. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bandung bersama BAZNAS dan para mitra berharap kolaborasi dalam bidang pendidikan dan sosial keagamaan dapat terus berlanjut, guna melahirkan generasi santri yang cerdas, berakhlak, dan berdaya bagi kemajuan umat.***
BERITA22/10/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Resmikan Rumah Layak Huni BAZNAS di Desa Sadu Soreang
BAZNAS Kabupaten Bandung Resmikan Rumah Layak Huni BAZNAS di Desa Sadu Soreang
SOREANG 21 OKTOBER 2025 — BAZNAS Kabupaten Bandung kembali melaksanakan program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), yang kali ini diresmikan untuk penerima manfaat Iwan Kurniawan, warga Desa Sadu, Kecamatan Soreang pada Selasa 21 Oktober 2025. Peresmian dilakukan langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, yang menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program ini. “Alhamdulillah, bingah (bahagia). Mudah-mudahan berkah bagi penerima dan menjadi ladang amal bagi para muzaki yang telah menyalurkan zakatnya,” ujar H. Abdul Rouf. Untuk diketahui, dalam kesempatan Program RLHB kali ini turut melibatkan PDAM Tirta Raharja sebagai mitra kolaborasi BAZNAS Kabupaten Bandung, sekaligus bentuk pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility / CSR). “Alhamdulillah, PDAM Tirta Raharja berkolaborasi dengan BAZNAS. Ini juga bagian dari bentuk CSR yang kami sinergikan untuk masyarakat,” tambahnya. Dalam kesempatan tersebut, H. Abdul Rouf juga menyinggung pentingnya dukungan masyarakat terhadap program zakat. “Mudah-mudahan target penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung tercapai, karena subhanallah, proposal yang masuk setiap hari bisa sampai 30, bahkan mencapai 150 proposal per bulan. Kita harus layani semuanya dengan sebaik-baiknya,” tuturnya. Ia menambahkan, hingga tahun 2025 ini, program Rumah Layak Huni BAZNAS di Kabupaten Bandung telah mencapai sekitar 70 unit rumah. “Alhamdulillah, Kabupaten Bandung tahun ini memiliki sekitar 70 rumah RLHB. Ini tidak lepas dari kerja sama pemerintah daerah dan semua pihak, baik dalam pengumpulan maupun koordinasinya,” ungkapnya. Program RLHB merupakan salah satu bentuk nyata penyaluran zakat yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup warga Kabupaten Bandung.***
BERITA21/10/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS dan TP PKK Kabupaten Bandung Tandatangani Kesepakatan Bersama untuk Optimalisasi Zakat
BAZNAS dan TP PKK Kabupaten Bandung Tandatangani Kesepakatan Bersama untuk Optimalisasi Zakat
SOREANG, 21 OKTOBER 2025 — BAZNAS Kabupaten Bandung dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bandung resmi menandatangani kesepakatan bersama dalam acara puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 yang digelar di Gedung Budaya Soreang, Selasa (21/10/2025). Penandatanganan dilakukan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety, Bupati Bandung, dan Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara TP PKK dan BAZNAS, khususnya dalam pengelolaan serta optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui kerja sama ini, TP PKK dan BAZNAS berkomitmen untuk bersinergi dalam program pemberdayaan keluarga, penguatan ekonomi umat, serta peningkatan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat. Kolaborasi ini juga diharapkan mampu mendorong gerakan zakat yang lebih inklusif, terutama di tingkat rumah tangga dan komunitas binaan PKK. Acara HKG PKK ke-53 turut diisi dengan berbagai kegiatan apresiasi dan pameran produk unggulan PKK. Momentum ini menjadi penegasan peran penting kolaborasi antar lembaga dalam membangun keluarga yang berdaya, mandiri, dan sejahtera di Kabupaten Bandung.***
BERITA21/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
Sinergi BAZNAS dan UPZ MTs Yuppi Gelar “Madaris”, Madrasah Orang Tua Siswa
Sinergi BAZNAS dan UPZ MTs Yuppi Gelar “Madaris”, Madrasah Orang Tua Siswa
SOREANG, 18 OKTOBER 2025— Unit Pengumpul Zakat (UPZ) MTs Yuppi Soreang berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar kegiatan bertajuk Madaris atau Madrasah Orang Tua Siswa, sebuah program edukatif yang ditujukan bagi para wali murid untuk memperkuat peran keluarga dalam pendidikan dan pembinaan karakter Islami. Acara yang digelar di aula MTs Yuppi Soreang ini dihadiri langsung oleh Kepala Madrasah H. Dindin Nurdiana, serta Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan, yang juga menjadi pengisi materi tausiah dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, H. Dindin menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Bandung dan UPZ MTs Yuppi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Terima kasih telah hadir. Madaris adalah kegiatan rutin yang terus kami adakan sebagai bagian dari pembinaan bagi orang tua siswa,” ujar H. Dindin. Sementara itu, H. Jamjam Erawan dalam tausiahnya menyampaikan pentingnya menjaga semangat belajar agama bagi semua kalangan, tidak hanya siswa tetapi juga para orang tua. “Kita abadikan Madaris ini bukan hanya hari ini. Ngaji itu penting. Dengan ngaji, yang tadinya tidak tahu bisa tahu, yang sudah tahu akan meneguhkan dan meyakinkan,” tuturnya. Dalam kesempatan tersebut, H. Jamjam juga mengingatkan pentingnya menunaikan kewajiban zakat sebagai bentuk keteguhan iman, sejalan dengan tema tausiah yang meneladani ketegasan Abu Bakar Ash-Shiddiq dalam menegakkan zakat. “Kalau itu (zakat) tidak dikeluarkan, maka sama saja dengan merampok hak Allah dan hak hamba Allah,” tegasnya. Kegiatan Madaris ini diikuti mayoritas oleh para orang tua siswa dan diharapkan dapat memperkuat sinergi antara sekolah, orang tua, dan lembaga zakat dalam menumbuhkan kesadaran beragama serta kepedulian sosial di lingkungan pendidikan.***
BERITA18/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Dampingi Bupati dalam Roadshow Koperasi Merah Putih di Cicalengka
BAZNAS Kabupaten Bandung Dampingi Bupati dalam Roadshow Koperasi Merah Putih di Cicalengka
CICALENGKA (15/10/2025) — BAZNAS Kabupaten Bandung kembali mendampingi Bupati Bandung dalam agenda roadshow kunjungan kerja dan rapat koordinasi Koperasi Merah Putih yang digelar di Kecamatan Cicalengka, Rabu (15/10/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari roadshow yang diinisiasi oleh Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna bersama Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung, sebagai upaya memperkuat peran koperasi dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Pada tanggal 15 Oktober ini, roadshow mencakup tiga rangkaian kegiatan di beberapa wilayah, yakni Kecamatan Cicalengka (dan Nagreg), Paseh (dan Cikancung), serta Pacet dan Kertasari. Dalam kesempatan kali ini BAZNAS Kabupaten Bandung hadir sebagai tamu undangan resmi dan diwakili oleh Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan, H. Jamjam Erawan, yang turut mendampingi Bupati dalam kunjungan tersebut. Kehadiran BAZNAS menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam menguatkan gerakan ekonomi umat berbasis koperasi. Dalam arahannya, Bupati Bandung menyampaikan apresiasi terhadap semangat para penggerak koperasi dan menekankan pentingnya keseimbangan antara kemandirian ekonomi dan kepedulian sosial. “Kalau nanti koperasi ini sudah berdikari, jangan lupa zakat, infak, dan sedekahnya disalurkan melalui BAZNAS,” ujar Bupati Bandung. Bupati juga menambahkan bahwa rangkaian kunjungan kerja ini telah mencapai tahap akhir. “Insya Allah hari ini roadshow di seluruh kecamatan rampung,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap sinergi antara lembaga zakat dan koperasi dapat terus terjalin dalam membangun kesejahteraan dan pemerataan ekonomi masyarakat Kabupaten Bandung.***
BERITA15/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
Bupati Bandung Imbau agar Koperasi Merah Putih Salurkan Zakat dari keuntungan ke BAZNAS
Bupati Bandung Imbau agar Koperasi Merah Putih Salurkan Zakat dari keuntungan ke BAZNAS
Bupati Bandung HM Dadang Supriatna atau Kang DS mengimbau kepada para pengurus Koperasi Merah Putih (KMP) untuk segera membenahi organisasi dan langsung menjalankan usahanya. "Saya cek langsung ke lapangan kondisi KMP ini dengan menggelar roadshow. Alhamdulillah tak sedikit KMP yang sudah jalan bagus, tapi ada juga yang masih harus didorong," kata Kang DS saat roadshow di Kecamatan Ciparay, Senin 13 Oktober 2025. Kang DS menambahkan, ada 3 Program Presiden Prabowo Subianto yang harus dilakukan untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera. "Memang secara transfer ke daerah mengalami penurunan di semua daerah, tapi secara manfaat lebih besar seperti Makan Bergizi Gratis maupun KMP ini," katanya dalam acara dihadiri Kadis Koperasi, Kadis Infokom, Camat Ciparay dan para kepala desa. Koperasi Merah Putih ini sebagai program pemerintah untuk meningkatkan lapangan kerja dan kesejahteraan warga. "KMP ini bisa menjadi pemasok bagi SPPG MBG. Koperasi nanti menjual ke dapur SPPG se-Kabupaten Bandung sehingga pasar koperasi sudah jelas," ujarnya. Kang DS mewanti-wanti agar para pengurus koperasi dalam mengelolanya harus memiliki 3 prinsip yaitu keberanian, kejujuran dan tanggung jawab. "Jangan hanya karena alasan tim sukses, keluarga atau saudara lalu dijadikan pengurus koperasi," katanya. Bupati juga mewanti-wanti agar para pengurus KMP jangan lupa menyisihkan dari keuntungannya untuk zakat maupun infak kepada BAZNAS Kabupaten Bandung. "Harus yakin dengan membayar zakat atau infak untuk membersihkan harta dan menambah keberkahan kita semua," katanya.***
BERITA13/10/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat