WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Apel Perdana Pascalibur Idulfitri, Teguhkan Semangat Menjaga Nilai-Nilai Ramadan

SOREANG, 30 MARET 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar apel amilin dan amilat perdana pascalibur Idulfitri pada Senin, 30 Maret 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, Jamjam Erawan.

Apel tersebut menjadi momentum awal untuk kembali meneguhkan semangat pengabdian dan etos kerja seluruh amilin serta amilat setelah menjalani ibadah Ramadan dan perayaan Idulfitri. Dalam amanatnya, ditekankan pentingnya menjaga ruh dan nilai-nilai Ramadan agar tidak berhenti seiring berakhirnya bulan suci.

Pesan yang disampaikan merujuk pada ungkapan ulama besar Yusuf al-Qaradawi“Kun rabbaniyyan wa la takun ramadhaniyyan”, yang bermakna agar setiap muslim menjadi hamba Allah yang istiqamah dalam kebaikan, bukan hanya semangat beribadah ketika Ramadan tiba.

Melalui pesan tersebut, seluruh amilin dan amilat diingatkan agar tidak terjebak pada pola ibadah yang bersifat musiman atau tahunan semata. Nilai-nilai spiritual yang telah dibangun selama Ramadan diharapkan tetap hidup dan menjadi bagian dari keseharian, termasuk dalam menjalankan tugas pelayanan dan pengelolaan zakat di lingkungan BAZNAS Kabupaten Bandung.

Bagi para amilin dan amilat yang diberi amanah untuk berkhidmat di BAZNAS, semangat Ramadan dipandang perlu terus dihidupkan dalam berbagai bentuk amalan maupun perilaku. Hal tersebut meliputi kebiasaan menjalankan puasa sunnah, shalat malam, tadarus Al-Qur’an, serta memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.

Selain amalan ibadah, nilai-nilai utama yang terkandung dalam Ramadan juga dinilai sangat relevan dalam menunjang kinerja dan pengabdian sehari-hari. Nilai-nilai seperti kesabaran, kejujuran, kedisiplinan, kepedulian, serta kebiasaan bangun di sepertiga malam terakhir menjadi fondasi penting yang dapat memperkuat karakter pribadi maupun profesionalisme kerja.

Nilai-nilai tersebut diyakini tidak hanya berpengaruh terhadap kualitas ibadah personal, tetapi juga dapat menjadi penopang keberhasilan dalam pekerjaan, karier, serta capaian institusi. Dalam konteks kelembagaan, semangat menjaga nilai-nilai Ramadan diharapkan dapat mendorong amilin dan amilat untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui apel perdana ini, BAZNAS Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang tidak hanya profesional dan amanah, tetapi juga dilandasi oleh nilai-nilai spiritual yang kuat, sehingga kebermanfaatan lembaga dapat terus dirasakan secara luas oleh masyarakat.***

30/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Pemkab Bandung Resmikan Kehadiran Mawmie Soreang di Lantai 1 Gedung BAZNAS Center

SOREANG, 27 MARET 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung bersama Pemkab Bandung meresmikan kehadiran Mawmie Soreang yang mulai menempati lantai 1 Gedung BAZNAS Center, Jalan Gading Tutuka, Soreang, pada Jumat, 27 Maret 2026.

Peresmian tersebut dilakukan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Kabupaten Bandung, Muhammad Usman, yang hadir mewakili Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Kegiatan ini turut dihadiri Kabag Kesra Kabupaten Bandung Asep Hadian, Camat Soreang Haris Taupik, Kapolsek Soreang Kompol Oeng Haeruman, Kepala Desa Cingcin H. Aceng Suhud, perwakilan Bapenda dan Disdagin, serta jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, didampingi para wakil ketua.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, menegaskan bahwa kesadaran masyarakat terhadap zakat, infak, dan sedekah masih perlu terus diperkuat. Menurutnya, ibadah sosial tersebut merupakan bagian penting dari ajaran Islam yang tidak dapat dipisahkan dari kepedulian terhadap sesama.

“Salah satu ibadah yang kurang diperhatikan dan dilaksanakan adalah membayar zakat, infak dan sedekah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa ajaran Islam telah menegaskan pentingnya perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama fakir miskin dan anak yatim.

“Padahal dalam Al-Qur’an sudah jelas dan tegas yakni adanya golongan yang mendustakan agama yang salah satu cirinya adalah tidak menyantuni fakir miskin serta anak yatim,” lanjutnya.

Lebih jauh, kehadiran Mawmie Soreang di lantai 1 Gedung BAZNAS Center dipandang sebagai bagian dari upaya optimalisasi pemanfaatan gedung agar memiliki nilai guna yang lebih luas. Selain menjadi ruang aktivitas produktif, keberadaan tenant di lingkungan gedung juga diharapkan dapat mendukung penguatan kebermanfaatan sosial yang selama ini dijalankan BAZNAS Kabupaten Bandung.

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Bandung yang dibacakan oleh Muhammad Usman, Pemerintah Kabupaten Bandung menyampaikan apresiasi atas langkah pemanfaatan Gedung BAZNAS Center secara lebih optimal.

Menurutnya, pemanfaatan gedung tersebut dapat menjadi salah satu bentuk terobosan yang memberikan dampak positif terhadap penguatan kesejahteraan masyarakat.

“Kerja sama antara BAZNAS dengan Mawmie merupakan terobosan yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Muhammad Usman saat membacakan sambutan Bupati Bandung.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan Gedung BAZNAS Center diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Karena hasil dari Gedung BAZNAS Center nantinya juga akan dipergunakan buat santunan dan pemberdayaan ekonomi warga Kabupaten Bandung,” lanjutnya.

Dengan diresmikannya Mawmie Soreang di Gedung BAZNAS Center, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap pemanfaatan aset lembaga dapat terus dioptimalkan guna mendukung keberlanjutan program sosial, santunan, serta pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

27/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Perkuat Sinergi Bersama PWI, Paparkan Program dan Peningkatan Pengumpulan ZIS

SOREANG, 19 MARET 2026Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama dengan insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Baznas Center Soreang pada Rabu, 18 Maret 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bandung dan media dalam mendukung optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus menyampaikan perkembangan program serta capaian kinerja lembaga.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, memaparkan bahwa BAZNAS memiliki tiga fungsi utama, yaitu menghimpun, mendistribusikan, serta menyusun laporan keuangan secara transparan dan akuntabel.

Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan ZIS di BAZNAS berlandaskan prinsip 3A, yaitu aman secara syariah, aman regulasi, serta aman dalam koridor Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dari sisi pendistribusian, dana ZIS disalurkan melalui lima bidang utama, yakni pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, sosial kemasyarakatan, serta kebencanaan. Salah satu fokus utama saat ini adalah penguatan program pemberdayaan ekonomi sebagai upaya mendorong kemandirian mustahik.

BAZNAS Kabupaten Bandung telah mengembangkan berbagai program produktif, di antaranya Z-Chicken, Z-Coffee, dan Z-Cosmetic yang menyasar pelaku usaha kecil serta kaum ibu. Program-program tersebut dirancang agar bantuan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi berkelanjutan.

Selain itu, BAZNAS juga menghadirkan skema Mustahik Investor, yaitu model pemberdayaan melalui kerja sama dengan pelaku usaha. Dalam skema ini, bantuan diberikan kepada mustahik dan dikelola bersama mitra usaha sehingga memiliki potensi untuk berkembang lebih optimal.

Dari sisi penghimpunan, BAZNAS Kabupaten Bandung mencatat tren peningkatan yang signifikan dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2023, penghimpunan ZIS berada di kisaran Rp8 miliar, meningkat menjadi Rp12,5 miliar pada 2024, dan kembali naik menjadi Rp17,5 miliar pada tahun 2025.

Peningkatan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan ZIS melalui BAZNAS. Dengan capaian tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung terus berupaya memperluas dampak program, tidak hanya dalam aspek sosial, tetapi juga dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

 

Kegiatan silaturahmi dan buka bersama ini turut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung serta perwakilan PWI Kabupaten Bandung, sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan dan memperkuat peran media dalam mendukung dakwah zakat di Kabupaten Bandung.***

19/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Tutup Program Dai Pelosok di Kertasari

SELASA, 17 MARET 2026 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung resmi menutup program Dai Pelosok Ramadan 1447 H yang dilaksanakan di Desa Tarumajaya, Kec. Kertasari pada Selasa, 17 Maret 2026. Kegiatan penutupan dipusatkan di Masjid Sabilul Huda dan dihadiri berbagai unsur terkait.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung diwakili oleh Adjat Abdullah dan Asrofil Anam. Turut hadir Kepala Desa Tarumajaya sebagai perwakilan pemerintah desa, menandai sinergi antara BAZNAS dan pemerintah setempat dalam mendukung program keagamaan di masyarakat.

Program Dai Pelosok merupakan salah satu program unggulan Ramadan BAZNAS Kabupaten Bandung yang bertujuan meningkatkan literasi Al-Qur’an, khususnya dalam upaya mengentaskan buta huruf Al-Qur’an di wilayah pelosok. Pada tahun 2026, program ini dilaksanakan di dua titik, yakni Desa Tarumajaya di Kecamatan Kertasari dan Desa Lamajang di Kecamatan Pangalengan.

Dalam kesempatan tersebut, Adjat Abdullah menjelaskan bahwa program Dai Pelosok merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan dai ke wilayah yang membutuhkan pembinaan keagamaan, khususnya dalam pengajaran Al-Qur’an.

“Dai pelosok adalah dai yang dikirim ke daerah pelosok melalui BAZNAS Kabupaten Bandung, tujuan utamanya memberantas buta huruf Al Quran,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dari ratusan desa yang ada di Kabupaten Bandung, hanya dua desa yang terpilih menjadi lokasi pelaksanaan program pada tahun ini, dengan pelaksanaan kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih 25 hari.

“Dari 270 desa, yang terpilih dua desa, Lamajang dan Tarumajaya. Alhamdulillah kegiatannya selama 25 hari lancar,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan penutupan juga diisi dengan santunan bagi anak yatim berupa 20 paket sembako. Kegiatan tersebut menjadi penutup dari seluruh rangkaian program Dai Pelosok yang telah berjalan selama bulan Ramadan.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap dapat terus memperluas jangkauan dakwah zakat serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di wilayah pelosok.***

17/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Terima Penyaluran ZIS dan Fidyah dari Asisten Pemerintahan Kabupaten Bandung

SOREANG, 16 MARET 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menerima penyaluran zakat, infak, sedekah (ZIS), serta fidyah dari jajaran Asisten Pemerintahan Kabupaten Bandung pada Senin, 16 Maret 2026.

Penyerahan tersebut dilakukan oleh para asisten di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari komitmen aparatur pemerintah dalam menunaikan kewajiban zakat serta memperkuat gerakan zakat di daerah.

Dalam kegiatan tersebut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bandung, Erwin, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Usman, serta Asisten Administrasi Umum, Hairun. Penyerahan ZIS dan fidyah tersebut diterima langsung oleh jajaran BAZNAS Kabupaten Bandung.

Untuk diketahui, sebelumnya Bupati Bandung H. M. Dadang Supriatna beserta jajaran juga telah menunaikan zakatnya ke BAZNAS pada momen Nuzulul Quran lalu.

Penyaluran ZIS dan fidyah dari unsur pemerintahan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam mengoptimalkan penghimpunan dana umat.

Dana yang dihimpun melalui BAZNAS selanjutnya akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial di Kabupaten Bandung.

 

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan fidyah dapat semakin terorganisir serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.***

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Bandung Buka Donasi Pembangunan MTs Nurussalam, Kondisi Bangunannya Sangat Memprihatikan
BAZNAS Kabupaten Bandung Buka Donasi Pembangunan MTs Nurussalam, Kondisi Bangunannya Sangat Memprihatikan
Kondisi bangunan MTs Nurussalam Kampung Puncak Mulya, Desa Sukamulya, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, sungguh memprihatinkan.Dari tiga ruang kelas yang ada, ada satu ruang kelas yang kondisinya perlu perbaikan segera. Ruang kelas itu berukuran sekitar 6 meter x 5 meter yang semua dindingnya terbuat dari bahan GRC. Itu pun sudah tak mulus sebab banyak lubang kecil di GRC sehingga kalau hujan membuat air masuk ke ruang kelas.Sedangkan atap terbuat dari asbes yang terlihat berupa asbes bekas bukan baru. Tak ada plafon penutup asbes yang termasuk bahan berbahaya bagi tubuh.Sedangkan lantai bukan lah dari keramik melainkan hanya disemen. Kondisinya juga penuh debu karena para guru dan siswa membawa kotoran debu maupun debu yang terbawa angin ke dalam kelas.Menurut seorang siswa IX MTs Nurussalam, Sulastri, kondisi kelas yang ditempatinya jauh dari kata layak, namun berupaya dibuat nyaman saja."Kursi dan meja belajar juga seadanya malah banyak yang rusak tapi ya mau bagaimana lagi. Yang penting bisa belajar," ujarnya.Para guru dan siswa pun harus berjalan kaki ke rumah ketua yayasan yang lokasinya sekitar 100 meter dari sekolah sekadar untuk buang air kecil."Di sekolah ada jamban tapi rusak parah sehingga kalau mau buang air kecil juga pergi ke rumah ketua yayasan," katanya.Melihat kondisi itu, tim BAZNAS Kabupaten Bandung melakukan asesmen untuk mengetahui kondisi sebenarnya. BAZNAS juga membuka donasi bagi kaum Muslimin yang peduli dan ingin membantu pembangunan ruang kelas MTs Nurussalam. Donasi bisa disalurkan melalui Norek BSI 765 5555 572 a.n BAZNAS Kab Bandung dengan memasukan kode khusus diakhir 002 atau melalui link donasi lewat link website https://bit.ly/BAZNASKabBandung-BantuMuridMTsNurussalamdapatkanFasilitasBelajaryangLayak atau link donasi amal sholeh https://www.amalsholeh.com/bantu-murid-mts-nurussalam-dapatkan-fasilitas-belajar-yang-layak-mulai-sekarang-?ref=L5evo
BERITA24/07/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Tingkatkan Pengumpulan ZIS, BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Koordinasi dengan UPZ OPD Pemkab Bandung
Tingkatkan Pengumpulan ZIS, BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Koordinasi dengan UPZ OPD Pemkab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar rapat koordinasi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bandung di Aula BAZNAS Jln. Raya Al Fathu Soreang.Acara pada Selasa 23 Juli 2024 dihadiri Wakil Ketua Bidang Pengumpulan H. Jamjam Erawan dan Wakil Ketua Bidang SDM dan Administrasi Umum H. Sarnapi serta para Amil Bidang Pengumpulan.Menurut Ustaz Jamjam, UPZ OPD Pemkab Bandung merupakan garda depan dalam pengumpulan zakat infak dan sedekah (ZIS) sehingga menjadi mujahid umat."Karena semakin besar pengumpulan ZIS akan membuat penyaluran ke masyarakat juga makin banyak. Melihat tren kenaikan Insya Alloh tahun ini pengumpulan ZIS di BAZNAS Kabupaten Bandung juga bertambah besar," katanya.Acara itu sekaligus melihat kinerja pengumpulan UPZ OPD karena ada OPD yang belum menyetorkan ZIS nya selama beberapa bulan."Kami aktif untuk mendatangi OPD maupun kecamatan yang belum menyetor ZIS untuk mengetahui persoalan sebenarnya," ujarnya.Selain itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga terbuka apabila ada UPZ OPD yang mengirimkan usulan bantuan maupun santunan bagi tenaga honorer maupun ASN golongan I yang mengalami masalah."Silakan ajukan saja dengan surat rekomendasi dari UPZ OPD dan insya Alloh pasti kami bantu," katanya.
BERITA23/07/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Lakukan Asesmen Korban Kebakaran di Desa Marga Mukti, Pangalengan
BAZNAS Kabupaten Bandung Lakukan Asesmen Korban Kebakaran di Desa Marga Mukti, Pangalengan
BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Bandung mengadakan asesmen kepada korban kebakaran, Kamis 18 Juli 2024.Menurut Staf BTB Kabupaten Bandung, Asep Nugraha, kebakaran terjadi pada Selasa 16 Juli 2024 sekitar pukul 12:30 WIB."Musibah kebakaran terjadi di Kp Padamukti RT 01/16 Desa Margamukti Kecamatan Pangalengan. Untuk menangani pasca kebakaran ini, maka BAZNAS berkoordinasi dengan pemerintah Desa Margamukti," ujarnya.Diduga kebakaran tersebut disebabkan oleh arus pendek Listrik yang diduga dari salah satu rumah korban atas nama Daris Rismayanto (55)."Akibat musibah ini mengakibatkan 2 Unit Rumah rusak berat karena terkena amukan api. Sedangkan 4 unit rumah rusak ringan, sementara kerugian ditaksir sekitar Rp 100 juta," katanya.Ada pun nama-nama korban yang rumahnya mengalami rusak berat adalah Daris Rismayanto (55) dan Ade Triani (31).Rencananya dari hasil asesmen akan menjadi bahan untuk penyaluran bantuan yang tepat sesuai dengan kebutuhan korban bencana. Alinea terakhir tambah bagi kaum Muslimin yang tergerak hatinya untuk membantu korban kebakaran bisa melalui rekening BSI nomer 765 5555 572 atau di website melalui link https://kabbandung.baznas.go.id/bayarzakat
BERITA19/07/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Serahkan Santunan Anak Yatim dan Bantuan Kesehatan di Kertasari
BAZNAS Kabupaten Bandung Serahkan Santunan Anak Yatim dan Bantuan Kesehatan di Kertasari
BAZNAS Kabupaten Bandung kembali menyerahkan bantuan kesehatan dan santunan anak yatim (SAY) kepada warga masyarakat Kecamatan Kertasari.Penyerahan dilakukan Wakil Ketua Bidang SDM dan Administrasi Umum BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi bertempat di Pesantren Sabilul Huda Al Islami, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari.Acara pada Selasa 16 Juli 2024 dihadiri Ketua UPZ Kecamatan Kertasari KH. Abdul Qahar dan para ketua UPZ desa se-kecamatan Kertasari dan Kepala Desa Tarumajaya.Hadir juga pengurus MUI Kecamatan Kertasari dan MWC NU Kertasari serta para tokoh masyarakat.Menurut Abdul Qohar, bantuan kesehatan diberikan kepada Ibu Imas yang saat ini menjalani perawatan di rumah sakit."Sedangkan untuk santunan anak yatim sebanyak 10 orang berupa tas sekolah dan alat tulis serta uang," katanya.Sementara H. Sarnapi mengimbau agar UPZ kecamatan dan desa segera bergerak untuk mengumpulkan dana ZIS dan mendistribusikan untuk pemberdayaan warga setempat."Banyak potensi dan cara menggali ZIS dari kaum Muslimin baik zakat pertanian maupun infak dari pengunjung wisata. Bisa saja UPZ kerja sama dengan pengelola wisata agar dari tiket masuk bisa ada Rp500 untuk infak. Belum lagi infak dari para siswa sekolah yang kalau digali dan dikelola potensinya besar," katanya yang menambahkan BAZNAS Kabupaten Bandung sudah mengesahkan SOP UPZ kecamatan dan desa serta UPZ sekolah/madrasah.
BERITA17/07/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Santuni 400 Anak Yatim, Kang DS Mengajak pula untuk bantu kaum kurang mampu
BAZNAS Kabupaten Bandung Santuni 400 Anak Yatim, Kang DS Mengajak pula untuk bantu kaum kurang mampu
Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna mengungkapkan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah adalah saat yang tepat untuk melakukan muhasabah. "Introspeksi diri dan memperbaiki kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT," kata Bupati Bandung didampingi Bunda Bedas Hj. Emma Dety Dadang Supriatna saat menghadiri Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah Tingkat Kabupaten Bandung tahun 2024 di Dome Bale Rame Soreang, Selasa 16 Juli 2024. Dalam kesempatan itu BAZNAS Kabupaten Bandung memberikan santunan kepada 400 anak yatim sebagai bentuk kepedulian. BAZNAS Kabupaten Bandung juga menyerahkan santunan anak yatim di UPZ Kecamatan Kertasari bertempat di Desa Tarumajaya. Pada kesempatan itu, jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung, maupun Organisasi Perangkat Daerah, para camat dan sejumlah unsur lainnya serta ribuan warga dari berbagai kalangan turut hadir. Menurut Bupati Dadang, kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah, saat ini sangat relevan dengan semangat hijriah yang diteladani dari Rasulullah SAW. "Sejarah hijriah ini adalah pada waktu Rasulullah SAW hijriah dari Mekkah ke Madinah. Maka pada setiap 1 Muharram, kita berdoa kepada Allah SWT. Semoga dosa kita setahun kebelakang diampuni oleh Allah SWT. Dan di Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah yang akan datang maupun saat ini, semoga kita tetap diberikan kesehatan, usia panjang, keselamatan, berkah, selamat dunia dan akhirat oleh Allah SWT. Aamiin yra," tuturnya. Tapi yang paling penting, Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, berharap dan mengajak masyarakat agar menyambut Tahun Baru Islam ini dengan lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Untuk itu, Bupati Bedas mengajak kepada semuanya, untuk sama-sama tingkatkan keimanan kepada Allah SWT. Kang DS juga mengajak kepada para ASN (Aparatur Sipil Negara) Kabupaten Bandung dan seluruh jajaran termasuk para kader PKK dan para kepala desa yang hadir. Kang DS juga mengajak kepada seluruh agnia se-Kabupaten Bandung untuk membayarkan zakat maupun infaknya kepada BAZNAS untuk diberikan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan. Tentunya dengan peranan BAZNAS, dan peranan para ASN dan seluruh para agnia se-Kabupaten Bandung. Alhamdulillah Kabupaten Bandung saat ini inflasinya stabil diangkat 2,24 persen. "Ini buktinya bahwa Kabupaten Bandung semua segmen bergerak. Semua segmen berjalan, termasuk BAZNAS selalu memberikan bantuan. Termasuk stimulus pada para anak yatim piatu, jompo dan lain sebagainya. Karena ada delapan asnaf yang tentunya dikelola oleh Baznas Kabupaten Bandung," jelasnya. Ia berharap BAZNAS tetap eksis dan bisa memberikan yang terbaik dan membantu Kabupaten Bandung. "Demi terwujudnya Kabupaten Bandung yang semakin Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera (BEDAS)," harapnya.
BERITA16/07/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
PD IGRA Kabupaten Bandung Kerja Sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung untuk Optimalkan Infak
PD IGRA Kabupaten Bandung Kerja Sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung untuk Optimalkan Infak
Pengurus Daerah Ikatan Guru Raudlatul Athfal (PD IGRA) Kabupaten Bandung mengadakan kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung di aula BAZNAS Kabupaten Bandung, Selasa 10 Juli 2024.Kerja sama itu untuk pembentukan unit pengumpul zakat (UPZ) di PD IGRA Kabupaten Bandung maupun UPZ di tiap RA."Nantinya tiap RA akan memiliki UPZ sehingga bisa menggalang infak maupun sedekah dari guru maupun anak didik serta warga masyarakat dan orang tua siswa," kata Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi.Tiap RA yang mengadakan infak dan sedekah tidak akan menjadi pungutan liar (pungli) karena sudah menjadi UPZ."Semua pengumpulan dari RA akan masuk ke BAZNAS Kabupaten Bandung lalu BAZNAS akan langsung mengirimkan lagi sesuai dengan kebutuhan dan program dari tiap RA," katanya.Kerja sama ditandatajgani Ketua Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Bandung, Hj. Ahadiati Emila dan Ketua BAZNAS kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi.Yusuf menambahkan, PD IGRA Kabupaten Bandung nantinya bisa memanfaatkan infak yang terkumpul itu untuk kebutuhan organisasi, pendidikan guru, membantu anak didik yang kurang mampu maupun membantu perbaikan fasilitas RA."Kalau tiap siswa RA melakukan infak Rp 2 ribu saja tiap Jumat, maka dalam seminggu terkumpul Rp58 juta. Belum dari para guru dan orangtua siswa yang bisa dimanfaatkan IGRA dan RA," katanya.
BERITA10/07/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung  Lakukan Asesmen Bencana Longsor di Kecamatan Pacet
BAZNAS Kabupaten Bandung Lakukan Asesmen Bencana Longsor di Kecamatan Pacet
Guyuran deras yang melanda Kabupaten Bandung akhir-akhir ini menyebabkan bencana seperti longsor. BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kabupaten Bandung langsung meluncur untuk melakukan asesmen setelah mendapatkan informasi adanya bencana longsor.Musibah yang terjadi pada Senin 8 Juli 2024 pukul 20.00 di Kampung Ciburial Desa Sukarame, Kecamatan Pacet."Kami mendapatkan informasi dari warga setempat tentang adanya musibah longsor pada Selasa pagi lalu pada sing harinya langsung meluncur ke lokasi," kata Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, Rabu 10 Juli 2024, didampingi Staf BTB BAZNAS Kabupaten Bandung, Asep Nugraha.Lebih jauh Abdul Rouf menyatakan, tanah longsor terjadi pada Senin, 9 Juli 2024 Pukul 20.00 WIB di Kp. Ciburial 03/07 Desa Sukarame, Kecamatan Pacet."BTB BAZNAS Kabupaten Bandung melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan Pacet dan mengadakan asesmen bencana yang terjadi akibat pergeseran tanah," ujarnya.Diduga pergesaran tanah tersebut disebabkan oleh derasnya air hujan yang mengguyur di wilayah tersebut yang terjadi sepanjang Senin. "Akibat hujan deras sehingga ada longsoran tanah yang mengakibatkan 3 Unit Rumah rusak berat karena tertimpa longsoran tanah," katanya.Dia menambahkan, warga setempat, Ketua RT, ketua RW dan relawan kemanusiaan sedang melakukan kerja bakti untuk menangani akibat bencana."Seperti membersihkan longsoran tanah dan merapikann bangunan yang tertimpa longsor tersebut," katanya.Adapun nama-nama korban sebagai berikut adalah Atmawijaya (51 thn) dengan 4 anggota keluarga, Agus Jeni Hermawan (50 Thn) 3 anggota keluarga dan Asep Yuda (57 Thn) 4 anggota keluarga."BAZNAS Kabupaten Bandung insya Allah akan membantu korban longsor ini sesuai dengan kemampuan," katanya.
BERITA10/07/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Jabar Adakan BAZNAS Award di Soreang, Berikut Tujuan yang Ingin Dicapai
BAZNAS Jabar Adakan BAZNAS Award di Soreang, Berikut Tujuan yang Ingin Dicapai
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jabar menggelar BAZNAS Jabar Award di Hotel Grand Sunshine, Soreang, Rabu 10 Juli 2024.Acara dihadiri perwakilan bupati dan walikota se-Jabar, BAZNAS Kabupaten/kota dan Lembaga Amil Zakat (LAZ), dan perwakilan ormas Islam.Hadir semua pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung, Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Bandung, dan Asisten Pemkesra Kabupaten Bandung H. Ruli Hadiana.Menurut Wakil Ketua BAZNAS Jabar, Ahmad Faisal, penilaian BAZNAS Jabar Award ini berdasarkan kinerja BAZNAS maupun LAZ tahun 2023 lalu."Memang penilaian dengan mengisi formulir secara mandiri dari BAZNAS Kabupaten/kota dan LAZ. Namun kami juga teliti kembali dengan melihat website maupun medsos tiap BAZNAS dan LAZ," ujarnya.Selain itu, penilaian juga dengan meneliti kembali dari SIMBA BAZNAS RI sehingga diharapkan penilaian bisa obyektif.Hal sama juga dikatakan Ketua BAZNAS Jabar, KH. Anang Jauharuddin, yang mengatakan bagi lembaga zakat yang belum menerima penghargaan tidak perlu bersedih."Memang ada BAZNAS yang menjadi juara umum, namun yang belum mendapatkan penghargaan tak perlu bersedih," katanya.Dia mengajak agar BAZNAS kabupaten dan kota serta LAZ tetap bersemangat menggali dan menyalurkan dana zakat, infak dan sedekah kepada masyarakat."Terutama dalam penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem. Kami yakin kalau dana ZIS dikelola dengan baik akan menurunkan angka stunting dan kemiskinan ekstrem secara drastis," katanya.
BERITA10/07/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Saatnya Bahagiakan Anak Yatim, BAZNAS Kabupaten Bandung Buka Donasi Lebaran
Saatnya Bahagiakan Anak Yatim, BAZNAS Kabupaten Bandung Buka Donasi Lebaran
Masyarakat Indonesia mengenal adanya lebaran yatim yang diadakan tiap tanggal 10 Muharram. Tahun ini bertepatan dengan Selasa 16 Juli 2024.Tanggal 10 Muharram kerap disebut sebagai hari santunan anak yatim dengan banyaknya masjid maupun perorangan yang memberikan santunan. Untuk itu, BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar program "SAY" atau Santunan Anak YatimBAZNAS Kabupaten Bandung mengajak kaum muslimin untuk jangan ragu untuk berbagi dengan sesama karena Allah SWT tidak akan pernah membiarkan hamba-Nya yang baik terjebak dalam kesusahan. Dengan memberikan infak sebesar Rp 200 ribu sudah bisa bergabung dalam program ini.Untuk penyaluran donasi Santunan Anak Yatim bisa mengakses website https://kabbandung.baznas.go.id/bayarzakat atau norek BSI 765 5555 572 a.n BAZNAS Kab Bandung.
BERITA04/07/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan kepada 181 Penerima Manfaat, Ini Perinciannya
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan kepada 181 Penerima Manfaat, Ini Perinciannya
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung kembali menyalurkan bantuan kepada 181 masyarakat atau penerima manfaat.Penyaluran bantuan pada Juni ini dilakukan di Aula BAZNAS Kabupaten Bandung, Kamis 27 Juni 2024.Acara dihadiri Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, dan Wakil Ketua Bidang SDM dan Administrasi Umum H. Sarnapi.Menurut Kabag Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Bandung, Ade Nurdiansyah, penyaluran bantuan ini merupakan amanah zakat, infak dan sedekah dari kaum Muslimin khususnya para ASN."Penerima manfaat tersebar di hampir semua kecamatan di Kabupaten Bandung yang sudah mengajukan bantuan kepada BAZNAS," katanya.Sedangan Abdul Rouf menyatakan, bantuan yang disalurkan berupa untuk bantuan kesehatan, pembayaran utang pasca dirawat di rumah sakit, dan pembayaran tunggakan BPJS Kesehatan."Selain itu, bantuan juga untuk biaya pendidikan, bantuan pembangunan fasilitas agama dan pendidikan, bantuan disabilitas, maupun bantuan kegiatan keagamaan," ujarnya.Abdul Rouf berpesan agar bantuan yang diberikan BAZNAS Kabupaten Bandung bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya sesuai dengan ajuan."Jangan sampai bantuan untuk pembayaran tunggakan iuran BPJS Kesehatan lalu dipakai untuk keperluan lain sehingga tunggakan tetap ada," ujarnya.Dia juga meminta agar para penerima manfaat ikut menyadarkan kaum Muslimin yang mampu agar sadar dalam menyisihkan rezekinya untuk zakat maupun infak."Karena di dalam penghasilan yang diterima ada hak orang lain yang kurang mampu. BAZNAS sebagai lembaga yang mengelola dana zakat, infak maupun sedekah untuk dimanfaatkan bagi masyarakat yang membutuhkan," katanya.
BERITA27/06/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
50 Pengusaha Mikro Kabupaten Bandung dapat Bantuan Modal dari BAZNAS Jabar dan BAZNAS Kab Bandung
50 Pengusaha Mikro Kabupaten Bandung dapat Bantuan Modal dari BAZNAS Jabar dan BAZNAS Kab Bandung
Sebanyak 50 pengusaha mikro di Kabupaten Bandung mendapatkan bantuan permodalan dari BAZNAS Jabar yang difasilitasi BAZNAS Kabupaten Bandung. Penyaluran itu dimulai dengan pendataan dan memasukkan identitas pengusaha mikro melalui link yang sudah ditentukan BAZNAS Jabar. "Karena pengusaha mikro banyak juga yang masih gaptek sehingga kami bantu dengan mendaftarkan persyaratannya ke BAZNAS Jabar," kata Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, Rabu 27 Juni 2024. Acara di Aula BAZNAS Kabupaten Bandung Jln. Terusan Alfathu Soreang juga dihadiri Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi dan Kabag Pendistribusian Ade Nurdiansyah. Lebih jauh Abdul Rouf menyatakan, bantuan permodalan yang diberikan sebesar Rp1 juta per orang. "Tidak ada namanya bunga atau bagi hasil melainkan para penerima nantinya disarankan mengeluarkan infak semampunya," katanya. Setelah persyaratan administrasi selesai, kata Rouf, maka BAZNAS Jabar akan langsung menyerahkan bantuan modal melalui rekening masing-masing penerima. "Tidak ada namanya potongan sebab bantuan langsung masuk ke rekening yang bersangkutan," ujarnya yang menambahkan penerima bantuan dari hampir semua kecamatan. Sebelumnya BAZNAS Kabupaten Bandung juga menerima bantuan usaha untuk 50 orang berupa bantuan warung atau zmart. Bantuan BAZNAS berupa zmart untuk membeli perlengkapan warung, barang jualan maupun branding warung tersebut. "Rencananya kami juga akan memberikan bantuan kepada para pedagang keliling karena mereka rentan terkena jerat bank emok maupun pinjol," katanya.
BERITA27/06/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kab Bandung adakan kurban berkah dari BAZNAS RI dan Kaum Muslimin
BAZNAS Kab Bandung adakan kurban berkah dari BAZNAS RI dan Kaum Muslimin
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kabupaten Bandung menggelar program kurban berkah BAZNAS sebanyak 80 ekor domba. Hewan kurban tersebut dari program BAZNAS RI yang menjalin kemitraan dengan BAZNAS Kabupaten Bandung sebanyak 75 ekor. "Sedangkan 5 ekor merupakan titipan dari kaum Muslimin kepada BAZNAS Kabupaten Bandung," kata Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tontowi, di kantor BAZNAS Kabupaten Bandung Jln. Raya Alfathu Soreang, Selasa 18 Juni 2024. Lebih jauh Yusuf mengatakan, program kurban BAZNAS RI disalurkan kepada BAZNAS Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia termasuk Kabupaten Bandung. "Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah menyalurkan hewan kurbannya kepada masyarakat Kabupaten Bandung," katanya. Semua hewan kurban terlebih dulu diteliti kesehatannya termasuk bobot dan tinggi badan domba tersebut. "Kriteria domba yang akan dikurbankan sangat ketat termasuk dalam penanganan dan pendistribusiannya," katanya didampingi para wakil ketua BAZNAS Kabupaten Bandung. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga menggelar kurban sapi dengan bekerja sama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bandung. "Dana kurban dari para pejabat dan para ASN Kabupaten Bandung dikelola BAZNAS lalu sapi didistribusikan kepada kecamatan-kecamatan, ormas Islam maupun organisasi profesi," katanya. Selain itu, ada juga ASN yang menitipkan hewan kurban kepada BAZNAS Kabupaten Bandung dan sudah didistribusikan kepada masyarakat. "Kami menawarkan beberapa paket harga sapi maupun domba yang bisa dipilih kaum Muslimin termasuk para ASN," katanya.***
BERITA20/06/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kab Bandung Hadiri Tabligh Akbar dan Wisuda Yayasan Madinatul Mukhtar
BAZNAS Kab Bandung Hadiri Tabligh Akbar dan Wisuda Yayasan Madinatul Mukhtar
Pada Ahad 9 Juni 2024, BAZNAS Kab Bandung menghadiri Undangan Acara Tabligh Akbar dan Wisuda Kenaikan kelas MDTA, RA, MI Yayasan Madinatul Mukhtar.Dalam acara tersebut BAZNAS hadir sekaligus memberikan Bantuan Paket sembako kepada warga yg kurang mampu,Adapun bantuan untuk Biaya kesehatan serta Bantuan modal usaha, diberikan secara simbolis oleh Sekretaris BAZNAS Kab. Bandung, H. Andris Fajar.Selain itu terdapat pula pemaparan dari Ade Nurdiansah selaku Kabag Pendistribusian dan Pendayagunaan.Dirinya menyampaikan terkait ajakan untuk Membayar Zakat, Infaq dan Shodakohnya ke BAZNAS kepada Jamaah yang hadir.
BERITA10/06/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Berikan Beasiswa kepada 15 Anak
BAZNAS Kabupaten Bandung Berikan Beasiswa kepada 15 Anak
Untuk membantu pembiayaan pendidikan anak-anak yatim piatu, BAZNAS Kabupaten Bandung menyalurkan bantuan berupa beasiswa.Bantuan itu diberikan Wakil Ketua 2 BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rauf, di sela-sela wisuda Badan Koordinasi (Badko) TKQ dan TPQ di Gedung Dewi Sartika.Acara pada Rabu, 5 Juni 2024, juga dihadiri staf ahli Pemkab Bandung H. Erick Djuriara Ekananta dan beberapa pejabat lainnya.Menurut Abdul Rauf, pemberian beasiswa ini merupakan kepedulian sosial kepada anak-anak yatim dan piatu sebesar Rp150 ribu per anak."Sedangkan dananya berasal dari pembayaran zakat, infak maupun sodokoh dari kaum Muslimin khususnya ASN Pemkab Bandung," ujarnya.Dia berharap agar anak-anak yang kurang beruntung ini bisa melanjutkan pendidikannya meski dari segi ekonomi kurang mampu."BAZNAS Kabupaten Bandung juga siap membantu kelangsungan pendidikan anak-anak yatim piatu ini," katanya.
BERITA05/06/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Silaturahmi dan Sosialisasi BAZNAS Kab. Bandung dengan Kodim 0624 Kab. Bandung
Silaturahmi dan Sosialisasi BAZNAS Kab. Bandung dengan Kodim 0624 Kab. Bandung
Kami bersyukur dengan pro aktif Baznas Kabupaten Bandung hadir di Kodim 0624 Kabupaten Bandung. Hal ini telah menyelamatkan rizki kami keluarga besar Kodim 0624 Kabupaten Bandung. Begitu Pernyatan Letkol Inf Tinton Amin Putra, SE, MM, Dandim 0624 Kabupaten Bandung pada acara Sosialisasi Optimalisasi ZIS oleh Baznas Kabupaten Bandung, Senin, 3 Juni 2024 di Aula Kodim Kabupaten Bandung. Saudara-saudara jangan merasa dipotong dengan kehadiran Baznas Kabupaten Bandung yang akan menghimpun dana dari penghasilan kita semua perbulan. Yang secara teknis akan disampaikan langsung oleh pimpinan Baznas Kabupaten Bandung.Ketua Baznas Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, Lc, M.A. meyakinkan bahwa penghimpunan dana ZIS itu untuk menyelamatkan harta dan jiwa agar lebih berkah yang lebih banyak memberikan manfaat bagi banyak orang, khususnya warga Kabupaten Bandung sehingga dengan demikian kita dapat menyelamatkan kehidupan. Karena itu, Baznas Kabupaten Bandung perlu ta'awanu alal birri wa taqwa, yakni berkolaborasi dengan semua elemen termasuk dengan Kodim 0624 Kabupaten Bandung untuk menghimpun sebanyak-banyaknya dana dengan menganut prinsip aman syar'i, aman regulasi dan aman NKRI.Di tempat yang sama Waka 1 Baznas Kabupaten Bandung, Drs. H.Jamjam Erawan, MAP menyampaikan bahwa potensi dana ZIS Kabupaten Bandung ada pada kisaran 190 miliar pertahun melalui 5 sumber utama; yaitu ASN dan Non ASN di Lingkungan Pemkab Bandung, Dana APBD Kabupaten, Pimpinan Vertikal di Kabupaten Bandung, pihak swasta dan agniya di wilayah Kabupaten Bandung, serta Dana Sosial Keagamaan lain.Karenanya kami hadir di Kodim ini salah satunya adalah menggali dari Pimpinan Vertikal yang ada di Kabupaten Bandung diawali dengan Sosialisasi, membentuk UPZ dan membangun komitmen untuk menyalurkan dana ZIS melalui Baznas Kabupaten Bandung. Hadir pada acara ini Sekbaz Baznas Kabupaten Bandung, H. Andris Fajar, MPd, juga jajaran pimpinan kodim 0624 Kabupaten Bandung.
BERITA03/06/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kab Bandung Gelar Pembinaan Amilin di Akhir Mei 2024
BAZNAS Kab Bandung Gelar Pembinaan Amilin di Akhir Mei 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung Kembali menggelar pembinaan untuk amil/staf di akhir Mei 2024.Pembinaan ini dilakukan pada Jumat, 31 Mei 2024 dan diketahui rutin digelar di setiap bulannya.Adapun dalam pembinaan kali ini diawali oleh pemaparan dari Ketua BAZNAS Kab. Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi.Dirinya menekankan sekaligus mengajak agar amil jangan malu untuk menunjukkan nama BAZNAS ke khalayak luas, dengan tujuan supaya nama Lembaga bisa dikenal dan bisa menambah nilai manfaat BAZNAS Kab. Bandung.Selain pemaparan langsung dari Ketua BAZNAS Kab. Bandung, ada juga penjelasan mengenai perbankan dan benefit yang ada oleh staf Bank Jabar Banten Syariah (BJBS).Serta penjelasan terkait penulisan berita di lapangan oleh Wakil Ketua IV, H. Sarnapi.
BERITA31/05/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Audiensi dan Silaturahmi BAZNAS Kab. Bandung dengan Pimpinan RSUD Otista Soreang
Audiensi dan Silaturahmi BAZNAS Kab. Bandung dengan Pimpinan RSUD Otista Soreang
Dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kab. Bandung H. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A. Waka I Drs. H. Jamjam Erawan, MAP. dan Sekretaris H. Andris Fajar, S.Ag., M.Pd.Untuk informasi, dalam audiensi ini diterima langsung oleh pimpinan RSUD Otista Soreang, Direktur Utama dan Pejabat Struktural. Pada kesempatan itu dr. H. Yani Sumpena Muchtar., S.H., MH.Kes selaku direktur utama RSUD Otista mengucapkan terima kasih atas kehadiran BAZNAS dalam mensosialisasikan zakat, infak sedekah bagi seluruh ASN/Non ASN di RSUD Otista.Sementara Ketua BAZNAS menyampaikan kewajiban zakat, infak sedekah untuk membersihkan hati dan menyucikan jiwa."Apalagi di rumah sakit itu untuk menyehatkan jiwa," kata H. Yusuf Ali Tantowi.Senada dengan hal tersebut, Waka I BAZNAS Kab. Bandung menyampaikan tentang potensi zakat sebesar Rp190 M yang baru terealisasi Rp9 M."Tidak boleh zakat disampaikan untuk membangun masjid. Karena tidak sesuai dengan 8 asnaf, kecuali dengan infak dan sedekah," kata Jamjam.
BERITA14/05/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Kolaborasi DMI dan BAZNAS Kabupaten Bandung
Kolaborasi DMI dan BAZNAS Kabupaten Bandung
Ketua Dewan Masjid Kabupaten Bandung, Gus Ali menyampaikan dalam sambutannya bahwa Pelatihan Juru Sembelih Halal ini merupakan pekerjaan bersama semua pihak, termasuk support dari Baznas Kabupaten Bandung dalam rangka mempersiapkan juru sembelih yang syar'i dalam menghadapi ibadah qurban yang akan datang. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Gus Ali di Gedung Ormas Kabupaten Bandung, Sabtu, 11 Mei 2024 dihadapan 180 orang peserta dari berbagai Masjid se Kabupaten Bandung. Pada saat yang sama, Wakil Ketua 1 BAZNAS Kabupaten, H. Jamjam Erawan menegaskan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bandung menyambut baik, bergembira dan berkomitmen untuk mensupport dengan program Pelatihan Juru Sembelih Halal yang diselenggarakan oleh Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Bandung ini. Dengan pelatihan ini diharapkan melahirkan juru sembelih yang syar'i agar daging qurban jelas kehalalannya. Mulai dari niat, alat sembelih dan pembagian dagingnya. Oleh karena itu dalam prakteknya pelatihan ini perlu kolaborasi semua steakholder yang saling melengkapi satu sama lainnya sesuai dengan kesanggupan dan kewenangannya. Ibadah qurban ini merupakan salah satu syariat Islam yang punya sejarah panjang sejak zaman Nabi Adam AS dengan putranya Habil dan Qabil yang juga dilanjutkan dengan kisah dramatis antara Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Yang akhirnya ditetapkan oleh Nabi akhir zaman, Muhammad saw sebagai bentuk ibadah, syiar dan kepedulian pada sesamanya dalam wujud penyembilhan hewan qurban. Baznas Kabupaten Bandung sendiri telah membuka program Qurban Berkah : menebar kepedulian di pelosok pedesaan Kabupaten Bandung. Semoga para juru sembelih halal yang sudah mengikuti pelatihan ini dapat bergerak dan bermanfaat pada saat penyembelihan qurban yang akan datang.
BERITA12/05/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Auditor Eksternal Mulai Periksa Laporan Keuangan BAZNAS Kabupaten Bandung agar Amanah
Auditor Eksternal Mulai Periksa Laporan Keuangan BAZNAS Kabupaten Bandung agar Amanah
Tim auditor eksternal dari kantor akuntan publik Heliantono dan Rekan mulai mengadakan pemeriksaan keuangan BAZNAS Kabupaten Bandung.Pemeriksaan diawali dengan entry meeting di aula BAZNAS Kabupaten Bandung, Selasa 7 Mei 2024 dihadiri tiga auditor.Hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tantowi, Waka 1 H. Jamjam Erawan, Waka 3 H. Dudi Abdul Hadi, Waka 4 H. Sarnapi dan Sekretaris H. Andris Fajar.Dalam sambutannya, Yusuf menyatakan, auditor eksternal ini sangat penting untuk menindaklanjuti proses sama tahun lalu."Alhamdulillah tahun lalu untuk audit tahun 2020 kami mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Semoga audit pada tahun ini bisa juga WTP," katanya.Yusuf mengakui tahun ini akan ada auditor eksternal secara maraton yakni untuk tahun buku 2021, tahun 2022, dan tahun 2023."Moga audit maraton ini bisa selesai sehingga tahun depan hanya setahun untuk tahun 2024," ujarnya.Dengan adanya auditor eksternal, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap agar laporan keuangan bisa dipertanggungjawabkan kepada Pemkab Bandung maupun para pembayar zakat, infak dan sedekah. "Moga kepercayaan kepada BAZNAS makin meningkat dengan adanya audit independen ini," ujarnya.
BERITA07/05/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Rapat Koordinasi dan Evaluasi UPZ Kecamatan, Ketua BAZNAS Kab. Bandung Beri Arahan
Rapat Koordinasi dan Evaluasi UPZ Kecamatan, Ketua BAZNAS Kab. Bandung Beri Arahan
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bandung menggelar rapat koordinasi dan evaluasi untuk unit pengelola zakat (UPZ) di wilayah Kab. Bandung.Untuk diketahui, rapat ini digelar di aula BAZNAS Kab. Bandung pada Selasa 7 Mei 2024.Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi dalam sambutannya menyampaikan peran Badan Amil Zakat Nasional secara umum, mencakup fungsi penghimpunan dan pendistribusian.Ia juga meminta agar peran UPZ bisa ditingkatkan kembali."Kami berharap peran UPZ di bawah bisa lebih maksimal lagi," katanya."Sehingga bisa meningkatkan perolehan dan membantu para mustahik," tuturnya.Selain itu, ketua juga menyampaikan rencana jadwal pengukuhan pengurus UPZ di tanggal 20 Mei 2024 mendatang. "Kita bangun sinergitasnya, untuk kumpul bersama-sama UPZ se Kab. Bandung," jelasnya.Selain itu ada juga pemaparan dari Wakil Ketua I BAZNAS Kab. Bandung, H. Jamjam Erawan.Dirinya menjelaskan lebih lanjut dan mengingatkan tugas serta fungsi UPZ."Banyak yang ingin jadi UPZ. Karena sudah terpilih, jangan disia-siakan," katanya."Bangun, bangkit. (nanti) Kalau sudah tidak jadi UPZ baru menyesal," sambungnya.Adapun dalam rapat ini dihadiri oleh 18 UPZ Kecamatan di wilayyah Kabupaten Bandung.
BERITA07/05/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bandung.

Lihat Daftar Rekening →