WhatsApp Icon
Dorong Pemberdayaan Ekonomi Umat, BAZNAS Kab Bandung Teken MoU dengan Telkom University

DAYEUHKOLOT, 22 JANUARI 2026 — BAZNAS Kabupaten Bandung resmi menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Center of Excellence (CoE) Smart MSME & Halal Ecosystem (SHE) Telkom University pada Kamis, 22 Januari 2026. Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dengan institusi pendidikan tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung diwakili langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi wadah sinergi dalam pengembangan program-program berbasis pemberdayaan dan keilmuan, khususnya yang berkaitan dengan ekonomi umat dan ekosistem halal.

Secara umum, ruang lingkup MoU ini mencakup kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya kelembagaan. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendorong inovasi dan penguatan kapasitas lembaga, baik di lingkungan BAZNAS maupun Telkom University.

Dalam kegiatan tersebut, H. Yusuf Ali Tantowi juga memaparkan salah satu program terbaru BAZNAS Kabupaten Bandung yang baru saja diluncurkan, yakni program Z Kosmetik. Program ini merupakan salah satu bentuk upaya BAZNAS dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor usaha berbasis produk halal.

“Bentuk programnya merupakan paket yang diberikan oleh BAZNAS,” ujarnya.

Melalui penandatanganan MoU ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap dapat memanfaatkan dukungan akademik, riset, dan inovasi dari Telkom University, khususnya CoE Smart MSME & Halal Ecosystem (SHE), dalam mengembangkan program-program pemberdayaan yang lebih terukur dan berdampak luas.

Kerja sama ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan pengabdian, sekaligus memperkuat peran zakat dalam mendukung pembangunan sosial dan ekonomi di Kabupaten Bandung.***

22/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Perkuat Kolaborasi dengan Disnaker dalam Implementasi ZIS

SOREANG, 20 JANUARI 2026 — BAZNAS Kabupaten Bandung berkesempatan hadir dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bandung pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema Implementasi Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Disnaker Kabupaten Bandung H. Dadang Komara, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tantowi, serta Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS dan Disnaker dalam mendorong optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan dunia usaha dan ketenagakerjaan.

Dalam pemaparannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tantowi menjelaskan bahwa keberadaan ZIS tidak hanya berdampak pada aspek sosial kemasyarakatan, tetapi juga memiliki manfaat lain yang strategis.

Menurutnya, selain menjadi solusi berbagai persoalan sosial, zakat, infak, dan sedekah juga dapat menjadi pengurang pajak bagi para muzakki atau wajib zakat. Hal ini menjadi salah satu nilai tambah yang dapat mendorong peningkatan kesadaran berzakat di kalangan perusahaan maupun para pekerja.

Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan memaparkan tentang kewajiban menunaikan zakat bagi mereka yang telah mencapai nisab.

“Rizki akan bersih, jiwa akan tenang. Kalau tidak mencapai nisab, dianjurkan untuk berinfak,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya legalitas dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar tidak terjadi penyimpangan atau praktik pungutan liar.

“Kami harapkan ke depan bapak dan ibu yang punya perusahaan membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ),” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan UPZ di lingkungan perusahaan akan memberikan manfaat besar, baik bagi perusahaan maupun karyawan.

“Manfaatnya akan kembali lagi kepada karyawan ibu bapak semua,” tambahnya.

Untuk diketahui, sebelumnya BAZNAS Kabupaten Bandung bersama Disnaker Kabupaten Bandung telah menjalin kolaborasi dalam menggali potensi ZIS di kalangan perusahaan dan pekerja. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui program bertajuk Pekerja Berkah, Masyarakat Sejahtera.

Program ini bertujuan untuk menghimpun zakat, infak, dan sedekah dari kalangan pekerja, yang nantinya akan disalurkan kembali untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial serta membantu kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak perusahaan di Kabupaten Bandung yang tergerak untuk membentuk UPZ serta berpartisipasi aktif dalam gerakan zakat. Sinergi antara BAZNAS dan Disnaker Kabupaten Bandung diharapkan dapat terus berlanjut guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih luas dan merata.***

20/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
HUT ke-25 BAZNAS, BAZNAS Kabupaten Bandung Perkuat Pemberdayaan lewat Z-Kosmetika

SOREANG, 20 JANUARI 2026 — BAZNAS Kabupaten Bandung memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 BAZNAS dengan rangkaian kegiatan berupa peluncuran program Z-Kosmetika, istigasah, serta penyerahan bantuan kepada 50 penerima manfaat. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung BAZNAS Center, pada Selasa, 20 Januari 2026.

Acara dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kabupaten Bandung Hj. Nana Rostiana, serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Pemkab Bandung, H. Erwin Rinaldi.

Turut hadir sejumlah mitra pengusaha yang selama ini bersinergi dengan BAZNAS dalam pemberdayaan masyarakat, di antaranya dr. Titin Nugroho Rini dari PT Marizk Mahkota Rizki, Bunda Liena Mulyadi dari Koperasi Lumbung Indonesia, Krisna selaku pengusaha Fintech Syariah dan penyalur tenaga kerja ke Jepang, Nicolaus Iskandar dari Yayasan Brader, serta Binar dari Lokapala Parking.

Wakil Ketua Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Bandung, Ustaz H. Jamjam Erawan, menyampaikan bahwa capaian pengumpulan zakat, infak, dan sedekah pada tahun 2025 berhasil melampaui target. Dari target sebesar Rp17 miliar, BAZNAS Kabupaten Bandung mampu menghimpun dana hingga Rp17,5 miliar.

Untuk tahun 2026, BAZNAS Kabupaten Bandung menargetkan pengumpulan ZIS sebesar Rp18 miliar sesuai ketetapan BAZNAS RI. Namun demikian, pihaknya optimistis capaian tersebut dapat melampaui target hingga Rp24 miliar. Adapun pendistribusian dan pendayagunaan ZIS difokuskan pada lima bidang utama, yakni pendidikan, pemberdayaan ekonomi, keagamaan, kepedulian sosial, dan kesehatan.

Ia juga mengungkapkan bahwa setiap harinya BAZNAS Kabupaten Bandung menerima sekitar 30 permohonan bantuan dari masyarakat. Seiring meningkatnya kepercayaan publik, permohonan bantuan pun terus bertambah. Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengapresiasi peningkatan signifikan penghimpunan dari UPZ Kementerian Agama Kabupaten Bandung yang pada tahun 2025 mencapai Rp2,5 miliar.

Sementara itu, H. Erwin Rinaldi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mendukung optimalisasi pengumpulan ZIS yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Bandung, khususnya dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia berharap kontribusi dari sejumlah perangkat daerah, termasuk Dinas Pendidikan, dapat terus meningkat pada tahun ini.

Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kabupaten Bandung juga menyerahkan piagam penghargaan kepada UPZ Kemenag Kabupaten Bandung atas kontribusinya dalam penghimpunan zakat. Selain itu, diluncurkan pula program Z-Kosmetika, sebagai upaya pemberdayaan ekonomi bagi kaum ibu.

Program Z-Kosmetika diharapkan mampu memberikan keterampilan dan peluang usaha bagi masyarakat, khususnya perempuan, sehingga memiliki sumber pendapatan tambahan dan terhindar dari praktik bank emok maupun pinjaman online ilegal.***

20/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Dorong Penguatan Peran UPZ Melalui Sosialisasi UPZ Kecamatan Margaasih

KUTAWARINGIN, 20 JANUARI 2026 - BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar kegiatan Sosialisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Margaasih pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran UPZ di tingkat kecamatan dalam menghimpun dan mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara lebih optimal.

Hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi yang berkesempatan memberikan materi sosialisasi mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah. Turut hadir Camat Margaasih Djoko Mardianto beserta jajaran, tokoh masyarakat, unsur Forkopimcam, serta para Ketua UPZ desa se-Kecamatan Margaasih.

Dalam penyampaiannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung menekankan pentingnya dukungan dari seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat untuk memperkuat keberadaan UPZ di wilayah Margaasih.

“Perlu jajaran pemerintahan dari Margaasih untuk memperkuat zakat, infak sedekah utamanya UPZ Kecamatan Margaasih,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa BAZNAS merupakan lembaga resmi pemerintah yang memiliki tugas penting dalam pengelolaan zakat.

“BAZNAS adalah lembaga resmi pemerintah, memfasilitasi rukun Islam yang ketiga,” jelasnya.

Lebih lanjut, dirinya menyampaikan bahwa pengelolaan zakat harus dilakukan melalui lembaga resmi agar terhindar dari penyalahgunaan.

“Kalau tidak difasilitasi, akan ada penyalahgunaan. Kami berikan kemudahan untuk berzakat,” tambahnya.

Ketua BAZNAS juga menuturkan bahwa saat ini sudah banyak kemudahan yang disediakan untuk masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, terutama melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. Salah satunya adalah layanan pembayaran secara online serta melalui Aplikasi Sistem Informasi Pelayanan (SIP) BAZNAS.

Ia berharap pertemuan ini tidak hanya sebatas sosialisasi, namun dapat mendorong langkah nyata dari para pengurus UPZ.

“Harapannya setelah pertemuan ini ada aksi nyata terutama untuk Unit Pengumpul Zakat,” tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, Camat Margaasih Djoko Mardianto turut memberikan dukungan penuh terhadap penguatan UPZ di wilayahnya. Ia juga menceritakan pengalaman pribadinya mengenai besarnya manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat

“Kita bersama-sama, ketua UPZ Kecamatan tidak bisa bekerja sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua UPZ Kecamatan Margaasih menyampaikan harapannya agar program-program yang dilaksanakan di tingkat kecamatan dapat selaras dengan kebijakan dan arahan dari BAZNAS Kabupaten Bandung.

Dengan terlaksananya sosialisasi ini, diharapkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kecamatan Margaasih dapat semakin terkoordinasi, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. BAZNAS Kabupaten Bandung terus berkomitmen untuk mendorong penguatan UPZ sebagai garda terdepan dalam gerakan zakat di tingkat kecamatan dan desa.***

20/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Serahkan Kunci Rumah Layak Huni di Cicalengka

CICALENGKA, 19 JANUARI 2026 —BAZNAS Kabupaten Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB).

Penyerahan kunci rumah dilaksanakan pada Senin, 19 Januari 2026, bertempat di Kampung Ciawitali RT 02 RW 08, Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka.

Kegiatan penyerahan tersebut dihadiri secara langsung oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, yang menyerahkan kunci rumah kepada para penerima manfaat.Dalam keterangannya, H. Abdul Rouf menyampaikan bahwa program Rumah Layak Huni ini merupakan bagian dari program akhir tahun 2025 yang terealisasi pada awal tahun 2026.

“Program ini merupakan program 2025 akhir, terealisasi di Januari awal 2026. Mudah-mudahan apa yang diterima, rumahnya menjadi rumah yang bermanfaat, rumah untuk jalan menuju surganya Allah,” ujarnya.

Pada penyerahan kunci RLHB kali ini, terdapat dua penerima manfaat, yakni Lili dan Iwan Supriadi, yang keduanya berdomisili di Kampung Ciawitali, Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka.

Salah satu penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bandung.

“Hatur nuhun ka BAZNAS Kabupaten Bandung sudah membantu keluarga saya, mudah-mudahan semoga menjadi manfaat dan berkah untuk keluarga saya,” ucapnya.

 

Program Rumah Layak Huni BAZNAS merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat yang bertujuan menghadirkan hunian yang aman, sehat, dan layak bagi masyarakat kurang mampu.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang serta meningkatkan kualitas hidup para mustahik.***

19/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG

Berita Terbaru

UPZ Kemenag Kabupaten Bandung Dibentuk Ulang dengan Semangat Baru
UPZ Kemenag Kabupaten Bandung Dibentuk Ulang dengan Semangat Baru
Jajaran Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kabupaten Bandung bersilaturahmi ke pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung, Senin 18 November 2024. Rombongan yang hadir adalah Kepala Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kabupaten Bandung Hj. Nana Rostiana, didampingi dua stafnya yakni Nizar dan Heri. Hadir Waka 1 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan, Waka 2 H. Abdul Rauf dan Waka 4 H. Sarnapi. Menurut Hj. Nana, pihaknya akan membentuk kepengurusan UPZ Kemenag yang baru untuk mewadahi semua pengumpulan maupun pendistribusian zakat, infak dan sedekah (ZIS) di lingkungan Kemenag. "Nantinya UPZ ini mengumpulkan semua potensi ZIS lalu mendistribusikannya. Baik zakat ASN kemenag, P3K, tenaga pendidikan dan kependidikan, masyarakat umum seperti jemaah calon haji maupun warga lainnya," katanya. Selain itu, para siswa juga bisa melakukan infak mingguan yang nantinya dikumpulkan di masing-masing madrasah. "Dari ZIS yang terkumpul, maka UPZ kemenag menjadi penyalur sehingga mendapatkan bagian 70 persen dan BAZNAS 30 persen," katanya. Menanggapi hal itu, pimpinan BAZNAS mendukung sepenuhnya karena selama ini ZIS di lingkungan Kemenag kurang terbuka baik potensi maupun pendistribusiannya. "Kami yakin potensi ZIS di Kemenag sangat besar sehingga kalau optimal akan sangat membantu operasional maupun perbaikan fasilitas madrasah dan menunjang kegiatan guru atau siswa," ujar Jamjam. Sementara H. Sarnapi mengatakan, dari perhitungan kasar potensi dari zakat ASN maupun infak sertifikasi dan impassing bisa mencapai Rp 400 juta. "Belum lagi kalau ada infak siswa bisa mencapai miliar sebulannya. Kalau UPZ Kemenag mengelola 70 persen, maka bisa membantu fasilitas ibadah dan pendidikan serta kegiatan Kemenag sehingga tak perlu ada pungutan lagi," ujarnya. Nantinya UPZ Kemenag bisa membantu perbaikan fasilitas madrasah sehingga tak ada lagi madrasah rusak atau tak punya jamban bersih. "BAZNAS siap membantu UPZ Kemenag sehingga bisa berdaya dan memberdayakan umat," katanya yang menekankan pentingnya laporan dan keterbukaan penggunaan penyaluran ZIS UPZ Kemenag.
BERITA18/11/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Silaturahmi dengan Bidang SMP Disdik
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Silaturahmi dengan Bidang SMP Disdik
BAZNAS Kabupaten Bandung mengadakan silaturahmi dengan jajaran Bidang SMP Disdik Kabupaten Bandung, Senin 11 November 2024.Silaturahmi ini untuk lebih mendekatkan diri dengan jajaran Disdik sekaligus meningkatkan pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS).Acara dihadiri Kepala Bidang SMP Disdik H. Yusuf Salim, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi, Wakil Ketua 1 H. Jamjam Erawan, wakil ketua 4 H. Sarnapi, dan Kepala Pelaksana H. Andris Fajar.Menurut Yusuf Salim, pihaknya sangat mendukung upaya BAZNAS Kabupaten Bandung dalam pengumpulan maupun distribusi ZIS."Apalagi salah satu program BAZNAS adalah Bandung Cerdas yang selama ini manfaatnya sudah dirasakan oleh jajaran pendidikan," ujarnya.Sedangkan H. Yusuf Ali Tantowi mengatakan, sampai saat ini kontribusi jajaran Disdik Kabupaten Bandung dalam pengumpulan ZIS baru sekitar Rp5 juta per bulan."Padahal Disdik memiliki pasukan paling besar jumlahnya. Diharapkan penerimaan ZIS makin naik setelah adanya pertemuan ini," katanya.Sementara H. Jamjam mengatakan, pihaknya akan membuat rekening khusus buat jajaran Disdik sehingga lebih jelas data pengumpulan ZIS."Nantinya jajaran Disdik bisa mengajukan permohonan bantuan dari BAZNAS baik pelatihan, perbaikan fasilitas pendidikan maupun keperluan lainnya," ucapnya.
BERITA12/11/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Bidang SD dan BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Silaturahmi dan Koordinasi Pengumpulan ZIS
Bidang SD dan BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Silaturahmi dan Koordinasi Pengumpulan ZIS
Setelah BAZNAS Kabupaten Bandung mengadakan silaturahmi dengan jajaran Bidang SMP Disdik Kabupaten Bandung, maka dilanjutkan dengan silaturahmi dengan Bidang SD.Acara dihadiri Kepala Seksi Bimbingan dan Pengembangan SD Disdik H. Amim Mariatno, Wakil Ketua 1 H. Jamjam Erawan, wakil ketua 4 H. Sarnapi, dan Kepala Pelaksana H. Andris Fajar.Silaturahmi dan koordinasi ini untuk lebih mendekatkan diri dengan jajaran Disdik sekaligus meningkatkan pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS) di kalangan para pendidik dan tenaga kependidikan.H. Jamjam mengatakan, pengumpulan ZIS dari kalangan Disdik akan dikembalikan lagi untuk kepentingan lembaga pendidikan."Selama ini BAZNAS juga sudah banyak membantu jajaran Disdik baik pemberian beasiswa, menebus ijazah yang tertahan, guru yang terjerat Pinjol dan lain-lain," ujarnya.Ustaz Jamjam menambahkan, BAZNAS bisa membuat rekening khusus buat jajaran Disdik sehingga lebih jelas data pengumpulan ZIS."Nantinya jajaran Disdik bisa mengajukan permohonan bantuan dari BAZNAS baik pelatihan, perbaikan fasilitas pendidikan maupun keperluan lainnya," ucapnya.Sementara H. Amim mengatakan, pihaknya sangat mendukung upaya BAZNAS Kabupaten Bandung dalam pengumpulan maupun distribusi ZIS."Apalagi salah satu program BAZNAS adalah Bandung Cerdas yang selama ini manfaatnya sudah dirasakan oleh jajaran pendidikan," ujarnya.Sedangkan H. Sarnapi mengatakan, sampai saat ini kontribusi jajaran Disdik Kabupaten Bandung dalam pengumpulan ZIS relatif kecil yakni baru sekitar Rp5 juta per bulan."Padahal Disdik memiliki SDM paling besar jumlahnya. Diharapkan penerimaan ZIS makin naik setelah adanya pertemuan ini," katanya.
BERITA12/11/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Santuni Anak Yatim dan Santri di Fast X Mac Days 2024
BAZNAS Kabupaten Bandung Santuni Anak Yatim dan Santri di Fast X Mac Days 2024
BAZNAS Kabupaten Bandung ikut berpartisipasi dalam silaturahmi para santri dan anak yatim piatu bertajuk "Fast X Mac Days 2024".Ketua panitia, Galih Priyo Leksono, acara ini sudah mencapai 10 tahun yang diikuti para santri penghafal Alquran, anak yatim dan duafa."Pesertanya mencapai 2.000 anak dari Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kita Cimahi, dan Bandung Barat," katanya.Acara yang diadakan Yayasan Nata Cinta dihadiri Ustaz Yusuf Mansur, perwakilan Kodim Kabupaten Bandung Kapten Aang, dan Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi.Galih menambahkan MC DAYS merupakan kepanjangan dari Muliakan Ceriakan Duafa Anak Yatim dan Santri."Perjuangan untuk menggalang pendanaan acara ini selama setahun dari perusahaan dan lembaga zakat," katanya.Tiap anak mendapatkan santunan Rp50 ribu per anak dan panitia menanggung transportasi anak-anak yang dibantu Klub Penggemar Suzuki Carry atau SCCI (Suzuki Carry Club Indonesia)."Tiap tahun SCCI mendukung untuk antar jemput anak-anak yang mendapatkan santunan," ujarnya.
BERITA11/11/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Bandung Buat Hunian Sementara Buat Korban Gempa Kertasari
BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Bandung Buat Hunian Sementara Buat Korban Gempa Kertasari
Untuk membantu warga masyarakat yang menjadi korban gempa Kecamatan Kertasari terutama yang rumahnya rusak berat, maka BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Bandung membangun hunian sementara (Huntara). BAZNAS membangun 19 unit rumah Huntara yang tersebar di Kecamatan Kertasari yakni Desa Cilembang, Desa Cibeureum dan Desa Cihawuk. Menurut Staf BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Bandung, Asep Nugraha, pengerjaan Huntara ini dilaksanakan dari pagi hari bahkan malam hari. "Karena kami mengejar target agar Huntara segera beres dan bisa dipakai korban gempa bumi. Apalagi saat ini sudah memasuki musim hujan sehingga warga perlu tempat berteduh yang aman," katanya. Huntara yang dibangun BAZNAS dengan kualitas baik karena dinding memakai grc, rangka memakai baja ringan, dan atap juga baja ringan sehingga kuat dan nyaman ditempati. "Untuk lantai juga disemen sehingga menjaga kebersihan Huntara," katanya. Sebelumnya BAZNAS Kabupaten Bandung bekerja sama dengan BAZNAS RI juga mendirikan dapur umum melayani korban gempa dan para petugas yang melakukan penanganan korban gempa. BAZNAS Kabupaten Bandung juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada para korban dan membantu pembangunan kembali masjid.
BERITA07/11/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Ikut Panen Perdana dengan Kodam III/Siliwangi dan Kodim 0624
BAZNAS Kabupaten Bandung Ikut Panen Perdana dengan Kodam III/Siliwangi dan Kodim 0624
Dari lahan tidur seluas 15 hektare di wilayah Kecamatan Pameungpeuk akhirnya kini menjadi lahan produktif oleh Kodim 0624/Kabupaten Bandung. Penanaman padi dengan cara mekanisasi bahkan memakai drone untuk mendukung para petani dengan hasil yang memuaskan. Dalam satu hektare lahan kini bisa menghasilkan gabah antara 8,5 ton sampai 10 ton hingga bisa meningkatkan pendapatan para petani. Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi, LC, M.Ag, ikut melakukan panen perdana bersama dengan Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Aminuddin, SIP, Komandan Kodim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Inf. Tinton Amin Putra, PJs Bupati Bandung H. Dicky Ahmad, Kepala Distan Kabupaten Bandung Hj. Ningning Hendarsah, Camat Pameungpeuk, dan para pejabat lainnya. Acara di Kampung Lampegan, Desa Bojongkunci, Kecamatan Pameungpeuk, pada Rabu 6 November 2024 juga dihadiri Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi, MUI Pameungpeuk dan pengurus Yayasan Merah Putih Kasih. Dalam kesempatan itu, BAZNAS juga menyerahkan paket sembako kepada anak-anak yatim piatu sekitar Kecamatan Pameungpeuk. Menurut Yusuf Ali Tontowi, kerja sama dengan berbagai pihak termasuk TNI merupakan upaya BAZNAS Kabupaten Bandung dalam meningkatkan pengumpulan maupun pendayagunaan zakat, infak dan sedekah. "Kami juga sudah berbicara dengan Kodim Kabupaten Bandung dalam penyaluran bantuan maupun pengumpulan zakat pertanian agar menjadi berkah," ujarnya.***
BERITA06/11/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Siraman Rohani ASN Pemkab Bandung, PJs Bupati Ajak Bayar ZIS di BAZNASĀ 
Siraman Rohani ASN Pemkab Bandung, PJs Bupati Ajak Bayar ZIS di BAZNASĀ 
BAZNAS Kabupaten Bandung mengisi acara dalam siraman rohani (Siroh) ASN Pemkab Bandung di Gedung Budaya Soreang, Senin 4 November 2024. Acara dihadiri PJs Bupati Bandung H. Dicky Achmad, para kepala dinas dan kepala badan, para camat, dan ASN Pemkab Bandung. Sedangkan dari BAZNAS Kabupaten Bandung hadir Wakil Ketua I H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua 2 H. Abdul Rauf, Wakil Ketua 4 H. Sarnapi dan Kepala Pelaksana H. Andris Fajar. Dalam kesempatan itu, PJS Bupati Bandung mengajak agar para pejabat dan ASN Pemkab Bandung membayarkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. "Kita semua bersyukur ada BAZNAS sebab rezeki yang kita bawa dan konsumsi oleh keluarga adalah sudah bersih. Jangan sampai rezeki yang kita terima baik gaji maupun tunjangan belum dibersihkan," katanya. Selain itu, membayar zakat dan infak melalui BAZNAS Kabupaten Bandung juga memiliki keunggulan yakni disalurkan kepada masyarakat Kabupaten Bandung. "Apalagi program-program BAZNAS juga sesuai dengan program Pemkab Bandung," katanya. Sedangkan Ustaz H. Jamjam melaporkan penerimaan ZIS yang dibayarkan para ASN Pemkab Bandung. "Alhamdulillah kami ucapkan terima kasih kepada para ASN karena penerimaan zakat dan infak terus meningkat sehingga bulan ini hampir mencapai Rp 1 miliar," ujarnya.
BERITA04/11/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Dukung Manasik Haji Ribuan Siswa Raudhatul Athfal (RA)
BAZNAS Kabupaten Bandung Dukung Manasik Haji Ribuan Siswa Raudhatul Athfal (RA)
BAZNAS Kabupaten Bandung Dukung Manasik Haji Ribuan Siswa Raudhatul Athfal (RA) BAZNAS Kabupaten Bandung mendukung sepenuhnya manasik haji yang diikuti sekitar 5.000 siswa Raudhatul Athfal (RA) atau TK dari 11 kecamatan di Kabupaten Bandung di Lapangan Binjas Lanud Sulaiman, Sabtu 2 November 2024. Kecamatan yang mengirimkan para siswa RA untuk ikut praktek manasik haji adalah Kecamatan Soreang, Margahayu, Kutawaringin, Margaasih, Katapang, Pasirjambu, Ciwidey, Cangkuang, Banjaran, Pameungpeuk dan Cimaung. Menurut Ketua Pengurus Daerah (PD) IGRA Kabupaten Bandung, Hj. Hadiati Emila, praktek manasik haji para siswa RA ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun. "Karena tidak ada lapangan yang mampu menampung bila dilakukan se-kabupaten Bandung sehingga akhirnya diputuskan manasik haji diikuti 11 kecamatan di sekitar Bandung selatan," ujarnya. Acara dihadiri Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi dan Kepala Pelaksana BAZNAS H. Andris Fajar, Kemenag dan MUI Kabupaten Bandung, serta undangan lainnya. Pada kesempatan itu, BAZNAS Kabupaten Bandung menyediakan stand promosi dan minuman gratis bagi para guru maupun masyarakat. Dia menambahkan, manasik haji ini didukung bantuan dari BAZNAS Kabupaten Bandung. "Saat ini para pengelola RA mulai mengumpulkan infak dari para guru dan para siswa yang nantinya dikumpulkan di BAZNAS. Selanjutnya infak itu dikembalikan lagi kepada IGRA dan RA di Kabupaten Bandung," katanya.
BERITA02/11/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Kunjungan BAZNAS Kabupaten Bandung ke BAZNAS Kabupaten Brebes, Ini Hasilnya
Kunjungan BAZNAS Kabupaten Bandung ke BAZNAS Kabupaten Brebes, Ini Hasilnya
Pada Senin 28 Oktober 2024 BAZNAS Kabupaten Bandung melakukan studi tiru kepada BAZNAS Kabupaten Bandung bertempat di kantor BAZNAS Kabupaten Brebes komplek Islamic Center.Dari BAZNAS Kabupaten Bandung yang hadir adalah Waka 4 H. Sarnapi, Staf BPH dan pengurus Koperasi H. Kasmita dan Staf SAU Abdul Rahman.Sedangkan dari BAZNAS Kabupaten Brebes yang hadir Waka 2 Imam, Waka 4 Mahali, Ketua Pelaksana BAZNAS Ibung dan Menurut Imam, BAZNAS microfinance desa Kabupaten Brebes merupakan bantuan BAZNAS pusat berupa dana operasional dan modal bergulir bagi Mustahik selama 12 bulan. "Bantuan modal bergulir Rp 1 miliar dan honorarium 3 staf BAZNAS Microfinance selama tiga tahun," katanya.Bantuan yang diberikan Rp 1 juta sampai Rp 3 juta per orang dengan radius warga penerima bantuan adalah 8 Km dari kantor."Sedangkan kalau calon penerima rumahnya lebih dari 8 km, maka akan diberikan dengan bantuan BAZNAS Brebes," katanya.Pihak BAZNAS Kabupaten Brebes melakukan perekrutan staf microfinance dan hasilnya diajukan ke BAZNAS pusat. "Dari 80 pendaftar diterima 3 orang dengan latar belakang semuanya sarjana ekonomi," katanya.BAZNAS kabupaten Brebes juga membuat business plan dalam penyaluran bantuan modal bergulir tersebut. "Perkiraan bantuan modal dikeluarkan dalam sebulan Rp 100 juta dikali selama 12 bulan. Besaran pinjaman kepada mustahik antara Rp 1 juta sampai Rp 3 juta," ucapnya.Setelah adanya pengajuan dari Mustahik dan verifikasi data untuk asesmen lalu diajukan ke BAZNAS RI. "Penentuan penerima bantuan modal semuanya oleh BAZNAS RI yang nantinya disalurkan melalui rekening BSI. BAZNAS kabupaten Brebes juga membuat kelompok usaha dengan maksimal 7 anggota per kelompok," katanya.Pelayanan microfinance dilayani 3 personel yakni manager, account officer dan staf admin dan BAZNAS RI tidak membolehkan adanya penambahan personel.Bantuan modal bergulir sudah diajukan 25 orang dari mulai berdiri BAZNAS Microfinance yakni 1 Oktober 2024, sedangkan ajuan yang sudah disetujui 15 orang."Teknik bantuan modal bukan gratisan melainkan harus ada cicilan selama 10 bulan dengan cara membayar angsuran langsung datang ke kantor BAZNAS Microfinance lalu hasil bayar cicilan ditransfer ke rekening BAZNAS pusat," katanya.
BERITA29/10/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Belajar Pemberdayaan Warga, BAZNAS Kabupaten Bandung Kunjungi BAZNAS Kabupaten Kuningan
Belajar Pemberdayaan Warga, BAZNAS Kabupaten Bandung Kunjungi BAZNAS Kabupaten Kuningan
BAZNAS Kabupaten Bandung melakukan studi tiru kepada BAZNAS Kabupaten Bandung bertempat di kantor BAZNAS Kabupaten Kuningan pada Senin 28 Oktober 2024.Dari Kabupaten Bandung hadir Waka 4 H. Sarnapi, Staf BPH dan pengurus Koperasi H. Kasmita dan Staf SAU Abdul RahmanBAZNAS Kabupaten Kuningan yang hadir adalah Waka 2 KH. Abdul Azis Amrullah, pengelola Koperasi Baitul Muzaki (KBM) Dedi Hendriana, dan Ketua Koperasi Saudagar Kuningan Sejahtera (Sakura) Sadam Husen.Menurut Dedi, Koperasi Baitul Muzakki BAZNAS Kabupaten Kuningan sudah dirintis sejak 2016 dengan menggulirkan berbagai program ekonomi produktif."Koperasi ini berupaya menghilangkan kesan kalau bantuan BAZNAS berupa gratisan dan hilang sama sekali," katanya.Sebelum pembentukan koperasi mengundang dulu tim ahli syariah untuk pemberdayaan ekonomi. "Awalnya ke BMT, tapi lalu akhirnya disepakati dalam bentuk koperasi sebab legal sudah jelas," katanya.Koperasi ini dibentuk dari usulan pimpinan beranggotakan Amil dan Muzakki melalui rapat bersama. Pimpinan kemudian ditempatkan sebagai pengawas."Muncul dasar hukum melalui akta notaris dan dicatat di dinkop. Modal awal dari simpanan pokok, wajib dan sukarela para anggota," katanya.Dia mengakui, pembentukan dan menjalankan koperasi penuh perjuangan sebab awalnya ditentang termasuk keterlibatan pimpinan."Namun dengan semangat bahwa koperasi oleh anggota dan untuk anggota dengan pengurus hasil RAT, maka sudah sah secara legal dan dapat beroperasi. Koperasi bersifat mandiri dan menjadi mitra BAZNAS Kuningan," ucapnya. Apalagi para pengurus koperasi dari luar BAZNAS atau memberdayakan amil yang menjadi pengurus koperasi dan diberikan honor dari koperasi.
BERITA29/10/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Kemenag Kabupaten Bandung Mulai Benahi Unit Pengumpulan Zakat (UPZ)
Kemenag Kabupaten Bandung Mulai Benahi Unit Pengumpulan Zakat (UPZ)
Kemenag Kabupaten Bandung mulai melakukan pembenahan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) untuk lebih memberdayakan pengumpulan dan pendistribusiannya.Hal ini terungkap dalam pertemuan dan silaturahmi antara Waka 1 BAZNAS Kabupaten Bandung Ustaz H. Jamjam Erawan dan Waka 4 H. Sarnapi dengan Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kabupaten Bandung Hj. Nana Rostiana, M.Ag.Hadir juga Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Bandung H. Andris Fajar dan Sekretaris UPZ Kemenag Heri Ali Imron.Menurut Nana, selama ini kontribusi UPZ kemenag Kabupaten Bandung melalui zakat profesi ASN maupun infak sertifikasi dari guru madrasah maupun guru PAI."Namun memang harus ada keterbukaan pengumpulan maupun nanti pendistribusiannya karena UPZ adalah perpanjangan tangan dari BAZNAS," ujarnya.Dia menambahkan, rencananya semua pengumpulan dari kemenag disatukan dalam satu rekening sehingga mudah untuk dikontrol."Kami sudah membentuk kepengurusan baru dan mohon di SK kan agar bisa cepat bekerja," katanya yang menambahkan Kemenag dan BAZNAS akan membentuk UPZ KUA Kecamatan.Sedangkan Ustaz Jamjam mengatakan, pihaknya menyambut baik dan mendorong pembenahan UPZ Kemenag ini agar semuanya menjadi jelas."Karena kemenag harus memberikan contoh termasuk dalam mengeluarkan zakat dan infaknya yang dikelola upz," katanya.
BERITA29/10/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Bantu Dana Rehab Masjid yang Kena Dampak Gempa di Kertasari
BAZNAS Kabupaten Bandung Bantu Dana Rehab Masjid yang Kena Dampak Gempa di Kertasari
Gempa bumi yang melanda Kecamatan Kertasari dan Pangalengan sebulan lalu ternyata memberikan dampak luar biasa.Sekitar 5.000 rumah penduduk dan puluhan tempat ibadah serta lembaga pendidikan mengalami kerusakan dari rusak ringan sampai rusak parah.Salah satu masjid yang mengalami kerusakan cukup parah adalah Masjid Jami Al Ikhlas di Kampung/Desa Cikembang, Kecamatan Kertasari.Masjid dua lantai ini mengalami kerusakan di sebagian besar dinding lantai satu sehingga harus diganti semua.Kerusakan lain pada tangga menuju ke lantai dua yang juga harus diganti total termasuk pondasinya yang ternyata tidak ditunjang pondasi kokoh.Menurut pengurus Masjid Al Ikhlas, Ustaz Ahmad, karena masjid yang diperuntukkan bagi ratusan warga di RT 02 RW 06 Desa Cikembang ini mengalami kerusakan sehingga warga harus melaksanakan shalat Jumat ke masjid yang jaraknya sekitar 500 meter."Belum lagi dengan ratusan siswa pengajian sore yang harus berdesak-desakan mengisi ruang serbaguna karena ruangan masjid belum bisa dipakai," ujarnya.Karena masjid menjadi kebutuhan utama untuk ibadah dan pendidikan sehingga warga akhirnya sepakat memperbaiki masjid dengan cara swadaya."Kami belum menghitung biayanya, namun warga bergotong-royong merehab masjid. Kami juga mempekerjakan empat orang tukang yang kami beri upah," ujarnya.Untuk memperlancar rehab masjid tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung turun tangan dengan memberikan bantuan pendanaan."BAZNAS memberikan bantuan uang Rp5 juta untuk pembelian bahan material sesuai dengan pengajuan pengurus masjid," kata wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Sarnapi.Sedangkan Ustaz Ahmad menyatakan syukur dan terima kasih kepada para Muzakki maupun warga yang sudah menyerahkan infak dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Bandung."Semoga rezekinya berkah dan menjadi bersih dengan mengeluarkan zakat dan infaknya. Semoga masjid juga cepat selesai dan bisa dipakai warga kembali," katanya.
BERITA24/10/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Kembali Salurkan Sembako untuk  Korban  Gempa di Kertasari
BAZNAS Kabupaten Bandung Kembali Salurkan Sembako untuk Korban Gempa di Kertasari
Selain membantu rehab Masjid Al Ikhlas Kampung/Desa Cikembang, Kecamatan Kertasari, BAZNAS Kabupaten Bandung juga menyerahkan sembako berupa mi instan dan beras melalui Posko Satker Kertasari.Bantuan ini untuk kesekian kalinya kepada para korban gempa bumi Kecamatan Kertasari dan Pangalengan."Meski saat ini sudah memasuki masa untuk pendataan rumah maupun fasilitas umum yang rusak akibat gempa bumi, tapi BAZNAS tetap mengirimkan bantuan konsumtif apabila memang diperlukan di lapangan," kata Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Sarnapi, Rabu 23 Oktober 2024 di Posko Satker Kertasari.Bantuan yang diserahkan merupakan penyaluran dari bantuan BKPRMI Kabupaten Cianjur yang dititipkan ke BAZNAS Kabupaten Bandung."Alhamdulillah semua bantuan sudah diserahkan sehingga di kantor kosong. Apabila nanti ada permohonan bantuan lagi berarti kami harus mengadakan secara khusus," katanya.Seperti diketahui gempa bumi yang melanda Kecamatan Kertasari dan Pangalengan sebulan lalu ternyata memberikan dampak luar biasa.Sekitar 5.000 rumah penduduk dan puluhan tempat ibadah serta lembaga pendidikan mengalami kerusakan dari rusak ringan sampai rusak parah.
BERITA24/10/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Kampanyekan ZIS, BAZNAS Kabupaten Bandung Gandeng KKG PAI SD Kecamatan Soreang
Kampanyekan ZIS, BAZNAS Kabupaten Bandung Gandeng KKG PAI SD Kecamatan Soreang
Untuk meningkatkan kesadaran dalam pembayaran zakat, infak dan sedekah (ZIS) di kalangan para guru, BAZNAS Kabupaten Bandung menggandeng Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kecamatan Soreang.Acara dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi, Waka 4 BAZNAS H. Sarnapi, Ketua K3S Kecamatan Soreang Unang Kristian, Ketua KKG PAI SD Kecamatan Soreang Dasum Hidayat, dan para guru PAI SD.Menurut Dasum, kegiatan ini rutin dilaksanakan KKG PAI SD untuk pembinaan sekaligus silaturahmi antarguru."Alhamdulillah kali ini kami bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung untuk memberikan pembinaan soal ZIS," ujarnya.Sedangkan Unang mengatakan, kemampuan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) masih terbatas dan aturannya ketat sehingga bisa menggandeng lembaga lain dalam menggelar kegiatan."Kepala sekolah saja kalau akan ada kegiatan keluar kota dengan cara menabung sebab tidak boleh dari dana BOS," katanya.Sementara KH. Yusuf Ali Tontowi mengatakan, potensi ZIS di kalangan lembaga pendidikan maupun para guru dan tenaga kependidikan sangat besar, namun belum tergali dengan baik."Di Kabupaten Bandung saja terdapat lebih dari 13.000 guru ASN dan P3K sehingga kalau tiap guru infak saja Rp100.000 per bulan bisa terkumpul Rp1,3 miliar," katanya.Selama ini BAZNAS Kabupaten Bandung baru mencapai pengumpulan per bulan rata-rata antara Rp700 juta sampai Rp900 juta."Alhamdulillah jumlah ini juga sudah meningkat dibandingkan tahun lalu, tapi kami terus menaikkan sebab manfaatnya akan lebih dirasakan warga Kabupaten Bandung," katanya.
BERITA23/10/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke Pejabat Bupati Bandung, Ini yang Dibicarakannya
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke Pejabat Bupati Bandung, Ini yang Dibicarakannya
Para pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung mengadakan silaturahmi ke Pejabat Bupati Bandung, Dikky Achmad Sidik, di ruang kerja bupati Bandung, Jumat 18 Oktober 2024.Acara dihadiri Asisten Pemkesra Pemkab Bandung H. Ruli Hadiana, Kabag Kesra Hj. Lilis, dan staf Bagian Kesra Jajang Suryana.Sedangkan dari BAZNAS Kabupaten Bandung hadir Ketua BAZNAS H. Yusuf Ali Tontowi, Wakil Ketua I H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua 2 H. Abdul Rauf, Wakil Ketua 3 H. Dudi Abdul Hadi, Wakil Ketua 4 H. Sarnapi, Kepala Pelaksana H. Andris Fajar dan Kepala Kesekretariatan Adjat Abdullah Mubarok.Menurut H. Yusuf, BAZNAS Kabupaten Bandung memiliki dua tugas yakni mengumpulkan dan mendistribusikan zakat, infak dan sedekah (ZIS) dari kaum Muslimin."Alhamdulillah pengumpulan dana ZIS terus mengalami kenaikan karena dari biasanya sekitar Rp500 juta sampai Rp600 juta, tapi tahun ini sudah menjadi Rp800 juta sampai lebih dari Rp900 juta," katanya.BAZNAS Kabupaten Bandung pada tahun ini menargetkan pengumpulan yang tercatat (on balance sheet) sebesar Rp12 miliar."Untuk target tahun depan mencapai Rp17 miliar dan optimistis tercapai karena masih banyak potensi yang belum tergarap dengan baik," ucapnya.H. Dikky mengatakan, pengumpulan ZIS dari ASN Pemkab Bandung belum optimal karena semuanya belum sadar."Seharusnya para ASN apalagi pejabat merasa senang ketika pendapatannya langsung dibersihkan oleh BAZNAS. Saya sendiri di Pemprov Jabar selalu bertanya ke bendahara apakah penghasilan sudah dibersihkan?" Katanya.
BERITA18/10/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Perpamsi Jabar Salurkan Bantuan Gempa Melalui BAZNAS Kabupaten Bandung Rp 55 Juta
Perpamsi Jabar Salurkan Bantuan Gempa Melalui BAZNAS Kabupaten Bandung Rp 55 Juta
Sebagai bentuk solidaritas sosial kepada korban gempa bumi di Kecamatan Kertasari dan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Jabar mengalirkan bantuannya.Bantuan tersebut diserahkan Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung, Welly Nugraha, ST, MSi, didampingi Ketua UPZ Tirta Raharja, Luthfan Jatnika.Bantuan diterima Wakil Ketua 1 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan dan Ketua Pelaksana H. Andris Fajar, Jumat 18 Oktober 2024.Menurut Welly, bantuan ini merupakan aksi solidaritas Perpamsi yang beranggotakan 25 PDAM se-Jabar."Tiap ada kejadian bencana alam seperti gempa bumi di Cianjur dan Pangandaran, maka Perpamsi akan memberikan bantuannya," kata Welly.Bantuan tersebut dikumpulkan secara rereongan atau gotong royong yang kali ini sebesar Rp 55 juta. "Kami sudah berkoordinasi dengan Pemkab Bandung dan pihak kecamatan Kertasari. Semoga dengan bantuan melalui BAZNAS Kabupaten Bandung bisa disalurkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan," katanya.Sedangkan Ustaz Jamjam menyatakan ucapan terima kasihnya kepada Perpamsi Jabar yang telah peduli dalan membantu korban gempa bumi Kecamatan Kertasari dan Pangalengan."Alhamdulillah untuk tanggap bencana selama dua Minggu lalu BAZNAS sudah menyerahkan bantuan kepada korban gempa bumi. Kami juga membuka dapur umum dibantu BAZNAS RI untuk kebutuhan makan para korban," katanya.
BERITA18/10/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Kerja sama MGMP PAI SMP dengan BAZNAS Kabupaten Bandung Makin Mesra
Kerja sama MGMP PAI SMP dengan BAZNAS Kabupaten Bandung Makin Mesra
Hubungan kerja sama antara Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) SMP Kabupaten Bandung dengan BAZNAS Kabupaten Bandung makin akrab.Hal ini ditandai dengan dukungan BAZNAS Kabupaten Bandung terhadap berbagai kegiatan yang dilaksanakan MGMP PAI SMP Kabupaten Bandung baik pertemuan rutin, pembinaan maupun Pentas PAI.Untuk musyawarah guru MGMP PAI SMP Kabupaten Bandung dilaksanakan empat kali dengan pertemuan ketiga di Gedung Oriza Sativa Dinas Pertanian, Senin 14 Oktober 2024.Acara dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi, Wakil Ketua I Ustaz H. Jamjam Erawan, dan Wakil Ketua 4 H. Sarnapi.Sedangkan pengurus MGMP PAI yang hadir di antaranya Penanggung jawab MGMP PAI SMP H. Agus Bahtiar, Ketua MGMP PAI SMP Dani Ramdani, Ketua Sub Rayon 3 Miftahuddin Jawahir, dan Ketua Sub Rayon 4 H. Ahmad Gustaman.Menurut H. Agus Bahtiar, kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung ini menjadikan kegiatan yang digelar bisa berjalan dengan lancar."Tentu guru PAI harus menjadi Uswatun hasanah khususnya agar melek teknologi informasi. MGMP PAI bisa memberikan pelatihan agar para guru tidak gaptek," ujarnya.Karena untuk menilai kinerja tiap guru bisa melalui e-kinerja sehingga tak perlu harus tatap muka antara guru dengan kepala sekolah.Sedangkan Ustaz H. Jamjam Erawan mengatakan, dengan adanya infak sertifikasi maupun impassing para guru PAI SMP sehingga bisa untuk pemberdayaan masyarakat termasuk para guru."Alhamdulillah sudah beberapa kali BAZNAS Kabupaten Bandung mendukung kegiatan MGMP PAI SMP dan akan terus meningkatkan sinerginya," katanya.
BERITA14/10/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Universitas Teknologi Digital Silaturahmi ke BAZNAS Kabupaten Bandung, Bahas Stunting dan Kemiskinan
Universitas Teknologi Digital Silaturahmi ke BAZNAS Kabupaten Bandung, Bahas Stunting dan Kemiskinan
Tim dari Universitas Teknologi Digital mengadakan silaturahmi ke kantor BAZNAS Kabupaten Bandung dan diterima Wakil Ketua 4 Bidang SDM dan Administrasi Umum, H. Sarnapi.Menurut Wardana dari Bagian Kerja sama Universitas Teknologi Digital, silaturahmi ini untuk menjalin kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi."Selain pengajaran, perguruan tinggi juga memiliki tugas untuk penelitian dan pengabdian masyarakat," katanya didampingi tim humas dan publikasi.Untuk penelitian lapangan, kata Wardana, sudah ada pembicaraan dengan dinas dan badan terkait di Pemkab Bandung mengenai pendataan kemiskinan ekstrem dan stunting."Kami juga akan mengadakan pengabdian kepada masyarakat berupa KKN tematik stunting dan kemiskinan pada November setelah Pilkada," katanya yang mengharapkan bisa ada kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung untuk ikut menangani kemiskinan dan stunting ini.Sedangkan H. Sarnapi menyambut baik upaya pihak universitas dalam ikut menangani stunting dan kemiskinan ekstrem."Data-data terbaru dari lapangan sangat membantu BAZNAS Kabupaten Bandung dalam menangani stunting dan kemiskinan ekstrem ini. Kami menunggu penjabaran lebih jauh dari program Universitas Teknologi Digital ini," katanya.
BERITA14/10/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BPJS Kesehatan Isi Pembinaan Amil dan Amilat BAZNAS Kabupaten Bandung
BPJS Kesehatan Isi Pembinaan Amil dan Amilat BAZNAS Kabupaten Bandung
Bertempat di Aula BAZNAS Kabupaten Bandung pada Jumat 11 Oktober 2024 digelar pembinaan Amil dan amilat. Pada pembinaan rutin tiap bulan ini diisi Kabag Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Soreang, Dadang Sulaeman, dan Kabag Pelayanan Ibu Tini. Pembinaan Amil dan amilat juga diisi Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi dan Waka 4 Bidang SDM dan Administrasi Umum H. Sarnapi serta Ketua pelaksana H. Andris Fajar. Menurut Yusuf Ali, pembinaan kepada Amil dan amilat ini dilakukan rutin untuk memberikan pencerahan maupun membuka wawasannya. "Selain materi BPJS Kesehatan juga sosialisasi hasil Rakornas BAZNAS yang baru diselenggarakan di Balikpapan, Kalimantan Timur," katanya. Mengenai konsep BPJS Kesehatan, Yusuf mengatakan, hampir sama dengan harapan BAZNAS yakni menghimpun dana sosial untuk saling membantu. "Niatkan ikut peserta BPJS Kesehatan untuk membantu peserta lainnya yang sedang sakit. Bukan sekadar ingin disantuni saat sakit dan dirawat di rumah sakit," katanya. Sedangkan Ibu Tini menyatakan, konsep BPJS Kesehatan adalah gotong royong dan saling membantu kepada sesama. "Tiap warga negara termasuk yang bekerja di BAZNAS diwajibkan ikut dalam program BPJS Kesehatan ini. Tentu ada sharing antara karyawan dengan badan usaha atau organisasi," katanya.***
BERITA11/10/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Kembali Salurkan Bantuan kepada 100 Warga Penerima Manfaat
BAZNAS Kabupaten Bandung Kembali Salurkan Bantuan kepada 100 Warga Penerima Manfaat
Untuk meringankan beban warga masyarakat, BAZNAS Kabupaten Bandung kembali menyalurkan bantuan untuk periode Oktober 2024.Jumlah penerima manfaat pada bulan ini sebanyak 100 orang untuk bantuan bidang pendidikan dan bidang kesehatan.Acara dihadiri Waka 2 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Abdul Rauf, Waka 4 H. Sarnapi, Kepala Kesekretariatan Adjat Abdullah Mubarok dan staf Distribusi Ade Nurdiana.Menurut H. Abdul Rauf, bantuan ini sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pengumpulan zakat, infak dan sedekah yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Bandung."Bantuan ini merupakan sebagian dari bantuan rutin tiap bulan karena BAZNAS hampir tiap hari menerima permohonan bantuan dan menyalurkannya," ujarnya.Dia menambahkan, bantuan yang diberikan BAZNAS ada dua yakni bersifat konsumtif dan produktif berupa pemberdayaan ekonomi."BAZNAS memiliki garapan pemberdayaan ekonomi seperti Zmart, Zkopi, Zchicken maupun bentuk usaha lainnya," ujarnya.Selain itu, pemberian modal untuk menambah usaha khususnya bagi usaha mikro dan kecil.Sedangkan H. Sarnapi mengatakan, pada penyaluran kali ini lebih banyak bersifat konsumtif yakni membantu bidang kesehatan dan pendidikan."Kalau untuk kesehatan rata-rata membayar tunggakan iuran BPJS Kesehatan maupun tunggakan biaya perawatan di rumah sakit," katanya.
BERITA09/10/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat