WhatsApp Icon
Dorong Pemberdayaan Ekonomi Umat, BAZNAS Kab Bandung Teken MoU dengan Telkom University

DAYEUHKOLOT, 22 JANUARI 2026 — BAZNAS Kabupaten Bandung resmi menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Center of Excellence (CoE) Smart MSME & Halal Ecosystem (SHE) Telkom University pada Kamis, 22 Januari 2026. Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dengan institusi pendidikan tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung diwakili langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi wadah sinergi dalam pengembangan program-program berbasis pemberdayaan dan keilmuan, khususnya yang berkaitan dengan ekonomi umat dan ekosistem halal.

Secara umum, ruang lingkup MoU ini mencakup kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya kelembagaan. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendorong inovasi dan penguatan kapasitas lembaga, baik di lingkungan BAZNAS maupun Telkom University.

Dalam kegiatan tersebut, H. Yusuf Ali Tantowi juga memaparkan salah satu program terbaru BAZNAS Kabupaten Bandung yang baru saja diluncurkan, yakni program Z Kosmetik. Program ini merupakan salah satu bentuk upaya BAZNAS dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor usaha berbasis produk halal.

“Bentuk programnya merupakan paket yang diberikan oleh BAZNAS,” ujarnya.

Melalui penandatanganan MoU ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap dapat memanfaatkan dukungan akademik, riset, dan inovasi dari Telkom University, khususnya CoE Smart MSME & Halal Ecosystem (SHE), dalam mengembangkan program-program pemberdayaan yang lebih terukur dan berdampak luas.

Kerja sama ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan pengabdian, sekaligus memperkuat peran zakat dalam mendukung pembangunan sosial dan ekonomi di Kabupaten Bandung.***

22/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Perkuat Kolaborasi dengan Disnaker dalam Implementasi ZIS

SOREANG, 20 JANUARI 2026 — BAZNAS Kabupaten Bandung berkesempatan hadir dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bandung pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema Implementasi Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Disnaker Kabupaten Bandung H. Dadang Komara, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tantowi, serta Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS dan Disnaker dalam mendorong optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan dunia usaha dan ketenagakerjaan.

Dalam pemaparannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tantowi menjelaskan bahwa keberadaan ZIS tidak hanya berdampak pada aspek sosial kemasyarakatan, tetapi juga memiliki manfaat lain yang strategis.

Menurutnya, selain menjadi solusi berbagai persoalan sosial, zakat, infak, dan sedekah juga dapat menjadi pengurang pajak bagi para muzakki atau wajib zakat. Hal ini menjadi salah satu nilai tambah yang dapat mendorong peningkatan kesadaran berzakat di kalangan perusahaan maupun para pekerja.

Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan memaparkan tentang kewajiban menunaikan zakat bagi mereka yang telah mencapai nisab.

“Rizki akan bersih, jiwa akan tenang. Kalau tidak mencapai nisab, dianjurkan untuk berinfak,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya legalitas dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar tidak terjadi penyimpangan atau praktik pungutan liar.

“Kami harapkan ke depan bapak dan ibu yang punya perusahaan membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ),” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan UPZ di lingkungan perusahaan akan memberikan manfaat besar, baik bagi perusahaan maupun karyawan.

“Manfaatnya akan kembali lagi kepada karyawan ibu bapak semua,” tambahnya.

Untuk diketahui, sebelumnya BAZNAS Kabupaten Bandung bersama Disnaker Kabupaten Bandung telah menjalin kolaborasi dalam menggali potensi ZIS di kalangan perusahaan dan pekerja. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui program bertajuk Pekerja Berkah, Masyarakat Sejahtera.

Program ini bertujuan untuk menghimpun zakat, infak, dan sedekah dari kalangan pekerja, yang nantinya akan disalurkan kembali untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial serta membantu kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak perusahaan di Kabupaten Bandung yang tergerak untuk membentuk UPZ serta berpartisipasi aktif dalam gerakan zakat. Sinergi antara BAZNAS dan Disnaker Kabupaten Bandung diharapkan dapat terus berlanjut guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih luas dan merata.***

20/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
HUT ke-25 BAZNAS, BAZNAS Kabupaten Bandung Perkuat Pemberdayaan lewat Z-Kosmetika

SOREANG, 20 JANUARI 2026 — BAZNAS Kabupaten Bandung memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 BAZNAS dengan rangkaian kegiatan berupa peluncuran program Z-Kosmetika, istigasah, serta penyerahan bantuan kepada 50 penerima manfaat. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung BAZNAS Center, pada Selasa, 20 Januari 2026.

Acara dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kabupaten Bandung Hj. Nana Rostiana, serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Pemkab Bandung, H. Erwin Rinaldi.

Turut hadir sejumlah mitra pengusaha yang selama ini bersinergi dengan BAZNAS dalam pemberdayaan masyarakat, di antaranya dr. Titin Nugroho Rini dari PT Marizk Mahkota Rizki, Bunda Liena Mulyadi dari Koperasi Lumbung Indonesia, Krisna selaku pengusaha Fintech Syariah dan penyalur tenaga kerja ke Jepang, Nicolaus Iskandar dari Yayasan Brader, serta Binar dari Lokapala Parking.

Wakil Ketua Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Bandung, Ustaz H. Jamjam Erawan, menyampaikan bahwa capaian pengumpulan zakat, infak, dan sedekah pada tahun 2025 berhasil melampaui target. Dari target sebesar Rp17 miliar, BAZNAS Kabupaten Bandung mampu menghimpun dana hingga Rp17,5 miliar.

Untuk tahun 2026, BAZNAS Kabupaten Bandung menargetkan pengumpulan ZIS sebesar Rp18 miliar sesuai ketetapan BAZNAS RI. Namun demikian, pihaknya optimistis capaian tersebut dapat melampaui target hingga Rp24 miliar. Adapun pendistribusian dan pendayagunaan ZIS difokuskan pada lima bidang utama, yakni pendidikan, pemberdayaan ekonomi, keagamaan, kepedulian sosial, dan kesehatan.

Ia juga mengungkapkan bahwa setiap harinya BAZNAS Kabupaten Bandung menerima sekitar 30 permohonan bantuan dari masyarakat. Seiring meningkatnya kepercayaan publik, permohonan bantuan pun terus bertambah. Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengapresiasi peningkatan signifikan penghimpunan dari UPZ Kementerian Agama Kabupaten Bandung yang pada tahun 2025 mencapai Rp2,5 miliar.

Sementara itu, H. Erwin Rinaldi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mendukung optimalisasi pengumpulan ZIS yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Bandung, khususnya dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia berharap kontribusi dari sejumlah perangkat daerah, termasuk Dinas Pendidikan, dapat terus meningkat pada tahun ini.

Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kabupaten Bandung juga menyerahkan piagam penghargaan kepada UPZ Kemenag Kabupaten Bandung atas kontribusinya dalam penghimpunan zakat. Selain itu, diluncurkan pula program Z-Kosmetika, sebagai upaya pemberdayaan ekonomi bagi kaum ibu.

Program Z-Kosmetika diharapkan mampu memberikan keterampilan dan peluang usaha bagi masyarakat, khususnya perempuan, sehingga memiliki sumber pendapatan tambahan dan terhindar dari praktik bank emok maupun pinjaman online ilegal.***

20/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Dorong Penguatan Peran UPZ Melalui Sosialisasi UPZ Kecamatan Margaasih

KUTAWARINGIN, 20 JANUARI 2026 - BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar kegiatan Sosialisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Margaasih pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran UPZ di tingkat kecamatan dalam menghimpun dan mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara lebih optimal.

Hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi yang berkesempatan memberikan materi sosialisasi mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah. Turut hadir Camat Margaasih Djoko Mardianto beserta jajaran, tokoh masyarakat, unsur Forkopimcam, serta para Ketua UPZ desa se-Kecamatan Margaasih.

Dalam penyampaiannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung menekankan pentingnya dukungan dari seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat untuk memperkuat keberadaan UPZ di wilayah Margaasih.

“Perlu jajaran pemerintahan dari Margaasih untuk memperkuat zakat, infak sedekah utamanya UPZ Kecamatan Margaasih,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa BAZNAS merupakan lembaga resmi pemerintah yang memiliki tugas penting dalam pengelolaan zakat.

“BAZNAS adalah lembaga resmi pemerintah, memfasilitasi rukun Islam yang ketiga,” jelasnya.

Lebih lanjut, dirinya menyampaikan bahwa pengelolaan zakat harus dilakukan melalui lembaga resmi agar terhindar dari penyalahgunaan.

“Kalau tidak difasilitasi, akan ada penyalahgunaan. Kami berikan kemudahan untuk berzakat,” tambahnya.

Ketua BAZNAS juga menuturkan bahwa saat ini sudah banyak kemudahan yang disediakan untuk masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, terutama melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. Salah satunya adalah layanan pembayaran secara online serta melalui Aplikasi Sistem Informasi Pelayanan (SIP) BAZNAS.

Ia berharap pertemuan ini tidak hanya sebatas sosialisasi, namun dapat mendorong langkah nyata dari para pengurus UPZ.

“Harapannya setelah pertemuan ini ada aksi nyata terutama untuk Unit Pengumpul Zakat,” tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, Camat Margaasih Djoko Mardianto turut memberikan dukungan penuh terhadap penguatan UPZ di wilayahnya. Ia juga menceritakan pengalaman pribadinya mengenai besarnya manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat

“Kita bersama-sama, ketua UPZ Kecamatan tidak bisa bekerja sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua UPZ Kecamatan Margaasih menyampaikan harapannya agar program-program yang dilaksanakan di tingkat kecamatan dapat selaras dengan kebijakan dan arahan dari BAZNAS Kabupaten Bandung.

Dengan terlaksananya sosialisasi ini, diharapkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kecamatan Margaasih dapat semakin terkoordinasi, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. BAZNAS Kabupaten Bandung terus berkomitmen untuk mendorong penguatan UPZ sebagai garda terdepan dalam gerakan zakat di tingkat kecamatan dan desa.***

20/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Serahkan Kunci Rumah Layak Huni di Cicalengka

CICALENGKA, 19 JANUARI 2026 —BAZNAS Kabupaten Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB).

Penyerahan kunci rumah dilaksanakan pada Senin, 19 Januari 2026, bertempat di Kampung Ciawitali RT 02 RW 08, Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka.

Kegiatan penyerahan tersebut dihadiri secara langsung oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, yang menyerahkan kunci rumah kepada para penerima manfaat.Dalam keterangannya, H. Abdul Rouf menyampaikan bahwa program Rumah Layak Huni ini merupakan bagian dari program akhir tahun 2025 yang terealisasi pada awal tahun 2026.

“Program ini merupakan program 2025 akhir, terealisasi di Januari awal 2026. Mudah-mudahan apa yang diterima, rumahnya menjadi rumah yang bermanfaat, rumah untuk jalan menuju surganya Allah,” ujarnya.

Pada penyerahan kunci RLHB kali ini, terdapat dua penerima manfaat, yakni Lili dan Iwan Supriadi, yang keduanya berdomisili di Kampung Ciawitali, Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka.

Salah satu penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bandung.

“Hatur nuhun ka BAZNAS Kabupaten Bandung sudah membantu keluarga saya, mudah-mudahan semoga menjadi manfaat dan berkah untuk keluarga saya,” ucapnya.

 

Program Rumah Layak Huni BAZNAS merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat yang bertujuan menghadirkan hunian yang aman, sehat, dan layak bagi masyarakat kurang mampu.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang serta meningkatkan kualitas hidup para mustahik.***

19/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG

Berita Terbaru

BPR Kerta Raharja Ingin Jalin Kerja Sama Lebih Intensif dengan BAZNAS Kabupaten Bandung
BPR Kerta Raharja Ingin Jalin Kerja Sama Lebih Intensif dengan BAZNAS Kabupaten Bandung
Direktur utama BPR Kerta Raharja Kabupaten Bandung Aep Hendar Cahyadi bersilaturahmi kepada BAZNAS Kabupaten Bandung, Senin 9 September 2024, dan diterima Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi.Hadir tiga wakil ketua BAZNAS Kabupaten Bandung yakni Waka 1 Ustaz Jamjam Erawan, Waka 2 H. Abdul Rouf, dan Waka 4 H. Sarnapi.Menurut Aep Hendar, BPR Kerta Raharja ingin lebih meningkatkan kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung untuk peningkatan manfaat bagi warga masyarakat."Ada tujuan yang sama antara BPR dengan BAZNAS sehingga kita harus bergandengan tangan untuk kepentingan masyarakat banyak," ujarnya.Sedangkan Yusuf Ali mengatakan, pihaknya siap bekerja sama dengan BPR Kerta Raharja dengan semua fasilitas yang dimiliki badan usaha milik daerah Kabupaten Bandung tersebut."Semoga para pimpinan dan karyawan BPR Kerta Raharja juga bisa memberikan zakat atau infaknya kepada BAZNAS Kabupaten Bandung," katanya.Yusuf Ali ingin meluruskan pemikiran selama ini yang masih keberatan dengan pembayaran zakat dan infak."Karena masih ada anggapan pemotongan gaji atau tunjangan, padahal bayar zakat atau infak adalah membersihkan harta tiap kaum Muslimin," katanya.
BERITA09/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Hadir dalam Peringatan 10 Tahun PLTP Patuha 1
BAZNAS Kabupaten Bandung Hadir dalam Peringatan 10 Tahun PLTP Patuha 1
Jajaran BAZNAS Kabupaten Bandung hadir dalam peringatan 10 tahun pembangunan sumur 1 Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Patuha, Desa Sugih Mukti, Kecamatan Pasirjambu. Dari BAZNAS Kabupaten Bandung hadir Waka 4 H. Sarnapi, Staf Pengumpulan Ustaz Dudin dan staf SAU Abdul Rahman. Nampak hadir juga Dirut Geodipa Energi Yudistian Yunis, General Manajer Geodipa Patuha Ruly Husnie Ridwan, Sekda Kabupaten Bandung H. Cakra Amiyana dan para pejabat di lingkungan Pemkab Bandung. Menurut Yunis, selama 10 tahun beroperasi banyak tantangan, namun alhamdulilah semuanya bisa berjalan dengan baik. "Kami sudah bersama selama 22 tahun dengan PLTP Dieng dengan kondisi pembangkit tanpa kepastian. Sedangkan di wilayah Kabupaten Bandung ini juga sudah 10 tahun yang juga kondisi awalnya penuh ketidakpastian," katanya. Bisa menjalankan dengan baik, jalannya tak sederhana dan penuh turunan terjal. "Setelah berhasil dengan mengoperasikan Patuha 1 bisa menjadi pondasi bagi pengoperasian Patuha 2 yang akan beroperasi dua tahun lagi," katanya. Dia juga merasa bersyukur karena pada Tahun 2022 PT Geodipa Energi berhasil pertama kali menyetorkan dividen ke negara karena revenue Geodipa bisa tembus di atas Rp 1 triliun. Ketika ditanya soal kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung di sela-sela jamuan makan siang, Yunis mengatakan pihaknya siap untuk meningkatkan kerja sama dan menyambut baik upaya BAZNAS membantu perusahaan. "Kemarin BAZNAS sudah membantu dalam penyediaan sembako semoga makin meningkat dengan bantuan kepedulian lainnya," katanya.***
BERITA09/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BPRS HIK Parahyangan dan BAZNAS Kabupaten Bandung Jalin Kerja Sama Penyaluran Zakat
BPRS HIK Parahyangan dan BAZNAS Kabupaten Bandung Jalin Kerja Sama Penyaluran Zakat
Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) HIK Parahyangan menjalin kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung untuk penyaluran zakat, infak dan sedekah (ZIS) perusahaan. Penandatangan kerja sama ini dilakukan Direktur Utama BPRS HIK Parahyangan Martadinata, SE, MAB,AK, dan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi, Kamis 7 September 2024. Acara dihadiri Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi dan Ketua UPZ BPRS HIK Parahyangan Ustaz Danang. Martadinata mengatakan, pihaknya akan secara rutin menyalurkan zakat perusahaan kepada BAZNAS dan Rumah Zakat. "Kalau untuk penyaluran zakat silakan saja langsung dibayarkan sebab ini menjadi sebuah kewajiban," katanya. Sedangkan H. Yusuf Ali mengatakan, pihaknya menyambut baik penyaluran zakat dari BPRS HIK Parahyangan karena memang kantor pusatnya berada di Kabupaten Bandung. "Semoga kerja sama ini akan lebih meningkat lagi baik dalam penyaluran zakat maupun dalam pemberdayaan masyarakat Kabupaten Bandung," katanya. BAZNAS Kabupaten Bandung siap bekerja sama dengan BPRS HIK Parahyangan khususnya dalam program pemberdayaan ekonomi warga.***
BERITA06/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Kunjungan BAZNAS Media Center ke BAZNAS Kab. Bandung
Kunjungan BAZNAS Media Center ke BAZNAS Kab. Bandung
Tim BAZNAS Media Center melakukan kunjungan sekaligus silaturahmi ke BAZNAS Kab. Bandung yang berkantor di Soreang pada Jumat, 6 September 2024.Diketahui agenda ini merupakan rangkaian kunjungan dari BAZNAS RI ke BAZNAS Kota/Kab.Humas BAZNAS RI, Mas'ud sedikit menjelaskan terkait kantor digital dan optimalisasinya."Dengan adanya saluran optimasi, diharapkan bisa dimaksimalkan," katanya.Mas'ud menilai banyak sekali strategi yang perlu dilakukan supaya program BAZNAS Kab. Bandung bisa tersyiarkan."Selain melalui kantor digital, bisa berkolaborasi dengan media-media di Kab. Bandung," ucapnya."Tak kalah penting, optimasi medsos," sambungnya.Dirinya juga sedikit menyinggung tentang Indonesia sebagai negara paling dermawan di dunia dan Gen-Z."Tingginya partisipasi Gen-Z dalam menyalurkan harus kita fasilitasi," ucap Mas'ud."Kita harus aware dengan aplikasi-aplikasi yang sekarang menjamur, untuk memberikan kemudahan bagi mereka," pungkasnya.
BERITA06/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS RI Komitmen Tingkatkan Literasi ZIS melalui Media Visit ke Program Unggulan
BAZNAS RI Komitmen Tingkatkan Literasi ZIS melalui Media Visit ke Program Unggulan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia terus berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan kepercayaan masyarakat terhadap zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan "Media Visit" ke sejumlah program unggulan di Kabupaten Bandung. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran langsung kepada media mengenai berbagai program inovatif yang telah dan sedang dijalankan oleh BAZNAS. "Dengan media visit ini, kami berharap masyarakat semakin memahami dan terdorong untuk berzakat melalui BAZNAS," ujar Pimpinan BAZNAS RI bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan yang juga sekaligus Pembina BAZNAS Provinsi Jawa Barat, BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Barat melalui keterangan tertulis, Jumat (6/9/2024). Keterangan tersebut disampaikan Kang Izank-begitu biasa disapa-terkait Media Visit BAZNAS Media Center (BMC) 2024 yang digelar Sekretariat BAZNAS RI. Unit BAZNAS yang dipimpin Sestama Dr. Muchlis Muhammad Hanafi ini, mengirimkan tim untuk meliput kinerja BAZNAS Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat pada Kamis - Sabtu (5-7/9/2024). Tim terdiri atas humas dan sekretariat BAZNAS RI, serta wartawan media massa nasional dan lokal. Tim diterima oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, Wakil Ketua I Jamjam Erawan, Wakil Ketua IV Sarnapi, Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Bandung Andris beserta jajaran amilin dan amilat BAZNAS Kabupaten Bandung. Setelah berdiskusi, tim Sekretariat BAZNAS RI dan media, diajak berkeliling ke titik-titik lokasi program BAZNAS Kabupaten Bandung. Mereka bersama-sama menyaksikan kinerja para amil dan dampak positif-konstruktif terhadap mustahik. Selama kunjungan, tim media berkesempatan untuk melihat langsung berbagai program unggulan BAZNAS Kabupaten Bandung, seperti Kantor Digital, Studio Podcast, Aplikasi ZISPay, ZMart, UMKM Binaan Kopi Lembur, BAZNAS Center, dan lokasi persiapan peluncuran Z-Coffee. Program-program tersebut telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan. "Kami sangat mengapresiasi inisiatif BAZNAS RI untuk melibatkan media dalam kegiatan ini," ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi. "Kerja sama dengan media sangat penting untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat."
BERITA06/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Laporan Hasil Pengumpulan UPZ Kecamatan BAZNAS Kab. Bandung Januari-Juni 2024
Laporan Hasil Pengumpulan UPZ Kecamatan BAZNAS Kab. Bandung Januari-Juni 2024
Pada Senin 9 September 2024, BAZNAS Kabupaten Bandung berkesempatan kembali hadir di tengah-tengah acara Siraman Rohani bagi ASN se Kab. Bandung. Dalam acara yang digelar di Gedung Moh Toha Soreang tersebut, BAZNAS melalui Wakil Ketua I Drs H. Jamjam Erawan, MAP. menyampaikan tentang laporan penghimpunan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kecamatan di semester 1, tepatnya dalam rentang Januari-Juni 2024. Jamjam menyampaikan dan menegaskan bahwa BAZNAS hadir untuk menolong dan menyelamatkan para muzaki. "Kehadiran BAZNAS akan menjadi penolong dan penyelamat untuk menyucikan jiwa muzaki, membersihkan harta, memudahkan segala urusan," ucapnya. "Zakat punya peran dan fungsi melindungi kita dari orang-orang yang zalim," tuturnya. Tak lupa dirinya memberi apresiasi serta ucapan terima kasih kepada para UPZ Kecamatan dan juga OPD yang telah menitipkan zakat, infak sedekahnya ke BAZNAS Kabupaten Bandung. "Alhamdulillah kecamatan hampir setiap bulan, hampir lengkap (penghimpunannya)," ujarnya. "Ada 1 kecamatan yang istimewa, Nagreg. sudah menghimpun kepada upz desanya masing-masing," sambungnya. Adapun selain penghimpunan, Jamjam juga menyampaikan perihal pendistribusian dana zakat, infak sedekah yang telah didistribusikan kepada program-program BAZNAS. "Kami sudah mendistribusikan kepada beberapa program BAZNAS, difokuskan untuk stunting dan penurunan kemiskinan," pungkasnya.***
BERITA02/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Paparkan Program Infak Siswa Madrasah di Rapat Evaluasi Kemenag
BAZNAS Kabupaten Bandung Paparkan Program Infak Siswa Madrasah di Rapat Evaluasi Kemenag
Sebagai upaya peningkatan kinerja maupun pelayanan di bidang pendidikan, Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Bandung mengadakan evaluasi kinerja dari Kamis-Jumat, 29-30 Agustus 2024. Pada acara itu wakil ketua IV BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi memaparkan program infak madrasah yang bisa digerakkan MI, MTS maupun MA. Acara dihadiri Kasubag Tata Usaha Kemenag Kabupaten Bandung H. Asep Saepuloh, Ketua Pokjawas H. Nasirun, dan para pengurus kelompok kerja kepala MI dan MTs se-kabupaten Bandung. Lebih jauh Sarnapi mengatakan, BAZNAS ingin membantu keberadaan madrasah yang sebagian besar berstatus swasta. "Salah satu masalah utama madrasah adalah kurangnya pendanaan karena hanya mengandalkan BOS. Dengan adanya infak dari madrasah, untuk madrasah dan dikelola madrasah akan sangat membantu pendanaan ini," ujarnya. Teknisnya pihak madrasah bisa mengadakan infak Jumat yang dikumpulkan lalu ditransfer ke rekening BAZNAS Kabupaten Bandung. "Dana yang terkumpul akan dikembalikan lagi kepada pihak Madrasah sesuai dengan kebutuhan di lapangan," ujarnya. Sedangkan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Bandung, H. Wawan Solihin mengatakan, evaluasi kinerja ini untuk melihat pelaksanaan program-program yang sudah dilaksanakan setahun terakhir ini. "Tentunya untuk melihat ke depan agar kinerja semua komponen pendidikan madrasah maupun pelayanan juga lebih baik," katanya. Dia mencontohkan soal kecepatan dalam pengerjaan data pendidikan dari madrasah yang kerap terlambat. "Ini pentingnya pemberdayaan operator madrasah sehingga Kabupaten Bandung jangan terus terlambat dibandingkan kabupaten dan kota lain," ujarnya di Pangandaran. Dia berharap agar madrasah bisa lebih berkembang dengan mengadakan berbagai kegiatan dan perlombaan.***
BERITA02/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Amil BAZNAS Berdosa Kalau Tak Sosialisasikan ZIS kepada Muzakki, Nur Chamdani: Kuncinya Promanis
Amil BAZNAS Berdosa Kalau Tak Sosialisasikan ZIS kepada Muzakki, Nur Chamdani: Kuncinya Promanis
Pimpinan BAZNAS RI Kol. CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani mengatakan, berdosa apabila ada Amil yang tak mensosialisasikan kewajiban zakat, infak maupun sedekah (ZIS) kepada orang yang mampu ekonominya. "Kasihan orang yang secara ekonomi sudah mampu untuk membayar zakat minimal infak atau sedekah ternyata tak membayarnya karena tidak tahu," kata Nur Chamdani saat BAZNAS Jabar mengadakan rapat koordinasi bidang (Rakorbid) IV di Kabupaten Cianjur, Senin 2 September 2024. Hal itu disebabkan orang tersebut memakan juga penghasilan yang seharusnya menjadi bagian dari kaum kurang mampu. "Amil jangan malas apalagi capek untuk mengingatkan Muzakki. Amil harus jadi orang yang Promanis," katanya. Promanis adalah amil yang profesional, amanah dan Istikomah. "Menjelang Pilkada ini jangan bermain api yakni secara tegas mendukung calon kepala daerah. Jangan main-main dengan amanat uang ZIS ini sebab bisa saja lolos dari hukum tapi di sisi Allah ga akan lolos," ujarnya. Wakil Ketua Bidang IV BAZNAS Jabar H. Achmad Faisal, S.Pd, mengatakan, urusan inti BAZNAS ada di bidang pengumpulan dan bidang pendistribusian. "Nah sering kali hal-hal yang ditangani dua bidang itu dimasukkan menjadi urusan waka 4 sehingga urusannya sangat banyak," katanya.***
BERITA02/09/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Pemkab Bandung Gandeng BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Insentif Ustaz dan Ustazah
Pemkab Bandung Gandeng BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Insentif Ustaz dan Ustazah
Bertempat di Gedung M. Toha, Pemkab Bandung bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung meluncurkan insentif ustaz dan ustazah bagi 1.070 orang, Rabu 28 Agustus 2024.Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi mengatakan, insentif ustaz dan ustazah berasal dari APBD Kabupaten Bandung sebesar Rp1,3 miliar."Hal ini salah satu bentuk kanyaah atau rasa sayang bupati kepada para guru ngaji atau ustaz dan ustazah. Alhamdulillah BAZNAS Kabupaten Bandung juga memberikan insentif 3.400 orang guru ngaji dan takmir dari dana Zakat, infak dan sedekah yang dikumpulkan BAZNAS," ujarnya.Dia menambahkan, insentif ustaz dan ustazah ini sebesar Rp100 ribu per bulan yang dibayarkan selama dua kali dalam tahun 2024."BAZNAS Kabupaten Bandung menambahkan dengan membiayai BPJS Ketenagakerjaan bagi para ustaz dan ustazah ini," katanya.Acara dihadiri Sekda Kabupaten Bandung H. Cakra Amiyana, Kepala Kemenag Kabupaten Bandung H. Cece Hidayat, ketua dan para wakil ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Kepala Bank Muamalat Regional Jabar dan Kalimantan 1 Erik Ernawan, Ketua FKDT KH. Daud, Ketua DMI Kabupaten Bandung KH. Gus Ali Fadhil, Plt Kadisdik Kabupaten Bandung Hj. Euis, Asisten Pemkesra H. Ruli Hadiana, MUI Kabupaten Bandung, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojongsoang.Sedangkan Erik Ermawan menyatakan, Bank Muamalat memberikan dukungan penuh kepada kegiatan sosial maupun pemberdayaan ekonomi syariah di Kabupaten Bandung yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Bandung."Alhamdulillah untuk insentif ustaz dan ustazah ini bisa bekerja sama dengan Bank Muamalat. Moga kami bisa memberikan pelayanan terbaik," ujarnya. Sementara Kepala Kemenag Kabupaten Bandung, H. Cece Hidayat mengatakan, dari 1.070 orang itu berlatar belakang sebagai guru Diniyah takmiliyah, guru ngaji di masjid, dan ustaz/ustazah TKA/TPA."Program ini merupakan keberpihakan kepada masyarakat khususnya kaum Muslimin. Sebab Pemkab Bandung ingin meningkatkan mutu SDM khususnya masalah karakter," ucapnya
BERITA28/08/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kab Bandung Gelar Pembinaan Untuk Ratusan UPZ Desa dan Kecamatan
BAZNAS Kab Bandung Gelar Pembinaan Untuk Ratusan UPZ Desa dan Kecamatan
Setelah menggelar pembinaan secara online atau daring pada Minggu lalu kini sebuah gebrakan dilakukan BAZNAS Kabupaten Bandung. Hal ini untuk upaya peningkatan pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS) dari kaum Muslimin kabupaten Bandung. Caranya dengan melakukan pemberdayaan dan pembinaan unit pengumpulan zakat (UPZ) kecamatan sampai UPZ desa dan kelurahan. Pembinaan dilakukan pada Rabu, 21 Agustus 2024, yang dihadiri para pengurus UPZ dari 31 kecamatan dan 280 desa dan kelurahan. Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, KH. Yusuf Ali Tontowi mengatakan, sampai saat ini UPZ termasuk masjid-masjid lebih banyak bergerak saat Ramadhan dan Idul Fitri khususnya menangani zakat fitrah. "Jumlah pengumpulan zakat fitrah di Kabupaten Bandung sekitar Rp140 miliar yang hanya setahun sekali," katanya. Sedangkan zakat maal jauh lebih besar potensinya apalagi bila ditambah dengan infak dan sedekah. "Infak dan sedekah bahkan bisa juga dikeluarkan oleh orang yang peduli meski kondisi ekonominya kurang baik sehingga potensinya sangat besar," ucapnya. BAZNAS Kabupaten Bandung berharap agar para pengurus UPZ bisa menggali potensi ZIS di wilayahnya dan disalurkan untuk pemberdayaan masyarakat. Bahkan BAZNAS Kabupaten Bandung sudah membuat aturan yakni sebanyak 70 persen dana ZIS yang terkumpul bisa kembali ke UPZ dalam bentuk tunai dan 30 persen disalurkan dalam bentuk program pemberdayaan masyarakat. "Malah BAZNAS Kabupaten Bandung akan memberikan insentif atau tambahan untuk UPZ yang berhasil meraih pengumpulan misalnya minimal Rp5 juta per bulan," kata Wakil Ketua Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Bandung, Ustaz Jamjam Erawan.***
BERITA21/08/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Kenalkan BAZNAS Go To School, Ini Bentuk Program dan Bantuan yang Diberikan
BAZNAS Kabupaten Bandung Kenalkan BAZNAS Go To School, Ini Bentuk Program dan Bantuan yang Diberikan
Di sela-sela silaturahmi dan seminar nasional yang dihadiri ribuan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Dome Balerame, BAZNAS Kabupaten Bandung Soreang, BAZNAS Kabupaten Bandung mengenalkan program "BAZNAS Go to School". Acara pada Minggu 11 Agustus 2024 dihadiri Direktur PAI Kemenag M. Munir, Bupati Bandung H. Dadang Supriatna atau Kang DS, Kabid Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Jabar H. Asnawi, Kepala Kemenag Kabupaten Bandung H. Cece Hidayat, dan Plt Kepala Disdik Kabupaten Bandung Euis Sumiati. Menurut Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi, program ini berupa pengumpulan infak dari sekolah, untuk sekolah dan dikelola sekolah. "Sekolah bisa membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang nantinya mengumpulkan infak atau sedekah dari para guru dan para siswa," katanya didampingi wakil ketua 1 dan wakil ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung. Sedangkan dana infak yang dikumpulkan dari para guru PAI juga disalurkan untuk kegiatan para guru maupun kebutuhan para guru PAI dan pihak sekolah. "Silakan ajukan kalau ada KKG atau MGMP PAI yang membutuhkan dana untuk kegiatan maupun anggota keluarganya yang perlu pertolongan," katanya. Pada kesempatan itu, BAZNAS Kabupaten Bandung menyerahkan santunan anak yatim maupun anak dari keluarga kurang mampu. Menurut ketua panitia, Firman Fauzan, sejak silaturahmi dengan Kang DS beberapa tahun lalu sudah mendapatkan bantuan pendidikan profesi guru PAI. "Dengan adanya bantuan dana pendidikan profesi PAI ini sehingga para guru PAI mendapatkan sertifikasi yang dibayarkan melalui Kemenag Kabupaten Bandung," ujarnya.
BERITA11/08/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS KAB Bandung Laporkan Hasil Pengumpulan dan Pendistribusian Semester I Januari sampai JuniĀ 2024
BAZNAS KAB Bandung Laporkan Hasil Pengumpulan dan Pendistribusian Semester I Januari sampai JuniĀ 2024
Siraman Rohani (Siroh) Pemkab Bandung yang digelar rutin setiap awal bulan pada Rabu, 8 Agustus 2024, terasa istimewa. Dari segi waktu juga berbeda sebab biasanya Sirah dilaksanakan pada Senin di awal bulan, sedangkan pada Agustus ini pada Rabu. Keistimewaan lainnya adalah Sirah bertepatan dengan ulang tahun Bupati Bandung H. M. Dadang Supriatna atau Kang DS ke-53 tahun. Pada kesempatan itu, BAZNAS Kabupaten Bandung melaporkan penerimaan zakat infak dan sedekah (ZIS) dan pendistribusian ZIS kepada warga masyarakat yang disampaikan Wakil Ketua Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan. Ustaz Jamjam memaparkan penghimpunan ZIS yang selama ini didapatkan dari OPD Pemkab Bandung dan kaum Muslimin di kabupaten Bandung."Ada satu dinas yakni Dinas pendidikan yang sampai saat ini baru menyetorkan ZIS Rp5 juta. Padahal Dinas Pendidikan memiliki paling banyak ASN sehingga seharusnya penghimpunan ZIS juga paling besar," ujarnya.BAZNAS Kabupaten Bandung juga menyerahkan santunan anak yatim (SAY) dan anak kurang mampu kepada 40 anak dari Kecamatan Katapang.Sirah dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Detty Supriatna, Penceramah yang berseliweran di media massa dan media sosial yakni Ustaz Hilman Fauzi, Kepala Kemenag Kabupaten Bandung H. Cece Hidayat, dan para pejabat Pemkab Bandung serta para camat.Ustaz Hilman Fauzi mengatakan, salah satu hal yang harus dipersiapkan dalam menghadapi berbagai masalah hidup adalah menguatkan iman."Istilah Sundanya adakah bedaskeun iman. Ciri kurang kuat iman adalah gelisah dengan yang sudah terjadi," katanya yang menasehati agar yang sudah terjadi dianggap sebagai takdir Allah SWT.Selain itu, ciri lainnya adalah khawatir dengan yang belum terjadi atau engke kumaha."Misalnya kalau tak ada suami karena suami meninggal dunia, mau bagaimana? Padahal kalau menerima dan tak resah tidak akan terjadi apa-apa," ucap alumni Pesantren Darul Arqam Garut ini.Ciri lain lemah iman adalah merasa capek dan lelah dengan yang sedang terjadi."Hidup seakan tak jelas, rungkad. Untuk itu, harus ada tujuan hidup yang jelas yakni semuanya harus karena ibadah kepada Allah SWT," katanya. Sirah dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Detty Supriatna, perwakilan Kodim, Kejari Bale Bandung, Kepala Kemenag Kabupaten Bandung H. Cece Hidayat, dan para pejabat Pemkab Bandung serta para camat.
BERITA07/08/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Buka Donasi Pembangunan MTs Nurussalam, Kondisi Bangunannya Sangat Memprihatikan
BAZNAS Kabupaten Bandung Buka Donasi Pembangunan MTs Nurussalam, Kondisi Bangunannya Sangat Memprihatikan
Kondisi bangunan MTs Nurussalam Kampung Puncak Mulya, Desa Sukamulya, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, sungguh memprihatinkan.Dari tiga ruang kelas yang ada, ada satu ruang kelas yang kondisinya perlu perbaikan segera. Ruang kelas itu berukuran sekitar 6 meter x 5 meter yang semua dindingnya terbuat dari bahan GRC. Itu pun sudah tak mulus sebab banyak lubang kecil di GRC sehingga kalau hujan membuat air masuk ke ruang kelas.Sedangkan atap terbuat dari asbes yang terlihat berupa asbes bekas bukan baru. Tak ada plafon penutup asbes yang termasuk bahan berbahaya bagi tubuh.Sedangkan lantai bukan lah dari keramik melainkan hanya disemen. Kondisinya juga penuh debu karena para guru dan siswa membawa kotoran debu maupun debu yang terbawa angin ke dalam kelas.Menurut seorang siswa IX MTs Nurussalam, Sulastri, kondisi kelas yang ditempatinya jauh dari kata layak, namun berupaya dibuat nyaman saja."Kursi dan meja belajar juga seadanya malah banyak yang rusak tapi ya mau bagaimana lagi. Yang penting bisa belajar," ujarnya.Para guru dan siswa pun harus berjalan kaki ke rumah ketua yayasan yang lokasinya sekitar 100 meter dari sekolah sekadar untuk buang air kecil."Di sekolah ada jamban tapi rusak parah sehingga kalau mau buang air kecil juga pergi ke rumah ketua yayasan," katanya.Melihat kondisi itu, tim BAZNAS Kabupaten Bandung melakukan asesmen untuk mengetahui kondisi sebenarnya. BAZNAS juga membuka donasi bagi kaum Muslimin yang peduli dan ingin membantu pembangunan ruang kelas MTs Nurussalam. Donasi bisa disalurkan melalui Norek BSI 765 5555 572 a.n BAZNAS Kab Bandung dengan memasukan kode khusus diakhir 002 atau melalui link donasi lewat link website https://bit.ly/BAZNASKabBandung-BantuMuridMTsNurussalamdapatkanFasilitasBelajaryangLayak atau link donasi amal sholeh https://www.amalsholeh.com/bantu-murid-mts-nurussalam-dapatkan-fasilitas-belajar-yang-layak-mulai-sekarang-?ref=L5evo
BERITA24/07/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Tingkatkan Pengumpulan ZIS, BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Koordinasi dengan UPZ OPD Pemkab Bandung
Tingkatkan Pengumpulan ZIS, BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Koordinasi dengan UPZ OPD Pemkab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar rapat koordinasi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bandung di Aula BAZNAS Jln. Raya Al Fathu Soreang.Acara pada Selasa 23 Juli 2024 dihadiri Wakil Ketua Bidang Pengumpulan H. Jamjam Erawan dan Wakil Ketua Bidang SDM dan Administrasi Umum H. Sarnapi serta para Amil Bidang Pengumpulan.Menurut Ustaz Jamjam, UPZ OPD Pemkab Bandung merupakan garda depan dalam pengumpulan zakat infak dan sedekah (ZIS) sehingga menjadi mujahid umat."Karena semakin besar pengumpulan ZIS akan membuat penyaluran ke masyarakat juga makin banyak. Melihat tren kenaikan Insya Alloh tahun ini pengumpulan ZIS di BAZNAS Kabupaten Bandung juga bertambah besar," katanya.Acara itu sekaligus melihat kinerja pengumpulan UPZ OPD karena ada OPD yang belum menyetorkan ZIS nya selama beberapa bulan."Kami aktif untuk mendatangi OPD maupun kecamatan yang belum menyetor ZIS untuk mengetahui persoalan sebenarnya," ujarnya.Selain itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga terbuka apabila ada UPZ OPD yang mengirimkan usulan bantuan maupun santunan bagi tenaga honorer maupun ASN golongan I yang mengalami masalah."Silakan ajukan saja dengan surat rekomendasi dari UPZ OPD dan insya Alloh pasti kami bantu," katanya.
BERITA23/07/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Lakukan Asesmen Korban Kebakaran di Desa Marga Mukti, Pangalengan
BAZNAS Kabupaten Bandung Lakukan Asesmen Korban Kebakaran di Desa Marga Mukti, Pangalengan
BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Bandung mengadakan asesmen kepada korban kebakaran, Kamis 18 Juli 2024.Menurut Staf BTB Kabupaten Bandung, Asep Nugraha, kebakaran terjadi pada Selasa 16 Juli 2024 sekitar pukul 12:30 WIB."Musibah kebakaran terjadi di Kp Padamukti RT 01/16 Desa Margamukti Kecamatan Pangalengan. Untuk menangani pasca kebakaran ini, maka BAZNAS berkoordinasi dengan pemerintah Desa Margamukti," ujarnya.Diduga kebakaran tersebut disebabkan oleh arus pendek Listrik yang diduga dari salah satu rumah korban atas nama Daris Rismayanto (55)."Akibat musibah ini mengakibatkan 2 Unit Rumah rusak berat karena terkena amukan api. Sedangkan 4 unit rumah rusak ringan, sementara kerugian ditaksir sekitar Rp 100 juta," katanya.Ada pun nama-nama korban yang rumahnya mengalami rusak berat adalah Daris Rismayanto (55) dan Ade Triani (31).Rencananya dari hasil asesmen akan menjadi bahan untuk penyaluran bantuan yang tepat sesuai dengan kebutuhan korban bencana. Alinea terakhir tambah bagi kaum Muslimin yang tergerak hatinya untuk membantu korban kebakaran bisa melalui rekening BSI nomer 765 5555 572 atau di website melalui link https://kabbandung.baznas.go.id/bayarzakat
BERITA19/07/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Serahkan Santunan Anak Yatim dan Bantuan Kesehatan di Kertasari
BAZNAS Kabupaten Bandung Serahkan Santunan Anak Yatim dan Bantuan Kesehatan di Kertasari
BAZNAS Kabupaten Bandung kembali menyerahkan bantuan kesehatan dan santunan anak yatim (SAY) kepada warga masyarakat Kecamatan Kertasari.Penyerahan dilakukan Wakil Ketua Bidang SDM dan Administrasi Umum BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi bertempat di Pesantren Sabilul Huda Al Islami, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari.Acara pada Selasa 16 Juli 2024 dihadiri Ketua UPZ Kecamatan Kertasari KH. Abdul Qahar dan para ketua UPZ desa se-kecamatan Kertasari dan Kepala Desa Tarumajaya.Hadir juga pengurus MUI Kecamatan Kertasari dan MWC NU Kertasari serta para tokoh masyarakat.Menurut Abdul Qohar, bantuan kesehatan diberikan kepada Ibu Imas yang saat ini menjalani perawatan di rumah sakit."Sedangkan untuk santunan anak yatim sebanyak 10 orang berupa tas sekolah dan alat tulis serta uang," katanya.Sementara H. Sarnapi mengimbau agar UPZ kecamatan dan desa segera bergerak untuk mengumpulkan dana ZIS dan mendistribusikan untuk pemberdayaan warga setempat."Banyak potensi dan cara menggali ZIS dari kaum Muslimin baik zakat pertanian maupun infak dari pengunjung wisata. Bisa saja UPZ kerja sama dengan pengelola wisata agar dari tiket masuk bisa ada Rp500 untuk infak. Belum lagi infak dari para siswa sekolah yang kalau digali dan dikelola potensinya besar," katanya yang menambahkan BAZNAS Kabupaten Bandung sudah mengesahkan SOP UPZ kecamatan dan desa serta UPZ sekolah/madrasah.
BERITA17/07/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Santuni 400 Anak Yatim, Kang DS Mengajak pula untuk bantu kaum kurang mampu
BAZNAS Kabupaten Bandung Santuni 400 Anak Yatim, Kang DS Mengajak pula untuk bantu kaum kurang mampu
Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna mengungkapkan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah adalah saat yang tepat untuk melakukan muhasabah. "Introspeksi diri dan memperbaiki kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT," kata Bupati Bandung didampingi Bunda Bedas Hj. Emma Dety Dadang Supriatna saat menghadiri Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah Tingkat Kabupaten Bandung tahun 2024 di Dome Bale Rame Soreang, Selasa 16 Juli 2024. Dalam kesempatan itu BAZNAS Kabupaten Bandung memberikan santunan kepada 400 anak yatim sebagai bentuk kepedulian. BAZNAS Kabupaten Bandung juga menyerahkan santunan anak yatim di UPZ Kecamatan Kertasari bertempat di Desa Tarumajaya. Pada kesempatan itu, jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung, maupun Organisasi Perangkat Daerah, para camat dan sejumlah unsur lainnya serta ribuan warga dari berbagai kalangan turut hadir. Menurut Bupati Dadang, kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah, saat ini sangat relevan dengan semangat hijriah yang diteladani dari Rasulullah SAW. "Sejarah hijriah ini adalah pada waktu Rasulullah SAW hijriah dari Mekkah ke Madinah. Maka pada setiap 1 Muharram, kita berdoa kepada Allah SWT. Semoga dosa kita setahun kebelakang diampuni oleh Allah SWT. Dan di Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah yang akan datang maupun saat ini, semoga kita tetap diberikan kesehatan, usia panjang, keselamatan, berkah, selamat dunia dan akhirat oleh Allah SWT. Aamiin yra," tuturnya. Tapi yang paling penting, Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, berharap dan mengajak masyarakat agar menyambut Tahun Baru Islam ini dengan lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Untuk itu, Bupati Bedas mengajak kepada semuanya, untuk sama-sama tingkatkan keimanan kepada Allah SWT. Kang DS juga mengajak kepada para ASN (Aparatur Sipil Negara) Kabupaten Bandung dan seluruh jajaran termasuk para kader PKK dan para kepala desa yang hadir. Kang DS juga mengajak kepada seluruh agnia se-Kabupaten Bandung untuk membayarkan zakat maupun infaknya kepada BAZNAS untuk diberikan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan. Tentunya dengan peranan BAZNAS, dan peranan para ASN dan seluruh para agnia se-Kabupaten Bandung. Alhamdulillah Kabupaten Bandung saat ini inflasinya stabil diangkat 2,24 persen. "Ini buktinya bahwa Kabupaten Bandung semua segmen bergerak. Semua segmen berjalan, termasuk BAZNAS selalu memberikan bantuan. Termasuk stimulus pada para anak yatim piatu, jompo dan lain sebagainya. Karena ada delapan asnaf yang tentunya dikelola oleh Baznas Kabupaten Bandung," jelasnya. Ia berharap BAZNAS tetap eksis dan bisa memberikan yang terbaik dan membantu Kabupaten Bandung. "Demi terwujudnya Kabupaten Bandung yang semakin Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera (BEDAS)," harapnya.
BERITA16/07/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
PD IGRA Kabupaten Bandung Kerja Sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung untuk Optimalkan Infak
PD IGRA Kabupaten Bandung Kerja Sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung untuk Optimalkan Infak
Pengurus Daerah Ikatan Guru Raudlatul Athfal (PD IGRA) Kabupaten Bandung mengadakan kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung di aula BAZNAS Kabupaten Bandung, Selasa 10 Juli 2024.Kerja sama itu untuk pembentukan unit pengumpul zakat (UPZ) di PD IGRA Kabupaten Bandung maupun UPZ di tiap RA."Nantinya tiap RA akan memiliki UPZ sehingga bisa menggalang infak maupun sedekah dari guru maupun anak didik serta warga masyarakat dan orang tua siswa," kata Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi.Tiap RA yang mengadakan infak dan sedekah tidak akan menjadi pungutan liar (pungli) karena sudah menjadi UPZ."Semua pengumpulan dari RA akan masuk ke BAZNAS Kabupaten Bandung lalu BAZNAS akan langsung mengirimkan lagi sesuai dengan kebutuhan dan program dari tiap RA," katanya.Kerja sama ditandatajgani Ketua Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Bandung, Hj. Ahadiati Emila dan Ketua BAZNAS kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi.Yusuf menambahkan, PD IGRA Kabupaten Bandung nantinya bisa memanfaatkan infak yang terkumpul itu untuk kebutuhan organisasi, pendidikan guru, membantu anak didik yang kurang mampu maupun membantu perbaikan fasilitas RA."Kalau tiap siswa RA melakukan infak Rp 2 ribu saja tiap Jumat, maka dalam seminggu terkumpul Rp58 juta. Belum dari para guru dan orangtua siswa yang bisa dimanfaatkan IGRA dan RA," katanya.
BERITA10/07/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung  Lakukan Asesmen Bencana Longsor di Kecamatan Pacet
BAZNAS Kabupaten Bandung Lakukan Asesmen Bencana Longsor di Kecamatan Pacet
Guyuran deras yang melanda Kabupaten Bandung akhir-akhir ini menyebabkan bencana seperti longsor. BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kabupaten Bandung langsung meluncur untuk melakukan asesmen setelah mendapatkan informasi adanya bencana longsor.Musibah yang terjadi pada Senin 8 Juli 2024 pukul 20.00 di Kampung Ciburial Desa Sukarame, Kecamatan Pacet."Kami mendapatkan informasi dari warga setempat tentang adanya musibah longsor pada Selasa pagi lalu pada sing harinya langsung meluncur ke lokasi," kata Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, Rabu 10 Juli 2024, didampingi Staf BTB BAZNAS Kabupaten Bandung, Asep Nugraha.Lebih jauh Abdul Rouf menyatakan, tanah longsor terjadi pada Senin, 9 Juli 2024 Pukul 20.00 WIB di Kp. Ciburial 03/07 Desa Sukarame, Kecamatan Pacet."BTB BAZNAS Kabupaten Bandung melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan Pacet dan mengadakan asesmen bencana yang terjadi akibat pergeseran tanah," ujarnya.Diduga pergesaran tanah tersebut disebabkan oleh derasnya air hujan yang mengguyur di wilayah tersebut yang terjadi sepanjang Senin. "Akibat hujan deras sehingga ada longsoran tanah yang mengakibatkan 3 Unit Rumah rusak berat karena tertimpa longsoran tanah," katanya.Dia menambahkan, warga setempat, Ketua RT, ketua RW dan relawan kemanusiaan sedang melakukan kerja bakti untuk menangani akibat bencana."Seperti membersihkan longsoran tanah dan merapikann bangunan yang tertimpa longsor tersebut," katanya.Adapun nama-nama korban sebagai berikut adalah Atmawijaya (51 thn) dengan 4 anggota keluarga, Agus Jeni Hermawan (50 Thn) 3 anggota keluarga dan Asep Yuda (57 Thn) 4 anggota keluarga."BAZNAS Kabupaten Bandung insya Allah akan membantu korban longsor ini sesuai dengan kemampuan," katanya.
BERITA10/07/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Jabar Adakan BAZNAS Award di Soreang, Berikut Tujuan yang Ingin Dicapai
BAZNAS Jabar Adakan BAZNAS Award di Soreang, Berikut Tujuan yang Ingin Dicapai
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jabar menggelar BAZNAS Jabar Award di Hotel Grand Sunshine, Soreang, Rabu 10 Juli 2024.Acara dihadiri perwakilan bupati dan walikota se-Jabar, BAZNAS Kabupaten/kota dan Lembaga Amil Zakat (LAZ), dan perwakilan ormas Islam.Hadir semua pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung, Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Bandung, dan Asisten Pemkesra Kabupaten Bandung H. Ruli Hadiana.Menurut Wakil Ketua BAZNAS Jabar, Ahmad Faisal, penilaian BAZNAS Jabar Award ini berdasarkan kinerja BAZNAS maupun LAZ tahun 2023 lalu."Memang penilaian dengan mengisi formulir secara mandiri dari BAZNAS Kabupaten/kota dan LAZ. Namun kami juga teliti kembali dengan melihat website maupun medsos tiap BAZNAS dan LAZ," ujarnya.Selain itu, penilaian juga dengan meneliti kembali dari SIMBA BAZNAS RI sehingga diharapkan penilaian bisa obyektif.Hal sama juga dikatakan Ketua BAZNAS Jabar, KH. Anang Jauharuddin, yang mengatakan bagi lembaga zakat yang belum menerima penghargaan tidak perlu bersedih."Memang ada BAZNAS yang menjadi juara umum, namun yang belum mendapatkan penghargaan tak perlu bersedih," katanya.Dia mengajak agar BAZNAS kabupaten dan kota serta LAZ tetap bersemangat menggali dan menyalurkan dana zakat, infak dan sedekah kepada masyarakat."Terutama dalam penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem. Kami yakin kalau dana ZIS dikelola dengan baik akan menurunkan angka stunting dan kemiskinan ekstrem secara drastis," katanya.
BERITA10/07/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat