WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Bandung Dorong GURU PAI Kemenag Perkuat Gerakan Infak dan Sedekah di Sekolah

KATAPANG, 13 AGUSTUS 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung menghadiri kegiatan Penguatan Pemanfaatan Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Bandung pada Rabu 13 Agustus 2026 bertempat di Gedung PGRI Katapang. Kegiatan tersebut diikuti oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK se-Kabupaten Bandung.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, serta Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Jamjam Erawan. Kehadiran BAZNAS menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan para pendidik dalam membangun kesadaran zakat, infak, dan sedekah di lingkungan sekolah.

Dalam penyampaiannya, H. Yusuf Ali Tantowi mengajak para guru PAI untuk menjadi penggerak zakat, infak, dan sedekah di lingkungan pendidikan. Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam menanamkan kebiasaan berbagi kepada peserta didik sejak usia dini.

“Kami berharap bapak ibu menjadi penggerak zakat infak sedekah di sekolah,” ujar H. Yusuf Ali Tantowi.

Menurutnya, pendidikan tentang infak dan sedekah perlu ditanamkan kepada peserta didik sejak dini. Kebiasaan berbagi tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter dan ketakwaan anak.

“Kita mendidik anak-anak untuk berinfak dan bersedekah supaya menjadi pribadi yang bertakwa,” katanya.

Salah satu langkah yang didorong BAZNAS Kabupaten Bandung adalah pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di sekolah. Menurut H. Yusuf, keberadaan UPZ menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang tertib di lingkungan pendidikan.

“Salah satunya dengan membentuk UPZ sekolah. Berinfak bukanlah hal yang mudah, ibadah maliyah itu berat. Maka dari itu harus dibentuk sejak dini untuk berinfak dan berbagi,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa pembentukan UPZ sekolah memberikan kepastian dan perlindungan kelembagaan bagi aktivitas penghimpunan infak dan sedekah di lingkungan sekolah. Dengan adanya UPZ yang resmi, guru dapat mengajak peserta didik untuk berinfak melalui mekanisme yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Supaya legal dan tidak dianggap pungli, kehadiran UPZ melindungi kebaikan. Sehingga ketika mengajak anak-anak untuk berinfak bisa dipayungi kegiatannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, H. Yusuf menjelaskan bahwa keberadaan UPZ juga dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar. Menurutnya, guru PAI memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak karena berinteraksi langsung dengan peserta didik dan memiliki peran dalam pendidikan karakter keagamaan.

“Nilai manfaat nanti bisa dirasakan oleh sekolah. Motor penggeraknya nanti guru-guru PAI. Dari sekian banyak sekolah masih sedikit UPZ yang aktif, maka dari itu perlu sumbangsih dari bapak ibu untuk menggerakkan UPZ sekolah,” tuturnya.

BAZNAS Kabupaten Bandung berharap sinergi bersama Kementerian Agama Kabupaten Bandung dan para guru PAI dapat terus diperkuat, khususnya dalam mendorong pembentukan serta pengaktifan UPZ di sekolah. Melalui langkah tersebut, pendidikan zakat, infak, dan sedekah diharapkan tidak berhenti sebagai materi pembelajaran, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan yang membentuk karakter peserta didik sejak dini.

Pada akhirnya, penguatan UPZ sekolah diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan bersama dalam membangun budaya berbagi di lingkungan pendidikan sekaligus memperluas kebermanfaatan zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat Kabupaten Bandung.***

13/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan Biaya Hidup untuk Ma Irah di Ciwidey

CIWIDEY, 10 Agustus 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung menyalurkan bantuan biaya hidup kepada Ma Irah, warga lanjut usia yang tinggal di Kampung Batululumpang, Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, pada Senin 10 Agustus 2026. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Ma Irah, yang kini telah berusia lebih dari 80 tahun, menjalani kehidupan dalam kondisi yang serba terbatas. Di tengah usianya yang lanjut, ia juga harus menghadapi kondisi keluarga dengan salah satu anaknya yang berkebutuhan khusus.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan hidup sehari-hari menjadi tantangan tersendiri bagi Ma Irah. Kehadiran bantuan dari BAZNAS Kabupaten Bandung diharapkan dapat membantu meringankan sebagian kebutuhan dasar serta memberikan dukungan bagi Ma Irah dan keluarganya.

Bantuan disalurkan secara langsung ke kediaman Ma Irah. Selain bantuan biaya hidup, BAZNAS Kabupaten Bandung juga menyerahkan paket kebutuhan pokok sebagai bentuk dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari penerima manfaat.

Penyaluran secara langsung ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Bandung untuk memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kehadiran amil di lapangan sekaligus menjadi sarana untuk melihat kondisi penerima manfaat secara lebih dekat.

Program bantuan biaya hidup merupakan salah satu bentuk pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Kabupaten Bandung. Bantuan tersebut diarahkan kepada masyarakat yang berada dalam kondisi membutuhkan, termasuk kelompok lanjut usia dan keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Melalui bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap dapat meringankan beban Ma Irah dan keluarganya serta memberikan sedikit ruang untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih tenang. Bantuan yang disalurkan juga menjadi wujud nyata dari amanah para muzaki, munfiq, dan mutashoddiq yang telah menitipkan dana kebaikannya melalui BAZNAS.

BAZNAS Kabupaten Bandung akan terus berupaya memperluas jangkauan pendistribusian agar manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan oleh masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Bandung. Setiap bantuan diharapkan tidak hanya menjadi dukungan secara materi, tetapi juga menghadirkan rasa kepedulian dan harapan bagi masyarakat yang sedang menghadapi keterbatasan.***

10/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan

MAJALAYA, 6 AGUSTUS 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat melalui penyaluran bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung. Penyaluran perdana dilaksanakan pada Kamis 6 Agustus 2026 di Kampung Cibenying, RW 10, Desa Padamulya, Kecamatan Majalaya, sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan air bersih akibat musim kemarau yang melanda beberapa daerah.

Kegiatan kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Bandung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, dan Dinas Sosial Kabupaten Bandung. Sinergi antarinstansi tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kabupaten Bandung merencanakan penyaluran bantuan air bersih ke 10 titik yang tersebar di wilayah terdampak kekeringan. Setiap titik akan menerima pasokan air bersih sebanyak 5.500 liter, sehingga masyarakat memiliki akses terhadap kebutuhan dasar yang sangat penting untuk keperluan sehari-hari, seperti memasak, minum, dan menjaga kebersihan.

Kekeringan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir telah menyebabkan berkurangnya ketersediaan sumber air di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung. Kondisi tersebut membuat masyarakat harus mencari sumber air alternatif dengan jarak yang cukup jauh atau membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung bergerak cepat menghadirkan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak.

Warga Kampung Cibenying menyambut kedatangan bantuan air bersih dengan penuh antusias. Mereka mengaku bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban masyarakat di tengah sulitnya memperoleh air bersih selama musim kemarau. Perwakilan warga juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bandung, BPBD Kabupaten Bandung, Dinas Sosial Kabupaten Bandung, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyaluran bantuan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung menyampaikan bahwa penyaluran air bersih merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat, khususnya saat terjadi kondisi darurat maupun bencana. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan, BAZNAS akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan.

Diharapkan, bantuan air bersih ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau berlangsung sekaligus menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian bersama dalam menghadapi dampak bencana kekeringan di Kabupaten Bandung.***


Salurkan Kepedulian Anda

Musim kemarau masih berpotensi menyebabkan krisis air bersih di berbagai wilayah Kabupaten Bandung. Mari bersama BAZNAS Kabupaten Bandung menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat terdampak melalui zakat, infak, dan sedekah.

Salurkan donasi terbaik Anda melalui:

Bank Syariah Indonesia (BSI)
No. Rekening: 7655555561
a.n. BAZNAS Kabupaten Bandung

Setiap rupiah yang Anda titipkan akan menjadi sumber kehidupan, menghadirkan air bersih, harapan, dan keberkahan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Bersama, kita kuatkan kepedulian dan wujudkan Kabupaten Bandung yang lebih sejahtera.

06/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Laporkan Pengelolaan Dana Umat dalam Siraman Rohani ASN Bulan Agustus

SOREANG3 AGUSTUS 2026 — BAZNAS Kabupaten Bandung kembali menyampaikan laporan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) pada kegiatan Siraman Rohani ASN se-Kabupaten Bandung yang digelar di Gedung Moh. Toha, Soreang, Senin 3 Agustus 2026.

Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi, di hadapan ribuan aparatur sipil negara (ASN) yang mengikuti kegiatan secara luring maupun daring.

Dalam laporannya, H. Yusuf Ali Tantowi menyampaikan bahwa penghimpunan dana ZIS selama Juli 2026 mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya.

"Zakat senilai Rp597 juta, infak dan sedekah Rp545 juta, infak sedekah terikat Rp56 juta. Total penghimpunan selama bulan Juli Rp1,2 miliar. Alhamdulillah meningkat dari bulan sebelumnya," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh ASN Kabupaten Bandung serta masyarakat yang mempercayakan penyalurannya melalui BAZNAS Kabupaten Bandung.

"Ini semua adalah zakat, infak, sedekah dari ASN Kabupaten Bandung dan masyarakat sekitar. Mewakili para mustahik, kami mendoakan bapak ibu, ajarokallah," tuturnya.

Lebih lanjut, H. Yusuf Ali Tantowi menyampaikan bahwa seluruh dana yang terhimpun telah didistribusikan dan didayagunakan melalui berbagai program unggulan BAZNAS Kabupaten Bandung.

"Untuk pendistribusian dan pendayagunaan disebar ke program-program BAZNAS Kabupaten Bandung," katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sinergi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terus mengalami peningkatan sehingga diharapkan penghimpunan zakat pada bulan-bulan berikutnya semakin optimal.

"Dari BAZNAS kami menghimpun dan langsung mendistribusikan. Hampir seluruh UPZ telah berkolaborasi dan mudah-mudahan zakat di bulan berikutnya meningkat. Sesungguhnya harta kita adalah harta yang sudah kita keluarkan dalam bentuk zakat, infak, sedekah. Kami mengajak untuk memastikan harta kita bersih dan sudah tersalurkan kepada mereka yang berhak," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna menyampaikan bahwa kegiatan Siraman Rohani kali ini diikuti oleh hampir 19 ribu ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

"Hampir 19 ribu ASN yang mengikuti kegiatan siraman rohani di pagi hari ini," ujarnya.

Ia mengajak seluruh ASN untuk senantiasa bersyukur atas nikmat dan amanah yang diberikan Allah SWT serta terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

"Alhamdulillah kita masih diberikan kepercayaan oleh Allah, bisa melaksanakan kegiatan sehari-hari dan semoga senantiasa diberikan kekuatan, dilindungi dan seluruhnya diberikan keselamatan dunia akhirat," katanya.

Bupati Bandung juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang secara rutin menunaikan zakat profesinya melalui BAZNAS Kabupaten Bandung.

"Terima kasih kepada seluruh ASN yang tiap bulannya menyalurkan zakat profesi," tuturnya.

Menurutnya, penghimpunan zakat profesi menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

"Pada 2021 hanya Rp200 juta per bulan, namun hari ini mencapai Rp1 miliar per bulan. Ini bukti siraman rohani ada implementasi. Namun koreksi Ketua BAZNAS, harusnya ada tambahan saldo bulan lalu berapa," ujarnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Bandung juga mendorong BAZNAS Kabupaten Bandung untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mendukung program pembangunan, khususnya penanganan rumah tidak layak huni (Rutilahu).

"Tahun ini sekitar 4 ribu unit rutilahu. Ketua BAZNAS saya minta untuk membantu, terutama kepada masyarakat yang tanahnya 'numpang'," pungkasnya.***

04/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS RI Dorong Optimalisasi Gedung BAZNAS Centre untuk Pemberdayaan Umat

SOREANG, 27 JULI 2026 — Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bersama BAZNAS Provinsi Jawa Barat kembali mengunjungi Gedung BAZNAS Centre (GBC) Kabupaten Bandung di Soreang pada Senin 27 Juli 2026.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS RI, H. Sodik Mujahid, didampingi Pimpinan BAZNAS RI, H. Rizaludin Kurniawan. Turut hadir Wakil Ketua IV BAZNAS Jawa Barat, Nana Sudiana.

Sementara itu, rombongan disambut oleh jajaran BAZNAS Kabupaten Bandung yang diwakili Wakil Ketua II H. Abdul Rouf dan Wakil Ketua IV H. Sarnapi.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dan BAZNAS Kabupaten Bandung dalam mengoptimalkan pemanfaatan Gedung BAZNAS Centre sebagai pusat kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS RI, H. Sodik Mujahid, menyampaikan bahwa pemanfaatan gedung akan terus dikembangkan melalui berbagai bentuk kolaborasi.

"Prinsipnya gedung ini kita kerjasamakan, dan memang sempat ada obrolan untuk dijadikan Pusdiklat atau Rumah Sehat BAZNAS," ujarnya.

Ia menilai Gedung BAZNAS Centre memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pelayanan dan pemberdayaan masyarakat yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak.

Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga memaparkan sejumlah rencana pengembangan Gedung BAZNAS Centre ke depan. Di antaranya adalah penyelenggaraan pelatihan-pelatihan affiliate, pengembangan kapasitas masyarakat, serta pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berada di kawasan Gedung BAZNAS Centre.

Dengan berbagai program tersebut, Gedung BAZNAS Centre diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas kelembagaan, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi umat yang memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Di akhir kunjungannya, H. Sodik Mujahid menyampaikan apresiasinya terhadap pembangunan Gedung BAZNAS Centre Kabupaten Bandung.

"Ini akan menjadi gedung termewah di Indonesia yang ada eskalator, ada liftnya," ungkapnya.

Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dan BAZNAS Kabupaten Bandung semakin kuat dalam mengembangkan Gedung BAZNAS Centre sebagai pusat pelayanan, pemberdayaan, dan penguatan ekonomi umat di Kabupaten Bandung.***

27/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung

Berita Terbaru

Wajah Gembira Selimuti Para Marbot Masjid dapat Kadeudeuh BAZNAS Kabupaten Bandung
Wajah Gembira Selimuti Para Marbot Masjid dapat Kadeudeuh BAZNAS Kabupaten Bandung
Wajah ceria menyelimuti para marbot dan takmir masjid se-kabupaten Bandung pada Rabu 15 Januari 2025. Pasalnya BAZNAS Kabupaten Bandung pada hari ini mulai membagikan insentif kepada ribuan takmir masjid. Seperti yang diakui I dari Desa Malabar, Pangalengan, yang sehari-hari menjadi marbot Masjid An Nuriyah. "Alhamdulillah Masjid An Nuriyah dapat insentif bulanan untuk dua orang masjid yakni teman saya bernama Agus Salim," katanya saat ditemui di depan Kantor Bank Muamalat Soreang. Dia menambahkan sudah menjadi marbot masjid selaam tiga tahun ini "Kalau dari pihak masjid tak ada sama sekali honor bulanan, paling pemberian seikhlasnya. Alhamdulillah dari BAZNAS Kabupaten Bandung akhirnya memberikan insentif," katanya. Hal sama juga diakui Lukmanul Hakim (50), yang tinggal di Desa Kamasan, Kecamatan Banjaran. "Saya sudah dua tahun dapat insentif dari BAZNAS dan ini tahun ketiga. Dua tahun ini memang tidak rutin setiap bulan karena mungkin penerimaan zakat dan infak di BAZNAS juga belum besar," katanya. Lukmanul menjadi marbot borongan karena menjadi tukang azan dan imam sekaligus tenaga kebersihan di Masjid As Sa'adah. "Kami berterima kasih kepada para Muzakki yang membayarkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS sehingga para marbot bisa menerima insentif bulanan," katanya. Diharapkan insentif ini bisa dibayarkan setiap bulan karena dari pihak masjid tidak ada honor sama sekali. "Paling baru sebatas pemberian sarung saat Ramadhan," katanya tersenyum. Sedangkan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tantowi mengatakan, pemberian insentif kepada takmir masjid ini untuk tahap pertama sekitar seribu orang. "Kita verifikasi lagi para penerima yang lama sebab banyak juga yang sudah masuk ke program guru ngaji Pemkab Bandung, meninggal dunia maupun tidak lagi menjadi takmir masjid," katanya. BAZNAS Kabupaten Bandung mengucapkan terima kasih kepada Muzakki dan munfik yang mempercayakan pembayaran zakat dan infaknya. "Semoga dengan penerimaan zakat, infak dan sedekah yang bertambah makin bermanfaat bagi masyarakat termasuk takmir masjid," katanya.
BERITA15/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Ikuti Public Expose Membasuh Luka Palestina
BAZNAS Kabupaten Bandung Ikuti Public Expose Membasuh Luka Palestina
BAZNAS Kabupaten Bandung mengikuti public expose yang digelar BAZNAS RI bersama dengan MPR RI di Gedung Nusantara IV Jakarta, Rabu 15 Januari 2025. Acara dihadiri Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. H. Noor Achmad dan para pimpinan BAZNAS RI, ketua komisi VIII DPR H. Marwan Dasopang, dan Kedubes Palestina, Kedubes Yordania, serta Kedubes Mesir di Jakarta. Hadir juga sejumlah Dubes Indonesia di Timur Tengah seperti Dubes Mesir, Dubes Yordania, dan Dubes Arab Saudi. Acara diawali dengan pemaparan video dari berbagai mitra BAZNAS di Timur Tengah termasuk Badan PBB UNRWA yang membantu dalam penyaluran bantuan ke Palestina. Hadir juga para pimpinan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia serta lembaga sosial yang menyalurkan bantuan Palestina melalui BAZNAS. Dalam acara yang menayangkan kegiatan penyaluran bantuan ke Palestina juga dihadiri BAZNAS Kabupaten Badung yakni Wakil Ketua IV H. Sarnapi dan staf SAU Dadi Cahyadi. Menurut Ketua MUI Pusat Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional KH. Sudarnoto, program Membasuh Luka Palestina yang digelar BAZNAS dan didukung MUI termasuk sukses. "Kerja sama dengan MUI ini di antaranya mendatangkan pilihan syekh dari Palestina dan mendapatkan antusiasme luar biasa dari kaum Muslimin Indonesia," katanya. Donasi dari masyarakat, lembaga maupun perusahaan dari Indonesia sangat besar yang salah satunya dikoordinir BAZNAS. "Saya sendiri dengan BAZNAS RI pernah datang ke Mesir untuk mengawal bantuan ini. Palestina sangat membutuhkan uluran tangan dari kaum Muslimin Indonesia," katanya.
BERITA15/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Berikan Penghargaan kepada 4 Perangkat Daerah, Ini Daftarnya
BAZNAS Kabupaten Bandung Berikan Penghargaan kepada 4 Perangkat Daerah, Ini Daftarnya
Sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih kepada para pembayar zakat maupun infak selama tahun 2024, BAZNAS Kabupaten Bandung memberikan penghargaan kepada empat perangkat daerah. Penghargaan itu diberikan di sela-sela siraman rohani Pemkab Bandung di Gedung Budaya Soreang, Senin 13 Januari 2024. Acara dihadiri Sekda Kabupaten Bandung H. Cakra Amiyana, para asisten, para kepala dinas dan kepala badan, serta para camat dan kepala desa se-kabupaten Bandung. Menurut Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan, penghargaan ini juga dipicu karena partisipasi yang besar dari para ASN Pemkab Bandung sehingga target pengumpulan zakat dan infak bisa tercapai. "Dari target pengumpulan zakat, infak dan sedekah sebesar Rp12 miliar Alhamdulillah bisa tercapai Rp12 miliar lebih. Sedangkan tahun ini atau tahun 2025 ditargetkan pengumpulan sebesar Rp17 miliar," katanya. Penghargaan yang diberikan dengan kriteria organisasi perangkat daerah tersebut membayarkan ZIS dengan tepat waktu. "Kriteria lainnya adalah dengan pengumpulan terbesar dan sesuai dengan aturan pemerintah khususnya instruksi bupati Bandung," ujarnya. Empat perangkat daerah yang mendapatkan penghargaan adalah Sekretariat Daerah (Setda), Dinas Kesehatan, RSUD Laswi Majalaya dan Kecamatan Baleendah. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung juga memaparkan pendistribusian ZIS yang sudah dihimpunnya untuk lima bidang. Yakni, Bandung cerdas (bidang pendidikan), Bandung sehat (bidang kesehatan), Bandung berdaya saing (pemberdayaan ekonomi), Bandung relijius, dan Bandung peduli.
BERITA13/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Ketua BAZNAS Kab. Bandung Sampaikan Target Penghimpunan di Tahun 2025
Ketua BAZNAS Kab. Bandung Sampaikan Target Penghimpunan di Tahun 2025
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung, KH. Yusuf Ali Tantowi menjelaskan mengenai target penghimpunan di 2025. Target tersebut ia sampaikan dalam obrolan bertajuk Visitalk, di redaksi Visi.news. Sebelum itu, ia menyebut target BAZNAS Kab. Bandung 2024 berhasil tercapai. "Kami di 2024 bisa mencapai target 12 miliar, bahkan terlampaui," katanya. Meski begitu, menurut KH. Yusuf nilai ini masih belum maksimal. "Akan tetapi nilai ini jika dibagi se kabupaten bandung, tidak terlihat," ujarnya. Dirinya melanjutkan, tugas BAZNAS berusaha sebagai pengorganisir zakat, infak dan sedekah. "Tinggal mengorganisir saja. kebaikan masyarakat kabupaten bandung sebetulnya luar biasa," katanya. "Kami berusaha mengorkestra kebaikan ini supaya tepat sasaran," tuturnya. Mengenai target penghimpunan di 2025, dirinya sepakat dengan pimpinan BAZNAS Kab. Bandung di angka 17 Miliar. "2025 ini kita targetkan 17 M," ucapnya. "Belum lagi dari masyarakat. peluangnya sudah terbaca. yang namanya infak sedekah itu tidak harus nunggu kaya. tapi mereka yang kaya hati, senang berbagi," jelasnya.
BERITA13/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Pimpinan BAZNAS RI Kunjungi Kabupaten Bandung, Ini yang Dibahas
Pimpinan BAZNAS RI Kunjungi Kabupaten Bandung, Ini yang Dibahas
Pimpinan BAZNAS RI yang terdiri atas Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. H. Noor Achmad, dan Pimpinan Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bandung, Jumat 10 Januari 2025. Kunjungan kali ini juga untuk bertemu dengan Bupati Bandung HM Dadang Supriatna untuk melakukan pembahasan pengembangan Gedung BAZNAS Center (GBC). Ikut mendampingi Wakil Ketua 2 BAZNAS Jabar KH. Ali Kosim dan Wakil Ketua 3 BAZNAS Jabar Dr. H. Achmad Ridwan. Sedangkan dari BAZNAS Kabupaten Bandung hadir Ketua H. Yusuf Ali Tantowi, Wakil Ketua 1 H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua 2 H. Abdul Rauf, Wakil Ketua 3 H. Dudi Abdul Hadi dan Wakil Ketua 4 H. Sarnapi. Menurut Prof. Noor Achmad, kunjungan kali ini untuk memastikan pengelolaan Gedung BAZNAS Center (GBC) yang akan dikelola BAZNAS RI. "Kami akan mengembangkan GBC menjadi center of exelence semua kegiatan BAZNAS mulai dari pengumpulan, pendistribusian, pemberdayaan ekonomi sampai pusat pelatihan," ujarnya. Dengan GBC yang memiliki lantai dasar (basement), lantai satu sampai lantai tiga dianggap sangat representatif untuk pusat pelatihan BAZNAS seluruh Indonesia. "Jadi GBC bukan hanya untuk Kabupaten Bandung dan Jawa Barat melainkan ini untuk seluruh Indonesia," katanya. Pada kesempatan itu, pimpinan BAZNAS RI dan BAZNAS Jabar juga menyempatkan waktu mengunjungi kantor BAZNAS Kabupaten Bandung di Jln. Terusan Al Fathu Soreang.
BERITA10/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Bupati Kang DS dan BAZNAS Tegaskan Tak Ada Pungutan Rp100 Ribu kepada ASN
Bupati Kang DS dan BAZNAS Tegaskan Tak Ada Pungutan Rp100 Ribu kepada ASN
Bupati Bandung HM Dadang Supriatna atau Kang DS menerima silaturahmi para pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung, Rabu 8 Januari 2025. Hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi, Waka 1 H. Jamjam Erawan, Waka 2 H. Abdul Rauf, Waka 3 H. Dudi Abdul Hadi, dan Waka 4 H. Sarnapi. Dalam pertemuan itu, Kang DS mengeluhkan upaya dalam memunculkan opini seakan-akan ada potongan gaji Rp100.000 kepada para ASN khususnya guru. "Saya sendiri awalnya tak terlalu menghiraukan isu yang tak berdasar ini, namun akhirnya harus bicara sebab sudah menyangkut kebenaran informasi dan jangan sampai warga mempercayai hoaks," ucap mantan anggota DPR Kabupaten Bandung dan DPRD Jabar ini. Kang DS mengaku tetap bersikap tenang karena merasa dirinya tak melakukan apa yang dituduhkan. "Karena saya tak melakukan apa yang dituduhkan sehingga saya tak ambil pusing," katanya. Sedangkan H. Yusuf Ali mengatakan, sampai saat ini pembayaran zakat infak dan sedekah (ZIS) dari para ASN khususnya para guru belum efektif. "Karena Dinas Pendidikan selama ini baru menyetorkan penerimaan ZIS tiap bulannya Rp5 juta sehingga sebagian besar guru belum membayarkan ZIS nya ke BAZNAS," katanya. BAZNAS Kabupaten Bandung terus berupaya menyadarkan para ASN khususnya para guru agar sadar membayar zakat atau infaknya. "Insya Allah mulai awal tahun 2025 ini jajaran Dinas pendidikan mulai akan mengumpulkan ZIS nya terutama untuk tingkat SD dan menyusul SMP," katanya.
BERITA09/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke PLTP Geodipa Jajaki Penggalian Infak
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke PLTP Geodipa Jajaki Penggalian Infak
BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar silaturahmi ke PT Geodipa Energi yang memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Patuha, Kecamatan Pasirjambu. Acara pada Rabu, 8 Januari 2024, dihadiri Public Relations PT. Geo Dipa Energi Ibu Maria dan Ibu Dila serta Bagian SDM, Hadi. Sedangkan dari BAZNAS Kabupaten Bandung hadir wakil ketua 1 Ustaz H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua 4 H. Sarnapi, Kepala Kantor H. Kasmita, Kabag Pengumpulan H. Andris Fajar dan Kabag Pengelolaan Keuangan dan Pelaporan Adjat Abdullah Mubarok. Menurut Ustaz Jamjam, BAZNAS berupaya mengumpulkan dan menyalurkan zakat, infak dan sedekah (ZIS) dari kaum Muslimin Kabupaten Bandung. "Kelebihan BAZNAS Kabupaten Bandung salah satunya mendapatkan ZIS dari warga Kabupaten Bandung dan diberikan kepada warga Kabupaten Bandung bukan diberikan kepada warga luar," ujarnya. Dia berharap agar para pimpinan dan karyawan PLTP Patuha memiliki kepedulian tinggi yang salah satu caranya menyerahkan ZIS. "Kami yakin pimpinan dan karyawan PLTP Patuha mempunyai wawasan keagamaan yang baik sehingga peduli dengan kondisi masyarakat Kabupaten Bandung," ucapnya. Sedangkan Ibu Maria mengatakan, pihaknya ingin agar keberadaan perusahaan bisa lebih membantu masyarakat di sekitar. "Selama ini BAZNAS Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Kodim juga pernah membantu dalam bakti sosial maupun kegiatan sosial lainnya," ujarnya.
BERITA08/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Berikan Modal Usaha kepada UKM di Sela-sela Gerak Jalan Hari Amal Bhakti Kemenag
BAZNAS Kabupaten Bandung Berikan Modal Usaha kepada UKM di Sela-sela Gerak Jalan Hari Amal Bhakti Kemenag
BAZNAS Kabupaten Bandung memberikan bantuan berupa modal usaha di sela-sela Gerak Jalan Hari Amal Bakti Kemenag ke-78. BAZNAS Kabupaten Bandung juga membuka stand kopi dan teh gratis bagi para peserta gerak jalan sehat. Penerima bantuan modal usaha adalah para pedagang yang biasa mengikuti bazar maupun event yang diadakan di sekitar kompleks Pemkab Bandung sebanyak 30 orang. Ribuan orang terdiri atas guru dan karyawan Kemenag Kabupaten Bandung mengikuti gerak jalan sehat memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag ke-79. Acara dipusatkan di Dome Balerame Soreang dihadiri Bupati Bandung HM Dadang Supriatna atau Kang DS, Asisten Pemkesra Pemkab Bandung H. Ruli Hadiana, Kepala Kemenag Kabupaten Bandung H. Cece Hidayat dan Kasubag serta para Kepala Seksi. Hadir juga Kasdim Kabupaten Bandung, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi dan para wakil ketua BAZNAS, serta para pejabat lainnya. Dalam kesempatan itu, Kang DS menyerahkan hadiah utama berupa ibadah umrah kepada Cece Hidayat. Hal sama juga dilakukan Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, H. Dudu Suryadarma, mewakili FKKBIHU yang menyerahkan satu paket umrah. Menurut Kang DS, pihaknya bergembira karena ribuan orang bisa berkumpul untuk gerak jalan sehat sekaligus bersilaturahmi. "Semoga sinergi antara Pemkab Bandung dengan Jajaran Kemenag yang selama ini sudah baik bisa ditingkatkan lagi," ucapnya. Sementara Cece Hidayat mengatakan, gerak jalan ini sebagai rangkaian peringatan HAB ke-79 tingkat Kabupaten Bandung karena sebelumnya digelar berbagai acara. "Baik perlombaan olahraga, pelatihan ESQ bagi Dharma Wanita Persatuan, sampai bakti sosial khitanan massal," ujarnya.
BERITA07/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj Renie: Siap Bayar Zakat
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj Renie: Siap Bayar Zakat
Ketua BAZNAS kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi bersilaturahmi Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzi, SH,.di ruang Ketua DPRD Kabupaten Bandung. Acara pada Jumat, 3 Januari 2024, dihadiri Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi, Staf Pengumpulan Bazbas Akhmad Syarifuddin, dan pengurus UPZ DPRD Kabupaten Bandung. Menurut KH. Yusuf, BAZNAS Kabupaten Bandung berterima kasih kepada perhatian DPRD Kabupaten Bandung sehingga terjadi kenaikan dana bantuan operasional (DBO). "Termasuk juga insentif kepada ribuan ustaz dan ustazah yang didanai dari APBD dan BPJS Ketenagakerjaan dari BAZNAS Kabupaten Bandung," ujarnya. Dia juga berharap agar para pimpinan dan anggota DPRD mensosialisasikan pentingnya membayar zakat infak dan sedekah untuk kebaikan Muslimin. "Jangan ada lagi istilah dipotong karena dengan berzakat berarti membersihkan harta malah melipatgandakan harta kita," ucapnya. Sedangkan Hj. Renie menyatakan 55 wakil rakyat siap untuk memberikan kontribusi dalam pembayaran ZIS kepada BAZNAS Kabupaten Bandung. "Alhamdulillah selama ini kami sudah merasakan manfaat kehadiran BAZNAS baik untuk pendidikan, kesehatan, bakti sosial dan lain-lain. Anggota DPRD yang mengajukan bantuan untuk rakyat di dapilnya juga dibantu BAZNAS," ujarnya.
BERITA03/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Lakukan Studi Tiru ke Masjid Jogokariyan untuk Pemberdayaan ZIS
BAZNAS Kabupaten Bandung Lakukan Studi Tiru ke Masjid Jogokariyan untuk Pemberdayaan ZIS
Para pimpinan dan Amil/amilat BAZNAS Kabupaten Bandung mengadakan studi tiru kepada Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, Minggu 22 Desember 2024. Studi tiru ini untuk mempelajari lalu menerapkan dalam hal pengumpulan dan pemberdayaan zakat, infak dan sedekah (ZIS) berbasis masjid. "Kami ingin tahu tip dan trik dalam pengumpulan dan pemberdayaan masyarakat berbasis masjid," kata Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi. Hadir Wakil Ketua 1 BAZNAS Kabupaten Bandung Ustaz H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua 2 H. Abdul Rauf dan Wakil Ketua 4 H. Sarnapi. Menurut KH. Yusuf, masjid bukan hanya berfungsi untuk rehabilitasi mental misalnya sedang stres atau ada masalah lalu datang ke masjid. "Saya lihat Masjid Jogokariyan sudah memberikan manfaat kepada masyarakat baik dalam pelayanan ibadah maupun pemberdayaan ekonominya," ucapnya. BAZNAS Kabupaten Bandung berkomitmen dan sudah mengadakan berbagai program untuk pemberdayaan masjid ini. "Sudah dua tahun ini kami memberikan insentif kepada ribuan takmir dan marbot masjid serta menyalurkan pemberian modal untuk ekonomi umat," katanya. Sedangkan pengurus Masjid Jogokariyan Ustaz Imam Supardi mengatakan, kepengurusan Masjid Jogokariyan sangat luas mencapai 29 biro. "Kuncinya memaksimalkan fungsi masjid yakni 5M yakni muwahid (mempersatukan), mujahid (pejuang), muadim (pendidik), mujaddid (pembaharuan), dan mudyadid atau pelurus," katanya.***
BERITA22/12/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Bantu Kembangkan 185 Pedagang Keliling dan Pedagang di Sekolah
BAZNAS Kabupaten Bandung Bantu Kembangkan 185 Pedagang Keliling dan Pedagang di Sekolah
Pada Kamis, 19 Desember 2024, BAZNAS Kabupaten Bandung melakukan pembinaan sekaligus menyalurkan bantuan modal kepada 185 orang pedagang kecil. Acara di aula BAZNAS Kabupaten Bandung bertajuk "Program Pemberdayaan Ekonomi Menuju Bandung Berdaya Saing" ini dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi, Wakil Ketua 2 H. Abdul Rauf, Wakil Ketua 4 H. Sarnapi dan Ketua Pelaksana H. Andris Fajar. Menurut Abdul Rauf, bantuan permodalan ini diberikan kepada 185 Orang terdiri atas 125 Orang dari Kelompok Pedagang Keliling Sekolah dan 19 Orang Komunitas Assatidz Mandiri UPZ Cimaung. "Kami juga membantu 41 Orang yang mengajukan permohonan bantuan pemberdayaan ekonomi secara mandiri," katanya. Abdul Rauf berharap para pedagang kecil ini nantinya bisa meningkat kehidupannya setelah dibantu BAZNAS Kabupaten Bandung. "Tiap pedagang juga kami berikan kotak infak sehingga kalau ada uang receh Rp500 maupun Rp1.000 bisa dimasukkan ke kotak infak," katanya. Sedangkan H. Yusuf Ali menambahkan, para penerima bantuan juga mendapatkan rompi seragam dengan tagline #mencari nafkah meraih berkah. "Diharapkan para pedagang ini bisa menjadi duta BAZNAS dan menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu para pedagang lainnya," katanya.
BERITA19/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Raker untuk Kenaikan Target Tahun 2025
BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Raker untuk Kenaikan Target Tahun 2025
BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar rapat kerja (raker) di aula BAZNAS Kabupaten Bandung Jln. Terusan Alfathu Soreang, Selasa 17 Desember 2024. Rapat kerja dipimpin Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi, LC,MA, dihadiri para wakil ketua. Hadir juga Asisten Pemkesra Kabupaten Bandung H. Ruli Hadiana, dan para amil dan amilat BAZNAS Kabupaten Bandung. Menurut KH. Yusuf, BAZNAS ibarat satu tubuh sehingga harus menjadi organisasi yang solid dan sinergis dalam segala hal. "Apalagi target pengumpulan pada tahun 2025 mengalami kenaikan drastis dari tahun 2024 Rp12 miliar menjadi Rp17 miliar," ujarnya. Dia bersyukur dan berterimakasih kepada seluruh Amil dan amilat yang sudah berhasil meraih target pengumpulan tahun 2024 sebesar Rp12 miliar. "Meski memang pengumpulan ZIS masih didukung dari ibadah kurban dan infak terikat seperti donasi Palestina, donasi gempa bumi Kertasari maupun donasi santunan anak yatim," katanya. Diharapkan target pengumpulan tahun 2025 juga bisa tercapai dengan kerja keras semua pimpinan dan Amil/amilat. "Pertanggungjawaban pekerjaan di BAZNAS bukan hanya kepada pimpinan maupun BAZNAS Jabar sampai BAZNAS RI serta bupati melainkan juga kepada Allah SWT," ujar Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan.
BERITA17/12/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Masukkan Ratusan Ustaz dan Ustazah ke BPJS Ketenagakerjaan
BAZNAS Kabupaten Bandung Masukkan Ratusan Ustaz dan Ustazah ke BPJS Ketenagakerjaan
BAZNAS Kabupaten Bandung memasukkan sebanyak 465 orang yang ikut program insentif ustaz dan ustazah ke program BPJS Ketenagakerjaan. Penandatangan kerja sama itu dilakukan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojongsoang, Rizal, dan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi, Jumat 13 Desember 2024. Acara dihadiri Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi dan para pejabat BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojongsoang. Menurut KH. Yusuf, dari 1.030 orang yang mendapatkan insentif ustaz dan ustazah hanya 465 orang yang mendapatkan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan. "Sebab sisanya sudah ikut program BPJS Ketenagakerjaan sehingga hanya 465 orang yang ikut program ini," katanya. Seperti diketahui, BAZNAS Kabupaten Bandung mendapatkan bantuan insentif dari APBD Kabupaten Bandung untuk ustaz dan ustazah. BAZNAS Kabupaten Bandung juga selama dua tahun ini menyalurkan insentif guru ngaji dan takmir masjid sebanyak 3.456 orang. Untuk besaran insentif ustaz dan ustazah maupun guru ngaji dan takmir masing-masing Rp 100 ribu per orang. Mereka juga mendapatkan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan dari dana BAZNAS Kabupaten Bandung dan BPJS Kesehatan dari Pemkab Bandung sebagai penerima bantuan iuran (PBI).
BERITA16/12/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Saat Para Penasihat Hukum Merapat ke BAZNAS Kabupaten Bandung untuk Kepedulian Warga
Saat Para Penasihat Hukum Merapat ke BAZNAS Kabupaten Bandung untuk Kepedulian Warga
Para penasihat hukum yang tergabung dalam DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Bale Bandung melakukan silaturahmi ke kantor BAZNAS Kabupaten Bandung. Hadir Ketua Peradi Bale Bandung, I Made Agus Rediyudana,SH,MH, didampingi sekretaris Didi Iskandar, SH, MH dan Penasihat Alexander Finenko,SH,MH, serta para pengurus Peradi lainnya. Selain itu, hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi, Wakil Ketua I Ustaz H. Jamjam Erawan, dan Wakil Ketua 4 H. Sarnapi. Menurut I Made Agus, ada keinginan mulia dari DPC Peradi Bale Bandung untuk ikut memberdayakan masyarakat melalui pembayaran zakat, infak maupun sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. "Alhamdulillah saya sendiri secara rutin membayarkan sebagian rezekinya kepada BAZNAS Kabupaten Bandung. Saya imbau agar para anggota Peradi untuk ikut menyisihkan sebagian rezekinya," ujarnya. I Made mengakui kesadaran membayarkan ZIS belum seperti membayar pajak karena pajak ditentukan sanksi tegasnya. "Namun umat Islam yang memiliki harta harus yakin dengan membayarkan zakat atau infaknya mendapatkan banyak manfaat," ujarnya. Sedangkan KH. Yusuf Ali mengatakan, peran para advokat sangat besar baik menyisihkan hartanya untuk membantu orang lain maupun mendorong para klien yang mampu untuk ikut berzakat. "Diharapkan para klien dari kalangan mampu membayarkan zakat atau infaknya agar kasus hukumnya bisa selesai dengan baik," katanya. BAZNAS Kabupaten Bandung juga siap bekerja sama dengan DPC Peradi Bale Bandung dengan membantu masyarakat yang kurang mampu. "Misalnya Peradi mendampingi warga kurang mampu dan BAZNAS bisa membantu operasional pendampingannya," katanya.
BERITA16/12/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Silaturahmi dengan LAZ Ormas Islam
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Silaturahmi dengan LAZ Ormas Islam
Untuk lebih meningkatkan kolaborasi dan kerja sama dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) ormas Islam, BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar silaturahmi, Senin 16 Desember 2024. Acara di aula BAZNAS Kabupaten Bandung dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi, Wakil Ketua 1 Ustaz H. Jamjam Erawan, Wakil ketua 4 H. Sarnapi dan Ketua pelaksana BAZNAS Kabupaten Bandung H. Andris Fajar. Sedangkan dari LAZ ormas Islam hadir pengurus Lazisnu, LAZISMU, LAZ Persis, LAZ Syarikat Islam, LAZ Mathlaul Anwar, dan LAZ LDII. Menurut KH. Yusuf, keberadaan BAZNAS dan LAZ bukan saling bersaing apalagi saling menjatuhkan. "Kita harus berkolaborasi dan bekerja sama untuk menggali potensi zakat, infak dan sedekah lalu memberdayakannya untuk masyarakat," katanya. Pengumpulan ZIS oleh LAZ ormas Islam akan dimasukkan sebagai pengumpulan off balance sheet di BAZNAS Kabupaten Bandung. "Kalau yang tercatat sebagai pengumpulan BAZNAS Kabupaten Bandung tahun ini Alhamdulillah tercapai Rp 12 miliar atau naik dari pengumpulan tahun lalu yang berkisar Rp 8 miliar," ujarnya. Pencapaian itu didukung dengan pengumpulan infak terikat baik untuk Palestina maupun donasi gempa bumi Kertasari. "Tahun 2025 kami menargetkan pengumpulan ZIS mencapai Rp 17 miliar. Semoga dengan kerja sama ormas-ormas Islam bisa mencapai target tersebut," katanya.
BERITA16/12/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Ucapkan Selamat Pasangan Kang DS dan Ali Syakieb Pemenang Pilkada
BAZNAS Kabupaten Bandung Ucapkan Selamat Pasangan Kang DS dan Ali Syakieb Pemenang Pilkada
BAZNAS Kabupaten Bandung mengucapkan selamat kepada pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung nomor 2 Dadang Supriatna - Ali Syakieb yang resmi menjadi pemenang Pilkada Kabupaten Bandung."Pimpinan dan Amil amilat BAZNAS Kabupaten Bandung ikut tahniah atau mengucapkan selamat atas jalannya Pilkada Kabupaten Bandung yang aman dan kondusif," kata Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi.Didampingi empat wakil ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali mengharapkan agar pasangan bupati dan Wabup yang terpilih bisa menggerakkan pengumpulan dan pemberdayaan zakat, infak maupun sedekah."Apalagi target pengumpulan ZIS oleh BAZNAS Kabupaten Bandung pada tahun 2025 naik drastis menjadi Rp17 miliar. Tahun ini Alhamdulillah juga terjadi kenaikan signifikan dari perolehan Rp10 miliar tahun 2023 menjadi Rp12 miliar lebih," katanya.Seperti diketahui, pasangan Bedas Dadang Supriatna atau Kang DS dan Ali Syakieb berhasil meraih 1.046.344 suara, unggul atas pasangan nomor 1, Sahrul Gunawan-Gun Gun Gunawan yang memperoleh 827.240 suara.Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung yang dilaksanakan di Sutanraja Hotel, Soreang, Rabu 4 Desember 2024 sore.
BERITA05/12/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Kemenag dan BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Seminar dan Peluncuran Buku
Kemenag dan BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Seminar dan Peluncuran Buku
Sebagai upaya pembekalan kepada para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) baik PNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), maka Kemenag bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar seminar pendidikan.Acara di Gedung M. Toha, Rabu 4 Desember 2024, dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Bandung H. Ruli Hadiana, Kepala Kemenag Kabupaten Bandung H. Cece Hidayat, guru besar UPI Bandung Prof. Dr. H. Sufyan Sauri, dan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi.Menurut Kasi Pendidikan Agama Islam, H. M. Azis Kawakibi, pada tahun ini para guru PAI P3K mendapatkan kebahagiaan berupa pembayaran tunjangan profesi guru (TPG) atau sertifikasi."Para guru ini sudah lulus TPG dan setahun ini tunjangannya cair pada Desember ini," katanya.Tunjangan sertifikasi untuk 575 orang ini, kata Azis, merupakan alokasi anggaran dari Kemenag pusat yang disalurkan melalui Kemenag Kabupaten Bandung."Para guru harus ikhlas untuk memberikan infak dari sertifikasi sebab tunjangan yang akan diterima mencapai Rp24 juta per orang," katanya.Azis menjamin pembayaran tunjangan sertifikasi ini pasti cair pada Desember."Kalau tunjangan ini tak cair pada Desember, maka saya siap menanggalkan jabatan sebagai kepala seksi," katanya.Sedangkan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tontowi mengatakan, para guru PAI perlu memberikan contoh kepada masyarakat termasuk dalam zakat, infak dan sedekah (ZIS)."BAZNAS selalu membantu kegiatan PAI karena guru-guru PAI rutin membayarkan infaknya. BAZNAS bukan memotong atau mengurangi harta melainkan membersihkan dan menyelamatkan harta kaum Muslimin," katanya.
BERITA04/12/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Kemenag dan BAZNAS Kabupaten Bandung Jalin Nota Kesepahaman Pemberdayaan ZIS
Kemenag dan BAZNAS Kabupaten Bandung Jalin Nota Kesepahaman Pemberdayaan ZIS
Kemenag Kabupaten Bandung dan BAZNAS Kabupaten Bandung menandatangani naskah kesepahaman bersama (MOU) dalam pengumpulan dan pemberdayaan zakat, infak dan sedekah (ZIS).Acara di Aula Oriza Sativa Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Senin 2 Desember 2024, dihadiri Kepala Kemenag Kabupaten Bandung H. Cece Hidayat, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi, Wakil Ketua 4 BAZNAS H. Sarnapi, dan Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kabupaten Bandung Hj. Nana Rostiana.Hadir juga ratusan pegawai Kemenag, Kepala KUA, penyuluh, kepala madrasah negeri, dan organisasi mitra (ormit) Kemenag Kabupaten Bandung.Menurut Hj. Nana, kesepakatan ini untuk pengumpulan ZIS dari semua komponen di Kemenag Kabupaten Bandung maupun masyarakat yang mengakses pelayanan Kemenag."ZIS memiliki peran penting untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat sehingga harus kita dorong terus untuk pengumpulan maupun pemberdayaannya," katanya.Sebagai upaya itu, maka Kemenag Kabupaten Bandung memperbarui kepengurusan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) agar lebih efektif."Salah satu perubahannya adalah UPZ Kemenag juga menjadi lembaga penyalur selain pengumpulan ZIS," ujarnya yang menambahkan ASN Kemenag Kabupaten Bandung sekitar 697 orang dan membayar zakat 150 orang, sedangkan sisanya infak.Untuk pengumpulan zakat ASN Kemenag, kata Nana, bisa sampai Rp80 juta lebih, namun baru terkumpul sekitar Rp30 juta."Kami akan menyetorkan semuanya pengumpulan ke BAZNAS dan kembali ke UPZ Kemenag sebesar 70 persen untuk didayagunakan," katanya.Sedangkan H. Yusuf Ali Tontowi mengatakan, membayar infak tidak harus menjadi kaya sesuai dengan pesan Al Quran."Membayar infak saat lapang maupun sempit adalah salah satu tanda ketakwaan kepada Allah SWT. BAZNAS adalah mediator untuk mengumpulkan ZIS lalu diserahkan kepada Mustahik," ujarnya.
BERITA02/12/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Serahkan Bantuan Kesehatan kepada Siswa SMPN 1 Margahayu
BAZNAS Kabupaten Bandung Serahkan Bantuan Kesehatan kepada Siswa SMPN 1 Margahayu
Untuk membantu pengobatan siswa SMPN 1 Margahayu, Kayla (kelas XI-H), BAZNAS Kabupaten Bandung menyerahkan bantuan, Jumat 22 November 2024.Penyerahan dilakukan Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi, dihadiri perwakilan Lanud Sulaiman Efan, Lurah Sulaiman Emita Susilayanti, dan Ibu Sri Atun (Wakasek Kesiswaan SMPN 1 Margahayu).Seperti diketahui Kayla mengalami musibah di sekolahnya sehingga harus dirawat di rumah sakit." Sampai sekarang Kayla belum masuk sekolah karena masih dalam pemulihan," kata Ibu Budi, orangtua Kayla.Sedangkan H. Sarnapi mengatakan, BAZNAS memiliki tugas untuk mengumpulkan zakat infak dan sedekah (ZIS) lalu menyerahkannya kepada warga yang berhak."BAZNAS memiliki program kepedulian di bidang pendidikan maupun kesehatan. Bantuan ini merupakan kepedulian di bidang kesehatan," ujarnya.Dia berharap agar pihak sekolah bisa juga melakukan pengumpulan infak maupun sedekah yang nantinya akan didistribusikan untuk kepentingan sekolah."Bentuknya bisa Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dengan SK dari BAZNAS Kabupaten Bandung. Alhamdulillah saat ini kita sedang genjot infak dari lembaga pendidikan," katanya.
BERITA22/11/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Sosialisasi untuk Para Guru KKG PAI Pasirjambu dan Katapang
BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Sosialisasi untuk Para Guru KKG PAI Pasirjambu dan Katapang
Sebagai upaya meningkatkan silaturahmi sekaligus meningkatkan kesadaran dalam pembayaran zakat infak dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Bandung mengadakan sosialisasi ke para guru yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI). Acara digelar di dua tempat pada hari sama, Kamis 21 November 2024, yakni di Rest Area Pasirjambu dan SDN Juntigirang 3 Kecamatan Katapang.Sosialisasi untuk KKG PAI SD Kecamatan Pasirjambu dilakukan Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi, sedangkan sosialisasi di Kecamatan Katapang oleh Ustaz Anam.Menurut H. Sarnapi, sosialisasi kepada para guru KKG PAI SD Kecamatan Pasirjambu merupakan kedua kalinya setelah pada Oktober lalu."Alhamdulillah infak sertifikasi dari para guru PAI sebagian sudah mulai masuk ke BAZNAS. Diharapkan pada Desember ini semua guru PAI sudah membayar infak sertifikasi kepada BAZNAS secara payroll sesuai keikhlasan," katanya.Dana infak yang terkumpul di BAZNAS, kata Sarnapi, akan dikembalikan lagi untuk kepentingan para guru."Alhamdulillah selama ini BAZNAS sudah membantu untuk pembiayaan pelatihan atau workshop para guru, pembinaan rutin bulanan sampai kegiatan lain yang dilakukan KKG PAI SD maupun MGMP PAI SMP," katanya.Acara KKG PAI SD dihadiri pengawas sekolah yakni Puji Syukur, M.Pdi dan Hilman Darisman, S.Pd, M.Pd.
BERITA21/11/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bandung.

Lihat Daftar Rekening →