WhatsApp Icon
Kemensos Melalui Sentra Abiyoso Gelar Khitanan Massal di Kabupaten Bandung, Sasar 104 Anak Prasejahtera

SOREANG, 13 MEI 2026 – Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Abiyoso Cimahi menggelar aksi sosial khitanan massal dan cek kesehatan bagi warga Kabupaten Bandung. Acara yang merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor ini diselenggarakan di Gedung Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) Dinas Sosial Kabupaten Bandung pada Rabu (13/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh sejumlah pimpinan daerah dan instansi terkait, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu, Kepala Sentra Abiyoso Cimahi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung, Wakil Ketua (Waka) 2 Baznas Kabupaten Bandung H. Abdul Rouf, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung.

Sebanyak 104 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Bandung terdaftar sebagai peserta khitanan massal. Selain khitanan, panitia juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis yang diikuti oleh 9 orang warga sekitar.

Kepala Sentra Abiyoso menegaskan bahwa program ini merupakan implementasi dari program ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial) untuk membantu keluarga prasejahtera dalam memenuhi hak kesehatan anak. Sinergi ini semakin kuat dengan hadirnya Baznas Kabupaten Bandung yang turut memberikan kontribusi nyata.

Waka 2 Baznas Kabupaten Bandung menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan ini dengan menyalurkan santunan tunai kepada seluruh peserta khitanan. Dukungan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pasca-khitan bagi keluarga peserta.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung yang hadir memantau jalannya acara memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi antara pemerintah pusat melalui Kemensos, pemerintah daerah, dan lembaga zakat. Menurutnya, penggunaan fasilitas SLRT Dinsos sebagai lokasi acara sangat tepat untuk menjangkau masyarakat yang memang membutuhkan pelayanan cepat dan tepat sasaran.

Acara berlangsung khidmat dan lancar, dengan para peserta mendapatkan paket bantuan nutrisi serta pakaian ibadah dari Sentra Abiyoso sebagai pelengkap kebahagiaan mereka di hari tersebut.***

13/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
BAZNAS Kabupaten Bandung Dorong Optimalisasi ZIS Sektor Pariwisata di Rancabali

RANCABALI, 13 MEI 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bersama para pelaku usaha pariwisata di wilayah Kecamatan Rancabali pada Rabu 13 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan serta dihadiri langsung oleh Camat Rancabali Panpan Rispan, perwakilan dari Disparekraf, unsur Forkopimcam, dan Ketua UPZ Kecamatan Rancabali.

Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini mengundang sekitar 32 pemilik usaha pariwisata yang berada di wilayah Rancabali.

Dalam sambutannya Camat Rancabali, Panpan Rispan menyampaikan bahwa kehadiran dan manfaat BAZNAS Kabupaten Bandung telah dirasakan langsung oleh masyarakat di wilayahnya.

“BAZNAS sudah terasa oleh warga Rancabali. Tempo hari ada musibah 12 orang karena gas meledak, saya koordinasi dengan Kasi Sosbud,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa BAZNAS juga turut membantu masyarakat yang mengalami kendala dalam akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang belum memiliki BPJS.

“Bagi mereka yang tak punya BPJS bisa ter-cover oleh BAZNAS. Alhamdulillah tiga orang bisa dibantu,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia berharap dampak dan manfaat program BAZNAS dapat terus diperluas, termasuk dalam mendukung sektor pariwisata di Rancabali.

“Ke depannya semoga dampak BAZNAS bisa terasa lebih banyak, terutama di bidang pariwisata,” katanya.

Menurutnya, pengelolaan zakat yang terorganisir melalui BAZNAS menjadi langkah penting agar penyalurannya berjalan tertib dan sesuai aturan.

“Ini semua diwadahi oleh BAZNAS supaya lebih tertib lagi penyaluran hasil zakatnya. Kalau tidak ada regulasi, masuknya ke pungutan liar,” tegasnya.

Ia pun berharap para pengelola wisata dapat menindaklanjuti hasil kegiatan tersebut dan mulai membangun kolaborasi bersama BAZNAS Kabupaten Bandung.

“Saya harapkan pihak pengelola melaporkan kegiatan ini dan ditunggu responnya seperti apa. Dari kita, oleh kita dan untuk kita,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, menekankan bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya memiliki nilai sosial, tetapi juga nilai spiritual yang membawa keberkahan.

“Ada nilai spiritual dari zakat, infak, sedekah, maka akan melahirkan keberkahan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pengelolaan ZIS menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menjaga kebermanfaatan harta sekaligus membantu masyarakat.

“Untuk menyelamatkan harta, warga dan negara. Ada upaya dan ikhtiar untuk membangun keberkahan ini,” jelasnya.

Menurutnya, sektor usaha wisata juga akan memperoleh dampak positif apabila nilai-nilai keberkahan diterapkan dalam aktivitas usaha.

“Usaha wisata akan semakin berkah. Keberkahan itu membawa manfaat bagi banyak orang,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan bahwa masyarakat tetap dapat berinfak meskipun belum mencapai nisab zakat.

“Kalau tidak mencapai nisab, maka berinfak sesuai keinginan. Asal ada kemauan dan kesungguhan, Allah akan membantu dan menolong kita,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap kesadaran para pelaku usaha wisata terhadap pentingnya zakat, infak, dan sedekah semakin meningkat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kabupaten Bandung.***

13/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Audiensi dengan RSUD Otista, Dorong Optimalisasi ZIS untuk Manfaat Umat

SOREANG, 5 MEI 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung melaksanakan audiensi dengan RSUD Otista dalam rangka mendorong optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta peningkatan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan audiensi tersebut berlangsung pada Selasa 5 Mei 2026 dan dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, yang diterima langsung oleh Direktur Utama RSUD Otista, dr. Hj. Yuli Irnawaty Mosjasari.

Dalam kesempatan tersebut, H. Jamjam Erawan menyampaikan bahwa potensi penghimpunan ZIS di lingkungan RSUD, khususnya dari tenaga medis seperti dokter spesialis, masih belum optimal.

“Zakat, infak, sedekah, terutama dari dokter-dokter spesialis masih belum maksimal,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa optimalisasi penghimpunan ZIS di lingkungan RSUD tidak hanya berdampak pada peningkatan dana yang terhimpun, tetapi juga akan kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk dalam mendukung kebutuhan layanan kesehatan.

“Nantinya, ZIS ini juga akan kembali lagi dipakai untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peningkatan penghimpunan secara terukur agar manfaat yang diberikan dapat dirasakan lebih luas.

“Saya butuh angka, untuk memberi manfaat bagi banyak orang,” tegasnya.

Dalam audiensi tersebut juga disampaikan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama dalam program pendistribusian BAZNAS Kabupaten Bandung, yang diwujudkan melalui program Bandung Sehat.

Diketahui program Bandung Sehat selama ini berperan dalam membantu masyarakat, khususnya dalam penanganan tunggakan BPJS Kesehatan, serta berbagai kebutuhan kesehatan lainnya.

Selain Bandung Sehat, BAZNAS Kabupaten Bandung juga memiliki program unggulan lain, yaitu Bandung Cerdas, Bandung Berdaya Saing, Bandung Peduli, dan Bandung Religius, yang menyasar berbagai aspek kehidupan masyarakat.

 

Melalui audiensi ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bandung dan RSUD Otista dapat semakin diperkuat, sehingga potensi ZIS dapat dioptimalkan dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.***

05/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS KAB. BANDUNG
Siraman Rohani Pemkab Bandung Mei 2026 Digelar, Bupati Tekankan Peningkatan Keimanan dan Pelayanan

SOREANG, 4 MEI 2026 — Pemerintah Kabupaten Bandung kembali menggelar kegiatan siraman rohani bulan Mei 2026 yang berlangsung pada Senin 4 Mei 2026 di Gedung Moh. Toha, Soreang.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna, serta diikuti oleh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

Dalam sambutannya, Bupati Bandung menyampaikan bahwa kegiatan siraman rohani rutin dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual pegawai, sekaligus untuk meminimalisir berbagai persoalan dalam pelaksanaan tugas.

“BKPSDM selalu melakukan kegiatan siraman rohani, dalam rangka upaya memberikan perhatian dan meminimalisir persoalan-persoalan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan spiritual, terlebih menjelang datangnya bulan Zulhijah.

“Sehat bukan secara fisik saja, tetapi keimanan kita adanya peningkatan. Sebentar lagi kita memasuki Zulhijah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh ASN untuk kembali pada nilai-nilai dasar dalam menjalankan tugas, serta menghindari sikap ambisius yang dapat mengarah pada tindakan yang tidak benar.

“Mari kita kembali kepada jati diri kita masing-masing. Jangan terlalu ambisi, menghalalkan segala cara. Mari kita tingkatkan pelayanan, keimanan dan ketakwaan untuk bekal akhirat,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, turut disampaikan laporan pengelolaan BAZNAS Kabupaten Bandung bulan April oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan

Ia mengungkapkan bahwa pada bulan April 2026, penghimpunan dan pendistribusian mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya.

“Alhamdulillah pada bulan April kita mengalami peningkatan. Untuk pendistribusian ada bantuan-bantuan kepada pendidikan, termasuk di dalamnya BPJS kesehatan,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BAZNAS Kabupaten Bandung.

“Sebagai bentuk pertanggungjawaban, perlu kami sampaikan juga penerimaan dari bapak dan ibu. Kami ucapkan terima kasih banyak atas kepercayaan, amanah dan titipannya,” tambahnya.

Kegiatan siraman rohani ini diharapkan dapat terus memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung, sekaligus meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.***

04/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pelatihan dan Pengukuhan Relawan BTB di Gunung Puntang

CIMAUNG, 1 MEI 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan pelatihan dan pengukuhan Relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang bertempat di Bumi Perkemahan Gunung Puntang, Kabupaten Bandung.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, mulai Jumat 1 Mei 2026 hingga Sabtu, sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan dan kapasitas relawan dalam menghadapi situasi kebencanaan di wilayah Kabupaten Bandung.

Pembukaan kegiatan secara simbolis dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Abdul Rouf, serta Wakil Ketua II BAZNAS Jawa Barat, Zaki Hilmi.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur terkait, di antaranya Kepala LAB BAZNAS Jawa Barat, Komandan BTB Jawa Barat, Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Bandung, Ketua Bagian Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Bandung, Komandan BTB Kabupaten Bandung, serta Ketua UPZ Kecamatan Cimaung.

Sebanyak 30 peserta tercatat mengikuti kegiatan ini berdasarkan daftar hadir, dengan tambahan 10 peserta lainnya yang menyusul sehingga total keseluruhan mencapai 40 orang relawan yang akan mengikuti rangkaian pelatihan dan pengukuhan.

Para peserta merupakan relawan terpilih yang sebelumnya telah melalui proses seleksi, mulai dari tahap administratif hingga wawancara, yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bandung.

Kegiatan pelatihan ini dirancang untuk membekali para relawan dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan bencana, sekaligus memperkuat koordinasi dan kesiapan tim di lapangan.

Selain itu, pengukuhan relawan menjadi momentum penting dalam menegaskan komitmen para peserta untuk terlibat aktif dalam kegiatan kemanusiaan, khususnya dalam penanganan bencana yang membutuhkan respon cepat, terkoordinasi, dan profesional.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bandung berharap kehadiran Relawan BTB dapat semakin optimal dalam membantu masyarakat terdampak bencana, serta menjadi garda terdepan dalam misi kemanusiaan di wilayah Kabupaten Bandung.***

01/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bandung

Berita Terbaru

Meriah, Peringatan HUT BAZNAS di BAZNAS Kabupaten Bandung dengan Berbagai  Santunan
Meriah, Peringatan HUT BAZNAS di BAZNAS Kabupaten Bandung dengan Berbagai  Santunan
Acara di aula BAZNAS kabupaten Bandung Jln. Terusan Al Fathu Soreang diisi dengan khataman Al Qur'an oleh para Amil dan amilat serta anak-anak yatim piatu. Acara lainnya berupa santunan kepada 50 anak yatim piatu sekitar kantor BAZNAS, santunan kepada pegawai honorer Satpol Pamong Praja, dan pemberian makan siang kepada sopir angkot, ojek, maupun pemulung. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Bandung juga menyerahkan secara simbolis kepada para korban gempa bumi yang rumahnya rusak ringan. "Kami juga akan membantu perbaikan fasilitas ibadah yang rusak akibat gempa di Kecamatan Kertasari dan Pangalengan," kata Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tantowi didampingi Wakil Ketua 3 H. Dudi Abdul Hadi dan Wakil Ketua 4 H. Sarnapi. BAZNAS Kabupaten Bandung menyalurkan donasi untuk korban gempa bumi dari para ASN Pemkab Bandung, Kemenag maupun masyarakat yang peduli. Bantuan secara simbolis diterima oleh dua orang korban gempa bumi dari Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari. Kemeriahan HUT BAZNAS juga dihadiri Camat Kertasari H. Heri Mulyadi, Kades Cibeureum Atep Ahmad dan Ketua UPZ Kecamatan Kertasari KH. Abdul Qahar.
BERITA17/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Wajah Gembira Selimuti Para Marbot Masjid dapat Kadeudeuh BAZNAS Kabupaten Bandung
Wajah Gembira Selimuti Para Marbot Masjid dapat Kadeudeuh BAZNAS Kabupaten Bandung
Wajah ceria menyelimuti para marbot dan takmir masjid se-kabupaten Bandung pada Rabu 15 Januari 2025. Pasalnya BAZNAS Kabupaten Bandung pada hari ini mulai membagikan insentif kepada ribuan takmir masjid. Seperti yang diakui I dari Desa Malabar, Pangalengan, yang sehari-hari menjadi marbot Masjid An Nuriyah. "Alhamdulillah Masjid An Nuriyah dapat insentif bulanan untuk dua orang masjid yakni teman saya bernama Agus Salim," katanya saat ditemui di depan Kantor Bank Muamalat Soreang. Dia menambahkan sudah menjadi marbot masjid selaam tiga tahun ini "Kalau dari pihak masjid tak ada sama sekali honor bulanan, paling pemberian seikhlasnya. Alhamdulillah dari BAZNAS Kabupaten Bandung akhirnya memberikan insentif," katanya. Hal sama juga diakui Lukmanul Hakim (50), yang tinggal di Desa Kamasan, Kecamatan Banjaran. "Saya sudah dua tahun dapat insentif dari BAZNAS dan ini tahun ketiga. Dua tahun ini memang tidak rutin setiap bulan karena mungkin penerimaan zakat dan infak di BAZNAS juga belum besar," katanya. Lukmanul menjadi marbot borongan karena menjadi tukang azan dan imam sekaligus tenaga kebersihan di Masjid As Sa'adah. "Kami berterima kasih kepada para Muzakki yang membayarkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS sehingga para marbot bisa menerima insentif bulanan," katanya. Diharapkan insentif ini bisa dibayarkan setiap bulan karena dari pihak masjid tidak ada honor sama sekali. "Paling baru sebatas pemberian sarung saat Ramadhan," katanya tersenyum. Sedangkan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tantowi mengatakan, pemberian insentif kepada takmir masjid ini untuk tahap pertama sekitar seribu orang. "Kita verifikasi lagi para penerima yang lama sebab banyak juga yang sudah masuk ke program guru ngaji Pemkab Bandung, meninggal dunia maupun tidak lagi menjadi takmir masjid," katanya. BAZNAS Kabupaten Bandung mengucapkan terima kasih kepada Muzakki dan munfik yang mempercayakan pembayaran zakat dan infaknya. "Semoga dengan penerimaan zakat, infak dan sedekah yang bertambah makin bermanfaat bagi masyarakat termasuk takmir masjid," katanya.
BERITA15/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Ikuti Public Expose Membasuh Luka Palestina
BAZNAS Kabupaten Bandung Ikuti Public Expose Membasuh Luka Palestina
BAZNAS Kabupaten Bandung mengikuti public expose yang digelar BAZNAS RI bersama dengan MPR RI di Gedung Nusantara IV Jakarta, Rabu 15 Januari 2025. Acara dihadiri Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. H. Noor Achmad dan para pimpinan BAZNAS RI, ketua komisi VIII DPR H. Marwan Dasopang, dan Kedubes Palestina, Kedubes Yordania, serta Kedubes Mesir di Jakarta. Hadir juga sejumlah Dubes Indonesia di Timur Tengah seperti Dubes Mesir, Dubes Yordania, dan Dubes Arab Saudi. Acara diawali dengan pemaparan video dari berbagai mitra BAZNAS di Timur Tengah termasuk Badan PBB UNRWA yang membantu dalam penyaluran bantuan ke Palestina. Hadir juga para pimpinan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia serta lembaga sosial yang menyalurkan bantuan Palestina melalui BAZNAS. Dalam acara yang menayangkan kegiatan penyaluran bantuan ke Palestina juga dihadiri BAZNAS Kabupaten Badung yakni Wakil Ketua IV H. Sarnapi dan staf SAU Dadi Cahyadi. Menurut Ketua MUI Pusat Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional KH. Sudarnoto, program Membasuh Luka Palestina yang digelar BAZNAS dan didukung MUI termasuk sukses. "Kerja sama dengan MUI ini di antaranya mendatangkan pilihan syekh dari Palestina dan mendapatkan antusiasme luar biasa dari kaum Muslimin Indonesia," katanya. Donasi dari masyarakat, lembaga maupun perusahaan dari Indonesia sangat besar yang salah satunya dikoordinir BAZNAS. "Saya sendiri dengan BAZNAS RI pernah datang ke Mesir untuk mengawal bantuan ini. Palestina sangat membutuhkan uluran tangan dari kaum Muslimin Indonesia," katanya.
BERITA15/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Berikan Penghargaan kepada 4 Perangkat Daerah, Ini Daftarnya
BAZNAS Kabupaten Bandung Berikan Penghargaan kepada 4 Perangkat Daerah, Ini Daftarnya
Sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih kepada para pembayar zakat maupun infak selama tahun 2024, BAZNAS Kabupaten Bandung memberikan penghargaan kepada empat perangkat daerah. Penghargaan itu diberikan di sela-sela siraman rohani Pemkab Bandung di Gedung Budaya Soreang, Senin 13 Januari 2024. Acara dihadiri Sekda Kabupaten Bandung H. Cakra Amiyana, para asisten, para kepala dinas dan kepala badan, serta para camat dan kepala desa se-kabupaten Bandung. Menurut Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan, penghargaan ini juga dipicu karena partisipasi yang besar dari para ASN Pemkab Bandung sehingga target pengumpulan zakat dan infak bisa tercapai. "Dari target pengumpulan zakat, infak dan sedekah sebesar Rp12 miliar Alhamdulillah bisa tercapai Rp12 miliar lebih. Sedangkan tahun ini atau tahun 2025 ditargetkan pengumpulan sebesar Rp17 miliar," katanya. Penghargaan yang diberikan dengan kriteria organisasi perangkat daerah tersebut membayarkan ZIS dengan tepat waktu. "Kriteria lainnya adalah dengan pengumpulan terbesar dan sesuai dengan aturan pemerintah khususnya instruksi bupati Bandung," ujarnya. Empat perangkat daerah yang mendapatkan penghargaan adalah Sekretariat Daerah (Setda), Dinas Kesehatan, RSUD Laswi Majalaya dan Kecamatan Baleendah. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung juga memaparkan pendistribusian ZIS yang sudah dihimpunnya untuk lima bidang. Yakni, Bandung cerdas (bidang pendidikan), Bandung sehat (bidang kesehatan), Bandung berdaya saing (pemberdayaan ekonomi), Bandung relijius, dan Bandung peduli.
BERITA13/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Ketua BAZNAS Kab. Bandung Sampaikan Target Penghimpunan di Tahun 2025
Ketua BAZNAS Kab. Bandung Sampaikan Target Penghimpunan di Tahun 2025
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung, KH. Yusuf Ali Tantowi menjelaskan mengenai target penghimpunan di 2025. Target tersebut ia sampaikan dalam obrolan bertajuk Visitalk, di redaksi Visi.news. Sebelum itu, ia menyebut target BAZNAS Kab. Bandung 2024 berhasil tercapai. "Kami di 2024 bisa mencapai target 12 miliar, bahkan terlampaui," katanya. Meski begitu, menurut KH. Yusuf nilai ini masih belum maksimal. "Akan tetapi nilai ini jika dibagi se kabupaten bandung, tidak terlihat," ujarnya. Dirinya melanjutkan, tugas BAZNAS berusaha sebagai pengorganisir zakat, infak dan sedekah. "Tinggal mengorganisir saja. kebaikan masyarakat kabupaten bandung sebetulnya luar biasa," katanya. "Kami berusaha mengorkestra kebaikan ini supaya tepat sasaran," tuturnya. Mengenai target penghimpunan di 2025, dirinya sepakat dengan pimpinan BAZNAS Kab. Bandung di angka 17 Miliar. "2025 ini kita targetkan 17 M," ucapnya. "Belum lagi dari masyarakat. peluangnya sudah terbaca. yang namanya infak sedekah itu tidak harus nunggu kaya. tapi mereka yang kaya hati, senang berbagi," jelasnya.
BERITA13/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Pimpinan BAZNAS RI Kunjungi Kabupaten Bandung, Ini yang Dibahas
Pimpinan BAZNAS RI Kunjungi Kabupaten Bandung, Ini yang Dibahas
Pimpinan BAZNAS RI yang terdiri atas Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. H. Noor Achmad, dan Pimpinan Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bandung, Jumat 10 Januari 2025. Kunjungan kali ini juga untuk bertemu dengan Bupati Bandung HM Dadang Supriatna untuk melakukan pembahasan pengembangan Gedung BAZNAS Center (GBC). Ikut mendampingi Wakil Ketua 2 BAZNAS Jabar KH. Ali Kosim dan Wakil Ketua 3 BAZNAS Jabar Dr. H. Achmad Ridwan. Sedangkan dari BAZNAS Kabupaten Bandung hadir Ketua H. Yusuf Ali Tantowi, Wakil Ketua 1 H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua 2 H. Abdul Rauf, Wakil Ketua 3 H. Dudi Abdul Hadi dan Wakil Ketua 4 H. Sarnapi. Menurut Prof. Noor Achmad, kunjungan kali ini untuk memastikan pengelolaan Gedung BAZNAS Center (GBC) yang akan dikelola BAZNAS RI. "Kami akan mengembangkan GBC menjadi center of exelence semua kegiatan BAZNAS mulai dari pengumpulan, pendistribusian, pemberdayaan ekonomi sampai pusat pelatihan," ujarnya. Dengan GBC yang memiliki lantai dasar (basement), lantai satu sampai lantai tiga dianggap sangat representatif untuk pusat pelatihan BAZNAS seluruh Indonesia. "Jadi GBC bukan hanya untuk Kabupaten Bandung dan Jawa Barat melainkan ini untuk seluruh Indonesia," katanya. Pada kesempatan itu, pimpinan BAZNAS RI dan BAZNAS Jabar juga menyempatkan waktu mengunjungi kantor BAZNAS Kabupaten Bandung di Jln. Terusan Al Fathu Soreang.
BERITA10/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Bupati Kang DS dan BAZNAS Tegaskan Tak Ada Pungutan Rp100 Ribu kepada ASN
Bupati Kang DS dan BAZNAS Tegaskan Tak Ada Pungutan Rp100 Ribu kepada ASN
Bupati Bandung HM Dadang Supriatna atau Kang DS menerima silaturahmi para pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung, Rabu 8 Januari 2025. Hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi, Waka 1 H. Jamjam Erawan, Waka 2 H. Abdul Rauf, Waka 3 H. Dudi Abdul Hadi, dan Waka 4 H. Sarnapi. Dalam pertemuan itu, Kang DS mengeluhkan upaya dalam memunculkan opini seakan-akan ada potongan gaji Rp100.000 kepada para ASN khususnya guru. "Saya sendiri awalnya tak terlalu menghiraukan isu yang tak berdasar ini, namun akhirnya harus bicara sebab sudah menyangkut kebenaran informasi dan jangan sampai warga mempercayai hoaks," ucap mantan anggota DPR Kabupaten Bandung dan DPRD Jabar ini. Kang DS mengaku tetap bersikap tenang karena merasa dirinya tak melakukan apa yang dituduhkan. "Karena saya tak melakukan apa yang dituduhkan sehingga saya tak ambil pusing," katanya. Sedangkan H. Yusuf Ali mengatakan, sampai saat ini pembayaran zakat infak dan sedekah (ZIS) dari para ASN khususnya para guru belum efektif. "Karena Dinas Pendidikan selama ini baru menyetorkan penerimaan ZIS tiap bulannya Rp5 juta sehingga sebagian besar guru belum membayarkan ZIS nya ke BAZNAS," katanya. BAZNAS Kabupaten Bandung terus berupaya menyadarkan para ASN khususnya para guru agar sadar membayar zakat atau infaknya. "Insya Allah mulai awal tahun 2025 ini jajaran Dinas pendidikan mulai akan mengumpulkan ZIS nya terutama untuk tingkat SD dan menyusul SMP," katanya.
BERITA09/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke PLTP Geodipa Jajaki Penggalian Infak
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke PLTP Geodipa Jajaki Penggalian Infak
BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar silaturahmi ke PT Geodipa Energi yang memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Patuha, Kecamatan Pasirjambu. Acara pada Rabu, 8 Januari 2024, dihadiri Public Relations PT. Geo Dipa Energi Ibu Maria dan Ibu Dila serta Bagian SDM, Hadi. Sedangkan dari BAZNAS Kabupaten Bandung hadir wakil ketua 1 Ustaz H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua 4 H. Sarnapi, Kepala Kantor H. Kasmita, Kabag Pengumpulan H. Andris Fajar dan Kabag Pengelolaan Keuangan dan Pelaporan Adjat Abdullah Mubarok. Menurut Ustaz Jamjam, BAZNAS berupaya mengumpulkan dan menyalurkan zakat, infak dan sedekah (ZIS) dari kaum Muslimin Kabupaten Bandung. "Kelebihan BAZNAS Kabupaten Bandung salah satunya mendapatkan ZIS dari warga Kabupaten Bandung dan diberikan kepada warga Kabupaten Bandung bukan diberikan kepada warga luar," ujarnya. Dia berharap agar para pimpinan dan karyawan PLTP Patuha memiliki kepedulian tinggi yang salah satu caranya menyerahkan ZIS. "Kami yakin pimpinan dan karyawan PLTP Patuha mempunyai wawasan keagamaan yang baik sehingga peduli dengan kondisi masyarakat Kabupaten Bandung," ucapnya. Sedangkan Ibu Maria mengatakan, pihaknya ingin agar keberadaan perusahaan bisa lebih membantu masyarakat di sekitar. "Selama ini BAZNAS Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Kodim juga pernah membantu dalam bakti sosial maupun kegiatan sosial lainnya," ujarnya.
BERITA08/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Berikan Modal Usaha kepada UKM di Sela-sela Gerak Jalan Hari Amal Bhakti Kemenag
BAZNAS Kabupaten Bandung Berikan Modal Usaha kepada UKM di Sela-sela Gerak Jalan Hari Amal Bhakti Kemenag
BAZNAS Kabupaten Bandung memberikan bantuan berupa modal usaha di sela-sela Gerak Jalan Hari Amal Bakti Kemenag ke-78. BAZNAS Kabupaten Bandung juga membuka stand kopi dan teh gratis bagi para peserta gerak jalan sehat. Penerima bantuan modal usaha adalah para pedagang yang biasa mengikuti bazar maupun event yang diadakan di sekitar kompleks Pemkab Bandung sebanyak 30 orang. Ribuan orang terdiri atas guru dan karyawan Kemenag Kabupaten Bandung mengikuti gerak jalan sehat memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag ke-79. Acara dipusatkan di Dome Balerame Soreang dihadiri Bupati Bandung HM Dadang Supriatna atau Kang DS, Asisten Pemkesra Pemkab Bandung H. Ruli Hadiana, Kepala Kemenag Kabupaten Bandung H. Cece Hidayat dan Kasubag serta para Kepala Seksi. Hadir juga Kasdim Kabupaten Bandung, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi dan para wakil ketua BAZNAS, serta para pejabat lainnya. Dalam kesempatan itu, Kang DS menyerahkan hadiah utama berupa ibadah umrah kepada Cece Hidayat. Hal sama juga dilakukan Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, H. Dudu Suryadarma, mewakili FKKBIHU yang menyerahkan satu paket umrah. Menurut Kang DS, pihaknya bergembira karena ribuan orang bisa berkumpul untuk gerak jalan sehat sekaligus bersilaturahmi. "Semoga sinergi antara Pemkab Bandung dengan Jajaran Kemenag yang selama ini sudah baik bisa ditingkatkan lagi," ucapnya. Sementara Cece Hidayat mengatakan, gerak jalan ini sebagai rangkaian peringatan HAB ke-79 tingkat Kabupaten Bandung karena sebelumnya digelar berbagai acara. "Baik perlombaan olahraga, pelatihan ESQ bagi Dharma Wanita Persatuan, sampai bakti sosial khitanan massal," ujarnya.
BERITA07/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj Renie: Siap Bayar Zakat
BAZNAS Kabupaten Bandung Silaturahmi ke Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj Renie: Siap Bayar Zakat
Ketua BAZNAS kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi bersilaturahmi Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzi, SH,.di ruang Ketua DPRD Kabupaten Bandung. Acara pada Jumat, 3 Januari 2024, dihadiri Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi, Staf Pengumpulan Bazbas Akhmad Syarifuddin, dan pengurus UPZ DPRD Kabupaten Bandung. Menurut KH. Yusuf, BAZNAS Kabupaten Bandung berterima kasih kepada perhatian DPRD Kabupaten Bandung sehingga terjadi kenaikan dana bantuan operasional (DBO). "Termasuk juga insentif kepada ribuan ustaz dan ustazah yang didanai dari APBD dan BPJS Ketenagakerjaan dari BAZNAS Kabupaten Bandung," ujarnya. Dia juga berharap agar para pimpinan dan anggota DPRD mensosialisasikan pentingnya membayar zakat infak dan sedekah untuk kebaikan Muslimin. "Jangan ada lagi istilah dipotong karena dengan berzakat berarti membersihkan harta malah melipatgandakan harta kita," ucapnya. Sedangkan Hj. Renie menyatakan 55 wakil rakyat siap untuk memberikan kontribusi dalam pembayaran ZIS kepada BAZNAS Kabupaten Bandung. "Alhamdulillah selama ini kami sudah merasakan manfaat kehadiran BAZNAS baik untuk pendidikan, kesehatan, bakti sosial dan lain-lain. Anggota DPRD yang mengajukan bantuan untuk rakyat di dapilnya juga dibantu BAZNAS," ujarnya.
BERITA03/01/2025 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Lakukan Studi Tiru ke Masjid Jogokariyan untuk Pemberdayaan ZIS
BAZNAS Kabupaten Bandung Lakukan Studi Tiru ke Masjid Jogokariyan untuk Pemberdayaan ZIS
Para pimpinan dan Amil/amilat BAZNAS Kabupaten Bandung mengadakan studi tiru kepada Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, Minggu 22 Desember 2024. Studi tiru ini untuk mempelajari lalu menerapkan dalam hal pengumpulan dan pemberdayaan zakat, infak dan sedekah (ZIS) berbasis masjid. "Kami ingin tahu tip dan trik dalam pengumpulan dan pemberdayaan masyarakat berbasis masjid," kata Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi. Hadir Wakil Ketua 1 BAZNAS Kabupaten Bandung Ustaz H. Jamjam Erawan, Wakil Ketua 2 H. Abdul Rauf dan Wakil Ketua 4 H. Sarnapi. Menurut KH. Yusuf, masjid bukan hanya berfungsi untuk rehabilitasi mental misalnya sedang stres atau ada masalah lalu datang ke masjid. "Saya lihat Masjid Jogokariyan sudah memberikan manfaat kepada masyarakat baik dalam pelayanan ibadah maupun pemberdayaan ekonominya," ucapnya. BAZNAS Kabupaten Bandung berkomitmen dan sudah mengadakan berbagai program untuk pemberdayaan masjid ini. "Sudah dua tahun ini kami memberikan insentif kepada ribuan takmir dan marbot masjid serta menyalurkan pemberian modal untuk ekonomi umat," katanya. Sedangkan pengurus Masjid Jogokariyan Ustaz Imam Supardi mengatakan, kepengurusan Masjid Jogokariyan sangat luas mencapai 29 biro. "Kuncinya memaksimalkan fungsi masjid yakni 5M yakni muwahid (mempersatukan), mujahid (pejuang), muadim (pendidik), mujaddid (pembaharuan), dan mudyadid atau pelurus," katanya.***
BERITA22/12/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Bantu Kembangkan 185 Pedagang Keliling dan Pedagang di Sekolah
BAZNAS Kabupaten Bandung Bantu Kembangkan 185 Pedagang Keliling dan Pedagang di Sekolah
Pada Kamis, 19 Desember 2024, BAZNAS Kabupaten Bandung melakukan pembinaan sekaligus menyalurkan bantuan modal kepada 185 orang pedagang kecil. Acara di aula BAZNAS Kabupaten Bandung bertajuk "Program Pemberdayaan Ekonomi Menuju Bandung Berdaya Saing" ini dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi, Wakil Ketua 2 H. Abdul Rauf, Wakil Ketua 4 H. Sarnapi dan Ketua Pelaksana H. Andris Fajar. Menurut Abdul Rauf, bantuan permodalan ini diberikan kepada 185 Orang terdiri atas 125 Orang dari Kelompok Pedagang Keliling Sekolah dan 19 Orang Komunitas Assatidz Mandiri UPZ Cimaung. "Kami juga membantu 41 Orang yang mengajukan permohonan bantuan pemberdayaan ekonomi secara mandiri," katanya. Abdul Rauf berharap para pedagang kecil ini nantinya bisa meningkat kehidupannya setelah dibantu BAZNAS Kabupaten Bandung. "Tiap pedagang juga kami berikan kotak infak sehingga kalau ada uang receh Rp500 maupun Rp1.000 bisa dimasukkan ke kotak infak," katanya. Sedangkan H. Yusuf Ali menambahkan, para penerima bantuan juga mendapatkan rompi seragam dengan tagline #mencari nafkah meraih berkah. "Diharapkan para pedagang ini bisa menjadi duta BAZNAS dan menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu para pedagang lainnya," katanya.
BERITA19/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Raker untuk Kenaikan Target Tahun 2025
BAZNAS Kabupaten Bandung Adakan Raker untuk Kenaikan Target Tahun 2025
BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar rapat kerja (raker) di aula BAZNAS Kabupaten Bandung Jln. Terusan Alfathu Soreang, Selasa 17 Desember 2024. Rapat kerja dipimpin Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi, LC,MA, dihadiri para wakil ketua. Hadir juga Asisten Pemkesra Kabupaten Bandung H. Ruli Hadiana, dan para amil dan amilat BAZNAS Kabupaten Bandung. Menurut KH. Yusuf, BAZNAS ibarat satu tubuh sehingga harus menjadi organisasi yang solid dan sinergis dalam segala hal. "Apalagi target pengumpulan pada tahun 2025 mengalami kenaikan drastis dari tahun 2024 Rp12 miliar menjadi Rp17 miliar," ujarnya. Dia bersyukur dan berterimakasih kepada seluruh Amil dan amilat yang sudah berhasil meraih target pengumpulan tahun 2024 sebesar Rp12 miliar. "Meski memang pengumpulan ZIS masih didukung dari ibadah kurban dan infak terikat seperti donasi Palestina, donasi gempa bumi Kertasari maupun donasi santunan anak yatim," katanya. Diharapkan target pengumpulan tahun 2025 juga bisa tercapai dengan kerja keras semua pimpinan dan Amil/amilat. "Pertanggungjawaban pekerjaan di BAZNAS bukan hanya kepada pimpinan maupun BAZNAS Jabar sampai BAZNAS RI serta bupati melainkan juga kepada Allah SWT," ujar Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung H. Jamjam Erawan.
BERITA17/12/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Masukkan Ratusan Ustaz dan Ustazah ke BPJS Ketenagakerjaan
BAZNAS Kabupaten Bandung Masukkan Ratusan Ustaz dan Ustazah ke BPJS Ketenagakerjaan
BAZNAS Kabupaten Bandung memasukkan sebanyak 465 orang yang ikut program insentif ustaz dan ustazah ke program BPJS Ketenagakerjaan. Penandatangan kerja sama itu dilakukan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojongsoang, Rizal, dan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi, Jumat 13 Desember 2024. Acara dihadiri Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi dan para pejabat BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojongsoang. Menurut KH. Yusuf, dari 1.030 orang yang mendapatkan insentif ustaz dan ustazah hanya 465 orang yang mendapatkan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan. "Sebab sisanya sudah ikut program BPJS Ketenagakerjaan sehingga hanya 465 orang yang ikut program ini," katanya. Seperti diketahui, BAZNAS Kabupaten Bandung mendapatkan bantuan insentif dari APBD Kabupaten Bandung untuk ustaz dan ustazah. BAZNAS Kabupaten Bandung juga selama dua tahun ini menyalurkan insentif guru ngaji dan takmir masjid sebanyak 3.456 orang. Untuk besaran insentif ustaz dan ustazah maupun guru ngaji dan takmir masing-masing Rp 100 ribu per orang. Mereka juga mendapatkan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan dari dana BAZNAS Kabupaten Bandung dan BPJS Kesehatan dari Pemkab Bandung sebagai penerima bantuan iuran (PBI).
BERITA16/12/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Saat Para Penasihat Hukum Merapat ke BAZNAS Kabupaten Bandung untuk Kepedulian Warga
Saat Para Penasihat Hukum Merapat ke BAZNAS Kabupaten Bandung untuk Kepedulian Warga
Para penasihat hukum yang tergabung dalam DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Bale Bandung melakukan silaturahmi ke kantor BAZNAS Kabupaten Bandung. Hadir Ketua Peradi Bale Bandung, I Made Agus Rediyudana,SH,MH, didampingi sekretaris Didi Iskandar, SH, MH dan Penasihat Alexander Finenko,SH,MH, serta para pengurus Peradi lainnya. Selain itu, hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi, Wakil Ketua I Ustaz H. Jamjam Erawan, dan Wakil Ketua 4 H. Sarnapi. Menurut I Made Agus, ada keinginan mulia dari DPC Peradi Bale Bandung untuk ikut memberdayakan masyarakat melalui pembayaran zakat, infak maupun sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. "Alhamdulillah saya sendiri secara rutin membayarkan sebagian rezekinya kepada BAZNAS Kabupaten Bandung. Saya imbau agar para anggota Peradi untuk ikut menyisihkan sebagian rezekinya," ujarnya. I Made mengakui kesadaran membayarkan ZIS belum seperti membayar pajak karena pajak ditentukan sanksi tegasnya. "Namun umat Islam yang memiliki harta harus yakin dengan membayarkan zakat atau infaknya mendapatkan banyak manfaat," ujarnya. Sedangkan KH. Yusuf Ali mengatakan, peran para advokat sangat besar baik menyisihkan hartanya untuk membantu orang lain maupun mendorong para klien yang mampu untuk ikut berzakat. "Diharapkan para klien dari kalangan mampu membayarkan zakat atau infaknya agar kasus hukumnya bisa selesai dengan baik," katanya. BAZNAS Kabupaten Bandung juga siap bekerja sama dengan DPC Peradi Bale Bandung dengan membantu masyarakat yang kurang mampu. "Misalnya Peradi mendampingi warga kurang mampu dan BAZNAS bisa membantu operasional pendampingannya," katanya.
BERITA16/12/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Silaturahmi dengan LAZ Ormas Islam
BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Silaturahmi dengan LAZ Ormas Islam
Untuk lebih meningkatkan kolaborasi dan kerja sama dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) ormas Islam, BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar silaturahmi, Senin 16 Desember 2024. Acara di aula BAZNAS Kabupaten Bandung dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi, Wakil Ketua 1 Ustaz H. Jamjam Erawan, Wakil ketua 4 H. Sarnapi dan Ketua pelaksana BAZNAS Kabupaten Bandung H. Andris Fajar. Sedangkan dari LAZ ormas Islam hadir pengurus Lazisnu, LAZISMU, LAZ Persis, LAZ Syarikat Islam, LAZ Mathlaul Anwar, dan LAZ LDII. Menurut KH. Yusuf, keberadaan BAZNAS dan LAZ bukan saling bersaing apalagi saling menjatuhkan. "Kita harus berkolaborasi dan bekerja sama untuk menggali potensi zakat, infak dan sedekah lalu memberdayakannya untuk masyarakat," katanya. Pengumpulan ZIS oleh LAZ ormas Islam akan dimasukkan sebagai pengumpulan off balance sheet di BAZNAS Kabupaten Bandung. "Kalau yang tercatat sebagai pengumpulan BAZNAS Kabupaten Bandung tahun ini Alhamdulillah tercapai Rp 12 miliar atau naik dari pengumpulan tahun lalu yang berkisar Rp 8 miliar," ujarnya. Pencapaian itu didukung dengan pengumpulan infak terikat baik untuk Palestina maupun donasi gempa bumi Kertasari. "Tahun 2025 kami menargetkan pengumpulan ZIS mencapai Rp 17 miliar. Semoga dengan kerja sama ormas-ormas Islam bisa mencapai target tersebut," katanya.
BERITA16/12/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Ucapkan Selamat Pasangan Kang DS dan Ali Syakieb Pemenang Pilkada
BAZNAS Kabupaten Bandung Ucapkan Selamat Pasangan Kang DS dan Ali Syakieb Pemenang Pilkada
BAZNAS Kabupaten Bandung mengucapkan selamat kepada pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung nomor 2 Dadang Supriatna - Ali Syakieb yang resmi menjadi pemenang Pilkada Kabupaten Bandung."Pimpinan dan Amil amilat BAZNAS Kabupaten Bandung ikut tahniah atau mengucapkan selamat atas jalannya Pilkada Kabupaten Bandung yang aman dan kondusif," kata Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tontowi.Didampingi empat wakil ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali mengharapkan agar pasangan bupati dan Wabup yang terpilih bisa menggerakkan pengumpulan dan pemberdayaan zakat, infak maupun sedekah."Apalagi target pengumpulan ZIS oleh BAZNAS Kabupaten Bandung pada tahun 2025 naik drastis menjadi Rp17 miliar. Tahun ini Alhamdulillah juga terjadi kenaikan signifikan dari perolehan Rp10 miliar tahun 2023 menjadi Rp12 miliar lebih," katanya.Seperti diketahui, pasangan Bedas Dadang Supriatna atau Kang DS dan Ali Syakieb berhasil meraih 1.046.344 suara, unggul atas pasangan nomor 1, Sahrul Gunawan-Gun Gun Gunawan yang memperoleh 827.240 suara.Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung yang dilaksanakan di Sutanraja Hotel, Soreang, Rabu 4 Desember 2024 sore.
BERITA05/12/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Kemenag dan BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Seminar dan Peluncuran Buku
Kemenag dan BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Seminar dan Peluncuran Buku
Sebagai upaya pembekalan kepada para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) baik PNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), maka Kemenag bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung menggelar seminar pendidikan.Acara di Gedung M. Toha, Rabu 4 Desember 2024, dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Bandung H. Ruli Hadiana, Kepala Kemenag Kabupaten Bandung H. Cece Hidayat, guru besar UPI Bandung Prof. Dr. H. Sufyan Sauri, dan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi.Menurut Kasi Pendidikan Agama Islam, H. M. Azis Kawakibi, pada tahun ini para guru PAI P3K mendapatkan kebahagiaan berupa pembayaran tunjangan profesi guru (TPG) atau sertifikasi."Para guru ini sudah lulus TPG dan setahun ini tunjangannya cair pada Desember ini," katanya.Tunjangan sertifikasi untuk 575 orang ini, kata Azis, merupakan alokasi anggaran dari Kemenag pusat yang disalurkan melalui Kemenag Kabupaten Bandung."Para guru harus ikhlas untuk memberikan infak dari sertifikasi sebab tunjangan yang akan diterima mencapai Rp24 juta per orang," katanya.Azis menjamin pembayaran tunjangan sertifikasi ini pasti cair pada Desember."Kalau tunjangan ini tak cair pada Desember, maka saya siap menanggalkan jabatan sebagai kepala seksi," katanya.Sedangkan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Yusuf Ali Tontowi mengatakan, para guru PAI perlu memberikan contoh kepada masyarakat termasuk dalam zakat, infak dan sedekah (ZIS)."BAZNAS selalu membantu kegiatan PAI karena guru-guru PAI rutin membayarkan infaknya. BAZNAS bukan memotong atau mengurangi harta melainkan membersihkan dan menyelamatkan harta kaum Muslimin," katanya.
BERITA04/12/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Kemenag dan BAZNAS Kabupaten Bandung Jalin Nota Kesepahaman Pemberdayaan ZIS
Kemenag dan BAZNAS Kabupaten Bandung Jalin Nota Kesepahaman Pemberdayaan ZIS
Kemenag Kabupaten Bandung dan BAZNAS Kabupaten Bandung menandatangani naskah kesepahaman bersama (MOU) dalam pengumpulan dan pemberdayaan zakat, infak dan sedekah (ZIS).Acara di Aula Oriza Sativa Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Senin 2 Desember 2024, dihadiri Kepala Kemenag Kabupaten Bandung H. Cece Hidayat, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung H. Yusuf Ali Tontowi, Wakil Ketua 4 BAZNAS H. Sarnapi, dan Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kabupaten Bandung Hj. Nana Rostiana.Hadir juga ratusan pegawai Kemenag, Kepala KUA, penyuluh, kepala madrasah negeri, dan organisasi mitra (ormit) Kemenag Kabupaten Bandung.Menurut Hj. Nana, kesepakatan ini untuk pengumpulan ZIS dari semua komponen di Kemenag Kabupaten Bandung maupun masyarakat yang mengakses pelayanan Kemenag."ZIS memiliki peran penting untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat sehingga harus kita dorong terus untuk pengumpulan maupun pemberdayaannya," katanya.Sebagai upaya itu, maka Kemenag Kabupaten Bandung memperbarui kepengurusan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) agar lebih efektif."Salah satu perubahannya adalah UPZ Kemenag juga menjadi lembaga penyalur selain pengumpulan ZIS," ujarnya yang menambahkan ASN Kemenag Kabupaten Bandung sekitar 697 orang dan membayar zakat 150 orang, sedangkan sisanya infak.Untuk pengumpulan zakat ASN Kemenag, kata Nana, bisa sampai Rp80 juta lebih, namun baru terkumpul sekitar Rp30 juta."Kami akan menyetorkan semuanya pengumpulan ke BAZNAS dan kembali ke UPZ Kemenag sebesar 70 persen untuk didayagunakan," katanya.Sedangkan H. Yusuf Ali Tontowi mengatakan, membayar infak tidak harus menjadi kaya sesuai dengan pesan Al Quran."Membayar infak saat lapang maupun sempit adalah salah satu tanda ketakwaan kepada Allah SWT. BAZNAS adalah mediator untuk mengumpulkan ZIS lalu diserahkan kepada Mustahik," ujarnya.
BERITA02/12/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
BAZNAS Kabupaten Bandung Serahkan Bantuan Kesehatan kepada Siswa SMPN 1 Margahayu
BAZNAS Kabupaten Bandung Serahkan Bantuan Kesehatan kepada Siswa SMPN 1 Margahayu
Untuk membantu pengobatan siswa SMPN 1 Margahayu, Kayla (kelas XI-H), BAZNAS Kabupaten Bandung menyerahkan bantuan, Jumat 22 November 2024.Penyerahan dilakukan Wakil Ketua 4 BAZNAS Kabupaten Bandung H. Sarnapi, dihadiri perwakilan Lanud Sulaiman Efan, Lurah Sulaiman Emita Susilayanti, dan Ibu Sri Atun (Wakasek Kesiswaan SMPN 1 Margahayu).Seperti diketahui Kayla mengalami musibah di sekolahnya sehingga harus dirawat di rumah sakit." Sampai sekarang Kayla belum masuk sekolah karena masih dalam pemulihan," kata Ibu Budi, orangtua Kayla.Sedangkan H. Sarnapi mengatakan, BAZNAS memiliki tugas untuk mengumpulkan zakat infak dan sedekah (ZIS) lalu menyerahkannya kepada warga yang berhak."BAZNAS memiliki program kepedulian di bidang pendidikan maupun kesehatan. Bantuan ini merupakan kepedulian di bidang kesehatan," ujarnya.Dia berharap agar pihak sekolah bisa juga melakukan pengumpulan infak maupun sedekah yang nantinya akan didistribusikan untuk kepentingan sekolah."Bentuknya bisa Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dengan SK dari BAZNAS Kabupaten Bandung. Alhamdulillah saat ini kita sedang genjot infak dari lembaga pendidikan," katanya.
BERITA22/11/2024 | Humas BAZNAS Kab Bandung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bandung.

Lihat Daftar Rekening →