WhatsApp Icon
RAKERDA DPD BKPRMI Kabupaten Bandung Dirangkai Santunan bagi 20 Anak Yatim dan Duafa di Desa Indragiri

RANCABALI, 29 JUNI 2026 – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BKPRMI Kabupaten Bandung menggelar Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) yang dirangkaikan dengan penyaluran santunan kepada 20 anak yatim dan duafa di Desa Indragiri.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk menyusun arah program organisasi sekaligus memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran santunan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat serta menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.

Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, menyampaikan bahwa RAKERDA menjadi wadah dalam merumuskan berbagai program strategis organisasi agar dapat berjalan lebih terarah dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia juga menegaskan pentingnya membangun sinergi dengan berbagai pihak demi keberhasilan pelaksanaan program-program BKPRMI ke depan.

"Raker ini dilaksanakan dengan berbagai program. Insya Allah sinergitas antara berbagai pihak dengan pemerintah daerah dan sebagainya," ujar H. Abdul Rouf.

Melalui RAKERDA ini, DPD BKPRMI Kabupaten Bandung berharap dapat memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan sehingga program pembinaan generasi muda Islam serta kegiatan sosial kemasyarakatan dapat terlaksana secara optimal dan berkelanjutan.***

30/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
Dihadiri Ali Syakieb, BAZNAS Kabupaten Bandung Serahkan Kunci RLHB di Cangkuang

CANGKUANG, 24 JUNI 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung melaksanakan peresmian sekaligus serah terima kunci program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) bagi Teh Lisna yang berlokasi di Kampung Jatisari, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung.

Kegiatan tersebut diresmikan langsung oleh Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, serta dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, Drs. H. Jamjam Erawan, M.A.P., Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, M.Pd., dan para pihak terkait lainnya.

Program RLHB ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Bandung dengan Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bandung dalam menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan.

Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bandung dengan Pemerintah Kabupaten Bandung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menyebutkan bahwa rumah penerima manfaat yaitu Teh Lisna merupakan rumah kelima yang telah direhabilitasi melalui program RLHB BAZNAS Kabupaten Bandung.

“Ini merupakan rumah kelima yang sudah kami rehab. Kami berharap program ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para muzaki yang telah menyisihkan sebagian hartanya melalui BAZNAS Kabupaten Bandung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS. Amanah ini menjadi ikhtiar bersama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dan menghadirkan harapan baru bagi penerima manfaat,” pungkasnya.***

24/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Sambut 1 Muharram 1448 H, BAZNAS Kabupaten Bandung dan Pemkab Bandung Gelar Malam Tasyakur, Doa Bersama, serta Santunan Yatim dan Dhuafa

SOREANG, 15 Juni 2026 – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, BAZNAS Kabupaten Bandung bersama Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar rangkaian kegiatan Malam Tasyakur dan Doa Bersama yang berlangsung di Dome Balerame, Soreang, pada Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Bandung, Wakil Bupati Bandung, jajaran Pemerintah Kabupaten Bandung, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat umum yang turut memeriahkan pergantian tahun baru Hijriah.

Acara diawali dengan Malam Tasyakur sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas berbagai nikmat dan capaian yang telah diraih. Suasana khidmat semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti doa bersama untuk memohon keberkahan, keselamatan, serta kemajuan bagi Kabupaten Bandung. Momentum pergantian tahun Hijriah ini juga menjadi ajang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bandung bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, menyerahkan santunan secara langsung kepada 60 anak yatim dan dhuafa. Bantuan yang diberikan merupakan wujud nyata kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bandung dan BAZNAS Kabupaten Bandung dalam menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya pada momentum Tahun Baru Islam.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, menyampaikan bahwa santunan yang diberikan merupakan amanah dari para muzaki yang dihimpun melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi penyemangat bagi para penerima manfaat untuk terus menatap masa depan dengan optimisme.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung dan Pemerintah Kabupaten Bandung berharap semangat hijrah dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan kepedulian sosial, penguatan ukhuwah, serta semangat berbagi kepada sesama. Dengan kebersamaan dan gotong royong, diharapkan keberkahan Tahun Baru Hijriah dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Bandung.***

17/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Laporkan Pengelolaan ZIS Mei 2026

SOREANG, 8 Juni 2026 — BAZNAS Kabupaten Bandung menyampaikan laporan pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, dan kurban dalam kegiatan Siraman Rohani ASN se-Kabupaten Bandung yang digelar di Gedung Moh. Toha, Soreang, pada Senin 8 Juni 2026.

Laporan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, di hadapan para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

Dalam laporannya, H. Jamjam Erawan mengungkapkan bahwa penghimpunan dana yang dikelola BAZNAS Kabupaten Bandung selama bulan Mei 2026 menunjukkan capaian yang positif.

"Alhamdulillah untuk bulan Mei, BAZNAS menghimpun dana kurang lebih 3 miliar lebih. Kita menghimpun dari infak dan sedekah, lalu zakat dan kurban 2 miliar lebih," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa penghimpunan kurban berasal dari berbagai unsur, baik ASN maupun masyarakat Kabupaten Bandung yang mempercayakan pelaksanaan ibadah kurbannya melalui BAZNAS Kabupaten Bandung.

"Kurban dibagi dua, ada dari seluruh ASN dan warga masyarakat Kabupaten Bandung," katanya.

Pada kesempatan tersebut, H. Jamjam Erawan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzaki dan munfik yang telah berkontribusi melalui BAZNAS Kabupaten Bandung.

"Kami menyampaikan ucapan terima kasih, ini semua merupakan rangkaian ibadah maliyah. Maka berbahagialah karena janji Rasul akan dimudahkan orang-orang yang membahagiakan dan memudahkan urusan orang lain," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna yang mengikuti kegiatan secara virtual menyampaikan bahwa siraman rohani merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memberikan penguatan spiritual kepada para ASN.

Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia tidak hanya diukur dari kinerja dan kompetensi, tetapi juga harus diimbangi dengan penguatan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.

"Kita hadir bukan sebagai pejabat yang dibanggakan, justru sebaliknya. Kita sebagai pelayan masyarakat yang harus memberikan pelayanan terbaik," ujar Bupati Bandung.

Kegiatan siraman rohani yang rutin dilaksanakan ini diharapkan dapat menjadi sarana refleksi bagi ASN untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bandung dan BAZNAS Kabupaten Bandung dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi umat.***

08/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Kurban Berkah 2026 Bersama ASN dan Masyarakat

SOREANG, 28 Mei 2026 — BAZNAS Kabupaten Bandung melaksanakan kegiatan Kurban Berkah BAZNAS yang bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bandung pada Kamis 28 Mei 2026. Salah satu hewan kurban yang disembelih pada kegiatan tersebut merupakan sapi titipan dari Inspektorat Kabupaten Bandung.

Program Kurban Berkah BAZNAS tahun ini menunjukkan peningkatan yang signifikan, baik dari jumlah penghimpunan maupun partisipasi masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan menyampaikan rasa syukur atas meningkatnya antusiasme masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban melalui BAZNAS.

“Alhamdulillah untuk kurban dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Inspektorat ada kenaikan, bahkan tahun ini kita mengalami kenaikan dari masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa dukungan ASN melalui berbagai dinas di Kabupaten Bandung memberikan dampak yang sangat positif terhadap penghimpunan kurban tahun ini.

“ASN melalui dinas-dinas, kami mengalami respon yang luar biasa. Ini semua merupakan kesadaran dari warga masyarakat, tentu kami mengucapkan terima kasih,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf mengungkapkan bahwa penghimpunan kurban tahun ini telah mencapai angka yang membanggakan.

“Untuk domba datanya masih diverifikasi, namun jumlah penghimpunan di angka 1M lebih. Ini merupakan prestasi yang kita banggakan dan dipertahankan,” ungkapnya.

Menurutnya, meningkatnya kepercayaan masyarakat menjadi amanah besar yang harus dijaga oleh BAZNAS Kabupaten Bandung.

“Meningkatnya kepercayaan dari masyarakat merupakan tantangan bagi kami untuk menjaga amanah, terima kasih juga kepada Inspektorat karena selalu support program-program dari BAZNAS Kab Bandung,” katanya.

Untuk diketahui, total hewan dalam Program Kurban Berkah BAZNAS di Kabupaten Bandung mencapai sekitar 45 ekor, dengan 44 ekor di antaranya merupakan titipan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.***

28/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung

Berita Terbaru

Penutupan Rakernis 2024 BAZNAS,  Prof. Nadra Tekankan Pentingnya IT
Penutupan Rakernis 2024 BAZNAS, Prof. Nadra Tekankan Pentingnya IT
Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Transformasi Digital Nasional telah usai dan ditutup pada Kamis 19 September 2024. Untuk diketahui Rakernis ini telah berlangsung selama tiga hari sejak Selasa 15 September 2024, bertempat di Novotel Jakarta Gajah Mada. Acara ini ditutup oleh pesan dari Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen M.S. M.Sc. Ph.D. Prof. Nadra selaku Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Bidang Teknologi Informasi, menjelaskan tentang pentingnya teknologi informasi. "Saudara-saudara ini punya tanggung jawab di baznas daerah," kata Nadratuzzaman. "Tidak bisa mengandalkan lagi dalil agama, harus mengandalkan transformasi digital, IT," sambungnya. Dirinya menilai saat ini tidak boleh berhenti berinovasi, terutama di BAZNAS. Namun dirinya juga menjelaskan terkait keamanan atau cyber security. "Saya tidak mau baznas daerah membuat banyak hal, karena masalah keamanan," ujar Nadra. "Setiap hari antara 100-200 yang mencoba (hacker). saat bantuan Palestina, kita dihajar sampai ribuan," tuturnya. "Alhamdulillah kita bertahan, meskipun dihajar kita bisa bangkit lagi," ucapnya. Harapan Prof. Nadra agar para peserta yang hadir membawa oleh-oleh ke BAZNAS daerahnya masing-masing. "Saya berharap tolong yakinkan kepada pimpinan baznas di daerah, sekarang sudah eranya digital," katanya. "Siapa yang menguasai teknologi informasi dia yang menang," pungkasnya.
BERITA19/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
100 Usaha Mikro Terima Pembinaan dari BAZNAS Jabar dan BAZNAS Kabupaten Bandung
100 Usaha Mikro Terima Pembinaan dari BAZNAS Jabar dan BAZNAS Kabupaten Bandung
Sebanyak 100 usaha mikro mendapatkan pembinaan dari tim BAZNAS Jabar dan BAZNAS Kabupaten Bandung di Aula BAZNAS Kabupaten Bandung, Kamis 19 September 2024. Acara dihadiri Wakil Ketua 2 BAZNAS Jabar KH. Ali Khosim, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi, Wakil Ketua 2 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Abdul Rouf dan Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi. Menurut H. Ali Khosim, pembinaan ini sebagai tindak lanjut dari penyaluran bantuan modal kepada para pengusaha mikro Kabupaten Bandung sebesar Rp 1 juta per orang sebanyak 50 orang. Selain itu, ada juga 50 orang yang mendapatkan bantuan zmart dari BAZNAS RI yang disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. "Tentu sebelumnya BAZNAS Jabar sudah menggelar pembinaan lalu dilanjutkan di masing-masing BAZNAS kabupaten dan kota," katanya. Dia berharap agar usaha mikro bisa lebih berkembang sehingga bisa menyerahkan sebagian penghasilannya untuk zakat maupun infak. "Dari semula menerima bantuan atau Mustahik menjadi pembayar zakat maupun infak. Harus mau untuk berbagi kepada sesama," katanya. Sedangkan H. Yusuf menambahkan, nabi dan para sahabat adalah orang-orang kaya sehingga dengan mudah mengeluarkan hartanya untuk perjuangan umat. "Harus siap menjadi kaya dengan mentalnya yakni tak sombong dan ingin berbagi kepada sesama," ujarnya.***
BERITA19/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Bentuk Tim dan Salurkan Bantuan Korban Gempa Bumi
BAZNAS Kabupaten Bandung Bentuk Tim dan Salurkan Bantuan Korban Gempa Bumi
Saat BAZNAS Kabupaten Bandung kembali menyalurkan dana zakat, infak dan sedekah (ZIS) yang dihimpunnya kepada 100 penerima manfaat (mustahik) pada Rabu 18 September 2024 ternyata tiba-tiba aula bergetar. Amil maupun masyarakat yang sedang antre menerima bantuan akhirnya keluar ruangan untuk menyelematkan diri. Ternyata terjadi gempa bumi berkekuatan 5,0 MMI yang menimpa daerah Kecamatan Pangalengan dan Kertasari dengan kerugian yang besar. Merespon hal itu, pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung bergerak cepat dengan mengirimkan tim pendahulu ke Kecamatan Kertasari pada hari itu juga pukul 13.00 WIB. Tim yang beranggotakan H. Andris Fajar, Abdul Rohman, Ade Nurdiansyah, Dadi Cahyadi dan tim media Riri menggunakan dua mobil berangkat menuju ke lokasi. Tim juga membawa perlengkapan tenda, bantuan sembako maupun kopi dan teh untuk dikonsumsi petugas maupun warga masyarakat. "Selain berkoodinasi dengan tim Pemkab Bandung, kami juga membuka stand hangat berupa kopi dan teh karena banyak korban yang memilih tidur di tenda dengan udara dingin," kata Andris. Sedangkan pada Kamis 19 September 2024 tim BAZNAS Kabupaten Bandung membawa langsung bantuan yang dibutuhkan korban gempa bumi. Bantuan yang dibawa di antatanya mi instan, air mineral, kue-kue, dan kopi sachet. "Bantuan ini merupakan tahap pertama yang akan kami lanjutkan ke tahap berikutnya bekerja sama dengan aparat pemerintah," kata Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi didampingi Waka 1 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan yang sudah terjun ke lokasi gempa bumi.***
BERITA19/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Kembali Salurkan Bantuan 100 Penerima, Pejabat Perumda Tirta Raharja Ikut Serahkan
BAZNAS Kabupaten Bandung Kembali Salurkan Bantuan 100 Penerima, Pejabat Perumda Tirta Raharja Ikut Serahkan
BAZNAS Kabupaten Bandung kembali menyalurkan dana zakat, infak dan sedekah (ZIS) yang dihimpunnya kepada 100 penerima manfaat (mustahik).Acara dihadiri Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua IV H. Sarnapi, dan Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Raharja adalah Welly Nugraha, S.T., M.Si.Hadir juga Ketua Pelaksana BAZNAS H. Andris Fajar dan Ketua Kesekretariatan BAZNAS H. Ajat Abdullah Mubarok. Menurut Ustaz Jamjam, penyaluran bantuan ini sebagai upaya menjalankan amanah dari para Muzakki yang menitipkan zakat dan infaknya kepada BAZNAS Kabupaten Bandung."Termasuk titipan dari direksi dan karyawan Perumda Tirta Raharja yang zakat dan infaknya dititipkan di BAZNAS Kabupaten Bandung," katanya.Sementara Sarnapi mengatakan, kerja sama dengan Perumda Tirta Raharja bisa lebih meningkat seperti dalam mengatasi warga yang kekeringan."BAZNAS saat ini menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran untuk penyaluran air bersih ini. Semoga bisa nanti kerja sama dengan Tirta Raharja dapat meningkat lagi," katanya.Sedangkan Welly mengatakan, zakat dan infak dari Perumda Tirta Raharja Kabupaten Bandung sudah masuk ke BAZNAS Kabupaten Bandung untuk bisa dimanfaatkan masyarakat."Alhamdulillah kami bisa ikut berpartisipasi dalam pemberdayaan masyarakat melalui dana zakat, infak dan sedekah," katanya.
BERITA18/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Rakernis 2024 dibuka di Jakarta, Ini Kata Ketua BAZNAS RI
Rakernis 2024 dibuka di Jakarta, Ini Kata Ketua BAZNAS RI
Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Transformasi Digital Nasional resmi dibuka di Jakarta, Selasa 17 September 2024.Untuk diketahui Rakernis ini berlangsung selama tiga hari dan bertempat di Novotel Jakarta Gajah Mada.Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA dalam sambutannya menjelaskan tentang pentingnya digitalisasi dan information technology (IT)."Presiden RI berpesan tolong IT, tolong digitalisasi," kata Noor Achmad."BAZNAS IT nya harus modern," tuturnya.Ia pun menceritakan terutama saat Covid-19 banyaknya masalah IT terkhusus di BAZNAS daerah."Ada beberapa baznas daerah yang wifinya nggak punya, komputer rusak saat awal covid," ucapnya.Dirinya menilai IT di BAZNAS harus diperkuat."Transforrmasi digital dari pusat sampai ke bawah sehingga memunculkan SIMBA BAZNAS," ujar Noor Achmad.Hal tersebut, menurutnya akan berujung kepada trust dan mempermudah muzaki menunaikan zakat, infak sedekahnya."Semuanya untuk mempermudah muzaki dan sebagai trust di masyarakat," ucapnya."Mutlak adanya IT supaya muzaki itu percaya, sehingga dengan begitu IT merupakan sebuah kewajiban," sambungnya."Dari pusat sampai ke bawah, seluruh UPZ dan LAZ-LAZ yang ada. Jangan sampai ada muzaki yang tidak percaya kepada kita," pungkasnya.
BERITA17/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Dukung Bakti Sosial Khitanan Massal dan Donor Darah di PMI Kabupaten Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Dukung Bakti Sosial Khitanan Massal dan Donor Darah di PMI Kabupaten Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung ikut mendukung pelaksanaan bakti sosial untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan dan HUT PMI yang diadakan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung.Bakti sosial itu berupa khitanan massal dan donor darah yang berlangsung di Markas PMI Kabupaten Bandung Jln. Terusan Alfathu Soreang.Bakti sosial berupa khitanan massal bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung ini diikuti 31 anak.Sedangkan donor darah diikuti sekitar 150 orang dari ASN Kabupaten Bandung, pelajar, Polresta Bandung dan jajaran Polsek, relawan PMI dan masyarakat.Bahkan Wakapolresta Bandung AKBP Maruly Pardede juga ikut dalam donor darah tersebut sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama.Menurut Ketua PMI Kabupaten Bandung, H. Asep Deni Ramdani, bakti sosial ini sebagai rangkaian kegiatan PMI Kabupaten Bandung mulai dari gerak jalan santai sampai orientasi dewan pengurus dan PMI kecamatan."Alhamdulillah kegiatan selama Agustus sampai September ini penuh sebagai bukti PMI Kabupaten Bandung hadir di tengah masyarakat," katanya.Dalam kesempatan itu, BAZNAS Kabupaten Bandung ikut memberikan dukungan kepada PMI Kabupaten Bandung agar bakti sosial berjalan sukses.
BERITA17/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Tak Cuma Insentif, BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pembinaan Ustaz dan Ustazah
Tak Cuma Insentif, BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pembinaan Ustaz dan Ustazah
Setelah memberikan insentif kepada ribuan ustaz dan ustazah se-kabupaten Bandung kini BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar pembinaan ustaz dan ustazah. Pelatihan di Aula Oriza Sativa Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Minggu 15 September 2024, diikuti 100 ustaz dan ustazah. Acara dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi, Kasubag Tata Usaha Kemenag Kabupaten Bandung H. Saepuloh, guru besar UPI Bandung Prof. Dr. Udin Supriadi, M.Pd, dan Waka 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi. Menurut H. Yusuf, insentif yang diberikan kepada ustaz dan ustazah pada tahun ini sebanyak 1.070 orang yang disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. "Selain menangani insentif ustaz dan ustazah, BAZNAS Kabupaten Bandung juga memberikan insentif untuk guru ngaji dan takmir masjid sebanyak 3.441 orang," katanya. Selain memberikan insentif sebesar Rp 100 ribu per bulan, maka ustaz dan ustazah maupun takmir masjid memperoleh BPJS Ketenagakerjaan yang dibayarkan BAZNAS Kabupaten Bandung. "Bukan sebatas memperoleh insentif, maka hari ini kami juga memberikan pelatihan agar ustaz dan ustazah menjadi penggerak di masyarakat khususnya dalam baca tulis Al Quran maupun penyadaran pentingnya zakat, infak dan sedekah," katanya.
BERITA15/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Bimbingan Teknis Ustadz & Ustadzah Penerima Insentif dari Pemda melalui BAZNAS Kab. Bandung Sukses Digelar
Bimbingan Teknis Ustadz & Ustadzah Penerima Insentif dari Pemda melalui BAZNAS Kab. Bandung Sukses Digelar
Telah dilangsungkan Bimbingan teknis untuk ustadz & ustadzah penerima insentif dari pemda Kab. Bandung. Dalam acara yang digelar pada Minggu 15 September 2024, terdapat dua sesi. Sesi pertama pemaparan langsung dari Prof. Dr. H. Udin Supriadi, M.Pd. Sementara untuk sesi kedua Bimbingan Teknis Ustadz dan Ustadzah diisi oleh Wakil Ketua I Ustadz H. Jamjam Erawan sebagai narasumbernya. Dalam paparannya, Ustadz Jamjam Erawan menyampaikan bahwa dalam analisa BAZNAS Kabupaten Bandung, potensi zakat, infaq dan shedekah di Kabupaten Bandung bisa sampai diangka 190 milyard pertahun. Namun faktanya pada tahun 2023 baru bisa dihimpun 9 milyard. Oleh karena itu BAZNAS Kabupaten masa jabatan 2023-2028 bertekad untuk melakukan kolaborasi dan sinergi dalam upaya akselerasi penghimpunan yang lebih besar dari sebelumnya. Salah satu mitra strategis untuk bisa bersama-sama mencerdaskan dan memberdayakan pengelolaan zakat itu adalah dengan asatidz wa asatidzah sebagai duta zakat yang bertugas untuk mensosialisasikan syariat zakat, infaq dan shadaqah kepada warga Kabupaten Bandung sehingga mereka sadar untuk menunaikan rukun Islam ketiga ini. Kehadiran BAZNAS kata Ustadz Jamjam Erawan ini menjadi sangat penting dan strategis untuk bersama-sama menyelesaikan masalah bangsa saat ini. Salah satu dari masalah saat ini adalah kemiskinan ekstrim dan stunting menjadi masalah yang sangat fundamental bangsa saat ini, karena menyangkut aktor pembangunan di masa depan. Apalagi kita sudah sepakat untuk menjadikan perayaan 100 Indonesia tahun 2045 menjadi Indonesia Emas. Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh Sumber Daya Manusia yang sehat jasmani dan rohani, berilmu dan beramal serta berakhlak mulia dan agung yang menjadi aktor sejarah penentu arah kiblat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur yang diridhoi oleh Allah swt.
BERITA15/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Distribusi Bantuan Secara Massal
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Distribusi Bantuan Secara Massal
Seperti bukan-bulan sebelumnya, BAZNAS Kabupaten Bandung kembali menyalurkan bantuan kepada Mustahik secara massal.Pada September 2024 ini BAZNAS Kabupaten Bandung menyerahkan bantuan kepada 149 orang yang termasuk Mustahik atau berhak menerima zakat.Penyerahan bantuan dihadiri Waka 1 Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Bandung Ustaz H. Jamjam Erawan, Waka 4 H. Sarnapi, Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Bandung H. Andris Fajar dan jajaran Bidang Distribusi BAZNAS Kabupaten Bandung.Menurut Ustaz Jamjam, bantuan dari BAZNAS Kabupaten Bandung ini pada hari ini untuk bidang kesehatan sebanyak 60 orang."Sedangkan tahap berikutnya pada minggu depan untuk bantuan pendidikan, bantuan pemberdayaan ekonomi dan lain-lainnya," ucapnya.Sedangkan H. Sarnapi menekankan setiap bulan BAZNAS Kabupaten Bandung menyalurkan insentif guru ngaji dan takmir masjid sebanyak 3.441 orang termasuk BPJS Ketenagakerjaan."Baru-baru ini BAZNAS juga mendapatkan amanah dari Pemkab Bandung untuk menyalurkan insentif ustaz dan ustazah lebih dari 1.000 orang dari APBD. Sedangkan pembayaran BPJS Ketenagakerjaan ustaz dan ustazah dari dana BAZNAS Kabupaten Bandung," katanya.
BERITA12/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BPR Kerta Raharja Ingin Jalin Kerja Sama Lebih Intensif dengan BAZNAS Kabupaten Bandung
BPR Kerta Raharja Ingin Jalin Kerja Sama Lebih Intensif dengan BAZNAS Kabupaten Bandung
Direktur utama BPR Kerta Raharja Kabupaten Bandung Aep Hendar Cahyadi bersilaturahmi kepada BAZNAS Kabupaten Bandung, Senin 9 September 2024, dan diterima Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi.Hadir tiga wakil ketua BAZNAS Kabupaten Bandung yakni Waka 1 Ustaz Jamjam Erawan, Waka 2 H. Abdul Rouf, dan Waka 4 H. Sarnapi.Menurut Aep Hendar, BPR Kerta Raharja ingin lebih meningkatkan kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung untuk peningkatan manfaat bagi warga masyarakat."Ada tujuan yang sama antara BPR dengan BAZNAS sehingga kita harus bergandengan tangan untuk kepentingan masyarakat banyak," ujarnya.Sedangkan Yusuf Ali mengatakan, pihaknya siap bekerja sama dengan BPR Kerta Raharja dengan semua fasilitas yang dimiliki badan usaha milik daerah Kabupaten Bandung tersebut."Semoga para pimpinan dan karyawan BPR Kerta Raharja juga bisa memberikan zakat atau infaknya kepada BAZNAS Kabupaten Bandung," katanya.Yusuf Ali ingin meluruskan pemikiran selama ini yang masih keberatan dengan pembayaran zakat dan infak."Karena masih ada anggapan pemotongan gaji atau tunjangan, padahal bayar zakat atau infak adalah membersihkan harta tiap kaum Muslimin," katanya.
BERITA09/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Hadir dalam Peringatan 10 Tahun PLTP Patuha 1
BAZNAS Kabupaten Bandung Hadir dalam Peringatan 10 Tahun PLTP Patuha 1
Jajaran BAZNAS Kabupaten Bandung hadir dalam peringatan 10 tahun pembangunan sumur 1 Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Patuha, Desa Sugih Mukti, Kecamatan Pasirjambu. Dari BAZNAS Kabupaten Bandung hadir Waka 4 H. Sarnapi, Staf Pengumpulan Ustaz Dudin dan staf SAU Abdul Rahman. Nampak hadir juga Dirut Geodipa Energi Yudistian Yunis, General Manajer Geodipa Patuha Ruly Husnie Ridwan, Sekda Kabupaten Bandung H. Cakra Amiyana dan para pejabat di lingkungan Pemkab Bandung. Menurut Yunis, selama 10 tahun beroperasi banyak tantangan, namun alhamdulilah semuanya bisa berjalan dengan baik. "Kami sudah bersama selama 22 tahun dengan PLTP Dieng dengan kondisi pembangkit tanpa kepastian. Sedangkan di wilayah Kabupaten Bandung ini juga sudah 10 tahun yang juga kondisi awalnya penuh ketidakpastian," katanya. Bisa menjalankan dengan baik, jalannya tak sederhana dan penuh turunan terjal. "Setelah berhasil dengan mengoperasikan Patuha 1 bisa menjadi pondasi bagi pengoperasian Patuha 2 yang akan beroperasi dua tahun lagi," katanya. Dia juga merasa bersyukur karena pada Tahun 2022 PT Geodipa Energi berhasil pertama kali menyetorkan dividen ke negara karena revenue Geodipa bisa tembus di atas Rp 1 triliun. Ketika ditanya soal kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung di sela-sela jamuan makan siang, Yunis mengatakan pihaknya siap untuk meningkatkan kerja sama dan menyambut baik upaya BAZNAS membantu perusahaan. "Kemarin BAZNAS sudah membantu dalam penyediaan sembako semoga makin meningkat dengan bantuan kepedulian lainnya," katanya.***
BERITA09/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BPRS HIK Parahyangan dan BAZNAS Kabupaten Bandung Jalin Kerja Sama Penyaluran Zakat
BPRS HIK Parahyangan dan BAZNAS Kabupaten Bandung Jalin Kerja Sama Penyaluran Zakat
Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) HIK Parahyangan menjalin kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung untuk penyaluran zakat, infak dan sedekah (ZIS) perusahaan. Penandatangan kerja sama ini dilakukan Direktur Utama BPRS HIK Parahyangan Martadinata, SE, MAB,AK, dan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi, Kamis 7 September 2024. Acara dihadiri Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi dan Ketua UPZ BPRS HIK Parahyangan Ustaz Danang. Martadinata mengatakan, pihaknya akan secara rutin menyalurkan zakat perusahaan kepada BAZNAS dan Rumah Zakat. "Kalau untuk penyaluran zakat silakan saja langsung dibayarkan sebab ini menjadi sebuah kewajiban," katanya. Sedangkan H. Yusuf Ali mengatakan, pihaknya menyambut baik penyaluran zakat dari BPRS HIK Parahyangan karena memang kantor pusatnya berada di Kabupaten Bandung. "Semoga kerja sama ini akan lebih meningkat lagi baik dalam penyaluran zakat maupun dalam pemberdayaan masyarakat Kabupaten Bandung," katanya. BAZNAS Kabupaten Bandung siap bekerja sama dengan BPRS HIK Parahyangan khususnya dalam program pemberdayaan ekonomi warga.***
BERITA06/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Kunjungan BAZNAS Media Center ke BAZNAS Kab. Bandung
Kunjungan BAZNAS Media Center ke BAZNAS Kab. Bandung
Tim BAZNAS Media Center melakukan kunjungan sekaligus silaturahmi ke BAZNAS Kab. Bandung yang berkantor di Soreang pada Jumat, 6 September 2024.Diketahui agenda ini merupakan rangkaian kunjungan dari BAZNAS RI ke BAZNAS Kota/Kab.Humas BAZNAS RI, Mas'ud sedikit menjelaskan terkait kantor digital dan optimalisasinya."Dengan adanya saluran optimasi, diharapkan bisa dimaksimalkan," katanya.Mas'ud menilai banyak sekali strategi yang perlu dilakukan supaya program BAZNAS Kab. Bandung bisa tersyiarkan."Selain melalui kantor digital, bisa berkolaborasi dengan media-media di Kab. Bandung," ucapnya."Tak kalah penting, optimasi medsos," sambungnya.Dirinya juga sedikit menyinggung tentang Indonesia sebagai negara paling dermawan di dunia dan Gen-Z."Tingginya partisipasi Gen-Z dalam menyalurkan harus kita fasilitasi," ucap Mas'ud."Kita harus aware dengan aplikasi-aplikasi yang sekarang menjamur, untuk memberikan kemudahan bagi mereka," pungkasnya.
BERITA06/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS RI Komitmen Tingkatkan Literasi ZIS melalui Media Visit ke Program Unggulan
BAZNAS RI Komitmen Tingkatkan Literasi ZIS melalui Media Visit ke Program Unggulan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia terus berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan kepercayaan masyarakat terhadap zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan "Media Visit" ke sejumlah program unggulan di Kabupaten Bandung. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran langsung kepada media mengenai berbagai program inovatif yang telah dan sedang dijalankan oleh BAZNAS. "Dengan media visit ini, kami berharap masyarakat semakin memahami dan terdorong untuk berzakat melalui BAZNAS," ujar Pimpinan BAZNAS RI bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan yang juga sekaligus Pembina BAZNAS Provinsi Jawa Barat, BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Barat melalui keterangan tertulis, Jumat (6/9/2024). Keterangan tersebut disampaikan Kang Izank-begitu biasa disapa-terkait Media Visit BAZNAS Media Center (BMC) 2024 yang digelar Sekretariat BAZNAS RI. Unit BAZNAS yang dipimpin Sestama Dr. Muchlis Muhammad Hanafi ini, mengirimkan tim untuk meliput kinerja BAZNAS Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat pada Kamis - Sabtu (5-7/9/2024). Tim terdiri atas humas dan sekretariat BAZNAS RI, serta wartawan media massa nasional dan lokal. Tim diterima oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, Wakil Ketua I Jamjam Erawan, Wakil Ketua IV Sarnapi, Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Bandung Andris beserta jajaran amilin dan amilat BAZNAS Kabupaten Bandung. Setelah berdiskusi, tim Sekretariat BAZNAS RI dan media, diajak berkeliling ke titik-titik lokasi program BAZNAS Kabupaten Bandung. Mereka bersama-sama menyaksikan kinerja para amil dan dampak positif-konstruktif terhadap mustahik. Selama kunjungan, tim media berkesempatan untuk melihat langsung berbagai program unggulan BAZNAS Kabupaten Bandung, seperti Kantor Digital, Studio Podcast, Aplikasi ZISPay, ZMart, UMKM Binaan Kopi Lembur, BAZNAS Center, dan lokasi persiapan peluncuran Z-Coffee. Program-program tersebut telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan. "Kami sangat mengapresiasi inisiatif BAZNAS RI untuk melibatkan media dalam kegiatan ini," ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi. "Kerja sama dengan media sangat penting untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat."
BERITA06/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Laporan Hasil Pengumpulan UPZ Kecamatan BAZNAS Kab. Bandung Januari-Juni 2024
Laporan Hasil Pengumpulan UPZ Kecamatan BAZNAS Kab. Bandung Januari-Juni 2024
Pada Senin 9 September 2024, BAZNAS Kabupaten Bandung berkesempatan kembali hadir di tengah-tengah acara Siraman Rohani bagi ASN se Kab. Bandung. Dalam acara yang digelar di Gedung Moh Toha Soreang tersebut, BAZNAS melalui Wakil Ketua I Drs H. Jamjam Erawan, MAP. menyampaikan tentang laporan penghimpunan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kecamatan di semester 1, tepatnya dalam rentang Januari-Juni 2024. Jamjam menyampaikan dan menegaskan bahwa BAZNAS hadir untuk menolong dan menyelamatkan para muzaki. "Kehadiran BAZNAS akan menjadi penolong dan penyelamat untuk menyucikan jiwa muzaki, membersihkan harta, memudahkan segala urusan," ucapnya. "Zakat punya peran dan fungsi melindungi kita dari orang-orang yang zalim," tuturnya. Tak lupa dirinya memberi apresiasi serta ucapan terima kasih kepada para UPZ Kecamatan dan juga OPD yang telah menitipkan zakat, infak sedekahnya ke BAZNAS Kabupaten Bandung. "Alhamdulillah kecamatan hampir setiap bulan, hampir lengkap (penghimpunannya)," ujarnya. "Ada 1 kecamatan yang istimewa, Nagreg. sudah menghimpun kepada upz desanya masing-masing," sambungnya. Adapun selain penghimpunan, Jamjam juga menyampaikan perihal pendistribusian dana zakat, infak sedekah yang telah didistribusikan kepada program-program BAZNAS. "Kami sudah mendistribusikan kepada beberapa program BAZNAS, difokuskan untuk stunting dan penurunan kemiskinan," pungkasnya.***
BERITA02/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Paparkan Program Infak Siswa Madrasah di Rapat Evaluasi Kemenag
BAZNAS Kabupaten Bandung Paparkan Program Infak Siswa Madrasah di Rapat Evaluasi Kemenag
Sebagai upaya peningkatan kinerja maupun pelayanan di bidang pendidikan, Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Bandung mengadakan evaluasi kinerja dari Kamis-Jumat, 29-30 Agustus 2024. Pada acara itu wakil ketua IV BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi memaparkan program infak madrasah yang bisa digerakkan MI, MTS maupun MA. Acara dihadiri Kasubag Tata Usaha Kemenag Kabupaten Bandung H. Asep Saepuloh, Ketua Pokjawas H. Nasirun, dan para pengurus kelompok kerja kepala MI dan MTs se-kabupaten Bandung. Lebih jauh Sarnapi mengatakan, BAZNAS ingin membantu keberadaan madrasah yang sebagian besar berstatus swasta. "Salah satu masalah utama madrasah adalah kurangnya pendanaan karena hanya mengandalkan BOS. Dengan adanya infak dari madrasah, untuk madrasah dan dikelola madrasah akan sangat membantu pendanaan ini," ujarnya. Teknisnya pihak madrasah bisa mengadakan infak Jumat yang dikumpulkan lalu ditransfer ke rekening BAZNAS Kabupaten Bandung. "Dana yang terkumpul akan dikembalikan lagi kepada pihak Madrasah sesuai dengan kebutuhan di lapangan," ujarnya. Sedangkan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Bandung, H. Wawan Solihin mengatakan, evaluasi kinerja ini untuk melihat pelaksanaan program-program yang sudah dilaksanakan setahun terakhir ini. "Tentunya untuk melihat ke depan agar kinerja semua komponen pendidikan madrasah maupun pelayanan juga lebih baik," katanya. Dia mencontohkan soal kecepatan dalam pengerjaan data pendidikan dari madrasah yang kerap terlambat. "Ini pentingnya pemberdayaan operator madrasah sehingga Kabupaten Bandung jangan terus terlambat dibandingkan kabupaten dan kota lain," ujarnya di Pangandaran. Dia berharap agar madrasah bisa lebih berkembang dengan mengadakan berbagai kegiatan dan perlombaan.***
BERITA02/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Amil BAZNAS Berdosa Kalau Tak Sosialisasikan ZIS kepada Muzakki, Nur Chamdani: Kuncinya Promanis
Amil BAZNAS Berdosa Kalau Tak Sosialisasikan ZIS kepada Muzakki, Nur Chamdani: Kuncinya Promanis
Pimpinan BAZNAS RI Kol. CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani mengatakan, berdosa apabila ada Amil yang tak mensosialisasikan kewajiban zakat, infak maupun sedekah (ZIS) kepada orang yang mampu ekonominya. "Kasihan orang yang secara ekonomi sudah mampu untuk membayar zakat minimal infak atau sedekah ternyata tak membayarnya karena tidak tahu," kata Nur Chamdani saat BAZNAS Jabar mengadakan rapat koordinasi bidang (Rakorbid) IV di Kabupaten Cianjur, Senin 2 September 2024. Hal itu disebabkan orang tersebut memakan juga penghasilan yang seharusnya menjadi bagian dari kaum kurang mampu. "Amil jangan malas apalagi capek untuk mengingatkan Muzakki. Amil harus jadi orang yang Promanis," katanya. Promanis adalah amil yang profesional, amanah dan Istikomah. "Menjelang Pilkada ini jangan bermain api yakni secara tegas mendukung calon kepala daerah. Jangan main-main dengan amanat uang ZIS ini sebab bisa saja lolos dari hukum tapi di sisi Allah ga akan lolos," ujarnya. Wakil Ketua Bidang IV BAZNAS Jabar H. Achmad Faisal, S.Pd, mengatakan, urusan inti BAZNAS ada di bidang pengumpulan dan bidang pendistribusian. "Nah sering kali hal-hal yang ditangani dua bidang itu dimasukkan menjadi urusan waka 4 sehingga urusannya sangat banyak," katanya.***
BERITA02/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Pemkab Bandung Gandeng BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Insentif Ustaz dan Ustazah
Pemkab Bandung Gandeng BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Insentif Ustaz dan Ustazah
Bertempat di Gedung M. Toha, Pemkab Bandung bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung meluncurkan insentif ustaz dan ustazah bagi 1.070 orang, Rabu 28 Agustus 2024.Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi mengatakan, insentif ustaz dan ustazah berasal dari APBD Kabupaten Bandung sebesar Rp1,3 miliar."Hal ini salah satu bentuk kanyaah atau rasa sayang bupati kepada para guru ngaji atau ustaz dan ustazah. Alhamdulillah BAZNAS Kabupaten Bandung juga memberikan insentif 3.400 orang guru ngaji dan takmir dari dana Zakat, infak dan sedekah yang dikumpulkan BAZNAS," ujarnya.Dia menambahkan, insentif ustaz dan ustazah ini sebesar Rp100 ribu per bulan yang dibayarkan selama dua kali dalam tahun 2024."BAZNAS Kabupaten Bandung menambahkan dengan membiayai BPJS Ketenagakerjaan bagi para ustaz dan ustazah ini," katanya.Acara dihadiri Sekda Kabupaten Bandung H. Cakra Amiyana, Kepala Kemenag Kabupaten Bandung H. Cece Hidayat, ketua dan para wakil ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Kepala Bank Muamalat Regional Jabar dan Kalimantan 1 Erik Ernawan, Ketua FKDT KH. Daud, Ketua DMI Kabupaten Bandung KH. Gus Ali Fadhil, Plt Kadisdik Kabupaten Bandung Hj. Euis, Asisten Pemkesra H. Ruli Hadiana, MUI Kabupaten Bandung, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojongsoang.Sedangkan Erik Ermawan menyatakan, Bank Muamalat memberikan dukungan penuh kepada kegiatan sosial maupun pemberdayaan ekonomi syariah di Kabupaten Bandung yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Bandung."Alhamdulillah untuk insentif ustaz dan ustazah ini bisa bekerja sama dengan Bank Muamalat. Moga kami bisa memberikan pelayanan terbaik," ujarnya. Sementara Kepala Kemenag Kabupaten Bandung, H. Cece Hidayat mengatakan, dari 1.070 orang itu berlatar belakang sebagai guru Diniyah takmiliyah, guru ngaji di masjid, dan ustaz/ustazah TKA/TPA."Program ini merupakan keberpihakan kepada masyarakat khususnya kaum Muslimin. Sebab Pemkab Bandung ingin meningkatkan mutu SDM khususnya masalah karakter," ucapnya
BERITA28/08/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kab Bandung Gelar Pembinaan Untuk Ratusan UPZ Desa dan Kecamatan
BAZNAS Kab Bandung Gelar Pembinaan Untuk Ratusan UPZ Desa dan Kecamatan
Setelah menggelar pembinaan secara online atau daring pada Minggu lalu kini sebuah gebrakan dilakukan BAZNAS Kabupaten Bandung. Hal ini untuk upaya peningkatan pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS) dari kaum Muslimin kabupaten Bandung. Caranya dengan melakukan pemberdayaan dan pembinaan unit pengumpulan zakat (UPZ) kecamatan sampai UPZ desa dan kelurahan. Pembinaan dilakukan pada Rabu, 21 Agustus 2024, yang dihadiri para pengurus UPZ dari 31 kecamatan dan 280 desa dan kelurahan. Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, KH. Yusuf Ali Tontowi mengatakan, sampai saat ini UPZ termasuk masjid-masjid lebih banyak bergerak saat Ramadhan dan Idul Fitri khususnya menangani zakat fitrah. "Jumlah pengumpulan zakat fitrah di Kabupaten Bandung sekitar Rp140 miliar yang hanya setahun sekali," katanya. Sedangkan zakat maal jauh lebih besar potensinya apalagi bila ditambah dengan infak dan sedekah. "Infak dan sedekah bahkan bisa juga dikeluarkan oleh orang yang peduli meski kondisi ekonominya kurang baik sehingga potensinya sangat besar," ucapnya. BAZNAS Kabupaten Bandung berharap agar para pengurus UPZ bisa menggali potensi ZIS di wilayahnya dan disalurkan untuk pemberdayaan masyarakat. Bahkan BAZNAS Kabupaten Bandung sudah membuat aturan yakni sebanyak 70 persen dana ZIS yang terkumpul bisa kembali ke UPZ dalam bentuk tunai dan 30 persen disalurkan dalam bentuk program pemberdayaan masyarakat. "Malah BAZNAS Kabupaten Bandung akan memberikan insentif atau tambahan untuk UPZ yang berhasil meraih pengumpulan misalnya minimal Rp5 juta per bulan," kata Wakil Ketua Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Bandung, Ustaz Jamjam Erawan.***
BERITA21/08/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Kenalkan BAZNAS Go To School, Ini Bentuk Program dan Bantuan yang Diberikan
BAZNAS Kabupaten Bandung Kenalkan BAZNAS Go To School, Ini Bentuk Program dan Bantuan yang Diberikan
Di sela-sela silaturahmi dan seminar nasional yang dihadiri ribuan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Dome Balerame, BAZNAS Kabupaten Bandung Soreang, BAZNAS Kabupaten Bandung mengenalkan program "BAZNAS Go to School". Acara pada Minggu 11 Agustus 2024 dihadiri Direktur PAI Kemenag M. Munir, Bupati Bandung H. Dadang Supriatna atau Kang DS, Kabid Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Jabar H. Asnawi, Kepala Kemenag Kabupaten Bandung H. Cece Hidayat, dan Plt Kepala Disdik Kabupaten Bandung Euis Sumiati. Menurut Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi, program ini berupa pengumpulan infak dari sekolah, untuk sekolah dan dikelola sekolah. "Sekolah bisa membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang nantinya mengumpulkan infak atau sedekah dari para guru dan para siswa," katanya didampingi wakil ketua 1 dan wakil ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung. Sedangkan dana infak yang dikumpulkan dari para guru PAI juga disalurkan untuk kegiatan para guru maupun kebutuhan para guru PAI dan pihak sekolah. "Silakan ajukan kalau ada KKG atau MGMP PAI yang membutuhkan dana untuk kegiatan maupun anggota keluarganya yang perlu pertolongan," katanya. Pada kesempatan itu, BAZNAS Kabupaten Bandung menyerahkan santunan anak yatim maupun anak dari keluarga kurang mampu. Menurut ketua panitia, Firman Fauzan, sejak silaturahmi dengan Kang DS beberapa tahun lalu sudah mendapatkan bantuan pendidikan profesi guru PAI. "Dengan adanya bantuan dana pendidikan profesi PAI ini sehingga para guru PAI mendapatkan sertifikasi yang dibayarkan melalui Kemenag Kabupaten Bandung," ujarnya.
BERITA11/08/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bandung.

Lihat Daftar Rekening →