WhatsApp Icon
Kemensos Melalui Sentra Abiyoso Gelar Khitanan Massal di Kabupaten Bandung, Sasar 104 Anak Prasejahtera

SOREANG, 13 MEI 2026 – Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Abiyoso Cimahi menggelar aksi sosial khitanan massal dan cek kesehatan bagi warga Kabupaten Bandung. Acara yang merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor ini diselenggarakan di Gedung Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) Dinas Sosial Kabupaten Bandung pada Rabu (13/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh sejumlah pimpinan daerah dan instansi terkait, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu, Kepala Sentra Abiyoso Cimahi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung, Wakil Ketua (Waka) 2 Baznas Kabupaten Bandung H. Abdul Rouf, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung.

Sebanyak 104 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Bandung terdaftar sebagai peserta khitanan massal. Selain khitanan, panitia juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis yang diikuti oleh 9 orang warga sekitar.

Kepala Sentra Abiyoso menegaskan bahwa program ini merupakan implementasi dari program ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial) untuk membantu keluarga prasejahtera dalam memenuhi hak kesehatan anak. Sinergi ini semakin kuat dengan hadirnya Baznas Kabupaten Bandung yang turut memberikan kontribusi nyata.

Waka 2 Baznas Kabupaten Bandung menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan ini dengan menyalurkan santunan tunai kepada seluruh peserta khitanan. Dukungan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pasca-khitan bagi keluarga peserta.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung yang hadir memantau jalannya acara memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi antara pemerintah pusat melalui Kemensos, pemerintah daerah, dan lembaga zakat. Menurutnya, penggunaan fasilitas SLRT Dinsos sebagai lokasi acara sangat tepat untuk menjangkau masyarakat yang memang membutuhkan pelayanan cepat dan tepat sasaran.

Acara berlangsung khidmat dan lancar, dengan para peserta mendapatkan paket bantuan nutrisi serta pakaian ibadah dari Sentra Abiyoso sebagai pelengkap kebahagiaan mereka di hari tersebut.***

13/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Dorong Optimalisasi ZIS Sektor Pariwisata di Rancabali

RANCABALI, 13 MEI 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bersama para pelaku usaha pariwisata di wilayah Kecamatan Rancabali pada Rabu 13 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan serta dihadiri langsung oleh Camat Rancabali Panpan Rispan, perwakilan dari Disparekraf, unsur Forkopimcam, dan Ketua UPZ Kecamatan Rancabali.

Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini mengundang sekitar 32 pemilik usaha pariwisata yang berada di wilayah Rancabali.

Dalam sambutannya Camat Rancabali, Panpan Rispan menyampaikan bahwa kehadiran dan manfaat BAZNAS Kabupaten Bandung telah dirasakan langsung oleh masyarakat di wilayahnya.

“BAZNAS sudah terasa oleh warga Rancabali. Tempo hari ada musibah 12 orang karena gas meledak, saya koordinasi dengan Kasi Sosbud,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa BAZNAS juga turut membantu masyarakat yang mengalami kendala dalam akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang belum memiliki BPJS.

“Bagi mereka yang tak punya BPJS bisa ter-cover oleh BAZNAS. Alhamdulillah tiga orang bisa dibantu,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia berharap dampak dan manfaat program BAZNAS dapat terus diperluas, termasuk dalam mendukung sektor pariwisata di Rancabali.

“Ke depannya semoga dampak BAZNAS bisa terasa lebih banyak, terutama di bidang pariwisata,” katanya.

Menurutnya, pengelolaan zakat yang terorganisir melalui BAZNAS menjadi langkah penting agar penyalurannya berjalan tertib dan sesuai aturan.

“Ini semua diwadahi oleh BAZNAS supaya lebih tertib lagi penyaluran hasil zakatnya. Kalau tidak ada regulasi, masuknya ke pungutan liar,” tegasnya.

Ia pun berharap para pengelola wisata dapat menindaklanjuti hasil kegiatan tersebut dan mulai membangun kolaborasi bersama BAZNAS Kabupaten Bandung.

“Saya harapkan pihak pengelola melaporkan kegiatan ini dan ditunggu responnya seperti apa. Dari kita, oleh kita dan untuk kita,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, menekankan bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya memiliki nilai sosial, tetapi juga nilai spiritual yang membawa keberkahan.

“Ada nilai spiritual dari zakat, infak, sedekah, maka akan melahirkan keberkahan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pengelolaan ZIS menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menjaga kebermanfaatan harta sekaligus membantu masyarakat.

“Untuk menyelamatkan harta, warga dan negara. Ada upaya dan ikhtiar untuk membangun keberkahan ini,” jelasnya.

Menurutnya, sektor usaha wisata juga akan memperoleh dampak positif apabila nilai-nilai keberkahan diterapkan dalam aktivitas usaha.

“Usaha wisata akan semakin berkah. Keberkahan itu membawa manfaat bagi banyak orang,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan bahwa masyarakat tetap dapat berinfak meskipun belum mencapai nisab zakat.

“Kalau tidak mencapai nisab, maka berinfak sesuai keinginan. Asal ada kemauan dan kesungguhan, Allah akan membantu dan menolong kita,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap kesadaran para pelaku usaha wisata terhadap pentingnya zakat, infak, dan sedekah semakin meningkat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kabupaten Bandung.***

13/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Audiensi dengan RSUD Otista, Dorong Optimalisasi ZIS untuk Manfaat Umat

SOREANG, 5 MEI 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung melaksanakan audiensi dengan RSUD Otista dalam rangka mendorong optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta peningkatan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan audiensi tersebut berlangsung pada Selasa 5 Mei 2026 dan dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, yang diterima langsung oleh Direktur Utama RSUD Otista, dr. Hj. Yuli Irnawaty Mosjasari.

Dalam kesempatan tersebut, H. Jamjam Erawan menyampaikan bahwa potensi penghimpunan ZIS di lingkungan RSUD, khususnya dari tenaga medis seperti dokter spesialis, masih belum optimal.

“Zakat, infak, sedekah, terutama dari dokter-dokter spesialis masih belum maksimal,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa optimalisasi penghimpunan ZIS di lingkungan RSUD tidak hanya berdampak pada peningkatan dana yang terhimpun, tetapi juga akan kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk dalam mendukung kebutuhan layanan kesehatan.

“Nantinya, ZIS ini juga akan kembali lagi dipakai untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peningkatan penghimpunan secara terukur agar manfaat yang diberikan dapat dirasakan lebih luas.

“Saya butuh angka, untuk memberi manfaat bagi banyak orang,” tegasnya.

Dalam audiensi tersebut juga disampaikan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama dalam program pendistribusian BAZNAS Kabupaten Bandung, yang diwujudkan melalui program Bandung Sehat.

Diketahui program Bandung Sehat selama ini berperan dalam membantu masyarakat, khususnya dalam penanganan tunggakan BPJS Kesehatan, serta berbagai kebutuhan kesehatan lainnya.

Selain Bandung Sehat, BAZNAS Kabupaten Bandung juga memiliki program unggulan lain, yaitu Bandung Cerdas, Bandung Berdaya Saing, Bandung Peduli, dan Bandung Religius, yang menyasar berbagai aspek kehidupan masyarakat.

 

Melalui audiensi ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bandung dan RSUD Otista dapat semakin diperkuat, sehingga potensi ZIS dapat dioptimalkan dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.***

05/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Siraman Rohani Pemkab Bandung Mei 2026 Digelar, Bupati Tekankan Peningkatan Keimanan dan Pelayanan

SOREANG, 4 MEI 2026 — Pemerintah Kabupaten Bandung kembali menggelar kegiatan siraman rohani bulan Mei 2026 yang berlangsung pada Senin 4 Mei 2026 di Gedung Moh. Toha, Soreang.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna, serta diikuti oleh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

Dalam sambutannya, Bupati Bandung menyampaikan bahwa kegiatan siraman rohani rutin dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual pegawai, sekaligus untuk meminimalisir berbagai persoalan dalam pelaksanaan tugas.

“BKPSDM selalu melakukan kegiatan siraman rohani, dalam rangka upaya memberikan perhatian dan meminimalisir persoalan-persoalan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan spiritual, terlebih menjelang datangnya bulan Zulhijah.

“Sehat bukan secara fisik saja, tetapi keimanan kita adanya peningkatan. Sebentar lagi kita memasuki Zulhijah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh ASN untuk kembali pada nilai-nilai dasar dalam menjalankan tugas, serta menghindari sikap ambisius yang dapat mengarah pada tindakan yang tidak benar.

“Mari kita kembali kepada jati diri kita masing-masing. Jangan terlalu ambisi, menghalalkan segala cara. Mari kita tingkatkan pelayanan, keimanan dan ketakwaan untuk bekal akhirat,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, turut disampaikan laporan pengelolaan BAZNAS Kabupaten Bandung bulan April oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan

Ia mengungkapkan bahwa pada bulan April 2026, penghimpunan dan pendistribusian mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya.

“Alhamdulillah pada bulan April kita mengalami peningkatan. Untuk pendistribusian ada bantuan-bantuan kepada pendidikan, termasuk di dalamnya BPJS kesehatan,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BAZNAS Kabupaten Bandung.

“Sebagai bentuk pertanggungjawaban, perlu kami sampaikan juga penerimaan dari bapak dan ibu. Kami ucapkan terima kasih banyak atas kepercayaan, amanah dan titipannya,” tambahnya.

Kegiatan siraman rohani ini diharapkan dapat terus memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung, sekaligus meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.***

04/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pelatihan dan Pengukuhan Relawan BTB di Gunung Puntang

CIMAUNG, 1 MEI 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan pelatihan dan pengukuhan Relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang bertempat di Bumi Perkemahan Gunung Puntang, Kabupaten Bandung.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, mulai Jumat 1 Mei 2026 hingga Sabtu, sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan dan kapasitas relawan dalam menghadapi situasi kebencanaan di wilayah Kabupaten Bandung.

Pembukaan kegiatan secara simbolis dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, serta Wakil Ketua II BAZNAS Jawa Barat, Zaki Hilmi.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur terkait, di antaranya Kepala LAB BAZNAS Jawa Barat, Komandan BTB Jawa Barat, Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Bandung, Ketua Bagian Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Bandung, Komandan BTB Kabupaten Bandung, serta Ketua UPZ Kecamatan Cimaung.

Sebanyak 30 peserta tercatat mengikuti kegiatan ini berdasarkan daftar hadir, dengan tambahan 10 peserta lainnya yang menyusul sehingga total keseluruhan mencapai 40 orang relawan yang akan mengikuti rangkaian pelatihan dan pengukuhan.

Para peserta merupakan relawan terpilih yang sebelumnya telah melalui proses seleksi, mulai dari tahap administratif hingga wawancara, yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bandung.

Kegiatan pelatihan ini dirancang untuk membekali para relawan dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan bencana, sekaligus memperkuat koordinasi dan kesiapan tim di lapangan.

Selain itu, pengukuhan relawan menjadi momentum penting dalam menegaskan komitmen para peserta untuk terlibat aktif dalam kegiatan kemanusiaan, khususnya dalam penanganan bencana yang membutuhkan respon cepat, terkoordinasi, dan profesional.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap kehadiran Relawan BTB dapat semakin optimal dalam membantu masyarakat terdampak bencana, serta menjadi garda terdepan dalam misi kemanusiaan di wilayah Kabupaten Bandung.***

01/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung

Berita Terbaru

Kumpulkan Donasi Buat Pembangunan Kembali Palestina, BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Safari Ramadhan 1446 H
Kumpulkan Donasi Buat Pembangunan Kembali Palestina, BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Safari Ramadhan 1446 H
Seperti tahun sebelumnya, BAZNAS Kabupaten Bandung terlibat aktif dalam menghimpun donasi buat kaum Muslimin di Palestina khususnya Gaza. Pada Ramadhan tahun ini kembali BAZNAS kabupaten Bandung menggelar Safari Ramadhan bertajuk "Membasuh Luka Palestina". Safari Ramadhan ini menghadirkan penceramah asal Palestina yakni Syekh Ali Issa Moussa bekerja sama dengan BAZNAS RI dan BAZNAS Jabar. Menurut penanggung jawab Safari Ramadhan, Ustaz Dudin, acara dari Selasa sampai Jumat, 11-14 Maret 2025, di enam lokasi Kabupaten Bandung. "Diawali pada Selasa pukul 09.00 di Masjid Nurul Ansor Jln. Mahmud Rahayu, Marga Asih, dilanjutkan pukul 19.30 di Masjid Al Kahfi Bunut, Desa Marga Hurip, Kecamatan Banjaran," katanya. Sedangkan pada Rabu pukul 08.00 di SMK Marhas Margahayu dan pukul 19.30 akan berceramah di Masjid al Ukhuwah, Cikambuy Hilir, Katapang. "Syekh Ali akan menyampaikan perkembangan terakhir di Palestina sekaligus menumbuhkan rasa solidaritas dan ukhuwah islamiah kepada Muslimin Indonesia kepada saudaranya di Gaza," ucapnya. Sedangkan pada Kamis pukul 09.00 bertempat di Masjid Al Akbar Jln. Patrol Raya No 11 Baleendah dan pukul 19.30 di Masjid Al Amanah Rancamanyar. "Pada hari terakhir yakni Jumat pukul 08.00 Syekh Ali akan mendatangi SDIT Mukmin Kreatif," katanya.***
BERITA11/03/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Serahkan Paket Yatim Bahagia di Tarawih Keliling Bupati Kang DS
BAZNAS Kabupaten Bandung Serahkan Paket Yatim Bahagia di Tarawih Keliling Bupati Kang DS
BAZNAS Kabupaten Bandung menyerahkan 80 paket Yatim Bahagia saat tarawih keliling Bupati Bandung HM Dadang Supriatna atau Kang DS ke komplek Pesantren Persis di Desa Cangkuang Wetan, Dayeuhkolot. Penyerahan paket ini merupakan kedua kalinya setelah pada Senin 3 Maret 2025 di Pesantren Al Ittifaq Rancabali. Bupati yang energik ini mengaku memiliki memori baik tersendiri kepada pesantren khususnya Pengasuhnya yakni Ustaz Asmiri. Acara dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Detty, Asisten Pemkesra H. Ruli Hadiana, Sekda H. Cahra Amiyana, Kepala Polresta Bandung Kombes Pol. Aldi, Komandan Kodim Kabupaten Bandung, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi, Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi, Camat Dayeuhkolot, dan para pejabat lainnya. Mengenai santunan anak yatim, Kang DS menyatakan pada tarling dapil 2 diberikan kepada 80 anak. "Alhamdulillah kegiatan ini selalu didukung oleh BAZNAS Kabupaten Bandung yang mengumpulkan zakat infak dan sedekah (ZIS) dari para ASN serta kaum Muslimin di Kabupaten Bandung," katanya. Pada tahun kemarin BAZNAS Kabupaten Bandung berhasil mengumpulkan Rp12 miliar.. "Saya ingin meluruskan informasi yang salah saat Pilkada kemarin karena ada isu saya memotong gaji para ASN Rp100.000 per orang. Padahal isu ini gak benar sama sekali," katanya. Adapun instruksi membayar zakat dan infak bagi ASN ke BAZNAS Kabupaten Bandung disesuaikan dengan kemampuan penghasilan yang diperolehnya. "Silakan membayar zakat ke BAZNAS Kabupaten Bandung kalau jumlah penghasilan per bulannya Rp7 juta per bulan," katanya.***
BERITA08/03/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
PD PONTREN Kemenag Kabupaten Bandung Menguatkan Sinergi dengan BAZNAS Kabupaten Bandung
PD PONTREN Kemenag Kabupaten Bandung Menguatkan Sinergi dengan BAZNAS Kabupaten Bandung
PD Pontren Kemenag Kabupaten Bandung untuk pertama kalinya menyelenggarakan silaturahim secara terintegrasi dengan Organisasi Mitra seperti BKPRMI, Forum Pondok Pesantren, dan Ormit lainnya, serta khusus dengan BAZNAS Kabupaten Bandung. Demikian sambutan Kepala Seksi PD Pontren Kemenag Kabupaten Bandung, H. Agus Salman, MAg, pada acara Silaturahim dan Rakerda PD Pontren Kemenag Kabupaten Bandung di Aula Hotel Cipaganti 1 Cipanas Garut, Selasa, 25 Februari 2025. Menurut alumni S2 UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini, Forum ini Forum evaluasi PD Pontren dan stekholdernya ada di Kabupaten sekaligus menyusun program satu tahun ke depan sehingga kehadiran kita dapat terasa oleh ummat. Kepala Kemenag Kabupaten Bandung, Bapak Dr. KH. Cece Hidayat, MSi dalam sambutannya menerangkan bahwa sinergitas kemenag dengan Pemkab Bandung, Forum Pondok Pesantren, BKPRMI dan pihak lainnya harus menjadi bagian dari gerakan kita sehingga eksistensinya dapat muncul ke permukaan dan dapat memberikan manfaat untuk ummat. Padahal faktanya kita sudah banyak berbuat dan selalu diperhitungkan oleh beberapa pihak. Karenanya ke depannya kita harus bisa Power Sharing dengan mereka untuk kemajuan lembaga masing-masing dan warga Kabupaten Bandung. Sementara Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Drs. H. Jamjam Erawan, MAP menerangkan bahwa BAZNAS Kabupaten Bandung merupakan tempat ibadah maliyah kaum muslimin untuk mebersikan harta dan jiwa para muzakki, serta pulau harapan bagi para mustahik. Sesuai UU No 23 tahun 2011. Secara faktual, kata Ustadz Jamjam Erawan, kehadiran BAZNAS telah banyak memberikan manfaat dan mashlahat bagi warga khususnya warga Kabupaten Bandung; pada tahun 2024 ada 20.220 penerima manfaat melalui program Bandung Religius. Ada 8.640 penerima manfaat melalui program Bandung Cerdas. Ada 19.407 penerima manfaat melalui program Bandung Sehat. Ada 21.354 penerima manfaat melalui program Bandung Peduli dan ada 429 penerima manfaat melalui program Bandung Berdaya Saing. Belum lagi lebih dari 500 rumah rusak ringan dan lebih dari 50 tempat ibadah yang telah menerima bantuan manfaat dari BAZNAS bagi saudara kita yang terkena dampak gempa di Kertasari dan Pangalengan yang merupakan bentuk kepedulian dari ASN Kabupaten Bandung melalui KORPRI Kabupaten Bandung yang diamanahkan ke BAZNAS Kabupaten Bandung. Mari kita tingkatkan sinergi antara BAZNAS, Kemenag dan lembaga lainnya untuk beribadah maliyah kita kepada Allah sekaligus mewujudkan solidaritas sosial kita melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. Kasi Zakat dan Wakaf Kemenag Kabupaten Bandung, Ibu Hj. Nana Rostiana, MAg mengajak organisasi mitra dari PD Pontren kemenag Kabupaten Bandung untuk meningkatkan kesadaran berzakat, infaq dan sedekah melalui UPZ Kemenag Kabupaten yang nantinya diserahkan ke BAZNAS Kabupaten Bandung untuk didistribusikam di lingkungan organisasi mitra PD Pontren Kemenag Kabupaten Bandung.***
BERITA27/02/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Warga Berdatangan ke Baksos Kesehatan Gratis BAZNAS Jabar dan BAZNAS Kabupaten Bandung
Warga Berdatangan ke Baksos Kesehatan Gratis BAZNAS Jabar dan BAZNAS Kabupaten Bandung
Warga masyarakat berbondong-bondong mendatangi kantor BAZNAS Kabupaten Bandung Jln. Terusan Alfathu Soreang, Senin 24 Februari 2025. Pasalnya BAZNAS Jabar menggandeng BAZNAS Kabupaten Bandung dan BJB menggelar pemeriksaan kesehatan gratis untuk warga yang membutuhkan. Sebanyak 75 orang memanfaatkan kesempatan terbaik ini untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis. "Sekaligus warga juga mendapatkan obat-obatan yang sesuai dengan hasil pemeriksaan," kata Wakil Ketua 2 BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rauf. Acara yang dihadiri juga wakil ketua 4 H. Sarnapi dan Amil/amilat BAZNAS Jabar dan BAZNAS Kabupaten Bandung. Menurut Ny. Lasmini (55), warga asal Desa Pamekaran, Kecamatan Soreang, dirinya ingin memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis ini. "Karena ibu memiliki riwayat penyakit darah tinggi alias darting sehingga perlu kontrol rutin," katanya. Setelah diperiksa oleh tim dokter ternyata memang Ny. Lasmini memiliki darah tinggi sampai 180. "Ya Ibu sering darahnya naik drastis sehingga harus hati-hati agar tak terjadi hal-hal tak diinginkan," ucapnya.***
BERITA24/02/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Buka Program Bersedekah dengan Minyak Jelantah (Bersemilah)
BAZNAS Kabupaten Bandung Buka Program Bersedekah dengan Minyak Jelantah (Bersemilah)
Punya minyak jelantah? Daripada mubazir malah bisa mengotori lingkungan, maka bisa diserahkan ke BAZNAS Kabupaten Bandung yang menggandeng Nouveleum menggencarkan program daur ulang limbah minyak jelantah. Program bertajuk Bersedekah Minyak Jelantah (Bersemilah) ini agar minyak jelantah tak menjadi limbah yang mencemari lingkungan. "Minyak jelantah termasuk limbah B3 atau Bahan Beracun dan Berbahaya sehingga BAZNAS tergerak untuk menangani limbah ini," kata penanggung jawab Bersemilah, Muhammad Yusuf, saat sosialisasi program kepada para para kepala MI dan siswa MI Al Halim, Rabu 19 Februari 2025. BAZNAS Kabupaten Bandung sudah mendapatkan alat otomatis untuk penampungan limbah yang ditempatkan di kantornya Jln. Terusan Al Fathu Soreang. "Jadi alat ini bisa membedakan antara minyak dan air serta menghitung uang yang akan diterima penyetor minyak jelantah," ujarnya. Setiap liter minyak jelantah dengan kondisi apa pun akan dihargai dengan sejumlah uang apabila disetorkan langsung ke BAZNAS Kabupaten Bandung. Bisa juga dengan ikhlas menyerahkan minyak jelantah dengan niat infak atau sedekah yang hasilnya akan diserahkan kepada masyarakat kurang mampu. "Diharapkan dengan sosialisasi masif ke sekolah dan madrasah bisa menimbulkan kesadaran para guru dan siswa untuk ikut program ini," katanya. Selain itu, pihak sekolah dan madrasah juga mendapatkan pemasukan untuk membantu operasional lembaganya sehingga tak hanya mengandalkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS). "Lembaga pendidikan bisa mengumpulkan minyak jelantah dari siswa dan orangtuanya atau para pedagang sekeliling sekolah," katanya.***
BERITA20/02/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Isi Talkshow di Radio Kandaga FM Soal Program Ramadhan
BAZNAS Kabupaten Bandung Isi Talkshow di Radio Kandaga FM Soal Program Ramadhan
Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi mengisi talkshow rutin bulanan di Radio Kandaga FM 100,8 FM. Acara pada Selasa 18 Februari 2025 dipandu penyiar Kandaga FM, Ibu Asri, bertempat di Studio Komplek Pemkab Bandung. Dalam talk show tersebut, H. Sarnapi memaparkan makna di balik tema program Ramadhan yakni cahaya bagi Muzakki maupun Mustahik. "Jadi menyisihkan sebagian harta kita bisa menjadi cahaya bagi penbayar zakat atau Muzakki maupun bagi penerimanya atau Mustahik," katanya. Lebih jauh H. Sarnapi memaparkan berbagai program selama Ramadhan yang bisa diakses baik Muzakki maupun Mustahik. "BAZNAS Kabupaten Bandung membuat program paket yatim bahagia, bekal berkah ibadah, kado hari raya bagi dhuafa, dan paket belanja hari raya bagi yatim," katanya. Program lainnya adalah paket sahur dan berbuka puasa, paket THR ustaz dan ustazah, paket zakat fitrah, paket berkah ojek online, dan mudik gratis. "Untuk WA center informasi program Ramadhan bisa hubungi 081313801786. Sedangkan bagi muslimin yang akan ikut berdonasi bisa ke website kabbandung.baznas.go.id atau rekening BSI No 76-555-555-81an BAZNAS Kabupaten Bandung," katanya.***
BERITA18/02/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Ajak Sekolah Swasta Bentuk UPZ
BAZNAS Kabupaten Bandung Ajak Sekolah Swasta Bentuk UPZ
Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi mengajak para kepala SD swasta di Kabupaten Bandung untuk menggali potensi zakat, infak dan sedekah (ZIS) di lembaganya masing-masing. Ajakan ini disampaikan dalam pembinaan para kepala SD swasta di Hotel Gumilang Regency, Ledeng, Kota Bandung, Rabu 12 Februari 2025. Untuk diketahui, Acara dihadiri Kepala Disdik Kabupaten Bandung H. Enjang Wahyudi, Kasi SD Disdik Kabupaten Bandung Amim Meriatna Subhan, dan Ketua Forum SD Swasta H. Andris. Lebih jauh H. Sarnapi mengatakan, sesuai dengan asal katanya, maka zakat sebenarnya lebih bermanfaat bagi para pembayarnya. "Zakat itu bermakna berkah, berlipat ganda, dan membersihkan harta kita. Kalau ingin seperti itu, maka berzakatlah minimal infak," ujarnya. Penggalian ZIS ini sangat bermanfaat juga buat lembaga pendidikan karena bisa membantu pihak sekolah maupun para guru. "Caranya dengan membentuk Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) dengan SK dari ketua BAZNAS Kabupaten Bandung. Pembentukan UPZ ini sangat mudah karena kepengurusan bisa tiga orang yakni ketua, sekretaris dan bendahara," ucapnya. Dengan adanya UPZ ini bisa menghindarkan diri dari istilah pungli atau pungutan liar karena pengumpulan infak dipayungi lembaga resmi.***
BERITA14/02/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Kemenag Kabupaten Bandung Menguatkan Sinergitas Pengelolaan ZIS Bersama BAZNAS
Kemenag Kabupaten Bandung Menguatkan Sinergitas Pengelolaan ZIS Bersama BAZNAS
BAZNAS merupakan lembaga resmi pemerintah non struktural untuk mengelola zakat, infaq dan shadaqah di Indonesia. Karenanya kami dari Kemenag menjadikan BAZNAS ini sebagai Bapaknya UPZ di Kementrian Agama di Kabupaten Bandung. Demikian pernyataan Ibu Hj. Nana Rostiana, M.Ag. dalam acara Pembinaan Pegawai dan Stekholder Kemenag Kabupaten Bandung, Rabu, 12 Pebruari 2025 di Gedung Ormas Kabupaten Bandung. Di hadapan 500 lebih pegawai Kemenag Kabupaten Bandung, Ibu Nana biasa dipanggil, mengajak pegawai dan stekholder Kemenag Kabupaten Bandung untuk meningkatkan kesadaran berzakat, infaq dan sedekah melalui UPZ Kemenag Kabupaten yang nantinya diserahkan ke BAZNAS Kabupaten Bandung. Kepala Kemenag Kabupaten Bandung, Bapak Dr. KH. Cece Hidayat, MSi dalam sambutannya menerangkan bahwa BAZNAS merupakan produk UU RI yang menguatkan dan meneguhkan kita untuk mengelola ZIS secara masif untuk kaum muslimin. Karenanya pegawai dan stekholder Kemenag berkewajiban untuk mensosialisasikan secara sistemik kepada ummat dan disinergikan dengan BAZNAS Kabupaten Bandung. Saya sebagai Kepala Kemenag Kabupaten Bandung yang sekaligus Dewan Pengawas BAZNAS Kabupaten Bandung melihat kesungguhan, kekompakkan dan integritas para pimpinan dan amilin BAZNAS Kabupaten Bandung terlihat nyata. Salah satu indikatornya adalah trust atau kepercayaan dari masyarakat sehingga terus meningkat dalam penghimpunan dan pendistribusian kepada para penerima manfaat yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Bandung dengan prinsip aman syar'i, aman regulasi dan aman NKRI. Sementara Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Drs. H. Jamjam Erawan, MAP berterima kasih kepada pimpinan dan pegawai Kemenag yang telah bersinergi dengan BAZNAS dalam pengelolaan ZIS di lingkungan Kemenag Kabupaten Bandung. "Karena BAZNAS ini tempat ibadah maliyah kaum muslimin untuk mebersikan harta dan jiwa para muzakki, serta pulau harapan bagi para mustahik. Secara faktual, kata Ustadz Jamjam Erawan, kehadiran BAZNAS telah banyak memberikan manfaat dan mashlahat bagi warga khususnya warga Kabupaten Bandung. Pada tahun 2024 ada 20.220 penerima manfaat melalui program Bandung Religius. Ada 8.640 penerima manfaat melalui program Bandung Cerdas. Ada 19.407 penerima manfaat melalui program Bandung Sehat. Ada 21.354 penerima manfaat melalui program Bandung Peduli dan ada 429 penerima manfaat melalui program Bandung Berdaya Saing. Belum lagi lebih dari 500 rumah rusak ringan dan lebih dari 50 tempat ibadah yang telah menerima bantuan manfaat dari BAZNAS bagi saudara kita yang terkena dampak gempa di Kertasari dan Pangalengan yang merupakan bentuk kepedulian dari ASN Kabupaten Bandung melalui KORPRI Kabupaten Bandung yang diamanahkan ke BAZNAS Kabupaten Bandung. Mari kita tingkatkan sinergi antara BAZNAS, Kemenag dan lembaga lainnya untuk beribadah maliyah kita kepada Allah sekaligus mewujudkan solidaritas sosial kita melalui BAZNAS Kabupaten Bandung.***
BERITA13/02/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Roadshow BAZNAS di Lingkungan Kemenag Kab. Bandung Berlanjut
Roadshow BAZNAS di Lingkungan Kemenag Kab. Bandung Berlanjut
Pembinaan ASN, non-ASN dan PPPK Kementerian Agama Kab. Bandung dalam rangka optimalisasi zakat profesi dan infak sedekah terus berlanjut. Pada Senin 10 Februari 2025 Ketua BAZNAS Kab. Bandung menghadiri langsung acara roadshow yang diinisiasi oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kemenag Kab. Bandung. Ketua BAZNAS Kab. Bandung, H. Yusuf Ali Tantowi dalam kesempatan tersebut menjelaskan sekilas mengenai zakat profesi. "Ini bukan pemotongan, tapi penyelamatan," katanya. "Kami berupaya untuk memastikan zakat, infak sedekah yang diterima didistribusikan dengan baik," sambungnya. Mengenai zakat profesi, dirinya menyebut ada beberapa perbedaan pendapat ulama. "Zakat profesi adalah zakat yang dikeluarkan dari pekerjaan," ucapnya. "Harta bapak/ibu adalah harta yang sudah dikeluarkan untuk zakat, infak sedekah," tuturnya. Senada dengan itu, Kepala Kantor Kemenag Kab. Bandung H. Cece Hidayat mengungkap masih sedikit ASN Kabupaten Bandung yang menunaikan zakatnya. "ASN yang membayar zakat di Kab. Bandung tidak sampai setengahnya," ucapnya. "Oleh karena itu saya minta dukungan semuanya, mengikhlaskan," sambungnya. "Diselamatkan hartanya, supaya gajinya dibersihkan," pungkasnya.***
BERITA10/02/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Terima Silaturahmi BAZNAS Kota Gorontalo
BAZNAS Kabupaten Bandung Terima Silaturahmi BAZNAS Kota Gorontalo
BAZNAS Kabupaten Bandung menerima kunjungan silaturahmi dari BAZNAS Kota Gorontalo, Senin 10 Februari 2025. Pimpinan BAZNAS Kota Gorontalo yang hadir adalah Ketua Mohammad Husain Rauf, Wakil Ketua II Riton Ma'ruf, Wakil Ketua III H. Mansyur Ronosumitro, dan dua pelaksana Bidang distribusi yakni Saleh Zakaria dan Norma Ningsih Bungi. Sedangkan dari BAZNAS Kabupaten Bandung dihadiri Wakil Ketua III H. Dudi Abdul Hadi dan Waka IV H. Sarnapi. Hadir juga Kabag Bidang PKP Adjat Abdullah Mubarok, Kabag SAU Hendra, dan Kepala Kantor H. Kasmita. Menurut Mohammad Husain, silaturahmi ini untuk mendapatkan pengalaman dan pengetahuan pengelolaan zakat, infak dan sedekah (ZIS). "Kami melihat BAZNAS Kabupaten Bandung memiliki kelebihan sehingga dalam pengumpulan dan pendistribusian juga termasuk baik," katanya. Menanggapi hal itu, H. Sarnapi menyatakan, BAZNAS Kabupaten Bandung terus melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi pengumpulan ZIS. "Intensifikasi dengan dibekali Instruksi Bupati kepada para ASN agar membayar zakat bukan hanya dari gaji melainkan juga tunjangan kinerjanya," ujarnya. Sedangkan ekstensifikasi dengan menggali potensi yang selama ini belum optimal khususnya dari para guru, perusahaan dan instansi vertikal. "Alhamdulillah dengan berbagai terobosan pada tahun 2024 bisa mencapai target pengumpulan sebesar Rp12 miliar dan tahun 2025 target dinaikkan menjadi Rp17 miliar," katanya.
BERITA10/02/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Kadisdik Kabupaten Bandung Komit Tunaikan ZIS ke BAZNAS Kab. Bandung
Kadisdik Kabupaten Bandung Komit Tunaikan ZIS ke BAZNAS Kab. Bandung
Kepala Sekolah merupakan sosok yang sangat strategis untuk menyampaikan pesan kepada guru, murid dan seluruh stekholder untuk sukses kegiatan belajar dan mengajar hingga juga program strategis lainnya. Termasuk program Zakat, Infak Sedekah di lingkungan sekolah untuk kebersihan harta para muzakki yang dapat membantu kelancaran belajar para mustahik, bisa murid, guru, penjaga sekolah ataupun fasiltas sekolah itu sendiri yang dapat membuat nyaman proses belajar mengajarnya. Hanya program ZIS tersebut harus disampaikan kepada lembaga resmi yang dilindungi oleh negara seperti BAZNAS Kabupaten Bandung. Pernyataan itu disampaikan oleh Drs. H. Jamjam Erawan, MAP; Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung dihadapan para Kepala Sekolah SD Kabupaten Bandung di Hotel Gumilang Lembang Bandung Barat, Senin, 10 Februari 2025.Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung; Bapak H. Enjang Wahyudin, SAP, MIP didampingi Kabid SD; A. Dian Dihanudin, S.Kom, MAk dan pejabat Disdik lainnya Bapak H. Amin Meriatna S, SPd, MPd.I Kepala Seksi Pembinaan & Pengembangan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung. Badan Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nasional, Kata Ustadz Jamjam; biasa disingkat dengan BAZNAS merupakan Lembaga Pemerintah Non Struktural yang dilindungi oleh UU No 23 Tahun 2011 yang bertugas untuk menghimpun, mendistribusikan, melaporkan dan mempertanggung jawabkan pelaksanaan pengelolaan zakat dengan memegang prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi dan Aman NKRI. Secara faktual, kehadiran BAZNAS dipastikan banyak memberikan manfaat bagi muzakki, mustahiq dan penegakkan syari’at Islam. Bagi muzakki sebagai tempat ibadah Maliyah yang sistemik, adil dan akuntable sebagai tanda Syukur atas rizki yang dianugerahkan Allah yang berfungsi sebagai pembersih harta dan jiwa. "Bagi mustahik merupakan pulau harapan yang bisa menjadi salah satu solusi problema hidup yang dihadapinya," katanya "Serta dengan menunaikan zakat ke BAZNAS hakikatnya sedang menegakkan hukum Allah yang difasilitasi oleh negara sebagai implementasi dari pengamalan Pancasila, terutama sila pertama," tuturnya. Alhamdulillah, Dinas Pendidikan merupakan salah satu OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Kepala Dinasnya, Bapak H. Enjang Wahyudin, ASP, MSi telah membantu BAZNAS untuk menindaklanjuti Intruksi Bupati Bandung No 1 Tahun 2024.Dinas Pendidikan melakukan sosialisasi ZIS dan membentuk Unit Pengumpul Zakat Disdik secara teresendiri, yang memiliki peranan strategis untuk berkolaborasi dengan BAZNAS guna sukses pengumpulan dan pendistribusian ZIS melalui BAZNAS yang akan banyak membawa manfaat bagi dunia pendidikan khususnya di Kabupaten Bandung. Bagi saya; Kata Kadisdik Kabupaten Bandung membayar zakat, infaq dan sedekah ke BAZNAS Kabupaten Bandung karena BAZNAS merupakan lembaga resmi pemerintah untuk mengelola ZIS di Kabupaten Bandung sesuai dengan UU No 23 tahun 2011 dan Intruksi Bupati Bandung No 1 Tahun 2024 serta perintah Allah dalam Quran dan Assunah bagi orang muslim yang ada di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung.***
BERITA10/02/2025 | Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Tetapkan Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah 1446 H
BAZNAS Kabupaten Tetapkan Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah 1446 H
BAZNAS Kabupaten Bandung, Kemenag, MUI dan ormas-ormas Islam akhirnya menetapkan besaran zakat fitrah 2,7 Kg atau bila diuangkan Rp38.000 per orang. Kaum Muslimin yang membayar zakat fitrah juga diimbau untuk memberikan infak Rp2.000 per orang. Sedangkan nilai fidyah bagi Muslimin yang tak mampu berpuasa sebesar Rp45.000 per orang tiap harinya. Menurut perwakilan Dinas Perdagangan dn Industri Kabupaten Bandung, Hj. Susi, nilai zakat fitrah berdasarkan data harga beras rata-rata pada Selasa 4 Februari 2025. "Harga beras di 9 pasar di Kabupaten Bandung untuk Beras premium Rp15.000/kg, Beras medium Rp12.800/kg dan IR 64 Rp13.700/kg," katanya. Per tanggal 4 Februari 2025 harga beras di Kabupaten Bandung cukup stabil dan stok juga aman. "Kalau pun ada kenaikan harga beras baru terjadi dua tahun terakhir ini," katanya. Ketua Komisi di MUI Kabupaten Bandung H. Mamat Saiful Qadir menyatakan, penetapan zakat fitrah dengan mengambil harga beras rata-rata sebab kondisi masyarakat yang memang kurang menggembirakan. "Sedangkan Besaran zakat fitrah baik 2,5 kg, 2,7 kg maupun 2,8 kilogram adalah ijtihad dan bila ambil lebih tinggi mengarah ke kehati-hatian," katanya. Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bandung, Gus Ali Fadhil menyatakan, siap mendorong dan mendukung besaran zakat fitrah, fidyah dan sedekah yang ditetapkan BAZNAS Kabupaten Bandung bersama dengan ormas-ormas Islam. Sementara PD Muhammadiyah, Ustaz Gun Gun menyatakan, BAZNAS Kabupaten Bandung dua tahun lalu menetapkan jumlah zakat fitrah 2,7 kg sesuai dengan fatwa MUI Nom 65/2022 karena prinsip kehati-hatian daripada kurang sehingga ambil yang lebih tinggi. Sedangkan Ketua LAZ Persis kabupaten Bandung Ustaz Ade Komarudin menyatakan, zakat fitrah minimal 2,5 kg dan untuk kehati-hatian sebesar 2,7 kg atau 2,8 kg. "Kalau harga tiga beras itu digabungkan lalu dibagi tiga, maka besaran zakat fitrah tahun ini Rp38.000 per orang," ujarnya. Terakhir pengurus Kesejahteraan dan Sosial PC Syarikat Islam (SI) Kabupaten Bandung, Ustaz Syafrudin, siap mengikuti hasil rapat dan siap mendukung keputusan yang diambil BAZNAS dan ormas-ormas Islam. Suara sama juga dari sekretaris PC NU Kabupaten Bandung Ustaz Asrofil Anam, yang Menerima keputusan rapat penetapan zakat fitrah dan fidyah baik 2,5 kg per orang maupun 2,7 kg per orang. Acara pada Kamis 6 Februari 2025 dihadiri Asisten Pemkesra H. Ruli Hadiana, Kabag Kesra Hj. Lilis Suryani, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kabupaten Bandung Hj. Nana, dan Waka 1 H. Jamjam Erawan. Acara juga dihadiri Ketua Komisi di MUI Kabupaten Bandung KH. Mamat S. Qadir, dan pengurus ormas Islam dari NU, Persis, Muhammadiyah, DMI, Syariat Islam, dan LDII. Menurut Ustaz Jamjam, seperti biasanya tiap tahun harus ada penetapan nilai zakat fitrah dan fidyah disesuaikan dengan harga beras terkini. "Pada tahun lalu zakat fitrah ditetapkan sebesar Rp40.000, sedangkan jumlah fidyah Rp45.000," katanya. Pada tahun ini juga BAZNAS Kabupaten Bandung dan ormas-ormas Islam mulai mengimbau adanya infak ramadhan yang menyertai nilai zakat fitrah sebesar Rp2.000 per orang.***
BERITA06/02/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
MGMP PAI SMP Didukung BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Seminar Peningkatan Kompetensi Guru
MGMP PAI SMP Didukung BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Seminar Peningkatan Kompetensi Guru
Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) didukung BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar seminar bertajuk "Peningkatan Kompetensi Profesional Guru PAI di Era Digital". Acara di Aula Oryza Sativa Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Selasa 4 Februari 2025, dihadiri Kabid Pendidikan Agama Islam (PAI) H. Asnawi, Katim PAIS Jabar H. Yiyi, Ketua MGMP PAI SMP Jabar Asep Saepuloh, Ketua MGMP SMP PAI Kabupaten Bandung, Dani. Menurut Dani, acara ini merupakan kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung sehingga acara bisa berjalan. "Alhamdulillah bantuan dari BAZNAS ini sudah beberapa kali sehingga kegiatan MGMP PAI SMP bisa berjalan dengan baik," katanya dalam acara yang dihadiri para guru MGMP PAI di Kota dan Kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan Bandung Barat. Sedangkan Asep Saepuloh mengatakan, seminar ini merupakan salah satu peta jalan peningkatan kompetensi guru PAI. "Apalagi saat ini di era digital sehingga kondisi saat ini tak seperti zaman dulu ketika sekolah dan kuliah," ucapnya. Sedangkan H. Asnawi mengatakan, keberadaan guru-guru PAI sangatlah strategis karena mengawal pendidikan terutama pembentukan karakter para siswa. "Saya sangat berterima kasih kepada para guru PAI sehingga akhlak para siswa bisa terjaga dengan baik," ujar Asnawi yang juga mantan Kepala Kemenag Kota Depok dan Kabupaten Bekasi ini.
BERITA04/02/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Saat Siraman Rohani ASN Pemkab Bandung, BAZNAS Kabupaten Bandung Singgung Baru 3 OPD yang Bayar ZIS Sesuai Inbup
Saat Siraman Rohani ASN Pemkab Bandung, BAZNAS Kabupaten Bandung Singgung Baru 3 OPD yang Bayar ZIS Sesuai Inbup
Seperti biasanya BAZNAS Kabupaten Bandung memberikan laporan pengumpulan dan pendistribusian zakat, infak dan sedekah (ZIS) kepada para pejabat dan ASN Pemkab Bandung. Acara berupa siraman rohani (Siroh) pada Senin, 3 Februari 2025, di Gedung M. Toha dihadiri Bupati Bandung HM Dadang Supriatna, Sekda H. Cahra Amiyana, dan para kepala dinas/badan di lingkungan Pemkab Bandung. Dari BAZNAS Kabupaten Bandung hadir Waka 1 Ustaz Jamjam Erawan, Waka 2 H. Abdul Rauf, dan Waka 4 H. Sarnapi. Menurut Ustaz Jamjam, pengumpulan pada Januari biasanya mengalami penurunan karena baru di awal tahun, tapi pada tahun 2025 mengalami peningkatan. "Meski peningkatan belum signifikan, tapi Alhamdulillah di Januari ini pengumpulan ZIS mencapai lebih dari Rp755 juta," katanya. Diharapkan pada bulan-bulan berikutnya pengumpulan akan naik kembali karena target BAZNAS kabupaten Bandung tahun 2025 sebesar Rp17 miliar. "Kami optimistis target ini bisa tercapai karena potensi pengumpulan ZIS masih besar," katanya. Mengenai pendistribusian ZIS pada Januari ini, kata Ustaz Jamjam, terbagi dalam bidang kemanusiaan sebanyak 1.274 orang. "Sedangkan bidang kesehatan 10 orang, bidang pendidikan 14 orang, bidang dakwah dan advokasi 2.051 orang dan bidang ekonomi 146 orang," katanya.
BERITA03/02/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Terima Yayasan Anak Bunda Istimewa yang Santuni Disabilitas
BAZNAS Kabupaten Bandung Terima Yayasan Anak Bunda Istimewa yang Santuni Disabilitas
BAZNAS Kabupaten Bandung kedatangan tamu istimewa dari Yayasan Anak Bunda Istimewa (ABI) yang menyantuni anak-anak memiliki kebutuhan khusus. Pengurus Yayasan ABI yang hadir adalah Pembina Ibu Rika Yulianti dan pengurus Kabupaten Bandung yakni Ibu Yunie dan Ibu Yiyis. Menurut Ibu Rika, di Kabupaten Bandung yang bergabung dalam yayasan ABI sebanyak 229 anak. "Yayasan ABI memang khusus bagi para penderita Cerebral Palsy atau kelumpuhan otak. Kami ingin kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung untuk bisa memberdayakan anak-anak kami," ucapnya. Pengurus BAZNAS Kabupaten Bandung yang hadir adalah Ketua BAZNAS H. Yusuf Ali Tontowi, Waka 1 H. Jamjam Erawan dan Waka 4 H. Sarnapi. Kerja sama yang bisa dilakukan dengan BAZNAS bisa dengan pemberdayaan ekonomi orangtua anak, terapi maupun pertemuan Yayasan ABI. "Insya Alloh BAZNAS selalu terbuka kepada siapa saja dan siap membantu ketika dana masih mencukupi," katanya. Selama ini BAZNAS Kabupaten Bandung juga banyak membantu para penyandang disabilitas. "Dengan Asosiasi Disabilitas Perempuan dan Lansia (ADPL) saja sudah empat kali menggelar kegiatan baksos untuk pengukuran kaki dan tangan palsu," katanya.
BERITA03/02/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung dan ADPL Bantu Pembuatan Kaki dan Tangan Palsu untuk Disabilitas
BAZNAS Kabupaten Bandung dan ADPL Bantu Pembuatan Kaki dan Tangan Palsu untuk Disabilitas
Masih banyak penyandang disabilitas yang membutuhkan kaki maupun tangan palsu sehingga BAZNAS Kabupaten Bandung ikut tergerak untuk membantunya. Menggandeng Asosiasi Disabilitas Perempuan dan Lansia (ADPL), BAZNAS Kabupaten Bandung melakukan pengukuran cetakan pembuatan kaki dan tangan palsu. "Pada hari ini, Jumat 31 Januari 2025, untuk keempat kalinya kami bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung memberikan bantuan kepada para penyandang disabilitas," kata Ketua ADPL, Sri Agustini Joekanan. Hadir dalam bakti sosial itu adalah Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi, Kepala Kantor BAZNAS H. Kasmita, dan perwakilan ormas kepemudaan yang ikut membantu penyandang disabilitas. Lebih jauh Sri mengatakan, bantuan pembuatan kaki dan tangan palsu ini sangat dinantikan para penyandang disabilitas karena untuk meningkatkan taraf kehidupannya. "Optimisme hidup juga akan makin tumbuh kalau sudah mendapatkan kaki dan tangan palsu karena mereka bisa untuk mencari nafkah kembali," katanya. Sementara H. Sarnapi mengatakan, kepedulian dari BAZNAS Kabupaten Bandung ini sebagai salah satu bentuk penyaluran amanah zakat, infak dan sedekah dari kaum Muslimin khususnya para ASN. "Alhamdulillah BAZNAS memiliki program bantuan bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, kebencanaan dan termasuk bantuan kepada disabilitas," katanya. Sementara penyandang disabilitas, Kastori (61), terlihat sumringah saat akan dilakukan pengukuran kaki palsu untuk kaki kirinya yang terpaksa diamputasi. "Saya penyandang diabetes sehingga akhirnya dokter memutuskan kaki kiri diamputasi sampai hampir menyentuh lutut. Saya ucapkan terima kasih kepada ADPL dan BAZNAS Kabupaten Bandung atas bantuan yang sangat berharga ini," katanya.
BERITA31/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Sosialisasi BAZNAS Kab. Bandung di Wilayah UPZ Desa Sayati
Sosialisasi BAZNAS Kab. Bandung di Wilayah UPZ Desa Sayati
Pada Sabtu 25 Januari 2025, BAZNAS Kab. Bandung menghadiri undangan dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Sayati. Dalam kesempatan ini, Ketua BAZNAS Kab. Bandung H. Yusuf Ali Tantowi hadir menyampaikan terkait zakat, infak dan sedekah. Dirinya menjelaskan, tidak akan berkurang harta karena zakat infak sedekah. "Harta yang dititipkan ke UPZ bukan terpotong atau terbagi. Justru terjaga dan menjadi harta abadi," ucapnya. Ia melanjutkan, langkah untuk memaksimalkan zakat, infak sedekah salah satunya dengan menjaga amanah. Dirinya kemudian berharap UPZ di wilayah Kab. Bandung bisa aktif di setiap harinya. "Kami berharap UPZ bisa aktif setiap hari, karena permasalahan sosial muncul di tiap hari," ujarnya. "Ke depan, kami berharap masalah di Kabupaten Bandung bisa diselesaikan di tingkat desa," pungkasnya.***
BERITA25/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Bagikan Dana Stimulan bagi Korban Gempa Bumi Kertasari
BAZNAS Kabupaten Bandung Bagikan Dana Stimulan bagi Korban Gempa Bumi Kertasari
BAZNAS Kabupaten Bandung mulai menyalurkan dana stimulan bagi korban gempa bumi di Kecamatan Kertasari dan Kecamatan Pangalengan. Acara pada Rabu 22 Januari 2025 dihadiri Camat Kertasari Heri Mulyadi, para kepala desa, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tantowi, dan Wakil Ketua 2 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Abdul Rauf. Menurut KH. Yusuf Ali, distribusi dana stimulan bagi korban gempa bumi ini merupakan tahap pertama untuk warga masyarakat yang menjadi korban gempa bumi. "Gempa bumi yang menimpa 8 kecamatan di Kabupaten Bandung pada September 2024 lalu dengan kerusakan terparah di Kertasari," katanya. Untuk rumah warga yang rusak dan berdiri di atas tanah pribadi mendapatkan bantuan perbaikan dari pemerintah pusat. "Sedangkan BAZNAS Kabupaten Bandung didukung Pak Bupati dan donasi ASN membantu perbaikan rumah yang berdiri di atas tanah carik maupun tanah milik perkebunan," katanya. BAZNAS juga menambah dana stimulan itu dari hasil pengumpulan masyarakat. "Dari donasi ASN mencapai Rp900 juta ditambah pengumpulan BAZNAS sekitar Rp100 juta lebih sehingga bisa membantu warga maupun rumah ibadah dan madrasah yang rusak," katanya. Untuk rumah rusak sangat ringan, ringan, sedang dan rusak berat semuanya mendapatkan Rp1 juta yang semuanya dari donasi ASN. "Tapi khusus rumah rusak sedang kita tambah Rp2 juta dan rumah rusak berat akan dibangun kembali oleh BAZNAS," ujarnya.
BERITA22/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Isi Talkshow di Radio Kandaga FM, Ini Hal yang Dibahas
BAZNAS Kabupaten Bandung Isi Talkshow di Radio Kandaga FM, Ini Hal yang Dibahas
Sebagai upaya penyadaran akan pentingnya pembayaran zakat, infak dan sedekah (ZIS), dan pertanggungjawaban atas kinerja selama tahun 2024, BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar talkshow di Radio Kandaga FM. Acara pada Selasa, 21 Januari 2025, dengan penyiar Asri dan pemateri Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tantowi dan dihadiri Wakil Ketua 4 BAZNAS H. Sarnapi. Menurut KH. Yusuf, sosialisasi keberadaan BAZNAS Kabupaten Bandung harus terus digelorakan agar bisa memberikan manfaat lebih besar kepada masyarakat. "Karena di masyarakat bahkan pejabat pun masih ada salah memahami antara BAZNAS dengan Basarnas. Padahal dua lembaga itu berbeda jauh," ucapnya. Dia menambahkan, pada tahun 2024 target BAZNAS Kabupaten Bandung sebesar Rp12 miliar bisa tercapai bahkan melampaui sebesar Rp12,2 miliar. "Sedangkan target tahun 2025 dinaikkan menjadi Rp17 miliar dan insya Allah kami optimistis bisa tercapai juga," ucapnya. BAZNAS Kabupaten Bandung mengucapkan terima kasih kepada para Muzakki, mutashaddik maupun munfik yang telah menitipkan ZIS. "BAZNAS menyalurkan pengumpulan ZIS untuk 5 program utama baik pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, bencana alam, rumah tak layak huni dan lain-lain," katanya.
BERITA21/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Disdik dan BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Sosialisasi ke Semua SMP
Disdik dan BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Sosialisasi ke Semua SMP
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung dan BAZNAS Kabupaten Bandung menggencarkan sosialisasi kesadaran membayar zakat, infak dan sedekah (ZIS) kepada para kepala sekolah dan guru di lingkungan SMP negeri dan SMP swasta. Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari instruksi bupati No. 1 tahun 2024 tentang pembayaran ZIS. "Sosialisasi ini juga untuk berupaya membersihkan harta sekaligus menjadikan penghasilan para ASN Disdik menjadi berkah," kata Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan. Sosialisasi yang didorong juga oleh Kepala Disdik Kabupaten Bandung H. Enjang Wahyudin, dan Kabid SMP H. Yusuf Salim ini terbagi ke sub-sub rayon. Untuk sub rayon 1 yang terdiri atas Kecamatan Baleendah, Pameungpeuk dan Dayeuhkolot dilaksanakan pada Jumat, 17 Januari 2024, bertempat di aula SMPN 1 Baleendah. Hadir sebagai pembicara adalah Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi didampingi Penyusun Data Bidang SMP Disdik, Wisnu Aminuddin. Saat sosialisasi juga dilakukan penyerahan bantuan dari BAZNAS Kabupaten Bandung kepada guru maupun tenaga kebersihan sekolah.
BERITA17/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bandung.

Lihat Daftar Rekening →