WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Apel Perdana Pascalibur Idulfitri, Teguhkan Semangat Menjaga Nilai-Nilai Ramadan

SOREANG, 30 MARET 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar apel amilin dan amilat perdana pascalibur Idulfitri pada Senin, 30 Maret 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, Jamjam Erawan.

Apel tersebut menjadi momentum awal untuk kembali meneguhkan semangat pengabdian dan etos kerja seluruh amilin serta amilat setelah menjalani ibadah Ramadan dan perayaan Idulfitri. Dalam amanatnya, ditekankan pentingnya menjaga ruh dan nilai-nilai Ramadan agar tidak berhenti seiring berakhirnya bulan suci.

Pesan yang disampaikan merujuk pada ungkapan ulama besar Yusuf al-Qaradawi“Kun rabbaniyyan wa la takun ramadhaniyyan”, yang bermakna agar setiap muslim menjadi hamba Allah yang istiqamah dalam kebaikan, bukan hanya semangat beribadah ketika Ramadan tiba.

Melalui pesan tersebut, seluruh amilin dan amilat diingatkan agar tidak terjebak pada pola ibadah yang bersifat musiman atau tahunan semata. Nilai-nilai spiritual yang telah dibangun selama Ramadan diharapkan tetap hidup dan menjadi bagian dari keseharian, termasuk dalam menjalankan tugas pelayanan dan pengelolaan zakat di lingkungan BAZNAS Kabupaten Bandung.

Bagi para amilin dan amilat yang diberi amanah untuk berkhidmat di BAZNAS, semangat Ramadan dipandang perlu terus dihidupkan dalam berbagai bentuk amalan maupun perilaku. Hal tersebut meliputi kebiasaan menjalankan puasa sunnah, shalat malam, tadarus Al-Qur’an, serta memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.

Selain amalan ibadah, nilai-nilai utama yang terkandung dalam Ramadan juga dinilai sangat relevan dalam menunjang kinerja dan pengabdian sehari-hari. Nilai-nilai seperti kesabaran, kejujuran, kedisiplinan, kepedulian, serta kebiasaan bangun di sepertiga malam terakhir menjadi fondasi penting yang dapat memperkuat karakter pribadi maupun profesionalisme kerja.

Nilai-nilai tersebut diyakini tidak hanya berpengaruh terhadap kualitas ibadah personal, tetapi juga dapat menjadi penopang keberhasilan dalam pekerjaan, karier, serta capaian institusi. Dalam konteks kelembagaan, semangat menjaga nilai-nilai Ramadan diharapkan dapat mendorong amilin dan amilat untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui apel perdana ini, BAZNAS Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang tidak hanya profesional dan amanah, tetapi juga dilandasi oleh nilai-nilai spiritual yang kuat, sehingga kebermanfaatan lembaga dapat terus dirasakan secara luas oleh masyarakat.***

30/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Pemkab Bandung Resmikan Kehadiran Mawmie Soreang di Lantai 1 Gedung BAZNAS Center

SOREANG, 27 MARET 2026 – BAZNAS Kabupaten Bandung bersama Pemkab Bandung meresmikan kehadiran Mawmie Soreang yang mulai menempati lantai 1 Gedung BAZNAS Center, Jalan Gading Tutuka, Soreang, pada Jumat, 27 Maret 2026.

Peresmian tersebut dilakukan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Kabupaten Bandung, Muhammad Usman, yang hadir mewakili Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Kegiatan ini turut dihadiri Kabag Kesra Kabupaten Bandung Asep Hadian, Camat Soreang Haris Taupik, Kapolsek Soreang Kompol Oeng Haeruman, Kepala Desa Cingcin H. Aceng Suhud, perwakilan Bapenda dan Disdagin, serta jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, didampingi para wakil ketua.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, menegaskan bahwa kesadaran masyarakat terhadap zakat, infak, dan sedekah masih perlu terus diperkuat. Menurutnya, ibadah sosial tersebut merupakan bagian penting dari ajaran Islam yang tidak dapat dipisahkan dari kepedulian terhadap sesama.

“Salah satu ibadah yang kurang diperhatikan dan dilaksanakan adalah membayar zakat, infak dan sedekah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa ajaran Islam telah menegaskan pentingnya perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama fakir miskin dan anak yatim.

“Padahal dalam Al-Qur’an sudah jelas dan tegas yakni adanya golongan yang mendustakan agama yang salah satu cirinya adalah tidak menyantuni fakir miskin serta anak yatim,” lanjutnya.

Lebih jauh, kehadiran Mawmie Soreang di lantai 1 Gedung BAZNAS Center dipandang sebagai bagian dari upaya optimalisasi pemanfaatan gedung agar memiliki nilai guna yang lebih luas. Selain menjadi ruang aktivitas produktif, keberadaan tenant di lingkungan gedung juga diharapkan dapat mendukung penguatan kebermanfaatan sosial yang selama ini dijalankan BAZNAS Kabupaten Bandung.

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Bandung yang dibacakan oleh Muhammad Usman, Pemerintah Kabupaten Bandung menyampaikan apresiasi atas langkah pemanfaatan Gedung BAZNAS Center secara lebih optimal.

Menurutnya, pemanfaatan gedung tersebut dapat menjadi salah satu bentuk terobosan yang memberikan dampak positif terhadap penguatan kesejahteraan masyarakat.

“Kerja sama antara BAZNAS dengan Mawmie merupakan terobosan yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Muhammad Usman saat membacakan sambutan Bupati Bandung.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan Gedung BAZNAS Center diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Karena hasil dari Gedung BAZNAS Center nantinya juga akan dipergunakan buat santunan dan pemberdayaan ekonomi warga Kabupaten Bandung,” lanjutnya.

Dengan diresmikannya Mawmie Soreang di Gedung BAZNAS Center, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap pemanfaatan aset lembaga dapat terus dioptimalkan guna mendukung keberlanjutan program sosial, santunan, serta pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

27/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Perkuat Sinergi Bersama PWI, Paparkan Program dan Peningkatan Pengumpulan ZIS

SOREANG, 19 MARET 2026Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama dengan insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Baznas Center Soreang pada Rabu, 18 Maret 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bandung dan media dalam mendukung optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus menyampaikan perkembangan program serta capaian kinerja lembaga.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, memaparkan bahwa BAZNAS memiliki tiga fungsi utama, yaitu menghimpun, mendistribusikan, serta menyusun laporan keuangan secara transparan dan akuntabel.

Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan ZIS di BAZNAS berlandaskan prinsip 3A, yaitu aman secara syariah, aman regulasi, serta aman dalam koridor Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dari sisi pendistribusian, dana ZIS disalurkan melalui lima bidang utama, yakni pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, sosial kemasyarakatan, serta kebencanaan. Salah satu fokus utama saat ini adalah penguatan program pemberdayaan ekonomi sebagai upaya mendorong kemandirian mustahik.

BAZNAS Kabupaten Bandung telah mengembangkan berbagai program produktif, di antaranya Z-Chicken, Z-Coffee, dan Z-Cosmetic yang menyasar pelaku usaha kecil serta kaum ibu. Program-program tersebut dirancang agar bantuan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi berkelanjutan.

Selain itu, BAZNAS juga menghadirkan skema Mustahik Investor, yaitu model pemberdayaan melalui kerja sama dengan pelaku usaha. Dalam skema ini, bantuan diberikan kepada mustahik dan dikelola bersama mitra usaha sehingga memiliki potensi untuk berkembang lebih optimal.

Dari sisi penghimpunan, BAZNAS Kabupaten Bandung mencatat tren peningkatan yang signifikan dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2023, penghimpunan ZIS berada di kisaran Rp8 miliar, meningkat menjadi Rp12,5 miliar pada 2024, dan kembali naik menjadi Rp17,5 miliar pada tahun 2025.

Peningkatan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan ZIS melalui BAZNAS. Dengan capaian tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung terus berupaya memperluas dampak program, tidak hanya dalam aspek sosial, tetapi juga dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

 

Kegiatan silaturahmi dan buka bersama ini turut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung serta perwakilan PWI Kabupaten Bandung, sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan dan memperkuat peran media dalam mendukung dakwah zakat di Kabupaten Bandung.***

19/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Tutup Program Dai Pelosok di Kertasari

SELASA, 17 MARET 2026 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung resmi menutup program Dai Pelosok Ramadan 1447 H yang dilaksanakan di Desa Tarumajaya, Kec. Kertasari pada Selasa, 17 Maret 2026. Kegiatan penutupan dipusatkan di Masjid Sabilul Huda dan dihadiri berbagai unsur terkait.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung diwakili oleh Adjat Abdullah dan Asrofil Anam. Turut hadir Kepala Desa Tarumajaya sebagai perwakilan pemerintah desa, menandai sinergi antara BAZNAS dan pemerintah setempat dalam mendukung program keagamaan di masyarakat.

Program Dai Pelosok merupakan salah satu program unggulan Ramadan BAZNAS Kabupaten Bandung yang bertujuan meningkatkan literasi Al-Qur’an, khususnya dalam upaya mengentaskan buta huruf Al-Qur’an di wilayah pelosok. Pada tahun 2026, program ini dilaksanakan di dua titik, yakni Desa Tarumajaya di Kecamatan Kertasari dan Desa Lamajang di Kecamatan Pangalengan.

Dalam kesempatan tersebut, Adjat Abdullah menjelaskan bahwa program Dai Pelosok merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan dai ke wilayah yang membutuhkan pembinaan keagamaan, khususnya dalam pengajaran Al-Qur’an.

“Dai pelosok adalah dai yang dikirim ke daerah pelosok melalui BAZNAS Kabupaten Bandung, tujuan utamanya memberantas buta huruf Al Quran,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dari ratusan desa yang ada di Kabupaten Bandung, hanya dua desa yang terpilih menjadi lokasi pelaksanaan program pada tahun ini, dengan pelaksanaan kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih 25 hari.

“Dari 270 desa, yang terpilih dua desa, Lamajang dan Tarumajaya. Alhamdulillah kegiatannya selama 25 hari lancar,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan penutupan juga diisi dengan santunan bagi anak yatim berupa 20 paket sembako. Kegiatan tersebut menjadi penutup dari seluruh rangkaian program Dai Pelosok yang telah berjalan selama bulan Ramadan.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap dapat terus memperluas jangkauan dakwah zakat serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di wilayah pelosok.***

17/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Terima Penyaluran ZIS dan Fidyah dari Asisten Pemerintahan Kabupaten Bandung

SOREANG, 16 MARET 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menerima penyaluran zakat, infak, sedekah (ZIS), serta fidyah dari jajaran Asisten Pemerintahan Kabupaten Bandung pada Senin, 16 Maret 2026.

Penyerahan tersebut dilakukan oleh para asisten di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari komitmen aparatur pemerintah dalam menunaikan kewajiban zakat serta memperkuat gerakan zakat di daerah.

Dalam kegiatan tersebut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bandung, Erwin, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Usman, serta Asisten Administrasi Umum, Hairun. Penyerahan ZIS dan fidyah tersebut diterima langsung oleh jajaran BAZNAS Kabupaten Bandung.

Untuk diketahui, sebelumnya Bupati Bandung H. M. Dadang Supriatna beserta jajaran juga telah menunaikan zakatnya ke BAZNAS pada momen Nuzulul Quran lalu.

Penyaluran ZIS dan fidyah dari unsur pemerintahan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam mengoptimalkan penghimpunan dana umat.

Dana yang dihimpun melalui BAZNAS selanjutnya akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial di Kabupaten Bandung.

 

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan fidyah dapat semakin terorganisir serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.***

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Bandung dan ADPL Bantu Pembuatan Kaki dan Tangan Palsu untuk Disabilitas
BAZNAS Kabupaten Bandung dan ADPL Bantu Pembuatan Kaki dan Tangan Palsu untuk Disabilitas
Masih banyak penyandang disabilitas yang membutuhkan kaki maupun tangan palsu sehingga BAZNAS Kabupaten Bandung ikut tergerak untuk membantunya. Menggandeng Asosiasi Disabilitas Perempuan dan Lansia (ADPL), BAZNAS Kabupaten Bandung melakukan pengukuran cetakan pembuatan kaki dan tangan palsu. "Pada hari ini, Jumat 31 Januari 2025, untuk keempat kalinya kami bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung memberikan bantuan kepada para penyandang disabilitas," kata Ketua ADPL, Sri Agustini Joekanan. Hadir dalam bakti sosial itu adalah Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi, Kepala Kantor BAZNAS H. Kasmita, dan perwakilan ormas kepemudaan yang ikut membantu penyandang disabilitas. Lebih jauh Sri mengatakan, bantuan pembuatan kaki dan tangan palsu ini sangat dinantikan para penyandang disabilitas karena untuk meningkatkan taraf kehidupannya. "Optimisme hidup juga akan makin tumbuh kalau sudah mendapatkan kaki dan tangan palsu karena mereka bisa untuk mencari nafkah kembali," katanya. Sementara H. Sarnapi mengatakan, kepedulian dari BAZNAS Kabupaten Bandung ini sebagai salah satu bentuk penyaluran amanah zakat, infak dan sedekah dari kaum Muslimin khususnya para ASN. "Alhamdulillah BAZNAS memiliki program bantuan bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, kebencanaan dan termasuk bantuan kepada disabilitas," katanya. Sementara penyandang disabilitas, Kastori (61), terlihat sumringah saat akan dilakukan pengukuran kaki palsu untuk kaki kirinya yang terpaksa diamputasi. "Saya penyandang diabetes sehingga akhirnya dokter memutuskan kaki kiri diamputasi sampai hampir menyentuh lutut. Saya ucapkan terima kasih kepada ADPL dan BAZNAS Kabupaten Bandung atas bantuan yang sangat berharga ini," katanya.
BERITA31/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Sosialisasi BAZNAS Kab. Bandung di Wilayah UPZ Desa Sayati
Sosialisasi BAZNAS Kab. Bandung di Wilayah UPZ Desa Sayati
Pada Sabtu 25 Januari 2025, BAZNAS Kab. Bandung menghadiri undangan dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Sayati. Dalam kesempatan ini, Ketua BAZNAS Kab. Bandung H. Yusuf Ali Tantowi hadir menyampaikan terkait zakat, infak dan sedekah. Dirinya menjelaskan, tidak akan berkurang harta karena zakat infak sedekah. "Harta yang dititipkan ke UPZ bukan terpotong atau terbagi. Justru terjaga dan menjadi harta abadi," ucapnya. Ia melanjutkan, langkah untuk memaksimalkan zakat, infak sedekah salah satunya dengan menjaga amanah. Dirinya kemudian berharap UPZ di wilayah Kab. Bandung bisa aktif di setiap harinya. "Kami berharap UPZ bisa aktif setiap hari, karena permasalahan sosial muncul di tiap hari," ujarnya. "Ke depan, kami berharap masalah di Kabupaten Bandung bisa diselesaikan di tingkat desa," pungkasnya.***
BERITA25/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Bagikan Dana Stimulan bagi Korban Gempa Bumi Kertasari
BAZNAS Kabupaten Bandung Bagikan Dana Stimulan bagi Korban Gempa Bumi Kertasari
BAZNAS Kabupaten Bandung mulai menyalurkan dana stimulan bagi korban gempa bumi di Kecamatan Kertasari dan Kecamatan Pangalengan. Acara pada Rabu 22 Januari 2025 dihadiri Camat Kertasari Heri Mulyadi, para kepala desa, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tantowi, dan Wakil Ketua 2 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Abdul Rauf. Menurut KH. Yusuf Ali, distribusi dana stimulan bagi korban gempa bumi ini merupakan tahap pertama untuk warga masyarakat yang menjadi korban gempa bumi. "Gempa bumi yang menimpa 8 kecamatan di Kabupaten Bandung pada September 2024 lalu dengan kerusakan terparah di Kertasari," katanya. Untuk rumah warga yang rusak dan berdiri di atas tanah pribadi mendapatkan bantuan perbaikan dari pemerintah pusat. "Sedangkan BAZNAS Kabupaten Bandung didukung Pak Bupati dan donasi ASN membantu perbaikan rumah yang berdiri di atas tanah carik maupun tanah milik perkebunan," katanya. BAZNAS juga menambah dana stimulan itu dari hasil pengumpulan masyarakat. "Dari donasi ASN mencapai Rp900 juta ditambah pengumpulan BAZNAS sekitar Rp100 juta lebih sehingga bisa membantu warga maupun rumah ibadah dan madrasah yang rusak," katanya. Untuk rumah rusak sangat ringan, ringan, sedang dan rusak berat semuanya mendapatkan Rp1 juta yang semuanya dari donasi ASN. "Tapi khusus rumah rusak sedang kita tambah Rp2 juta dan rumah rusak berat akan dibangun kembali oleh BAZNAS," ujarnya.
BERITA22/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Isi Talkshow di Radio Kandaga FM, Ini Hal yang Dibahas
BAZNAS Kabupaten Bandung Isi Talkshow di Radio Kandaga FM, Ini Hal yang Dibahas
Sebagai upaya penyadaran akan pentingnya pembayaran zakat, infak dan sedekah (ZIS), dan pertanggungjawaban atas kinerja selama tahun 2024, BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar talkshow di Radio Kandaga FM. Acara pada Selasa, 21 Januari 2025, dengan penyiar Asri dan pemateri Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tantowi dan dihadiri Wakil Ketua 4 BAZNAS H. Sarnapi. Menurut KH. Yusuf, sosialisasi keberadaan BAZNAS Kabupaten Bandung harus terus digelorakan agar bisa memberikan manfaat lebih besar kepada masyarakat. "Karena di masyarakat bahkan pejabat pun masih ada salah memahami antara BAZNAS dengan Basarnas. Padahal dua lembaga itu berbeda jauh," ucapnya. Dia menambahkan, pada tahun 2024 target BAZNAS Kabupaten Bandung sebesar Rp12 miliar bisa tercapai bahkan melampaui sebesar Rp12,2 miliar. "Sedangkan target tahun 2025 dinaikkan menjadi Rp17 miliar dan insya Allah kami optimistis bisa tercapai juga," ucapnya. BAZNAS Kabupaten Bandung mengucapkan terima kasih kepada para Muzakki, mutashaddik maupun munfik yang telah menitipkan ZIS. "BAZNAS menyalurkan pengumpulan ZIS untuk 5 program utama baik pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, bencana alam, rumah tak layak huni dan lain-lain," katanya.
BERITA21/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Disdik dan BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Sosialisasi ke Semua SMP
Disdik dan BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Sosialisasi ke Semua SMP
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung dan BAZNAS Kabupaten Bandung menggencarkan sosialisasi kesadaran membayar zakat, infak dan sedekah (ZIS) kepada para kepala sekolah dan guru di lingkungan SMP negeri dan SMP swasta. Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari instruksi bupati No. 1 tahun 2024 tentang pembayaran ZIS. "Sosialisasi ini juga untuk berupaya membersihkan harta sekaligus menjadikan penghasilan para ASN Disdik menjadi berkah," kata Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan. Sosialisasi yang didorong juga oleh Kepala Disdik Kabupaten Bandung H. Enjang Wahyudin, dan Kabid SMP H. Yusuf Salim ini terbagi ke sub-sub rayon. Untuk sub rayon 1 yang terdiri atas Kecamatan Baleendah, Pameungpeuk dan Dayeuhkolot dilaksanakan pada Jumat, 17 Januari 2024, bertempat di aula SMPN 1 Baleendah. Hadir sebagai pembicara adalah Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi didampingi Penyusun Data Bidang SMP Disdik, Wisnu Aminuddin. Saat sosialisasi juga dilakukan penyerahan bantuan dari BAZNAS Kabupaten Bandung kepada guru maupun tenaga kebersihan sekolah.
BERITA17/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Meriah, Peringatan HUT BAZNAS di BAZNAS Kabupaten Bandung dengan Berbagai  Santunan
Meriah, Peringatan HUT BAZNAS di BAZNAS Kabupaten Bandung dengan Berbagai  Santunan
Acara di aula BAZNAS kabupaten Bandung Jln. Terusan Al Fathu Soreang diisi dengan khataman Al Qur'an oleh para Amil dan amilat serta anak-anak yatim piatu. Acara lainnya berupa santunan kepada 50 anak yatim piatu sekitar kantor BAZNAS, santunan kepada pegawai honorer Satpol Pamong Praja, dan pemberian makan siang kepada sopir angkot, ojek, maupun pemulung. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga menyerahkan secara simbolis kepada para korban gempa bumi yang rumahnya rusak ringan. "Kami juga akan membantu perbaikan fasilitas ibadah yang rusak akibat gempa di Kecamatan Kertasari dan Pangalengan," kata Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tantowi didampingi Wakil Ketua 3 H. Dudi Abdul Hadi dan Wakil Ketua 4 H. Sarnapi. BAZNAS Kabupaten Bandung menyalurkan donasi untuk korban gempa bumi dari para ASN Pemkab Bandung, Kemenag maupun masyarakat yang peduli. Bantuan secara simbolis diterima oleh dua orang korban gempa bumi dari Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari. Kemeriahan HUT BAZNAS juga dihadiri Camat Kertasari H. Heri Mulyadi, Kades Cibeureum Atep Ahmad dan Ketua UPZ Kecamatan Kertasari KH. Abdul Qahar.
BERITA17/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Wajah Gembira Selimuti Para Marbot Masjid dapat Kadeudeuh BAZNAS Kabupaten Bandung
Wajah Gembira Selimuti Para Marbot Masjid dapat Kadeudeuh BAZNAS Kabupaten Bandung
Wajah ceria menyelimuti para marbot dan takmir masjid se-kabupaten Bandung pada Rabu 15 Januari 2025. Pasalnya BAZNAS Kabupaten Bandung pada hari ini mulai membagikan insentif kepada ribuan takmir masjid. Seperti yang diakui I dari Desa Malabar, Pangalengan, yang sehari-hari menjadi marbot Masjid An Nuriyah. "Alhamdulillah Masjid An Nuriyah dapat insentif bulanan untuk dua orang masjid yakni teman saya bernama Agus Salim," katanya saat ditemui di depan Kantor Bank Muamalat Soreang. Dia menambahkan sudah menjadi marbot masjid selaam tiga tahun ini "Kalau dari pihak masjid tak ada sama sekali honor bulanan, paling pemberian seikhlasnya. Alhamdulillah dari BAZNAS Kabupaten Bandung akhirnya memberikan insentif," katanya. Hal sama juga diakui Lukmanul Hakim (50), yang tinggal di Desa Kamasan, Kecamatan Banjaran. "Saya sudah dua tahun dapat insentif dari BAZNAS dan ini tahun ketiga. Dua tahun ini memang tidak rutin setiap bulan karena mungkin penerimaan zakat dan infak di BAZNAS juga belum besar," katanya. Lukmanul menjadi marbot borongan karena menjadi tukang azan dan imam sekaligus tenaga kebersihan di Masjid As Sa'adah. "Kami berterima kasih kepada para Muzakki yang membayarkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS sehingga para marbot bisa menerima insentif bulanan," katanya. Diharapkan insentif ini bisa dibayarkan setiap bulan karena dari pihak masjid tidak ada honor sama sekali. "Paling baru sebatas pemberian sarung saat Ramadhan," katanya tersenyum. Sedangkan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tantowi mengatakan, pemberian insentif kepada takmir masjid ini untuk tahap pertama sekitar seribu orang. "Kita verifikasi lagi para penerima yang lama sebab banyak juga yang sudah masuk ke program guru ngaji Pemkab Bandung, meninggal dunia maupun tidak lagi menjadi takmir masjid," katanya. BAZNAS Kabupaten Bandung mengucapkan terima kasih kepada Muzakki dan munfik yang mempercayakan pembayaran zakat dan infaknya. "Semoga dengan penerimaan zakat, infak dan sedekah yang bertambah makin bermanfaat bagi masyarakat termasuk takmir masjid," katanya.
BERITA15/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Ikuti Public Expose Membasuh Luka Palestina
BAZNAS Kabupaten Bandung Ikuti Public Expose Membasuh Luka Palestina
BAZNAS Kabupaten Bandung mengikuti public expose yang digelar BAZNAS RI bersama dengan MPR RI di Gedung Nusantara IV Jakarta, Rabu 15 Januari 2025. Acara dihadiri Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. H. Noor Achmad dan para pimpinan BAZNAS RI, ketua komisi VIII DPR H. Marwan Dasopang, dan Kedubes Palestina, Kedubes Yordania, serta Kedubes Mesir di Jakarta. Hadir juga sejumlah Dubes Indonesia di Timur Tengah seperti Dubes Mesir, Dubes Yordania, dan Dubes Arab Saudi. Acara diawali dengan pemaparan video dari berbagai mitra BAZNAS di Timur Tengah termasuk Badan PBB UNRWA yang membantu dalam penyaluran bantuan ke Palestina. Hadir juga para pimpinan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia serta lembaga sosial yang menyalurkan bantuan Palestina melalui BAZNAS. Dalam acara yang menayangkan kegiatan penyaluran bantuan ke Palestina juga dihadiri BAZNAS Kabupaten Badung yakni Wakil Ketua IV H. Sarnapi dan staf SAU Dadi Cahyadi. Menurut Ketua MUI Pusat Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional KH. Sudarnoto, program Membasuh Luka Palestina yang digelar BAZNAS dan didukung MUI termasuk sukses. "Kerja sama dengan MUI ini di antaranya mendatangkan pilihan syekh dari Palestina dan mendapatkan antusiasme luar biasa dari kaum Muslimin Indonesia," katanya. Donasi dari masyarakat, lembaga maupun perusahaan dari Indonesia sangat besar yang salah satunya dikoordinir BAZNAS. "Saya sendiri dengan BAZNAS RI pernah datang ke Mesir untuk mengawal bantuan ini. Palestina sangat membutuhkan uluran tangan dari kaum Muslimin Indonesia," katanya.
BERITA15/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Berikan Penghargaan kepada 4 Perangkat Daerah, Ini Daftarnya
BAZNAS Kabupaten Bandung Berikan Penghargaan kepada 4 Perangkat Daerah, Ini Daftarnya
Sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih kepada para pembayar zakat maupun infak selama tahun 2024, BAZNAS Kabupaten Bandung memberikan penghargaan kepada empat perangkat daerah. Penghargaan itu diberikan di sela-sela siraman rohani Pemkab Bandung di Gedung Budaya Soreang, Senin 13 Januari 2024. Acara dihadiri Sekda Kabupaten Bandung H. Cakra Amiyana, para asisten, para kepala dinas dan kepala badan, serta para camat dan kepala desa se-kabupaten Bandung. Menurut Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan, penghargaan ini juga dipicu karena partisipasi yang besar dari para ASN Pemkab Bandung sehingga target pengumpulan zakat dan infak bisa tercapai. "Dari target pengumpulan zakat, infak dan sedekah sebesar Rp12 miliar Alhamdulillah bisa tercapai Rp12 miliar lebih. Sedangkan tahun ini atau tahun 2025 ditargetkan pengumpulan sebesar Rp17 miliar," katanya. Penghargaan yang diberikan dengan kriteria organisasi perangkat daerah tersebut membayarkan ZIS dengan tepat waktu. "Kriteria lainnya adalah dengan pengumpulan terbesar dan sesuai dengan aturan pemerintah khususnya instruksi bupati Bandung," ujarnya. Empat perangkat daerah yang mendapatkan penghargaan adalah Sekretariat Daerah (Setda), Dinas Kesehatan, RSUD Laswi Majalaya dan Kecamatan Baleendah. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung juga memaparkan pendistribusian ZIS yang sudah dihimpunnya untuk lima bidang. Yakni, Bandung cerdas (bidang pendidikan), Bandung sehat (bidang kesehatan), Bandung berdaya saing (pemberdayaan ekonomi), Bandung relijius, dan Bandung peduli.
BERITA13/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Ketua BAZNAS Kab. Bandung Sampaikan Target Penghimpunan di Tahun 2025
Ketua BAZNAS Kab. Bandung Sampaikan Target Penghimpunan di Tahun 2025
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung, KH. Yusuf Ali Tantowi menjelaskan mengenai target penghimpunan di 2025. Target tersebut ia sampaikan dalam obrolan bertajuk Visitalk, di redaksi Visi.news. Sebelum itu, ia menyebut target BAZNAS Kab. Bandung 2024 berhasil tercapai. "Kami di 2024 bisa mencapai target 12 miliar, bahkan terlampaui," katanya. Meski begitu, menurut KH. Yusuf nilai ini masih belum maksimal. "Akan tetapi nilai ini jika dibagi se kabupaten bandung, tidak terlihat," ujarnya. Dirinya melanjutkan, tugas BAZNAS berusaha sebagai pengorganisir zakat, infak dan sedekah. "Tinggal mengorganisir saja. kebaikan masyarakat kabupaten bandung sebetulnya luar biasa," katanya. "Kami berusaha mengorkestra kebaikan ini supaya tepat sasaran," tuturnya. Mengenai target penghimpunan di 2025, dirinya sepakat dengan pimpinan BAZNAS Kab. Bandung di angka 17 Miliar. "2025 ini kita targetkan 17 M," ucapnya. "Belum lagi dari masyarakat. peluangnya sudah terbaca. yang namanya infak sedekah itu tidak harus nunggu kaya. tapi mereka yang kaya hati, senang berbagi," jelasnya.
BERITA13/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Pimpinan BAZNAS RI Kunjungi Kabupaten Bandung, Ini yang Dibahas
Pimpinan BAZNAS RI Kunjungi Kabupaten Bandung, Ini yang Dibahas
Pimpinan BAZNAS RI yang terdiri atas Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. H. Noor Achmad, dan Pimpinan Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bandung, Jumat 10 Januari 2025. Kunjungan kali ini juga untuk bertemu dengan Bupati Bandung HM Dadang Supriatna untuk melakukan pembahasan pengembangan Gedung BAZNAS Center (GBC). Ikut mendampingi Wakil Ketua 2 BAZNAS Jabar KH. Ali Kosim dan Wakil Ketua 3 BAZNAS Jabar Dr. H. Achmad Ridwan. Sedangkan dari BAZNAS Kabupaten Bandung hadir Ketua H. Yusuf Ali Tantowi, Wakil Ketua 1 H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua 2 H. Abdul Rauf, Wakil Ketua 3 H. Dudi Abdul Hadi dan Wakil Ketua 4 H. Sarnapi. Menurut Prof. Noor Achmad, kunjungan kali ini untuk memastikan pengelolaan Gedung BAZNAS Center (GBC) yang akan dikelola BAZNAS RI. "Kami akan mengembangkan GBC menjadi center of exelence semua kegiatan BAZNAS mulai dari pengumpulan, pendistribusian, pemberdayaan ekonomi sampai pusat pelatihan," ujarnya. Dengan GBC yang memiliki lantai dasar (basement), lantai satu sampai lantai tiga dianggap sangat representatif untuk pusat pelatihan BAZNAS seluruh Indonesia. "Jadi GBC bukan hanya untuk Kabupaten Bandung dan Jawa Barat melainkan ini untuk seluruh Indonesia," katanya. Pada kesempatan itu, pimpinan BAZNAS RI dan BAZNAS Jabar juga menyempatkan waktu mengunjungi kantor BAZNAS Kabupaten Bandung di Jln. Terusan Al Fathu Soreang.
BERITA10/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Bupati Kang DS dan BAZNAS Tegaskan Tak Ada Pungutan Rp100 Ribu kepada ASN
Bupati Kang DS dan BAZNAS Tegaskan Tak Ada Pungutan Rp100 Ribu kepada ASN
Bupati Bandung HM Dadang Supriatna atau Kang DS menerima silaturahmi para pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung, Rabu 8 Januari 2025. Hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi, Waka 1 H. Jamjam Erawan, Waka 2 H. Abdul Rauf, Waka 3 H. Dudi Abdul Hadi, dan Waka 4 H. Sarnapi. Dalam pertemuan itu, Kang DS mengeluhkan upaya dalam memunculkan opini seakan-akan ada potongan gaji Rp100.000 kepada para ASN khususnya guru. "Saya sendiri awalnya tak terlalu menghiraukan isu yang tak berdasar ini, namun akhirnya harus bicara sebab sudah menyangkut kebenaran informasi dan jangan sampai warga mempercayai hoaks," ucap mantan anggota DPR Kabupaten Bandung dan DPRD Jabar ini. Kang DS mengaku tetap bersikap tenang karena merasa dirinya tak melakukan apa yang dituduhkan. "Karena saya tak melakukan apa yang dituduhkan sehingga saya tak ambil pusing," katanya. Sedangkan H. Yusuf Ali mengatakan, sampai saat ini pembayaran zakat infak dan sedekah (ZIS) dari para ASN khususnya para guru belum efektif. "Karena Dinas Pendidikan selama ini baru menyetorkan penerimaan ZIS tiap bulannya Rp5 juta sehingga sebagian besar guru belum membayarkan ZIS nya ke BAZNAS," katanya. BAZNAS Kabupaten Bandung terus berupaya menyadarkan para ASN khususnya para guru agar sadar membayar zakat atau infaknya. "Insya Allah mulai awal tahun 2025 ini jajaran Dinas pendidikan mulai akan mengumpulkan ZIS nya terutama untuk tingkat SD dan menyusul SMP," katanya.
BERITA09/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke PLTP Geodipa Jajaki Penggalian Infak
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke PLTP Geodipa Jajaki Penggalian Infak
BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar silaturahmi ke PT Geodipa Energi yang memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Patuha, Kecamatan Pasirjambu. Acara pada Rabu, 8 Januari 2024, dihadiri Public Relations PT. Geo Dipa Energi Ibu Maria dan Ibu Dila serta Bagian SDM, Hadi. Sedangkan dari BAZNAS Kabupaten Bandung hadir wakil ketua 1 Ustaz H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua 4 H. Sarnapi, Kepala Kantor H. Kasmita, Kabag Pengumpulan H. Andris Fajar dan Kabag Pengelolaan Keuangan dan Pelaporan Adjat Abdullah Mubarok. Menurut Ustaz Jamjam, BAZNAS berupaya mengumpulkan dan menyalurkan zakat, infak dan sedekah (ZIS) dari kaum Muslimin Kabupaten Bandung. "Kelebihan BAZNAS Kabupaten Bandung salah satunya mendapatkan ZIS dari warga Kabupaten Bandung dan diberikan kepada warga Kabupaten Bandung bukan diberikan kepada warga luar," ujarnya. Dia berharap agar para pimpinan dan karyawan PLTP Patuha memiliki kepedulian tinggi yang salah satu caranya menyerahkan ZIS. "Kami yakin pimpinan dan karyawan PLTP Patuha mempunyai wawasan keagamaan yang baik sehingga peduli dengan kondisi masyarakat Kabupaten Bandung," ucapnya. Sedangkan Ibu Maria mengatakan, pihaknya ingin agar keberadaan perusahaan bisa lebih membantu masyarakat di sekitar. "Selama ini BAZNAS Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Kodim juga pernah membantu dalam bakti sosial maupun kegiatan sosial lainnya," ujarnya.
BERITA08/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Berikan Modal Usaha kepada UKM di Sela-sela Gerak Jalan Hari Amal Bhakti Kemenag
BAZNAS Kabupaten Bandung Berikan Modal Usaha kepada UKM di Sela-sela Gerak Jalan Hari Amal Bhakti Kemenag
BAZNAS Kabupaten Bandung memberikan bantuan berupa modal usaha di sela-sela Gerak Jalan Hari Amal Bakti Kemenag ke-78. BAZNAS Kabupaten Bandung juga membuka stand kopi dan teh gratis bagi para peserta gerak jalan sehat. Penerima bantuan modal usaha adalah para pedagang yang biasa mengikuti bazar maupun event yang diadakan di sekitar kompleks Pemkab Bandung sebanyak 30 orang. Ribuan orang terdiri atas guru dan karyawan Kemenag Kabupaten Bandung mengikuti gerak jalan sehat memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag ke-79. Acara dipusatkan di Dome Balerame Soreang dihadiri Bupati Bandung HM Dadang Supriatna atau Kang DS, Asisten Pemkesra Pemkab Bandung H. Ruli Hadiana, Kepala Kemenag Kabupaten Bandung H. Cece Hidayat dan Kasubag serta para Kepala Seksi. Hadir juga Kasdim Kabupaten Bandung, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi dan para wakil ketua BAZNAS, serta para pejabat lainnya. Dalam kesempatan itu, Kang DS menyerahkan hadiah utama berupa ibadah umrah kepada Cece Hidayat. Hal sama juga dilakukan Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, H. Dudu Suryadarma, mewakili FKKBIHU yang menyerahkan satu paket umrah. Menurut Kang DS, pihaknya bergembira karena ribuan orang bisa berkumpul untuk gerak jalan sehat sekaligus bersilaturahmi. "Semoga sinergi antara Pemkab Bandung dengan Jajaran Kemenag yang selama ini sudah baik bisa ditingkatkan lagi," ucapnya. Sementara Cece Hidayat mengatakan, gerak jalan ini sebagai rangkaian peringatan HAB ke-79 tingkat Kabupaten Bandung karena sebelumnya digelar berbagai acara. "Baik perlombaan olahraga, pelatihan ESQ bagi Dharma Wanita Persatuan, sampai bakti sosial khitanan massal," ujarnya.
BERITA07/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj Renie: Siap Bayar Zakat
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj Renie: Siap Bayar Zakat
Ketua BAZNAS kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi bersilaturahmi Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzi, SH,.di ruang Ketua DPRD Kabupaten Bandung. Acara pada Jumat, 3 Januari 2024, dihadiri Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi, Staf Pengumpulan Bazbas Akhmad Syarifuddin, dan pengurus UPZ DPRD Kabupaten Bandung. Menurut KH. Yusuf, BAZNAS Kabupaten Bandung berterima kasih kepada perhatian DPRD Kabupaten Bandung sehingga terjadi kenaikan dana bantuan operasional (DBO). "Termasuk juga insentif kepada ribuan ustaz dan ustazah yang didanai dari APBD dan BPJS Ketenagakerjaan dari BAZNAS Kabupaten Bandung," ujarnya. Dia juga berharap agar para pimpinan dan anggota DPRD mensosialisasikan pentingnya membayar zakat infak dan sedekah untuk kebaikan Muslimin. "Jangan ada lagi istilah dipotong karena dengan berzakat berarti membersihkan harta malah melipatgandakan harta kita," ucapnya. Sedangkan Hj. Renie menyatakan 55 wakil rakyat siap untuk memberikan kontribusi dalam pembayaran ZIS kepada BAZNAS Kabupaten Bandung. "Alhamdulillah selama ini kami sudah merasakan manfaat kehadiran BAZNAS baik untuk pendidikan, kesehatan, bakti sosial dan lain-lain. Anggota DPRD yang mengajukan bantuan untuk rakyat di dapilnya juga dibantu BAZNAS," ujarnya.
BERITA03/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Lakukan Studi Tiru ke Masjid Jogokariyan untuk Pemberdayaan ZIS
BAZNAS Kabupaten Bandung Lakukan Studi Tiru ke Masjid Jogokariyan untuk Pemberdayaan ZIS
Para pimpinan dan Amil/amilat BAZNAS Kabupaten Bandung mengadakan studi tiru kepada Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, Minggu 22 Desember 2024. Studi tiru ini untuk mempelajari lalu menerapkan dalam hal pengumpulan dan pemberdayaan zakat, infak dan sedekah (ZIS) berbasis masjid. "Kami ingin tahu tip dan trik dalam pengumpulan dan pemberdayaan masyarakat berbasis masjid," kata Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi. Hadir Wakil Ketua 1 BAZNAS Kabupaten Bandung Ustaz H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua 2 H. Abdul Rauf dan Wakil Ketua 4 H. Sarnapi. Menurut KH. Yusuf, masjid bukan hanya berfungsi untuk rehabilitasi mental misalnya sedang stres atau ada masalah lalu datang ke masjid. "Saya lihat Masjid Jogokariyan sudah memberikan manfaat kepada masyarakat baik dalam pelayanan ibadah maupun pemberdayaan ekonominya," ucapnya. BAZNAS Kabupaten Bandung berkomitmen dan sudah mengadakan berbagai program untuk pemberdayaan masjid ini. "Sudah dua tahun ini kami memberikan insentif kepada ribuan takmir dan marbot masjid serta menyalurkan pemberian modal untuk ekonomi umat," katanya. Sedangkan pengurus Masjid Jogokariyan Ustaz Imam Supardi mengatakan, kepengurusan Masjid Jogokariyan sangat luas mencapai 29 biro. "Kuncinya memaksimalkan fungsi masjid yakni 5M yakni muwahid (mempersatukan), mujahid (pejuang), muadim (pendidik), mujaddid (pembaharuan), dan mudyadid atau pelurus," katanya.***
BERITA22/12/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Bantu Kembangkan 185 Pedagang Keliling dan Pedagang di Sekolah
BAZNAS Kabupaten Bandung Bantu Kembangkan 185 Pedagang Keliling dan Pedagang di Sekolah
Pada Kamis, 19 Desember 2024, BAZNAS Kabupaten Bandung melakukan pembinaan sekaligus menyalurkan bantuan modal kepada 185 orang pedagang kecil. Acara di aula BAZNAS Kabupaten Bandung bertajuk "Program Pemberdayaan Ekonomi Menuju Bandung Berdaya Saing" ini dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi, Wakil Ketua 2 H. Abdul Rauf, Wakil Ketua 4 H. Sarnapi dan Ketua Pelaksana H. Andris Fajar. Menurut Abdul Rauf, bantuan permodalan ini diberikan kepada 185 Orang terdiri atas 125 Orang dari Kelompok Pedagang Keliling Sekolah dan 19 Orang Komunitas Assatidz Mandiri UPZ Cimaung. "Kami juga membantu 41 Orang yang mengajukan permohonan bantuan pemberdayaan ekonomi secara mandiri," katanya. Abdul Rauf berharap para pedagang kecil ini nantinya bisa meningkat kehidupannya setelah dibantu BAZNAS Kabupaten Bandung. "Tiap pedagang juga kami berikan kotak infak sehingga kalau ada uang receh Rp500 maupun Rp1.000 bisa dimasukkan ke kotak infak," katanya. Sedangkan H. Yusuf Ali menambahkan, para penerima bantuan juga mendapatkan rompi seragam dengan tagline #mencari nafkah meraih berkah. "Diharapkan para pedagang ini bisa menjadi duta BAZNAS dan menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu para pedagang lainnya," katanya.
BERITA19/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Raker untuk Kenaikan Target Tahun 2025
BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Raker untuk Kenaikan Target Tahun 2025
BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar rapat kerja (raker) di aula BAZNAS Kabupaten Bandung Jln. Terusan Alfathu Soreang, Selasa 17 Desember 2024. Rapat kerja dipimpin Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi, LC,MA, dihadiri para wakil ketua. Hadir juga Asisten Pemkesra Kabupaten Bandung H. Ruli Hadiana, dan para amil dan amilat BAZNAS Kabupaten Bandung. Menurut KH. Yusuf, BAZNAS ibarat satu tubuh sehingga harus menjadi organisasi yang solid dan sinergis dalam segala hal. "Apalagi target pengumpulan pada tahun 2025 mengalami kenaikan drastis dari tahun 2024 Rp12 miliar menjadi Rp17 miliar," ujarnya. Dia bersyukur dan berterimakasih kepada seluruh Amil dan amilat yang sudah berhasil meraih target pengumpulan tahun 2024 sebesar Rp12 miliar. "Meski memang pengumpulan ZIS masih didukung dari ibadah kurban dan infak terikat seperti donasi Palestina, donasi gempa bumi Kertasari maupun donasi santunan anak yatim," katanya. Diharapkan target pengumpulan tahun 2025 juga bisa tercapai dengan kerja keras semua pimpinan dan Amil/amilat. "Pertanggungjawaban pekerjaan di BAZNAS bukan hanya kepada pimpinan maupun BAZNAS Jabar sampai BAZNAS RI serta bupati melainkan juga kepada Allah SWT," ujar Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan.
BERITA17/12/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Masukkan Ratusan Ustaz dan Ustazah ke BPJS Ketenagakerjaan
BAZNAS Kabupaten Bandung Masukkan Ratusan Ustaz dan Ustazah ke BPJS Ketenagakerjaan
BAZNAS Kabupaten Bandung memasukkan sebanyak 465 orang yang ikut program insentif ustaz dan ustazah ke program BPJS Ketenagakerjaan. Penandatangan kerja sama itu dilakukan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojongsoang, Rizal, dan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi, Jumat 13 Desember 2024. Acara dihadiri Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi dan para pejabat BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojongsoang. Menurut KH. Yusuf, dari 1.030 orang yang mendapatkan insentif ustaz dan ustazah hanya 465 orang yang mendapatkan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan. "Sebab sisanya sudah ikut program BPJS Ketenagakerjaan sehingga hanya 465 orang yang ikut program ini," katanya. Seperti diketahui, BAZNAS Kabupaten Bandung mendapatkan bantuan insentif dari APBD Kabupaten Bandung untuk ustaz dan ustazah. BAZNAS Kabupaten Bandung juga selama dua tahun ini menyalurkan insentif guru ngaji dan takmir masjid sebanyak 3.456 orang. Untuk besaran insentif ustaz dan ustazah maupun guru ngaji dan takmir masing-masing Rp 100 ribu per orang. Mereka juga mendapatkan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan dari dana BAZNAS Kabupaten Bandung dan BPJS Kesehatan dari Pemkab Bandung sebagai penerima bantuan iuran (PBI).
BERITA16/12/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Saat Para Penasihat Hukum Merapat ke BAZNAS Kabupaten Bandung untuk Kepedulian Warga
Saat Para Penasihat Hukum Merapat ke BAZNAS Kabupaten Bandung untuk Kepedulian Warga
Para penasihat hukum yang tergabung dalam DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Bale Bandung melakukan silaturahmi ke kantor BAZNAS Kabupaten Bandung. Hadir Ketua Peradi Bale Bandung, I Made Agus Rediyudana,SH,MH, didampingi sekretaris Didi Iskandar, SH, MH dan Penasihat Alexander Finenko,SH,MH, serta para pengurus Peradi lainnya. Selain itu, hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi, Wakil Ketua I Ustaz H. Jamjam Erawan, dan Wakil Ketua 4 H. Sarnapi. Menurut I Made Agus, ada keinginan mulia dari DPC Peradi Bale Bandung untuk ikut memberdayakan masyarakat melalui pembayaran zakat, infak maupun sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. "Alhamdulillah saya sendiri secara rutin membayarkan sebagian rezekinya kepada BAZNAS Kabupaten Bandung. Saya imbau agar para anggota Peradi untuk ikut menyisihkan sebagian rezekinya," ujarnya. I Made mengakui kesadaran membayarkan ZIS belum seperti membayar pajak karena pajak ditentukan sanksi tegasnya. "Namun umat Islam yang memiliki harta harus yakin dengan membayarkan zakat atau infaknya mendapatkan banyak manfaat," ujarnya. Sedangkan KH. Yusuf Ali mengatakan, peran para advokat sangat besar baik menyisihkan hartanya untuk membantu orang lain maupun mendorong para klien yang mampu untuk ikut berzakat. "Diharapkan para klien dari kalangan mampu membayarkan zakat atau infaknya agar kasus hukumnya bisa selesai dengan baik," katanya. BAZNAS Kabupaten Bandung juga siap bekerja sama dengan DPC Peradi Bale Bandung dengan membantu masyarakat yang kurang mampu. "Misalnya Peradi mendampingi warga kurang mampu dan BAZNAS bisa membantu operasional pendampingannya," katanya.
BERITA16/12/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bandung.

Lihat Daftar Rekening →